• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perkembangan sunni dan syi'ah di Irak 2003-2014 (pendekatan teori konflik ibn khaldun) Halaman Depan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perkembangan sunni dan syi'ah di Irak 2003-2014 (pendekatan teori konflik ibn khaldun) Halaman Depan"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

i

PERKEMBANGAN SUNNI DAN SYI'AH

DI IRAK 2003-2014

(PENDEKATAN TEORI KONFLIK IBN KHALDUN)

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi Sebagian Persyaratan

guna Melengkapi Gelar Sarjana Sastra Program Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Sebelas Maret Surakarta

Disusun Oleh

RANI DWI KURNIAWATI C1011039

FAKULTAS ILMU BUDAYA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)

commit to user

(3)

commit to user

(4)

commit to user

(5)

commit to user v

MOTTO









Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai

penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar (Q.s. al-Baqarah

[2]: 153).









Sesungguhnya kami menurunkannya berupa al-Quran dengan berbahasa Arab,

(6)

commit to user

vi

PERSEMBAHAN

Dengan ikhlas dan bangga skripsi ini penulis persembahkan kepada:

1. Allah Swt.

2. Kedua orang tua, bapak Suha dan ibu Karminah yang sangat penulis sayangi

dan cintai.

3. Kakak penulis a Jajang Kurniawan.

4. Adik penulis Muthi‟ah Nur Jannah.

5. Kakek-nenek, abah Eros, alm. aki Suid, emak Ukat, dan alm. enek Risah di

Tasikmalaya yang selalu mendoakan penulis menjadi seorang yang sukses

(7)

commit to user

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah senantiasa penulis panjatkan kepada Allah Swt.

yang hanya dengan rida-Nya lah penulis dapat menyelesaikan skripsi yang diberi

judul Perkembangan Sunni dan Syi'ah di Irak 2003-2014 (Pendekatan Teori Konflik

Ibn Khaldun) dengan baik. Skripsi ini disusun sebagai syarat pencapaian gelar

Sarjana Sastra Progam Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas

Maret Surakarta.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini dapat diselesaikan berkat

bantuan dan pengarahan berbagai pihak, baik langsung maupun tidak langsung.

Penulis dengan segala kerendahan dan ketulusan hati mengucapkan terima kasih

kepada :

1. Prof. Drs. Riyadi Santosa. M.Ed, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberi kesempatan untuk

menyusun dan menyelesaikan skripsi.

2. M. Farkhan Mujahidin, S.Ag., M.Ag. selaku Kepala Program Studi Sastra Arab

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Dr. Istadiyantha, M.S. selaku pembimbing skripsi yang dengan sabar telah

meluangkan waktu untuk membimbing dan mengarahkan penulis dalam

penyelesaian skripsi ini.

4. Eva Farhah, S.S., M.A., Phd. selaku dosen pembimbing akademik yang telah

membimbing perjalanan studi penulis di Sastra Arab.

(8)

commit to user

viii

bermanfaat bagi penulis serta telah memberikan kemudahan administrasi

pendidikan di program studi Sastra Arab.

6. Prof. Dr. M. Abdul Karim, M.A., M.A., dan Dr. Yoyo, M.A. selaku dosen UIN

Sunan Kalijaga dan UGM yang ikhlas meluangkan waktu di tengah aktivitas

beliau yang sangat padat, memberikan ilmu yang sangat bermanfaat, dan

referensi dalam penyusunan skripsi ini.

7. Para staf perpustakaan, terutama Perpustakaan Pusat UNS; Perpustakaan Pusat

UMS Surakarta; Perpustakaan Nurul Huda UNS; Perpustakaan UGM;

Perpustakaan SKI FSSR; Perpustakaan KAMMI Komisariat Sholahuddin

al-Ayyubi UNS; Monumen Pers; serta lembaga-lembaga lain yang banyak

memberikan kontribusinya pada penulisan skripsi ini.

8. Bapak Suha dan Ibu Karminah, kedua orang tua penulis yang selalu memberikan

doa dan dukungan, baik moral maupun spiritual serta perjuangan hidupnya untuk

penulis.

9. A' Jajang dan Tia (kakak dan adik kandung penulis), juga teruntuk Fio (sepupu

penulis), terima kasih atas doa dan dukungannya selama ini.

