• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. ANALISIS DATA. 32 Unviersitas Kristen Petra

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "4. ANALISIS DATA. 32 Unviersitas Kristen Petra"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

4. ANALISIS DATA

4.1. Deskripsi Prosedur Analisis

Prosedur analisis data dilakukan melalui tahapan sebagai berikut : - Asumsi taraf nyata dalam penelitian ini adalah sebesar 5%.

- Uji Validitas dan Reliabilitas instrumen penelitian dimaksudkan untuk mengukur akurasi dan konsistensi butir-butir pertanyaan dalam kuesioner yang disebar. Uji validitas dan reliabilitas ini dilakukan dengan kriteria penilaian validitas dan reliabilitas sebagai berikut :

a. Uji Validitas instrumen dimaksudkan untuk mengukur ketepatan atau keakuratan sebuah instrumen, (dalam penelitian ini adalah kuesioner) dalam mengukur tujuan penelitan. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang diinginkan dan dapat menunjukkan sejauh mana alat pengukur itu dapat mengukur obyek dari penelitian yang diukur (Simamora, 2004). Tinggi rendahnya validitas instrumen menunjukkan keakuratan data. Suatu item (variabel dalam instrumen penelitian) dikatakan valid apabila nilai signifikansi dari korelasi antara skor item-item variabel dan skor total variabel tersebut memiliki nilai yang lebih kecil dari taraf nyata 5 % (α = 0.05, atau jika r-hitung (output SPSS) nilainya lebih besar dari r-produk momen tabel (Pearson Product Moment r table).

b. Uji Reliabilitas instrumen dimaksudkan untuk mengukur konsistensi butir- butir pertanyaan dalam sebuah instrumen, dilakukan dengan mengukur indeks reliabilitas Alpha Cronbach. Indeks reliabilitas Alpha Cronbach ini setidaknya sama atau lebih besar dari 0.60 agar suatu item (variabel dalam instrumen) dapat dikatakan reliabel (Nurgiyantoro, Gunawan, Marzuki, 2004:352)

- Demografi audiens, dilakukan untuk mengetahui karakteristik responden yang

(2)

- Analisis Deskriptif, merupakan transformasi data mentah ke dalam bentuk- bentuk yang mudah dipahami atau diinterpretasikan yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik setiap variabel dalam sampel (Simamora, 2004).

4.2. Validitas & Reliabilitas

Hasil perhitungan uji validitas dan reliabilitas alat ukur masing-masing variabel dengan menggunakan program SPSS versi 15, dapat disajikan pada tabel berikut ini.

Tabel 4.1 Uji Validitas dan Reliabilitas Keseluruhan Variabel Psikografis (Analisa Konsumen)

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

r-tabel Keterangan

ca-psikografis 1 27.4000 28.662 .379 .361 VALID.

ca-psikografis 2 27.5667 23.909 .676 .361 VALID.

ca-psikografis 3 27.2667 25.168 .538 .361 VALID.

ca-psikografis 4 26.9667 30.033 .438 .361 VALID.

ca-psikografis 5 27.3667 25.137 .514 .361 VALID.

ca-psikografis 6 27.4000 21.352 .681 .361 VALID.

ca-psikografis 7 27.7000 24.079 .582 .361 VALID.

ca-psikografis 8 27.4333 28.806 .431 .361 VALID.

Cronbach’s Alpha 0.776

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Tabel diatas menunjukkan hasil uji validitas dengan menggunakan program SPSS versi 15, diketahui bahwa semua variabel memiliki rhitung

(corrected item-total correlation) tidak ada yang kurang dari rtabel (30-2) = 0,361.

Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa item-item yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel disimpulkan valid. Hasil uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua item untuk mengukur masing-masing variabel memiliki nilai koefisien alpha di atas 0,6.

(3)

Tabel 4.2 Uji Validitas dan Reliabilitas Keseluruhan Variabel Generasi (Analisa Konsumen)

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if

Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

r-tabel Keterangan

ca-generasi 1 19.6333 14.171 .524 .361 VALID.

ca-generasi 2 19.3333 18.161 .388 .361 VALID.

ca-generasi 3 19.7333 13.789 .545 .361 VALID.

ca-generasi 4 19.7667 11.771 .610 .361 VALID.

ca-generasi 5 20.0667 14.064 .477 .361 VALID.

ca-generasi 6 19.8000 16.786 .433 .361 VALID.

