TEMA-TEMA DALAM TEOLOGI PERJANJIAN LAMA.
BAB I. PENYINGKAPAN-DIRI ALLAH.
Penyingkapan Diri Allah dalam Perjanjian Lama kepada umat-Nya mengenai peningkapan Pribadi dan sifat Allah mendahului dan mengungkapkan maksud-maksud Allah. Dari penyingkapan diri Allah membuat orang Israel mengerti perbuatan-perbuatan besar Allah sebagai penyingkapan. Ketika Allah menyingkapkan diri-Nya kepada Musa, Musa mengatakan “Ia adalah Bapaku (Ul 15:2). Dari sini dapat dilihat bahwa Allah menyatakan atau menyingkapkan dirinya kepada orang-orang dekat dengan-Nya.
Kita juga bisa melihat dari contoh-contoh penyingkapan diri Allah kepada umatnya.
Dalam kejadian 12, disini pertama kali Allah menyingkapkan dirinya kepada Abraham yaitu ketika Allah memanggil Abraham untuk meninggalkan negeri dan sanak saudaranya, pergi kesuatu negeri yang akan ditunjukan Allah kepada-Nya. Disni jelas bahwa Abraham tidak ada keraguan sedikitpun mengenai identitas dan kekuasaan Allah dalam Perjanjian Lama. Perintah Allah kepada Abraham sederhana dan sangat jelas, “pergilah”. Panggilan Ilaahi dimulai dari suatu perintah untuk meninggalkan negeri secara alamiah, yang diikuti dengan sebuah janji, untuk memberkati dan menyertai. Disinilah letak agama Perjanjian Lama; hubungan yang rukun antara Allah dan Umat-Nya.
Nama : Jenry Teuf, MTh
No Hp : 085768069640 / 081288332360