• Tidak ada hasil yang ditemukan

2 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "2 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
85
0
0

Teks penuh

(1)

42

LAMPIRAN

(2)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Izin Penelitian... 44

Lampiran 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ... 46

Lampiran 3 Kisi-Kisi Soal Tes Evaluasi ... 78

Lampiran 4 Uji Validitas Soal Tes Evaluasi ... 80

Lampiran 5 Lembar Observasi ... 83

Lampiran 6 Daftar Nilai Hasil Tes Evaluasi ... 103

Lampiran 7 Lembar Hasil Pekerjaan Siswa ... 105

Lampiran 8 Dokumentasi ... 115

(3)

Lampiran 1

(4)
(5)

Lampiran 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SD Negeri Koripan 04

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas/Semester : V/ II

Waktu : 1x Pertemuan (2 x 35 menit)

STANDAR KOMPETENSI

5. Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya KOMPETENSI DASAR

5.2.Menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan lebih cepat

I. INDIKATOR

Menjelaskan pengertian pesawat sederhana

Mengidentifikasi berbagai alat dalam kehidupan sehari-hari yang merupakan pesawat sederhana jenis pengungkit dan bidang miring

Menentukan kegiatan yang menggunakan pesawat sederhana jenis pengungkit dan bidang miring.

II. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui penggunaan alat peraga, siswa dapat menjelaskan pengertian tentang pesawat sederhana dengan benar.

2. Dengan mengamati alat rumah tangga, siswa dapat membedakan berbagai alat dalam kehidupan sehari-hari yang merupakan pesawat sederhana jenis pengungkit dan bidang miring dengan tepat.

3. Dengan disajikan berbagai alat peraga yang dibawa oleh guru, siswa dapat menentukan kegiatan yang menggunakan pesawat sederhana jenis pengungkit dan bidang miring dengan tepat.

(6)

Karakter yang diharapkan

• Sikap kerjasama

• Sikap teliti

• Sikap bertanggung jawab

• Sikap berpikir bebas

• Sikap kedisiplinan diri III. MATERI AJAR

1. Menjelaskan pengertian pesawat sederhana 2. Memahami pengertian tuas pengungkit

3. Menyebutkan kegiatan yang memanfaatkan pesawat sederhana IV. METODE DAN MODEL PEMBELAJARAN

Metode Pembelajaran 1. Tanya Jawab 2. Diskusi

3. Pemberian tugas

Model Pembelajaran : Pendekatan Contextual Teaching and Learning dengan media alat peraga

V. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN

Pertemuan Pertama

I. Kegiatan Awal ( ± 10 menit) a. Salam

b. Do’a

c. Siswa diajak mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk mengikuti pelajaran

d. Guru memberi motivasi siswa untuk mengikuti pelajaran.

e. Melakukan tanya jawab dengan mengajukan pertanyaan :

“coba perhatikan linggis dan paku kecil yang tertancap pada kayu yang Pak Guru bawa, mengapa ketika mencabutnya dengan linggis lebih mudah dari pada dicabut dengan tangan ?”

(7)

II. Kegiatan Inti (± 45 menit) 1. Eksplorasi

a. Siswa mengamati contoh alat peraga tentang pesawat sederhana yang dibawa oleh guru (kontruktivisme)

b. Siswa menjawab dari pertanyaan dari guru berdasarkan alat peraga (kontruktivisme)

c. Siswa mengkontruksi pengetahuan mereka dari alat peraga yang dibawa oleh guru (kontruktivisme)

2. Elaborasi

a. Siswa mengelompokkan jenis jenis pesawat sederhana (inquiri) b. Siswa menyebutkan kegiatan yang memanfaatkan pesawat

sederhana berdasarkan alat peraga yang diberikan oleh guru (inkuiri)

c. Guru meminta siswa untuk berkelompok, setiap kelompok beranggotakan 5 siswa. (masyarakat belajar)

d. Kemudian siswa diberi Lembar Kerja Kelompok dan mendiskusikan jawabannya (masyarakat belajar)

e. Perwakilan kelompok membacakan hasil diskusinya (pemodelan)

3. Konfirmasi

a. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk bertanya atau memberikan pendapat terhadap hasil diskusi (bertanya)

b. Guru bersama siswa menyimpulkan hasil diskusi (refleksi) c. Guru memberikan pertanyaan pada siswa (bertanya)

d. Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya hal- hal yang belum dimengerti siswa (refleksi, bertanya)

e. Guru memberikan penguatan pada siswa tentang materi yang diajarkan (refleksi)

III. Kegiatan Akhir (± 15 menit)

1. Siswa bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari.

2. Guru menutup pembelajaran dengan ucapan salam.

(8)

Pertemuan ke dua

LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN I. Kegiatan Awal ( ± 10 menit)

a. Salam b. Do’a

c. Siswa diajak mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk mengikuti pelajaran

d. Guru memberi motivasi siswa untuk mengikuti pelajaran.

e. Melakukan tanya jawab dengan mengajukan pertanyaan :

“coba perhatikan obeng dan sekrup yang Pak Guru bawa, mengapa ketika kita menekan sekrup tersebut dengan tangan sulit untuk tertancap pada kayu? Mengapa setelah sekrup diputar dengan obeng dapat dengan mudah tertancap pada kayu”

II. Kegiatan Inti (± 45 menit) 1. Eksplorasi

a. Siswa mengamati contoh alat peraga tentang pesawat sederhana yang dibawa oleh guru (kontruktivisme)

b. Siswa menjawab dari pertanyaan dari guru berdasarkan alat peraga (kontruktivisme)

c. Siswa mengkontruksi pengetahuan mereka dari alat peraga yang dibawa oleh guru (kontruktivisme)

2. Elaborasi

a. Siswa mengelompokkan jenis jenis pesawat sederhana (inquiri) b. Siswa menyebutkan kegiatan yang memanfaatkan pesawat

sederhana berdasarkan alat peraga yang diberikan oleh guru (inkuiri)

c. Guru meminta siswa untuk berkelompok, setiap kelompok beranggotakan 5 siswa. (masyarakat belajar)

d. Kemudian siswa diberi Lembar Kerja Kelompok dan mendiskusikan jawabannya (masyarakat belajar)

(9)

e. Perwakilan kelompok membacakan hasil diskusinya (pemodelan)

3. Konfirmasi

a. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk bertanya atau memberikan pendapat terhadap hasil diskusi (bertanya)

b. Guru bersama siswa menyimpulkan hasil diskusi (refleksi) c. Guru memberikan pertanyaan pada siswa (bertanya)

d. Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya hal- hal yang belum dimengerti siswa (refleksi, bertanya)

e. Guru memberikan penguatan pada siswa tentang materi yang diajarkan (refleksi)

III. Kegiatan Akhir (± 15 menit)

a. Siswa bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari.

b. Siswa mengerjakan tes formatif (penilaian nyata).

c. Guru menilai tes formatif (penilaian nyata)

d. Guru menutup pembelajaran dengan ucapan salam.

VI. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR.

1. Media Belajar

• Botol minuman ringan

• Pembuka tutup botol

• Gambar Jungkat junkit

• Pemotong kuku

• Katrol

• Bidang miring

• Roda berporos

• Linggis kecil

2. Sumber Belajar

• Standar Isi mata pelajaran IPA

• Kurikulum KTSP 2006 untuk kelas V

(10)

Departemen Pendidikan Nasional. Hal: 109.

Azmiyawati, Choiril. 2008. IPA Salingtemas untuk kelas V SD/MI . Jakarta:

Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Hal: 98.

VII. EVALUASI / PENILAIAN

1. Jenis Tes : Tes tertulis 2. Bentuk Tes : Pilihan Ganda

(11)

Anggota : ……….

...

...

...

Sediakan alat dan bahan sebagai berikut:

Alat : pembuka tutup botol Bahan : botol minuman ringan

Lakukan kegiatan berikut ini sesuai petunjuk kerja berikut ini ! 1. Kegiatan I

a. Sediakan botol minuman ringan yang masih tertutup rapat!

b. Bukalah tutup botol yang masih tertutup rapat tersebut dengan tangan!

c. Apakah kamu dapat membukanya dengan tangan?

Jawab:...

