• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBUATAN DATA PRODUKSI SAMPAH PERKECAMATAN DI KOTA KOTAMOBAGU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMBUATAN DATA PRODUKSI SAMPAH PERKECAMATAN DI KOTA KOTAMOBAGU"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

(1)

PELATIHAN DASAR

CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU KERJASAMA DENGAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA

MANUSIA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA

TAHUN 2020

LAPORAN AKTUALISASI

PEMBUATAN DATA PRODUKSI SAMPAH PERKECAMATAN DI KOTA KOTAMOBAGU

NAMA : MOH. IKHSANUDDIN DG MUNIR, S.Si NIP : 19961031 201903 1 001

ANGKATAN : II / KELOMPOK - 1

COACH :

GERALD RAWIS, ST, MM NIP. 19771118 200902 1 002

MENTOR :

TOTO SUSANTO, S.Sos

NIP. 19751011 200902 1001

(2)

LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN

PEMBUATAN DATA PRODUKSI SAMPAH PERKECAMATAN DI KOTA KOTAMOBAGU

DISUSUN OLEH :

NAMA : MOH. IKHSANUDDIN DG MUNIR, S.Si

NIP PESERTA : 19961031 201903 1 001 ANGKATAN/KEL : II/1

UNIT KERJA : DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA KOTAMOBAGU

COACH : GERALD A. M. RAWIS, ST, MM

MENTOR : TOTO SUSANTO, S.Sos

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN II PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU KERJASAMA DENGAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH

PROVINSI SULAWESI UTARA

TAHUN 2020

(3)

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN II PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU BEKERJA SAMA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH

PROVINSI SULAWESI UTARA TAHUN 2020

Nama : Moh. Ikhsanuddin Dg Munir, S.Si

NIP : 19961031 201903 1 001

Pangkat/Gol. Ruang : Penata Muda, III/a

Jabatan : Pengelolah Limbah Pengujian

Unit Kerja : Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu

JUDUL AKTUALISASI :

PEMBUATAN DATA PRODUKSI SAMPAH PERKECAMATAN DI KOTAMOBAGU

Telah diseminarkan dan disempurnakan berdasarkan masukkan dari Penguji, Coach dan Mentor pada tanggal 17 September 2020.

MENTOR,

Toto Susanto, S.Sos Penata Tingkat I NIP. 19751011 200902 1 001

COACH,

Gerald A.M. Rawis, ST, MM Pembina Tingkat I NIP. 19771118 200902 1 002

PENGUJI,

Recky M.O. Pangerapan, SE, MM Pembina

NIP. 19791008 201001 1 007

MENGETAHUI,

KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH

PROVINSI SULAWESI UTARA,

Drs. Marhaen Royke Tumiwa, M. Pd

Plt. KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

KOTA KOTAMOBAGU,

Sarida Mokoginta, SH

(4)

LEMBAR PERSETUJUAN LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR

PROFESI ASN

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN II PEMERINTAH KOTA KOTAMOBAGU BEKERJA SAMA

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA

TAHUN 2020

Nama : Moh. Ikhsanuddin Dg Munir, S.Si

NIP : 19961031 201903 1 001

Pangkat/Gol. Ruang : Penata Muda, III/a

Jabatan : Pengelolah Limbah Pengujian

Unit Kerja : Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu

JUDUL AKTUALISASI:

‘PEMBUATAN DATA PRODUKSI SAMPAH PERKECAMATAN DI KOTAMOBAGU’

Disetujui untuk disampaikan pada Evaluasi Aktualisasi dan Habituasi Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan II Pemerintah Kota Kotamobagu berkerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2020.

Kotamobagu, 15 September 2020

Menyetujui, COACH,

GERAL A.M. RAWIS, ST, MM PEMBINA TINGKAT I NIP. 19771118 200902 1 002

MENTOR,

TOTO SUSANTO, S.Sos

PENATA TINGKAT I

NIP. 19751011 200902 1 003

(5)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah Subhanahu WaTa’ala karena atas karunia- Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Aktualisasi yang dikaitkan dengan nilai-nilai dasar ASN di lingkungan bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3.

Laporan Aktualisasi ini dibuat sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Latihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III di Instansi Pemerintah Kota Kotamobagu.

Dalam pembuatan Laporan Aktualisasi ini, penulis mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu dalam kesempatan ini saya sebagai penulis ingin mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada :

 Ibu Ir. Hj. Tatong Bara selaku Walikota Kotamobagu;

 Bapak Nayodo Kurniawan, SH selaku Wakil Walikota Kotamobagu;

 Bapak Ir. Sande Dodo, MT selaku Sekretaris Kota Kotamobagu;

 Bapak Drs. Marhaen Royke Tumiwa, M.Pd selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Utara;

 Ibu Sarida Mokoginta, SH selaku Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Kotamobagu;

 Bapak Irawan Ginoga, SE selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu;

 Bapak Toto Susanto, S.Sos selaku Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3, sekaligus Mentor yang telah membantu dalam memberikan saran dan masukan program kegiatan dalam pelaksanaan rancangan aktualisasi di instansi;

 Bapak Gerald Rawis, ST, MM selaku Coach yang telah membimbing penulis dalam menyusun laporan aktualisasi dan habituasi ini;

 Bapak Jemmy Karel Memah, SE dan Bapak Recky M.O.

Pangerapan, SE, MM selaku Penguji dalam seminar laporan aktualisasi dan habituasi ini;

 Seluruh Panitia Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Formasi Tahun 2018 Pemerintah Kota Kotamobagu;

 Seluruh Instruktur Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III

Angkatan 1 – 6 Formasi Tahun 2018 Pemerintah Kota Kotamobagu;

(6)

 Bapak dan Ibu Widyaiswara yang telah membagi ilmu dan menanamkan nilai – nilai ANEKA kepada seluruh peserta latsar;

 Teman–teman Angkatan 1 - 6 peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Formasi Tahun 2018 Pemerintah Kota Kotamobagu;

 Teman–teman Angkatan 2, terutama Kelompok 1 Yang senantiasa saling memberikan semangat dan bantuan;

 Seluruh staf dan teman–teman di Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 yang turut bekerja sama dalam proses aktualisasi di bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3;.

 Keluarga yang senantiasa memberikan dukungan, semangat, dan motivasi dan doa kepada penulis selama pelatihan dasar CPNS.

Penulis menyadari bahwa terdapat banyak kekurangan dalam pembuatan laporan aktualisasi ini, untuk masukan berupa saran dan kritik sangat diharapkan. Semoga laporan aktualisasi ini dapat bermanfaat.

