• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sintesis Protein Selama Embriogenesis So

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Sintesis Protein Selama Embriogenesis So"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Tabel 1. Rerata  waktu induksi kalus, persentase eksplan membentuk kalus, rerata waktu induksi kalus embriogenik, dan persentase eksplan membentuk kalus embriogenik setelah selama 6 minggu dalam kultur
Tabel 2. Morfologi kalus pada medium dengan perlakuan NAA dan tanpa NAA pada minggu ke-2, 4 dan 6
Gambar 1. Perkembangan kalus anggrek bulan Ph amabilis (L.) Bl.

Referensi

Dokumen terkait

perkembangan fase embrionik dan fase pascaembrionik. Fase embrionik dimulai ketika terbentuk zigot hingga menjadi embrio. Fase pascaembrionik terjadi sejak hewan

Sedangkan menurut Chehmalee and Te chato (2008) tahap akhir embrio somatik dewasa disebut houstorium embrio. Berbagai tahap perkembangan ES sekunder yang terbentuk dimulai

Embrio somatik sagu yang dikulturkan pada medium padat terdiri atas berbagai ukuran, warna dan fase perkembangan selama satu periode kultur. Ukuran rata-rata embrio

Konsentrasi 2,4-D 2 ppm adalah konsentrasi yang paling efektif untuk tahap proliferasi kalus embriogenik yang ditandai dengan terbentuknya fase skutelar pada umur

Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa media yang paling responsif untuk regenerasi kalus somatik embriogenik terung dilihat dari hari terbentuknya

Hasil pengamatan menunjukan bahwa konsentrasi 2,4-D 2 dan 3 mg/L mampu menbentuk embrio somatik dengan tekstur kalus yang remah dengan warna hijau kekuningan, Sedangkan

Eksplan nuselus merupakan suatu jaringan yang terbentuk bersamaan dengan perkembangan biji tanaman, sel-selnya mempunyai sifat somatik embriogenesis, yaitu akan berkembang

Pertumbuhan dan Perkembangan kalus embriogenik dan embrio somatik kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) pada sistem perendaman sesaat.. Singh R, Soon GT, Jothi MP, Rahman AR,