Cronbach’s Alpha 0.780

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Tabel diatas menunjukkan hasil uji validitas dengan menggunakan program SPSS versi 15, diketahui bahwa semua variabel memiliki rhitung

(corrected item-total correlation) tidak ada yang kurang dari rtabel (30-2) = 0,361.

Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa item-item yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel disimpulkan valid. Hasil uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua item untuk mengukur masing-masing variabel memiliki nilai koefisien alpha di atas 0,6.

(4)

Tabel 4.3 Uji Validitas dan Reliabilitas Keseluruhan Variabel Benefit (Analisa Konsumen)

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

r-tabel

Cronbach's Alpha if Item Deleted

ca-benefit 1 10.0333 5.137 .656 .361 VALID.

ca-benefit 2 10.1333 3.775 .842 .361 VALID.

ca-benefit 3 9.9333 3.926 .830 .361 VALID.

ca-benefit 4 9.9000 4.024 .851 .361 VALID.

Cronbach’s Alpha 0.905

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Tabel diatas menunjukkan hasil uji validitas dengan menggunakan program SPSS versi 15, diketahui bahwa semua variabel memiliki rhitung

(corrected item-total correlation) tidak ada yang kurang dari rtabel (30-2) = 0,361.

Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa item-item yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel disimpulkan valid. Hasil uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua item untuk mengukur masing-masing variabel memiliki nilai koefisien alpha di atas 0,6.

Tabel 4.4 Uji Validitas dan Reliabilitas Keseluruhan Variabel Harga (Analisa Pesaing)

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

r-tabel

Cronbach's Alpha if Item Deleted

harga_swish 5.8000 2.372 .460 .361 VALID.

harga_equill 6.2333 1.909 .604 .361 VALID.

harga_volvic 5.8000 2.786 .595 .361 VALID.

harga_evian 5.8667 2.120 .532 .361 VALID.

Cronbach’s Alpha 0.732

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

(5)

Tabel diatas menunjukkan hasil uji validitas dengan menggunakan program SPSS versi 15, diketahui bahwa semua variabel memiliki rhitung

(corrected item-total correlation) tidak ada yang kurang dari rtabel (30-2) = 0,361.

Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa item-item yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel disimpulkan valid. Hasil uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua item untuk mengukur masing-masing variabel memiliki nilai koefisien alpha di atas 0,6.

Tabel 4.5 Uji Validitas dan Reliabilitas Keseluruhan Variabel Kualitas Produk (Analisa Pesaing)

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

r-tabel

Cronbach 's Alpha if Item Deleted kualitas_produk_swish 6.2333 1.909 .569 .361 VALID.

kualitas_produk_equill 5.8333 2.282 .466 .361 VALID.

kualitas_produk_volvic 5.9000 2.093 .501 .361 VALID.

kualitas_produk_evian 5.8333 2.695 .600 .361 VALID.

Cronbach’s Alpha 0.720

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Tabel diatas menunjukkan hasil uji validitas dengan menggunakan program SPSS versi 15, diketahui bahwa semua variabel memiliki rhitung

(corrected item-total correlation) tidak ada yang kurang dari rtabel (30-2) = 0,361.

Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa item-item yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel disimpulkan valid. Hasil uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua item untuk mengukur masing-masing variabel memiliki nilai koefisien alpha di atas 0,6.

(6)

Tabel 4.6 Uji Validitas dan Reliabilitas Keseluruhan Variabel Distribusi (Analisa Pesaing)

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

r-tabel

Cronbach's Alpha if Item Deleted distribusi_swish 6.4000 2.179 .513 .361 VALID.

distribusi_equill 6.2667 1.720 .664 .361 VALID.

distribusi_volvic 6.1333 2.326 .734 .361 VALID.

distribusi_evian 6.2000 1.959 .596 .361 VALID.

Cronbach’s Alpha 0.793

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Tabel diatas menunjukkan hasil uji validitas dengan menggunakan program SPSS versi 15, diketahui bahwa semua variabel memiliki rhitung

(corrected item-total correlation) tidak ada yang kurang dari rtabel (30-2) = 0,361.

Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa item-item yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel disimpulkan valid. Hasil uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua item untuk mengukur masing-masing variabel memiliki nilai koefisien alpha di atas 0,6.