Kotamobagu, 17 September 2020 Penulis,

Moh. Ikhsanuddin Dg Munir, S.Si

(7)

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ... i

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

BAB I PENDAHULUAN... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Tujuan... 2

C. Ruang Lingkup ... 2

BAB II DESKRIPSI LOKUS ... 4

A. Profil Organisasi ... 4

B. Struktur Organisasi ... 5

C. Visi, Misi, Tugas Pokok dan Fungsi ... 7

D. Tata Nilai ... 7

BAB III RANCANGAN AKTUALISASI ... 8

A. Identifikasi ISU ... 8

B. Penetapan ISU… ... 9

C. Nilai-Nilai Profesi PNS ... 10

D. Rancangan Aktualisasi ... 13

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN AKTUALISASI ... 25

A. Hasil Aktualisasi ... 25

B. Pembahasan Aktualisasi ... 28

C. Analisis Dampak. ... 32

BAB V PENUTUP ... 38

A. Kesimpulan ... 38

B. Saran ... 38

DAFTAR PUSTAKA ... 40

LAMPIRAN ... 41

(8)

..

DAFTAR GAMBAR

Gambar I. Dinas Lingkungan Hidup ... 4

Gambar II. Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup ... 5

(9)

DAFTAR TABEL

Tabel I. Penetapan ISU… ... 9

Tabel II. Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi ... 13

Tabel III. Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi ... 23

Tabel IV. Hasil Aktualisasi ... 25

Tabel V. Analisis Dampak. ... 32

(10)

iii BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan setiap warga Negara Republik Indonesia yang telah memenuhi syarat tertentu kemudian diangkat oleh pejabat berwenang dan diberikan tugas oleh negara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, jujur, adil, merata dalam penyelenggaran tugas negara, pemerintahan dan pembanguna, serta mampu menjalankan peran sebagai sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pelayanan terhadap masyarakat yang sekarang ini sangat mengkhawatirkansalah satunya yaitu mengenai pelayanan persampahan. Persampahan merupakan isu penting khususnya di daerah perkotaan yang selalu menjadi permasalahan dan dihadapi setiap saat. Akibat dari semakin bertambahnya jumlah penduduk, tingkat konsumsi masyarakat serta aktivitas lainnya maka bertambah pula sampah yang dihasilkan. Dalam beberapa tahun terakhiri, kota- kota besar maupun kecil di Indonesia menghadapi masalah mengenai persampahan ini.

Menurut dataKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah timbulan sampah Provinsi Sulawesi Utara 4 Kab/Kota (ibu kota dan non ibu kota) adalah 336.86 ton/hari. Sampah yang dihasilkan mulai dari sampah organik mudah busuk, sampah organik tak mudah busuk dan sampah anorganik. Sampah tersebut jika jumlahnya semakin meningkat maka akan menjadi suatu masalah.

Permasalahan sampah di berbagai perkotaan tidak saja mengancam

aspek keindahan dan kebersihan kota tersebut, namun lebih jauh

(11)

akan memberikan dampak negatif bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat apabila sampah tidak ditangani dengan baik.

Sehubungan dengan hal tersebut, dimana data produksi sampah sangat mempengaruhi pengelolaan persampahan perkotaan.

Data produksi sampah kota sangat mempengaruhi pelayanan persampahan disuatu daerah, maka sangat dibutuhkan data tersebut khususnya di kota Kotamobagu untuk meningkatkan pelayanan persampahan kepada masyarakat.

B. Tujuan

1. Mengaktualisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA).

2. Pembuatan data produksi sampah perkecamatan di kota Kotamobagu.

C. Manfaat

1. Untuk pesrta Latsar CPNS dapat menerapkan nilai-nilai dasar ASN dalam melaksanakan tugas dan fungsi ASN di tempat kerja.

2. Untuk masyarakat dapat merasakan peningkatan dalam pelayanan pengangkutan persampahan dengan adanya data produksi sampah perkecamatan di Kota Kotamobagu.

3. Untuk unit kerja mendapatkan konstribusi dari peserta Latsar melalui inovasi-inovasi dari kegitan yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan Visi dan Misi Organisasi.

D. Ruang Lingkup

Aktualisasi nilai-nilai dasar PNS dilaksanakan di Kota Kotamobagu, dengan kegiatan :

1. Melakukan konsultasi dengan atasan langsung mengenai

pelaksanaan kegiatan.

(12)

2. Menyiapkan format data produksi sampah dan sarana prasarana kegiatan yang akan dilakukan.

3. Mengambil data penduduk perkecamatan di Kotamobagu.

4. Mengelola data produksi sampah perkecamatan di Kotamobagu.

5. Evaluasi kegiatan.

(13)

BAB II

DESKRIPSI LOKUS

A. Profil Organisasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu dibentuk sesuai Peraturan Walikota Kotamobagu Nomor 56 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup Tipe A sebagai tindak lanjut Peraturan Daeran Kota Kotamobagu Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Kotamobagu.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu merupakan unsur pendukung pelaksana tugas Pemerintah Daerah, tugas yang dimiliki yaitu dalam perumusan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Gambar I. Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu

(14)

B. Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu

Gambar II. Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu

Tugas Dan Fungsi Jabatan Peserta

Adapun uraian tugas seksi pengelolaan dan penanganan persampahan adalah sebagai berikut:

1. Melakukan penyusunan informasi pengelolaan sampah

2. Melakukan penetapan target pengurangan sampah dan prioritas jenis sampah untuk setiap kurun waktu tertentu

3. Melakukan perumusan kebijakan pengurangan sampah 4. Melakukan pembinaan pembatasan timbulan sampah kepada

produsen/industry

(15)

5. Melakukan pembinaan penggunaan bahan baku produksi dan kemasan yang mampu diurai oleh proses alam

6. Melaksanaan pembinaan pendaur ulang sampah 7. Melakukan penyediaan fasilitas pendaur ulang sampah 8. Melakukan pembinaan pemanfaatan kembali dari produk dan

kemasan produk

9. Melakukan perumusan kebijakan penanganan sampah

10. Melakukan koordinasi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan dan pemprosesan akhir sampah

11. Melakukan penyediaan sarana prasarana penanganan sampah 12. Melaksanakan pemungutan retribusi atas jasa layanan

pengelolaan sampah

13. Melakukan penetapan lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah

14. Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan system tanggap daruratpengelolaan sampah

15. Melakukan pemberian kompensasi dampak negative kegiatan pemrosesan akhir sampah

16. Melakukan kerjasama dengan kabupaten/kota lain dan kemitraan dengan badan usaha pengelola sampah dalam menyelenggarakan pengelolaan sampah

17. Melakukan pengembangan investasi dalam usaha pengelolaan sampah

18. Melaksanakan penyusunan kebijakan perizinan pengolahan sampah, pengangkutan sampah dan pemrosesan akhir sampah yang diselenggarakan oleh swasta

19. Melakukan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan

kinerja pengelolaan sampah yang dilaksanakan oleh pihak lain

(badan usaha)

(16)

20. Melaporkan pelaksanaan tugas sesuai peraturan perundang- undangan, dan

21. Melaksanakan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai bidang tugas dan fungsi

C. Visi dan Misi Organisasi 1. Visi

Terwujudnya lingkungan yang bersih, aman dan sehat menuju kota kotamobagu sebagai kota jasa dan perdagangan.

