• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN. Pada dasarnya perancangan sistem yang dibuat oleh peneliti adalah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN. Pada dasarnya perancangan sistem yang dibuat oleh peneliti adalah"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA DAN PERANCANGAN

Pada dasarnya perancangan sistem yang dibuat oleh peneliti adalah

mengenai perancangan software. Software yang dimaksud adalah aplikasi

database yang digunakan untuk menyimpan data, sehingga data yang dimasukan

dapat digunakan untuk mengakses sebuah pintu ruangan dengan menggunakan

Fingerprint Scan, dimana sidik jari digunakan sebagai kode akses atau sebagai

validasi yang kemudian akan diterima oleh database. Komputer digunakan

sebagai penerima input yang berisikan sebuah aplikasi database, dan motor

driver digunakan sebagai pemroses perintah penggerak motor DC sebagai output

yang akan membukakan pintu ruangan.

Program yang telah diisikan kedalam motor driver diaktifkan melalui

program visualisasi, masukan dari program visual adalah berupa kode sidik jari.

Setelah kode sidik jari dibaca oleh aplikasi tersebut sesuai database yang ada,

maka sistem akan memerintahkan ke motor driver sehingga motor DC akan

memutar lalu membuka dan menutup pintu ruangan. Bagian ini akan di awali

dengan tinjauan permasalahan yang ada fokus kepada gambaran umum sistem

keamanan ruang yang akan dibuat, diharapkan sistem keamanan ini dapat

(2)

3.1 Identifikasi Masalah

Biasanya pada sistem keamanan ruang kelas yang ada saat ini masih

mengandalkan kunci pintu manual dan pengguna ruangan sering lupa mengunci

pintu atau menutup pintu kembali, sehingga siapa pun dapat memasuki ruangan

secara bebas dan leluasa tanpa ada kontrol. Agar sistem keamanan ruang kelas

dan perkuliahan dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan sistem keamanan

dan pencatatan kehadiran yang valid dilihat dari sisi autentikasi dan batas waktu

pencatatan kehadiran tersebut.

3.1.1 Gambaran Umum Data Yang Dibutuhkan

Pada sistem keamanan ruang kelas ini di identifikasikan ada 3 (tiga)

macam kebutuhan data yaitu :

1. Melakukan Registrasi

Bagi anggota yang belum mempunyai akses atau belum terdaftar untuk

mengakses ruangan harus melakukan registrasi pada pihak administrator

dengan memberikan biodata, yaitu nik/nim, nama, no_telepon, akses,

fakultas, jurusan, dan finger untuk melakukan input sidik jari sebanyak 4

(empat) kali tahap yang digunakan sebagai verifikasi kode akses

anggota.

2. Melakukan Masukan (Input) Validasi Sidik Jari

Sebelum mengakses dan memasuki ruangan, anggota harus melakukan

login terlebih dahulu. Login tersebut dilakukan dengan melakukan

(3)

diverifikasi oleh aplikasi database untuk dapat mengakses ruangan dan

sebagai pencatat kehadiran (absensi).

3. Memperbarui Dan Menghapus Data

Bagi administrator bisa menambah atau menghapus data yang ada di

dalam basis data sesuai dengan kebutuhan.

3.1.2 Gambaran Umum Fungsi Yang Dibutuhkan

Pada sistem keamanan ruang kelas ini ada 3 (tiga) fungsi yang

dibutuhkan yaitu :

1. Fungsi Data

Pada tingkat ini basis data mempunyai fungsi untuk menyimpan data

anggota. Sehingga data dapat dikontrol melalui komputer untuk

keperluan keamanan, jika terjadi hal yang tidak sesuai dengan ketentuan

dari sistem keamanan ruang kelas.

2. Fungsi Administrator

Pada tingkat ini administrator dapat melakukan registrasi atau

menghapus data anggota dan dapat melihat laporan pengguna ruangan

(absensi) sesuai dengan kebutuhan. Administrator juga dapat melakukan

akses kedalam ruangan secara langsung atau melakukan verifikasi sidik

jari anggota, dengan melakukan login terlebih dahulu.

