• Tidak ada hasil yang ditemukan

LPSE Kabupaten Nunukan BA. Lelang Gagal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LPSE Kabupaten Nunukan BA. Lelang Gagal"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN NUNUKAN

UNIT LAYANAN PENGADAAN KABUPATEN NUNUKAN

POKJA PENGADAAN BARANG DAN JASA

Bagian Pembangunan Setda Kab. Nunukan Jl. Sungai Jeppun Kantor Bupati Lt. 4 Kel. Nunukan Selatan

BERITA ACARA LELANG SEDERHANA GAGAL Nomor : 02/BA.LSG/SCKD/SETDA-UM/VI/2014

Pada hari ini Jumat, tanggal Dua puluh tujuh Bulan Juni Tahun Dua Ribu Empat Belas, Pokja ULP Pengadaan Barang Lelang Sederhana untuk

paket Pekerjaan Pengadaan Suku Cadang Kendaraan Dinas/

Operasional dinyatakan Pelelangan GAGAL berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 70 tahun 2012 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010. Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 83 Point 1 Huruf a yang

menyatakan “ bila jumlah peserta yang Memasukkan Dokumen

Penawaran kurang dari 3 (tiga), proses dinyatakan gagal dan dilakukan Pelelangan ulang “.

Demikian Berita Acara Pelelangan Sederhana Gagal untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Nunukan, 27 Juni 2014

Pokja ULP Kab. Nunukan

Referensi

Dokumen terkait

Kesulitan yang didapat saat proses penyusunan komposisi “Konserto dalam G Mayor” untuk Flute dan Orkes Kamar adalah pengolahan motif yang harus variatif dan penggambaran

Paket pengadaan ini terbuka untuk penyedia yang teregistrasi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik ( LPSE ) dan memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Usaha

Universitas

Pinjaman Dalam Negeri - Pemerintah Daerah Lainnya Pinjaman Dalam Negeri - Lembaga Keuangan Bank Pinjaman Dalam Negeri - Lembaga Keuangan Bukan Bank Pinjaman Dalam Negeri

Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran bagi mereka yang ingin menjadi entrereneur dan untuk meningkatkan pemaknaan QWL para entrepreneur

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH NUSA TENGGARA BARAT RESOR LOMBOK TENGAH. DAFTAR PERSONEL BAG OPS YANG TERBUKTI MELAKUKAN PELANGGARAN KODE ETIK,

bahwa berdasarkan  pertimbangan sebagaimana  dimaksud dalam  huruf  a  dan huruf  b,  perlu  membentuk  Peraturan

Parameter aspek pelabuhan dianalisa dengan rumus ”Standarisasi Fasilitas Operasionil Pelabuhan Perikanan dan Pangkalan Pendaratan Ikan”, sedangkan untuk menentukan strategi