ONLINE MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF 18 TRIMURJO LAMPUNG TENGAH
Oleh:
RATIH SEPTIANINGRUM NPM. 1601050109
Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO
1442 H / 2021 M
ii
ANALISIS KENDALA-KENDALA DALA M PEMBELAJARAN ONLINE MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS
I V MI MA’ARI F 18 TRIMURJO LAMPUNG TENGAH
Diajukan Untu k Memenuhi Tugas dan Memenuhi Sebagian Syarat Memperole h Gela r Sarjana Pendidikan (S.Pd)
Oleh:
RATI H SEPTIANINGRUM NPM. 1601050109
Pembimbing I : Suhendi, M.Pd
Pembimbing II : Yunita Wildaniati, M.Pd
Jurusan Pendidikan Gur u Madrasa h Ibtidaiya h Fakultas Tarbiya h dan Ilm u Keguruan
INSTITU T AGAMA ISLA M NEGERI (IAIN) METRO
1442 H / 2020 M
iii
iv
v
vi ABSTRAK
ANALISIS KENDALA-KENDALA DALAM PEMBELAJARAN ONLINE MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF 18
TRIMURJO LAMPUNG TENGAH Oleh:
RATIH SEPTIANINGRUM NPM. 1601050109
Pendidikan adalah sebuah proses atau jenjang dalam perubahan sikap atau proses pendewasaan dalam diri sesseorang. Dalam kegiatan proses belajar disekolah untuk menyampaikan materi kepada siswa guru berperan penting untuk membimbing dan mengajarkan siswa. Pembelajaran matematika saat ini karena adanya covid 19 (Corona Virus Disease) maka pembelajaran sangat tidak efisien dan dan tidak dapat bertatap muka secara langsung antara guru, siswa dan teman- temannya. Oleh karna itu karena pandemi covid 19 ini siswa diminta belajar dirumah dengan menggunakan daring media sosial (online). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala dalam pembelajaran online mata pelajaran matematika siswa kelas IV MI Ma’arif 18 Trimurjo Lampung Tengah.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang mengambil lokasi MI Ma’arif 18 Trimurjo Lampung Tengah. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Tehnik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi, metode dokumentasi, dan metode wawancara.
Teknik analisis data yang digunakan adalah reduction, d display, dan conclusion.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan melalui wawancara observasi bahwa pembelajaran online merupakan pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa dengan mengakses jaringan internet dan menggunakan media sosial untuk saling bertukar informasi dan interaksi dengan menggunakan aplikasi whatsApps. Kemudahan pembelajaran online antara lain bagi guru hasil belajar siswa dapat diketahui secara langsung, kegiatan belajar tidak terbatas jarak, waktu dan tempat, dalam proses belajar dapat didampingi oleh orang tua, siswa dapat mengakses jaringan internet, siswa dapat memanfaatkan media yang ada dilingkungan sekitanya, memiliki banyak waktu dengan keluarga. Sedangkan kendala yang dialami guru dan siswa antara lain guru dalam mengevaluasi kegiatan belajar guru harus lebih fokus dan teliti, siswa atau orang tuanya tidak memiliki telepon genggam berbasis android, siswa atau orang tua tidak memiliki paket data internet, sulit memahami materi yang disampaikan guru lewat media online, kurangnya pemahaman orang tua sehingga mereka tidak dapat mengajarkan kepada anaknya, jaringan internetnya yang tidak stabil.
Kata kunci: Pembelajaran, Online,Siswa
vii
viii MOTTO
Artinya: “(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi- Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”
(Q.S. Al-Kahfi: 10)1
1 QS. Al-Kahfi [18] : 10
ix
PERSEMBAHAN
Dengan kerendahan hati dan rasa syukur kepada Allah SWT, peneliti persembahkan hasil studi selama di IAIN Metro ini untuk:
1. Ayahanda Kasno dan (Alm) Ibunda Sri Wahyuningsih yang senantiasa memberikan semangat terbaik dalam hidupku dan tak pernah lelah untuk memberikan do’a serta dukungan demi keberhasilan peneliti.
2. Kakakku tercinta terutama Sunu Wahyulion, S.Pd dan Sani Aris Duati, S.Pd, yang senantiasa mengasuhku dari kelas 2 SMP hingga sampai saat ini, dan kakakku Suranto dan Oktaviana dan Tri Yani Rahayu dan suami do’a, dukungan, kepercayaan dan sudah menjadi yang terbaik untukku.
3. Keluarga tercintaku keponakan ku Tita, Bella, Sultan, Zaki telah memberikan semangat.
4. Kekasih tercinta Alan Firmansyah yang telah memberi semangat dan dukungan kepada peneliti.
5. Sahabat-sahabat seperjuangan, Novia Puspita Sari, Dara Septiana, Cindy Ayu Pramaicela, Rini Ardini, Dinda Anggun Carsila, terimakasih banyak yang sudah memberikan semangat serta motivasi kepada peneliti.
6. Sahabat Tercinta Yosi Dewantari, Riska Anggraini terima kasih sudah selalu senantiasa setiap waktu ada buat peneliti.
7. Almamater IAIN Metro.
x
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirrabil’alamin, penulis panjatkan kehadira t Alla h SWT, atas taufi k hidaya h dan inayah-Nya sehingga penulis dapa t menyelesaikan penulisan skripsi ini. Penulisan skripsi ini adala h sebagai sala h sat u bagian dari persyaratan untu k menyelesaikan pendidikan progra m Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiya h dan Ilm u Keguruan IAIN Metro guna memperole h gela r Sarjana Pendidikan (S.Pd).
Dala m upaya penyelesaian skripsi ini, penulis tela h menerima banya k bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Ole h karenanya penulis mengucapkan terima kasi h kepada:
1. Ib u Prof. Dr. Hj. Enizar, M.Ag, selak u Rekto r IAIN Metro,
2. Ib u Dr. Hj. Akla, M.Pd, selak u Dekan Fakultas Tarbiya h dan Ilm u Keguruan 3. Bapa k Nurul Afifah , M.Pd, selak u Ketua Jurusan Pendidikan Guru Madrasah
Ibtidaiyah.
4. Bapa k Suhendi, M.Pd, selak u Pembimbing I yang tela h memberikan bimbingan yang sanga t berharga kepada peneliti.
5. Ib u Yunita Wildaniati, M.Pd, selak u Pembimbing II yang tela h memberikan bimbingan yang sanga t berharga kepada peneliti.
6. Bapa k dan Ib u Dosen/Karyawan IAIN Metro yang tela h memberikan ilm u pengetahuan dan sarana prasarana selama peneliti menempu h pendidikan.
