Info Artikel: Diterima 09/02//2015 Direvisi 18/02/2015 Dipublikasikan 28/02/2015
Volume 3 Nomor 1, February 2015, Hlm 16-21
Faktor Penyebab Percer
Mega Novita Sari, Yusri & Indah
Universitas Negeri Padang
Abstract
Marriage is the desire o backgrounds united by G happy based belief in on always followed by a ha marriage. Marriage shou the household that cause purpose of this study was The method used in this who filed a divorce case collection using questionn Results of the study rev Religious Court that the a the interpretation of the people divorced in Pada made the couple as much From the research, advic in minimizing cases of d content mastery service problems experienced by divorce.
Keyword: Causes of divorce and its
Copyright © 2015 IICE - Multika Rights Reserved
Indonesian Institute for Counselin
PENDAHULUAN
Di dalam ajaran Islam p laksanakan dan sebagai salah satu mengasihi dan saling mencintai. P berlainan dan berbeda latar belaka sakinah, mawaddah dan rahmah. perjanjian suci sehingga cita-cita u Namun faktanyaPada mas sakral bagi sebagian masyarakat.
Volume 3 Nomor 1, February 2015, Hlm 16-21
ceraian dan Implikasinya dalam Pelayanan Bimbingan da
ah Sukmawati
e of most human beings in the world. Two different beings y God to be complementary. Marriage aims to foster harm one God. But reality shows that not all who have made harmony in their relationships, even some who ultimately
ould be maintained integrity no longer considered causing use conflict in the family that can result in divorce in th as to determine the cause of divorce in the Religious Padan is research is descriptive quantitative method. Subjects we ase in Padang Religious Court, amounting to 80 people. tionnaires. Data were analyzed using percentage formula.
revealed that internal factors cause people divorced in the attitude aspects of egocentrism in the family as much as the behavioral aspects of rage as much as 56.46%. Externa dang High Religious Court that the negative aspects of th ch as 62.51%.
vice that can be given to the counselor that should be able to f divorce by providing counseling services such as inform ices, individual counseling and mediation services that by individuals who are getting a divorce so it is not the
d its implications in the guidance and counseling services
ltikarya Kons (Padang - Indonesia) dan IKI - Ikatan Konselo
ling and Education (IICE) Multikarya Kons
perkawinan merupakan salah satu sunnah Rasulullah atu kebutuhan biologis manusia untuk hidup bersama, salin i. Perkawinan merupakan dambaan hampir semua insan di lakang dipersatukan Allah untuk saling melengkapi dan mem
h. Sebuah keluarga haruslah terbentuk dari niat yang ikh ita untuk terwujudnya keluarga sejahtera dan bahagia itu akan
asa sekarang ini sepertinya perkawinan sudah tidak lagi m at. Perkawinan yang seharusnya dijaga keutuhan dan kelan
Volume 3 Nomor 1, February 2015, Hlm 16-21
n dan Konseling
ings and different rmonious family, de a marriage is tely failed in his ing disharmony in in the family. The
ang.
were individuals le. Means of data
in Padang High as 65.26% and in nal factors cause f the association
le to provide help rmation services, at can help the the occurrence of
s
elor Indonesia - All
lah saw yang harus kita aling menyayangi, saling di dunia. Dua insan yang embentuk keluarga yang khlas yang diikat dengan kan tercapai.
Jika terjadinya konflik dala yang sakinah yang bercirikan tentr Bagi rumah tangga yang tid sebagai alternatif terakhir yang ha sebagai jalan pintas menyelesaik seberapa besar kuantitas dan kua menjerumuskan kepada kehancura
Berdasarkan pendapat di ata perceraian yaitu dengan memberik yang di alami masyarakat sehingga Peristiwa perceraian ini me Agama Padang jumlah kasus perce 2012 tercatat 1050 orang yang b Pengadilan Agama Padang.