(7)

Tabel 4.7 Uji Validitas dan Reliabilitas Keseluruhan Variabel Cakupan Distribusi (Analisa Pesaing)

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

r- tabel

Cronbac h's Alpha if Item Deleted cakupan_distribusi_swish 6.2000 2.717 .551 .361 VALID.

cakupan_distribusi_equill 6.2000 2.097 .769 .361 VALID.

cakupan_distribusi_volvic 6.0000 2.690 .604 .361 VALID.

cakupan_distribusi_evian 6.1000 2.576 .598 .361 VALID.

Cronbach’s Alpha 0.810

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Tabel diatas menunjukkan hasil uji validitas dengan menggunakan program SPSS versi 15, diketahui bahwa semua variabel memiliki rhitung

(corrected item-total correlation) tidak ada yang kurang dari rtabel (30-2) = 0,361.

Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa item-item yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel disimpulkan valid. Hasil uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua item untuk mengukur masing-masing variabel memiliki nilai koefisien alpha di atas 0,6.

(8)

Tabel 4.8 Uji Validitas dan Reliabilitas Keseluruhan Variabel Budget Promosi (Analisa Pesaing)

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

r-tabel

Cronbac h's Alpha if Item Deleted budget_promosi_swish 6.4000 2.731 .556 .361 VALID.

budget_promosi_equill 6.2667 2.271 .681 .361 VALID.

budget_promosi_volvic 6.2000 2.441 .783 .361 VALID.

budget_promosi_evian 6.2333 2.668 .573 .361 VALID.

Cronbach’s Alpha 0.820

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Tabel diatas menunjukkan hasil uji validitas dengan menggunakan program SPSS versi 15, diketahui bahwa semua variabel memiliki rhitung

(corrected item-total correlation) tidak ada yang kurang dari rtabel (30-2) = 0,361.

Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa item-item yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel disimpulkan valid. Hasil uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua item untuk mengukur masing-masing variabel memiliki nilai koefisien alpha di atas 0,6.

(9)

Tabel 4.9 Uji Validitas dan Reliabilitas Keseluruhan Variabel Promosi (Analisa Pesaing)

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

r-tabel

Cronbach's Alpha if Item Deleted promosi_swish 6.3000 2.631 .598 .361 VALID.

promosi_equill 6.3000 2.217 .687 .361 VALID.

promosi_volvic 6.0000 2.690 .727 .361 VALID.

promosi_evian 6.2000 2.441 .676 .361 VALID.

Cronbach’s Alpha 0.834

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Tabel diatas menunjukkan hasil uji validitas dengan menggunakan program SPSS versi 15, diketahui bahwa semua variabel memiliki rhitung

(corrected item-total correlation) tidak ada yang kurang dari rtabel (30-2) = 0,361.

Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa item-item yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel disimpulkan valid. Hasil uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua item untuk mengukur masing-masing variabel memiliki nilai koefisien alpha di atas 0,6.

(10)

4.3. Laporan Hasil Penelitian 4.3.1. Penilaian Analisa Konsumen

Tabel 4.10 Skor Penilaian Rata-Rata Analisa Konsumen (Variabel Psikografis)

Variabel Mean Std.

Deviation

Keterangan

ca-psikografis 1 3.8320 .98157

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang sukses, canggih, dan adaptif terhadap teknologi baru.

ca-psikografis 2 3.7280 1.01104

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang konservatif/tradisional/kuno.

ca-psikografis 3 3.8720 1.00784

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang visionaries,berkomitmen pada karir dan keluarga.

ca-psikografis 4 3.8960 .96574

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang antusias, impulsive, dan seringkali mencari kesenangan.

ca-psikografis 5 3.7200 1.05188

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang fanatik terhadap budaya, kepercayaan, dan tradisi.

(11)

ca-psikografis 6 3.6000 1.24434

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang trendi, peduli akan opini dan pendapat orang lain terhadapnya.

ca-psikografis 7 3.6080 1.12089

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang memiliki karakter matang dan dewasa.

ca-psikografis 8 3.5760 1.14486

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang hanya peduli terhadap kebutuhannya, bukan keinginannya.

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

(12)

Pada penilaian analisa konsumen melalui indikator variabel psikografis responden ditemukan bahwa:

- Penilaian rata-rata tertinggi adalah bahwa merek SWISH cocok diperuntukkan bagi konsumen yang antusias, impulsive, dan seringkali mencari kesenangan (variabel ca-psiko4 dengan skor rata-rata 3.896).