xi
xii DAFTA R ISI
Hal
HALAMAN SAMPUL ... i
HALAMAN JUDUL ... ii
HALAMAN PERSETUJUAN ... iii
HALAMAN PENGESAHAN ... iv
ABSTRAK ... v
HALAMAN ORISINALITAS PENELITIAN ... vi
HALAMAN MOTTO ... vii
HALAMAN PERSEMBAHAN... viii
KATA PENGANTAR ... ix
DAFTA R ISI ... xi
DAFTA R TABEL ... xiii
DAFTA R GAMBAR... xiv
DAFTA R LAMPIRAN ... xv
BA B I PENDAHULUAN ... 1
A. Lata r Belakang Masalah ... 1
B. Pertanyaan Penelitian ... 4
C. Tujuan dan Manfaa t Penelitian ... 5
D. Penelitian Relevan ... 6
BA B II LANDASAN TEORI ... 9
A. Kendala-kendala Pembelajaran Online ... 9
1. Pengertian Kendala ... 9
2. Pengertian Pembelajaran Online ... 9
B. Macam-Maca m Pembelajaran Online ... 11
1. Metode E-Learning ... 11
2. Jenis E-learning... 11
3. Komponen e-learning ... 12
4. Konten e-learning ... 14
5. Kelemahan dan Kelebihan dala m pembelajaran online ... 14
xiii
C. Matematika MI/SD ... 15
1. Pengertian Matematika ... 15
2. Ruang Lingku p Matematika di SD ... 17
3. Tujuan matematika ... 17
BA B III METODOLOGI PENELITIAN ... 19
A. Jenis dan Sifa t Penelitian ... 19
B. Sumbe r Data ... 20
C. Tekni k Pengumpulan Data ... 21
D. Tekni k Penjamin Keabsahan Data ... 26
E. Tekni k Analisis Data ... 27
BA B I V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 32
A. Lokasi Penelitian ... 32
1. Sejara h Umu m Berdirinya MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah ... 32
2. Visi Misi MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah... 33
3. Sarana dan Prasarana MI MA’ARI F 18 Trimurjo Lampung Tengah ... 34
B. Pembelajaran Online Matematika Siswa Kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah. ... 35
C. Kendala Pembelajaran Online Matematika Siswa Kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah ... 46
D. Kendala terhada p sisiwa kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h adala h sebagai berikut: ... 47
BA B I V PENUTU P ... 50
A. Kesimpulan ... 50
B. Saran ... 51 DAFTA R PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
xiv
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Perhitungan kendala terhada p Wali Muri d dan siswa kelas
I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah ... 42 Tabel 4.2 Kendala Siswa Dala m Pembelajaran Online Matematika
kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah ... 44
xv
DAFTAR GAMBAR
Gamba r 4.1 Kendala Wali Muri d Dala m Pembelajaran Online
Matematika ... 43 Gamba r 4.2 Kendala Siswa Dala m Pembelajaran Online Matematika... 44
xvi
DAFTAR LAMPIRAN
1. Surat Bimbingan 2. Outline
3. Alat Pengumpul Data 4. Surat Research Surat Tugas 5. Surat Balasan Izin Research
6. Formulir Konsultasi Bimbingan Skripsi 7. Dokumentasi
A. Latar Belakang
Pendidikan bisanya disebu t dengan pengajaran, karena pendidikan pada umumnya membutuhkan pengajaran dan setia p orang berkewajiban mendidik. Dala m kegiatan proses belaja r untu k menyampaikan materi kepada siswa perl u adanya upaya untu k meningkatkan pemahaman dan hasil belaja r siswa.
Pendidikan merupakan kegiatan yang secara sada r dan disengaja, serta penu h tanggung jawa b yang dilakukan ole h orang dewasa kepada ana k sehingga timbul interaksi dari keduanya aga r ana k tersebu t mencapai kedewasaan yang dicita-citakan dan berlangsung terus menerus1. Pendidikan memiliki peran penting dala m memajukan bangsa Indonesia dala m era globalisasi saa t ini. Pendidikan merupakan proses perubahan sika p dan perilak u seseorang ata u sekelompo k orang dala m usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Pendidikan saa t ini ditentukan ole h sumbe r daya manusia yang berkualitas. Tujuan pendidikan merupakan mencerdaskan kehidupan bangsa dan dapa t mempunyai wata k serta karakte r yang baik.
1 H. Ab u Ahmadi dan Nu r Uhbiyati, Ilm u Pendidikan, (Jakarta: P T Rineka Cipta, Septembe r 2007), 70
Matematika sebagai sala h sat u mata pelajaran yang menduduki peran yang sanga t penting dala m pendidikan. Meliha t dari pelaksanaannya dari mulai jenjang sekola h dasa r sampai tingka t menengah. Pembelajaran matematika sanga t penting untu k dikembangkan karena, matematika selal u ada dala m kehidupan sehari-hari. Matematika merupakan sebagai ala t komunikasi yang kuat, dan jelas serta dapa t digunakan untu k menyajikan informasi dala m berbagai cara, seperti meningkatkan kemampuan logis, ketelitian, kesabaran dan kesadaran serta memberikan kepuasan terhada p usaha yang dilakukan untu k memecahkan sebua h masala h yang menantang.
Di samping dapa t memberikan kemampuan, bidang studi matematika juga berguna untu k menanamkan ata u memperkua t sikap-sika p tertentu2.
Meskipun menjadi mata pelajaran yang sanga t penting, matematika masi h diangga p sebagai mata pelajaran yang suli t bagi sebagian siswa. Ole h karena penggunaan strategi pembelajaran yang tepa t sanga t diperlukan aga r dapa t membant u siswa dala m memahami pembelajaran matematika. Proses pembelajaran yang bai k dilengkapi dengan fasilitas serta kemampuan guru dalam mengolah serta memanfaatkan berbagai kondisi belajar dengan efektif.
Pembelajaran matematika saat ini karena adanya covid 19 (Corona Virus Disease) maka pembelajaran tidak dapat bertatap muka secara langsung antara guru, siswa dan teman-temannya. Oleh karna itu karena pandemi covid 19 ini siswa diminta belajar dirumah dengan menggunakan sistem daring (dalam jaringan) media sosial. Sehingga dalam pembelajaran matematika
2Hasratuddin, “Membangun Karakte r Melalui Pembelajaran Matematika”, Jurnal Pendidikan Matematika PARADIKMA, Vol 6 No.2 Januari – April 2016, 135
banyak siswa yang mengeluh, tertinggal materi pembelajarannya, dan tidak bisa mengerjakan soal-soal yang telah diberikan oleh guru. Karena siswa kesulitan dalam mengerjakan soal-soal yang telah diberikan oleh guru dengan pembelajaran daring (online). Kemajuan teknologi sekarang sangat pesat, maka dari itu untuk mengatasi pembelajaran dengan jarak jauh dapat menggunakan sistem daring (dalam jaringan) media sosial. Karena itu merupakan salah satu cara yang dapat digunakan dalam kondisi saat ini.
Dalam pembelajaran online siswa dapat memanfaatkan berbagai media sosial dan aplikasi-apalikasi yang beradi di alat elektonik seperti handphone, laptop, komputer dan lain sebagainya. Akan tetapi pembelajaran online disisi lain mendapatkan manfaat bagi guru dan siswa dalam pembelajaran seperti, kegitan belajar mengajar dapat berlangsung walaupun jarak dan tempat yang berbeda, siswa dapat memanfaatkan media sosial untuk mendapatkan informasi dan jawaban dari pertanyaan-pertnyaan yang diberikan.
Guru dalam pembelajaran harus selalu aktif dalam memberikan materi atau memberi informasi terkait pembelajaran online matematika pada saat ini.
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan wali kelas IV dan 1 April 2020 di MI Ma’arif 18 Trimurjo Lampung Tengah 3. Matematika bagi siswa dianggap sebagai pembelajaran yang membosankan, sulit, dan tidak menyenangkan. Selain itu pembelajaran online terdapat beberapa kendala.
Kemudahan dari pembelajaran online antara lain:
1. Kegiatan pembelajaran tidak terbatas pada jarak, waktu dan tempat.
3Wawancara, Umi Mufrodah, S.Pd.I kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah
2. Guru dan siswa dapat mengikuti teknologi perkembangan jaman saat ini.
3. Dapat memanfaatkan internet sebagai sumber belajar karena sumber belajar tidak harus dari guru dan buku saja.
Selain itu kendala dalam pembelajaran online yaitu:
1. Orang tua atau siswa ada yang tidak memiliki alat-alat elektronik seperti handphone, laptop dan lain sebagainya.
2. Banyak sekali orang tua yang gaptek (gagap teknologi).
3. Pembelajaran hanya memanfaatkan aplikasi WhatsApp saja tidak ada aplikasi lain.
4. Pembelajaran tidak dapat praktek menerangkan evaluasi pembelajaran secara langsung dan pembelajaran hanya tertulis.
Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertari k untu k melakukan penelitian terkai t “Analisis Kendala-Kendala Dala m Pembelajaran Online Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah”.
B. Pertanyaan Penelitian
Berdasarkan judul, uraian lata r belakang, dan batasan masala h di atas maka pertanyaan penelitian dala m skripsi ini adala h sebagai berikut:
1. Apa saja kendala-kendala dala m pembelajaran online mata pelajaran matematika siswa kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah?