Meningkatnya kasus perce menyatakan banyak faktor yang m perceraian. Faktor-faktor ini anta memperoleh anak (4) persoalan pr mendidik anak, pengaruh dukunga Faktor- faktor ini menimbu pada keretakan keluarga dan perce
Berdasarkan permasalahan faktor internal penyebab perceraia perceraian di Pengadilan Agama P
METODOLOGI PENELITIAN
Penelitian ini adalah penel penyebab perceraia di Pengadilan Subyek penelitian adalah k yang berjumlah 80 orang. Instrum ditetapkan kriteria masing-masing
HASIL
Hasil penelitian ini dapat dig
Rekapitulasi Data No
1. Sika 2 Tafs 3 Kesu 4 Perse 5 Beba
No 1. Perg
2 Cam
3. Kebia
alam keluarga maka keinginan pasangan suami isteri untuk ntram, bahagia dan sejahtera dalam rumah tangga tidak akan
tidak dapat menyelesaikan konflik dalam rumah tanggany harus ditempuh oleh pasangan suami isteri yang cenderung aikan kemelut dalam rumah tangganya. Menurut Sofyan ualitas peristiwa dan perlakuan negatif anggota keluarga uran dan perceraian dikeluarga.
i atas, bantuan yang diberikan kepada masyarakat untuk dap rikan pelayanan bimbingan dan konseling untuk membantu gga tidak terjadinya perceraian.
mengalami peningkatan setiap tahunnya. Data yang diperole rceraian pada tahun 2012 sampai tahun 2013 dikategorikan g bercerai dan pada tahun 2013 meningkat menjadi 1082
rceraian ini disebabkan oleh banyak faktor.Menurut Save g menyebabkan terjadinya kasus pertikaian dalam keluarga ntara lain (1) persoalan ekonomi (2) perbedaan usia yan prinsip hidup yang berbeda. Faktor lainnya berupa perbeda
gan sosial dari pihak luar.
bulkan suasana keruh dan meruntuhkan kehidupan rumah rceraian dalam keluarga.
an yang telah dikemukakan maka tujuan penelitian ini adala aian di Pengadilan Agama Padang. 2) Mendeskripsikan fak a Padang.
N
nelitian deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan atau m ilan Agama Padang
h keluarga yang mengajukan perkara perceraian di Penga trumen yang digunakan adalah angket yang diolah dengan
ing data.
t digambarkan sebagai berikut: Tabel .
ata Faktor Penyebab Perceraian di Pengadilan Agama P
A. Internal %
Sikap egosentrisme 65.26
afsiran perilaku marah 56.46
esulitan keuangan keluarga 48.6
erselingkuhan 47.53
eban psikologis suami/isteri di tempat kerja 20.27
Rata-rata 47.06
B. Eksternal %
ergaulan negatif anggota keluarga 62.51
ampur tangan pihak ketiga 36.83
ebiasaan bergunjing 37.3
Rata-rata 45.54
tuk mewujudkan keluarga kan dapat tercapai. anya perceraian dianggap
ng melakukan perceraian an S. Willis (2011:154) ga yang berdampak bisa
apat meminimalisir kasus tu permasalahan keluarga
oleh di kantor Pengadilan an meningkat. Pada tahun 2 orang yang bercerai di
ve M. Dagun (1990:114) rga yang berakhir dengan yang besar (3) keinginan edaan penekanan dan cara
ah tangga yang berakibat
dalah 1) Mendeskripsikan faktor eksternal penyebab
menggambarkan faktor
gadilan Agama Padang n teknik persentase dan
a Padang
.26 .46 .6 .53 .27 .06
Dari tabel dapat diketahu internal yaitu: (1) pada aspek si terhadap perilaku marah-marah se negatif yang dilakukan pasangan s masalah keluarga sebanyak 36.83 maka faktor penyebab individu be
PEMBAHASAN PENELITIAN 1. Faktor Internal
Berdasarkan hasil pene Pengadilan Agama Padang ting a. Sikap Egosentrisme Dalam
Berdasarkan temuan bercerai karena sikap ego menimbulkan ketidakharm adanya rasa saling penger Hasil penelitian ini mendu masing-masing suami ister terus menerus. Egoisme ada b. Tafsiran Terhadap Perila
Berdasarkan temuan Agama Padang karena tafs sering terjadinya kemaraha kesalahpahaman atau kom suami isteri karena tidak d ketidakharmonisan dalam keluarga yang mengalam keluarga yang lain. c. Perselingkuhan
Berdasarkan temuan Agama Padang karena mas
Menurut Subiyono ( adalah perselingkuhan yan keluarga
d. Kesulitan Keuangan Kelua Berdasarkan temuan karena kesulitan keuangan Temuan ini menanda Menurut Sri Lestari (2012 utama perceraian. Di m dipengaruhi oleh kehidupa bila pasangan suami isteri m e. Beban Psikologis Individu Berdasarkan temuan beban psikologis individu Tavris (2007:286) masa timbulnya sters yang berhu diikuti dengan adanya teka tersinggung atau mudah m sensitif dibandingkan oran persepsi dalam membaca d perilaku orang lain.