2. Kegiatan II

a. Sediakan botol minuman ringan yang masih tertutup rapat!

b. Bukalah tutup botol tersebut dengan menggunakan alat pembuka tutup botol!

c. Apakah kamu bisa membukanya dengan menggunakan alat pembuka tutup botol?

Jawab:...

3. Kegiatan III

a. Bandingkan antara kegiatan I dengan kegiatan II, manakah cara yang paling mudah untuk membuka tutup botol?

Jawab:...

...

b. Manakah yang membutuhkan tenaga lebih besar, antara kegiatan I dengan kegiatan II ?

Jawab:...

...

c. Tulislah kesimpulan dari kegiatan ini kemudian bacalah di depan kelas!

Kesimpulan:

...

...

...

...

(12)

Anggota : ……….

...

...

...

Sediakan alat dan bahan sebagai berikut:

Alat : pisau Bahan : wortel

Lakukan kegiatan berikut ini sesuai petunjuk kerja berikut ini ! 1. Kegiatan I

a. Sediakan wortel yang masih utuh!

b. Potonglah wortel tersebut dengan menggunakan bagian atas pada pisau (bagian yang tumpul)!

b. Apakah kamu mudah memotong wortel tersebut?

Jawab:...

2. Kegiatan II

a. Sediakan wortel yang masih utuh!

b. Potonglah wortel tersebut dengan menggunakan bagian yang tajam pada pisau (bagian yang menggunakan prinsip bidang miring)!

c. Apakah kamu mudah memotong wortel tersebut ?

Jawab:...

d. Kegiatan III

a. Bandingkan antara kegiatan I dengan kegiatan II, manakah cara yang paling mudah untuk memotong wortel?

Jawab:...

...

b. Manakah yang membutuhkan tenaga lebih besar, antara kegiatan I dengan kegiatan II?

Jawab:...

...

c. Tulislah kesimpulan dari kegiatan ini kemudian bacalah di depan kelas!

Kesimpulan:

...

...

...

(13)

I. Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!

1. Cermati manfaat pesawat sederhana berikut ini!

1) mempersingkat waktu 2) mengubah besaran atau arah 3) menciptakan gaya

4) memudahkan pekerjaan

Manfaat pesawat sederhana ditunjukan oleh nomor ….

f. 1) dan 3) g. 2) dan 4) h. 3) dan 2) i. 4) dan 3)

2. Perhatikan gambar benda berikut ini!

1) 2)

3) 4)

Benda yang memanfaatkan pesawat sederhana jenis pengungkit ditunjukan oleh nomor….

a. 1), 2), dan 4) b. 2), 3), dan 4) c. 1), 2), dan 3) d. 1), 2), dan 4)

(14)

1) 2)

3) 4)

Benda yang termasuk pengungkit jenis I adalah . . . . a. 1) dan 2)

b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 1) dan 4)

4. Perhatikan peristiwa-peristiwa dibawah ini!

1) mengangkut pasir dengan ember

2) mengangkut pasir dengan kereta sorong

Dari peristiwa di atas, manakah yang membutuhkan tenaga yang lebih sedikit dalam mengangkat pasir dengan berat yang samaadalah ….

a. nomor 1) b.nomor 2)

c. 1) dan 2) benar semua d. 1) dan 2) salah semua

(15)

42

5. Kegiatan yang memanfaatkan prinsip kerja pesawat sederhana jenis pengungkit tingkat I adalah ….

a. memotong kuku

b. mengangkut pasir dengan kereta sorong c. menyapu lantai

d. membuka kaleng dengan pembuka kaleng

6. Di bawah ini yang bukan merupakan tuas atau pengungkit adalah ….

a. alat pencabut paku b. alat pemecah kemiri c. pisau

d. sekop

7. Kegiatan yang memanfaatkan prinsip kerja pengungkit jenis ke II adalah

….

d. memotong kertas dengan pemotong kertas e. memotong kuku

f. menggunting g. menggunakan tang

8. Berikut yang merupakan contoh tuas jenis ke III adalah .…

a. pisau

b. jungkat-jungkit c. pembuka tutup botol d. sapu

9. Bagian pada sekrup yang menggunakan prinsip kerja bidang miring yaitu nomor . . . .

a. I b. II c. III d. IV

10. Prinsip bidang miring diterapkan pada alat . . . . a. Kereta dorong

b. Jungkat-jungkit c. Sekrup

d. Sapu

11. Benda-benda berikut yang termasuk pengungkit adalah. . . a. Tang, pisau, kereta dorong

b. Skrup, tangga, gunting c. Gunting, tang, pinset d. Sapu, pisau. Gunting

(16)

12. Yang bukan manfaat prinsip kerja bidang miring adalah. . . . a. Membuat tangga

b. Memasang sekrup c. Membuka tutup botol

d. Memotong kue menggunakan pisau

13. Kegiatan yang menggunakan prinsip kerja pengungkit adalah . . . . a. Memotong kuku dengan pemotong kuku

b. Mengupas mangga dengan menggunakan pisau c. Menaiki tangga

d. Melewati tanjakan yang berkelok-kelok 14. Apa yang dimaksud dengan pesawat sederhana?

a. Alat yang digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia.

b. Alat yang dapat merugikan manusia c. Alat yang menyulitkan pekerjaan manusia d. Alat yang digunakan untuk transportasi udara

15. Untuk mengupas mangga, kita harus menggunakan pisau yang tajam.

Prinsip apa yang digunakan dalam kegiatan tersebut?

a. Pengungkit b. Benda tajam c. Bidang miring d. Prinsip keamanan

16. Pada saat kita kan menaikkan drum aspal ke atas truk. Maka cara yang paling mudah dan murah untuk menaikkannya adalah. . . .

a. Dengan diangkat bersama-sama b. Dengan menggunakan mesin katrol

c. Dengan bantuan tali kemudian ditarik bersama-sama

d. Dengan menggunakan papan yang di miringkan kemudian drum didorong ke atas truk

(17)

KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI

1. b 2. c 3. a 4. b 5. a 6. c 7. a 8. d

9. b 10. b 11. b 12. c 13. d 14. a 15. c 16. d PEDOMAN PENILAIAN

Skor yang diperoleh

Skor maksimum x 100 =

16

16 x 100 = 100

KKM SDN Koripan 04 (70)

(18)

BAHAN AJAR STANDAR KOMPETENSI

5. Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya KOMPETENSI DASAR

5.2 Menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan lebih cepat

Materi Ajar

Pesawat sederhana adalah alat mekanik yang dapat mengubah arah atau besaran dari suatu gaya. Secara umum, alat-alat ini bisa disebut sebagai mekanisme paling sederhana yang memanfaatkan keuntungan mekanik untuk menggandakan gaya. Sebuah pesawat sederhana menggunakan satu gaya kerja untuk bekerja melawan satu gaya beban. Dengan mengabaikan gaya gesek yang timbul, maka kerja yang dilakukan oleh beban besarnya akan sama dengan kerja yang dilakukan pada beban.

Jenis-Jenis Pesawat Sederhana

Setiap hari Senin, di sekolahmu tentu dilangsungkan upacara pengibaran bendera. Setiap peserta upacara mengikuti jalannya upacara dengan khidmat. Tiga orang petugas pembawa bendera berjalan menuju tiang bendera dengan rapi dan teratur. Bendera dikibarkan pada tiang bendera. Di ujung tiang bendera biasanya terdapat katrol yang digunakan untuk memudahkan bendera yang diikat pada tali ditarik atau dinaikan ke atas. Tahukah kamu, katrol merupakan salah satu jenis pesawat sederhana? Selain katrol, pada bab ini kamu juga akan mempelajari dan mengetahui jenis pesawat sederhana lainnya. Perhatikan gambar-gambar di atas!

Pekerjaan manakah yang lebih mudah dilakukan? Semua jenis alat yang digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia disebut pesawat.

Kesederhanaan dalam penggunaannya menyebabkan alat-alat tersebut dikenal dengan sebutan pesawat sederhana. Gabungan beberapa pesawat sederhana dapat membentuk pesawat rumit, contohnya mesin cuci, sepeda, mesin mobil, dan lain- lain.Dapatkah kamu sebutkan alat apa saja yang termasuk ke dalam pesawat sederhana pada Gambar 7.2? Selain bertujuan untuk memudahkan pekerjaan,

(19)

pesawat sederhana juga dapat membuat pekerjaan menjadi lebih cepat diselesaikan.

