• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGENAL BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MENGENAL BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

(1)

MENGENAL

MENGENAL

BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL

BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL

Febriyanno Suryana, MM,M.Kom www.suryagsc.wordpress.com

(2)

Definisni i

Definisni i

Program/Pemrogramai

Program/Pemrogramai

 Adalah kumpulan instruksi-instruksi tersendiri yang

biasanya disebut source code yang dibuat oleh programmer (pembuat program)

 Program adalah kumpulan instruksi atau perintah

yang disusun sedemikian rupa sehingga mempunyai urutan nalar yang tepat untuk menyelesaikan suatu persoalan yang diimplementasikan dengan bahasa pemrograman yang dapat dieksekusi oleh komputer. Dibuat dengan tujuan untuk mempermudah user

dalam memberikan instruksi / perintah ke komputer.

 Instruksi (statement) yang dimaksud adalah syntax

(cara penulisan) sesuai dengan bahasa pemrograman yang digunakan yang mempunyai

(3)

Bahasa iPemrogramai

Bahasa iPemrogramai

 Adalah alat untuk membuat

program

 Contoh: C, C++, C#, Pascal,

Basic, Perl, PHP, ASP, JHP, Java, dll.

 Perbedaan: cara memberikan

instruksi

 Persamaan: bertujuan

(4)

Paradigma Pemrograman

Paradigma Pemrograman

Pemrograman Prosedural

◦ Berdasarkan urutan-urutan, sekuensial

◦ Program adalah suatu rangkaian prosedur untuk

memanipulasi data. Prosedur merupakan kumpulan instruksi yang dikerjakan secara berurutan.

◦ Harus mengingat prosedur mana yang sudah dipanggil dan apa yang sudah diubah.

Pemrograman Fungsional

◦ Berdasarkan teori fungsi matematika

◦ Fungsi merupakan dasar utama program.

Pemrograman Terstruktur

◦ Secara berurutan dan terstrukrtur.

◦ Program dapat dibagai-bagi menjadi prosedur dan fungsi. ◦ Contoh: PASCAL dan C

Pemrograman Modular

◦ Pemrograman ini membentuk banyak modul.

◦ Modul merupakan kumpulan dari prosedur dan fungsi yang berdiri sendiri

(5)

Paradigma Pemrograman

Paradigma Pemrograman

 Pemrograman Berorientasi Obyek

◦ Pemrograman berdasarkan prinsip obyek, dimana obyek memiliki data/variabel/property dan

method/event/prosedur yang dapat dimanipulasi

◦ Contoh: C++, Object Pascal, dan Java.  Pemrograman Berorientasi Fungsi

◦ Pemrograman ini berfokus pada suatu fungsi tertentu saja. Sangat tergantung pada tujuan pembuatan

bahasa pemrograman ini.

◦ Contoh: SQL (Structured Query Language), HTML, XML dan lain-lain.

 Pemrograman Deklaratif

◦ Pemrograman ini mendeskripsikan suatu masalah dengan pernyataan daripada memecahkan masalah dengan implementasi algoritma.

(6)

SEJARAH PASCAL

SEJARAH PASCAL

 Pascal adalah bahasa tingkat tinggi

(high level language) yang orientasi nya pada segala tujuan, dirancang

oleh Profesor NiklausWirth dari

Technical University di Zurich,

Switzerland.

 Nama Pascal diambil sebagai

penghargaan terhadap Blaise Pascal,

ahli matematik dan philosophi

(7)

Struktur Penulisan Pascal

(8)

STRUKTUR PENULISAN PASCAL

STRUKTUR PENULISAN PASCALSTRUKTUR PENULISAN PASCAL

STRUKTUR PENULISAN PASCAL

Program iNama_Program; uses

i i i i i. i. i. i i{Uinit-uinit iyaig idnipakani} i; label

i i i i i. i. i. i i{label-label iyaig idnipakani i} i; coist

i i i i i. i. i. i i{peigumumai itetapai-tetapai} i; type

i i i i i. i. i. i i{ ipeigumumai itnipe-tnipe idata i}; var

i i i i i. i. i. i i{ ipeigumumai ipeubah-peubah i}; Procedure iNama_Prosedur;

begnii i i i i. i. i. eid;

 Fuictnioi iNama_Fuigsni; begnii

i i i i. i. i. eid;

 { i iProgram iutama i i i} begnii

i i i i. i. i. eid.

