ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 49
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI WEB ESCHOOL MENGGUNAKAN SPSS
SEBAGAI ANALYSIS TOOL
1
Ahmad Sujana
2
Hana Zainab Mukarromah
Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Jl. Soekarno Hatta No. 597 Bandung
Abstract
Based on observations of the interface and a questionnaire distributed to the users (teachers) it is known that one of supporting the efforts of computerization in schools is to provide an interface that is easy to understand and operate. Seeing this background, the authors conducted a study that aims to analyze how effective and efficient Web eSchool as media processing grades being applied in SMKN 4 Bandung.The hypothesis of the study authors is the Web Eschool as Application Processing Grade In SMKN 4 Bandung effective and efficient as a medium that helps schools in documenting the grades. It analyzed are about eSchool web interface and the level of efficiency and effectiveness that is spread through questionnaires filled out by 32 respondents who are teachers who were teaching and using Web eSchool in SMKN 4 Bandung. The data collected is then processed statistically that includes testing of research instruments and data processing either manually or using SPSS as its Analysis Tool. From the results of the research results of data processing of each Zhitung <Ztabel namely 1633 and 0408. With the evidence of the analysis, it can be concluded that the Web eSchool proved to be effective and efficient to document the grades. Thus the authors put forward suggestions namely that Web Eschool can be further developed into a more informative media for teachers, and more frequent maintenance every month.
Keywords: effectiveness, efficiency, web eSchool, teachers, Web Eschool interface
Abstrak
.Berdasarkan observasi dari interface dan kuesioner yang disebarkan kepada para user (guru) diketahui bahwa salah satu penunjang dalam melakukan upaya komputerisasi di sekolah adalah dengan menyediakan interface yang mudah dipahami dan dioperasikan. Melihat latar belakang tersebut maka penyusun melakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis seberapa efektif dan efisiennya Web Eschool sebagai media pengolah nilai yang tengah diterapkan di SMKN 4 Bandung.Adapun hipotesis penelitian penyusun adalah Web Eschool sebagai Aplikasi Pengolahan Nilai Di SMKN 4 Bandung efektif dan efisien sebagai media yang membantu sekolah dalam mendokumentasikan nilai. Hal yang dianalisis adalah seputar interface web eschool dan tingkat efisiensi serta efektivitas yang disebarkan melalui kuesioner yang diisi oleh 32 responden yang merupakan guru yang tengah mengajar dan menggunakan Web Eschool di SMKN 4 Bandung. Hasil pengumpulan data kemudian diolah secara statistik yang meliputi pengujian instrumen penelitian dan pengolahan data baik dengan cara manual maupun menggunakan SPSS sebagai Analysis Tool-nya.Dari hasil pengolahan data penelitian diperoleh hasil dari masing-masing Zhitung < Ztabel yaitu 1.633 dan 0.408. Dengan terbuktinya analisis tersebut, dapat
disimpulkan bahwa Web Eschool terbukti efektif dan efisien untuk mendokumentasikan nilai. Maka dari itu penyusun mengemukakan saran yaitu agar web eschool dapat dikembangkan lagi menjadi media yang lebih informatif untuk para guru, dan lebih sering melakukan maintenance setiap bulannya.
Kata kunci : efektivitas, efisiensi, web eschool, guru, interface web eschool
I. PENDAHULUAN
Nilai menjadi salah satu tolak ukur untuk mengabsahkan apakah setiap individu
yang menuntut ilmu pada lembaga
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 50
cita-cita setelah lulus dengan baik di almamaternya kelak. Nilai merupakan suatu hal yang berharga, bermanfaat, bermutu, dan sering menjadi sebuah tolak ukur manusia dalam menentukan rentang sebuah kualitas dalam hal apapun.Lembaga pendidikan seperti sekolah, atau universitas, memiliki banyak kumpulan data nilai dari setiap peserta didik, yang akan diolah. Data nilai tersebut tentu harus disimpan ditempat yang aman, karena nilai merupakan suatu hal yang berharga yang telah dicapai oleh peserta didik.Untuk meminimalisir hilangnya data-data penting inilah, setiap bagian administrasi di sebuah lembaga pendidikan lebih banyak pegawai atau petugas yang menggunakan komputer untuk pengarsipan, keuangan, dan mencari informasi. Hal ini disebabkan karena banyaknya data yang hilang dan sulit untuk dicari jika masih menggunakan cara secara konvensional. Hilangnya data karena bencana alam atau ulah manusia kerap menjadi penyebab utama dari jarangnya sistem konvensional
masih digunakan di setiap lembaga
pendidikanDi SMK Negeri 4 Bandung pengolahan data nilai yang diunggah secara online baru diimplementasikan pada tahun ajaran 2013, itupun masih perlu banyak penyesuaian dari pihak guru sampai saat ini yang harus mengubah kebiasaan dari sistem konvensional menjadi online. Hal inilah yang menyebabkan penulis tertarik untuk meneliti
sejauh mana efektivitas dan efisiensi
penggunaan aplikasi pengolahan nilai di sekolah bagi guru-guru yang menggunakan aplikasi tersebut. Oleh karena itu penulis mengambil judul penelitian sebagai berikut “Analisis Efektivitas dan Efisiensi Web
Eschool Menggunakan SPSS sebagai
Analysis Too”.