tahui penyebab individu bercerai di Pengadilan Agama Pad sikap egosentrisme dalam keluarga sebanyak 65.26% (2
sebanyak 56.46%. Dan pada faktor eksternal yaitu: (1) n suami isteri sebanyak 62.51% (2) pada aspek campur tan .83%. Bila dibandingkan dengan kriteria yang telah dike bercerai di Pengadilan Agama Padang tinggi pada faktor in
N
nelitian, menunjukkan bahwa secara umum faktor internal tinggi yaitu sebanyak 47.05%.
lam Keluarga
an penelitian terlihat bahwa 65.26% menyatakan ya fak gosentrisme dalam keluarga. Adanya sikap egosentrisme rmonisan antara pasangan suami isteri dimana antara a ertian, kasih sayang dan tidak saling menghargai antara dukung pendapat Sofyan S Willis (2011:15) menyatak teri merupakan penyebab konflik rumah tangga yang beruj adalah suatu sifat buruk manusia yang mementingkan diriny ilaku Marah
n penelitian terlihat bahwa 56.46% adanya penyebab pe tafsiran terhadap perilaku marah-marah dalam keluarga Dala
han dan ledakan emosi antara pasangan suami isteri. Kema omunikasi yang tidak lancar yang menyebabkan perteng
k dapat mengontrol emosinya. Menurut Hurlock (1996) m keluarga salah satunya adalah ketidakcocokan emosiona mi gangguan emosional akan mempengaruhi suasana
n penelitian terlihat bahwa 47.06% penyebab yang akan asalah perselingkuhan antara pasangan suami isteri.
(1990:114) menyatakan salah satu yang mengancam k ang ditandai dengan hadirnya orang ketiga baik dari pria
eluarga
an penelitian terlihat bahwa 48.6% menyatakan ya peny an keluarga.
dakan bahwa adanya penyebab perceraian karena kesulita 12:14) menyatakan bahwa persoalan ekonomi sering men
mana faktor keberlangsungan dan kebahagiaan sebua pan finansialnya. Kebutuhan-kebutuhan hidup akan dapat ri memiliki sumber finansial yang memadai.
idu yang Berat yaitu Tekanan Stres di Tempat Kerja n penelitian terlihat bahwa 20.27% adanya faktor penye u yang berat yaitu tekanan stres di tempat kerja. Menurut asalah pekerjaan atau lingkungan kerja penuh tekanan
rhubungan dengan pekerjaan. Secara psikologis, timbul ke tekanan dapat mengakibatkan seseorang mengalami stres marah, muram, bosan dan bersikap kasar. Orang yang se rang yang tidak dalam kondisi stress. Oleh karena itula a dan mengartikan suatu keadaan, pendapat atau penilaian,
adang tinggi pada faktor (2) pada aspek tafsiran 1) pada aspek pergaulan angan pihak ketiga dalam ikemukakan pada bab III
internal.
al penyebab perceraian di
faktor penyebab mereka e dalam keluarga dapat anggota keluarga tidak ra pasangan suami isteri. takan sikap egosentrisme rujung pada pertengkaran inya sendiri.