- Penilaian rata-rata tertinggi kedua adalah bahwa merek SWISH cocok diperuntukkan bagi konsumen yang visionaris, berkomitmen pada karir dan keluarga (variabel ca-psiko3 dengan skor rata-rata 3.872).

- Penilaian rata-rata tertinggi ketiga adalah bahwa merek SWISH cocok diperuntukkan bagi konsumen sukses, canggih, dan adaptif terhadap teknologi baru (variabel ca-psiko1 dengan skor rata-rata 3.832).

Tabel 4.11 Skor Penilaian Rata-Rata Analisa Konsumen (Variabel Generasi)

Mean Std.

Deviation

Keterangan

ca- generasi 1

4.1120 1.06420

Rata-rata responden menyatakan setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang memiliki karakter yang peduli terhadap kesenangan dan mengemas diri secara berlebihan.

ca- generasi 2

4.1920 1.26169

Rata-rata responden menyatakan setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang memiliki karakter yang berfokus pada keluarga dan anak.

ca- generasi 3

3.7120 .97398

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang memiliki karakter yang

berfokus pada pengeluaran untuk meningkatkan fungsi tempat tinggal atau rumah.

ca-

generasi 4.2080 .83566 Rata-rata responden menyatakan setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi

(13)

4 konsumen yang memiliki karakter peduli terhadap keluarga, tempat tinggal, dan membeli barang-barang mewah.

ca- generasi 5

4.0000 1.11442

Rata-rata responden menyatakan setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang memiliki karakter yang berfokus pada keamanan dan atribut/perabot rumah tangga.

ca- generasi 6

4.3120 .97894

Rata-rata responden menyatakan setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang memiliki karakter yang berfokus pada kesehatan dan kepedulian terhadap konsumsi makanan dan minuman.

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Gambar 4.2 Variabel Generasi

(14)

Pada penilaian analisa konsumen melalui indikator variabel generasi responden ditemukan bahwa:

- Penilaian rata-rata tertinggi adalah bahwa merek SWISH cocok diperuntukkan bagi konsumen yang berfokus pada kesehatan dan kepedulian terhadap konsumsi makanan dan minuman (variabel ca-gen6 dengan skor rata-rata 4.312).

- Penilaian rata-rata tertinggi kedua adalah bahwa merek SWISH cocok diperuntukkan bagi konsumen yang memiliki karakter peduli terhadap keluarga, tempat tinggal, dan membeli barang-barang mewah (variabel ca- gen4 dengan skor rata-rata 4.208).

- Penilaian rata-rata tertinggi ketiga adalah bahwa merek SWISH cocok diperuntukkan bagi konsumen yang memiliki karakter yang berfokus pada keluarga dan anak (variabel ca-gen2 dengan skor rata-rata 4.192).

Tabel 4.12 Skor Penilaian Rata-Rata Analisa Konsumen (Variabel Benefit)

Mean Std.

Deviation

Keterangan

Ca- benefit

1 3.5440 1.20820

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang menghargai manfaat berupa kandungan Aloe Vera pada produk.

Ca- benefit 2

3.5600 .91933

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang menghargai manfaat berupa Kandungan Ozone pada produk.

ca- benefit 3

3.2880 1.07625

Rata-rata responden menyatakan netral bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang menghargai manfaat berupa Kandungan sparkling/air soda pada produk.

ca- benefit

4 3.6560 .80426

Rata-rata responden menyatakan cukup setuju bahwa produk Swish cocok diperuntukkan bagi konsumen yang menghargai manfaat berupa Kandungan berbagai mineral pada produk.

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

(15)

Gambar 4.3 Variabel Benefit

Pada penilaian analisa konsumen melalui indikator variabel benefit responden ditemukan bahwa:

- Penilaian rata-rata tertinggi adalah bahwa benefit berupa kandungan mineral pada produk SWISH yang memberi nilai tambah yang mendorong responden untuk membeli merek ini (variabel ca-ben4 dengan skor rata-rata 3.656).

- Penilaian rata-rata tertinggi kedua adalah bahwa benefit berupa kandungan ozone pada produk SWISH yang memberi nilai tambah yang mendorong responden untuk membeli merek ini (variabel ca-ben4 dengan skor rata-rata 3.656).

- Penilaian rata-rata tertinggi ketiga adalah bahwa benefit berupa kandungan aloe vera pada produk SWISH yang memberi nilai tambah yang mendorong responden untuk membeli merek ini (variabel ca-ben1 dengan skor rata-rata 3.544).