2. Misi

a. Meningkatkan pengendalian pencemaran, kerusakan lingkungan dan konservasi sumber daya alam.

b. Meningkatkan pelayanan pengelolaan persampahan c. Meningkatkan pelayanan lingkungan yang

berwawasan lingkungan

D. Tata Nilai

Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu menjunjung tata

Nilai yaitu Disiplin, Jujur, Ikhlas, Profesional dan Bertanggung

Jawab.

(17)

BAB III

RANCANGAN AKTUALISASI

A. Identifikasi ISU

Adapun ISU yang diangkat oleh penulis adalah sebagai berikut:

1. Belum tersedianya data produksi sampah perkecamatan di kota Kotamobagu

Sebagai kota kecil yang telah memiliki penghargaan Adipura, maka wajib bagi daerah kota kotamobagu untuk terus meningkatkan pelayanan terhadap persampahan dan menekan jumlah peroduksi sampah kota kotamobagu sehingga akan tercipta lingkungan yang bersih, aman dan sehat sesuai dengan visi misi Dinas Lingkungan Hidup. Salah satu factor yang mempengaruhi peningkatan pada pelayanan persampahan yaitu data produksi persampahan perkecamatan di kota kotamobagu, yang dimana data ini akan menunjukan jumlah produksi sampah di setiap kecamatan untuk dijadikan tolak ukur dalam meningkatkan pelayanan persampahan dan menekan jumlah produksi sampah perkecamatan di kota kotamobagu.

2. Kurangnya data administrasi bank sampah dan pengomposan unit di desa/kelurahan kota Kotamobagu

Administrasi merupakan hal penting untuk memperoleh data

dari suatu organisasi, kurangnya administrasi pada bank sampah

dan pengomposan unit di desa/kelurahan kota Kotamobagu

membuat hasil produksi dari sektor tersebut tidak dapat dikontrol

secara maksimal, sehingga peningkatan dalam pengadministrasian

pada bank sampah dan pengomposan unit di desa/kelurahan kota

Kotamobagu sangat dibutuhkan untuk peningkatan penanganan

sampah di kota kotamobagu.

(18)

3. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang jenis sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga

Masyarakat sangat berperan penting dalam mengurangi poduksi sampah yang ada disuatu daerah, terutama memilah dan mebuang sampah berdasarkan jenisnya. Sosialisa terhadap jenis sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai jenis-jenis sampah, sehingga tidak sembarang dalam membuang sampah.

B. Penetapan ISU

Dalam penetapan isu penulis menggunakan teknik USG yang mana pengertian USG adalah sebagai berikut :

URGENCY : Seberapa mendesak suatu isu harus dibahas, dianalisisdan ditindaklanjuti SERIOUSNESS : Seberapa serius suatu isu harus dibahas

dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan GROWHT : Seberapa besar kemungkinan

memburuknya isu tersebutjika tidak ditangani sebagaimanamestinya Tabel I. Penetapan ISU

NO ISU AKTUALISASI/MASALAH POKOK

U S G SKOR PRIORITAS

1

Belum tersedianya data produksi sampah

perkecamatan di kota Kotamobagu

5 5 5 15 I

2

Kurangnya data

administrasibank sampah dan pengomposan unit di

4 3 4 11 III

(19)

3

Kurangnya kesadaran masyarakat tentang jenis sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di

kota Kotamobagu

4 4 5 13 II

Kererangan :

Angka 5 : sangat gawat/mendesak/cepat;

Angka 4 : gawat/mendesak/cepat;

Angka 3 : cukup gawat/mendesak/cepat;

Angka 2 : kurang gawat/mendesak/cepat;

Angka 1 : tidak gawat/mendesak/cepat;

Berdasarkan table tersebut, ditemukan isu/masalah pokok yang menjadi prioritas, yakni “Belum tersedianya data produksi sampah perkecamatan di kota Kotamobagu”.

UnitKerja : Dinas Lingkungan Hidup Kotamobagu Isu yang diangkat : “Belum tersedianya data produksi sampah

perkecamatan di Kota Kotamobagu”

Gagasan : Pembuatan data produksi sampah Pemecahan Isu perkecamatan di Kota Kotamobagu

C. Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS 1. Akuntabilitas

Akuntabilitas merupakan suatu kewajiban dalam mempertanggungjawabkan amanah yang telah diberikan yang merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok, atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya.

Adapun indikator dari nilai dasar akuntabilitas yaitu

Kepemimpinan, Transparansi, Integritas, Tanggung Jawab

(20)

(Responsibilitas), Keadilan, Kepercayaan, Keseimbangan, Kejelasan dan Konsistensi.

2. Nasionalisme

Nasionalisme adalah suatu sikap yang mampu meninggikan bangsanya sendiri, sedangkan dalam arti luas nasionalisme berarti pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan Negara, dan sekaligus menghormati bangsa lain. Adapun indikator-indikator dari nilai dasar nasionalisme adalah Kerja Keras, Disiplin, Tidak Diskriminatif, Taqwa, Gotong royong (Kerja sama, dapat menyumbangkan pikiran dan tenaga, saling membantu demi kepentingan umum, bersama membantu orang lain, bersama membela kebenaran, bekerja giat dalam kelompok kerja), Demokratis, Cinta tanah air, dan Rela berkorban.

3. Etika Publik

Etika publik adalah suatu standar atau norma yang menentukan baik atau buruk, benar atau salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik. Adapun indikator- indikator dari nilai dasar etika publik adalah Jujur, Bertanggung jawab, Integritas tinggi, Cermat, Disiplin, Hormat, Sopan, Taat perintah, Menjaga rahasia dan Taat peraturan perundang- undangan.

4. Komitmen Mutu

Komitmen mutu merupakan suatu komitmen dimana

mencerminkan tindakan dalam menjaga kualitas kinerja yang

menekankan pada penerapan 4 indikator yakni: efektivitas,

efisiensi, inovasi dan menjaga mutu.

(21)

5. Anti Korupsi

Anti korupsi adalah suatu tindakan yang menentang adanya penyalah gunaan uang Negara sehingga mengakibatkan kerugian negara. Perilaku korup ini diantaranya yaitu suap-menyuap, merugikan uang negara, pemerasan, perbuatan curang, penggelapan dalam jabatan, benturan kepentingan dan gratifikasi.