3. Fungsi Anggota (Dosen Dan Mahasiswa)

Pada tingkat ini sebagai anggota hanya dapat melakukan akses kedalam

(4)

3.2 Perancangan Sistem Program

Sebelum membuat aplikasi terlebih dahulu kita merancang sistem kerja

program, agar aplikasi tersebut dapat bekerja dengan baik. Perancangan aplikasi

fingerscan untuk keamanan ruang kelas ini memiliki 4 (empat) halaman yaitu

terdiri dari halaman utama (form login), halaman registrasi (form registrasi),

halaman verifikasi sidik jari dan halaman laporan (absensi). Aplikasi ini juga

memiliki 1 (satu) basis data dengan 2 (dua) tabel, yaitu tabel anggota dan tabel

login absensi. Pada rancangan sistem keamanan ruang kelas ini, halaman utama

(form login) yang akan mendeteksi dan mengakses pintu ruang kelas tersebut.

Halaman utama ini juga digunakan sebagai jalur untuk menuju halaman

administrator.

Berikut ini keterangan dari masing - masing halaman (form) pada

aplikasi tugas akhir ini :

1. Halaman Utama (Form Login)

Halaman utama ini digunakan untuk proses validasi sidik jari bagi

pengguna pada saat mengakses ruangan dengan melakukan login terlebih

dahulu. Halaman utama ini juga sebagai jalur penghubung antara

halaman registrasi, halaman verifikasi sidik jari dan halaman laporan

(absensi).

2. Halaman Registrasi (Form Registrasi)

Halaman registrasi ini berfungsi untuk mendaftarkan atau menghapus

(5)

3. HalamanVerifikasi Sidik Jari

Halaman verifikasi sidik jari anggota ini berfungsi untuk melakukan

proses pencocokan sidik jari seseorang (anggota), apakah pengguna

ruangan sudah terdaftar atau belum dengan basis data dan hanya dapat

diakses oleh administrator.

4. Halaman Laporan (Absensi)

Pada halaman ini berfungsi untuk menampilkan seluruh laporan anggota

yang telah mengakses ruang kelas. Halaman ini juga digunakan sebagai

data absensi kehadiran anggota pada saat melakukan login dan hanya

dapat diakses oleh administrator.

Pada aplikasi ini, memiliki 1 (satu) basis data dan 2 (dua) tabel. Berikut

ini fungsi dari masing - masing tabel basis data pada aplikasi fingerscan untuk

keamanan ruang kelas :

1. Tabel Anggota

Tabel ini digunakan untuk menyimpan semua data pengguna ruangan,

seperti data administrator dan anggota yang terdaftar di dalam basis data.

Tabel ini terdiri dari 7 (tujuh) field, yaitu nik/nim, nama, no_telepon,

akses, fakultas, jurusan, dan finger.

2. Tabel Login Absensi

Tabel ini digunakan untuk menyimpan laporan anggota yang telah

(6)

kehadiran pada saat anggota melakukan login. Tabel ini terdiri dari 5

(lima) field, yaitu nik/nim, nama, akses, jam_masuk, tanggal.

3.2.1 Pemodelan Diagram Use Case

Diagram Use Case adalah diagram yang menunjukan fungsionalitas

suatu sistem dan bagaimana sistem tersebut berinteraksi dengan dunia luar, serta

menjelaskan sistem secara fungsional yang terlihat user. Biasanya dibuat pada

awal pengembangan, diagram use case menggambarkan fungsionalitas yang

diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “ apa ” yang diperbuat

sistem dan bukan “ bagaimana ”. Sebuah diagram use case merepresentasikan

sebuah interaksi antara aktor dengan sistem, seorang aktor adalah sebuah entitas

manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan

- pekerjaan tertentu.

Diagram Use Case dapat sangat membantu bila kita sedang menyusun

requirement sebuah sistem, mengkomunikasikan rancangan dengan klien dan

merancang test case untuk semua feature yang ada pada sistem. Diagram Use

Case merupakan juga gambaran graphical dari beberapa atau semua actor, use

case, dan interaksi diantara komponen - komponen tersebut yang

memperkenalkan suatu sistem yang akan dibangun. Diagram Use Case

menjelaskan manfaat suatu sistem jika dilihat menurut pandangan orang yang

berada diluar sistem.