II. LANDASAN TEORI
Analisis Sistem
Analisis Sistem secara umum adalah
memandang, pengamatan dan
menyimpulkan konsep sistem berdasarkan Sistem Informasi secara fisik dan konseptual. Analisis sistem adalah proses pendefinisian
kebutuhan untuk memperoleh sebuah
pemecahan suatu masalah. Dengan kata lain
analisis adalah pemeriksaan secara detail dengan jalan menguraikannya kedalam elemen-elemen yang membentuknya, maka dari itu definisi dari analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan
maksud untuk mengidentifikasikan dan
mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang
diharapkan sehingga dapat diusulkan
perbaikan. (McLeod, 2007:88).
Efektivitas
Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia efektif memiliki arti : akibatnya, pengaruhnya, membawa hasil; berhasil guna. Maka dari itu keefektifan atau efektivitas memiliki arti: keadaan yang berpengaruh,
keberhasilan, hal berkesan dan
kemangkusan. Efektivitas berasal dari kata
efektif yang mengandung pengertian
dicapainya keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Efektivitas selalu terkait dengan hubungan antara hasil
yang diharapkan dengan hasil yang
sesungguhnya dicapai. Komunikasi yang
prosesnya mencapai tujuan yang
direncanakan sesuai dengan biaya yang dianggarkan, waktu yang ditetapkan dan jumlah personil yang ditentukan” (Effendy, 1989:14). Efektivitas menurut pengertian
diatas mengartikan bahwa indikator
efektivitas dalam arti tercapainya sasaran
atau tujuan yang telah ditentukan
sebelumnya merupakan sebuah pengukuran dimana suatu target telah tercapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan. “Efektivitas merupakan daya pesan untuk mempengaruhi atau tingkat kemampuan
pesan- pesan untuk mempengaruhi”
(Susanto, 1975:156). Menurut pengertian Susanto diatas, efektivitas bisa diartikan sebagai suatu pengukuran akan tercapainya tujuan yang telah direncanakan sebelumnya
secara matang. “Efektivitas adalah
kemampuan melaksanakan tugas, fungsi
(operasi kegiatan program atau misi)
daripada suatu organisasi atau sejenisnya yang tidak adanya tekanan atau ketegangan
diantara pelaksanaannya” (Kurniawan,
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 51
apabila hal tersebut sesuai dengan dengan yang dikehendaki. Artinya, pencapaian hal yang dimaksud merupakan pencapaian tujuan dilakukannya tindak-tindakan untuk mencapai hal tersebut. Efektivitas dapat diartikan sebagai suatu proses pencapaian
suatu tujuan yang telah ditetapkan
sebelumnya.
Efisiensi
Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia, Efisien memiliki arti kata : tepat, sesuai, mampu menjalankan tugas dengan cermat, berdaya guna, bertepat guna. Maka dari itu efisiensi memiliki arti: ketepatan cara dalam usaha dan kerja, ketepatgunaan, dan menjalankan tugas dengan baik dan tepat. Dalam kamus besar pengertian efisiensi
adalah “Kemampuan menjalankan tugas
dengan baik dan tepat (dengan tidak
membuang-buang waktu,tenaga dan biaya)”.