Image:pesawat sederhana.jpg

Pesawat sederhana dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu tuas, bidang miring, katrol, dan roda berporos. Agar kamu lebih memahami keempat jenis pesawat sederhana tersebut, berikut akan dijelaskan satu persatu.

1. Tuas

Pernahkah kamu kesulitan menggeser bongkahan batu yang besar? Bagaimana caranya agar batu dapat digeser? Alat yang dapat membantu untuk menggeser batu yang besar adalah linggis. Linggis merupakan salah satu jenis tuas. Tuas lebih dikenal dengan nama pengungkit. Pada umumnya, tuas atau pengungkit menggunakan batang besi atau kayu yang digunakan untuk mengungkit suatu benda. Terdapat tiga titik yang menggunakan gaya ketika kita mengungkit suatu benda, yaitu beban (B), titik tumpu (TT), dan kuasa (K). Beban merupakan berat benda, sedangkan titik tumpu merupakan tempat bertumpunya suatu gaya. Gaya yang bekerja pada tuas disebut kuasa.Tuas/linggis dapat digambarkan secara sederhana.Berdasarkan posisi atau kedudukan beban, titik tumpu, dan kuasa, tuas digolongkan menjadi tiga, yaitu tuas golongan pertama, tuas golongan kedua, dan tuas golongan ketiga.

(20)

Image:tuas.jpg

a. Tuas golongan pertama

Pada tuas golongan pertama, kedudukan titik tumpu terletak di antara beban dan kuasa. Contoh tuas golongan pertama ini di antaranya adalah gunting, linggis, jungkat-jungkit, dan alat pencabut paku.

b. Tuas golongan kedua

Pada tuas golongan kedua, kedudukan beban terletak di antara titk tumpu dan kuasa. Contoh tuas golongan kedua ini di antaranya adalah gerobak beroda satu, alat pemotong kertas, dan alat pemecah kemiri, pembuka tutup botol.

Image:grobag.jpg

(21)

c. Tuas golongan ketiga

Pada tuas golongan ketiga, kedudukan kuasa terletak di antara titk tumpu dan beban. Contoh tuas golongan ketiga ini adalah sekop yang biasa digunakan untuk memindahkan pasir. Coba perhatikan letak titik tumpu, beban, dan kuasa pada gambar berikut!

2. Bidang Miring

Ketika liburan sekolah kamu mungkin pernah mengunjungi daerah pegunungan untuk mencari udara segar. Ingatkah kamu? Jalan-jalan di sana ternyata dibuat berkelok-kelok. Mengapa demikian? Perhatikan gambar di samping! Jalan yang berkelok-kelok menuju pegunungan memanfaatkan cara kerja bidang miring.

Bidang miring adalah permukaan rata yang menghubungkan dua tempat yang berbeda ketinggiannya. Dengan dibuat berkelok-kelok pengendara kendaraan bermotor lebih mudah melewati jalan yang menanjak. Orang yang memindahkan drum ke dalam bak truk dengan menggunakan papan sebagai bidang miringnya.

Dengan demikian, drum berat yang besar ukurannya lebih mudah dipindahkan ke atas truk. Bidang miring memiliki keuntungan, yaitu kita dapat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi dengan gaya yang lebih kecil. Namun demikian, baidang miring juga memiliki kelemahan, yaitu jarak yang di tempuh

(22)

untuk memindah-kan benda menjadi lebih jauh. Prinsip kerja bidang miring juga dapat kamu temukan pada beberapa perkakas, contohnya kampak, pisau, pahat, obeng, dan sekrup. Berbeda dengan bidang miring lainnya, pada perkakas yang bergerak adalah alatnya.

Image:kampak.jpg

(23)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SD Negeri Koripan 04

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas/Semester : V/ II

Waktu : 1x Pertemuan (2 x 35 menit)

STANDAR KOMPETENSI

5. Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya KOMPETENSI DASAR

5.2 Menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan lebih cepat

I. INDIKATOR

Mengidentifikasi berbagai alat dalam kehidupan sehari-hari yang merupakan pesawat sederhana jenis katrol dan roda berporos.

Mengidentifikasi keuntungan penggunaan pesawat sederhana jenis katrol dan roda berporos

Menentukan kegiatan yang menggunakan pesawat sederhana jenis katrol dan roda berporos

II. TUJUAN PEMBELAJARAN

Dengan disajikan berbagai alat peraga, siswa dapat membedakan berbagai alat dalam kehidupan sehari-hari yang merupakan pesawat sederhana jenis katrol dan roda berporos dengan benar.

Melalui percobaan dengan alat peraga, siswa dapat mengidentifikasi keuntungan menggunakan pesawat sederhana jenis katrol dengan benar.

Dengan disajikan berbagai alat peraga yang dibawa oleh guru, siswa dapat menentukan kegiatan yang memanfaatkan pesawat sederhana jenis katrol dan roda berporos dengan tepat.

Karakter yang diharapkan

• Sikap ingin tahu

• Sikap kedisiplinan

(24)

• Sikap ingin mendapatkan sesuatu yang baru

• Sikap teliti

• Sikap kerjasama III. MATERI AJAR

1. Menyebutkan jenis pesawat sederhana a. Katrol

b. Roda berporos

2. Mengukur berat benda dengan katrol

3. Menyebutkan kegiatan yang menggunakan katrol dan roda berporos IV. METODE DAN MODEL PEMBELAJARAN

Metode Pembelajaran 1. Tanya Jawab 2. Diskusi

3. Pemberian tugas

Model Pembelajaran : Pendekatan Contextual Teaching and Learning dan penggunaan alat peraga

V. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama

I. Kegiatan Awal ( ± 10 menit) a. Salam

b. Do’a

c. Siswa diajak mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk mengikuti pelajaran

d. Guru memberi motivasi siswa untuk mengikuti pelajaran dengan memancing siswa dalam menjawab pertanyaan agar siswa lebih tertarik untuk mengikuti pelajaran, hal ini merupakan refleksi dari siklus 1 yang kurang menekankan adanya apersepsi dan motivasi.

(25)

e. Melakukan tanya jawab dengan mengajukan pertanyaan ”coba anak-anak siapa yang dirumah, mengambilnya airnya menggunakan anak timba? Apa yang menyebabkan anak timba bisa bergerak?”

II. Kegiatan Inti (± 45 menit) 1. Eksplorasi

a. Siswa mengamati contoh alat peraga tentang pesawat sederhana yang dibawa oleh guru (kontruktivisme)

b. Siswa menjawab dari pertanyaan dari guru berdasarkan alat peraga. Guru menunjuk siswa dalam menjawab pertanyaan agar kegiatan tanya jawab lebih hidup dan menarik, hal ini merupakan refleksi dari siklus 1. (kontruktivisme)

c. Siswa mengkontruksi pengetahuan mereka dari alat peraga yang dibawa oleh guru (kontruktivisme)

2. Elaborasi

a. Siswa mengelompokkan jenis jenis pesawat sederhana (inquiri) b. Siswa menyebutkan kegiatan yang memanfaatkan pesawat

sederhana berdasarkan alat peraga yang diberikan oleh guru (inkuiri)

c. Guru meminta siswa untuk berkelompok, setiap kelompok beranggotakan 5 siswa. (masyarakat belajar)

d. Kemudian siswa diberi Lembar Kerja Kelompok dan mendiskusikan jawabannya (masyarakat belajar)

e. Perwakilan kelompok membacakan hasil diskusinya dan guru memberikan tanggapan tentang presentasi yang dilakukan siswa, sebagai refleksi dari siklus 1. (pemodelan)

3. Konfirmasi

a. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk bertanya atau memberikan pendapat terhadap hasil diskusi (bertanya)

b. Guru bersama siswa menyimpulkan hasil diskusi (refleksi) c. Guru memberikan pertanyaan pada siswa (bertanya)

d. Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya hal- hal yang belum dimengerti siswa (refleksi, bertanya)

(26)

e. Guru memberikan penguatan pada siswa tentang materi yang diajarkan (refleksi)

III. Kegiatan Akhir (± 15 menit)

a. Siswa bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari.

b. Guru menutup pembelajaran dengan ucapan salam.