Berikut ini diagram use case sebuah aktor administrator dan anggota

(7)

Gambar 3.1 Diagram Use Case Administrator Dan Anggota

Pada gambar 3.1 mempresentasikan sistem keamanan ruang kelas secara

keseluruhan yaitu karikatur manusia menggambarkan aktor, gambar lingkaran

oval mempresentasikan use case dan garis - garis mempresentasikan kardinalitas.

Berikut ini adalah keterangan dari use case yang dilakukan oleh

administrator dan anggota : Administrator

Login

Verifikasi sidik jari pengguna (anggota)

Mengakses ruang kelas Menampilkan laporan

pengguna ruangan (Absensi) Menghapus data anggota

didalam basis data Menambahkan data anggota

kedalam basis data

Membuka << Pintu Pertama >>

(Anggota) Dosen (Anggota) Mahasiswa

(8)

1. Use Case Login (Administrator)

Nama : Login Administrator

Aktor : Administrator

Deskripsi : Administrator harus melakukan login terlebih

dahulu sebelum mengelola data atau mengakses

ruang kelas.

Skenario : 1. Administrator melakukan login.

2. Sistem melakukan pengecekan apakah

administrator sudah terdaftar atau tidak dengan

basis data.

3. Sistem menampilkan halaman administrator.

Kondisi Awal : Administrator sudah terdaftar dan melakukan login.

Kondisi Akhir : Administrator mengelola data anggota atau

mengakses ruang kelas.

2. Use Case Login Anggota (Dosen)

Nama : Login Anggota

Aktor : Dosen

Deskripsi : Dosen harus melakukan login terlebih dahulu untuk

membukakan pintu atau sebelum mengakses ruang

(9)

Skenario : 1. Dosen melakukan login.

2. Sistem melakukan pengecekan apakah login

dosen yang dimasukan sesuai atau tidak dengan

basis data.

3. Sistem membuka pintu ruangan.

4. Dosen masuk kedalam ruang kelas.

Kondisi Awal : Dosen sudah terdaftar dan melakukan login.

Kondisi Akhir : Dosen mengakses ruang kelas dan sistem mencatat

Laporan login (Absensi).

3. Use Case Login Anggota (Mahasiswa)

Nama : Login Anggota

Aktor : Mahasiswa

Deskripsi : Mahasiswa harus melakukan login terlebih dahulu

sebelum mengakses ruang kelas.

Skenario : 1. Mahasiswa melakukan login.

2. Sistem melakukan pengecekan apakah login

mahasiswa yang dimasukan sesuai atau tidak

dengan basis data.

3. Sistem membuka pintu ruangan.

(10)

Kondisi Awal : Mahasiswa sudah terdaftar dan melakukan login.

Kondisi Akhir : Mahasiswa mengakses ruang kelas dan sistem

mencatat laporan login (Absensi).

4. Use Case Menambahkan Data Anggota

Nama : Menambahkan Data Anggota

Aktor : Administrator

Deskripsi : Administrator dapat mendaftarkan atau menambah

baru anggota.

Skenario : 1. Administrator melakukan login.

2. Administrator mengisikan biodata anggota.

3. Administrator melakukan verifikasi sidik jari

anggota.

4. Administrator menyimpan data anggota jika

masukan sesuai dengan ketentuan basis data.

Kondisi Awal : Administrator melakukan login dan mengisikan

biodata anggota.

Kondisi Akhir : Administrator mengelola dan menyimpan data

(11)

5. Use Case Menghapus Data Anggota

Nama : Menghapus Data Anggota

Aktor : Administrator

Deskripsi : Administrator dapat menghapus data anggota.

Skenario : 1. Administrator melakukan login.

2. Administrator melakukan pengecekan biodata

anggota.

3. Administrator mengisikan ID anggota yang akan

dihapus.

4. Administrator melakukan penghapusan data

anggota.

Kondisi Awal : Administrator melakukan login dan melakukan

pengecekan ID anggota.

Kondisi Akhir : Administrator menghapus data anggota yang

dipilih.