Indikator yang ada pada nilai dasar anti korupsi meliputi Jujur,

Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung Jawab, Kerja Keras,

Sederhana, Berani, dan Adil.

(22)

D. Rancangan Pelaksanaan

1. Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi

Tabel II. Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi Nama Peserta : Moh. Ikhsanuddin Dg Munir, S.Si

Instansi : Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu

ISU : Pembuatan Data Produksi Sampah Perkecamatan di Kota Kotamobagu Tempat Aktualisasi : Kota Kotamobagu

N

O KEGIATAN TAHAPAN KEGIATAN

OUTPUT/HASIL KEGIATAN

KETERKAITAN SUBSTANSI MATA

PELATIHAN

KONTRIBUSI KEGIATAN TERHADAP VISI

DAN MISI

KONTRIBUSI KEGIATAN TERHADAP PENGUATAN NILAI-

NILAI ORGANISASI 1. Melakukan

konsultasi dengan atasan langsung mengenai pelaksanaan

1. Melakukan pertemuan dengan atasan langsung

2. Membahas

1. Memperoleh rekomendasi pelaksanaan dari atasan langsung

- Akuntabilitas Mendiskusikan terlebih dahulu pelaksanan kegiatan dengan atasan sehingga ada transparansi dalam

Dengan adanya koordinasi dan persetujuan dari atasan maka dapat mewujudkan visi Kota kotamobagu sebagai kota jasa

Adapun nilai yang

terkandung pada

kegitan ini yaitu

Prefesional dalam

melaksanakan

tugas,dengan sealu

melakukan

(23)

kegiatan. rencana pelaksanaan kegiatan

3. Meminta bimbingan dan arahan

terhadap pelaksanaan kegiatan

4. Membuat surat

rekomendasi kegiatan berdasarkan hasil

pertemuan

2. Ditetapkan waktu pelaksanaan

3. Mendapat bimbingan dari atasan

4. Surat

rekomendasi kegiatan.

mengambil keputusan dan dapat

meningkatkan akuntabilitas dalam setiap keputusan

- Nasionalisme

Penyampaian rencana pelaksanaan kegiatan kepada atasan harus memperhatikan kepentingan

bersama karena hasil kegiatan tersebut untuk kepentingan bersama.

- Etika Publik

Penyampaian rencana pelaksanaan kegiatan

dan perdagangan berbasi

kebudayaan lokan menuju

masyarakat sejahtera dan berdaya saing dan misi yaitu

Meningkatkan pelayanan publik berbasis

kebutuhan masyarakat dengan

pendekatan data rill, didukung teknologi informasi dan tata kelola

konsultasi kepada

atasan untuk setiap

kegiatan agar

berjalan dengan

baik

(24)

kepada atasan harus sopan serta penuh hormat.

- Komitmen Mutu Pelaksanaan kegiatan yang disampaikan haruslah kegiatan yang berorientasi mutu.

- Anti Korupsi

Dalam penyampaian pelaksanaan kegiatan kepada atasan harus meperhatikan

kedisiplin terutama ketepatan waktu.

yang baik

2. Menyiapkan format data

1. Menentukkan metode

1. Mendapatkan metode

- Akuntabilitas Dalam menentukan

Dengan adanya ASN yang memiliki

Mengandung tata

nilai budaya

(25)

produksi sampah dan sarana prasarana kegiatan yang akan

dilakukan

pengambilan data

2. Menyiapkan media pendukung kegiatan

3. Membuat format data produksi sampah perkecamatan

pengambilan data yang digunakan

2. Terpenuhinya sarana dan prasarana untuk

melaksanakan kegiatan

3. Tersedianya format data produksi sampah perkecamatan

metode harus jelas agar semuanya terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

- Nasionalisme Dalam menyiapkan metode dan format data harus Bekerja sama

- Etika Publik

Dalam bekerja sama harus menggunakan bahasa yang Sopan.

- Komitmen Mutu Menyusun format data

nilai-nilai dasar ANEKA

(Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika publik, Komitment Mutu dan Anti Korupsi) dapat mewujudkan misi Dinas

Lingkungan Hidup yaitu

Meningkatkan pengendalian pencemaran, kerusakan lingkungan, dan konservasi sumber daya alam.

Bertanggu jawab dan

terencanadalam

setiap kegiatan

(26)

haruslah Berorienrasi Mutudengan

menggunakan media pendukung yang menunjang.

- Anti Korupsi Dalam membuat format diharuskan memiliki sikap yang Bertanggung jawab.

3. Mengambil Data penduduk perkecamtan di

kotamobagu

1. Mengambil data penduduk perkecamatan di Dukcapil Kota

Kotamobagu

1. Mendapatkan data penduduk perkecamatan menurut Dukcapil Kota Kotamobagu

- Akuntabilitas Dalam melakukan pengambilan data harus memiliki Kejelasan data yang diperoleh.

Dengan melakukan pengambilan data produksi sampah perkecamatan maka dapat

Adanya Kerjasama dengan pihak lain untuk

mempermudah dalam melakukan pengambilan data

2. Mengambil 2. Mendapatkan - Nasionalisme mewujudkan

misi Dinas

(27)

data penduduk perkecamatan di Badan Statistik Kota Kotamobagu

data penduduk perkecamatan menurut Badan Statistika Kota Kotamobagu

Dalam mengambil data harus Bekerja Sama sebagai upaya memperoleh data rill jumlah penduduk kota Kotamobagu.

- Etika Publik

Dalam Pengambilan data mengutamakan rasa Sopan kepada sesama, agar dapat tercipta interaksi yang baik.

- Komitmen Mutu.

Dalam pengambilan data harus Efektif berdasarkan situasi yang ada.

Lingkungan Hidup yaitu Meningkatkan pelayanan pengelolaan persampahan kepada

masyarakat

(28)

- Anti Korupsi Dalam pengambilan data diharuskan dapat Dipertanggung jawabkan.

4. Mengelolah Data produksi sampah perkecamtan di

kotamobagu

1. Mengelolah data

penduduk perkecamatan (sumber Dukcapil dan badan statistik)

2. Mengelolah data

penduduk perkecamatan menjadi data produksi

1. Mendapatkan data akurat penduduk perkecamatan kota

Kotamobagu

2. Mendapatkan jumlah

produksi sampahyang dihasilkan perkecamatan

- Akuntabilitas Dalam melakukan mengelolah data harus memiliki Kejelasan data sehingga diperoleh data yang akurat.

- Nasionalisme Memiliki semangat dalam upaya menangani permasalahan linkungan terutama bidang persampahan

Dengan melakukan pengambilan data produksi sampah perkecamatan maka dapat mewujudkan misi Dinas Lingkungan Hidup yaitu Meningkatkan pelayanan pengelolaan

Adanya nilai

Disiplin, jujur dan

ikhlas dalam

mengelolah data

sehingga data yang

diperoleh akurat

(29)

sampah Di Kota Kotamobagu

untuk Kepentingan Bersama.

