Cara Menyusun Organisasi Proyek
Menyusun Organisasi Proyek
Didalam sebuah proyek konstruksi, perlu adanya sebuah organisasi demi mewujudkan
proyek yang tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya. Fungsi yang ada dalam organisasi proyek konstruksi dapat dibedakan dalam beberapa bagian yaitu :
1. Fungsi Perencanaan Teknis dan Keuangan
Perencanaan rekayasa teknik (engineering) yang meliputi pembuatan jadwal pelaksanaan (master schedule), perencanaan sumber daya (bahan, alat, dan subkontraktor), perencanaan
mutu serta perencanaan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Perencanaan administrasi dan keuangan yang meliputi pembuatan cash flow, perencanaan termin / penagihan, sistem akuntansi dan perpajakan proyek serta pengelolaan SDM proyek. 2. Fungsi Pelaksanaan / Operasional
Meliputi kegiatan pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lapangan untuk mewujudkan bentuk fisik bangunan sesuai dengan
perencanaan teknis dan keuangan.
3. Fungsi Pengendalian
Meliputi kegiatan membandingkan realisasi operasional
dengan perencanaan dan bila terdapat deviasi terhadap
perencanaan maka dilakukan analisis penyebabnya dan diambil
tindakan solusinya.
Beberapa faktor yang mempengaruhi sebuah organisasi proyek antara lain :
Besar kecilnya volume dan ruang lingkup pekerjaan
Besar kecilnya nilai proyek
Tingkat kompleksitas pelaksanaan proyek
Waktu pelaksanaan yang tersedia
Lokasi proyek
Tugas Site Engineering Manager (SEM)
Tugas site engineering manager yaitu
1. Perencanaan
Perencanaan metode pelaksanaan (construction method)
Perencanaan gambar kerja (shop drawing)
Perencanaan jadwal pelaksanaan (master schedule), jadwal bahan (material schedule),
jadwal peralatan (equipment schedule), dan jadwal tenaga kerja (labor schedule)
Perencanaan mutu (quality plan)
Perencanaan arus kas (cash flow)
Perencanaan keselamatan dan kesehatan kerja (safety plan)
Pemilihan subkontraktor
2. Pengendalian
Pengendalian adalah proses membandingkan seluruh perencanaan dengan realisasi yang
dicapai dalam pelaksanaannya dengan melakukan analisis terhadap deviasi yang terjadi. Apabila deviasinya negatif, maka harus dicari cara tertentu untuk menyelesaikan.
Tugas Site Operation Manager (SOM)
Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan perencanaan baik teknis maupun keuangan
sebagaimana disiapkan oleh unit engineering.
Mengkoordinasikan para kepala pelaksana (General Superintendant) dalam
mengendalikan dan mengontrol pekerjaan para mandor dan subkontraktor.
Membina dan melatih ketrampilan para staf, tukang, dan mandor.
Menyiapkan urusan administrasi penagihan kepada pemilik proyek
Melakukan pencatatan transaksi ke dalam jurnal (media pembukuan)
Melakukan verifikasi seluruh dokumen transaksi pembayaran