6. Use Case Melihat Laporan (Absensi)

Nama : Melihat Laporan

Aktor : Administrator

Deskripsi : Administrator dapat melihat laporan anggota yang

(12)

Skenario : 1. Administrator melakukan login.

2. Sistem menampilkan halaman administrator.

3. Administrator mengakses halaman laporan

(absensi) yang terdapat pada halaman

administrator.

Kondisi Awal : Administrator melakukan login dan sistem

menampilkan halaman administrator.

Kondisi Akhir : Administrator mengakses dan menampilkan seluruh

laporan (absensi).

7. Use Case Verifikasi Sidik Jari Pengguna (Anggota)

Nama : Verifikasi Sidik Jari Pengguna

Aktor : Administrator

Deskripsi : Administrator dapat melakukan verifikasi sidik jari

pengguna (anggota).

Skenario : 1. Administrator mengakses halaman verifikasi.

2. Administrator mengisikan ID dan melakukan

verifikasi sidik jari anggota.

3. Sistem melakukan pengecekan sidik jari anggota

apakah anggota terdaftar atau tidak pada basis

(13)

Kondisi Awal : Administrator melakukan verifikasi sidik jari

anggota.

Kondisi Akhir : Sistem menampilkan informasi apakah anggota

sudah terdaftar apa belum pada basis data.

8. Use Case Akses Ruang Kelas

Nama : Akses Ruang Kelas

Aktor : Administrator, Dosen Dan Mahasiswa

Deskripsi : Administrator dan anggota dapat mengakses ruang

kelas.

Skenario : 1. Administrator dan anggota melakukan login

terlebih dahulu.

2. Sistem melakukan pengecekan apakah

administrator dan anggota sesuai atau tidak

dengan basis data.

3. Sistem membuka pintu ruangan.

Kondisi Awal : Administrator dan anggota melakukan login.

Kondisi Akhir : Sistem membuka pintu dan anggota masuk ke

(14)

3.2.2 Pemodelan Class Diagram

Untuk mendesain sebuah sistem informasi yang sederhana, dibutuhkan

juga class diagram dan objek diagram. Karena diagram tersebut menggambarkan

kelas - kelas yang akan digunakan pada nantinya dalam sistem informasi.

Class Diagram merupakan suatu diagram yang menggambarkan atau

memvisualisasikan struktur sistem dari kelas - kelas serta hubungannya. Class

Diagram ini juga menampilkan interaksi dalam kelas - kelas tersebut, atribut apa

yang dimiliki atau operasi / metode apa yang dimiliki kelas itu, bagaimana jenis -

jenis objek dalam sistem, batasan - batasan yang ada dalam hubungan objek itu.

Berikut ini class diagram pada aplikasi fingerscan untuk keamanan

ruang kelas :

Gambar 3.2 Class Diagram Administrator Dan Anggota Administrator NIK Nama No Telepon Akses Finger

Anggota (Dosen Dan Mahasiswa) NIK/NIM Nama No Telepon Akses Fakultas Jurusan Finger Menambahkan Anggota Menghapus Anggota Melihat Laporan (Absensi)

Mengakses Ruang Kelas

1 1. . *

Intruksi

Login (Mekanisme Buka Pintu)

(15)

3.2.3 Pemodelan Diagram Activity

Diagram Activity adalah teknik untuk mendeskripsikan logika

procedural, proses bisnis, dan aliran kerja. Diagram Activity mempunyai peran

seperti halnya flowchart, akan tetapi perbedaanya dengan flowchart adalah

diagram activity mendukung perilaku parallel sedangkan flowchart tidak bisa.

Diagram Activity juga merupakan pemodelan alur kerja sebuah proses,

atau urutan aktivitas dalam suatu proses. Dengan diagram activity ini kita akan

lebih dapat memahami alur dari proses - proses tersebut, atau dengan kata lain

diagram ini akan menggambarkan langkah - langkah dari setiap aplikasi yang

disediakan dalam sistem (Munawar, 2005:109).