- Etika Publik Dalam mengelolah data haruslah dengan Juju rsehingga diperoleh data yang akurat

- Komitmen Mutu.

Dalam mengelolah data data harus Berorientasi mutu

- Anti Korupsi Dalam mengelolah data diharuskan memiliki sikap yang Bertanggung Jawab.

persampahan kepada

masyarakat

(30)

5. Evaluasi Kegiatan

1. Melakukan penerapan dari

pelaksanaan hasil kegiatan

2. Membuat laporan hasil kegiatan

1. Informasi data produksi sampah perkecamata n di TPA

2. Laporan Hasil Kegiatan

- Akuntabilitas Dalam evaluasi akhir data dan laporan harusdapat Dipertanggung Jawabkan.

- Nasionalisme Untuk memperoleh hasil evaluasi yang baik maka harus dapat menerima kirik dan saran, serta Tidak Memaksakan Kehendak

- Etika Publik Dalam melakukan evaluasi kegitan serta bimbingan dengan

Evaluasi ini akan mewujudkan visi dinas lingkungan yaitu Terwujudnya lingkungan yang bersih, aman dan sehat menuju kota kotamobagu sebagai kota jasa dan perdagangan

Adanya nilai Disiplin,

jujur, ikhlas dan

bertanggung jawab

dalam menyelesaikan

kegiatan, maka akan

di peroleh hasil yang

maksimal

(31)

pimpinan harus Sopan serta dengan penuh Hormat

- Komitmen Mutu Hasil Evaluasi kegiatan haruslah bernilai yang membangun dan Berorientasi Mutu

- Anti Korupsi

Dalam pembuatan

laporan hasil evaluasi

kegiatan haruslah

Jujur

(32)

2. Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi

Tabel III. Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi Nama Peserta : Moh. Ikhsanuddin Dg Munir, S.Si

Instan si : Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu

ISU : Pembuatan Data Produksi Sampah Perkecamatan di Kota Kotamobagu Tempat Aktualisasi : Kota Kotamobagu

NO ISU/KEGIATAN NILAI DASAR TANGGAL

PELAKSANAAN OUTPUT

1

Melakukan konsultasidengan atasan untuk palaksanaan kegiatan

Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi

01 April 2020

1. Memperoleh rekomendasi

pelaksanaan kegiatan dari atasan.

2. Ditetapkan waktu pelaksanaan.

3. Surat rekomendasi pelaksanaan kegiatan.

2

Menyiapkan format data produksi sampah dan sarana prasarana kegiatan yang akan

dilakukan

Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi

06 April 2020

1. Mendapatkan metode pengambilan data yang digunakan

2. Terpenuhinya sarana dan prasarana untuk melaksanakan kegiatan

3. Tersedianya format pengambilan

(33)

data produksi sampah perkecamatan

3

Mengambil Data penduduk perkecamtan di kotamobagu

Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi

15 April 2020

1. Mendapatkan data penduduk perkecamatan (Sumber Dukcapil) 2. Mendapatkan data penduduk

perkecamatan (Sumber Badan Statistik)

4

Mengelolah Data produksi sampah perkecamtan di kotamobagu

Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi

17 April 2020

1. Mendapatkan data akurat penduduk perkecamatan kota Kotamobagu 2. Mendapatkan jumlah produksi

sampah yang dihasilkan perkecamatan

Di Kota Kotamobagu

5 Evaluasi Kegiatan

Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi

24 April 2020

1. Informasi data produksi sampah perkecamatan di TPA

2. Laporan kegiatan

(34)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN AKTUALISASI

A. Hasil Aktualisasi

Disetujuinya rancangan aktualisasi, maka kegiatan-kegiatan yang ada dalam rancangan sudah dilaksanakan. Pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut serta keterkaitannya dengan nilai-nilai dasar PNS dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel IV. Hasil Aktualisasi NO KEGIATAN TANGGAL

PELAKSANAAN OUTPUT NILAI DASAR 1. Melakukan

konsultasi dengan atasan langsung mengenai pelaksanaan kegiatan.

01 April 2020 1. Memperoleh rekomendasi pelaksanaan dari atasan langsung 2. Ditetapkan

waktu pelaksanaan 3. Mendapat

bimbingan dari atasan

4. Surat

rekomendasi kegiatan 5. Dokumentasi

kegiatan

- Akuntabilitas - Nasionalisme - Etika Publik - Anti Korupsi

2. Menyiapkan format data produksi

06 April 2020 1. Mendapatkan metode pengambilan

- Akuntabilitas

- Nasionalisme

- Etika Publik

(35)

sarana prasarana kegiatan yang akan dilakukan

digunakan 2. Terpenuhinya

sarana dan prasarana untuk melaksanakan kegiatan 3. Tersedianya

format data produksi sampah perkecamatan 4. Dokumentasi

kegiatan

3. Mengambil Data penduduk perkecamtan di kotamobagu

15 April 2020 1. Mendapatkan data penduduk perkecamatan menurut Dukcapil Kota Kotamobagu 2. Mendapatkan

data penduduk perkecamatan menurut Badan Statistika Kota Kotamobagu 3. Dokumentasi

kegiatan

- Akuntabilitas - Nasionalisme - Etika Publik - Komitmen Mutu - Anti Korupsi

4. Mengelolah Data produksi sampah perkecamtan

16 April 2020 1. Mendapatkan data akurat penduduk perkecamatan

- Akuntabilitas

- Nasionalisme

- Etika Publik

- Komitmen

(36)

di kotamobagu kota

Kotamobagu 2. Mendapatkan

jumlah produksi sampah yang dihasilkan perkecamatan DiKota

Kotamobagu 3. Dokumentasi

kegiatan

Mutu - Anti Korupsi

5. Evaluasi Kegiatan

24 April 2020 1. Informasi data produksi sampah perkecamatan di TPA

2. Laporan Hasil Kegiatan 3. Dokumentasi

kegiatan

- Akuntabilitas

- Nasionalisme

- Etika Publik

- Anti Korupsi

(37)

B. Pembahasan Aktualisasi

Pada catatan kegiatan akan dibahas keterkaitan antara indikator dan nilai dasar dengan kegiatan yang diangkat pada aktualisasi.

Kegiatan 1

Kegiatan ke-1 Melakukan konsultasi dan meminta persetujuan pimpinan dalam pelaksanaan kegiatan.