10. Keluarga Besar penulis di Tasikmalaya, terima kasih atas doa dan dukungannya.

11. Teman-teman dekat penulis, Hana, mbak Re, Hanif.

12. Kerabat alumni Yayasan Perguruan Al-Islam yang tergabung dalam CDPA (Corp

Dakwah Perguruan Al-Islam), terima kasih telah menjadi bagian dalam hidup

penulis.

(9)

commit to user

ix

kepada pak Muhtar Tri Harimurti dan pak Hilal Suyitno, juga kepada pak Ratno

dan mba Sofa, terima kasih telah mengajarkan banyak ilmu dan nasihat serta

pengalaman hidup kepada penulis.

14. Teman-teman Sastra Arab angkatan 2011: Dila, Fendi, Qory, Abu Auan, Cici, ukh

Astri, Ummu Auan, Fida, Dani (putri), Dani (putra), Putri, Dian, Dita, Eka, Faisal,

Petn, Fathiya, Fenti, Hani, Hanif, Hanik, Irsyad, Naya, Lilu, Ucup, Naufal, Ikah,

Iqoh, Fadli, Muamar, Hasan, Mba Mita, Nadzir, Pak Ihsan, Mba Patim, Aya,

Rahmat, Razqan, Mas Rifky, Sholi, Teh Lia, Titik, Ulfah, Zain, Mba Umu, Zulfa,

yang telah memberikan doa, dukungan, dan motivasinya. Terima kasih atas canda

dan tawa yang telah kalian bagi kepada penulis.

15. Teman-teman mainstream KTT 2011: Hanif, Naya, Fida, Eka, Sholi, Cici, Putri,

Aya, Teh Lia, Razqan, Fendi, Fadli, Pak Ali, Irsyad, Muamar, dan Ucup, terima

kasih atas ilmu yang telah kalian berikan kepada penulis.

16. Teman-teman sepembimbingan: Hanif, Teh Lia, Ucup, Pak Ali, Qory. Terima

kasih telah menjadi teman seperjuangan, bersama-sama saling memberikan

motivasi, semangat, saran, masukan, dan kritik.

17. Teman-teman seperjuangan “KITA LULUS”: Hanif, Naya, Petn, Lilu, Fida,

Fatiyah, Mba Umu, Mba Mita, Iqoh, Ikah, Teh Lia, dan Mba Hanik.

18. Teman-teman kelompok magang di Pro-U Media Yogyakarta: Pro-Us (Petn,

Naya, Fathiyah, Mba Umu), juga kepada Pro-Us generasi kedua: Nisa, Falah,

Mahyudin, yang telah memberikan doa, motivasi, dan dukungannya kepada

(10)

commit to user

x

19. Segenap keluarga besar Pro-U Media, pak Fanni, pak Nur, pak Sigit, pak Mustafa,

pak Eko, pak Win, mas Zudi, mas Irin Hidayat, mas Huni, mas Rama, mas Yapto,

mas Jiwo, mas Ridwan, mas Sarengat, mas Eko, mas Didik, dan mas Faris.

Terimakasih telah mengizinkan penulis untuk menimba banyak ilmu dan

membimbing penulis dalam Kuliah Magang Mahasiswa (KMM) di Pro-U Media.

20. Pak Kun, Miftah, Indarto, Noni, Zulfa, Erin, Heny, dan Fatiyah; keluarga baru

penulis dalam KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Kunir, Kecamatan Dempet,

Demak.

21. Seluruh pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Terima kasih telah banyak

membantu dalam proses penyusunan skripsi ini.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih sangat jauh dari

kesempurnaan, oleh karena itu penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran

dari pembaca yang bersifat membangun. Semoga skripsi ini bermanfaat.

Surakarta, 2 Oktober 2015

(11)

commit to user

xi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... i

LEMBAR PERSETUJUAN... ii

LEMBAR PENGESAHAN... iii

LEMBAR PERNYATAAN... iv

MOTTO... v

PERSEMBAHAN... vi

KATA PENGANTAR... vii

DAFTAR ISI... xi

DAFTAR TABEL... xv

DAFTAR LAMPIRAN... xvi

DAFTAR SINGKATAN... xvii

PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN... xviii

ABSTRAK... xxv

ABSTRACT... xxvi

صخ م

... xxvii

BAB I PENDAHULUAN ……… 1

A. Latar Belakang Masalah... 1

B. Tujuan Penelitian... 12

C.Pembatasan Masalah... 12

(12)