perceraian di Pengadilan alam kehidupan keluarga marahan itu sering dipicu ngkaran antara pasangan 6) menyatakan penyebab nalnya. Seorang anggota a dan interaksi anggota
an bercerai di Pengadilan
keharmonisan keluarga ria maupun wanita dalam
enyebab mereka bercerai
litan keuangan keluarga. enjadi salah satu pemicu uah perkawinan sangat at tercukupi dengan baik
2. Faktor Eksternal
Berdasarkan hasil pene di Pengadilan Agama Padang te a. Pergaulan Negatif Anggo
Berdasarkan temuan p negatif anggota keluarga. eksternal penyebab keretak dari luar yang dikembangka b. Campur Tangan Pihak K
Berdasarkan temuan adanya campur tangan piha
Perkawinan menjadi permasalahan dalam kelua Sedangkan menurut Save kasus pertikaian dalam kel sosial dari pihak luar seper lain-lain.
c. Kebiasaan Bergunjing Berdasarkan hasil pen pengaruhi oleh faktor ekste Temuan ini menandakan ad isue-isue negatif ke dalam menyatakan kebiasaan berg
Implikasi Dalam Pelayanan Bim Individu yang mengalami m permasalahan yang dialami oleh Erman Amti (2009:99) mengemu oleh orang yang ahli kepada seora yang dibimbing dapat mengemban individu dan sarana penunjang ya bimbingan konseling membantu sosial dan sebagainya.
Konselor bisa bekerja di in konseling. Pemberian sejumlah diselenggarakan oleh konselor mu
2004:247) mengatakan “konselor
guru, administrator, juga dengan b Konselor tersebut bekerja d yang kesemuanya itu mencegah individu anggota masyarakat. Bim dalam keluarga. Adapun kemungk masalah perceraian ini adalah:
1. Layanan Informasi Dalam menjalani keh untuk keperluan kehidup depan.
Menurut Prayitno (2 informasi yang mereka bu baru yang nantinya dap masalah kasus perceraia
nelitian, menunjukkan bahwa secara umum faktor Ekstern g tergolong rendah yaitu sebanyak 45.54%.
gota Keluarga
n penelitian terlihat bahwa 62.51% adanya penyebab perce a. Hasil penelitian mendukung pendapat Sofyan S Willi takan keluarga adalah pergaulan negatif anggota keluarga gkan dan berdampak negatif terhadap keluarga.
Ketiga Dalam Masalah Keluarga
n penelitian terlihat bahwa 36.83% ya menyatakan penye ihak ketiga dalam masalah keluarga.
di gagal karena adanya campur tangan pihak ketiga dalam luarga berupa pernyataan negatif yang disampaikan seca ve M. Dagun (1990:114) menyatakan faktor yang menjad keluarga yang berakhir dengan perceraian salah satunya ya perti tetangga, sanak saudara, sahabat, dan situasi masyarak
penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab yang ksternal di lihat dari segi kebiasaan bergunjing terungkap adanya penyebab perceraian dari kebiasaan pasangan berg lam keluarganya. Senada dengan itu menurut Sofyan S ergunjing ke rumah orang lain akan membawa isue negatif k
imbingan dan Konseling
i masalah dapat menemui konselor. Konselor dapat membe leh individu melalui pelayanan bimbingan dan konseling
ukakan bahwa bimbingan merupakan proses pemberian b orang atau beberapa individu, baik anak-anak, remaja, mau bangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan m yang dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berla tu individu dalam mengentaskan permasalahannya, baik
i instansi pemerintahan/perusahaan yang dapat melaksana h layanan konseling yang menjangkau daerah kerja y multidimensional. Sebagaimana Chiles & Eiken (dalam Pr
lor multidimensional merupakan orang yang mampu bekerja
n berbagai komponen di lembaga masyarakat yang lebih lua a dengan masalah-masalah personal, emosional, sosial, pen ah timbulnya masalah, pengentasan masalah, serta men imbingan dan konseling mempunyai peranan dalam memba ngkinan layanan bimbingan dan konseling yang dapat dibe
ehidupan dan perkembangannya, individu membutuhkan b upannya sehari-hari sekarang maupun untuk perencanaan
(2004:1) layanan informasi berusaha memenuhi keku butuhkan. Dalam layanan informasi individu diberikan info dapat digunakan untuk kepentingan hidup dan perkemb
aian dengan pemberian layanan bimbingan dan konselin
rnal penyebab perceraian
rceraian karena pergaulan illis (2011:156) faktor ga dalam hal ini perilaku
nyebab perceraian karena
lam rumah tangga tentang ecara sengaja atau tidak. jadi penyebab terjadinya yaitu pengaruh dukungan rakat yang terkondisi, dan
ng akan bercerai yang di ap bahwa sebesar 37.3% ergunjing yang membawa S Willis (2011:156) tif kedalam keluarganya.
