• Tidak ada hasil yang ditemukan

KIMIA BAHAN BERBAHAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KIMIA BAHAN BERBAHAYA"

Copied!
69
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

&

(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)

8

-

--

.

A

$3

#*

$

.

+

.

*

$@

*

#

$ .

+

#

*

5

$

.

*

"/

"

1

"

(13)
(14)

# /

" &

/""

<

!"'

"=

/ " # ! .

/ "

"

:

-

5

!

+

B +

"

!

# !

.

" " #

"

-

- #

#

!

# !

"

#

(15)

-"

" ? "

"

"%"

-

"

" #

" #

"

-

!

"

5 "

(

"

! .

(16)
(17)
(18)
(19)
(20)

" " ? " " "

" $"/ % "% '" 1

0 %/"

1" "

0 %/"

"/

"

"

"

0"

" %/"

" 0

"'

B " "1 0

"'

" %/"

"

"

$"

"%"

0 %/"

% $"/"

" "

"1

(21)

@ " # .

#

#

#

A

#

# #

! # - " #

# ! #

" " #

(22)
(23)
(24)
(25)

# /

#

G

#

G

#

G

5

" "

"

" " 5

"

!

"

-

#

:

@

#

#

A

!

# "

(26)
(27)

#

/

A +

- "

" !

=E +

+

B 5HI $5HI J

-

! -

"

* 5C "

5HI

! -

!

!

Flor, Klor dan Brom

Flor merupakan oksidator kuat dan beracun.

Bereaksi dengan air, menghasilkan gas yang sangat berbahaya.

+4C=

J

E 0

4 + 7 J

= C

(28)
(29)
(30)

oksigen bahan bakar

Gambar Korek Api Strike-anywhere

P4S3,kaca halus

S,PbO2, perekat

Kay u

paraf in wax

paraf in

phospor merah + KClO3 + f riksi

Gambar Korek Api Savety-matches

KClO3,Sb2S3,glue

cardboard

paraf in Wax

(31)
(32)
(33)

" A "

%"

G

- !

# "

!

-

"

"

-" # +H 0

%"

G

-

/ " "

#

-# -

"

"

!

"

"

A @

-9

"

3

"

-" -

!

-

"

(34)

# /

-

"

"

"

!

"

!

"

!

/

" "

"

!

"

!

%5

&' #

( 5

)

-

" "

"

!

"

!

"

!

/

" "

"

!

"

!

%

&' #

( 5

) 5

"

&' #

( !

"

/

" #

( #

" "

(35)
(36)
(37)
(38)
(39)

oksigen

panas

radikal

bahan bakar

Fire tetrahedron

oksigen

Bahan Bakar Panas

(40)

# !# # "

&"$" "

"

$"

0"/" $ $ !

/"

0" " 1"$" "

"

"%"

"

" " $ 0"("

G

1"/"

0" "

1 % $"/ 0" " +

1"/"

#"

"

$"1" 0

"/

$

/"

"

$"/

"0 %

"$"1 1" " $"

$ /

1

" %/"

1" "

<("%" 1

" 1"

/

$"

$" "=+

(41)
(42)

# !# # "

(43)

"% < "% $ /" 0 =

-

/

#

+

-

0

/

#

-

4

/

#

+

-

7

/

#

-

8

/

#

$ * C # E7 $++ 7*

$!* C # E $+C0+ *

$.* C # EE $+C4 *

$"* C # 4E $+ 4 *

(44)
(45)

"/ G " " . "

0 3 C+H4 J C0 H7 3 0 H7 J 0C0H

J +H0

" . " " ! # "

3 C+H4 0 3 C+H4 3 0+H4 J +H0 J C0H

"/ ; "

; 3 C+H4 J #0 $ H7*4 43 0 H J0 #$HC*4

J

(46)

tekstil fiber

proses pyrolisis

bahan bakar nyala api

radiasi panas

oksigen oksigen

(47)

?

&

Secara kimia peledakan dapat dibagi menjadi 2 jenis.

