PERANCANGAN JARINGAN
WIDE AREA NETWORK
(WAN) MENGGUNAKAN CISCO
ROUTER SERI 2621 PADA PT. TRIEXPI PROPERTI ADVISINDO JAKARTA
Iwan SulistionoProgram Studi
Sistem Informasi STMIK Nusa Mandiri
Jl. Damai No.8, Warung Jati Barat (Margasatwa), Jakarta Selatan
Laela KurniawatiProgram
Studi Sistem Informasi STMIK Nusa Mandiri
Jl. Damai No.8, Warung Jati Barat (Margasatwa), Jakarta Selatan
ABSTRAK — Dalam upaya peningkatan profesionalitas
perusahaan maka harus membuat suatu jaringan yang handal, aman dan efisien oleh karena itu jaringan WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN atau
Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari kantor pusat maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone atau Notebook yang berada di lain kota ataupun negara. PT Triexpi Properti Advisindo adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang konsultan dan agen properti yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dari tingkat bawah sampai ke tingkat kelasexecutivedalam melakukan transaksi penjualan ataupun penyewaan sebuah atau lebih properti. Perusahaan ini mempunyai cabang dibeberapa wilayah yaitu Bogor dan Bali. Properti yang tersedia bisa
berupa house, townhouse, housing compound atau
townhouse. Penyebarluasan informasi (pengiklanan) yang diperlukan tidak hanya melalui iklan di Koran atau media cetak lainnya, tetapi melalui media internet yang telah menjadi alat searching tercanggih bagi semua khalayak umum. Oleh sebab itu penulis mencoba membuat skripsi
Perancangan Jaringan Wide Area Network (WAN)
menggunakan Cisco Router. Dengan adanya jaringanWide Area Network (WAN), komunikasi atau pertukaran data antar kantor pusat dan cabang dapat berjalan secara real time dan memudahkan dalam penyimpanan data properti sehingga tercapai suatu kegiatan yang efektif dan efisien dalam menunjang aktivitas pada perusahaan ini.
Kata Kunci: Perancangan Sistem Informasi, Penerimaan Karyawan, Lowongan Kerja, Test.
ABSTRACT - In an effort to improve the professionalism of the company then must create a network that is reliable, safe and efficient therefore WAN network (Wide Area Network) is a collection of LAN or Workgroup that is connected by using modem communication and Internet network, from head office and inter branch office. With this network system, inter-office data exchange can be done quickly and
with a relatively low cost. This network system can use an existing Internet network, to connect between headquarters and branch offices or with PC Stand Alone or Notebooks located in other cities or countries. PT Triexpi Properti Advisindo is a private company engaged in the field of consultants and property agents who provide services to the public from the lower level to the level of executive class in making sales transactions or leasing of one or more properties. The company has branches in some areas of Bogor and Bali. The available properties can be house, townhouse, housing compound or townhouse. Information dissemination (advertising) is required not only through advertisements in newspapers or other print media, but through internet media that has become the most sophisticated searching tool for all audiences. Therefore the authors try to make a thesis Designing Network Wide Area Network (WAN) using Cisco Router. With the Wide Area Network (WAN) network, communication or data exchange between headquarters and branches can run in real time and facilitate the storage of property data so as to achieve an effective and efficient activities in supporting activities in this company.
Keywords: Information System Design, Employee Reception, Jobs, Test.
PENDAHULUAN
Perkembangan dunia teknologi yang terus
berkembang saat ini, membuat para pengusaha disegala bidang senantiasa memberikan informasi yang sangat cepat, tepat dan akurat kepada konsumennya. Dimana informasi sangat penting dan dibutuhkan oleh berbagai
kalangan semakin berkembang, baik dari pembuat
informasi itu sendiri maupun yang memakainya.
Perbedaan wilayah bukan lagi menjadi suatu alasan
untuk tidak dapat melayani atau memuaskan
Maka kehadiran Teknologi Informasi (TI) sangatlah diperlukan. Begitupun dengan PT. Triexpi Properti
Advisindo yang telah menggunakan sistem jaringan
komputer Wide Area Network (WAN) sebagai sarana
pendukung usaha perdagangan serta berbagai media untuk mendapatkan informasi.
