• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Tekanan Terhadap Suhu Oksigen Dan Nitrogen Pada Proses Pemisahan Udara Secara Destilasi di PT. Aneka Gas Industri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Tekanan Terhadap Suhu Oksigen Dan Nitrogen Pada Proses Pemisahan Udara Secara Destilasi di PT. Aneka Gas Industri"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh tekanan terhadap suhu oksigen dan nitrogen pada proses pemisahan udara secara destilasi. Udara mengandung 20,95% oksigen, 78,08% nitrogen dan 0,97% unsur-unsur lainnya. Untuk memisahkan oksigen dan nitrogen dari udara diperlukan suhu yang sangat rendah untuk memisahkannya dan mengubahnya menjadi cair, suhu oksigen mencapai -177,8oC dan nitrogen mencapai -184,0oC. Proses ini dipengaruhi oleh tekanan yang terdapat pada kolom destilasi dengan tekanan optimum 5,02 kg/cm2. Dimana semakin besar tekanan yang diberikan maka suhu akan semakin besar dan begitu juga sebaliknya.

(2)

THE INFLUENCE OF PRESSURE ON THE TEMPERATURE OF OXYGEN AND NITROGEN IN THE AIR SEPARATION

PROCESS BY DISTILLATION AT PT. ANEKA GAS INDUSTRI

ABSTRACT

Has been done research about the influence of pressure on the temperature of oxygen and nitrogen in the air separation process by distillation. The air contains 20.95% oxygen, 78.08% nitrogen and 0.97% other elements. For the separate oxygen and nitrogen from the air to very low temperatures is required to separate it and turn it into a liquid, the temperature of oxygen reached -177.8 oC, and nitrogen reached -184.0 oC. This process is influenced by pressure contained in the distillation column with the optimum pressure of 5.02 kg/cm2. Where the greater pressure given the temperature will be higher and vice versa.

Referensi

Dokumen terkait

Asa Lingkungan kerja memiliki berbagai faktor yang dapat menimbulkan bahaya seperti faktor fisik meliputi penerangan, suhu udara, kelembaban, tekanan udara, dan lain-lain. Faktor kimia meliputi gas, debu, uap, asap, cairan, benda padat. Faktor biologi meliputi hewan dan tumbuhan. Faktor fisiologi meliputi sikap dan cara kerja. Sedangkan faktor mental-psikologis meliputi susuan kerja, hubungan diantara pekerja dan atasan, serta pemeliharaan