2. Bagaimana peran gur u dala m mengatasi kendala-kendala dala m pembelajaran online mata pelajaran matematika kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah?
C. Tujuan dan Manfaa t Penelitian 1. Tujuan Penelitian
Adapun yang menjadi tujuan dala m peneliti ini adala h untuk:
a. Untu k menjelaskan kendala-kendala dala m pembelajaran online mata pelajaran matematika kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah.
b. Untu k menjelaskan peran gur u dala m mengatasi kendala-kendala pembelajaran online mata pelajaran matematika kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah.
2. Manfaa t Penelitian
Berdasarkan tujuan penelitian yang henda k di capai, maka penelitian ini diharapkan mempunyai manfaa t dala m skripsi ini adala h sebagai berikut:
a. Secara teoritis
Dapat memberi gambaran tentang faktot kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran matgematika secara online.
b. Secara Praktis.
Dapat digunakan guru sebagai acuan dalam mengenai dan merencanakan pembelajaran yang sesuai dengan siswa sehingga dalam proses pembelajaran guru dapat mengendalikan dan meminimalisir kendala-kendala dalam proses pembelajaran matematika secara online.
D. Penelitian Relevan
Dala m mempersiapkan penelitian ini, peneliti terlebi h dahul u mempelajari beberapa skripsi yang terkai t dengan penelitian ini. Hal ini dilakukan sebagai dasa r acuan dan juga sebagai pembuktian empiri k ata u teori-teori pendidikan yang tela h mereka temukan.
Penelitian relevan yang memiliki titi k singgung dengan judul yang diangka t dala m penelitian skripsi ini antara lain sebagai berikut:
1. Lesmi juwita nasution4 dala m penelitiannya yang Berjudul “Analisis Fakto r Kesulitan Belaja r Matematika Pada Kurikulu m 2013 Kelas I V S D Negeri 101871 Sidodadi Batang Kuis”. Hasil penelitian dala m skripsi tersebu t bahwa adanya fakto r yang mempengaruhi kesulitan belaja r siswa yait u fakto r internal dan eksternal selain itu ada fakto r perubahan kurikulu m 2013. Upaya yang dilakukan untu k mengatasi kesulitan belaja r dengan pembelajaran yang menyenangkan, menggunakan media pembelajaran yang konkret, memperbanya k latihan soal, dan menjalin kerjasama dengan orang tua siswa.
Persamaan penelitian relevan di atas dengan penelitian yang peneliti susun yait u sama-sama menggunakan metode penelitian kualitatif.
Yang membedakan penelitian relevan di atas adala h obje k yang akan di analisis itu berbeda jika peneliti relevan di atas meneliti tentang Fakto r Kesulitan Belaja r Matematika Pada Kurikulu m 2013 Kelas I V S D Negeri 1 Sidodadi Batang Kuis sedangkan penelitian ini tentang Kendala-kendala
4Lesmi juwita nasution, dala m Skripsi “Analisis Fakto r Kesulitan Belaja r Matematika Pada Kurikulu m 2013 Kelas I V S D Negeri 101871 Sidodadi Batang Kuis”
Pembelajaran Online Matematika Siswa Kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah.
2. Ni’ma h Mulyaning Tyas5 dala m penelitiannya yang berjudul “Analisis Fakto r Penyeba b Kesulitan Belaja r Matematika Kelas I V Sekola h Dasa r Negeri Di Kecamatan Ungaran Bara t Kabupaten Semarang". Hasil penelitian dala m skripsi ini yait u Kesulitan belaja r matematika yang dialami siswa terdiri dari tiga kompenen yait u kesulitan memahami konsep, kesulitan dala m keterampilan, dan kesulitan memecahkan masalah. Selain itu pengaru h dari fakto r internal dan eksternal. Upaya yang dilakukan untu k mengatasi kesulitan belaja r dengan pembelajaran yang menyenangkan, menggunakan media pembelajaran yang konkret, memperbanya k latihan soal, dan menjalin kerjasama dengan orang tua siswa.
Persamaan penelitian relevan di atas dengan penelitian yang peneliti susun yait u sama-sama menggunakan metode penelitian kualitatif.
Yang membedakan penelitian relevan di atas adala h obje k yang akan di analisisi itu berbeda jika peneliti relevan di atas meneliti tentangAnalisis Fakto r Penyeba b Kesulitan Belaja r Matematika Kelas I V Sekola h Dasa r Negeri Di Kecamatan Ungaran Bara t Kabupaten Semarang sedangkan dala m penelitian ini tentang Kendala-kendala Pembelajaran Online Matematika Siswa Kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah.
5Ni’ma h Mulyaning Tyas, dala m Skripsi Analisis Fakto r Penyeba b Kesulitan Belaja r Matematika Kelas I V Sekola h Dasa r Negeri Di Kecamatan Ungaran Bara t Kabupaten Semarang
A. Kendala-kendala Pembelajaran Online 1. Pengertian Kendala
Kendala adala h suat u kondisi dimana gejala ata u hambatan dan kesulitan menjadi penghalang tercapainya suat u keinginan.1 Kendala berarti halangan, rintangan, fakto r ata u keadaan yang membatasi, menghalangi ata u mencega h pencapaian sasaran ata u kekuatan yang memaksa pembatalan pelaksanaan”2. Kendala seringkali terjadi dala m dunia pendidikan, seperti pada model pembelajaran, pendekatan, media pembelajaran dan penilaian pada siswa.
Jadi kendala adala h suat u masala h ata u suat u keadaaan yang menjadi penghamba t untu k mencapai tujuan yang ingin dicapai dan harus memiliki solusi tertent u yang sesuai dengan kendala yang dihadapinya.
2. Pengertian Pembelajaran Online
Menuru t Depdiknas “Dala m U U No.20 Tahun 2003 tentang Sikdiknas Pasal 1 Aya t 20, pembelajaran adala h proses interaksi peserta didi k dengan pendidi k dan sumbe r belaja r pada suat u lingkungan belajar”3. Maka Pembelajaran adala h proses interaksi peserta didi k dan
1 Journal “Kendala-kendala yang di hadapi dala m memanfaatkan media berbasis compute r di S D N 9 Negri 10 Badnda Aceh”. 21-30
2 KBBI (2005: 240) “
3 U U No.20 Tahun 2003 Tentang Sikdiknas Pasal 1 Aya t 20
sumbe r belaja r pada suat u lingkungan belaja r yang meliputi gur u dan siswa yang saling bertuka r informasi.
Online adala h saa t kita sedang terhubung dengan interne t ata u dunia maya, bai k itu terhubung dengan dengan akun media sosial kita, email dan berbagai jenis akun lainnya. Pembelajaran online adala h siste m belaja r yang terbuka dan terseba r dengan menggunakan perangka t pedagogi (ala t bant u pendidikan), yang dimungkinkan melalui interne t dan teknologi berbasis jaringan untu k memfasilitasi pembentukan proses belaja r dan pengetahuan melalui aksi dan interaksi yang berarti.4
Pembelajaran online adala h suat u jenis konse p belaja r yang dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik, terutama komputer.
Istila h lain daripada pembelajaran online sendiri disebu t dengan pembejaran elektronik, on-line learning, e-Learning, internet-enable d learning, virtual learning, ata u web-base d learning.
Maka dapa t disimpulkan kendala-kendala dala m pembelajaran online adala h suat u masala h ata u suat u keadaaan yang menjadi penghamba t untu k mencapai tujuan yang ingin dicapai dala m proses interaksi peserta didi k dan sumbe r belaja r pada suat u lingkungan belaja r yang meliputi gur u dan siswa yang saling bertuka r informasi dala m bentu k konse p belaja r yang dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik.
4Jurnal Teknologi Informasi & Komunikasi dala m Pendidikan, Vol. 2, No. 1, Juni 2015, p-ISSn: 2355-4983; e-ISSN: 2407-7488
B. Macam-Maca m Pembelajaran Online5 1. Metode E-Learning
E-learning adala h semua yang mencaku p pemanfaatan kompute r dala m menunjang peningkatan kualitas pembelajaran, termasu k di dalamnya penggunaan mobile technologies seperti PDA dan MP3 players.