Berikut ini beberapa diagram activity pada aplikasi fingerscan untuk

(16)

3.2.3.1 Pemodelan Diagram Activity Mekanisme Pintu

Anggota (Dosen & Mahasiswa) Sistem

Gambar 3.3 Diagram Activity Mekanisme Pintu (Login Anggota) Dosen Mengakses

Halaman Utama (Form Login)

Proses Validasi Login Anggota (Dosen) If Id & Sidik Jari = True Yes Tidak If Dosen = True Yes Buka Pintu 15 Detik Ya Ya Tidak If Dosen Masuk = True Yes Mahasiswa Login If Id & Sidik Jari = True Yes Tidak Ya Buka Pintu 15 Detik Tidak Ya

(17)

Pada gambar diagram aktifitas ini menjelaskan tentang mekanisme

membuka pintu ruangan bagi anggota, dengan aktifitas pertama anggota (dosen)

melakukan inputan scan sidik jari yang akan di proses untuk divalidasi agar dapat

membukakan pintu ruang kelas. Jika inputan benar maka pintu akan terbuka

secara otomatis, kemudian setelah orang (dosen) masuk kedalam ruangan maka

pintu akan tertutup secara otomatis, lalu mahasiswa dapat melakukan aktifitas

login setelah dosen berhasil masuk.

3.2.3.2 Pemodelan Diagram Activity Registrasi Anggota

Administrator Sistem

Gambar 3.4 Diagram Activity Registrasi Anggota Mengakses

Halaman Utama

Proses Validasi Login (Administrator) If Id & Sidik Jari = True Yes Menampilkan Halaman Registrasi Registrasi Data Anggota Proses Validasi Data Anggota Menyimpan Data Anggota Tidak Ya Ya Tidak Tidak Ya Ya Tidak

(18)

Diagram aktifitas ini dilakukan oleh administrator, diawali dengan

melakukan login terlebih dahulu. Setelah login berhasil, maka sistem akan

menampilkan halaman administrator yaitu berupa halaman registrasi, dan

administrator mendaftarkan anggotanya. Sistem akan melakukan validasi data

anggota, jika data anggota valid maka administrator akan menyimpan data

anggota kedalam basis data, namun apabila biodata anggota tidak valid maka

sistem tidak dapat menyimpan nya data kedalam basis data.

3.2.3.3 Pemodelan Diagram Activity Menampilkan Laporan (Absensi)

Administrator Sistem

Gambar 3.5 Diagram Activity Menampilkan Halaman Laporan (Absensi) Mengakses Halaman

Utama (Login)

Proses Validasi Login (Administrator) If Id & Sidik Jari = True Yes Menampilkan Halaman Administrator Pilih Menu Laporan Menampilkan Halaman Laporan (Administrator) Tidak Ya Tidak Ya

(19)

Diagram Activity ini dilakukan oleh administrator, diawali dengan

melakukan login terlebih dahulu, setelah itu sistem akan menampilkan halaman

administrator. Kemudian administrator memilih menu laporan dan sistem akan

menampilkan laporan pengguna ruangan (absensi).

3.2.4 Pemodelan Diagram Sequence

Diagram sequence bisa digunakan untuk menggambarkan skenario atau

rangkaian langkah - langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event

untuk menghasilkan output tertentu (Fowler: 2005,81). Pada aplikasi ini terdapat

sebuah aktor yaitu administrator dan anggota.

Berikut diagram sequence yang harus dilakukan oleh anggota dan administrator :

3.2.4.1 Pemodelan Diagram Sequence Login Anggota

Gambar 3.6 Diagram Sequence Login Anggota Halaman Utama

1. Mengakses Aplikasi

Basis Data (Anggota) 2. Input (Scan)

Sidik Jari

4. Login Kembali Bila Tidak Valid

Layar Login Mekanisme Buka Pintu

3. Proses Validasi Login Anggota

5. Mengakses Pintu Ruangan Bila Login Anggota Valid

(20)

Gambar diagram 3.6 adalah diagram sequence login anggota. Setelah

anggota memasukan inputan dengan valid maka anggota akan mengakses pintu

ruang kelas, namun apabila login tidak valid maka sistem tidak akan

membukakan pintu ruangan.

