PREVALENSI DAN HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN KEJADIAN PTERIGIUM PADA PENDUDUK USIA 50 TAHUN KE ATAS DI BALI.
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan desain cross sectional dan dianalisis menggunakan uji chi square yang meliputi analisis univariat dan
Pada analisis bivariat dimana uji Chi-Square dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95% terhadap 60 responden menunjukkan tidak ada hubungan antara kepatuhan
Pada variabel sirosis hepatis hanya ditemukan 1 responden yang memiliki riwayat penyakit tersebut, hal inilah yang menyebabkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa
Pada analisis bivariat dimana uji Chi-Square dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95% terhadap 60 responden menunjukkan tidak ada hubungan antara kepatuhan
Berdasarkan hasil analisis bivariat dengan uji chi-square yang dilakukan pada faktor risiko yang diteliti, didapatkan hubungan yang signifikan pada variabel anemia
Hasil Penelitian: Pengujian statistik dengan Chi Square pada variabel bebas usia menghasilkan p sebesar 0.010, oleh karena p < 0.05 maka secara bivariat usia
Data Faktor resiko dan hasil kulture bakteri merupakan variabel katagorikal karena itu untuk bivariat diolah dengan menggunakan Uji Pearson Chi-square, sedangkan untuk
Analisis Bivariat Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil uji Chi-square diperoleh p-value 0.001 α = 0,05 artinya ada hubungan antara faktor media dengan