Dengan adanya sistem jaringan komputerWide Area Network (WAN) pada PT. Triexpi Properti Advisindo merupakan solusi terbaik untuk dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja karyawan, sehingga
memudahkan untuk tukar-menukar informasi,
penggunaan sumber daya bersama. Maka dalam hal pengambilan keputusan akan datang dengan cepat saling berinteraksi antar bagian satu dengan bagian yang lainnya.
BAHAN DAN METODE
Konsep Dasar Jaringan
Jaringan Komputer merupakan sekelompok
komputer yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi sumber daya, serta dapat dikendalikan oleh suatu komputer pusat.
Selain itu jaringan komputer dapat diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari beberapa komputer
yang saling berhubungan. Dalam sebuah jaringan
komputer biasanya banyak terhubung kesebuah atau beberapaserver, dua buah komputer juga dapat dikatakan membentuk suatu jaringan komputer bila keduanya dapat saling berkomunikasi.
Jaringan komputer dapat mempermudah kegiatan operasional antar komputer yang saling berkomunikasi.
Berikut merupakan manfaat yang didapat dalam
mengembangkan jaringan komputer. 1. Sharing resource
Bertujuan agar seluruh program, peralatan atau
prihperallainya dapat di manfaatkan oleh setiap orang
yang ada didalam jaringan komputer tanpa
terpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari si pemakai.
2. Media Komunikasi
Jaringan komputer memungkinkan terjadinya
komunikasi antar pengguna, baik untuk teleconfrence maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainya.
3. Integrasi Data
Pembangunan jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat. Setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ketempat lainya. 4. Pengembangan dan Pemeliharaan
Dengan adanya jaringan komputer ini maka
penggembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya.
5. Keamanan Data
Sistem jaringan komputer memberikan perlindungan terhadap data.
6. Sumber Data Efisien dan Informasi Terkini
Dengan adanya pemakaian sumber daya secara
bersama-sama, maka pemakai bisa mendapatkan hasil dengan maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data atau informasi yang sukses selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat segera diketahui oleh pemakai.
7. Network Access
Pengguna dalam hal ini dapat mengakses jaringan yang lebih luas lagi. Sistem ini sangat baik digunakan bagi organisasi perusahaan yang memiliki banyak kantor cabang.
Jaringan komputer dapat dibedakan berdasarkan cakupan geografisnya. Ada tiga katagori utama jaringan komputer yaitu:
a. Local Area Network(LAN)
Adalah kumpulan perangkat komputer yang saling berhubungan dan dapat saling berkomukasi. Pada
jaringan ini digunakan untuk menghubungkan
komputer yang berada di dalam suatu area kecil, misalnya di dalam suatu gedung, perkantoran atau kampus dengan tujuan pemakaian resource sharing.
Jarak komputer yang dihubungankannya bisa
mencapai 5 sampai 10 km.
b. Metropolitan Area Network(MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN merupakan suatu jaringan yang cakupannya
meliputi suatu kota, misalnya kantor-kantor
perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota. MAN menghubungkan LAN-LAN yang lokasinya berjauhan. Jangkauan MAN bisa mencapai 10 Km sampai beberapa ratus Km.
c. Wide Area Network(WAN)
Wide Area Network (WAN) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkanrouter
dan saluran komunikasi public.
Peralatan Pendukung (Tool System)
Peralatan pendukung dalam membentuk sebuah jaringan yang handal membutuhkan suatu arsitektur dasar yaitu topologi sebuah jaringan, topologi jaringan adalah sebuah pola rancang bangun yang dibuat untuk keamanan dan juga kemudahan dalam proses sharing data ke setiap host, atau dapat juga disebut sebagai denah atau layout
bagaimana cara menghubungkan peralatan jaringan
termasuk komputer dihubungkan satu dengan yang lain,
agar komputer-komputer tersebut dapat saling
berkomunikasi.
actual dari perangkat keras jaringan, sedangkan topologi logika menguraikan perilaku komputer pada jaringan dari
sudut pandang operator manusianya (brainware).