Tanggal 01 April 2020

Daftar Lampiran - Surat keterangan kegiatan

- Surat keterangan persetujuan kegiatan aktualisasi - Dokumentasi kegiatan

Deskripsi Keterkaitan dengan Nilai Dasar

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan di Kota Kotamobagu pada tanggal 01 April – 24 April 2020 dalam rangka Latihan Dasar CPNS Golongan III Pemerintah Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara. Pada hari Rabu, 01 Maret 2020 saya melakukan konsultasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Seksi Pengelolaan dan Penanganan Sampah Kota Kotamobagu tentang pelaksanaan aktualisasi.

Saya menghadap atasan sesusai jadwal yang telah ditentukan dan tidak

terlambat yaitu pada hari rabu tanggal 01 Maret 2020 jam 08.30 WITA

(disiplin waktu). Rencana pelaksanaan di diskusikan dan dibicarakan

secara transparansi atau dibicarakan secara keseluruhan dari kegitan

pertama sampai terakhir dengan atasan karena untuk kepentingan

bersama, tidak memaksakan kehendak dan disampaikan secara sopan

dan hormat, yaitu pada saat menghadap terlebih dahulu mengetuk pintu

dan mengucapkan salam, kemudian pada saat berbicara menggunakan

bahasa indonesia yang baik dan benar, serta menerima masukan-masukan

dari mentor (lampiran halaman 42).

(38)

Kegiatan 2

Kegiatan ke-2 Menyiapkan format data produksi sampah dan sarana prasarana kegiatan yang akan dilakukan Tanggal 06 April 2020

Daftar Lampiran - Surat keterangan kegiatan - Format data produksi sampah - Dokumentasi kegiatan

Deskripsi Keterkaitan dengan Nilai Dasar

Setelah mendapatkan persetujuan dari Kepala Dinas dan Kepala

Seksi, maka kegiatan selanjutnya saya lakukan pada tanggal 06 April

2020 adalah menentukan metode yang digunakan dengan bekerja sama

mendiskusikan bersama rekan kerja di ruangan bidang Pengelolaan

Persampahan dan Limbah B3 dihadiri rekan-rekan kerja. Kegiatan

dimulai dengan mempresentasikan ISU yang diangkat dan metedo yang

akan digunakan yaitu pengambilan data langsung dan tidak langsung,

dari hasil diskusi diperoleh kesimpulan metode yang akan digunakan

yaitu metode pengambilan data tidak langsung (secara Online) tetapi

data tetap dapat dipertanggungjawabkan dari metode tersebut. Dalam

diskusi, saya menggunakan bahasa yang sopan dalam penyampaian

yaitu terlebih dahulu mengucapkan salam pembukaan, kemudian

mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan kerja dalam

diskusi dan dilanjutkan dengan menyampaikan ISU yang diangkat,

setelah penyampaian saya meminta masukan dan saran-saran untuk

memperoleh metode yang paling baik, dimana dihadiri oleh 5 orang

rekan kerja dan 3 rekan kerja memberikan saran untuk saat ini

pengambilan data yang baik yaitu menggunakan metode online dengan

alasan yang Jelas yaitu untuk mematuhi protokol kesehatan selama

pandemi sehingga dapat diterima oleh seluruh peserta diskusi. Setelah

diskusi selesai saya melanjutkan dengan penuh tanggung jawab

mempersiapkan sarana dan prasarana yang akan digunakan berupa alat

tulis menulis dan lainnya (lampiran halaman 46).

(39)

Kegiatan 3

Kegiatan ke-3 Mengambil data penduduk perkecamatan di Kotamobagu

Tanggal 15 April 2020

Daftar Lampiran - Surat keterangan kegiatan

- Data penduduk Kota Kotamobagu - Dokumentasi kegiatan

Deskripsi Keterkaitan dengan Nilai Dasar

Pengambilan data penduduk pada kegiatan ini saya lakukan secara online melalui pesan WhatsApp karena merupakan cara paling efektif pada masa pandemi Covid-19, supaya meminimalisir kontak langsung dengan orang lain. Walaupun begitu data yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan. Dalam memperoleh data saya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Badan Pusat Statistik Kotamobagu, sehingga diperoleh data rill dan jelas penduduk Kota Kotamobagu yang ditandatangani oleh Pimpinan dua Instansi tersebut. Pada saat melakukan percakapan melalui pesan WhatsApp saya menggunakan bahasa yang sopan dalam menyampaikan keperluan. Pertama saya mengucapkan salam terlebih dahulu dan memohon maaf karena telah menggangu waktu beliau, kemudian saya menyampaikan keperluan berupa permintaan data penduduk. Setelah beliau memnyampaikan data tersebut, saya mengucapkan terima kasih atas bantuannya dan salam penutup (lampiran halaman 51).

Kegiatan 4

Kegiatan ke-4 Mengelolah data produksi sampah perkecamatan di Kota Kotamobagu

Tanggal 17 April 2020

Daftar Lampiran - Surat keterangan kegiatan

- Data produksi sampah

- Dokumentasi kegiatan

(40)

Kegiatan 5

Kegiatan ke-5 Evaluasi kegiatan Tanggal 24 April 2020

Daftar Lampiran - Surat keterangan kegiatan - Dokumentasi kegiatan Deskripsi Keterkaitan dengan Nilai Dasar

Evaluasi kegiatan aktualisasiini saya laksanakan dengan penuh tanggung jawab karena semua kegiatan telah dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan, serta bimbingan dan arahan dari atasan.

Saya tidak memaksakan kehendak dalam pelaksanaan kegitan aktualisasi karena saya terbuka pada kritik dan saran dari Kepala Seksi, rekan kerja di Bidang Persampahan, dan rekan di bidang lainnya. Saya menyampaikan hasil evaluasi kegiatan dengan bahasa yang sopan, hormat, dan jujur kepada atasan. Pertama yang saya lakukan yaitu mengetuk pintu ruangan pimpinan dan mengucapkan salam. Selanjutnya saya menyampaikan hasil evaluasi secara jujur dari data yang diperoleh Deskripsi Keterkaitan dengan Nilai Dasar

Dalam kegiatan ini saya mengelolah data poduksi sampah secara

jujur dan jelas, yaitu berdasarkan dari data Dinas Kependudukan dan

Catatan Sipil dan Badan Pusat Statistik tanpa adanya perubahan data

atau manipulasi data dengan cara mengalikan data penduduk dengan

0.5 Kg/hari/orang (0.5 Kg/hari/orang adalah ketetapan produksi sampah

kota kecil berdasarkan ketetapan Kementerian Lingkungan Hidup dan

Kehutanan). Hal tersebut menjadikan informasi data yang diperoleh

dapat dipertanggungjawabkan dan digunakan untuk kepentingan

umum (masyarakat). Kegitan yang saya lakukan berorientasi pada

mutu, dimana dengan adanya pembuatan data produksi sampah

perkecamatan di Kota Kotamobagu memberikan konstribusi yang baik

bagi organisasi dan masyarakat dalam memaksimalkan pelayanan

pengangkutan persampahan karena diketahui jumlah produksi sampah

yang paling banyak di setiap kecamatan di Kota Kotamobagu (lampiran

halaman 57).