Program iNama_Program; uses

i i i i i. i. i. i i{Uinit-uinit iyaig idnipakani} i;

label

i i i i i. i. i. i i{label-label iyaig idnipakani i} i;

coist

i i i i i. i. i. i i{peigumumai itetapai-tetapai} i;

type

i i i i i. i. i. i i{ ipeigumumai itnipe-tnipe idata i};

var

i i i i i. i. i. i i{ ipeigumumai ipeubah-peubah i}; Procedure iNama_Prosedur;

begnii i i i i. i. i. eid;

 Fuictnioi iNama_Fuigsni; begnii

i i i i. i. i. eid;

 { i iProgram iutama i i i} begnii

(9)
(10)
(11)

a.1.Label

a.1.Label

 Kalau program Anda menggunakan

statemen GOTO untuk meloncat ke suatu statemen yang tertentu, maka dibutuhkan suatu label pada statemen yang dituju dan label tersebut harus dideklarasikan terlebih dahulu pada bagian deklarasi.

 Mendeklarasikan label diawali dengan

(12)

a.1.Label

a.1.Label

 Contoh :

(13)

a.2.

a.2.

Koistaita

Koistaita

 Konstanta adalah identifer yang bersifat tetap selama program berjalan. Pendefnisian konstanta dilakukan pada blok yang diawali kata kunci coist.

 Contoh Penulisan konstanta :

const

const_A = 100 ; const_B = ‘A’ ;

(14)

a.2.

a.2.

Koistaita

Koistaita

(15)

a.2.

a.2.

Koistaita

Koistaita

 Keuntungan Menggunakan Konstanta :

1. Program lebih mudah untuk dimengerti

2. Menghidari kesalahan pengetikan program, karena apabila sudah konstanta sudah dideklarasikan maka pada penulisan selanjutnya kita hanya tinggal menuliskan nama konstantanya saja.

(16)

a.3.Type

a.3.Type

 Untuk mendefnisikan tipe dari data

yang akan dipergunakan di dalam program, kata cadangan TYPE

digunakan sebagai judul defenisi tipe dan diikuti oleh satu atau lebih

(17)
(18)

a.4.

a.4.

Varniabel

Varniabel

 Variabel adalah sebuah tempat dalam

memori yang digunakan untuk

menampung nilai atau identifer yang nilainya bisa berubah selama program berjalan.

 Dalam Delphi / Pascal variabel harus

dideklarasikan sebelum variabel tersebut dapat digunakan.

 Untuk dapat menggunakan variabel kita

dapat menggunakan kata kunci var

 Setiap variabel yang didefnisikan harus

memiliki tipe data. Untuk

mendeklarasikan suatu variabel,

(19)

a.4.

a.4.

Varniabel

Varniabel

 Contoh pendeklarasian variabel :

var

value : Integer; sum : Integer;

Line : string;

Karena value dan sum memiliki

tipe data yang sama, maka dapat dituliskan sebagai berikut

var

(20)

a.4.

a.4.

Varniabel

Varniabel

(21)

Pemberniai iiama i

Pemberniai iiama iVarniabelVarniabel i: i:

 harus dimulai dengan huruf

 harus merupakan satu kesatuan

 Tidak boleh ada symbol-simbol

khusus kecuali ‘_’ (garis bawah)

 Huruf besar dan kecil dianggap sama

 Panjang tidak terbatas

 Tidak boleh merupakan perintah

(22)

a.4.

a.4.

Varniabel

Varniabel

 Contoh penggunaan variabel dalam

program :

var NamaUser: string; begin

Write('Masukkan nama anda :'); ReadLn (NamaUser);

WriteLn('Selamat Datang ', NamaUser); ReadLn;

(23)

a.5.Prosedur

a.5.Prosedur

 Suatu program terpisah dalam

blok sendiri yang dapat diaktifkan dimanapun dalam program

(24)

Contoh - prosedur :

Contoh - prosedur :

Program Contoh_Procedure; Uses Crt;

Procedure Tambah (A,B:byte; Var C:integer); begin

C:=A+B; end;