Struktur jaringan bisa bermacam-macam jenisnya, seperti: a. Topologi Bus
Layout ini termasuk yang umum, satu kabel utama menghubungkan setiap simpul kesaluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan dengan simpul lainnya. Pada topologi bus ini, setiap komputer
dihubungkan secara berantai (Daisy Chain) satu
dengan lain dengan perantara satu segmen kabel. b. Topologi Ring
Jaringantopologi ringini miriptopologi bus, hanya saja pada ujung-ujungnya saling berhubungan membentuk suatu lingkaran dengan menggunakan segmen kabel. Pada lingkaran tertutup ini, sejumlah komputer dihubungkan ke lingkaran tersebut.
c. Topologi Star
Pada topologi star ini semua komputer yang terdapat dalam jaringan dihubungkan dengan suatu peralatan
Hub.Hubberfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dari suatu komputer dan meneruskan ke semua komputer yang lain yang berhubungan denganhub.
Dalam membangun jaringan kita mempunyai
beberapa jenis alat yng berfungsi untuk membangun topologi-topologi tersebut diatas. Dibawah ini adalah beberapa alat tersebut.
1. Network Intrerface Card (NIC), merupakan komponen kunci pada terminal jaringan yang memiliki fungsi utama mengirim data ke jaringan dan menerima data yang dikirim ke terminal kerja.
2. Repeater adalah salah satu perangkat yang berfungsi untuk memperpanjang rentang jaringan dengan cara memperkuat isyarat elektronis atau sinyal. Repeater
bekerja memperkuat sinyal agar lalu lintas data dari
clientkeserveratau sebaliknya lebih cepat apabila jarak antaraclientatauworkstationkeserverlebih jauh.
3. Hub adalah istilah umum yang digunakan untuk
menerangkan sebuah central connection point untuk komputer pada network. Fungsi dasar yang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu komputer dan mentransmisikannya kekomputer lain.
4.Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan yang sama maupun berbeda (sepertiEthernet
danFast Ethernet).
5. Switch merupakan perluasan dari konsep bridge ada dua arsitektur dasar yang digunakan padaswitch,yaitu
cut trough dan store-and-forward. switch cut through
memiliki kelebihan disisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuanya.
Sedangkan swich store-and-forward merupakan
kebalikan dariswitch cut through. Switchini memerima
dan menganalisa seluruh isi paket sebelum
meneruskanya ke tujuan.
6. Router adalah perangkat perantara yang dapat
digunakan menghubungkan jaringan lokal yang
mempunyai protocol sama pada lapisan jaringan OSI.
Router dapat melakukan segmentasi lalu lintas secara selektif. Dalam satu jaringan dimana terdapat banyak
protocol, router dapat memilih jenis protokol yang harus digunakan dalam jalur yang dilaluinya.
7. Modem mengkonversi sinyal digital dan analog. Pada pengirim, modem mengkonversi sinyal digital ke dalam bentuk yang sesuai dengan teknologi transmisi untuk dilewatkan melalui fasilitas komunikas analog atau jaringan telepon (public telephone line). Di sisi penerima, modem mengkonversi sinyal ke format digital kembali.
8. Kabel UTP katagori 5 ini bisa mencapai bandwidth
100Mbps dengan jarak tempuh maksimal 100m. kabel UTP mempunyai empat pasang kabel yang diberi kode
warna, setiap pasngan kabel diplintir untuk
mengurangi noise gangguan. Kabel UTP digunakan untuk menghubungkan komputer dengan komputer
maupun komputer dengan Hub dengan menggunakan
konektor RJ 45.
Metode Penelitian
Metode penelitian yang dilakukan penulis dalam proses penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut : A. Observasi
Dalam metode ini penulis mengadakan kunjungan langsung ke PT. Triexpi Properti Advisindo dimana segala yang berhubungan dengan teknologi dan sistem informasi berpusat disini.