(1995: 250) Pengertian efisiensi itu sendiri
telah didefinisikan oleh banyak pakar
ekonomi dan manajemen, diantaranya
adalah pengertian Efisiensi menurut Malayu S.P Hasibuan yaitu: “Perbandingan terbaik antara input (masukan) dan output (hasil), antara keuntungan dengan biaya (antara hasil pelaksanaan dengan sumber yang digunakan), seperti halnya juga hasil optimal yang dicapai dengan penggunaan sumber yang terbatas”. (1994: 07). Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa efisiensi merupakan kemampuan perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya untuk memperoleh
hasil tertentu dengan menggunakan
masukan (input yang serendah-rendahnya) untuk menghasilkan suatu keluaran (output), dan juga merupakan kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. mengelola administrasi siswa dengan cara mengunggah berkas nilai ke situs Web Eschool sesuai dengan mata pelajaran yang tengah guru tersebut ajarkan ke siswanya. Web Eschool secara sistematik dengan mudah dapat menerima berkas yang guru unggah dimana saja secara praktis, sehingga ketika tenggat pengumpulan nilai diperlukan oleh bidang ICT yang ada di SMKN 4 maka admin dapat mengelola data yang telah guru unggah melalui interface admin. Web
Eschool di SMK Negeri 4 Bandung
merupakan Aplikasi Pengolahan Nilai yang akan dianalisis oleh penulis pada skripsi ini. Tampilan antarmuka dengan pengguna dari Web Eschool ini adalah sebagai berikut :
Gambar 2.1 Tampilan awal untuk masuk atau login Situs Web Eschool, atau Aplikasi Pengolahan Nilai yang digunakan di SMKN 4 Bandung Situs Web Eschool atau yang disebut dengan Aplikasi Pengolahan Nilai Siswa di SMKN 4 Bandung dapat diakses
dengan mencantumkan alamat
http://eschool.smkn4bdg.sch.id. URL atau alamat ini dapat diakses dimana saja melalui browser atau peramban yang dimiliki oleh guru SMKN 4 Bandung baik melalui perangkat seperti laptop atau melalui tab. Setiap guru yang telah memiliki id dan telah terdaftar sebagai guru SMK Negeri 4 Bandung di dalam Sistem sekolah, dapat
mengakses halaman ini. Bahasa
pemrograman yang digunakan adalah php dan basis data yang digunakan adalah MySQL.
SPSS
SPSS merupakan sebuah aplikasi dari Microsoft yang berfungsi sebagai aplikasi statistik untuk mengolah data. SPSS for Windows adalah sebuah program aplikasi yang dirilis pada tahun 1992 dengan kemampuan analisis statistik yang cukup tinggi. SPSS yang pertama kali dirilis adalah SPSS/PC+ berbasis teks pada tahun 1984. Aplikasi ini dapat menggunakan program
atau kode eksternal, yang hanya
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 52
program computer social yang dibuat pertama kali oleh mahasiswa Stanford University yaitu Normand H. Nie, C Handlai Hull dan Dale H Bent pada tahun 1968 yang dijalankan dengan computer mainframe. Namun setelah penerbit terkenal McGraw-Hill menerbitkan user manual SPSS, program tersebut menjadi sangat terkenal. Setelah merilis versi SPSS 17 pada akhir tahun 2009 SPSS secara resmi diakuisisi oleh IBM dengan nama IBM SPSS. Sekarang SPSS menjadi bagian dari Bussiness Analytics and Process Optimization dari IBM. Bersamaan dengan itu, dirilis versi terbarudari SPSS menjadi PASW Statistic 18. PASW adalah
kependekan dari Predictive Analytics
Software, yang menunjukkan konsistensi dari IBM untuk mempertahankan kekuatan SPSS sebagai alat predictive analytics software. Sebagai Tool atau alat bantu yang sudah banyak digunakan sebagai alat menganalisis sebuah sistem, atau sebuah materi statistik, maka pada penelitian ini penulis melakukan perhitungan statistik melalui SPSS. Selain
tentunya secara manual penulis
menggunakan Microsoft Excel sebagai tool bantuan.
III. METODOLOGI Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk mencari
jawaban atau menggambarkan
permasalahan yang akan dibahas. Metode penelitian dapat juga dikatakan sebagai cara yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas dan efisiensi dari sistem aplikasi pengolahan nilai atau Web Eschool yang sedang berjalan di SMKN 4 Bandung. Dengan begitu, tingkat kepuasan dari responden yang menggunakan sistem ini, yaitu guru-guru yang mengajar di SMKN 4 Bandung bersifat studi kasus yang dikaji secara kualitatif, maka dari itu metode yang akan digunakan adalah metode deskriptif.