(16)

Tabel 4.13 Skor Penilaian Rata-Rata Analisa Pesaing (Variabel Harga)

harga_swish harga_equill harga_volvic harga_evian

N Valid 125 125 125 125

Missing 0 0 0 0

Mean 2.3120 2.4240 2.4560 2.5600

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Gambar 4.4Variabel Harga

Pada penilaian analisa pesaing melalui persepsi harga yang diberikan oleh responden ditemukan untuk masing-masing merek air mineral premium sebagai berikut:

- Evian secara rata-rata dipersepsikan memiliki harga produk yang cukup tinggi dibandingkan keseluruhan merek air mineral premium yang ada.

- Volvic berada pada peringkat kedua yang dipersepsikan memiliki harga produk yang cukup tinggi.

- Equill berada pada peringkat ketiga yang dipersepsikan memiliki harga produk yang cukup tinggi.

(17)

- Swish berada pada peringkat terakhir yang dipersepsikan memiliki harga produk yang cukup tinggi.

Tabel 4.14 Skor Penilaian Rata-Rata Analisa Pesaing (Variabel Kualitas Produk)

kualitas_produk _swish

kualitas_produk _equill

kualitas_produk _volvic

kualitas_produk _evian

N Valid 125 125 125 125

Missing 0 0 0 0

Mean 2.3200 2.4080 2.5040 2.6000

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Gambar 4.5 Variabel Kualitas Produk

Pada penilaian analisa pesaing melalui persepsi kualitas produk yang diberikan oleh responden ditemukan untuk masing-masing merek air mineral

(18)

- Volvic berada pada peringkat kedua yang dipersepsikan memiliki kualitas produk yang cukup tinggi.

- Equill berada pada peringkat ketiga yang dipersepsikan memiliki kualitas produk yang cukup tinggi.

- Swish berada pada peringkat terakhir yang dipersepsikan memiliki kualitas produk yang cukup tinggi.

Tabel 4.15 Skor Penilaian Rata-Rata Analisa Pesaing (Variabel Distribusi)

distribusi_swish distribusi_equill distribusi_volvic

distribusi_e vian

N Valid 125 125 125 125

Missing 0 0 0 0

Mean 2.4000 2.4080 2.4160 2.5040

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Gambar 4.6 Variabel Distribusi

(19)

Pada penilaian analisa pesaing melalui persepsi distribusi produk yang diberikan oleh responden ditemukan untuk masing-masing merek air mineral premium sebagai berikut:

- Evian secara rata-rata dipersepsikan memiliki distribusi produk yang cukup tinggi dibandingkan keseluruhan merek air mineral premium yang ada.

- Volvic berada pada peringkat kedua yang dipersepsikan memiliki distribusi produk yang cukup tinggi.

- Equill berada pada peringkat ketiga yang dipersepsikan memiliki distribusi produk yang cukup tinggi.

- Swish berada pada peringkat terakhir yang dipersepsikan memiliki distribusi produk yang cukup tinggi.

Tabel 4.16

Skor Penilaian Rata-Rata Analisa Pesaing (Variabel Cakupan Distribusi)

cakupan_distri busi_swish

cakupan_distri busi_equill

cakupan_distri busi_volvic

cakupan_distri busi_evian

N Valid 125 125 125 125

Missing 0 0 0 0

Mean 2.3840 2.4080 2.4480 2.5200

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

(20)

Gambar 4.7 Variabel Cakupan Distribusi

Pada penilaian analisa pesaing melalui persepsi cakupan distribusi produk yang diberikan oleh responden ditemukan untuk masing-masing merek air mineral premium sebagai berikut:

- Evian secara rata-rata dipersepsikan memiliki cakupan distribusi produk yang cukup tinggi dibandingkan keseluruhan merek air mineral premium yang ada.

- Volvic berada pada peringkat kedua yang dipersepsikan memiliki cakupan distribusi produk yang cukup tinggi.

- Equill berada pada peringkat ketiga yang dipersepsikan memiliki cakupan distribusi produk yang cukup tinggi.

- Swish berada pada peringkat terakhir yang dipersepsikan memiliki cakupan distribusi produk yang cukup tinggi.