B. Wawancara
Untuk mendapatkan informasi atau data yang
diperlukan dalam penulisan skripsi ini penulis melakukan wawancara dengan Kepala PT. Triexpi Properti Advisindo dan Technical Support PT. Triexpi Properti Advisindo.
C. Studi Pustaka
Dalam metode ini, pengumpulan data dilakukan dengan bersumber pada buku pegangan, catatan-catatan kuliah dan buku-buku lain yang ada kaitannya dengan pengumpulan data yang penulis butuhkan sebagai bahan perlengkapan analisa perbandingan penulis.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Konfigurasi Sistem Jaringan
Di dalam konfigurasi sistem jaringan ini penulis mencoba menggunakan softwaresimulasi yang digunakan untuk perancangan jaringan WAN, yang berguna untuk menghubungkan jaringan yang ada pada PT. Triexpi Properti Advisindo baik yang di kantor pusat atau cabang sampai bisa terkoneksi. Software yang digunakan sebagai simulasi ini adalah Packet Tracer 4.1 Software. Di dalam
topologi star ini router terkoneksi semua berpusat di
DC & DHCP Database b Server Proxy Server Server Server
.100.xxx 192.168.100.xxx192.168.100.xxx 192.168.100.xxx
ient Client Client Client
pemeliharaan di pusat lebih terjamin di bandingkan di cabang-cabang dan juga jika terdapat permasalahan dapat langsung ditangani. Server yang yang ada di
masing-masing cabang digunakan untuk backup pada Domain
Controller (DC) sedangkan server yang di kantor pusat digunakan sebagaiPrimary Domain Controller (DC).
A. Topologi Jaringan
Topologi jaringan yang digunakan pada PT. Triexpi Properti Advisindo yaitu menggunakan topologi star, karena kelebihan dari topologi ini sangat cocok untuk digunakan pada implementasi jaringan menggunakan teknologi VPN IP melalui MPLS. Jaringan LAN yang ada di kantor pusat maupun cabang terkoneksi ke satu titik jaringan MPLS milik salah satu NSP (Network Service Provider).
Jakarta
Sumber: Hasil penelitian (2013)
Client
2621 Gambar 3. Skema jaringan usulan
Client
Router pada kantor pusat di Jakarta
Deskripsi jaringan LAN Jakarta:
a. Router 2621,
Interface FastEth 0/0 = 192.168.100.254 Subnet Mask = 255.255.255.0 Interface Serial 0/0 = 10.0.0.1 Subnet Mask = 255.255.255.252 Interface Serial 0/1 = 11.0.0.1 Subnet Mask = 255.255.255.252
Sumber: Hasil penelitian (2013)
Gambar 1. Topologi Jaringan Berjalan
B. Skema Jaringan
Berdasarkan topologi yang dipilih diatas maka dapat digambarkan secara detail perancangan sistem jaringan WAN menggunakan teknologi VPN IP melalui MPLS pada PT. Triexpi Properti Advisindo seperti tampak pada gambar berikut:
Internet
b. Server DHCP,
Interface FastEth 0/0 = 192.168.100.251 Subnet Mask = 255.255.255.0
c. Server DNS
Interface FastEth 0/0 = 192.168.100.252 Subnet Mask = 255.255.255.0
d. Server WEB
Interface FastEth 0/0 = 192.168.100.253 Subnet Mask = 255.255.255.0
e. Client ( Automatic IP (Dinamis)
Cara Konfigurasi Router Jakarta: Router> enable
Router # configure terminal Router(config)# hostname TPA-jkt TPA-jkt (config)# enable secret jakarta
Cisco Router DC & DHCP
Server
192.168.101.xxx
TPA-jkt (config)# line vty 0 4 TPA-jkt (config-line)#password jakarta TPA-jkt (config-line)#login
2621 Cisco Router
2621 Client
`
Client
`
Client
` TPA-jkt (config-line)#exit
Firewall
Switch Switch
VPN IP MPLS
Network 192.168.101.xxx192.168.101.xxx 192.168.101.xxx