(41)

C. Analis Dampak

Dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN), harus disertai dengan penerapan nilai-nilai dasar profesi PNS. Jika nilai-nilai dasar profesi PNS diterapkan, maka akan berdampak pada pelaksanaan tugas di instansi atau organisasi tempat bertugas. Dampak yang ditimbulkan apabila diterapkannya nilai-nilai dasar tersebut pada pelaksanaan tugas aktualisasi Pembuatan Data Produksi Sampah Perkecamatan di Kota Kotamobagu adalah sebagai berikut:

Tabel V. Analisis Dampak

NO KEGIATAN INDIKATOR NILAI DASAR DAMPAK

1 Melakukan

konsultasi dengan atasan untuk palaksanaan kegiatan

- Akuntabilitas

Mendiskusikan terlebih dahulu pelaksanan kegiatan dengan atasan sehingga ada

transparansi dalam mengambil keputusan dan dapat meningkatkan akuntabilitas dalam setiap keputusan

- Nasionalisme

Penyampaian rencana pelaksanaan kegiatan kepada atasan harus

Kegiatan akan berjalan dengan lancar apabila ada transparansi kepada atasan

Atasan akan mendukung

pelaksanaan kegiatan tanpa memanipulasi data, termasuk hambatan yang ditemui pada saat pelaksanaan kegiatan aktualisasi. Atasan memberikan pendapat pada hasil evaluasi yang saya sampaikan berupa masukkan dan saran.

Terakhir saya mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahan

selama pelaksanaan kegiatan, serta mengucapkan salam penutup

(lampiran halaman 61).

(42)

memperhatikan

kepentingan bersama karena hasil kegiatan tersebut untuk

kepentingan bersama.

apabila untuk

kepentingan bersama

- Etika Publik

Penyampaian rencana pelaksanaan kegiatan kepada atasan harus sopan serta penuh hormat.

Akan mendapatkan penilaian yang baik dari atasan apabila sopan santun dan hormat pada saat berbicara

- Anti Korupsi

Dalam penyampaian pelaksanaan kegiatan kepada atasan harus meperhatikan kedisiplin terutama ketepatan waktu.

Kegitan konsultasi akan terlaksanan dengan baik apabila kita hadir tepat waktu

2 Menyiapkan format data produksi sampah dan sarana prasarana kegiatan yang akan dilakukan

- Akuntabilitas Dalam menentukan metode harus Jelas agar semuanya terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Adanya kejelasan metode yang digunakan maka kegiatan yang dilakukan memiliki tujuan terarah

- Nasionalisme Dalam menyiapkan metode, format data, sarana dan prasarana harus Bekerja sama

Adanya kerja sama

melalui diskusi maka

pemilihan metode dan

format mudah untuk

ditentukan

(43)

- Etika Publik

Dalam bekerja sama harus menggunakan bahasa yang Sopan.

- Anti Korupsi

- Dalam penentuan metode pengambilan data, harus memiliki sikap yang Bertanggung jawab dari hasil yang diperoleh.

Interaksi akan

berjalan dengan baik apabila menggunakan bahas yang sopan

Adanya tanggung jawab terhadap kegitan ini maka kegiatan terlaksanan dengan baik

3 Mengambil Data penduduk perkecamtan di kotamobagu

- Akuntabilitas Dalam melakukan pengambilan data harus memiliki Kejelasan data yang diperoleh.

Kegiatan ini akan berjalan dengan baik jika data yang

diperoleh adalah data yang jelas

- Nasionalisme

Dalam mengambil data harus Bekerja Sama sebagai upaya memperoleh data rill jumlah penduduk kota Kotamobagu.

Adanya kerja sama, maka data yang inginkan tidak sulit untuk diperoleh

- Etika Publik

Dalam Pengambilan data mengutamakan rasa Sopan kepada sesama, agar dapat tercipta interaksi yang baik.

Adanya rasa sopan saat berbicara akan terjalin iteraksi yang baik dengan rekan kerja

- Komitmen Mutu.

Dalam pengambilan data Jika tidak efektif sulit

(44)

harus Efektif berdasarkan situasi yang ada.

- Anti Korupsi

Dalam pengambilan data diharuskan dapat

dipertanggung jawabkan.

untuk memperoleh data yang dibutuhkan pada saat masa pandemi seperti sekarang

Adanya tanggung jawab pada kegiatan ini, maka kegiatan terlaksana dengan baik

4 Mengelolah Data produksi sampah perkecamtan di kotamobagu

- Akuntabilitas Dalam melakukan mengelolah data harus memiliki Kejelasan data sehingga diperoleh data yang akurat.

- Nasionalisme

Memiliki semangat dalam upaya menangani

permasalahan linkungan terutama bidang

persampahan untuk Kepentingan Bersama.

- Etika Publik

Dalam mengelolah data haruslah dengan

Jujursehingga diperoleh data yang akurat

Adanya kejelasan data, maka tujuan yang ingin dicapai dapat terlaksan dengan baik

Demi kepentingan bersama, maka pelayanan terbaik kepada masyarakat mudah untuk dicapai

Adanya kejujuran dari

data yang diperoleh,

maka sangat berguna

terhadap pelayanan

pada masyarkat

(45)

- Komitmen Mutu.

Dalam mengelolah data data harus Berorientasi mutu

Kegitan ini berorientasi pada mutu, maka peningkatan pelayanan pengangkutan persampahan pada masyarakat akan lebih baik

- Anti Korupsi

Dalam mengelolah data diharuskan memiliki sikap yang Bertanggung Jawab

Kegiatan ini

berlangsung dengan baik karena adanya tanggung jawab 5 Evaluasi Kegiatan - Akuntabilitas

Dalam evaluasi akhir data dan laporan harusdapat Dipertanggung

Jawabkan.