berikan bantu mengenai ng. Menurut Prayitno & n bantuan yang dilakukan aupun dewasa agar orang memanfaatkan kekuatan erlaku. Untuk itu layanan ik permasalahan pribadi,
anakan sejumlah layanan yang lebih luas, perlu Prayitno & Erman Amti,
rja sama selain orangtua,
luas.
endidikan dan pekerjaan, enunjang perkembangan bantu masalah perceraian iberikan dalam membantu
n berbagai informasi baik an kehidupannya di masa
informasi yaitu untuk me bahagia, cara mengatasi k
Dalam pemberian lay Agama Padang member konflik keluarga dengan digunakan dalam forum d Tanya jawab dan diskusi. 2. Layanan Penguasaan K Menurut (Prayitno, 20 (sendiri-sendiri atau dala kegiatan belajar. Usaha y memberikan layanan kon pelaksanaannya penyajian tindakan dalam rangka pe 3. Konseling Perorangan
Layanan konseling Pe yang dialami individu. M olehkonselorterhadap se masalah keluarga.
Dalam suasana tatap berbagai hal tentang ma dalam membantu masala konseling individual bertu dengan masalah keluarga layanan mediasi kepadak 3. Layanan Mediasi
Mediasi berasal dari berarti kegiatan yang men (2004:1) layanan mediasi atau lebih yang sedang da
Dalam pemberian laya antara orang yang terjadi
Teknik pelaksanaann dengan dapat berkomunik berbicara secara lugas, ra jalan damai penyelesaian
KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian y dalam pelayanan bimbingan da 1. Faktor internal penyebab in egosentrisme dalam keluar sebanyak 56.46%.
2. Faktor eksternal penyebab pergaulan negatif yang dila pihak ketiga dalam masalah 3. Implikasinya dalam pelay bimbingan dan konseling individual dan layanan med
embantu keluarga dalam memberikan informasi tentang m si konflik keluarga dan lain sebagainya.
layanan informasi ini konselor bisa bekerjasama dengan berikan informasi mengenai membina keluarga yang ba
an menggunakan berbagai teknik dan media yang berva dengan format klasikal dan kelompok dan dapat menggun si.
n Konten
, 2004:2) layanan penguasaan konten merupakan layanan ba alam kelompok) untuk menguasai kemampuan atau komp a yang dapat dilakukan konselor dalam membantu masalah p konten berupa keterampilan berkomunikasi yang baik den jian oleh konselor, tanya jawab dan diskusi serta kegiatan pengubahan tingkah laku.
n
Perorangan dapat membantu individu dalam mengentaskan . Menurut Prayitno (2004:1) merupakan layanan konseling
seorangkliendalam rangka mengentaskan masalah pribadi
tap muka dilaksanakan interaksi langsung dengan klien da masalah yang dialami klien. Usaha yang dapat dilakukan salah perceraian ini yaitu dengan melakukan konseling ertujuan membantu klien dalam mengentaskan masalah prib rga. Pelaksanaan konseling perorangan ini dapat dilaksanak
aklien.
ri kata media yang berarti perantara atau penghubung. Den engentarai atau menghubungkan dua hal yang semula terp iasi merupakan layanan konseling yang dilaksanakan konse
dalam keadaan saling tidak menemukan kecocokan. layanan mediasi ini hal pertama yang menjadi perhatian kon
di diantara pihak-pihak yang sedang bertikai.
nnya konselor sebagai jembatan atau perantara antara p nikasi secara dewasa. Apabila kedua belah pihak yang ber , rasional, apa adanya tidak lagi diwarnai dengan sikap ben ian masalah diantara mereka besar kemungkinan dapat terlak
n yang telah dilakukan mengenai faktor penyebab percer dan konseling di Pengadilan Agama Padang sebagai beriku individu bercerai di Pengadilan Agama Padang tinggi yaitu luarga sebanyak 65.26% (2) pada aspek tafsiran terhadap
ab individu bercerai di Pengadil.an Agama Padang tinggi dilakukan pasangan suami isteri sebanyak 62.51% (2) pad
lah keluarga sebanyak 36.83%.