Branch Office Bogor TPA-jkt (config)#^z
TPA-jkt #configure terminal
We Modem
VPN IP Cisco Router
2621
DC & DHCP TPA-jkt (config)# interface fastethernet0
192.168
TPA-jkt (config-if) # ip address 192.168.100.254 255.255.255.0. TPA-jkt (config-if) # description link to Switch LANJakarta TPA-jkt (config-if) # no shutdown
192.168.100.xxx192.168.100.xxx192.168.100.xxx192.168.100.xxx
Head Office Jakarta
Sumber: Hasil penelitian (2013)
192.168.102.xxx192.168.102.xxx 192.168.102.xxx
Branch Office Bali
TPA-jkt (config) # ^z TPA-jkt # configure terminal TPA-jkt (config)#interface serial0/0 Gambar 2: Skema Jaringan Usulan
C. Penyetingan Jaringan
TPA-jkt (config-if)# ip address 10.0.0.1 255.255.255.252 TPA-jkt (config-if) #description link to WANBogor TPA-jkt (config-if)#bandwidth 512
TPA-jkt (config-if)#clock rate 500000
TPA-jkt (config-if) # no shutdown TPA-jkt (config-if) #exit TPA-jkt (config) #^z TPA-jkt # router rip
TPA-jkt (config-router)# network 10.0.0.0 TPA-jkt (config-router)# network 192.168.100.0 TPA-jkt (config-router)# ^z
TPA-jkt (config-if)# ip address 11.0.0.1 255.255.255.252 TPA-jkt (config-if) #description link to WANBogor TPA-jkt (config-if)#bandwidth 512
TPA-jkt (config-if)#clock rate 64000 TPA-jkt (config-if) # no shutdown TPA-jkt (config-if) #exit TPA-jkt (config) #^z TPA-jkt # router rip
TPA-jkt (config-router)# network 11.0.0.0 TPA-jkt (config-router)# network 192.168.102.0 TPA-jkt (config-router)# ^z
TPA-jkt #copy running-config startup-config TPA-jkt #show run
Router pada kantor cabang di Bogor
Deskripsi jaringan LAN Bogor:
a. Router 2621,
Interface FastEth 0/0 = 192.168.101.254 Subnet Mask = 255.255.255.0 Interface Serial 0/0 = 10.0.0.2 Subnet Mask = 255.255.255.252
b. Server DHCP,
Interface FastEth 0/0 = 192.168.100.251 Subnet Mask = 255.255.255.0
c. Client ( Automatic IP (Dinamis)
Cara Konfigurasi Router Bogor: Router> enable
Router # configure terminal Router(config)# hostname TPA-bgr TPA-bgr (config)# enable secret bogor TPA-bgr (config)# line vty 0 4 TPA-bgr (config-line)#password bogor TPA-bgr (config-line)#login
TPA-bgr (config-line)#exit TPA-bgr (config)#^z TPA-bgr #configure terminal
TPA-bgr (config)# interface fastethernet0
TPA-bgr (config-if) # ip address 192.168.101.254 255.255.255.0. TPA-bgr (config-if) # description link to Switch LANBogor TPA-bgr (config-if) # no shutdown
TPA-bgr (config) # ^z TPA-bgr# configure terminal TPA-bgr(config)#interface serial0/0
TPA-bgr (config-if)# ip address 10.0.0.2 255.255.255.252. TPA-bgr (config-if) #description link to WANBogor TPA-bgr (config-if)#bandwidth 128
TPA-bgr (config-if)#clock rate 128000 TPA-bgr (config-if) # no shutdown TPA-bgr (config-if) #exit TPA-bgr (config) #^z TPA-bgr # router rip
TPA-bgr (config-router)# network 10.0.0.0 TPA-bgr (config-router)# network 192.168.101.0 TPA-bgr (config-router)# ^z
TPA-bgr #copy running-config startup-config TPA-bgr #show run
Router pada kantor cabang di Bali
Deskripsi jaringan LAN Bali:
a. Router 2621,
Interface FastEth 0/0 = 192.168.102.254 Subnet Mask = 255.255.255.0 Interface Serial 0/0 = 11.0.0.2 Subnet Mask = 255.255.255.252
b. Server DHCP,
Interface FastEth 0/0 = 192.168.102.251 Subnet Mask = 255.255.255.0
c. Client ( Automatic IP (Dinamis)
Cara Konfigurasi Router Bogor: Router> enable
