Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Keluarga dengan Kejadian Stunting Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong Kota Makassar Tahun 2014
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan chi square test diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi remaja
Berdasarkan hasil uji statistik chi square test diperoleh nilai p value = 0,000 (< α 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran
Hasil analisis bivariat variabel bebas (pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, pendapatan, dan jumlah anggota keluarga) terhadap kejadian stunting menunjukkan bahwa tidak ada
Hasil analisis bivariat di dapat bahwa Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka penelitian dapat menyimpulkan hasil dari penenelitian sebagai berikut terdapat tidak Ada
Pekerjaan ibu, pendidikan ayah, pendidikan ibu, pendapatan orang tua, penyakit diare dan penyakit ISPA, jumlah anggota keluarga, dan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian
Pekerjaan ibu, pendidikan ayah, pendidikan ibu, pendapatan orang tua, penyakit diare dan penyakit ISPA, jumlah anggota keluarga, dan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian
Berdasarkan uji chi-square antara praktik pemberian makan dan kejadian stunting didapatkan P=0,000 serta antara hygiene dan sanitasi lingkungan dan kejadian stunting didapatkan P=0,000
Hasil penelitian didapatkan kejadian ISPA pada Anak Usia 0-59 Bulan sebanyak 19,7%, kejadian stunting 32,8%, dan hasil uji chi square didapatkan p-value 0,734 p>0,05 artinya tidak