commit to user

xii

1.Definisi Konflik... 14

2.Teori Konflik Ibn Khaldun... 16

2.1Watak Psikologis Manusia... 17

1) Cinta Terhadap (Identitas) Kelompok... 17

2) Agresif... 19

2.2Fenomena Politik... 20

1) Akar Berdirinya Negara... 21

2) Kekuasaan Raja atau Kepala Negara... 23

3.Strategi Dalam Menyikapi Konflik... 25

E. Sumber Data dan Data ... 27

F. Metode dan Teknik Penelitian... 28

1.Metode Analisis Data... 29

2.Teknik Pengumpulan Data... 30

G. Sistematika Penyajian... 30

BAB II LATAR BELAKANG MUNCULNYA KONFLIK SUNNI-SYI'AH PASCA SADDAM HUSSEIN………... 32

A. Sejarah Singkat Lahirnya Sunni dan Syi'ah... 32

1. Definisi Syi'ah... 35

2. Asal Muasal Ajaran Syi'ah... 37

3. Kelompok-kelompok dalam Syi'ah... 40

3.1.Syi'ah Ghulat... 41

(13)

commit to user

xiii

3.3.Syi'ah Zaidiyah... 43

3.4.Syi'ah Itsna 'Ashariyah... 48

4. Definisi Sunni... 50

B. Kehidupan Sunni dan Syi'ah di Bawah Pemerintahan Saddam Hussein... 56

1.Sunnisasi dan Ba'athisasi... 58

2.Respon Terhadap Sunnisasi Negara: Dari al-Sadr sampai al-Hakim 60 C. Kondisi Irak Pasca Saddam Hussein dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Sunni-Syi'ah ... 69

1. Merebaknya Anarkisme... 71

2. Munculnya Pemberontakan………... 74

3. Aksi Perlawanan Sunni……… 77

4. Aksi Perlawanan Syi'ah………... 83

5. Pemerintahan Sementara………... 86

BAB III KEHIDUPAN SUNNI DAN SYI'AH ERA REZIM SYI'AH NOURI AL-MALIKI... 89

A. Pemerintahan Nouri al-Maliki……….... 89

B. Konflik Sunni-Syi'ah Era Rezim Syi'ah Nouri al-Maliki…………... 94

C. Fenomena Konflik Sunni-Syi'ah di Irak menurut teori konflik Ibn Khaldun... 98

1. Sebab-Sebab Munculnya Konflik Sunni-Syi'ah di Irak…………. 100

(14)

commit to user

xiv

3. Bentuk-Bentuk Konflik Sunni-Syi'ah di Irak………. 110

4. Strategi Dalam Menyikapi Konflik……… 111

BAB IV PENUTUP………... 113

A. Kesimpulan……….. 113

B. Saran………... 117

DAFTAR PUSTAKA……… 118

(15)

commit to user

xv

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Skema Kepemimpinan dalam Syi'ah... 50

(16)

commit to user

xvi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 ... ……….. 129

Lampiran 2 ……….. 130

(17)

commit to user

xvii

DAFTAR SINGKATAN

AS : Amerika Serikat

CIA : Central Intelligience Agency 'Badan Intelijen Pemerintahan federal

Amerika Serikat'

H : Hijriah

INA : Indonesia

M : Masehi

PBB : Perserikatan Bangsa-Bangsa

PM : Perdana Menteri

ra. : Radhiyallahu 'anhu

RL : Regional Leadership 'Pimpinan Lokal Negara'

RRC : Revolutionary Command Council 'Dewan Komando Nasional'

saw. : Shalallahu 'alaihi wasallam

SCIRI : Supreme Council of the Islamic Revolution in Iraq 'Dewan Tertinggi

Revolusi Islam di Irak'

SM : Sebelum Masehi

Swt. : Subcha<nahuwata'a<la

(18)

commit to user

xviii

PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN

Transliterasi yang digunakan dalam penulisan skripsi ini bersumber dari

pedoman Arab-Latin yang diangkat dari Keputusan Bersama Menteri Agama dan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 158 tahun

1987/Nomor 0543 b/u/1987. Dalam penulisannya sistem transliterasi ini harus

memakai font Times New Arabic, terutama dalam menuliskan huruf-huruf yang bertitik

atau bergaris bawah atau atas. Dalam hal ini, Shift + [ atau ] dipakai untuk menuliskan

huruf yang bertitik bawah, dan Shift + \ untuk huruf yang bertitik atas. Sedangkan

untuk menuliskan huruf yang bergaris atas, memakai Shift + (,).