Bagan Arus Kegiatan Penelitian
Gambar 3.1 Bagan Arus Penelitian, (Suharsimi Arikunto, 2013:68)
Variabel
“Variabel adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian”. (Suharsimi Arikunto, 2013:161). Sesuai dengan macam atau jenis variabel, maka data atau hasil pencatatannya juga mempunyai jenis sebanyak variabelnya. Dengan demikian maka:Data dari variabel diskrit disebut data diskrit, yaitu berupa frekuensi Data dari variabel kontinum disebut data kontinum, berupa tingkatan, angka berjarak atau ukuran. Bagi peneliti yang
menginginkan mengolah data dengan
metode statistik, maka datanya harus berupa data kuantitatif, yaitu berupa angka-angka. Dalam penelitian ini dibahas efektivitas dan efisiensi sistem aplikasi pengolahan nilai di SMKN 4 Bandung.
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 53
angka.”(Suharsimi Arikunto, 2003:161). Dari
sumber SK Menteri P dan K No.
0259/U/1977 tanggal 11 Juli 1977 disebutkan bahwa data adalah segala fakta yang dapat dijadikan bahan untuk menyusun suatu informasi. Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan data yang dipakai untuk suatu keperluan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data langsung yang
diperoleh responden tentang tingkat
efektivitas dan efisiensi terhadap sistem pengolahan nilai siswa di SMKN 4 Bandung. Sumber Data
Sumber data dalam penelitian
merupakan dari mana subjek data diperoleh. Apabila peneliti menggunakan kuesioner
atau wawancara dalam pengumpulan
datanya, maka sumber data disebut
responden, yaitu orang yang merespon atau menjawab pertanyaan-pertanyaan peneliti, baik pernyataan tertulis maupun lisan.
Apabila peneliti menggunakan teknik
observasi, maka sumber datanya bisa berupa benda gerak atau proses sebuah peristiwa. Apabila peneliti menggunakan teknik dokumentasi, maka dokumen atau catatanlah yang akan menjadi sumber data, dengan isi catatan adalah subjek penelitian atau variabel penelitian. Penelitian ini menggunakan kuesioner, maka sumber data dalam penelitian ini adalah responden. Responden penelitian ini adalah guru dari berbagai jurusan di SMKN 4 Bandung
Populasi dan Sampel Penelitian Populasi
“Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian”. (Suharsimi Arikunto, 2003:173) Apabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi. Studi atau penelitiannya juga disebut studi populasi atau studi sensus. Populasi penelitian ini adalah sejumlah guru yang mengajar di SMKN 4 Bandung, sebanyak 32 orang yang terdiri dari :
Tabel 3.1 Tabel Populasi Penelitian
Jurusan Jumlah
Guru Teknik Komputer & Informatika 8 Orang Guru Teknik Audio Video 8 Orang Guru Teknik Ketenagalistrikan 8 Orang Guru Normatif & Adaptif 8 Orang
Sampel
“Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti.” (Suharsimi Arikunto, 2003:174). ”Untuk sekedar ancer-ancer maka apabila subjeknya kurang dari 100, lebih baik
diambil semua sehingga penelitiannya
merupakan penelitian populasi. Selanjutnya jika jumlah subjeknya besar dapat diambil
antara 10-15% atau 20-25% atau lebih”
(Suharsimi Arikunto, 1996:120). Jumlah guru yang mengajar di SMKN 4 Bandung pada saat ini sejumlah 120 orang, maka dari itu sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 32 orang, yaitu 25% dari populasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel Kuota, yaitu teknik sampling yang mendasar pada jumlah yang telah ditentukan.
Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Menyusun instrumen adalah pekerjaan
penting di dalam langkah penelitian. Akan tetapi mengumpulkan data jauh lebih penting lagi, terutama apabila peneliti menggunakan metode yang memiliki cukup besar celah untuk dimasuki unsur minat peneliti. Itulah
sebabnya menyusun instrumen
pengumpulan data harus ditangani secara serius agar diperoleh hasil yang sesuai dengan kegunaannya yaitu pengumpulan variabel yang tepat. (Suharsimi Arikunto, 2003:265)
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada bermacam-macam, diantaranya adalah:
Kuesioner
Kuesioner ini disebarkan untuk
mendapatkan data mengenai keefisienan dan ke efektivitasan sistem pengolahan administrasi nilai siswa. Penggunaan Metode Dokumentasi Teknik dokumentasi berarti penulis atau penyusun memegang check-list
untuk mencari variabel yang sudah
ditentukan. Apabila terdapat/ muncul variabel
yang dicari, maka peneliti tinggal
membubuhkan tanda check atau tally di tempat yang sesuai. Untuk mencatat hal-hal yang bersifat bebas atau belum ditentukan
dalam daftar variabel peneliti dapat
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 54
Teknik dokumentasi ini digunakan untuk mendapatkan jumlah data guru, jumlah guru disetiap jurusan, serta hasil kuesioner yang telah responden isi.
Penggunaan Metode Wawancara
Metode wawancara dilakukan untuk melengkapi teknik pengumpulan data dalam penelitian ini. Wawancara atau teknik interviu yang akan dilakukan pada penelitian ini merupakan wawancara tidak terstruktur, dimana peneliti dapat menjadi pengemudi langsung dari responden dan wawancara yang diajukan hanya memuat garis besar yang akan ditanyakan. Menurut Suharsimi Arikunto, di bukunya yang berjudul Prosedur
Penelitian, metode wawancara tidak
terstruktur ini cocok untuk penelitian kasus. Instrumen Penelitian
Sesuai dengan teknik pengambilan data yang dipergunakan yaitu teknik tes objektif atau kuesioner untuk mendapatkan data yang akurat dalam penelitian ini.
Sebelum membuat instrumen penelitian, penulis menyusun kisi-kisinya terlebih dahulu agar instrumen yang dibuat dapat secara tepat mewakili indikator yang diharapkan pada responden penelitian.
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian Web Eschool
Tampilan antarmuka dengan user dari Web
Eschool di url http://eschool.smkn4bdg.sch.id
adalah sebagai berikut :
Gambar 5.1 Tampilan awal untuk masuk atau login Situs Web Eschool, atau Aplikasi
Pengolahan Nilai yang digunakan di SMKN 4 Bandung
Setelah di analisis Pembuatan Web eschool menggunakan framework Code
Igniter. Sehingga untuk pembentukan coding
PHP-nya sendiri lebih praktis dan
memudahkan programmer-nya. Seperti pada
tampilan awal pada Log in Eschool ini
penggalan pembahasan coding yang
digunakan adalah sebagai berikut. Session adalah sebuah varibel sementara yang diletakkan di server, dimana PHP bisa mengambil nilai yang tersimpan tersebut walaupun user membuka halaman baru. Biasanya session akan hilang jika browser ditutup. Session dideklarasikan di awal
menggunakan perintah session_start(),
kemudian Session tidak boleh di
deklarasikan dua kali sehingga terbentuklah
coding seperti gambar di bawah ini:
Gambar 5.2 Penggalan coding dalam penggunaan syntax session
Pada gambar diatas terdapat juga penggalan coding untuk melakukan koneksi pada database yang ada di dalam file
koneksi.php menggunakan syntax include.
Syntax include berfungsi untuk melakukan
pemanggilan file, pemanggilan file sangat berguna untuk menghemat penulisan baris- baris program. Beberapa baris program seperti fungsi atau variabel yang penting dan sering digunakan dikumpulkan menjadi satu, selanjutnya digunakan secara berulang tanpa menulis baris program lagi. Kemudian hal
yang kedua adalah penerapan coding
bahasa SQL agar Username dan Password
dapat tersambung ke database dan di cek apakah valid atau tidak berikut penggalan
coding yang dapat membentuk baris program
atas lampiran gambar di atas.
Gambar 5.3 Penggalan coding dalam penggunaan syntax session dan syntax include
Pada gambar di atas selain
penggunaan syntax session dan include
tampak syntax SQL syntax SQL yang
terlampir pada gambar di atas berfungsi
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 55
variabel password yang ada pada tabel
t_login. Jika Username dan password yang
dimasukkan user ke dalam form login tadi
cocok dengan data yang ada pada database,
maka user berhasil masuk kedalam Web
Eschool. Maka dari itu dengan username
yang telah setiap guru miliki dan password
yang telah diatur ketika pendataan guru, maka identitas tersebutlah yang berlaku untuk masuk kedalam Web Eschool ini.