Pertemuan ke dua

VI. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN I. Kegiatan Awal ( ± 10 menit)

a. Salam b. Do’a

c. Siswa diajak mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk mengikuti pelajaran

d. Guru memberi motivasi siswa untuk mengikuti pelajaran dengan memancing siswa dalam menjawab pertanyaan agar siswa lebih tertarik untuk mengikuti pelajaran, hal ini merupakan refleksi dari siklus 1 yang kurang menekankan adanya apersepsi dan motivasi.

e. Melakukan tanya jawab dengan mengajukan pertanyaan: “siapa yang pernah naik sepeda ? apa yang membuat sepeda bisa begerak dan dapat dinaiki? ”

II. Kegiatan Inti (± 45 menit) 1. Eksplorasi

a. Siswa mengamati contoh alat peraga tentang pesawat sederhana yang dibawa oleh guru (kontruktivisme)

b. Siswa menjawab dari pertanyaan dari guru berdasarkan alat peraga. Guru menunjuk siswa dalam menjawab pertanyaan agar kegiatan tanya jawab lebih hidup dan menarik, hal ini merupakan refleksi dari siklus 1. (kontruktivisme)

c. Siswa mengkontruksi pengetahuan mereka dari alat peraga yang dibawa oleh guru (kontruktivisme)

2. Elaborasi

a. Siswa mengelompokkan jenis jenis pesawat sederhana (inquiri)

(27)

b. Siswa menyebutkan kegiatan yang memanfaatkan pesawat sederhana berdasarkan alat peraga yang diberikan oleh guru (inkuiri)

c. Guru meminta siswa untuk berkelompok, setiap kelompok beranggotakan 5 siswa. (masyarakat belajar)

d. Kemudian siswa diberi Lembar Kerja Kelompok dan mendiskusikan jawabannya (masyarakat belajar)

e. Perwakilan kelompok membacakan hasil diskusinya dan guru memberikan tanggapan tentang presentasi yang dilakukan siswa, sebagai refleksi dari siklus 1. (pemodelan)

3. Konfirmasi

a. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk bertanya atau memberikan pendapat terhadap hasil diskusi (bertanya)

b. Guru bersama siswa menyimpulkan hasil diskusi (refleksi) c. Guru memberikan pertanyaan pada siswa (bertanya)

d. Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya hal- hal yang belum dimengerti siswa (refleksi, bertanya)

e. Guru memberikan penguatan pada siswa tentang materi yang diajarkan (refleksi)

III. Kegiatan Akhir (± 15 menit)

a. Siswa bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari.

b. Siswa mengerjakan tes formatif (penilaian nyata).

c. Guru menilai tes formatif (penilaian nyata)

d. Guru menutup pembelajaran dengan ucapan salam.

VII. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR.

1. Media Belajar

• Yoyo

• Batu

• Katrol

• Mobil mainan

• Tali

• Timbangan

(28)

2. Sumber Belajar

• Standar Isi mata pelajaran IPA

• Kurikulum KTSP 2006 untuk kelas V

• Sulistiyono, Heri.2008.Ilmu pengetahuan alam 5. Jakarta:

Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Hal: 109.

Azmiyawati, Choiril. 2008. IPA Salingtemas untuk kelas V SD/MI . Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Hal: 98.

VIII. EVALUASI / PENILAIAN

1. Jenis Tes : Tes tertulis 2. Bentuk Tes : Pilihan ganda

(29)

LEMBAR KERJA SISWA Anggota : ……….

...

...

...

Sediakan alat dan bahan sebagai berikut:

Alat : katrol atau yoyo Bahan : batu atau beban

Lakukan kegiatan berikut ini sesuai petunjuk kerja berikut ini ! 1. Kegiatan I

a. Ambil batu dengan ukuran sangat kecil, kecil, dan agak besar

b. Timbanglah batu tersebut dengan ditali dan ditimbang ? catatlah masing2 berat batu tersebut!

Jawab:...

2. Kegiatan II

a. Sediakan yoyo yang biasa kamu mainkan!

b. Ambilah tali kemudian kamu kaitkan dengan yoyo atau katrol sehingga posisinya seperti alat timba!

c. Ukurlah berat masing-masing batu tersebut dengan timbangan!

Jawab:...

3. Kegiatan III

a. Bandingkan antara kegiatan I dengan kegiatan II, manakah cara yang paling mudah untuk mengangkat batu?

Jawab:...

b. Manakah yang membutuhkan tenaga lebih besar, antara kegiatan I dengan kegiatan II ?

Jawab:...

...

c. Tulislah kesimpulan dari kegiatan ini kemudian bacalah di depan kelas!

Kesimpulan:

...

...

...

(30)

LEMBAR KERJA SISWA Anggota : ……….

...

...

...

Sediakan alat dan bahan sebagai berikut:

Alat : mobil mainan

Lakukan kegiatan berikut ini sesuai petunjuk kerja berikut ini !

1. Kegiatan I

c. Siapkan mobil mainan! Lepaslah roda dari mobil mainan yang kamu bawa!

d. Doronglah mobil mainan tersebut!

e. Apakah mobil mainan berjalan dengan lancar?

Jawab:...

2. Kegiatan II

a. Sizpkan mobil mainan yang lengkap dengan rodanya!

b. Doronglah mobilmainan tersebut!

c. Apakah mobil mainan berjalan dengan lancar?

Jawab:...

3. Kegiatan III

a. Bandingkan antara kegiatan I dengan kegiatan II, manakah cara yang paling mudah untuk mendorong mobil mainan agar berjalan dengan lancar?

Jawab:...

...

b. Manakah yang membutuhkan tenaga lebih besar, antara kegiatan I dengan kegiatan II ?

Jawab:...

c. Tulislah kesimpulan dari kegiatan ini kemudian bacalah di depan kelas!

Kesimpulan:

...

...

...

(31)

Soal Evaluasi

Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!

1. Kegiatan yang memanfaatkan prinsip kerja roda berporos adalah ….

a. menggunakan kursi roda b. menimba

c. menyapu

d. menggunakan dongkrak 2. Katrol mempunyai titik tumpu, kuasa, dan beban. Oleh karena itu, pada

prinsipnya katrol termasuk ….

a. Pengungkit b. Roda

c. bidang miring d. bidang datar 3. Perhatikan gambar dibawah ini!

1) 2)

3) 4)

Benda yang memanfaatkan roda berporos adalah….

a. 1) b. 2)

c. 3) d. 4)

4. Pesawat sederhana yang digunakan untuk mengangkat atau menarik benda ke atas adalah...

a. tuas atau pengungkit b. katrol

c. bidang miring d. roda berporos 5. Perhatikan gambar berikut!

1) 2)

(32)

3)

Katrol yang posisinya tidak berpindah pada saat nomor ….

a. 1) dan 2) b. 2) dan 3)

6. Kegiatan yang memanfaatkan pesawat sederhana a. memotong kuku

b. menyapu

7. Berikut ini kegiatan yang memanfaatkan prinsip kerja katrol a. alat pengerek bendera

b. jungkat-jungkit 8. Perhatikan peristiwa

1) mengangkat barang dengan tangan

2) mengangkat barang dengan alat pengangkat barang

Dari peristiwa di atas manakah yang membutuhkan tenaga yang paling jika mengangkat barang dengan berat benda yang sama adalah

a. nomor 1) b. nomor 2)

9. Pesawat sederhana yang tepat digunakan untuk meringankan pekerjaan s gambar di samping adalah...

a. roda berporos b. Katrol

c. bidang miring d. pengungkit

10. Di bawah ini adalah contoh penggunaan roda berporos, kecuali ...

a. roda sepeda b. Dongkrak

11. Kursi roda menggunakan prinsip pesawat sederhana yang berupa a. Katrol

b. Pengungkit c. roda berporos d. bidang miring 4)

atrol yang posisinya tidak berpindah pada saat digunakan ditunjukkan oleh c. 1) dan 4)

d. 3) dan 4)

Kegiatan yang memanfaatkan pesawat sederhana jenis katrol adalah

memotong kuku c. menyetir

d. menimba

Berikut ini kegiatan yang memanfaatkan prinsip kerja katrol adalah ….

alat pengerek bendera jungkit

c. gerobak roda satu d. sekop

Perhatikan peristiwa-peristiwa berikut ini!