{****** Program Utama*******} Var hasil : integer;

begin

Tambah(4,5,hasil);

write('4',' ','+','5',' ','=',' ',hasil); readln;

(25)

a.5.Fuigsni

a.5.Fuigsni

 Seperti juga procedure, function

(26)

Contoh - fungsi:

Contoh - fungsi:

Program Contoh_Function; Uses Crt; Function Tambah(A,B:byte):integer; begin Tambah:=A+B; end;

{****** Program Utama*******} Var hasil:integer; bil1,bil2:byte; begin Clrscr; write('Bilangan 1:');readln(bil1); write('Bilangan 2:');readln(bil2); writeln; Hasil:=Tambah(bil1,bil2);

write(bil1,' ','+',bil2,' ','=',' ',hasil); readln;

(27)

Assnigimeit i(Peiugasai)

Assnigimeit i(Peiugasai)

 Bila suatu variabel akan diisi

dengan nilai yang diketikkan oleh user, kita dapat menggunakan

perintah ReadLi.

 Kita dapat menggunakan

assnigimeit untuk mengisi

variabel secara langsung pada

(28)

Assnigimeit i

Assnigimeit i

(Peiugasai)

(Peiugasai)

Coitoh i:

A := 100 ;

B := ‘percobaan’ ; C := 10.5 ;

D := A ; Keterangan :

1.Pada perintah pertama adalah mengisi

variabel A dengan nilai (integer) 100.

2.Pada perintah kedua adalah mengisi

variabel B dengan string percobaan.

3.Pada perintah ketiga adalah mengisi

variabel C dengan angka (real) 10.5.

4.Pada perintah keempat adalah mengisi

(29)

Assnigimeit i

Assnigimeit i

(Peiugasai)

(Peiugasai)

 Contoh Penggunaan Assignment : 

var

A, B : integer ; C, D : integer ; begin

write('A : '); readln (A) ; write('B : '); readln (B);

C := A + B ; D := A * B ;

writeln('ini adalah hasil penjumlahan A dan B : ', C);

writeln('ini adalah hasil perkalian A dan B : ', D);

(30)

Assnigimeit i

Assnigimeit i

(Peiugasai)

(31)

Assnigimeit i

Assnigimeit i

(Peiugasai)

(32)

Tipe Data

Tipe Data

 Tipe data dalam pascal dibedakan dalam dua macam, yaitu :

◦ tipe data dasar

◦ tipe data bentukan

 Tipe data dasar terdiri dari:

◦ bilangan logic, bilangan bulat, bilangan Riil dan Karakter

 Tipe data bentukan terdiri dari:

(33)
(34)

1. Bil.Logika

(35)

2. Bil.Bulat

(36)

3. Bil.Real(Pecahan)

(37)

4.Karakter (Char)

4.Karakter (Char)

(38)

5.String

5.String

Contoh :

(39)

6.Rekaman

6.Rekaman

 Rekaman disusun oleh satu atau

lebih feld.

 Tiap feld menyimpan data dari tipe

dasar tertentu yang sudah didefenisikan sebelumnya.

 Rekaman juga disebut dengan tipe

terstruktur.

Contoh : Type mahasiswa=record Nbp :string[13];

(40)

7.Tipe Bentukan

7.Tipe Bentukan

 Nama baru untuk tipe bentukan dapat dibuat dengan kata kunci

type.

Contoh :

Type BilBulat : Integer;

Keterangan :

(41)

Unit

Unit

 Unit merupakan kumpulan dari

konstanta, tipe-tipe data, variable, prosedur dan fungsi-fungsi.

 Tiap-tiap unit tampak seperti

(42)

Jenis-jenis Unit

Jenis-jenis Unit

1. Unit System

 Unit standar System sebenarnya

adalah pustaka (library) dari runtime Turbo Pascal yang mendukung semua proses yang dibutuhkan pada waktu runtime(pengerjaan program).

 Unit System ini berisi semua

prosedur dan fungsi standar dari Turbo Pascal.

 Unit ini akan secara otomatis

digunakan di dalam program,

(43)

Jenis-jenis Unit

Jenis-jenis Unit

2. Unit Crt

 Unit standar Crt digunakan untuk

memanipulasi layer teks (windowing, peletekan cursor di layer, warna teks, kode extended keyboard dan lain sebagainya).