Gambar 5.4
Tampilan setelah berhasil masuk ke
Situs Web Eschool, atau Aplikasi
Pengolahan Nilai yang digunakan di SMKN 4 Bandung Ketika telah berhasil masuk kedalam Web Eschool, maka tampilan yang akan muncul pada halaman peramban atau
browser adalah seperti gambar di atas.
Terdapat beberapa menu dan pilihan yang mudah dipahami, diantaranya Download Format Nilai Siswa, Download Format Data Nilai Siswa, Upload Nilai Siswa, dan Nilai Siswa. Berikut fungsi dari menu yang ada pada tampilan Web Eschool yang telah berjalan di SMK Negeri 4 Bandung ini :
Tabel 5.1 Daftar Deskripsi dan Fungsi yang terdapat pada situs Web Eschool
Menu Deskripsi dan Fungsi
Profil saya Berfungsi sebagai menu untuk melihat Profil identitas guru
Kalender saya
Berfungsi sebagai kalender pendidikan
Downl oad >For mat Nilai Sisw a
Berfungsi sebagai pilihan untuk mengunduh format berkas nilai siswa yang masih kosong dari dalam sistem administrasi nilai
Downl oad> Data Nilai Sisw a
Berfungsi sebagai pilihan untuk mengunduh data nilai siswa di semester yang bersangkutan Uploa d Nilai
Sisw a
Berfungsi sebagai pilihan untuk mengunggah berkas nilai siswa yang telah diisi oleh guru
Nilai Sisw a
Berfungsi sebagai pilihan untuk melihat nilai siswa yang ada di dalam sistem administrasi nilai tanpa harus mengunduhnya
Log out Berfungsi sebagai pilihan untuk keluar
dari Aplikasi Pengolahan Nilai
Gambar 5.5 tampilan ketika menu download format nilai siswa dipilih
Pada Halaman ini, terdapat daftar dari mata pelajaran apa saja yang setiap guru ampu di SMK Negeri 4 Bandung. Berkas dari format nilai siswa ini bisa diunduh satu persatu bisa juga diunduh secara sekaligus dengan mengklik pada tombol download. Setelah tersebut akan masuk kedalam hard drive komputer, seperti pada screenshot dibawah ini.
Pada halaman ini, terdapat daftar dari Mata Pelajaran apa saja yang setiap guru ampu di SMK Negeri 4 Bandung. Berkas dari format nilai siswa ini bisa diunduh satu persatu bisa juga diunduh secara sekaligus dengan mengklik pada tombol Download. Setelah
tombol Download diklik.maka secara
otomatis kumpulan berkas, akan masuk ke hardisk.
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 56
Jika ingin membuka menu Data Nilai Siswa maka tampilan yang tampil adalah sebagai
berikut, guru dapat memilih untuk
mengunduh semuanya atau satu-persatu, sama dengan mengunduh format nilai siswa.
Gambar 5.7 Tampilan ketika di halaman Menu Data Nilai Siswa
Guru yang hendak mengunggah berkas data nilai siswa dapat mengklik menu Upload Nilai Siswa, file dapat langsung ditarik atau di drag ke dalam halaman Upload Nilai Siswa atau dapat juga dengan mengklik tombol besar yang ada di tengah halaman.
Gambar 5.8 Tampilan di halaman Upload Nilai Siswa
Pada Upload Nilai Siswa, hakikatnya file yang telah di download dan diisi nilainya oleh guru di upload ke server sehingga data nilai yang terdapat di server adalah data nilai yang bersangkutan. Analisis penggalan
coding saat upload adalah sebagai berikut:
Gambar 5.9 Penggalan coding dalam membuat fungsi upload file ke server
Sebenarnya dengan menggunakan
framework CI untuk pembuatan Web Eschool
banyak fungsi pada php yang dapat
diimplementasikan menjadi lebih mudah.
Termasuk dalam hal mengupload file ke
server, pada gambar di atas dipaparkan
coding dasar dalam menggunakan fungsi
upload ke server yaitu dengan menyiapkan
path dari file yang akan di upload. Namun hal
ini dilakukan di dalam baris program, sehingga user tinggal men drop atau memilih berkas nilainya ke interface Web Eschool. Guru yang hendak melihat data Nilai Siswa dapat juga melihatnya pada halaman situs tanpa harus mengunduh berkasnya terlebih dahulu, namun sebelumnya guru yang bersangkutan harus memilih mata pelajaran yang diampunya terlebih dahulu, seperti
screenshot yang terlampir dibawah ini.
