PERAWATAN PULPEKTOMI NON VITAL PADA GIGI DESIDUI ANTERIOR MAKSILA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pertimbangan yang penting diantaranya adalah sisa jaringan keras gigi sehat setelah perawatan endodontik, fungsi gigi, lokasi gigi, anatomi saluran akar, dan sifat bahan
Prevalensi premature loss gigi molar desidui pada pasien Ortodonsia di RSGMP FKG USU tahun 2010-2014 pada rahang atas dan rahang bawah.. Penelitian ini juga
sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Prevalensi Premature Loss Gigi Molar Desidui pada Pasien Ortodonsia di RSGMP FKG USU Tahun 2010-. 2014” sebagai
Data Hasil Pengamatan Premature Loss Gigi Molar Desidui pada Pasien Ortodonsia di RSGMP FKG USU Tahun
Tujuan laporan kasus ini untuk melaporkan perawatan saluran akar pada molar satu kanan mandibula nekrosis pulpa disertai parulis dengan restorasi resin komposit kavitas kelas
Berdasarkan data pengukuran saluran akar gigi molar pertama permanen rahang bawah pada lampiran B diperoleh data rata-rata panjang saluran akar mesial pada sampel
Persiapan saluran akar yang baik dapat memberikan retensi dan resistensi yang baik pada restorasi mahkota pasak. Pasak yang disemenkan kedalam saluran akar akan memberikan
Perawatan ini biasanya dilakukan pada gigi insisivus desidui dan permanen yang mengalami trauma dengan gambaran klinis pulpa berwarna merah gelap, nyeri spontan, perdarahan dan