• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berani berdamai dalam masyarakat.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Berani berdamai dalam masyarakat."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

,!a- !t

_

___

\

,,

llo

25lTll

ke

WACANA

Senin Wage,

22

September2

HALAMT

Berani

Berdamai

dalam

N{asyarakat

Oleh: Hendra

Kurniawan

TANGGAL

2l

September

dite-tapkan

sebagai

Hari

Perdarnaian

Dunia oleh Majelis Umum

Perseri-katan Bangsa-Bangsa

(PBB)

sejak

tahw

20O2. Kepurusan

ini

didasar-kan atas Resolusi PBB tentang per-damaian dunia tahun 1981. Tahun 2014 ini, peringatan Hari Perdamaian Dunia mengambil tema The Right

of

Peoples

to

Peace. Kedamaian

me-rupakan

hak

masyarakat. Dalam

teori

hierarki

kebutuhan

yang

di-kemukakan

oleh Maslow

disebut-kan ada

lima

kebutuhan hidup

manusia

dari

yang

paling

dasar.

P e rtama, kebutuhan fisiologis yang

mencakup pangan, sandang, dan

papan. Kedua, kebutuhan akan rasa aman dan d,amai. Ketiga, kebutuhair

sosial yang

meliputi

rasa diterima

dengan

baik,

persahabaran, dan

afektif.

Keethpat, kebutuhan untuk

dihargai,

pengakuan,

dan

status.

Kelima, kebutuhan aktualisasi atau perwujudan diri.

Dari teori Maslow tampak bahwa rasa aman, damai, dan kenyamanan

menjadi kebutuhan

dasir

pada

tingkat kedua setelah makan,

pakai-an, dan

tempat

tinggal

terpenuhi.'

Tidak

salah apabila

keclamaian menjadi hak setiap orang. Untuk itu, momentum Hari Perdamaian Dunia

mengajak seluruh masyarakat dunia

untuk

berhenti

dari

segala bentuk kekerasan, konflik, perselisihan, dan mendorong bagi segera terciptanya

g-;akan

perdamaian.

Ajakan ini

sungguh tepat pada masa-masa

se-karang yang semakin sarat dengan keegoisan ideologi, politik, ekonJmi,

dan

budaya.

Saat

ini

dunia

internasional

sedang

digoncang

oleh

Gerakan

Islamic State in Iraq and Syria (ISIS)

atau Negara Islam di Irak dan Suriah

(NtrS)

yang

sekarang menjadi

Is-lamic State (IS). Berbagai

pemberi-taan mengenai

IS

yang penuh ke-kejaman dan jauh dari kemanusiaan akhir-akhir ini hampir setiap hari kita

dengar.

Belum

lagi konflik

antara Israel dengan Palestina yang masih terus memanas dan tak kunjung usai.

Ini

menjadi tanda bahwa.dunia saat

ini sungguh mengalami krisis

perda-maian.

t

Seruan damai tak henti-hentinya disampaikan dalam setiap pertemuan

para pemimpin dan tokoh

dunia.

Bahkan pada tanggal

8

Juni

yang

lalu,

Paus Fransiskus bersama de-ngan Presiden Israel Shimon peres

dan pemimpin Palestina Mahmoud

Abbas menyelenggarakan

pertemu-an dan doa bersama demi

perdamai-an di Timur Tengah. Untuk pertama

kalinya

di

Vatikan

berkumandang

ayat-ayat

kitab suci

dan doa-doa perdamaian dari tiga agama besar di

dunia

yaitu

Yahudi. Kristen,

dan

Islam.

Paus Fransiskus

juga

me-nyampaikan bahwa

dibutuhkan

keberanian menyatakan

"iya"

u: ,.r1.

berunding. (berdamai) dan

"tidak"

unruk perang.

Acara selama dua

jam

ini

ke-mudian diakhiri dengan penanaman

pohon zaitun

sebagai

lambang

perdamaian. Sayangnya beberapa

pekan setelah pertemuan "suci" ter-sebut perang antara

Israel

dengan

Palestina

kembali

memanas.