Pedoman transliterasi Arab-Latin dalam penelitian ini terdapat sedikit

perubahan. Perubahan dilakukan mengingat alasan kemudahan penghafalan, dan

penguasaannya. Penguasaan kaidah tersebut sangat penting mengingat praktek

transliterasi akan terganggu, tidak cermat, dan akan menimbulkan kesalahan jika

pedomannya tidak benar-benar dikuasai. Pedoman transliterasi Arab-Latin ini

dirumuskan dengan lengkap mengingat peranannya yang penting untuk pembahasan

ini.

Adapun kaidah transliterasi setelah dilakukan perubahan pada penulisan

beberapa konsonan, penulisan ta’ul-marb thah, dan penulisan kata sandang yang

dilambangkan dengan (

ل

) adalah sebagai berikut:

1. Penulisan Konsonan

(19)

commit to user

xix

dilambangkan dengan huruf, dalam tulisan transliterasi Latin sebagian

dilambangkan dengan huruf, sebagian dengan tanda, dan sebagian dengan huruf

dan tanda sekaligus. Lambang-lambang tersebut adalah sebagai berikut:

Huruf

Arab Nama Huruf Latin Nama Perubahan

ا

Alif Tidak

dilambangkan

Tidak dilambangkan

Tidak dilambangkan

ب

B ’ B Be B

ت

T ’ T Te T

ث

Ts ’ Es (dengan titik di

atas) Ts

ج

J m J Je J

ح

Ch ’ H{ Ha (dengan titik

di bawah) Ch

خ

Kh ’ Kh Ka dan ha Kh

د

D l D De D

ذ

Dz l Zet (dengan titik

di atas) Dz

ر

R ’ R Er R

ز

Zai Z Zet Z

س

S n S Es S

ش

Sy n Sy Es dan ye Sy

ص

Sh d S{ Es (dengan titik di

bawah) Sh

ض

Dh d D{ De (dengan titik

di bawah) Dh

ط

Th ’ T{ Te (dengan titik
(20)

commit to user

xx

ظ

Dz ’ Z{ Zet (dengan titik

di bawah) Zh

ع

‘Ain ‘ koma terbalik (di

atas) „

غ

Ghain G Ge Gh

ف

F ’ F Ef F

ق

Q f Q Qi Q

ك

K f K Ka K

ل

L m L El L

م

M m M Em M

ن

N n N En N

و

Wau W We W

ه

H ’ H Ha H

ء

Hamzah ' Apostrof „ jika di tengah

dan di akhir

ي

Y ’ Y Ya Y

2. Penulisan Vokal a. Vokal Tunggal :

Tanda Nama Huruf Latin Nama

Fatchah A A

Kasrah I I
(21)

commit to user

xxi Contoh:

َبَتَك

: kataba

َبِسَح

: chasiba

َبِتُك

: kutiba

b. Vokal Rangkap :

Huruf/Harakat Nama Huruf Latin Nama

ْىَ

fatchah/y ’ Ai a dan i

ْ َ

fatchah/wau Au a dan u Contoh:

َفْيَك

: kaifa

َلْ َح

: chaula

c. Vokal Panjang (maddah)

Tanda Nama Huruf Latin Nama

ا َ َى

fatchah/alif atau yā a bergaris atas

ْىِ

kasrah/ yā i bergaris atas

ْوُـ dhammah/wau u bergaris atas

Contoh:

َلاَق

: q la

َلْيِق

: q la

ىَمَر

: ram
(22)

commit to user

xxii 3. Penulisan Ta’ul-Marbuthah

a. Rumusan MA-MPK adalah: kalau pada suatu kata yang akhir katanya

t ’ul-marb thah diikuti oleh kata yang menggunakan kata sandang al, serta

bacaan kedua kata itu terpisah maka t ’ul-marb thah itu ditransliterasikan

dengan ha (h).

Perubahannya adalah: T ’ul-Marb thah berharakat fatchah, kasrah,

atau dhammah dan pelafalannya dilanjutkan dengan kata selanjutnya

transliterasinya dengan t, sedangkan t ’ul-marb thah sukun/mati

transliterasinya dengan h, contoh:

ُ َرَ َ ُم ُ َ ْ ِ َم

: Al-Mad nah Al-Munawwarah atau Al-Mad natul-Munawwarah

ٌ َ ْ َ

: Thalchah

4. Huruf Ganda (Syaddah atau Tasydid)

Syaddah yang dalam bahasa Arab dilambangkan dengan tanda yang sama,

baik ketika berada di awal atau di akhir kata. Contoh:

اَ َ بَر

: rabban

ُ ْوُرل

: a’r-r ch

ٌ َ ِيَس

: sayyidah

5. Penanda Ma’rifah (لا)

Rumusan Menteri Agama-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah

sebagai berikut:

(23)

commit to user

xxiii

bunyinya, yaitu huruf i diganti dengan huruf yang sama dengan huruf yang

langsung mengikuti kata sandang itu.

b) Kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariyyah ditransliterasikan sesuai

dengan aturan yang digariskan di depan dan sesuai pula dengan bunyinya.

c) Baik diikuti huruf syamsiyyah maupun huruf qamariyyah, kata sandang

ditulis terpisah dari kata yang mengikuti dan dihubungkan dengan tanda

sambung/hubung, contohnya adalah:

ُلُجَرل

: ar-rajulu

ُ َ ِيّسل

: as-sayyidatu

ُمَ َقل

: al-qalamu

ُلَاَا

: al-jal lu

Perubahannya adalah sebagai berikut:

a) Jika dihubungkan dengan kata berhuruf awal qamariyyah ditulis al- dan

ditulis l- apabila di tengah kalimat, contohnya adalah:

ٌ ْ ِ َج ُمَ َقل

: al-qalamu jad du

ُ َرَ َ ُم ُ َ ْ ِ َم

: al-Madinatul-Munawwarah

b) Jika dihubungkan dengan kata yang berhuruf awal syamsiyyah, penanda

ma‟rifahnya tidak ditulis, huruf syamsiyyah-nya ditulis rangkap dua dan

sebelumnya diberikan apostrof, contohnya adalah:

ُلُجَرل

: a’r-rajulu
(24)

commit to user

xxiv 6. Penulisan Kata

Setiap kata baik ism, fi’l, dan charf ditulis terpisah. Untuk kata-kata yang

dalam bahasa Arab lazim dirangkaikan dengan kata lainnya, transliterasinya

mengikuti kelaziman yang ada dalam bahasa Arab. Untuk charf wa dan fa

pentrasliterasiannya dapat dipisahkan. Contohnya adalah sebagai berikut:

َْنِقِا َر ٌرْ يَخ َ ُه َا اََ اَنِإ َو

: Wa inn L ha la< huwakhairu’r-r ziq n

ن َزْ يِمْل َو َلْيَكل ُفْوَأَف

: Fa auful-kaila wal-m z n

ِمْيِحّرل ِن ْ َرل ِا ِمْسِب

: Bismi’l-L hi’r-Rachm ni’r-Rach m

َنْ ُعِج َر ِ ْيَلِإ َنإ َو ِ ّ ِل َنِإ

: Inn li’L hi wa inn ilaihir ji’ n

7. Huruf Kapital

Meskipun dalam bahasa Arab tidak digunakan huruf kapital, akan tetapi

dalam transliterasinya digunakan huruf kapital sesuai dengan ketentuan Ejaan

Yang Disempurnakan (EYD) dalam bahasa Indonesia. Contohnya adalah sebagai

berikut:

ٌل ُسَر َاإ ٌ َمَُُ اَم َو

: Wa m Muchammadun Ill ras lun

ُْنِمَلاَعْل ِبَر ِ ّ ِل ُ ْمَا

: Al-Chamdu li’l-L hi rabbil-‘ lam n
(25)

commit to user

xxv

ABSTRAK

Rani Dwi Kurniawati. C1011039. 2015. Perkembangan Sunni dan Syi'ah di Irak 2003-2014 (Pendekatan Teori Konflik Ibn Khaldun). Skripsi Program Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret.

Kajian dalam penelitian ini berupa fenomena konflik Sunni-Syi'ah di Irak era rezim Syi'ah Nouri al-Maliki, yang dituliskan dalam beberapa permasalahan: (1) Apa latar belakang munculnya konflik Sunni-Syi‟ah pasca Saddam Hussein, (2) Bagaimana kehidupan Sunni dan Syi'ah era rezim Syi'ah Nouri al-Maliki, (3) Bagaimana fenomena konflik Sunni-Syi'ah di Irak menurut teori konflik Ibn Khaldun?

Metode analisis data dilakukan dengan metode deskriptif-teoritis. Maksudnya, data yang telah tereduksi dan telah dikelompokkan, serta diabstraksi kemudian, dianalisis berdasarkan teori yang digunakan (teori konflik Ibn Khaldun). Analisis bersifat terbuka dan induktif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka dari buku-buku, jurnal nasional maupun internasional dan media surat kabar ataupun media internet.