(21)

Tabel 4.17 Skor Penilaian Rata-Rata Analisa Pesaing (Variabel Budget Promosi)

budget_promo si_swish

budget_promo si_equill

budget_promo si_volvic

budget_promo si_evian

N Valid 125 125 125 125

Missing 0 0 0 0

Mean 2.3680 2.4880 2.3920 2.5120

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Gambar : 4.8 Variabel Budget Promosi

Pada penilaian analisa pesaing melalui persepsi anggaran promosi yang diberikan oleh responden ditemukan untuk masing-masing merek air mineral premium sebagai berikut:

- Evian secara rata-rata dipersepsikan memiliki budget promosi yang cukup

(22)

- Volvic berada pada peringkat ketiga yang dipersepsikan memiliki budget promosi yang cukup tinggi.

- Swish berada pada peringkat terakhir yang dipersepsikan memiliki budget promosi yang cukup tinggi.

Tabel 4.18

Skor Penilaian Rata-Rata Analisa Pesaing (Variabel Promosi)

promosi_swish promosi_equill promosi_volvic promosi_evian

N Valid 125 125 125 125

Missing 0 0 0 0

Mean 2.3880 2.4480 2.5040 2.5280

Sumber : data primer, telah diolah kembali.

Gambar 4.9 Variabel Promosi

Pada penilaian analisa pesaing melalui persepsi promosi yang diberikan oleh responden ditemukan untuk masing-masing merek air mineral premium sebagai berikut:

(23)

- Evian secara rata-rata dipersepsikan memiliki promosi produk yang cukup tinggi dibandingkan keseluruhan merek air mineral premium yang ada.

- Volvic berada pada peringkat kedua yang dipersepsikan memiliki promosi produk yang cukup tinggi.

- Equill berada pada peringkat ketiga yang dipersepsikan memiliki promosi produk yang cukup tinggi.

- Swish berada pada peringkat terakhir yang dipersepsikan memiliki promosi produk yang cukup tinggi.

4.3.2. Gambaran Perceptual Map

Gambar 4.10 Perceptual Map

(24)

penetapan harga dan telah baik pula dalam menciptakan persepsi baik atas kualitas produknya yang dapat mengarahkan merek ini untuk masuk pada persaingan air mineral premium.

Bagan diatas menunjukkan bahwa pada pertemuan distribusi dan cakupan distribusi, merek Swish dipersepsikan cukup tinggi dalam kedua kategori ini oleh responden. Dapat disimpulkan disini bahwa merek Swish telah cukup baik dan setara dengan dua merek besar dalam persaingan bisnis air mineral premium ini yaitu Equill dan Volvic namun masih jauh dibawah merek Evian yang dalam bagan diatas dapat diasumsikan sebagai market leadernya.

(25)

Bagan diatas menunjukkan bahwa pada pertemuan promosi dan budget promosi, merek Swish dipersepsikan cukup tinggi dalam kedua kategori ini oleh responden. Dapat disimpulkan disini bahwa merek Swish telah cukup baik dalam mempromosikan produknya serta memiliki dana yang cukup dalam menjalankan komunikasi pemasarannya.

Referensi

Dokumen terkait

Didalam penelitian yang dilakukan oleh Rae dan Subramaniam (2008) dalam Pramudita (2013) menunjukkan bahwa di suatu lingkungan yang lebih etis, seorang karyawan

Mekanisme hubungan dan kerjasama luar negeri atas prakarsa Pihak Indonesia yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah atau pihak- pihak lain (non state actors), adalah Pertama,

9 Tujuan dari asylum policy Uni Eropa sendiri adalah untuk menselaraskan prosedur suaka negara anggotanya dengan membentuk peraturan suaka bersama yang konsisten dengan Konvensi

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat serta hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan skripsi ini dengan judul “ Sistem Informasi

Dalam kaitannya dengan hal tersebut, Pasal 74 UU 8/2010 secara tegas juga menyatakan, “Penyidikan tindak pidana Pencucian Uang dilakukan oleh penyidik tindak pidana asal

Sesuai dengan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan LKS berorientasi model kooperatif tipe GI pada materi Keanekaragaman Hayati kelas X SMA dinyatakan

Seluruh data dari hasil pengamatan yang dikaitkan dengan Cobit khususnya pada 4 proses DS, maka usulan perbaikan TI dapat diberikan sesuai model standar Cobit.. Hasil

Dalam kajian semiotik, tanda merupakan konsep utama yang dijadikan sebagai bahan analisis dimana didalam tanda terdapat makna sebagai bentuk interpretasi pesan