Gambar 5.10 Tampilan di halaman Nilai Siswa sebelum mata pelajaran yang diampu dipilih
Semua mata pelajaran yang terdaftar sebagai mata pelajaran yang diampu oleh guru yang bersangkutan akan terlampir di halaman situs ketika menu Nilai Siswa dipilih, maka langkah selanjutnya adalah memilih salah satu mata pelajaran yang akan dilihat data nilainya. Berikut adalah lampiran dari Data Nilai Siswa di kelas X TKJ I pada mata pelajaran Pemrograman Web, terlampir No urut Siswa di masing-masing kelas kemudian Nomor Induk Siswa, Nama siswa, Nilai Pengetahuan siswa (KI 3), Nilai Keterampilan siswa (KI 4), dan Nilai sikap siswa (KI1, KI 2). Guru dapat mengatur banyaknya deret siswa yang dilihat dalam tiap halaman, dengan memilih pada menu “Tampilkan”.
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 57 Hasil Pengujian Instrumen Penelitian
Pengujian instrumen penelitian yang akan dilampirkan adalah Uji Validitas dan Uji Reliabilitas. Jika pada pengujian instrumen sudah terbukti valid dan reliabel maka
penelitian dapat dilanjutkan ke tahap
berikutnya, yaitu pengolahan data. Berikut adalah Hasil Pengujian Instrumen tahap awal, yaitu Uji Validitas :
Hasil Uji Validitas
Salah satu alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah berupa instrumen kuesioner. Sebelum instrumen ini digunakan dalam penelitian yang sebenarnya terlebih
dahulu disebarkan kuesioner untuk
mengetahui tingkat validitas dan
reliabilitasnya. Instrumen kuesioner ini
diberikan kepada 32 orang responden, adapun hasil dari kuesioner tersebut adalah untuk uji validitas instrumen, terhadap
variabel X dan Y dilakukan dengan
menggunakan metode korelasi product
moment memakai angka kasar. Terdapat dua variabel yang akan diuji validitasnya, yaitu variabel X dan variabel Y.
Dari hasil pengambilan data sampel
didapatkan skor untuk Variabel X adalah sebagai berikut :
Tabel 5.2 Tabel skor sampel variabel X
Dari hasil pengambilan data sampel
didapatkan skor untuk Variabel Y adalah sebagai berikut :
Tabel 5.3 Tabel skor sampel variabel Y
Uji validitas pada penelitian ini seperti
yang telah dijelaskan sebelumnya
menggunakan rumus product moment
dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1.Mendata jawaban responden untuk
masing-masing item.
2.Menjumlahkan skor total masing-masing responden dari seluruh item soal
3.Menjumlahkan skor total seluruh
responden dari seluruh item soal
4.Menghitung kuadrat jumlah responden untuk setiap soal 2), dan kuadrat skor total dari masing-masing responden (Y2) kemudian menjumlahkan kuadrat skor total
seluruh responden 2)
5.Mengalikan skor responden untuk setiap item soal dengan skor total masing-masing responden dari seluruh nomor item
6.Menjumlahkan besarnya X*Y dari setiap responden pada setiap item soal
7.Kemudian memasukkan setiap besarnya variabel-variabel tersebut ke dalam rumus
product moment sebagai berikut:
8.Setelah mendapatkan nilai rxy, kemudian
dimasukkan kedalam rumus uji-t sebagai berikut:
9.Setelah mendapatkan nilai thitung, kemudian
dikorelasikan dengan melihat ttabel pada
tingkat kepercayaan 99.5% dengan derajat kebebasan (dk) sebesar dk = n-2 = 32 – 2 = 30. Karena di dalam tabel tidak terdapat jumlah dk sebesar 32, maka harus dihitung terlebih dahulu nilai ttabel pada nilai dk
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 58
lebih tinggi adalah 40. Setelah itu
perhitungan dilanjutkan dengan cara berikut: 10.Mencari selisih nilai ttabel pada dk = 30 dan
dk 40 pada tingkat kepercayaan 99.5%,
11.Item soal disebut valid apabila nilai thitung
lebih besar dari ttabel.
