o
Sen;n123
17
18
19
OJan
8Peb
KOMPAS
o
Selasa
0
Rabu
456
7
20
21
22
o
Mar OApr
o
Me;
o
Sabtu
12
13
27
28
OSep
OOkt
.
Kam;s
0
Jumat
8
9
10
<!])
23
24
25
26
OJun
OJul
0
Ags
o
M;nggu
14
15
16
29
30
31
ONov
ODes
PALEMBANG, KOMPAS
-Jalur masuk perguruan
tinggi negeri yang sangat beragam perlu ditinjau
ulang karena sebuah sistem terikat dengan waktu.
J
Karena itu, peninjauan ulang jalur masuk perguruan
tinggi negeri merupakan sesuatu yang wajar.
gus, akan dipertahankan; kalau ada kekurangan, harns diperba-00," ujarnya.
Mendiknas mengungkapkan, jalur masuk PTN perlu ditinjau karena beberapa ujian seleksi masuk perguruan tinggi dilaku-kan sebelum ujian nasional. "Jika seleksi ini terus dilakukan, bisa mengganggu konsentrasi siswa," katanya.
Mengenai kesempatan yang lebih besar bagi calon mahasiswa kaya dengan adanya berbagai macam seleksi, Mendiknas me-negaskan, PTN tidak boleh hanya - menerima calon mahasiswa kaya. Dalam Undang-Undang Badan
~-
~
Mendiknas: Wajar, 'Jalur
'Masuk
PTN Dievaluasi
BelumTentu SistemSeleksiDiubah
Hukum Pendidikan (BHP) di-sebutkan dengan jelas, PTN ha-rus menerima setidaknya 20 per-sen mahasiswa tidak mampu.
akan memperoleh mahasiswa yang benar-benar' unggul dan berkualitas. Oleh karena itu, ill membukajalur penerimaan yang khusus, antara lain, seperti me-nerim~ 800 lulusan SMA terbaik dari sejumlah daerah.
Selain menjaga kua'litas ma-hasiswa, kata Ketua Panitia Tetap Penerimaan Mahasiswa Barn ill Emil Budianto, ill membuka ba-nyak jalur masuk ag~r ill bisa diakses oleh calon mahasiswa da-ri semua pelosok daerah.
Secara terpisah, Universitas Hasanuddin Makassar mengu-rangi kuota penerimaan maha-siswa nonsubsidi. Juru bicara Unhas, Dahlan Abubakar, mengatakan, mahasiswa nonsub-sidi membayar uang pangkal Rp 8 juta-Rp 125 juta, tetapi mem-bayar biaya kuliah per semester yang sama dengan mahasiswa yang diterima dari jalur subsidi.
(WAD/LUK/JON/ROW)
Hal itu dikatakan Menteri Pendidikan Nasional Moham-mad Nuh, Rabu (10/2) di Ged\j.ng Pascasarjana Universitas Sriwi-jaya, Palembang, Sumatera Se-latan, di sela-sela Sosialisasi Ren-cana Strategis Kementerian Pen-didikan Nasional20l0-20l4.
Menurut Mohammad Nuh, ti-dak ada sistem yang berlaku terus-menerus. Setiap saat jalur masuk PTN bisa mengalami pe-ninjauan ulang.
"Intinya, kami sedang mela-kukan peninjauan ulang, tetapi hasilnya tidak harus mengubah jalur masuk perguruan tinggi ne-geri. Kalau sistemnya sudah ba-
-
- -
---Otonomi PTN
Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Somantri, st!-cara terpisah, mengatakan, se-.baiknya PTN dibiarkan menye-lenggarakan seleksi penerimaan mahasiswa barn melalui jalur yang telah ditentukan oleh PTN yang bersangkutan. Apalagi, kata Gumilar, hal itu merupakan ke~ wenangan atau otonomi PTN.
"Jika hanya SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Ting-gi Negeri) yang menjadi satu-sa-tunya jalur masuk PTN, di mana letak otonomi P'FN," ujarnya.
Alasan UI membuka beragam jalur masuk, Ianjut Gumilar, un-tuk menjaga kualitas mahasiswa yang diterima. Jika hanya meng-andalkan SNMPTN, ill tidak
Kliping Humas
Un pad
2010