3.2.4.2 Pemodelan Diagram Sequence Registrasi Anggota

Gambar 3.7 Diagram Sequence Registrasi Anggota

Gambar diagram 3.7 adalah diagram sequence yang dilakukan oleh

administrator, diawali dengan mengakses halaman administrator. Kemudian

administrator mengisikan biodata anggota dengan valid, setelah itu registrasi data

anggota akan disimpan kedalam basis data, namun apabila data anggota tidak

valid maka sistem tidak dapat menyimpan data anggota kedalam basis data. Administrator Tampilkan Form Registrasi

1. Mengakses Halaman Registrasi

Data RegistrasiAnggota 3. Verifikasi Data Dan Sidik Jari (Anggota)

5. Menyimpan Data Anggota Bila Data Valid 4. Registrasi Kembali

Bila Data Tidak Valid

Basis Data 2. Mengisikan Biodata

(21)

3.2.4.3 Pemodelan Diagram Sequence Menampilkan Halaman Laporan

Gambar 3.8 Diagram Sequence Menampilkan Halaman Laporan

Gambar diagram 3.8 adalah diagram sequence ini dilakukan oleh

administrator, diawali dengan mengakses halaman administrator. Setelah itu,

administrator mengakses halaman laporan (absensi) dan sistem akan

menampilkan seluruh laporan yang telah mengakses ruangan.

3.3 Pembuatan Database

Basis Data (database) merupakan tempat sekumpulan data - data yang

diolah sehingga dapat menghasilkan sebuah bentuk yang sangat berarti yaitu

informasi. Dalam pembuatan aplikasi ini terdapat 1 (satu) basis data dan memiliki

2 (dua) tabel, yaitu tabel anggota dan tabel login absensi. Halaman Administrator 1. Mengakses Halaman Administrator Data Laporan 3. Menampilkan Seluruh Laporan (Absensi) 2. Mengakses Menu Laporan (Absensi)

(22)

Berikut penjabaran dari masing - masing tabel yang diperlukan dalam

aplikasi fingerscan untuk keamanan ruangan kelas :

Tabel 3.1 Tabel Anggota

Field Name Type Data Field Size

NIK/NIM Text 50 Nama Text 50 No_Telepon Text 50 Akses Text 50 Fakultas Text 50 Jurusan Text 50 Finger Memo -

Tabel ini memiliki 7 (tujuh) buah item data, digunakan oleh

administrator dalam mengisikan biodata anggota lalu menyimpan nya kedalam

basis data dan juga sebagai proses verifikasi data anggota.

Berikut ini keterangan dari tabel 3.1 :

1. NIK/NIM

Kolom item data diisikan kode atau ID, mempunyai tipe data text.

2. Nama

Kolom item data diisikan nama, mempunyai tipe data text dan ukuran

item data maksimal mempunyai 50 karakter, dalam arti maksimal

(23)

3. No_Telepon

Kolom item data diisikan no_telepon, mempunyai tipe data text dan

ukuran item data maksimal mempunyai 50 karakter, dalam arti maksimal

penggunaan text sebanyak 50 huruf.

4. Akses

Kolom item data diisikan akses, mempunyai tipe data text dan ukuran

item data maksimal mempunyai 50 karakter, dalam arti maksimal

penggunaan text sebanyak 50 huruf.

5. Fakultas

Kolom item data diisikan fakultas, mempunyai tipe data text dan ukuran

item data maksimal mempunyai 50 karakter, dalam arti maksimal

penggunaan text sebanyak 50 huruf.

6. Jurusan

Kolom item data diisikan jurusan, mempunyai tipe data text dan ukuran

item data maksimal mempunyai 50 karakter, dalam arti maksimal

penggunaan text sebanyak 50 huruf.

7. Finger

(24)

Tabel 3.2 Tabel Login Absensi

Field Name Type Data Field Size

NIK/NIM Text 50

Nama Text 50

Akses Text 50

Jam_Masuk Date/Time -

Tanggal Date/Time -

Tabel ini memiliki 5 (lima) item data digunakan untuk pencatat

kehadiran (absensi) anggota pada saat melakukan login dan sistem akan

menyimpan kedalam basis data.