Juga penggunaan teaching materials berbasis we b dan hypermedia, multimedia CDRO M ata u we b sites, foru m diskusi, perangka t luna k kolaboratif, e-mail, blogs, wikis, compute r aide d assessment, animasi pendidikan, simulasi, permainan, perangka t luna k manajemen pembelajaran, electroni c voting systems, dan lain-lain. Juga dapa t berupa kombinasi dari penggunaan media yang berbeda.
2. Jenis E-learning
Jenis E-learning berdasarkan teknologi informatika yang digunakan dan dikelompokkan berdasarkan basis teknologi yait u
a. Compute r Base d Training (CBT)
Siste m ini mulai berkembang di tahun 80-an dan masi h berkembang terus sampai sekarang. Hal ini ditunjang anata r lain ole h perkembangan siste m animasi yang kian menari k dan realistis (misalnya siste m animasi 3 dimensi).
b. We b Base d Training (WBT)
Siste m ini merupakan perkembangan lanjutan dari CB T dan berbasis teknologi internet. Sehingga dengan menggunakan konse p ini,
5 Meta Amalya Dewi, “Siste m Pembelajaran Online Dengan Menggunakan Learning Syste m Id u (Ilearning Education) Untu k Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”, Skripsi, Sekola h Tinggi Manajemen Dan Ilm u Kompute r (Stmik) Raharja Tangerang, 2013.
dapa t terjadi komunikasi dua ara h anta r pengguna. Namun lancarnya proses belaja r ini bergantung kepada infrastruktu r jaringan kecepatan tinggi. Kendala penerapan konse p ini terleta k pada kenyataan bahwa jaringan interne t di negara kita masi h belu m merata.
Pada dasarnya, terdapa t 3 alternati f model kegiatan pembelajaran yang dapa t dipilih, yaitu:
1) Sepenuhnya secara tata p muka (konvensional)
2) Sebagian secara tata p muka dan sebagian lagi melalui internet 3) Sepenuhnya melalui internet
Sala h sat u komponen WB T yang sanga t digemari adala h video- conferencing, yait u dimana siswa dan gur u dapa t langsung mendiskusikan semua hal tanpa harus bertem u muka secara langsung.
3. Komponen e-learning
Komponen yang membentu k e-learning Romisatriawahono adalah: 6
a. Infrastruktu r e-learning,
Infrastruktu r e-learning merupakan peralatan yang digunakan dala m e-learning yang dapa t berupa Personal Compute r (PC) yait u kompute r yang dimiliki secara pribadi, jaringan kompute r yait u kumpulan dari sejumla h perangka t berupa komputer, hub, switch, router, ata u perangka t jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi tertentu.,
6 Wiwin Hartanto, penggunaan e-learning sebagai media pembelajaran, FKI P UNEJ, 2016, 6.
interne t yang merupakan singkatan dari Interconnection Networking yang diartikan sebagai komputer-kompute r yang terhubung di seluru h dunia dan perlengkapan multimedia yait u alat-ala t media yang menggabungkan dua unsu r ata u lebi h media yang terdiri dari teks, grafis, gambar, foto, audio, video dan animasi secara terintegrasi. Termasu k di dalamnya peralatan teleconference yait u pertemuan jara k jau h antara beberapa orang yang fisiknya berada pada lokasi yang berbeda secara geografis apabila kita memberikan layanan synchronouslearning yakni proses pembelajaran terjadi pada saa t yang sama ketika pengaja r sedang mengaja r dan muri d sedang belaja r melalui teleconference.
b. Siste m dan aplikasi e-learning,
Siste m dan aplikasi e-learning yang sering disebu t dengan Learning Managemen t Syste m (LMS), yang merupakan siste m perangka t luna k yang memvirtualisasi proses belaja r mengaja r konvensional untu k administrasi, dokumentasi, laporan suat u progra m pelatihan, ruangan kelas dan peristiwa online, progra m e- learning, dan konten pelatihan, misalnya, segala fitu r yang berhubungan dengan manajemen proses belaja r mengaja r seperti bagaimana manajemen kelas, pembuatan materi ata u konten, foru m diskusi, siste m penilaian, serta siste m ujian online yang semuanya terakses dengan internet.
4. Konten e-learning,
Konten e-learning merupakan konten dan bahan aja r yang ada pada e-learning siste m (LMS). Konten dan bahan aja r ini bisa dala m bentu k misalnya Multimedia-base d Conten t ata u konten berbentu k multimedia interakti f seperti multimedia pembelajaran yang memungkinkan kita menggunakan mouse, keyboar d untu k mengoperasikannya ata u Text-base d Conten t yait u konten berbentu k teks seperti pada buk u pelajaran yang ada di wikipedia.org, ilmukomputer.com, dsb. Biasa disimpan dala m Learning Managemen t Syste m (LMS) sehingga dapa t dijalankan ole h peserta didi k kapan pun dan dimana pun.
Sedangkan pelak u utama yang ada dala m pelaksanakan e-learning dapa t dimaksudkan sama dengan proses belaja r mengaja r konvensional, yait u perl u adanya pengaja r (dosen) yang membimbing siswa (peserta didik) yang menerima bahan aja r dan administrato r yang mengelola administrasi dan proses belaja r mengajar.7
5. Kelemahan dan Kelebihan dala m pembelajaran online8 a. Kelebihan dala m pembelajaran online
1) Mura h dan muda h di dapat 2) Efisien dan cepa t updatenya 3) Menyenangkan
4) Bisa long distance
7 Ibid.
8Sigi t Haryanto, “Kelebihan dan kekurangan E-Learning berbasis Schoology” Dosen FKI P Universitas Muhammadiya h S
urakarta: Jurnal Kelebihan dan kekurangan Elearning berbasis Schoology, 107-108
5) Fitu r lengkap 6) Hema t kertas 7) Bisa diskusi
8) Bisa kiri m file, video, image, dll 9) Bisa submi t dari mana saja 10) Kontrol tugas mudah
11) Ceta k hasil pekerjaan mudah
b. Kelemahan dala m pembelajaran online 1) Tergantung internet
2) Boros quota
3) H P non androi d tida k bisa 4) Plagiaris m bisa terjadi 5) Dari ruma h bisa submit 6) Bisa submi t berkali-kali
7) Cop y dan paste pekerjaan mudah
8) Bisa bekerjasama yang masu k kelas dan yang tidak.
C. Matematika MI/SD
1. Pengertian Matematika
Kline dala m bukunya mengatakan bahwa matematika itu bukanla h pengetahuan menyendiri yang dapa t sempurna karena dirinya sendiri, tetapi adanya matematika itu terutama untu k membant u manusia dala m memahami dan menguasai permasalahan sosial, ekonomi, dan alam9.
9 Siti Annisah, Metode Pembelajaran Matematika Di MI., 14.
Matematika adala h ilm u tentang bilangan, bangun, hubungan- hubungan konsep, dan logika dengan menggunakan bahasa lambang ata u simbol dala m menyelesaikan masalah-masala h dala m kehidupan sehari- hari.
Matematika adala h ilm u pengetahuan yang eksa k dan terorganisasi secara sistematik, tentang penalaran yang logi k dan masala h yang berhubungan dengan bilangan, ruang dan waktu, menginterpretasikan berbagai ide dan kesimpulan, suat u ilm u seni kreatif, suat u jalan ata u pola berpikir, suat u bahasa simbol dan suat u alat, serta ilm u pengetahuan yang memahami dan menguasai permasalahan sosial, ekonomi, dan alam10.
Matematika adala h ilm u dasa r yang menjadi ala t untu k mempelajari ilmu-ilm u lain. Ole h karena itu diperlukan penguasan terhada p konsep-konse p matematika seja k dini11.
Jadi dari beberapa pengertian di atas dapa t disimpulkan bahwa matematika yait u terbentu k dari proses berpiki r secara logika dengan menggunakan beberapa istila h yang didefinisikan dengan cerma t sehingga dapa t membant u manusia untu k memahami berbagai masala h sosial, ekonomi dan alam.