Kegiatan ini akan diterima oleh pihak lain karena laporan akhir ini dapat dipertanggung jawabkan

- Nasionalisme

Untuk memperoleh hasil evaluasi yang baik maka harus dapat menerima kirik dan saran, serta Tidak Memaksakan Kehendak

Kita akan mendapatkan dukungan dan bantuan dari atasan maupun rekan kerja jika tidak

memaksakan

kehendak dan mau

mendengarkan kritik

serta saran

(46)

- Etika Publik Dalam melakukan evaluasi kegitan serta bimbingan dengan pimpinan harus Sopan serta dengan penuh Hormat

- Anti Korupsi Dalam pembuatan laporan hasil evaluasi haruslah Jujur

Adanya rasa sopan dan hormat, maka akan mendapatkan penilaian yang baik dari atasan maupun rekan kerja

Adanya kejujuran

dalam pelaporan hasil

aktualisasi maka akan

berdampak positif

terhadap organisasi

dan masyarakat

(47)

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil aktualisasi, penulis menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Kegiatan aktualisasi dilaksankan di Kota Kotamobagu dimulai pada tanggal 01 April 2020 sampai dengan 24 April 2020.Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengaktualisasikan nilai-nilai dasar profesi ASN yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi.Rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam proses aktualisasi adalah :

a. Melakukan konsultasi dengan atasan langsung mengenai pelaksanaan kegiatan

b. Menyiapkan format data produksi sampah dan sarana prasarana kegiatan yang akan dilakukan.

c. Mengambil data penduduk perkecamatan di Kota Kotamobagu.

d. Mengelolah data produksi sampah perkecamatan Kota Kotamobagu.

e. Evaluasi Kegiatan.

2. Terlaksananya kegiatan aktualisasi ini maka diperoleh Data Produksi Sampah Perkecamatan Kota Kotamobagu, dimana data ini memberikan informasi timbulan sampah yang mampu meningkatkan pelayanan persampahan kepada masyarakat.

B. Saran

1. Diharapkan instansi dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu dapat menerapkan nilai-nilai dasar profesi ASN yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi secara konsisten dalam setiap pelaksanaan tugas sehari- hari.

2. Diharapkan agar data produksi samapah perkecamatan selalu

dilakukan pembaharuan atau di update setiap 6 bulan sekali oleh

Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu, sehingga peningkatan

(48)

pelayanan persampahan kepada masyarakat terus dapat

ditingkatkan.

(49)

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Lingkungan Hidup.2018. Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (http://sipsn.menlhk.go.id/). Jakarta:Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limah dan B3.

Lembaga Administrasi Negara.2015. Akuntabilitas. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara.2015. Nasionalisme. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara.2015. Etika Publik. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara.2015. Komitmen Mutu. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara.2015. Anti Korupsi. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara.2017. Aktualisasi. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Sarnawa Bagus dan Hayu Sukiyoprapti. Manajemen Pegawai NegeriSipil.

Sleman: Citra Prima Persada.

(50)

LAMPIRAN

(51)

LAMPIRAN KEGIATAN I

Melakukan Konsultasi dengan Atasan Langsung Mengenai Pelaksanaan Kegiatan 1. Dokumentasi Kegiatan

2. Surat Keterangan Kegiatan

3. Surat Persetujuan Kepala Seksi Pengelolaan dan Penanganan Persampahan

(52)

KEGIATAN I

Melakukan Konsultasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu

dan Kepala Seksi Pengelolaan dan Penanganan Sampah

(53)

.

(54)
(55)

LAMPIRAN KEGIATAN II

Menyiapkan Format Data Produksi Sampah dan Sarana Prasarana Kegiatan yang akan dilakukan

1. Dokumentasi Kegiatan

2. Surat Keterangan Kegiatan

3. Format Data Produksi Sampah

(56)

KEGIATAN II

Melakukan Diskusi dengan Rekan Kerja dalam Menentukan Metode dan Persiapan

Sarana serta Prasaranan

(57)

Menyiapkan Sarana serta Prasaranan Kegiatan

z

(58)

.

(59)
(60)

LAMPIRAN KEGIATAN III

Mengambil Data Penduduk Perkecamatan di Kota Kotamobagu 1. Dokumentasi Kegiatan

2. Data Penduduk Kota Kotamobagu

3. Surat Keterangan Kegiatan

(61)

KEGIATAN III

Melakukan Percakapan Melalui Pesan WhatsApp untuk Mengambil Data Penduduk dengan Badan Pusat Statistik

Kota Kotamobagu

(62)
(63)

Melakukan Percakapan Melalui Pesan WhatsApp untuk Mengambil Data Penduduk dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Kota Kotamobagu

(64)
(65)

.

(66)

LAMPIRAN KEGIATAN IV

Mengelolah Data Produksi Sampah Perkecamatan di Kota Kotamobagu 1. Dokumentasi Kegiatan

2. Surat Keterangan Kegiatan

3. Data Produksi Sampah

(67)

KEGIATAN IV

Melakukan Pengelolaan Data Produksi Sampah Kota Kotamobagu dari Data

Dukcapil dan BPS Kota Kotamobagu

(68)

.

(69)
(70)

LAMPIRAN KEGIATAN V

Evaluasi Kegiatan

1. Dokumentasi Kegiatan Penerapan Data di TPA

2. Surat Keterangan Kegiatan

(71)

KEGIATAN V

Melakukan Penerapan Data Produksi Sampah di Jembatan Timbang

TPA Kota Kotamobagu

(72)

.

(73)

Konsultasi dengan Mentor

(74)
(75)

Konsultasi dengan Coach (melalui pesan WhatsApp)

(76)
(77)
(78)

Gambar

Gambar I. Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu
Gambar II. Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup Kota  Kotamobagu
Tabel II. Rancangan Pelaksanaan Aktualisasi  Nama Peserta  :  Moh. Ikhsanuddin Dg Munir, S.Si
Tabel III. Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi  Nama Peserta  :  Moh. Ikhsanuddin Dg Munir, S.Si
+3

Referensi

Dokumen terkait

Mencermati keadaan tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ilmiah dengan judul :Pengaruh Latihan Ajax Shuttle Drill Terhadap Kelincahan Pada Pemain

Saksi Saparuddin Tamba menanggapi perkataan Terdakwa dengan mengatakan kepada Terdakwa ”kenapa abang bilang begitu”, kami kan bagus- bagus datang mau menandatangankan

Adapun fungsi merek menurut Kapferer (1997) dalam Tjiptono (2005, 21), diantaranya adalah; (a) Identifikasi, yang dapat dilihat dengan jelas, memberikan makna bagi produk,

Benda cagar budaya mempunyai arti penting bagi kebudayaan bangsa, khususnya untuk memupuk rasa kebanggaan nasional serta memperkokoh kesadaran jati diri bangsa.

Apabila seseorang menerima sesuatu perkara, maklumat yang cuba memberi mesej tentang sesuatu perkara, maklumat tersebut akan dihubung kaitkan dengan pengetahuan sedia-ada,

“Hubungan Antara Penggunaan Kontrasepsi Oral Dengan Kejadian Stroke Iskemik Di Poli Saraf Rsud Dr.Moewardi.” Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2014: n..

disampaikan oleh penutur dapat diterima pihak lain dengan baik tanpa ada perbedaan persepsi tentang pesan yang disampaikan. Namun, tantangan terbesar dalam