Berikut ini keterangan dari tabel 3.2 :

1. NIK/NIM

Kolom item data diisikan kode atau ID, mempunyai tipe data text.

2. Nama

Kolom item data diisikan nama, mempunyai tipe data text dan ukuran

item data maksimal mempunyai 50 karakter, dalam arti maksimal

penggunaan text sebanyak 50 huruf.

3. Akses

Kolom item data diisikan akses, mempunyai tipe data text dan ukuran

item data maksimal mempunyai 50 karakter, dalam arti maksimal

penggunaan text sebanyak 50 huruf.

4. Jam_Masuk

(25)

5. Tanggal

Kolom item data diisikan tanggal,mempunyai tipe data date/time.

3.4 Rancangan Antarmuka (Interface)

Rancangan layar dari aplikasi ini dibuat untuk menampilkan informasi

dan memudahkan dalam pencarian untuk melakukan perubahan - perubahan yang

diperlukan. Ada satu rancangan layar pada aplikasi ini yaitu layar pengguna.

Berikut ini keterangan rancangan antarmuka (interface) layar sebagai

berikut :

3.4.1 Rancangan Halaman Login (Form Login)

Gambar 3.9 Rancangan Halaman Utama (Form Login)

Universitas Mercu Buana

Selamat Datang… X

Scan sidik jari

Letakan Jari Anda Pada Fingerprint…

UMB - Teknik Informatika

(26)

Rancangan ini merupakan halaman utama untuk menampilkan aplikasi

sistem keamanan ruang kelas, dihalaman utama ini berisi layar login untuk

administrator dan anggota. Berikut ini adalah keterangan dari gambar 3.9 :

1. Label

Label yang digunakan untuk memberikan informasi dari sistem kepada

anggota.

2. Picture Box (Scan Sidik Jari)

Picture box yang digunakan untuk mencetak gambar scanning sidik jari,

sekaligus untuk melakukan akses kedalam aplikasi bagi pengguna

(administrator, dosen, dan mahasiswa) sebagai validasi login anggota.

3. Status Bar

Status bar yang digunakan untuk melengkapi rancangan antarmuka

(interface) aplikasi pada setiap rancangan halaman.

3.4.2 Rancangan Halaman Registrasi

Gambar 3.10 Rancangan Halaman Registrasi Registrasi Data : Scan Sidik Jari :

NIK/NIM Nama No Telepon Akses Fakultas Jurusan Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Scan sidik jari

Letakan Jari Anda Pada Fingerprint…

Simpan Buat Baru

Hapus Batal

Registrasi Anggota X

(27)

Rancangan ini merupakan halaman registrasi data anggota untuk

administrator, jika administrator ingin mendaftarkan biodata anggota sesuai

dengan ketentuan basis data. Administrator dapat melakukan proses pengisian

data yaitu NIK/NIM, Nama, No_Telepon, Akses, Fakultas, Jurusan, dan Tahap 1,

Tahap 2, Tahap 3, Tahap 4 sebagai kode sidik jari anggota. Berikut ini adalah

keterangan dari gambar 3.10 :

1. NIK/NIM

Adalah text box yang digunakan untuk mengisikan berupa kode anggota

dan untuk disimpan kedalam basis data yang dilakukan oleh

administrator.

2. Nama

Adalah text box yang digunakan untuk mengisikan berupa nama anggota

dan untuk disimpan kedalam basis data yang dilakukan oleh

administrator.

3. No_Telepon

Adalah text box yang digunakan untuk mengisikan berupa no_telepon

anggota untuk disimpan kedalam basis data yang dilakukan oleh

administrator.

4. Status

Adalah combo box yang digunakan untuk mengisikan berupa list akses

anggota untuk disimpan kedalam basis data yang dilakukan oleh

(28)

5. Fakultas

Adalah combo box yang digunakan untuk mengisikan berupa list

fakultas anggota untuk disimpan kedalam basis data yang dilakukan oleh

administrator.

6. Jurusan

Adalah combo box yang digunakan untuk mengisikan berupa list jurusan

anggota untuk disimpan kedalam basis data yang dilakukan oleh

administrator.