10 Suwardi, Rohayati, Masni Eri k Firmiana, “Pengaru h Penggunaan Ala t Peraga Terhada p Hasil Pembelajaran Matematika Pada Ana k Usia Dini”, Jurnal Al-azha r Indonesia Seri Humaniora, vol. 10 Dwi Setya Ningrum, Leonard, “Pengembangan Desain Pembelajaran Matematika Sekola h Dasa r Kelas 1”, Jurnal Formatif, vol. 1, no. 3 (2014), 164.2, no. 4 (2014), 299.
11 Albi Meinisa, Wasitohadi, “Peningkatan Hasil Belaja r Matematika Melalui Model Proble m Base d Learning Berbentu k Media Puzzle Di Sekola h Dasar”, Jurnal Rise t Teknologi dan Inovasi Pendidikan, vol. 2, no. 1 (2019), 28.
2. Ruang Lingku p Matematika di SD
Ruang Lingku p untu k pembelajaran matematika sekola h dasa r (SD/MI) sebagai berikut:
a. Bilangan
b. Geometri dan pengukuran c. Pengolahan data12
Pada penelitian ini dilakukan di MI MA’ARI F 18 Trimurjo Lampung Tenga h di kelas I V pada materi Pecahan.
3. Tujuan matematika
Pembelajaran matematika memiliki tujuan, mengapa matematika diajarkan mulai dari jenjang S D sampai jenjang pendidikan tinggi, tujuan pembelajaran matematika antara lain: 13
a. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat
b. Memahami konse p matematika, menjelaskan keterkaiatan antarkonse p dan mengaplikasikan konse p secara luwes, akurat, efisiensi, dan tepa t dala m pemecahan masalah.
c. Memecahkan masala h yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh.
d. Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, untu k memperjelas keadaan ata u masalah.
12 Nasaruddin, karakeristi k dan ruang lingku p pembelajaran matematika disekolah, Al- Kwarizmi, volume 2, oktobe r 2013, 70.
13Kamarullah, “Pendidikan Matematika” Al-Kwarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol 1, No 1, / Juni 2017, 29.
e. Memiliki sika p menghargai kegunaan matematika dala m kehidupan, yait u memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan mina t dala m mempelajari matematika, serta sika p ule t dan percaya diri dala m pemecahan masalah.
A. Jenis dan Sifat Penelitian 1. Jenis Penelitian
Penelitian kualitati f adala h pengumpulan data pada lata r alamiah, dengan menggunakan metode alamia h dan dilakukan ole h orang ata u peneliti yang tertari k secara alamiah. Untu k mendapatkan data yang berhubungan dengan permasalahan yang di rumuskan dan memudahkan pelaksanaan penelitian serta mencapai tujuan yang tela h ditentukan, maka dala m penelitian ini peneliti memili h penelitian kualitati f yait u penelitian yang bermaksu d untu k memahami fenomena tentang apa yang dialami ole h subje k penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain.1
Penyusunan penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (fiel d research), hal ini dilakukan untu k menjelaskan berbagai maca m persoalan-persoalan yang berkenaan dengan poko k permasalahan yang dikaji.
2. Sifat Penelitian
Sifa t yang digunakan dala m penelitian ini adala h deskripti f kualitati f yait u data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Demikian laporan ini berisi kutipan-kutipan data
1 Lex y J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitati f (Bandung: Rosdakarya, 2009). 6
untu k memberi gambaran penyajian laporan. Data diperole h dari naska h wawancara, catatan lapangan, foto, dokumen pribadi, catatan ata u memo, dan dokumen resmi lainnya.2
Maka dala m penelitian ini penulis mencari dan mengumpulkan informasi serta data-data yang berkaitan dengan subje k dan obje k penelitian yang berisi tentang analisis kendala-kendala dala m pembelajaran online pada mata pelajaran matematika kelas I V Di MI Ma’ari f 18 Trimurjo.
B. Sumbe r Data
Data merupakan kumpulan bahan keterangan dari hasil pencatatan peneliti bai k berupa fakta maupun angka yang dapa t dijadikan bahan untu k menyusunsebua h informasi. Data artinya informasi yang didapa t melalui pengukuran-pengukuran tertentui untu k digunakan sebagai landasan dala m menyusun argumentasi logis menjadi fakta.3
Data diperole h dari fakta ata u permasalahan yang terjadi. Pada penelitian sumbe r data peneliti dibagi menjadi 2 yaitu:
1. Sumbe r Data Primer
Sumbe r data prime r merupakan orang yang memberikan data poko k dala m sebua h penelitian “Sumbe r data prime r adala h sumbe r data yang langsung memberikan data pada pengumpul data”.4 Adapun dala m penelitian ini yang menjadi sumbe r data prime r adala h hasil wawancara
2 Ibid. h. 11
3 Abdurrahman Fathoni, Metodologi Penelitian dan Tekni k Penyusunan Skripsi (Jakarta:
Rineka Cipta, 2011). 104
4 Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitati f R & H (Bandung: Alfabeta, 2009).
137
langsung terhada p gur u dan orangtua yang anaknya bersekola h di MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah. Dengan gur u bernama Ib u Umi mufrodah, dan 5 orangtua dan 5 ana k yait u Ib u Reni, Ib u Sani, Ib u Sari, Ib u Jumiati, dan Ib u Narti. Orangtua tersebu t memiliki pekerjaan yang berbeda-beda ada yang bekerja sebagai buruh, petani, pedagang, wiraswasta dan guru. Alasan memili h sampel 5 orangtua karena dengan 5 orangtua tersebu t suda h cuku p memadai untu k memperole h data penelitian.
2. Sumbe r Data Sekunder
Data sekunde r yang disebu t juga sebagai data penunjang. “Sumbe r sekundernya merupakan sumbe r yang tida k langsung memberikan data pada pengumpulan data, misalnnya melalui orang lain ata u melalui dokumen”.5 Data sekunde r dala m penelitian ini adala h data angke t dari orang tua kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah.
C. Tekni k Pengumpulan Data
Tekni k pengumpulan data merupakan langka h awal yang harus ditempu h dala m sebua h penelitian dengan tujuan memperole h data yang dibutuhkan dengan tepat. Adapun tekni k pengumpulan data yang penulis lakukan dala m penelitian ini adalah:
1. Wawancara
Wawancara adala h bentu k komunikasi anta r dua orang, melibatkan seseorang yang ingin memperole h informasi dari seseorang
5 Ibid.
lainnya dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, berdasarkan tujuan tertentu.6 .Wawancara digunakan sebagai tekni k pengumpulan data yang mempunyai tujuan untu k mendalami dan lebi h mendalami suat u kejadian ata u kegiatan subje k penelitian. Ditinja u dari pelaksanaannya wawancara dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
a. Wawancara Terstruktur
Wawancara terstruktu r digunakan sebagai tekni k pengumpulan data, bila peneliti ata u pengumpul data tida k mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang akan diperoleh.
b. Wawancara Semi Terstruktur
Jenis wawancara ini termasu k dala m kategori in-dept h interview, dimana dala m pelaksanaannya lebi h bebas bila dibandingkan dengan wawancara terstruktur. Tujuan dari jenis wawancara ini adala h untu k menemukan permasalahan secara lebi h terbuka.
c. Wawancara Ta k Berstruktur
Wawancara yang bebas dimana peneliti tida k menggunakan pedoman wawancara yang tela h tersusun secara sistematis dan lengka p untu k pengumpulan datanya.7
6 Dedi Mulyana, Metodologi Penelitian Kualitati f (Bandung: P T Remaja Rosdakarya, 2010).
7 Sugiono, Metode Penelitian Kuantitati f Kualitati f Dan R& D (Bandung: Alfabeta, 2011). 319-320
Adapun pedoman wawancara yang peneliti gunakan adala h sebagai berikut:
a. Tujuan wawancara
Wawancara ini bertujuan untu k memperole h data tentang kendala-kendala dala m pembelajaran online mata pelajaran Matematika kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah.
b. Subje k wawancara
1) Ib u Umi Mufroda h Wali Kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah.