 Salah satu keuntungan dari penggunaan

unit ini adalah tambahan kecepatan dan fleksibelitas dari operasi output di layer.

 Program yang tidak menggunakan unit ini

(44)

Contoh Perintah Unit Crt

Perintah Fungsi

ClrScr Perintah untuk membersihkan layar

GoToXY Untuk meletakkan pada posisi tertentu di layar TextColor Untuk membuat warna pada teks

TextBackGround Memberi warna latar belakang pada teks

TextAtr Gabungan dari TextColor dan TextBacground Sound Untuk membuat suara

No Sound Untuk menghentikan suara

Delay Untuk membarikan waktu tunda

KeyPressed Untuk mengetahui sembarang tombol sudah ditekan

Readkey Untuk membaca tombol yang ditekan oleh pemakai

Window Untuk membuat jendela teks pada layar

(45)

Contoh

Contoh

Program BersihLayar; Uses Crt;

Begin

ClrScr;

Writeln (‘Selamat Datang di Kampus UPI “YPTK” ’);

(46)

Jenis-jenis Unit

Jenis-jenis Unit

3. Unit Printer

 Unit standar Printer merupakan

unit yang sangat kecil dirancang untuk penggunaan printer di dalam program.

 Jika menghendaki hasil output

(47)

Contoh

Contoh

Program CetakOutput; Uses Printer;

Begin

Writeln (List, ‘Selamat Datang di Kampus UPI “YPTK” ’);

(48)

Jenis-jenis Unit

Jenis-jenis Unit

4. Unit DOS

 Unit standar Dos digunakan

bilamana menggunakan

prosedur-prosedur dan

fungsi-fungsi standar yang

berhubungan dengan DOS call, semacam GetTime, SetTime,

DiskSize, DiskFree dan

(49)

Contoh

Contoh

Program SisaIsiDisk; Uses Dos;

Begin

Writeln (DiskFree(0), ‘byte sisa isi disk’); End.

(50)

Jenis-jenis Unit

Jenis-jenis Unit

4. Unit Graph

 Unit standar Graph menyediakan suatu kumpulan rutin grafk yang

canggih, sehingga dapat

dimanfaatkan untuk keperluan-keperluan pembuatan grafk.

(51)

Contoh

Contoh

Uses Crt, Graph; Var

DriveGrafk, ModeGrafk : integer; i, x, y : integer;

Begin ClrScr;

DriveGrafk := Detect;

InitGraph(DriveGrafk, ModeGrafk, ' '); x := 0; y := 150;

For i := 1 To 5 Do Begin

x := x + 75;

Bar3D(x, y, x+55, i*25, 30, true); End;

(52)

PERINTAH INPUT :

PERINTAH INPUT :

PERINTAH PASCAL YANG DIGUNAKAN UNTUK

PERINTAH PASCAL YANG DIGUNAKAN UNTUK

MEMASUKKAN/MENGINPUTKAN DATA

MEMASUKKAN/MENGINPUTKAN DATA PERINTAH INPUT :

PERINTAH INPUT :

PERINTAH PASCAL YANG DIGUNAKAN UNTUK

PERINTAH PASCAL YANG DIGUNAKAN UNTUK

MEMASUKKAN/MENGINPUTKAN DATA

MEMASUKKAN/MENGINPUTKAN DATA

Beituk iperniitah: Read idai iReadli

Struktur ipeiulnisai:

Read(nama variabel); Readli(nama Variabel); Beituk iperniitah:

Read idai iReadli

Struktur ipeiulnisai:

Read(nama variabel);

(53)

PERINTAH OUTPUT :

PERINTAH OUTPUT :

PERINTAH PASCAL YANG DIGUNAKAN UNTUK

PERINTAH PASCAL YANG DIGUNAKAN UNTUK

MENAMPILKAN/MENGOUTPUTKAN DATA

MENAMPILKAN/MENGOUTPUTKAN DATA PERINTAH OUTPUT :

PERINTAH OUTPUT :

PERINTAH PASCAL YANG DIGUNAKAN UNTUK

PERINTAH PASCAL YANG DIGUNAKAN UNTUK

MENAMPILKAN/MENGOUTPUTKAN DATA

MENAMPILKAN/MENGOUTPUTKAN DATA

Beituk iperniitah:

Wrnite i: isetelah imeiampnilkai idata iatau i teks, ikursor iberada itepat idnisampniig i kaiai idata iyaig idnitampnilkai

Wrniteli i: isetelah imeiampnilkai idata i atau iteks, ikursor iberada ipada ibarnis i bernikutiya

Struktur ipeiulnisai:

Wrnite(nama variabel); Wrniteli(nama Variabel); Beituk iperniitah:

Wrnite i: isetelah imeiampnilkai idata iatau i teks, ikursor iberada itepat idnisampniig i kaiai idata iyaig idnitampnilkai

Wrniteli i: isetelah imeiampnilkai idata i atau iteks, ikursor iberada ipada ibarnis i bernikutiya

Struktur ipeiulnisai:

(54)

CONTOH PROGRAM

CONTOH PROGRAM

MENGIHITUNG LUAS PERSEGI PANJANG

MENGIHITUNG LUAS PERSEGI PANJANG CONTOH PROGRAM

CONTOH PROGRAM

MENGIHITUNG LUAS PERSEGI PANJANG

MENGIHITUNG LUAS PERSEGI PANJANG

Program LuasPersegiPanjang; Var

Luas, Panjang, Lebar : integer; Begin

Readln(panjang);

Readln(Lebar);Luas:= Panjang*Lebar; Writeln(‘Luas Persegi Panjang

adalah:’,Luas); Readln;

End

Program LuasPersegiPanjang; Var

Luas, Panjang, Lebar : integer; Begin

Readln(panjang);

Readln(Lebar);Luas:= Panjang*Lebar; Writeln(‘Luas Persegi Panjang

adalah:’,Luas); Readln;

(55)

TAMPILAN PROGRAM PASCAL

MENGIHITUNG LUAS PERSEGI PANJANG

TAMPILAN PROGRAM PASCAL

(56)

PASCAL MENGGUNAKAN DASBOX 0.74

PASCAL MENGGUNAKAN DASBOX 0.74

--Febriyanno Suryana, MM,M.Kom www.suryagsc.wordpress.com

(57)

Tampilan Pascal

Tampilan Pascal

(58)

 Pascal memiliki 10 buah menu

utama yang terdiri dari : File, Edit, Search, Run, Compile,

(59)

Daftar Hotkey di Pascal

(60)
(61)

Apakah belajar programming

Apakah belajar programming

itu sulit?

itu sulit?

 Hanya butuh waktu / “jam

terbang”

 Hanya butuh semangat dan

kemauan

 Hanya butuh sering mencoba /

latihan!

(62)

Tips Belajar

Tips Belajar

 Buat catatan!

 Baca buku acuan!

 Banyak latihan / praktek /

mencoba

 Banyak bertanya dan belajar dari

(63)

bersambung………

bersambung………

Referensi

Dokumen terkait

Untuk menyimpan suatu nilai ke dalam lokasi penyimpanan, dapat dilakukan dengan instruksi dengan instruksi D[i] := nilai, dengan i merupakan indeks-array dan nilai adalah bilangan

Tipe data untuk variabel Mail adalah berjenis numerik (Word) sehingga tidak dapat diberikan nilai yang berjenis teks atau string. 0101 shl 2 = 10100

 Setiap ungkapan adalah sebuah aturan kesatuan aturan penulisan yang terdapat dalam pernyataan dan menunjukkan sebuah nilai. Setiap ungkapan terdiri dari operator

Konstanta adalah suatu identifier non-standar yang nilainya telah ditetapkan dalam suatu program dan dideklarasikan pada bagian deklarasi. Bagian umum deklarasinya

Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program.. Nilai suatu variabel dapat berubah-ubah sehingga

8. Simpan program 1.2. tersebut dengan nama hello2.pas. Kompilasi program tersebut, dengan menekan tombol Alt + F9. Jika ada.. kesalahan, perbaiki kesalahan tersebut.

Dalam program yang lebih kompleks, terkadang terdapat instruksi yang dilaksanakan dan yang tidak, tergantung kondisi yang terjadi. Contohnya dalam menghitung akar

Suatu hal yang baru yang terdapat pada SYSWIN versi ini adalah mempunyai keunggulan bahwa program dapat dibuat dalam sebuah blok yang didalam blok tersebut berisi beberapa