layanan bimbingan dan konseling yaitu konselor dapat ng seperti layanan informasi, layanan penguasaan konte
ediasi dalam membantu masalah perceraian.
g membina keluarga yang
n pegawai di Pengadilan bahagia, cara mengatasi rvariasi dan luwes dapat gunakan metode ceramah,
bantuan kepada individu mpetensi tertentu melalui h perceraian yaitu dengan dengan pasangan. Teknik n lanjutan berupa latihan
kan permasalahan pribadi ling yang diselenggarakan adiklienyang mengalami
dan konselor, membahas an oleh seorang konselor ling individual, di mana pribadinya yang berkaitan akan sebelum melakukan
engan demikian mediasi terpisah. Menurut Prayitno nselor terhadap dua pihak
konselor adalah hubungan
pasangan yang bertikai bertikai itu sudah mampu benar dan menang sendiri
laksana.
ceraian dan implikasinya ikut:
aitu: (1) pada aspek sikap ap perilaku marah-marah
gi yaitu: (1) pada aspek ada aspek campur tangan
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian m 1. Konselor
Bagi konselor untuk da memberikan pelayanan bim akan bercerai sehingga tida 2. Pengadilan Agama Padang Dalam rangka mengatasi m dengan pihak-pihak terten perceraian dengan member Pengadilan Agama Padang bimbingan dan konseling konseling untuk menerapka 3. Bagi Peneliti
Bagi peneliti selanjutnya d memanfaatkan penelitian s kasus perceraian di kota Pa
DAFTAR PUSTAKA
Corole Wade & Carol Tavris. 200
Hurlock. 1999. Psikologi Perkem Istiwidayanti dan soedjarwa
Prawirohamidjojo, R. S. & Pohan.
Prayitno. (2004).L1-L9. Padang: B
Prayitno & Erman, A. (2009).Das
Sofyan, S. Willis. 2011.Konseling
Sri Lestari. 2012.Psikologi Kelua
Save M. Dagun.1990.Psikologi K
Subiyanto, P. 2004.Membahagiak
Jakarta: PT Gramedia Pusta
Sarlito W. Sarwono. 2009.Psikolo
Triantoro & Nofrans. 2009.Mana
UU Perkawinan Di Indonesia. 197
maka dapat disarankan sebagai berikut :
dapat memberikan bantuan dalam meminimalisir kasu imbingan konseling yang sesuai dengan permasalahan yang tidak terjadinya perceraian.
ng
i masalah perceraian di kota Padang Pegadilan Agama Pad rtentu seperti konselor dalam membantu individu yang berikan pelayanan bimbingan dan konseling kepada individu ang. Untuk itu Pengadilan Agama Padang dapat bekerj ling untuk dapat memberikan kesempatan kepada maha pkan ilmu bimbingan dan konseling di Pengadilan Agama P
a diharapkan dapat meneliti faktor penyebab perceraian le n studi kasus dan langsung memberikan layanan untuk me Padang.
007.Psikologi(Alih Bahasa: Mursalin dan Dinas tuti).Jaka
kembangan “ Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Ke rwari).Jakarta: Erlangga.
an. 1995. Hukum Orang dan Keluarga.Surabaya: Airlangga
g: BK FIP UNP.
asar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cip
ling keluarga. Bandung: Alfabeta.
luarga. Jakarta: Kencana prenada media grup.
i Keluarga.Jakarta: PT Rineka Cipta
iakan Pasangan: Kiat Mengembangkan dan Mempertahan
ustaka Utama.
ologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
najemen Emosi. Jakarta: Bumi Aksara
974. Surabaya: Karya Ilmu.
asus perceraian dengan ang dialami individu yang
adang dapat bekerjasama ang mengalami masalah idu yang akan bercerai di erjasama dengan jurusan hasiswa bimbingan dan Padang.
lebih dalam lagi dengan membantu meminimalisir
karta: Erlangga.
Kehidupan (Penerjemah:
gga University Pres.
ipta.