2) Sebanya k 5 orang tua/wali muri d kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah.
3) Serta 5 siswa/siswi kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah.
c. Metode wawancara
Metode yang digunakan dengan cara tida k berstruktur, dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Pertanyaan/suruhan wawancara yang diajukan disesuaikan dengan kondisi penyelesaian masala h yang dilakukan subje k peneliti (tulisan maupun penjelasan)
2) Pertanyaan/suruhan untu k masing-masing subje k tida k harus sama, akan tetapi memua t inti permasalahan ata u tujuan yang sama.
3) Pertanyaan/suruhan dala m pedoman ini diajukan kepada subje k ketika dipandang perl u saja.
Apabila subje k mengalami kesulitan untu k memahami maksu d pada pertanyaan tertentu, pewawancara dapa t meminta subje k untu k merefleksi ata u mengajukan pertanyaan lain yang lebi h sederhana tanpa menghilangkan inti dari permasalahan.
Beriku t ini adala h kisi-kisi pedoman wawancara yang akan peneliti gunakan antara lain:
a. Pedoman wanwancara terhada p gur u dengan gur u dengan aspe k antara lain:
1) Aspe k pembelajaran Matematika 2) Aspe k Teknologi
3) Aspe k ketepatan waktu
b. Pedoman wawancara terhada p orang tua siswa demhan aspe k antara lain:
1) Aspe k pembelajaran 2) Aspe k kedisiplinan 3) Aspe k teknologi
c. Pedoman wawancara terhada p siswa siswi kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h antara lain dengan aspek:
1) Aspe k pembelajaran Online 2) Aspe k pembelajaran Matematika 3) Aspe k kedisiplinan waktu
2. Observasi
Observasi adala h suat u proses untu k melihat, mengamati dan mencermati serta mereka m prilak u secara sistematis untu k suat u tujuan tertentu.8 Observasi merupakan suat u kegiatan mencari data yang dapa t digunakan untu k memberikan suat u kesimpulan ata u diagnosis.
Observasi dapa t dilakukan dengan cara iku t berpartisipasi dala m kegiatan yang diobservasi ataupun tidak. Metode observasi dapa t dibagi menjadi dua macam, yait u observasi partisipati f dan observasi non partisipatif.9
Penelitian ini mengguanakan observasi non partisipati f yait u observe r tida k melibatkan diri kedala m penelitian hanya pengamatan dilakukan secara sepintas pada saa t tertent u kegiatan penelitiannya.
Pengamatan tida k terlibat, ini hanya mendapatkan gambaran obyeknya sejau h penglihatan dan terlepas pada saa t tertentu, tida k dapa t merasakan keadaan sesungguhnya terjadi pada observernya.10 Metode ini penulis terapkan sebagai metode bant u untu k mendapatkan kejelasan dan memberikan keyakinan tentang data yang perl u untu k dilaporkan.
3. Dokumentasi
Dokumentasi adala h data yang bersumbe r dari dokumen-dokumen sebagai laporan tertulis dari peristiwa-peristiwa yang isinya terdiri dari penjelasan-penjelasan dan pemikiran-pemikiran, peristiwa itu ditulis
8 Uha r Suharsaputra, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitati f dan Tindakan (Bandung:
Refika Aditama, 2012). 209
9 Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitati f R& D (Bandung: Alfabeta, 2011).
145
10 Joko Subagyo, Metodologi Penelitian (Dala m Teori dan Praktik) (Jakarta: Rineka Cipta, 2011). 63-66
dengan kesadaran dan kesengajaan untu k menyiapkan ata u meneruskan keterangan-keterangan peristiwa, dan bila perl u dilengkapi dengan lapiran foto-foto dokumentasi penelitian.11 Metode ini digunakan sebagai pelengka p dari metode yang tela h disebutkan di atas. Biasanya metode dokumentasi ini selain menulis juga mengambil gamba r lokasi yang menjadi obje k seperti dokumen tentang yang henda k diteliti.
D. Tekni k Penjamin Keabsahan Data
Tekni k pengecekan keabsahan data merupakan hal yang sanga t menentukan kualitas hasil penelitian. Tekni k yang digunakan dala m pengecekan dan keabsahan data yait u triangulasi. “Triangulasi diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumbe r dengan berbagai cara dan berbagai waktu. Dengan demikian triangulasi sumber, triangulasi tekni k pengumpulan data dan waktu”.12
Berdasarkan pendapa t di atas, maka dala m penelitian ini peneliti akan menggunakan triangulasi tekni k waktu. “Triangulasi tekni k adala h cara mengece k data kepada sumbe r yang sama dengan tekni k yang berbeda.
Misalnya data yang diperole h dengan wawancara, lal u dice k dengan observasi dokumentasi ata u kuesioner”.13
Dari pendapa t tersebu t dapa t dijelaskan bahwa peneliti akan mengece k ulang terhada p informasi yang didapat, yang awalnya peneliti perole h dari hasil wawancara maka dapa t dice k ulang dengan cara observasi.
11 Paizaludin Dan Ermalinda, Penelitian Tindakan Kelas (Bandung: Alfabeta, 2013). 135
12 Sugiono, Metode Penelitian Manajemen (Bandung: Alfabeta, 2013)., 439
13 Ibid. 440
Selanjutnya “Triangulasi wakt u adala h cara melakukan pengecekan data kepada tekni k yang sama dengan wakt u yang berbeda”.14 Dan dala m penelitian ini peneliti mengece k ulang informasinya dengan tekni k wawancara tetapi pada wakt u yang berbeda yait u yang awalnya pada siang hari maka dapa t dice k ulang pada wakt u sore hari. Dengan begit u akan memberikan data yang lebi h vali d dan kredibel.
E. Tekni k Analisis Data 1. Pengertian Analisis
Menuru t Kamus Besa r Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian analisis adala h “penyelidikan terhada p suat u peristiwa (karangan, perbuatan, dsb) untu k mengetahui keadaan yang sebenarnyan”15.
Menuru t Gorys Keraf, analisa ata u analisis adala h sebua h proses untu k memecahkan sesuat u ke dala m bagian-bagian yang saling berkaitan sat u sama lain.
Menuru t komarudin analisis adala h suat u kegiatan berfiki r untu k menguraikan menguraikan suat u keseluruhan menjadi komponen, hubungan sat u sama lain dan fungsi masing-masing dala m suat u keseluruhan yang terpadu16.
Jadi dapa t ditari k kesimpulan bahwa analisis adala h penguraian suat u poko k secara sistematis dala m menentukan bagian, hubungan anta r bagian serta hubungan secara menyeluru h untu k memperole h pengertian dan pemahaman yang tepat.
14 Ibid. 441
15 KBBI 2008: 58
16 2013 http: //pe ngertiandefinisi.com, diakes pada 26 april pada pukul 23.44
Analisis data dala m penelitian merupakan suat u kegiatan yang sanga t penting dan memerlukan ketelitian dan kritisan dari penelitian.
Proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperole h dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lainnya, sehingga dapa t muda h dipahami dan temuannya dapa t diinformasikan kepada orang lain.17
2. Metode Analisis
Adapun metode analisis secara umu m terbagi menjadi dua, diantaranya adalah;
a. Analisis Data Secara Kualitatif
Pada analisis data kualitati f ini tida k menggunakan ala t statistik, namun dilakukan dengan menginterpretasi tabel, grafik, maupun angka-angka yang ada, bar u kemudian melakukan penguraian dan penafsiran.
b. Analisis Data Secara Kuantitaif
Analisis data secara kuantitati f adala h suat u metode analisis yang menggunakan ala t statistik. Dengan kata lain, analisis dilakukan berdasarkan dasar-dasa r statistik. Ada dua jenis ala t statisti k yang umumnya digunakan, yait u statisti k deskripti f dan statisti k inferensial.