1) mengangkat barang dengan tangan

2) mengangkat barang dengan alat pengangkat barang

Dari peristiwa di atas manakah yang membutuhkan tenaga yang paling jika mengangkat barang dengan berat benda yang sama adalah….

c. 1) dan 2) benar semua d. 1) dan 2) salah semua Pesawat sederhana yang tepat digunakan untuk meringankan pekerjaan s gambar di samping adalah...

roda berporos bidang miring pengungkit

Di bawah ini adalah contoh penggunaan roda berporos, kecuali ...

roda sepeda Dongkrak

c. Gergaji mesin d. setir mobil menggunakan prinsip pesawat sederhana yang berupa Pengungkit

roda berporos bidang miring

ditunjukkan oleh

jenis katrol adalah ….

adalah ….

gerobak roda satu

Dari peristiwa di atas manakah yang membutuhkan tenaga yang paling sedikit

….

1) dan 2) benar semua 1) dan 2) salah semua

Pesawat sederhana yang tepat digunakan untuk meringankan pekerjaan seperti

Di bawah ini adalah contoh penggunaan roda berporos, kecuali ...

Gergaji mesin setir mobil menggunakan prinsip pesawat sederhana yang berupa...

(33)

42 12. Perhatikan alat-alat berikut!

I. Kursi roda IV. Timba sumur II. Bor listrik V. Sekrup

III. Roda sepeda

Alat yang menggunakan prinsip roda berporos yaitu . . . . a. I dan II

b. III dan IV c. I dan III d. II dan V

KUNCI JAWABAN 1. A

2. A 3. A 4. B 5. C 6. D 7. A 8. B 9. B 10. B 11. C 12. C

(34)

PEDOMAN PENILAIAN

Skor yang diperoleh

Skor maksimum x 100 =

16

16 x 100 = 100

KKM SDN Koripan 04 (70)

(35)

BAHAN AJAR STANDAR KOMPETENSI

5. Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya KOMPETENSI DASAR

5.2 Menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan lebih cepat

Materi Ajar 1. Katrol

Di awal pembahasan, kamu telah mengenal salah satu jenis pesawat sederhana yang ada di sekolahmu, yaitu katrol. Katrol merupakan roda yang berputar pada porosnya. Biasanya pada katrol juga terdapat tali atau rantai sebagai penghubungnya. Berdasarkan cara kerjanya, katrol merupakan jenis pengungkit karena memiliki titik tumpu, kuasa, dan beban. Katrol digolongkan menjadi tiga, yaitu katrol tetap, katrol bebas, dan katrol majemuk.

a. Katrol tetap

Katrol tetap merupakan katrol yang posisinya tidak berpindah pada saat digunakan. Katrol jenis ini biasanya dipasang pada tempat tertentu. Katrol yang digunakan pada tiang bendera dan sumur timba adalah contoh katrol tetap.

Image:katrol.jpg

(36)

b. Katrol bebas

Berbeda dengan katrol tetap, pada katrol bebas kedudukan atau posisi katrol berubah dan tidak dipasang pada tempat tertentu. Katrol jenis ini biasanya ditempatkan di atas tali yang kedudukannya dapat berubah, seperti tampak pada gambar di samping. Salah satu ujung tali diikat pada tempat tertentu. Jika ujung yang lainnya ditarik maka katrol akan bergerak. Katrol jenis ini bisa kita temukan pada alat-alat pengangkat peti kemas di pelabuhan.

Image:tronton.jpg c. Katrol majemuk

Katrol majemuk merupakan perpaduan dari katrol tetap dan katrol bebas. Kedua katrol ini dihubungkan dengan tali. Pada katrol majemuk, beban dikaitkan pada katrol bebas. Salah satu ujung tali dikaitkan pada penampang katrol tetap. Jika ujung tali yang lainnya ditarik maka beban akan terangkat beserta bergeraknya katrol bebas ke atas.

Image:katrol majemuk.jpg

(37)

2. Roda Berporos

Roda berporos merupakan roda yang di dihubungkan dengan sebuah poros yang dapat berputar bersama-sama. Roda berporos merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang banyak ditemukan pada alat-alat seperti setir mobil, setir kapal, roda sepeda, roda kendaraan bermotor, dan gerinda.

Image:rujji.jpg

(38)

Lampiran 3

Kisi-kisi Soal Tes Siklus I Standar

Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Nomor Item Soal 5. Memahami

hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya

5.3.Menjelaskan pesawat

sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih

mudah dan

lebih cepat

Menjelaskan

pengertian pesawat sederhana

1,14,

Mengidentifikasi berbagai alat dalam kehidupan sehari- hari yang merupakan pesawat sederhana jenis pengungkit dan bidang miring

2, 3, 6, 8, 9, 11

Menentukan kegiatan yang menggunakan pesawat sederhana jenis pengungkit dan bidang miring.

4, 5, 7, 10, 12, 13, 15, 16

(39)

Kisi-kisi Soal Tes Siklus II Standar

Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Nomor Item Soal 5. Memahami

hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya

5.4.Menjelaskan pesawat

sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih

mudah dan

lebih cepat

Mengidentifikasi berbagai alat dalam kehidupan sehari- hari yang

merupakan pesawat sederhana jenis katrol dan roda berporos.

3, 5, 10, 12

Mengidentifikasi keuntungan penggunaan pesawat sederhana jenis katrol dan roda berporos

2, 8, 9

Menentukan kegiatan yang menggunakan pesawat sederhana jenis katrol dan roda berporos

1, 4, 6, 7, 11

(40)

Lampiran 4

Uji Validitas dan Reliabelitas Soal Tes Siklus I

Reliability Statistics

Cronbach's

Alpha N of Items

.887 20

Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 12.2432 25.523 .706 .875

VAR00002 12.3514 25.568 .652 .877

VAR00003 12.3514 27.345 .292 .888

VAR00004 12.2703 25.647 .663 .876

VAR00005 12.2162 26.563 .493 .882

VAR00006 12.1892 25.935 .653 .877

VAR00007 12.2432 27.634 .255 .889

VAR00008 12.2432 25.578 .693 .876

VAR00009 12.3243 25.503 .673 .876

VAR00010 12.2973 26.381 .497 .882

VAR00011 12.1351 25.898 .720 .876

VAR00012 12.3514 27.290 .305 .888

VAR00013 12.2973 25.381 .708 .875

VAR00014 12.2973 25.604 .661 .876

VAR00015 12.1622 25.862 .696 .876

VAR00016 12.3784 25.908 .577 .879

VAR00017 12.1351 28.565 .088 .892

VAR00018 12.2703 25.647 .663 .876

VAR00019 12.3243 25.892 .591 .879

VAR00020 12.3784 31.242 -.419 .909

(41)

Dari hasil validitas di atas dengan jumlah subjek 37 siswa, maka diperoleh nilai R tabel 0,304 dengan taraf signifikan 5%. Butir soal dikatakan valid jika R hitung lebih besar dari R tabel. Hasil validitas soal dari 20 soal diperoleh 16 soal valid dan 4 soal yang tidak valid yaitu soal nomor 3, 7, 17, 20.

(42)

Uji Validitas dan Reliabelitas Soal Tes Siklus II

Reliability Statistics

Cronbach's

Alpha N of Items

.851 15

Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 9.3243 13.392 .734 .828

VAR00002 9.4324 13.641 .613 .834

VAR00003 9.2162 15.452 .165 .857

VAR00004 9.3514 13.790 .596 .836

VAR00005 9.2162 15.452 .165 .857

VAR00006 9.2703 13.925 .607 .836

VAR00007 9.3514 13.679 .630 .834

VAR00008 9.3243 13.614 .665 .832

VAR00009 9.4054 13.581 .637 .833

VAR00010 9.4595 17.644 -.408 .890

VAR00011 9.2162 13.785 .712 .831

VAR00012 9.4324 14.641 .331 .851

VAR00013 9.3784 13.353 .716 .828

VAR00014 9.3784 13.631 .632 .833

VAR00015 9.2432 13.911 .637 .834

Dari hasil validitas di atas dengan jumlah subjek 37 siswa, maka diperoleh nilai R tabel 0,304 dengan taraf signifikan 5%. Butir soal dikatakan valid jika R hitung lebih besar dari R tabel. Hasil validitas soal dari 15 soal diperoleh 12 soal valid dan 3 soal yang tidak valid yaitu soal nomor 3, 5, dan 10.