Contoh perhitungan uji validites item kuesioner soal nomor 2 pada variabel X X=128 Y= 2870 XY =11632 X2 =538 Y2 = 261550 N=32
Kemudian hasil r dimasukkan ke dalam uji t sebagai berikut:
Nilai ttabel untuk dk = 32 dengan tingkat
kepercayaan 99.5% = 1.73
Nilai thitung lebih besar dari ttabel maka
kuesioner nomer 2 valid.
Perhitungan uji validitas dari instrumen kuesioner dapat dilihat di bawah ini
Tabel 5.4 Tabel hasil perhitungan uji validitas variabel X secara manual
No Instrumen Validitas
1 Valid variabel Y secara manual
No Instrumen Validitas
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 59
Pada instrumen variabel X terdapat 21 nomor kuesioner yang baik atau valid dan 3 nomor
Berdasarkan kajian dan hasil analisisi data pada penelitian yang berjudul : “Analisis Efektivitas dan Efisiensi Web Eschool
Menggunakan SPSS sebagai Analysis Tool”,
maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Web Eschool dibutuhkan untuk
memudahkan pengolahan nilai siswa di SMK Negeri 4 Bandung.
2. Web Eschool yang diimplementasikan di SMK Negeri 4 Bandung efektif
untuk mendokumentasikan nilai
terbukti dengan hasil penelitian dari uji hipotesis yang telah dilakukan pada variabel X (efektivitas) dengan didapatkannya : jumlah skor lebih dari 24 orang dari keseluruhan responden yaitu tepatnya 28 responden dan Zhitung = 1.6330 < - Ztabel = 1.64, maka hipotesis 1 yaitu “Web Eschool di SMKN 4 Bandung efektif sebagai media yang membantu sekolah dalam mendokumentasikan nilai” terbukti dan dapat diterima.
3. Web Eschool yang diimplementasikan di SMK Negeri 4 Bandung efisien
untuk mendokumentasikan nilai
terbukti dengan hasil penelitian dari uji hipotesis yang telah dilakukan pada variabel Y (efisiensi) dengan didapatkannya : jumlah skor lebih dari 24 orang dari keseluruhan responden yaitu tepatnya 25 responden dan Zhitung = 0.4082 < - Ztabel = 1.64, maka hipotesis 2 yaitu “Web Eschool di SMKN 4 Bandung efisien sebagai media yang membantu sekolah dalam mendokumentasikan nilai” terbukti dan dapat diterima.
Dengan demikian kesimpulan secara kualitatif berdasarkan sampel yang diambil dari para responden telah terbukti. Maka
tercapailah maksud dan tujuan diadakannya penelitian ini. Bila dilihat dari hasil positif yang telah terbukti dengan hasil penelitian yang telah dipaparkan, Web Eschool Di SMKN 4 Bandung telah terbukti efektif dan efisien untuk mendokumentasikan nilai, namun sama halnya dengan setiap sistem yang ada, tidak dapat dipungkiri Aplikasi ini pun masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur
Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.
Bandung. Rineka Cipta.
Effendy, Onong Uchjana. 1989.Ilmu
Komunikasi (teori dan Praktek). Bandung ,PT. Remaja Rosdakarya.
Jogiyanto. 2006. Analisis.m dan Desain
Sistem Informasi. Yogyakarta. Andi
Publisher.
Kurniawan, Agung. 2005. Transformasi
Pelayanan Publik. Kota. Penerbit.
McLeod, Raymond Jr. 2007. Sistem
Informasi Edisi 7 Jilid 2. Jakarta. Prenhallindo
Nazir, Moh. 2011. Metode Penelitian. Bogor. Ghalia Indonesia.
Pressman, Roger S. 2010. Software
Engineering: A Practitioner’s Approach, Seventh Edition. McGraw-Hill.
Pressman, Roger S. Lowe, David. 2009. Web Engineering: A Practitioner’s Approach, First Edition. McGraw-Hill.
Sudjana. 1996. Metode Statistika Edisi ke-6. Bandung. Tarsito
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian
Kombinasi (Mixed Methods).Bandung.
Alfabeta.
Surakhmad, Winarno. 1985. Pengantar
ISU TEKNOLOGI STT MANDALA VOL.12 NO.1 JULI 2017 - ISSN 1979-4819 60
The Liang, Gie. 1967. Ensiklopedi
Administrasi.
Jakarta. Haji Masagung.
Trihendradi, Cornelius. 2013. Step by Step IBM SPSS 21: Analisis Data Statistik. Yogyakarta. Andi Publisher.