• Tidak ada hasil yang ditemukan

ROFIL KELEMBAGAAN PETANI DALAM PROGRAM REVITALISASI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN SITUBONDO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ROFIL KELEMBAGAAN PETANI DALAM PROGRAM REVITALISASI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN SITUBONDO"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.1. Laju Pertumbuhan Kontribusi Sektor Usaha Terhadap Pembentukan PDRB Kabupaten Situbondo Periode 2011 -2016 Berdasarkan Harga Berlaku (Persen) (Sumber: BPS Kabupaten Situbondo, 2017)
Tabel 1. Profil Kelembagaan Petani di Kabupaten Situbondo Tahun 2017
Tabel 1 di atas juga menggambarkan bahwa kelembagaan petani di daerah penelitian berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi  empat, yaitu: Kelompok tani dan Gapoktan, Lembaga Keuangan, BPP - PPL dan Dispertahorti, dan HIPPA /P3A
Tabel 2. Hasil Uji Beda Rata-Rata Terhadap Jumlah Produksi Usahatani Sebelum dan sesudah Pelaksanaan Program Revitalisasi Pertanian di Daerah Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Hasil pengumpulan data lapangan dapat diketahui bahwa kategori partisipasi petani dalam peningkatan produksi pertanian pedesaan di wilayah Kabupaten Konawe menunjukkan

Hasil analisis menunjukkan bahwa peluang kelembagaan kemitraan terhadap kelembagaan tradisional (P1/P2) yang dipilih petani dipengaruhi secara nyata oleh semua

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara kelembagaan, LMDH Sarimukti mempunyai kondisi yang baik karena sudah mempunyai Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART)

Abstrak: Partisipasi petani penting dikaji untuk meningkatkan keterlibatan petani dalam sebuah program pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengkaji tingkat partisipasi

Modal sosial kelembagaan petani karet berkaitan posisi tawar (bargaining position) petani terhadap para pedagang dalam hal menetapkan harga telah membuka wawasan komunitas petani

petani, karakteristik sistem sosial dan kompetensi penyuluh pertanian berpengaruh secara nyata terhadap kinerja penyuluh pertanian dalam memberdayakan petani."

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis Kelembagaan Berkelanjutan dalam Pertanian Organik (Studi Kasus Komunitas Petani Padi Sawah, Kampung Ciburuy, Desa

Dengan kata lain, kinerja pemberdayaan oleh penyuluh pertanian yang betujuan pemenuhan kebutuhan pengembangan kapasitas petani beragribisnis dan didukung oleh karakteristik