• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Risiko Kesetan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Konstruksi Gedung (StudiKasus Pembangunan ApartemenGrand Jati Junction)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Manajemen Risiko Kesetan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Konstruksi Gedung (StudiKasus Pembangunan ApartemenGrand Jati Junction)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG

(Studi Kasus : Proyek Pembangunan Apartemen Grand Jati Junction)

ABSTRAK

Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan suatu permasalahan yang banyakmenyita perhatian berbagai organisasi saat ini karena mencakup permasalahan segi perikemanusiaan, biaya dan manfaat ekonomi, aspek hukum, pertanggungjawaban serta citra organisasi itu sendiri.Proyek apartemen dapat dikatakan sebagai proyekyang berisiko sangat tinggi karena besarnya bobot pekerjaan dan tingginya struktur yang akan dibangun. Risiko pada proyek konstruksi sangatlah banyak dan bervariasi, diantaranya risiko biaya proyek, produktivitas pekerja, mutu dan waktu pelaksanaan. Risiko yang harus lebih diperhatikan adalah risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Dengan adanya manajemen risiko ini diharapkan kecelakaan kerja yang terjadi dapat dikurangi, sehingga jika terjadi kecelakaan kerja maka dampak dari kecelakaan tersebut tidak akan berpengaruh banyak dan menghambat pekerjaan yang lainnya.

Pada penelitian ini akan diteliti mengenai identifikasi risiko K3 , penilaian risiko K3 serta bagaimanatindakan pengendalian terhadap risiko K3 pada kegiatan proyek pembangunan konstruksi gedung. Metode penilaian menggunakan matriks penilaian risiko yang bersumber dari NHS Highland yang diadobsi dari AS/NZS 4360:2004 Risk Management.

Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa risiko yang tergolonghigh riskberjumlah 5 (11,73 %) risiko yaitu masing-masing pada kegiatan penggalian, pemasangan bekisting, penurunan besi dan proses pembesian, Medium risk berjumlah 76 (85,73 %) risiko, dan low risk berjumlah 5 (2,55 %) risiko.

Kata kunci :Manajemen Risiko, Keselamatan dan kesehatan Kerja (K3), NHS Highland, AS/NZS 4360:2004 Risk Management

Referensi

Dokumen terkait

1) Dari perkalian probabilitas risiko dan dampak risiko maka diperoleh nilai tertinggi dari total indeks risiko, yaitu: pada pekerjaan struktur atas dengan kegiatan

Risiko kecelakaan kerja selalu menimbulkan kerugian perusahaan, sehingga perlu dilakukan usaha untuk meminimalisasi terjadinya dampak pada risiko yang dominan terjadi

Identifikasi serta analisa risiko pada proyek tersebut diharapkan dapat diketahui risiko-risiko kecelakaan kerja yang dominan terjadi, penyebab dari kecelakaan kerja terbesar

Cara terbaik untuk mengurangi jumlah risiko yang mungkin terjadi adalah dengan menghentikan setiap risiko yang terjadi sesegera mungkin. Hal-hal ini dapat.. b) Setiap

Berdasarkan hasil penelitian, aspek yang paling berpengaruh adalah pekerja melaporkan jika terjadi kecelakaan kerja atau situasi yang bahaya, dimana dengan adanya

Mc Dermot Indonesia telah memenuhi standar pelaksanaan sesuai ISO 9002 dan risiko kecelakaan kerja yang sering terjadi pada proyek konstruksi Total Tyra Location TEG adalah terjepit

1 Analisis Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 pada Pembangunan Gedung Puskesmas Juanda Kota Samarinda Khairunisa1*, Santi Yatnikasari2 ¹Mahasiswa Program Studi S1

iv LEMBAR PENGESAHAN ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA K3 PADA PEMBANGUNAN GEDUNG PUSKESMAS JUANDA KOTA SAMARINDA Analysis of Occupational Health and Safety