Hasil analisis dari penelitian ini adalah pertama, fenomena konflik Sunni-Syi'ah yang terjadi di Irak berupa fenomena politik (perebutan kekuasaan).

Kedua, bentuk konflik tersebut adalah konflik antara kelompok masyarakat dengan rezim. Ketiga, konflik tersebut disebabkan oleh: (1) besarnya perbedaan semangat hidup berkelompok Sunni dan Syi'ah di Irak, (2) besarnya rasa cinta terhadap identitas kelompok ('ashabiyah), (3) adanya sifat agresif dalam diri manusia, (4) pemimpin yang diharapkan mampu menjadi penengah dan pemisah di antara kelompok-kelompok yang berbeda, justru tidak adil, berlaku zalim dan aniaya.

Keempat, akibatnya masyarakat Irak hidup dalam tekanan dan rasa takut. Adanya tekanan-tekanan tersebut sehingga menimbulkan kekecewaan yang pada akhirnya menjadi pemicu munculnya pemberontakan-pemberontakan guna menuntut sebuah keadilan.

(26)

commit to user

xxvi

ABSTRACT

Rani Dwi Kurniawati. C1011039. 2015. Sunni and Shia Development in Iraq (Conflict Theory Approach by Ibn Khaldun). Arabic Literature Thesis, Faculty of Cultural Sciences, Sebelas Maret University

Study in this research is a phenomenon of Sunni-Shia conflict in Nouri al-Maliki's Shia regime era in Iraq, which is written in several problems: (1) What is the background of the rise of the Sunni-Shia conflict in post-Saddam Hussein era, (2) How is the life Sunnis and Shi'ites in regime era, (3) How is the phenomenon of Sunni-Shia conflict in Iraq in accordance to Ibn Khaldun's theory?

The method of data analysis was conducted using the descriptive-theoretical method. The data that has been reduced and classified, as well as abstracted then analyzed based on the theory used (Ibn Khaldun's theory of conflict). The analysis is open and inductive. The data collection techniques using literature from books, national and international journals, mass media, and internet media.

The results of analysis of this study are; first, the Sunni-Shia conflict phenomenon in Iraq is a form of political phenomena (seizure of power). Second, the conflict form is a conflict between groups of people against the regime. Third, the conflict is caused by: (1) the magnitude of differences in the spirit of life in groups of Sunnis and Shias in Iraq, (2) the magnitude of the love of group identity ('asabiyyah), (3) the existence of an aggressive nature in human beings, (4) leaders who are expected to be mediators and the isobotors between the different groups, are unfair, unjust and mayhem prevail. Fourth, as the result, the Iraqi people live under pressure and fear. The existence of these pressures lead to disappointment, which in turn triggered the emergence of uprisings to demanding a justice.

(27)

Referensi

Dokumen terkait

Anda telah mendapatkan hak penuh untuk membagikan E book Dhamma yang indah pada awalnya, indah pada pertengahannya dan indah pada akhirnya ini secara gratis!!.. Silakan

terdapat dalam buah Pakoba merah, maka perlu dilakukan eksplorasi terhadap kandungan senyawa metabolit sekunder khususnya pada ekstrak buah pakoba merah

Dengan demikian, kesimpulan akhir dari penelitian ini yakni produk skala kecemasan aspek kognitif untuk siswa kelas V sekolah dasar ini berkualitas sangat baik dan dapat membantu

Gambaran kebudayaan atau kebiasaan daerah setempat yang dapat menghambat pemberian ASI eksklusif yang diperoleh dari hasil penelitian ini, yaitu sebagian besar informan

Berdasarkan perhitungan perpipaan menggunakan perhitungan komputer melalui program WaterCad dengan kriteria pendistribusian air minum bahwa kecepatan minimal dalam

Kali Wonokromo yang adalah bagian dari delta Sungai Brantas (Brantas river basin) , karena itu, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sebaran sedimen, faktor

 Belum adanya usaha lain dari olahan jagung dalam rangka diversifikasi pangan untuk memberikan nilai tambah produk sehingga mempunyai nilai ekonomi yang lebih

Dibandingkan dengan harga buah kopi dan kopi biasa kopi luwak lebih memiliki harga yang tinggi yaitu untuk per kilogramnya bisa mencapai Rp 200.000,- yaitu biji kopi luwak yang masih