(43)

Lampiran 5

LEMBAR OBSERVASI

KEGIATAN GURU TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTL DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA

Siklus/ Pertemuan : I/ I

Sekolah : SD Negeri Koripan 04 Mata Pelajaran : IPA

Materi : Pesawat Sederhana Kelas/ Semester : V/II

Tanggal : 19 April 2013

Berikan penilaian dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang sesuai!

No Aspek yang Diamati Penilaian

Ya Tdk 1 2 3 4 I Pra Pembelajaran

1 Guru menyiapkan lembar kegiatan yang

akan digunakan dalam proses pembelajaran. √ √

2 Guru menyiapkan alat peraga yang akan

digunakan dalam proses pembelajaran. √ √

3 Guru mengkondisikan kelas serta memeriksa

kesiapan siswa untuk mengikuti pelajaran. √ √ II Kegiatan Awal

1 Berdoa sebelum pembelajaran dimulai. √ √

2 Guru melakukan presensi siswa. √ √

3 Guru melakukan apersepsi dan memotivasi

siswa. √ √

4 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran √ √

5 Guru melakukan tanya jawab untuk

mengecek kemampuan awal siswa. √ √

(44)

III Kegiatan Inti

1 Guru menyajikan alat peraga yang

berhubungan dengan pesawat sederhana √ √

2 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk tanya jawab tentang alat peraga yang ditunjukkan kepada siswa.

√ √

3 Guru membagi siswa kedalam 5 kelompok

(setiap kelompok beranggota 5 siswa). √ √

4 Guru membagikan alat peraga untuk

dikgunakan percobaan. √ √

5 Guru membimbing siswa melakukan

diskusi. √ √

6 Selama proses pembelajaran guru memantau

siswa dalam diskusi kelompok. √ √

7 Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.

√ √

8 Guru bersama siswa membahas hasil kerja

kelompok. √ √

9 Guru memberikan penguatan dan

meluruskan materi yang kurang jelas. √ √

10 Guru memberikan penilaian terhadap hasil

diskusi siswa. √ √

IV Kegiatan Penutup

1 guru memberikan kesempatan kepada siswa

untuk bertanya.

2 Guru bersama siswa menyimpulkan

pembelajaran. √ √

3 Guru melakukan refleksi pada akhir

pembelajaran. √ √

(45)

4 Guru menutup kegiatan pembelajaran. √ √

Keterangan:

Skor 1 : kurang.

Skor 2 : cukup.

Skor 3 : baik.

Skor 4 : baik sekali.

Penilaian:

Skor yang diperoleh

Skor maksimum x 100 = Skor maksimum = 88

x 100 = 81,8

keterangan : Baik

Semarang, 19 April 2013

Observer

Muhamad Ngainun Najib NIM. 292009236

Kriteria penilain:

86 – 100 = Baik Sekali 71 – 85 = Baik 56 – 70 = Cukup

< 55 = Kurang 88

72

(46)

LEMBAR OBSERVASI

KEGIATAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTL DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA

Siklus/ Pertemuan : I/ I

Sekolah : SD Negeri Koripan 04 Mata Pelajaran : IPA

Materi : Pesawat Sederhana Kelas/ Semester : V/ II

Tanggal : 19 April 2013

Berikan penilaian dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang sesuai!

No Aspek yang Diamati Penilaian

Ya Tdk 1 2 3 4 1 Siswa mempersiapkan diri dan

mempersiapkan alat tulis sebagai tanda siap untuk menerima pelajaran.

√ √

2 Siswa memperhatikan saat guru memberikan

apersepsi dan motivasi. √ √

3 Siswa memperhatikan alat peraga yang

disajikan oleh guru. √ √

4 Siswa memperhatikan saat guru membagi

kelompok. √ √

5 Siswa memperhatikan saat guru memberikan

petunjuk diskusi. √ √

6 Siswa aktif dalam diskusi kelompok. √ √

7 Siswa saling kerja sama dalam diskusi

kelompok. √ √

8 Siswa menyampaikan pendapatnya saat

diskusi kelompok. √ √

9 Siswa mempresentasikan hasil diskusinya di

depan kelas. √ √

10 Siswa memperhatikan presentasi hasil

diskusi kelompok. √ √

(47)

11 Siswa memperhatikan saat guru menjelaskan

materi pelajaran. √ √

12 Siswa mengikuti langkah demi langkah

sesuai petunjuk guru dengan baik. √ √

13 Siswa aktif bertanya pada materi yang

kurang jelas. √ √

14 Siswa dapat menjawab pertanyaan dari guru

dengan baik. √ √

`15 Siswa menyimpulkan materi yang sedang

dipelajari. √ √

Keterangan:

Skor 1 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori kurang.

Skor 2 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori cukup.

Skor 3 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori baik.

Skor 4 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori baik sekali.

Penilaian:

!"# $#%

& '!&(& x 100 = Skor maksimum = 60

x 100 = 80

keterangan :Baik

Semarang, 19 April 2013

Observer

Muhamad Ngainun Najib NIM. 292009236

Kriteria penilain:

86 – 100 = Baik Sekali 71 – 85 = Baik 56 – 70 = Cukup

< 55 = Kurang 60

48

(48)

LEMBAR OBSERVASI

KEGIATAN GURU TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTL DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA

Siklus/ Pertemuan : I/ II

Sekolah : SD Negeri Koripan 04 Mata Pelajaran : IPA

Materi : Pesawat Sederhana Kelas/ Semester : V/II

Tanggal : 26 April 2013

Berikan penilaian dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang sesuai!

No Aspek yang Diamati Penilaian

Ya Tdk 1 2 3 4 I Pra Pembelajaran

1 Guru menyiapkan lembar kegiatan yang

akan digunakan dalam proses pembelajaran. √ √

2 Guru menyiapkan alat peraga yang akan

digunakan dalam proses pembelajaran. √ √

3 Guru mengkondisikan kelas serta memeriksa

kesiapan siswa untuk mengikuti pelajaran. √ √ II Kegiatan Awal

1 Berdoa sebelum pembelajaran dimulai. √ √

2 Guru melakukan presensi siswa. √ √

3 Guru melakukan apersepsi dan memotivasi

siswa. √ √

4 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran √ √

5 Guru melakukan tanya jawab untuk

mengecek kemampuan awal siswa. √ √

(49)

III Kegiatan Inti

1 Guru menyajikan alat peraga yang

berhubungan dengan pesawat sederhana √ √

2 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk tanya jawab tentang alat peraga yang ditunjukkan kepada siswa.

√ √

3 Guru membagi siswa kedalam 5 kelompok

(setiap kelompok beranggota 5 siswa). √ √

4 Guru membagikan alat peraga untuk

dikgunakan percobaan. √ √

5 Guru membimbing siswa melakukan

diskusi. √ √

6 Selama proses pembelajaran guru memantau

siswa dalam diskusi kelompok. √ √

7 Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.

√ √

8 Guru bersama siswa membahas hasil kerja

kelompok. √ √

9 Guru memberikan penguatan dan

meluruskan materi yang kurang jelas. √ √

10 Guru memberikan penilaian terhadap hasil

diskusi siswa. √ √

IV Kegiatan Penutup

1 guru memberikan kesempatan kepada siswa

untuk bertanya.

2 Guru bersama siswa menyimpulkan

pembelajaran. √ √

3 Guru melakukan refleksi pada akhir

pembelajaran. √ √

(50)

4 Guru menutup kegiatan pembelajaran. √ √

Keterangan:

Skor 1 : kurang.

Skor 2 : cukup.

Skor 3 : baik.

Skor 4 : baik sekali.

Penilaian:

Skor yang diperoleh

Skor maksimum x 100 = Skor maksimum = 88

x 100 = 80,6

keterangan : Baik

Semarang, 26 April 2013

Observer

Muhamad Ngainun Najib NIM. 292009236

Kriteria penilain:

86 – 100 = Baik Sekali 71 – 85 = Baik 56 – 70 = Cukup

< 55 = Kurang 88

71

(51)

LEMBAR OBSERVASI

KEGIATAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTL DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA

Siklus/ Pertemuan : I/ II

Sekolah : SD Negeri Koripan 04 Mata Pelajaran : IPA

Materi : Pesawat Sederhana Kelas/ Semester : V/ II

Tanggal : 26 April 2013

Berikan penilaian dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang sesuai!