Itu

masih ditambah dengan gerakan IS

yang semakin tak beradab.

Damaidalamperbedaan

.

Di

Indonesia sendiri momentum

perdamaian

juga

menjadi hal yang sangat relevan.

Dalam

situasi ke-majemukan masyarakat diperlukan sikap saling menghormati perbeda-an. Ini dapat diawali melalui kesadar.

an

dan

penerimaan terhadap

be-ragam identitas, kepercayaan, dan

budaya dalam masyarakat.

Perbe-daan merupakan khazanah

kehi-dupan berbangsa yang perlu dijaga dan dirawat demi perdarnaian.

Setiap

konflik

dan

kekerasan yang terjadi dalam masyarakat dapat disebabkan karena kebutaan agama.

Pendidikan agama bukan menletak manusia

yang

hanya

militan

pada

imannya namun

juga

dapat

mene-rima keberadaan orang lain sebagai sesama

makhluk

Tuhan.

Kedang-kalan

dalam

praktik

keagamaan hanya akan melihat hubungan

per-sonal

manusia dengan Tuhannyii tanpa ada

sikap saling

mengasihi satu sama lain.

Nilai-nilai

perdamaian di

hidup bermasyarakat, perlu dite

kan kembali

sebagai komit

bersama. Setiap manusia men

hak untuk hidup dalam kedamr

Perdamaian

menjadi

kunci

kelangsungan

hidup

umat mar

dalam

kebaha_eiaan

dan

ke monisan. K. H. Abdunahman W (Gus Dur) adalah pejuang plura

yang

sampai

akhir

hayatnya pernah lelah mbmperjuangkan r

nilai

hak asasi manusia dan pe

maian

bagi

semua kalangan ti

membedakan suku, agama, mar

wama kulit.

Teladan

dan

pemikiran se

ini

sangat dibutuhkan bagi genr penerus bangsa guna merrciptr

situasi sosial masyarakat yang

makin indah.

Perbedaan buka

penghalang,

pe,rbedaan adi

karunia'Iuhan yang sifatnya kor

dan harus diterima.

Konflik

dan

selisihan adalah suatu kemudari Hari Perdamaian Dunia bole

diperingati

dalam satu

hari

namun

semangat perdamaian

harus dapat dihidupi Setiap hari.

I

kita

semua bersama-sama bel

untuk

berdamai dengan

diri

sendiri. orang lain, dan dalam hi

bermasyarakat.

Indonesia

y hebat adalah Indonesia.yang be

damai!

***.

Hendra Kurniawan MPd,

Dr

Pendidikan Sejarah

Fl,lP

Uni

Referensi

Dokumen terkait

Pada sistem ini, lebih menghemat penggunaan pelarut karena ekstraksi terjadi berulang-ulang dengan pelarut yang sama dan diharapkan asam klorogenat dapat terekstrak

 Adalah Dokumen yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga atau Unit Kerja dilingkungannya, untuk dijadikan acuan dalam kegiatan operasional yang berupa

Selain persamaan corak penafsiran, ada juga persamaan yang lain yaitu persamaan dalam penggunaan teori dalam menafsirkan ayat tersebut yaitu sama-sama menggunkan teori

Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan pada Peran Brimob dalam Penanganan Demonstrasi secara Profesional sebagai Wujud Penegakan Hukum .... Pembinaan Nilai-Nilai

Pada dasarnya pidana dijatuhkan bukan karena seseorang telah berbuat jahat tetapi agar seseorang yang dianggap telah berbuat jahat tidak lagi berbuat jahat

Potensi di bidang industri pertambangan tersebut membutuhkan strategi perencanaan dan pengembangan yang lebih komprehensif yang mempertimbangkan beberapa aspek,

Pada bagian bagian duodenum kelompok P1 (dosis 50 mg/kg BB) ditemukan pelebaran lamina propria, penebalan epitel mukus, penyatuan vili, penumpukan limfosit dan