Router # configure terminal Router(config)# hostname TPA-bali TPA-bali (config)# enable secret bogor TPA-bali (config)# line vty 0 4 TPA-bali (config-line)#password bogor TPA-bali (config-line)#login
TPA-bali (config-line)#exit TPA-bali (config)#^z TPA-bali #configure terminal
TPA-bali (config)# interface fastethernet0
TPA-bali (config-if) # ip address 192.168.101.254 255.255.255.0. TPA-bali (config-if) # description link to Switch LANBogor TPA-bali (config-if) # no shutdown
TPA-bali (config) # ^z TPA-bali # configure terminal TPA-bali (config)#interface serial0/0
TPA-bali (config-if)# ip address 11.0.0.2 255.255.255.252. TPA-bali (config-if) #description link to WANBogor TPA-bali (config-if)#bandwidth 128
TPA-bali (config-if)#clock rate 128000 TPA-bali (config-if) # no shutdown TPA-bali (config-if) #exit TPA-bali (config) #^z TPA-bali t # router rip
TPA-bali t (config-router)# network 11.0.0.0 TPA-bali (config-router)# network 192.168.102.0 TPA-bali (config-router)# ^z
TPA-bali t #copy running-config startup-config TPA-bali t #show run
KESIMPULAN
Selama melakukan riset, penulis banyak
menemukan kendala baik dalam instalasi serta konfigurasi
jaringan komputer dan juga konfigurasi
perangkat-perangkat jaringan seperti router serta Domain Controller. Tentunya kendala ini menjadi pengalaman yang sangat berguna pada waktu dan kesempatan yang lain khususnya dalam perancangan jaringan Wide Area Network (WAN) bagi penulis.
Dari semua kegiatan–kegiatan yang telah dilakukan oleh penulis maka dapat ditarik kesimpulan antara lain :
1. Penerapan teknologi informasi di bidang komputer ternyata sudah sangat pesat dan canggih, dengan riset
yang penulis lakukan dapat menambah ilmu
pengetahuan dan tentunya menjadi modal tersendiri dalam memasuki dan menerapkan pada dunia kerja. 2. Pada PT. Triexpi Properti Advisindo teknologi seperti
VPN IP sangat diperlukan, selain untuk keamanan dalam transfer data teknologi ini juga dapat digunakan untuk komunikasi jarak jauh dengan biaya yang tidak terlalu mahal.
3. Dengan adanya jaringan komputer kita dapat
mengakses dunia luar dan dunia. Teknologi jaringan
langsung dan dapat bertukar data serta berkomunikasi dalam satu area yang luas.
4. Pembangunan jaringan menggunakan teknologi
menggunakan teknologi IP VPN (Internet Protokol Virtual Privat Network) dengan menggunakan jaringan MPLS (Multi Protokol Label Swicthing) merupakan
solusi yang menurut penulis dapat membantu
mengatasi permasalahan yang dihadapi PT. Triexpi Properti Advisindo.
UCAPAN TERIMA KASIH
Ucapan terima kasih kepada Ketua STMIK Nusamandiri, kedua orang tua, dan teman-teman yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu atas bantuannya.
REFERENSI
Arifin, Zaenal. (2005). Langkah Mudah Membangun Jaringan Komputer . Andi.Yogyakarta.
Kurniawan , Wiharsono. (2007). Jaringan Komputer. Andi Yogyakarta.
Sugeng, Winarmo. (2006). Jaringan Komputer TCP/IP. PT. Informatika.Bandung.
Syafrijal, Melwin. (2005). Pengantar Jaringan Komputer. Andi. Yogyakarta.
Tutang. Tutang. (2005). Mendesain dan
Mengimplementasikan Jaringan Modem Berbasis Microsoft Windows Server 2003. Datakom Lintas Buana. Jakarta.
Wijaya, IR. Hendra (2004). Belajar Sendiri Cisco Router. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.