No Aspek yang Diamati Penilaian

Ya Tdk 1 2 3 4 1 Siswa mempersiapkan diri dan

mempersiapkan alat tulis sebagai tanda siap untuk menerima pelajaran.

√ √

2 Siswa memperhatikan saat guru memberikan

apersepsi dan motivasi. √ √

3 Siswa memperhatikan alat peraga yang

disajikan oleh guru. √ √

4 Siswa memperhatikan saat guru membagi

kelompok. √ √

5 Siswa memperhatikan saat guru memberikan

petunjuk diskusi. √ √

6 Siswa aktif dalam diskusi kelompok. √ √

7 Siswa saling kerja sama dalam diskusi

kelompok. √ √

8 Siswa menyampaikan pendapatnya saat

diskusi kelompok. √ √

9 Siswa mempresentasikan hasil diskusinya di

depan kelas. √ √

10 Siswa memperhatikan presentasi hasil

diskusi kelompok. √ √

(52)

11 Siswa memperhatikan saat guru menjelaskan

materi pelajaran. √ √

12 Siswa mengikuti langkah demi langkah

sesuai petunjuk guru dengan baik. √ √

13 Siswa aktif bertanya pada materi yang

kurang jelas. √ √

14 Siswa dapat menjawab pertanyaan dari guru

dengan baik. √ √

`15 Siswa menyimpulkan materi yang sedang

dipelajari. √ √

Keterangan:

Skor 1 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori kurang.

Skor 2 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori cukup.

Skor 3 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori baik.

Skor 4 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori baik sekali.

Penilaian:

!"# $#%

& '!&(& x 100 = Skor maksimum = 60

x 100 = 85

keterangan :Baik

Semarang, 26 April 2013

Observer

Muhamad Ngainun Najib NIM. 292009236

Kriteria penilain:

86 – 100 = Baik Sekali 71 – 85 = Baik 56 – 70 = Cukup

< 55 = Kurang 60

51

(53)

LEMBAR OBSERVASI

KEGIATAN GURU TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTL DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA

Siklus/ Pertemuan : II/ I

Sekolah : SD Negeri Koripan 04 Mata Pelajaran : IPA

Materi : Pesawat Sederhana Kelas/ Semester : V/II

Tanggal : 30 April 2013

Berikan penilaian dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang sesuai!

No Aspek yang Diamati Penilaian

Ya Tdk 1 2 3 4 I Pra Pembelajaran

1 Guru menyiapkan lembar kegiatan yang

akan digunakan dalam proses pembelajaran. √ √

2 Guru menyiapkan alat peraga yang akan

digunakan dalam proses pembelajaran. √ √

3 Guru mengkondisikan kelas serta memeriksa

kesiapan siswa untuk mengikuti pelajaran. √ √

II Kegiatan Awal

1 Berdoa sebelum pembelajaran dimulai. √ √

2 Guru melakukan presensi siswa. √ √

3 Guru melakukan apersepsi dan memotivasi

siswa. √ √

4 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran √ √

5 Guru melakukan tanya jawab untuk mengecek kemampuan awal siswa.

√ √

(54)

III Kegiatan Inti

1 Guru menyajikan alat peraga yang

berhubungan dengan pesawat sederhana √ √

2 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk tanya jawab tentang alat peraga yang ditunjukkan kepada siswa.

√ √

3 Guru membagi siswa kedalam 5 kelompok

(setiap kelompok beranggota 5 siswa). √ √

4 Guru membagikan alat peraga untuk

dikgunakan percobaan. √ √

5 Guru membimbing siswa melakukan

diskusi. √ √

6 Selama proses pembelajaran guru memantau

siswa dalam diskusi kelompok. √ √

7 Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.

√ √

8 Guru bersama siswa membahas hasil kerja

kelompok. √ √

9 Guru memberikan penguatan dan

meluruskan materi yang kurang jelas. √ √

10 Guru memberikan penilaian terhadap hasil

diskusi siswa. √ √

IV Kegiatan Penutup

1 guru memberikan kesempatan kepada siswa

untuk bertanya.

2 Guru bersama siswa menyimpulkan

pembelajaran. √ √

3 Guru melakukan refleksi pada akhir

pembelajaran. √ √

(55)

4 Guru menutup kegiatan pembelajaran. √ √

Keterangan:

Skor 1 : kurang.

Skor 2 : cukup.

Skor 3 : baik.

Skor 4 : baik sekali.

Penilaian:

Skor yang diperoleh

Skor maksimum x 100 = Skor maksimum = 88

x 100 = 89,7

keterangan : Baik Sekali

Semarang, 30 April 2013

Observer

Muhamad Ngainun Najib NIM. 292009236

Kriteria penilain:

86 – 100 = Baik Sekali 71 – 85 = Baik 56 – 70 = Cukup

< 55 = Kurang 88

79

(56)

LEMBAR OBSERVASI

KEGIATAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTL DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA

Siklus/ Pertemuan : II/ I

Sekolah : SD Negeri Koripan 04 Mata Pelajaran : IPA

Materi : Pesawat Sederhana Kelas/ Semester : V/ II

Tanggal : 30 April 2013

Berikan penilaian dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang sesuai!

No Aspek yang Diamati Penilaian

Ya Tdk 1 2 3 4 1 Siswa mempersiapkan diri dan

mempersiapkan alat tulis sebagai tanda siap untuk menerima pelajaran.

√ √

2 Siswa memperhatikan saat guru memberikan

apersepsi dan motivasi. √ √

3 Siswa memperhatikan alat peraga yang

disajikan oleh guru. √ √

4 Siswa memperhatikan saat guru membagi

kelompok. √ √

5 Siswa memperhatikan saat guru memberikan

petunjuk diskusi. √ √

6 Siswa aktif dalam diskusi kelompok. √ √

7 Siswa saling kerja sama dalam diskusi

kelompok. √ √

8 Siswa menyampaikan pendapatnya saat

diskusi kelompok. √ √

9 Siswa mempresentasikan hasil diskusinya di

depan kelas. √ √

10 Siswa memperhatikan presentasi hasil

diskusi kelompok. √ √

(57)

11 Siswa memperhatikan saat guru menjelaskan

materi pelajaran. √ √

12 Siswa mengikuti langkah demi langkah

sesuai petunjuk guru dengan baik. √ √

13 Siswa aktif bertanya pada materi yang

kurang jelas. √ √

14 Siswa dapat menjawab pertanyaan dari guru

dengan baik. √ √

`15 Siswa menyimpulkan materi yang sedang

dipelajari. √ √

Keterangan:

Skor 1 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori kurang.

Skor 2 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori cukup.

Skor 3 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori baik.

Skor 4 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori baik sekali.

Penilaian:

!"# $#%

& '!&(& x 100 = Skor maksimum = 60

x 100 = 90

keterangan :Baik Sekali

Semarang, 30 April 2013

Observer

Muhamad Ngainun Najib NIM. 292009236

Kriteria penilain:

86 – 100 = Baik Sekali 71 – 85 = Baik 56 – 70 = Cukup

< 55 = Kurang 60

54

(58)

LEMBAR OBSERVASI

KEGIATAN GURU TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTL DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA

Siklus/ Pertemuan : II/ II

Sekolah : SD Negeri Koripan 04 Mata Pelajaran : IPA

Materi : Pesawat Sederhana Kelas/ Semester : V/II

Tanggal : 30 April 2013

Berikan penilaian dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang sesuai!

No Aspek yang Diamati Penilaian

Ya Tdk 1 2 3 4 I Pra Pembelajaran

1 Guru menyiapkan lembar kegiatan yang

akan digunakan dalam proses pembelajaran. √ √

2 Guru menyiapkan alat peraga yang akan

digunakan dalam proses pembelajaran. √ √

3 Guru mengkondisikan kelas serta memeriksa

kesiapan siswa untuk mengikuti pelajaran. √ √

II Kegiatan Awal

1 Berdoa sebelum pembelajaran dimulai. √ √

2 Guru melakukan presensi siswa. √ √

3 Guru melakukan apersepsi dan memotivasi

siswa. √ √

4 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran √ √

5 Guru melakukan tanya jawab untuk mengecek kemampuan awal siswa.

√ √

(59)

III Kegiatan Inti

1 Guru menyajikan alat peraga yang

berhubungan dengan pesawat sederhana √ √

2 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk tanya jawab tentang alat peraga yang ditunjukkan kepada siswa.