3. Langkah-Langka h Analisis
Beriku t ini adala h hal-hal yang harus dilakukan ketika melakukan analisis, diantaranya adalah:
17 Nurul Zuriah, Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan (Jakarta: Bumi Aksara, 2009). 29
a. Mengumpulkan data-data yang penting
b. Memeriksa kembali kejelasan dan kelengkapan tentang pengisian instrumen pengumpulan data
c. Melakukan kegiatan pencatatan data kedala m table-tabel indu k ata u tabulasi.
d. Melakukan suat u proses identifikasi dan klasifikasi dari setia p pernyataan yang ada pada setia p instrumen t pengumpulan data berdasarkan variable yang akan dianalisis.
e. Melakukan pengujian terhada p kualitas data, yakni dengan menguji validitas dan juga menguji reliabilitas instrumen dari pengumpulan data.
f. Menyajikan data yang berbentu k tabel frekuensi maupun diagra m aga r lebi h muda h untu k memahami ataupun menganalisis karakteristi k data.
g. Menguji hipotesis. Yakni pada langka h ini melakukan pengujian terhada p hipotesis apaka h isinya bena r ata u tidak.
4. Tujuan Analisis
Secara umu m tujuan analisis adala h untu k menggambarkan (mendeskripsikan) data sehingga muda h dipahami, membua t dugaan (hipotesis), menguji hipotesis, serta membua t kesimpulan berdasarkan hasil pengujian hipotesis.
5. Tekni k Analisis
Adapun tekni k analisis, ada dua jenis yang umumnya digunakan, diantaranya adalah:
a. Tekni k Analisis Data Secara Deskriptif
Tekni k analisis data deskripti f adala h suat u tekni k analisis yang digunakan untu k menganalisis data dengan cara menggambarkan ata u mendeskripsikan data yang tela h dikumpulkan seadanya tanpa ada maksu d untu k membua t generalisasi dari hasil penelitian. Conto h analisis data secara deskriptif, adala h penyajian data dala m bentu k tabel, diagram, mean, modus, grafik, presentase, frekuensi, dan lain sebagainya.
b. Tekni k Analisis Data Secara Infrensial
Tekni k analisis data secara inferensial adala h statisti k yang digunakan dala m melakukan analisis data dengan cara menari k kesimpulan yang berlak u secara umum. Ciri dari tekni k ini adala h dengan menggunakan rumus statisti k tertentu, kemudian hasil perhitungannya akan menjadi dasa r dari pembuatan generalisasi.
Umumnya tekni k analisis data secara inferensial digunakan untu k penelitian sampel18.
Dala m penelitian ini peneliti menggunakan analisis data dilapangan model Miles an d Huberman. Analisis data dala m penelitian kualitatif, dilakukan pada saa t pengumpulan data
18 Skripsi Fua d Hasan, “Pelaksanaan dan kendala-kendala yang dihadapi gur u sejara h yang menilai aspe k afekti f pada pembelajaran sejara h di SMA N1 Wiradesa kebupaten pekalongan”, 15
berlangsung, dan setela h selesai pengumpulan data dala m periode tertentu. Pada saa t wawancara, penelitian suda h melakukan analisis terhada p jawaban yang diwawancarai. Bila jawaban yang diwawancarai setela h analisis belu m memuaskan maka peneliti akan melanjutkan pertanyaan lagi, sampai taha p tertent u diperole h data yang kredibel. Aktivitas dala m analisis dilakukan secara interakti f dan berlangsung secara terus-menerus sampai tuntas. Aktivitas dala m analisis data yait u data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.19
Berdasarkan pendapa t di atas, maka tekni k analisis data adala h suat u kegiatan untu k memproses data yang tela h dikumpulkan dengan tekni k pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses pertama, mereduksi data berarti merangkum, memili h hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal penting, dicari tema dan polanya. Proses kedua, data displa y (penyajian data) dala m penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dala m bentu k uraian singkat, bagan, hubungan anta r kategori, flo w hart, dan sejenisnya. Proses ketiga, menari k kesimpulan, kesimpulan dala m penelitian kualitati f merupakan temuan bar u yang sebelumnya belu m perna h ada. Temuan berupa deskripsi ata u gambaran suat u obje k yang temuan sebelumnya belu m jelas.
19 Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitati f dan R& D (Bandung: Alfabeta)., 337
A. Lokasi Penelitian
1. Sejarah Umum Berdirinya MI Ma’arif 18 Trimurjo Lampung Tengah Madrasah ibtidaiyah adalah sekolah dasar berciri khas agama Islam. Di dalam Islam pendidikan memegang peranan penting sebagai pintumeraih pengetahuan, pemhaman dan ketrampilantelah mendapat perhatian khusus, banyak ayat dalam al’quran dan hadist menangkat dan memaparkan keutamaan orang yang berilmu dan banyaknya orang yang tidak berilmu khususnya ilmu agama.
Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif 18 Trimurjo Lampung Tengah merupakan perubahan nama dari “Madrasah Raudlatul Huda Pujokerto”, merupakan salah satu Madrasah Ibtidaiyah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Lampung Tengah, didirikan pada tahun 1973, kira-kira 7km dari ibu kota kecamatan dan 20 km dari ibu kota kabupaten. Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif 18 Trimurjo Lampung Tengah merupakan realisasi dari keinginan masyarakat untuk mengembangkan pendidikan Islam dan umum pada jalur pendidikan formal dikampung Pujokerto. Pada awal berdirinya, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di serambi masjid AL-Muttaqin Pujokerto dangan pembatas ruang belajar yang sangat darurat, kemudian pada tahun1974 memperoleh tanah seluas 2400m2 dengan batas tanah sebagai berikut;
a. Sebela h bara t berbatasan dengan balai kampong b. Sebela h timu r berbatasan dengan jalan M.Yunus c. Sebela h utara berbatasan dengan jalan desa d. Sebela h selatan berbatasan dengan ruma h warga
Serta dibangunlah empat ruang belajar dan satu ruang kantor atas swadaya murni masyarakat. Sejalan dengan perkembangan madrasah, ruang belajar yang hanya empat local tersebut tidak mampu menmpung jumlah kelas yang ada. Sehingga pada tahun 1984 dibangun lagi satu local, dan tahun 2010 dibangun lagi ruang belajar 3 local, meskipun dengan sarana dan prasarana yang terbatas, berkat kegigihan dewan guru yang ada dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat membuat madrasah ini menjadi lebih berkembang hingga sekarang.
2. Visi Misi MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah
Setia p organisasi yang berdiri, pasti memiliki tujuan tertent u bagi para anggotanya. Begit u pun dengan MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h yang memiliki visi dan misi.
a. Visi
Menjadikan madrasa h unggul dengan pelayanan pendidikan yang berbasis pada pengembangan kecerdasan ganda (multiple intelligence) yang lulusannya mamp u mengaktualisasikan dirinya dala m kehidupan masyarakat.
b. Misi
1) Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efekti f dan bermutu, sehingga siswa dapa t berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimiliki.
2) Menumbuhkan semanga t keunggulan untu k menjadi sebua h tradisi kepada seluru h warga madrasah.
3) Mendorong dan membant u setia p siswa untu k mengenali potensi dirinya, sehingga dapa t di kembangkan secara lebi h optimal dan tepat.
4) Menumbuhkan kultu r kerja madrasa h yang berbasis pada nilai- nilai keIslaman dan kemanusiaan
5) Menerapkan manajemen berbasis mut u madrasa h dengan melibatkan seluru h warga madrasa h dan komite madrasah.
3. Sarana dan Prasarana MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h memiliki sarana dan prasarana sekola h yang cuku p memadai, bai k sarana yang menunjang kegiatan pembelajaran maupun sarana yang menunjang ekstra kulikuler.
Selain itu, MI MA’ARI F 18 Trimurjo juga memiliki beberapa ruang untu k kegiatan pendidikan dan administrasi sekola h serta keperluan lainnya.
Seperti, ruang kepala sekola h dan tata usaha, ruang guru, perpustakaan, ruang ekstra kulikuler, ruang UKS, ruang dapur, ruang kama r mandi, dan gudang.
