HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN RESILIENSI Hubungan Antara Religiusitas Dengan Resiliensi Pada Remaja Di Panti Asuhan Keluarga Yatim Muhammadiyah Surakarta.
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil analisis data diketahui bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kepribadian ekstraversi dengan knowledge sharing pada remaja pengguna
Hasil analisis data diketahui bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kepribadian ekstraversi dengan knowledge sharing pada remaja pengguna
Hasil wawancara yang dilakukan dengan penghuni panti asuhan, didapati bahwa anak panti mengalami berbagai macam masalah yang merupakan manifestasi dari emosi
Menurut Barankin dan Khanlou (2007), ciri-ciri remaja yang resilien antara lain adalah mampu berempati atau dapat memahami dan bersimpati terhadap perasaan orang
Remaja dengan resiliensi yang kurang cenderung akan lari dari masalah yang di hadapinya, merasa tidak mampu dalam menyelesaikan masalah, menutup diri,
Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara self-esteem dan religiusitas dengan resiliensi pada remaja, dimana jika remaja memiliki
hipotesis yang diajukan teruji kebenarannya, kesimpulannya ada hubungan antara keharmonisan keluarga dengan resiliensi pada remaja di SMP 3 Pati.. Hal ini dapat diartikan
Analisa secara parsial diketahui bahwa ada korelasi positif sangat signifikan antara religiusitas dengan resiliensi, sehingga hipotesis yang menyatakan ada