√ √

3 Guru membagi siswa kedalam 5 kelompok

(setiap kelompok beranggota 5 siswa). √ √

4 Guru membagikan alat peraga untuk

dikgunakan percobaan. √ √

5 Guru membimbing siswa melakukan

diskusi. √ √

6 Selama proses pembelajaran guru memantau

siswa dalam diskusi kelompok. √ √

7 Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.

√ √

8 Guru bersama siswa membahas hasil kerja

kelompok. √ √

9 Guru memberikan penguatan dan

meluruskan materi yang kurang jelas. √ √

10 Guru memberikan penilaian terhadap hasil

diskusi siswa. √ √

IV Kegiatan Penutup

1 guru memberikan kesempatan kepada siswa

untuk bertanya.

2 Guru bersama siswa menyimpulkan

pembelajaran. √ √

3 Guru melakukan refleksi pada akhir

pembelajaran. √ √

(60)

4 Guru menutup kegiatan pembelajaran. √ √

Keterangan:

Skor 1 : kurang.

Skor 2 : cukup.

Skor 3 : baik.

Skor 4 : baik sekali.

Penilaian:

Skor yang diperoleh

Skor maksimum x 100 = Skor maksimum = 88

x 100 = 90,9

keterangan : Baik Sekali

Semarang, 30 April 2013

Observer

Muhamad Ngainun Najib NIM. 292009236

Kriteria penilain:

86 – 100 = Baik Sekali 71 – 85 = Baik 56 – 70 = Cukup

< 55 = Kurang 88

80

(61)

LEMBAR OBSERVASI

KEGIATAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTL DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA

Siklus/ Pertemuan : II/ II

Sekolah : SD Negeri Koripan 04 Mata Pelajaran : IPA

Materi : Pesawat Sederhana Kelas/ Semester : V/ II

Tanggal : 30 April 2013

Berikan penilaian dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang sesuai!

No Aspek yang Diamati Penilaian

Ya Tdk 1 2 3 4 1 Siswa mempersiapkan diri dan

mempersiapkan alat tulis sebagai tanda siap untuk menerima pelajaran.

√ √

2 Siswa memperhatikan saat guru memberikan

apersepsi dan motivasi. √ √

3 Siswa memperhatikan alat peraga yang

disajikan oleh guru. √ √

4 Siswa memperhatikan saat guru membagi

kelompok. √ √

5 Siswa memperhatikan saat guru memberikan

petunjuk diskusi. √ √

6 Siswa aktif dalam diskusi kelompok. √ √

7 Siswa saling kerja sama dalam diskusi

kelompok. √ √

8 Siswa menyampaikan pendapatnya saat

diskusi kelompok. √ √

9 Siswa mempresentasikan hasil diskusinya di

depan kelas. √ √

10 Siswa memperhatikan presentasi hasil

diskusi kelompok. √ √

(62)

11 Siswa memperhatikan saat guru menjelaskan

materi pelajaran. √ √

12 Siswa mengikuti langkah demi langkah

sesuai petunjuk guru dengan baik. √ √

13 Siswa aktif bertanya pada materi yang

kurang jelas. √ √

14 Siswa dapat menjawab pertanyaan dari guru

dengan baik. √ √

`15 Siswa menyimpulkan materi yang sedang

dipelajari. √ √

Keterangan:

Skor 1 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori kurang.

Skor 2 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori cukup.

Skor 3 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori baik.

Skor 4 : Jika pernyataan tersebut dilakukan oleh guru dalam kategori baik sekali.

Penilaian:

!"# $#%

& '!&(& x 100 = Skor maksimum = 60

x 100 = 91,6

keterangan :Baik Sekali

Semarang, 30 April 2013

Observer

Muhamad Ngainun Najib NIM. 292009236

Kriteria penilain:

86 – 100 = Baik Sekali 71 – 85 = Baik 56 – 70 = Cukup

< 55 = Kurang 60

55

(63)

Lampiran 6

Daftar Nilai Hasil Tes Evaluasi Siklus I

NO NAMA NILAI

1 En 75

2 Ku 75

3 An 81.25

4 Ya 75

5 Ra 75

6 Re 87,5

7 Mf 56,25

8 Wa 68,75

9 Ro 87,5

10 Mn 81,25

11 Mj 75

12 Li 81,25

13 Yo 87,5

14 Re 81,25

15 Hw 81,25

16 Yu 75

17 Kh 75

18 Lu 87,5

19 Pu 81,25

20 Mi 75

21 Mr 87,5

22 Ba 81,25

23 De 81,25

24 Kr 81,25

25 Ri 62,5

Rata-rata 75 Nilai Tertinggi 87,5 Nilai Terendah 56,25

Dari hasil tes evaluasi siklus 1 dengan KKM 70 dan jumlah siswa 25, siswa yang mendapat nilai di atas KKM sebanyak 22 siswa (88%). Sedangkan yang masih dibawah KKM terdapat 3 siswa (12%) dan untuk rata-rata kelas adalah 75, nilai tertinggi 87,5 dan nilai terendah 56,25.

(64)

Daftar Nilai Hasil Tes Evaluasi Siklus II

NO NAMA NILAI

1 En 91.6

2 Ku 83.3

3 An 100

4 Ya 100

5 Ra 83.3

6 Re 75

7 Mf 75

8 Wa 91.6

9 Ro 91.6

10 Mn 100

11 Mj 100

12 Li 100

13 Yo 91.6

14 Re 91.6

15 Hw 91.6

16 Yu 83.3

17 Kh 91.6

18 Lu 100

19 Pu 91.6

20 Mi 91.6

21 Mr 100

22 Ba 100

23 De 91.6

24 Kr 100

25 Ri 83.3

Rata-rata 95,5

Nilai Tertinggi 100

Nilai terendah 75

Dari hasil tes evaluasi siklus 2 dengan KKM 70 dan jumlah siswa 25, siswa yang mendapat nilai di atas KKM sebanyak 25 siswa (100%) dan untuk rata-rata kelas adalah 95,5 , nilai teringgi 100 dan nilai terendah 75.

(65)

Lampiran 7

Lembar Kerja siswa pada pertemuan 1 siklus I

(66)

Lembar kerja siswa pada pertemuan 2 siklus I

(67)

Lembar kerja siswa pada pertemuan 1 siklus II

(68)

Lembar kerja siswa pada pertemuan 2 siklus II

(69)

Lembar tes evaluasi siklus I

(70)
(71)
(72)

Referensi

Dokumen terkait

Bapak H Mohammad Subekti, BE, MSc selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika dan dosen pembimbing, yang telah banyak memberikan ide, saran, kritikan, dorongan dan banyak meluangkan

Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan sosiologi dengan menggunakan logika-logika dan teori-teori sosiologi baik

sedangkan Rentabilitas modal sendiri merupakan perbandingan antara.. laba bersih setelah pajak dengan modal sendiri pada LPD Desa Adat. Sapat Tegallalang Gianyar

Karakteristik yang dimaksud adalah penilaian kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah atau tugas matematika melalui 4 tahap, yaitu: (1) memahami masalah, (2)

Pada penelitian ini diambil prediksi kebutuhan menara untuk jaringan 2G dan 3G dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan akses data dan suara bagi pelanggan seluler

 Guru memberikan tugas kepada siswa sebagai PR (Pekerjaan Rumah) mengenai sub materi katrol tunggal bergerak dan bidang miring sebagai pelatihan lanjutan

engan tanya jawab siswa dapat membedakan jenis pesawat sederhana dari alat-alat yang ditemukan di sekitar rumah dan sekolah (tuas, katrol, dan bidang miring)..

Mari kita jabarkan, tangible (tampilan fisik) merupakan hal nyata yang langsung dapat dirasakan dan dilihat pelanggan contohnya adalah tempat pelayanan yang memadai,