Berbagai ruangan kelas tersebu t tela h dilengkapi dengan berbagai jenis sarana sesuai dengan fungsinya masing-masing seperti meja, kursi, lemari buku, penggaris, papan tulis, penghapus, rak, ala t pembelajaran, dan tempa t cuci tangan1.
B. Pembelajaran Online Matematika Siswa Kelas I V MI MA’ARI F 18 Trimurjo Lampung Tengah.
Pembelajaran merupakan proses proses interaksi peserta didi k dengan pendidi k dan sumbe r belaja r pada suat u lingkungan belajar. Pembelajaran dapa t dilaksanakan dimana pun sala h satunya disekolah. Namun kondisi Saa t ini siste m pembelajaran disekolahan tida k dapa t dilaksanakan seperti biasanya melalui tata p muka, tetapi menggunkan pembelajaran online dikarenakan adanya pandemi yang disebabkan ole h Virus Covid-19. Pembelajaran online merupakan siste m pembelajaran yang menggunkan perangka t ata u ala t bant u interne t dan teknologi berbasis jaringan untu k memfasilitasi proses belaja r dan pengetahuan melalui aksi dan interaksi.
Berdasarkan hasil wawancara dengan wali kelas dan siswa diketahui bahwa pelaksanakan pembelajaran online matematika dilaksanakan dala m semingg u empa t kali pembelajaran. Pembelajaran matematika dilaksanakan secara online melalui gru p WhatApps dimulai dari ja m 07.00 WIB. dala m sat u hari pertemuan ada 2 sampai 3 kali pembelajaran sala h sat u mata pelajaran yang diberikan harus ada unsu r cinta lingkungan. Gur u menjelaskan materi terikai t dengan materi yang akan diberikan. Siswa diberikan kesempatan mengiri m jawaban sampai batas wakt u yang ditentukan yait u
1Sumber: Dokumentasi Profil Sekola h MI MA’ARI F 18 Trimurjo Lampung Tengah
pada pukul 12.00 WI B serta mengitrimkan bukti berupa foto kegiatan belajarnya ketika dirumah. Karena banyaknya siswa yang mengangga p matematika pelajaran yang susa h maka orang tua juga perperan untu k membant u tugas yang diberikan ata u siswa meliha t jawaban digoogle karena ada orang tuanya tida k paha m dengan materi yang diberikan ata u sedang berdagang. jika suda h tida k bisa menjawa b lagi gur u membant u siswa yang tida k mengerti. Akan tetapi masi h ada siswa yang tida k dapa t mengikuti pembelajaran online yang disebabkan karena orang tuanya yang tida k memiliki handphone maka dari itu siswa harus mengiri m tugasnya lewa t temannya dan ada yang menulis dibuk u semua tugas-tugas yang tertinggal selama pandemi ini kemudian mengumpulkannya disekola h pada saa t sebelu m pembagian raport.
Beriku t adala h hasil wawancara dengan wali kelas dan siswa kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h sebagai berikut:
1. Berdasarkan hasil wawancara2 dengan ib u Umi Mufrodah, S.Pd.I selak u wali kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h tentang proses pembelajaran online matematika sehingga memperoleh jawaban sebagai berikut “proses pembelaran matematika selama masa pandemi covid 19 menggunakan daring, dengan melalui aplikasi WhatsApps. Proses belajarnya yaitu dengan menjelaskan materi dengan menggunakan video yang ada hubungannya dengan materi jika ada siswa yang kurang paha m maka bole h video call ataupun
2 Wawancara dengan Wali kelas Ib u Umi Mufrodah, 15 Oktobe r 2020
bole h Tanya secara personal. Pembelajaran matematika selama daring dilaksanakan sesuai jadwal, akan tetapi terkadang ada siswa yang terlamba t akan mengumpulkan ata u mengirimkan jawaban tentang soal yang berikan ketika pembelajaran berlangsung. Tugas berikan batas wakt u sampai 12: 00, jika terlewa t dari ja m itu siswa di angga p tida k mengumpulkan tugas dan tida k mendapa t nilai harian. Untuk mengevaluasi pembelajarannya tida k meliha t jawabannya saja tetapi meliha t bagaimana cara anak-ana k dapa t menyelesaikan soalnya. jika anak-ana k ada yang tida k bisa menjawa b soal kemudian saya suru h mereka menjawa b sebisanya. Jika suda h bunt u kemudian saya membant u untu k mengerjakanya dengan cara video call, dan setia p pembelajaran anak-ana k mengiri m foto sebagai bukti kala u mereka belaja r dirumah. Kendala dalam pembelajaran online sendiri antar lain siswa sekolah tidak memberikan kuota internet sebagai penjunjang kegiatan belajar mengajar, dan ada beberapa siswa yang tidak memiliki handphone Android sehingga siswa mengumpulkan tugasnya disekolah. Selain itu Kesulitan yang hadapi ketika pembelajaran daring untu k pelajaran matematika adala h cara menjelaskan dengan detail rumus-rumus ata u langkah-langka h penyelesaian setia p soal terkadang susah, karna dengan tata p langsung susa h untu k di mengerti, apalagi dengan cara daring, tida k smua siswa bisa dan lancar wala u kadang dibant u orang tua. Untuk penlilaiannya siswa pada pembelajaran matematika lumayan
mencukupi, tetapi saya kurang yakin bila itu hasil pekerjaan siswa semuanya”
Beriku t adala h beberapa hasil wawancara dengan wali muri d kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h sebagai berikut:
1. Wawancara dengan Ib u Sani wali muri d M. Akba r siswa kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h mengenai kesulitan apa saja yang ibu/bapa k rasakan, jawabannya.’’repot, karena terkadang saya mengerjakan pekerjaan lainnya, jadi terkadang terlamba t mengiri m tugas ana k saya”. 3
2. Wawancara dengan Ib u Oktaviana wali muri d Nevadha Argatama siswa kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h mengenai kesulitan apa saja yang ibu/bapa k rasakan, jawabannya.’’ana k saya susa h di bilangin, ngeyel kala u di suru h mengerjakan tugas harus diingatkan berkali-kali.”4
3. Wawancara dengan Ib u Jumiati wali muri d Sell y Marlina siswa kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h mengenai kesulitan apa saja yang ibu/bapa k rasakan, jawabannya.’’semuanya menjadi repo t dan sulit, terutama saya tida k mempunyai H P Android”5
4. Wawancara dengan Ib u Mu r wali muri d M. Arfa Fadila siswa kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h mengenai kesulitan apa saja
3Wawancara Ib u Sani, 3 Novembe r 2020
4Wawancara Ib u Oktaviana, 3 Novembe r 2020
5Wawancara Ib u Jumiati, 3 Novembe r 2020
yang ibu/bapa k rasakan, jawabannya.’’sinyalnya di ruma h susah, sehingga menghamba t proses pembelajaran.”6
5. Wawancara dengan Ib u Narti wali muri d Afand y Mulyawan siswa kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h mengenai kesulitan apa saja yang ibu/bapa k rasakan, jawabannya.’’terkadang sibuk, jadi susa h membagi wakt u yang harusnya kesawa h sekarang sering diruma h padahal saya seorang petani.”7
Beriku t ini adala h kesimpulan hasil wawancara siswa kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tengah:
1. Berdasarkan wawancara semua wali muri d kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h poin pertama adala h pembelajaran Matematika dilakukan dengan online (daring).
2. Berdasarkan wawancara semua wali muri d kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h poin ke kedua adala h tida k semua wali muri d memiliki H P (Han d Phone) Android.
3. Berdasarkan wawancara semua wali muri d kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h poin ke tiga adala h pembelajaran matematikan online (daring) menggunakan aplikasi whatsapp.
4. Berdasarkan wawancara semua wali muri d kelas I V MI Ma’ari f 18 Trimurjo Lampung Tenga h poin ke empa t adala h pendidikan wali muri d mayoritas lulusan SMA.
6 Wawancara Ib u Mur, 3Novembe r 2020
7Wawancara Ib u Narti, 3 Novembe r 2020