1. Senyawa-senyawa yang mempunyai sifat internal -oksidasi reduksi

2. Senyawa campuran oksidasi reduksi

Suatu peledakan biasanya terjadi jika senyawa-senyawa yang bersifat obsidasi bergabung dengan senyawa-senyawa yang reduksi

H2C

HC

ONO2

H2C ONO2

(48)
(49)

" " 1 % $"/ MM

Bahan peledak dapat juga diklasifikasikan berdasarkan fungsi denotasi dalam amunisi:

1. Primer : Bahan yang dapat terbakar dengan adanya pukulan, biasanya primer

adalah campuran KCLO3 dan bahan yang mudah terbakar

2. Igniter : Bahan yang mudah menyala tetapi tidak segera meledak dalam amunisi igneter biasanya adalah black gun powder (C + S + KNO3.) .

3. Propelan : Bahan yang tidak berasap, dapat merusak dalam kondisi tertentu dalam amunisi, propelan berisi dalam jumlah yang cukup besar

(50)

# " M 7 - # "A /

-8 A

-- # " "

-" " "

! - .

-; - . - A

- " # " "

(51)

-# &-#34;

Proses dimana pertama kali ada sejumlah panas yang diberikan, sehingga terjadi reaksi eksoterm, kemudian pemberian panas dihentikan, tetapi suhu benda akan naik secara terus-menerus namun tidak ada panas yang dilepanskan ke

(52)

C - ' # (

+ Senyawa-senyawa nitro

(53)
(54)
(55)
(56)
(57)

!" ? !" " " & % $"/ %

(58)
(59)
(60)

0

$

%"

% "1 $" "" "

&

"

/

"

0"% / $"%"

0

"

"

G

& "!" "

& "!" "

(61)

"

1"/

"'

"

A"

/" 1" A"

$"

$"/ $"1" 1 %

$ 1

1" "

%

1"1" "

0"% 0

%"

? %"

$"

"/

%"

$ $"%"

0

/

0"%

&

&

- #

- #

#

#

"

"

#

#

&

(62)
(63)

!

" #

@ !

@

5

!

!

$

# !

! / !

*

#

$

" *

9

!

-- $

(64)
(65)

A"%"

/

$"

! /

/

G

"

1

"%

"

1

"1"

"

"

$"

$"

+

&

"

$

A"

' 1"

/

"

0" /"

$"1"

"%"

/

" "

! /

G

"

"/"

1

"1" "

/

"/"

"

A"%

"

(66)

!" ?

!" *

/

0

/

$"

"1

"1" 0

"

!

"

A"$

"(" %"

"%"

0

0

!" "/

%" !

0 % $" "%" "1 / " " $ 0 " 1 / "/ %" $ / "

(67)

? #

!

#

#

-

"

#

"

!

/

-

!

"

1 / #

" #

# " # "

-

/

#

#

" #

" #

#

"

(68)

&

0" "

"'

"

%"%

$ 0

/"

%"

"

7 D ,@ C $

!

"%$

$

%! 4 %"

"'

"

%"%

"%"

$"1"

$ 0

/"

'"1 %

"

/

&

' %%"

A

"

! / ! $ 0

/"

1"$"

(69)

&

'

" "

0

/

$

"

0" "

%"

"

/

"

0

0" " "

&"$" "

0"

? "

0"

1" 0 A

/

"

"$" 5

%"

$"

1" "

1 /

A"

"

"/"

" /

1"0 /?1"0 / %"

"

"

" " % '

$"/ 0 %

"/

Gambar

Gambar Korek Api Savety-matches

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pengujian simultan yang dilakukan penulis membuktikan adanya pengaruh faktor eksternal dan internal yang meliputi Return on Assets (ROA), Return on Equity

Nilai R Square dalam penelitian ini adalah 0,435, hal ini menunjukkan bahwa 43.50% variabel gaya kepemimpinan, fasilitas kerja dan motivasi kerja secara

[r]

 Pada bab ini disajikan perilaku fisik material penyusun struktur beton..  Tujuan : agar dapat

i = new Intent(Persyarafan.this, Saraf2.class); startActivity(i); break;} }});}} package com.anatomi.tubuh; import java.util.ArrayList; import java.util.HashMap;

Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSB – PS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan The Ford Foundation dan bekerjasama

Hasil penelitian komposit SBP Polyester mampu menyerap bunyi dengan koefisien serapan bunyi = 0,84 pada fraksi volume serat 50%, hal ini menunjukkan bahwa komposit SBP

Menghadapi Risiko. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat KRB III Desa Glagaharjo memilih untuk tetap tinggal dan siap menghadapi segala risiko yang ada. Ketersediaan