• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mardianto PP Revolusi Pembelajaran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Mardianto PP Revolusi Pembelajaran"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA MEDAN FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN Program Itudi Manajemen Pendidikan Islam

Pengembangan Media untuk

Pembelajaran di Perguruan

(2)

Media pembelajaran adalah bagian dari

komponen yang turut serta membantu

efektifitas kegiatan pembelajaran dalam

mencapai tujuan.

Merancang, mengelola dan mendayagunakan

media pembelajaran merupakan satu

keterampilan yang harus dimiliki oleh dosen

sebagai pengampuh mata kuliah.

Ragam media pembelajaran harus dipahami

sebagai bagian dari kemajuan kegiatan

pembelajaran.

Rancangan

(3)

Revoluasi Pendidikan

Revolusi 1 Orang tua kepada Guru =patuh

Revolusi 2 Lisan kepada Tulisan

=pintar

Revolusi 3 Tulisan

kepada Buku =cerdas

Revolusi 4 Buku kepada Media

(4)

Revolusi Pertama

 Pendidikan dialihkan

dari orang tua kepada guru.

 Orang tua memiliki

keterbatasan:

◦Waktu

◦Tenaga

◦Ilmu pengetahuan

◦Keterampilan

 Orang tua bukan satu

(5)

Revolusi Kedua

 Pendidikan dialihkan

dari bahasa lisan ke bahasa tulisan.

 Bahasa lisan guru

memiliki keterbatasan:

◦Waktu

◦Tenaga

◦Jumlah guru

 Media pendidikan

(6)

Revolusi Ketiga

 Pendidikan dialihkan

dari bahasa tulis ke buku dan

perpustakaan

 Tulisan memiliki

keterbatasan:

◦Waktu terbatas

◦Volume terbatas

 Pesan utama

pendidikan semakin jauh dari sumber

(7)

Revolusi Keempat

 Pendidikan dialihkan dari Buku

Ke bahan benda Elektronik

 Buku memiliki keterbatasan

◦Hanya menggunakan bahasa verbal

◦Sulit menyampaikan pesan audio

 Pesan pendidikan semakin

mudah dimanifulasi sesuai

dengan karaktristik Instructional Technologi

 Salah satu kelemahan dalam IT

adalah: sulit menyampaikan pesan seperti yang dilakukan dengan interaksi langsung antara sumber dengan

(8)

Taksonomi Pendidikan

Tempat yang sama Tempat yang sama Tempat yang beda Tempat yang beda

Waktu

yang sama

1.1.

Tempat yang sama pada waktu yang

sama

1.1.

Tempat yang sama pada waktu yang

sama

2.1.

Tempat yang berbeda pada waktu yang sama

2.1.

Tempat yang berbeda pada waktu yang sama

Waktu

yang beda

1.2.

Tempat yang sama waktu yang beda

1.2.

Tempat yang sama waktu yang beda

(9)

1.1.

Pendidikan dilakukan pada tempat yang sama dengan waktu yang sama

Pembelajaran

dilakukan dengan

tatap muka.

Penyampaian

informasi dan

umpan balik dapat

dilakukan secara

langsung.

Pendidikan nilai

(10)

1.2.

Pendidikan dilakukan pada tempat yang sama dengan waktu yang berbeda

 Pembelajaran

dilakukan dengan cara tanpa tatap muka.

 Penyampaian

informasi dikemas

dalam bentuk media, modul dan umpan

balik dapat dilakukan secara tertunda.

 Pendidikan nilai masih

(11)

2.1.

Pendidikan dilakukan pada tempat yang berbeda dengan waktu yang sama

 Pembelajaran

dilakukan dengan tatap muka.

 Penyampaian informasi

dan umpan balik dapat dilakukan secara

langsung (biaya

tinggi), maupun tidak langsung.

 Pendidikan nilai kurang

(12)

2.2.

Pendidikan dilakukan pada tempat yang berbeda dengan waktu yang berbeda

Pembelajaran

dilakukan dengan

tanpa tatap muka.

Penyampaian

informasi dan

umpan balik sulit

dilakukan.

Pendidikan nilai

(13)

Pilihan dalam Pendidikan

Cerdas dan Inovatif

Menjadikan Tatap

Muka adalah

sumber

Pembelajaran

paling utama.

◦ Mengefektifkan tatapmuka yang bermakna

◦ Menjadikan Metode cerita/berkisah lebih baik lagi.

Mengendalikan

Instructional

Technology untuk

pendidikan nilai

◦ Jadilah perancang pembelajaran.

(14)

Media Informasi

Sumber Informasi Penerima Informasi

Penerima Informasi Sumber Informasi

(15)

Media Informasi

Media Informasi

Metode Pembelajaran

Metode Pembelajaran

Penerima Informasi Sumber Informasi

Penerima Informasi Sumber Informasi

Strategi/Metode Pembelajaran

Strategi/Metode Pembelajaran

Sumber Informasi Penerima Informasi

Sumber Informasi Penerima Informasi

(16)

Penyampaian materi dapat diseragamkan Penyampaian materi dapat diseragamkan Pembelajaran lebih menarik Pembelajaran lebih menarik Pembelajaran lebih interaktif Pembelajaran lebih interaktif Pembelajaran lebih efektif Pembelajaran lebih efektif Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan Pembelajaran dapat berlangsung kapan saja dimana saja Pembelajaran dapat berlangsung kapan saja dimana saja Peran dosen dari positif ke

produktif

Peran dosen dari positif ke

produktif

(17)

• Grafik (balok, cakram, koordinat, kurva)

• Bagan

• Skema

diagram

• Tabel

• Matriks

• Daftar

• Bagan Alur (flowchart)

Proses, Prosedur,

Siklus Proses, Prosedur,

Siklus Fakta, DataFakta, Data

Data Perbandinga

n Data Perbandinga

n Hubungan

Hubungan

(18)

Media adalah alat komunikasi sebagai

penghubung antara sumber kepada

penerima.

Media akan efektif menghantarkan kegiatan

proses komunikasi.

Media pembelajaran merupakan bagian dari

proses kegiatan pembelajaran yang efektif

dan efisien.

Referensi

Dokumen terkait

Terkait dengan hal tersebut secara khusus Hairudin (2008: 7.1) mengidentifikasi manfaat media dalam pembelajaran, yaitu: 1) penyampaian materi dapat diseragamkan, 2)

1)Penyampaian pesan pembelajaran dapat lebih terstandar; 2) Pembelajaran dapat lebih menarik; 3) Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan menerapkan teori

Interaktif dapat meningkatkan hasil pemahaman materi dan kualitas pembelajaran yang lebih baik secara interaktif dan tampilan media yang menarik dapat meningkatkan motivasi

Media pembelajaran interaktif pada pelajaran kerja bengkel gambar teknik dibuat untuk membantu guru dalam penyampaian materi agar dapat lebih mudah dipahami oleh siswa,

1) Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan. Dengan bantuan media pembelajaran, penafsiran yang berbeda antar guru dapat dihindari dan dapat mengurangi terjadinya

Kegunaan dari media berbasis komputer maupun smartphone dalam proses pembelajaran menyebabkan proses penyampaian materi akan terlihat lebih menarik, visual,

a) Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan.. Dengan bantuan media pembelajaran, penafsiran yang berbeda antar guru dapat dihindari dan dapat mengurangi terjadinya

Dengan menggunakan video sebagai media pembelajaran, penyampaian materi dapat lebih menarik dan jelas Latif et al., 2013.Video animasi pembelajaran matematika berbasis nilai-nilai