7. Scan Sidik Jari (Picture Box)

Adalah picture box yang digunakan untuk mencetak hasil gambar

scanning sidik jari anggota, untuk disimpan kedalam basis data yang

dilakukan oleh administrator.

8. Tahap 1

Adalah text box yang digunakan untuk mencetak hasil scanning sidik jari

anggota yang dilakukan secara otomatis oleh sistem untuk disimpan

kedalam basis data.

9. Tahap 2

Adalah text box yang digunakan untuk mencetak hasil scanning sidik jari

anggota yang dilakukan secara otomatis oleh sistem untuk disimpan

kedalam basis data.

10. Tahap 3

Adalah text box yang digunakan untuk mencetak hasil scanning sidik jari

anggota yang dilakukan secara otomatis oleh sistem untuk disimpan

(29)

11. Tahap 4

Adalah text box yang digunakan untuk mencetak hasil scanning sidik jari

anggota yang dilakukan secara otomatis oleh sistem untuk disimpan

kedalam basis data.

12. Buat Baru

Adalah tombol yang digunakan untuk menambahkan biodata anggota

baru yang dilakukan oleh administrator.

13. Simpan

Adalah tombol yang digunakan untuk menyimpan biodata anggota baru

yang dilakukan oleh administrator untuk disimpan kedalam basis data.

14. Hapus

Adalah tombol yang digunakan untuk menghapus biodata anggota yang

dilakukan oleh administrator.

15. Batal

Tombol yang digunakan untuk keluar dari halaman registrasi data

anggota yang dilakukan oleh administrator.

16. Status Bar

Status bar yang digunakan untuk melengkapi rancangan antarmuka

(30)

3.4.3 Rancangan Halaman Laporan (Absensi)

Gambar 3.11 Rancangan Halaman Laporan (Absensi)

Rancangan ini merupakan halaman laporan (absensi) untuk

administrator, jika administrator ingin melihat dan menampilkan seluruh laporan

pengguna ruang kelas (absensi). Pada halaman laporan (absensi) ini menampilkan

data anggota seperti nik/nim, nama, akses, jam_masuk, dan tanggal. Berikut ini

keterangan dari gambar 3.11 :

1. ListView

Listview yang digunakan untuk menampilkan data laporan pengguna

ruangan (absensi) berupa kode, nama, akses, jam_masuk, tanggal pada

saat anggota mengakses ruang kelas.

2. Status Bar

Status bar yang digunakan untuk melengkapi rancangan antarnuka

(interface) aplikasi pada setiap rancangan halaman.

NIK/NIM Nama Akses Jam Masuk Tanggal

X

UMB – Teknik Informatika

(31)

3.4.4 Rancangan Halaman Verfikasi Sidik Jari

Gambar 3.12 Rancangan Halaman Verifikasi Sidik Jari

Rancangan ini merupakan form verifikasi sidik jari anggota yang dapat

diakses oleh administrator, jika administrator ingin melakukan verifikasi sidik jari

pengguna ruangan pada database. Berikut ini keterangan dari gambar 3.12 :

1. NIK/NIM

Adalah text box yang digunakan untuk mengisikan berupa kode anggota

dan untuk disimpan kedalam basis data yang dilakukan oleh

administrator.

2. Nama

Adalah text box yang digunakan untuk mengisikan berupa nama anggota

dan untuk disimpan kedalam basis data yang dilakukan oleh

administrator.

3. Label

Label yang digunakan untuk memberikan informasi dari sistem kepada

anggota. NIK/NIM Nama Scan sidik jari

Letakan Jari Anda Pada Fingerprint…

Verifikasi X

(32)

4. Status Bar

Status bar yang digunakan untuk melengkapi rancangan antarmuka

(interface) aplikasi pada setiap rancangan halaman.

3.5 Lingkungan Operasi

Untuk membangun aplikasi sistem keamanan ruang sesuai dengan

spesifikasi kebutuhan, dibutuhkan lingkungan operasi sebagai berikut :

1. Sistem Operasi Microsoft Windows XP

Sistem operasi ini dipilih karena bersifat free (bebas) dan open source.

2. Microsoft Visual Basic 6.0

Microsoft Visual Basic 6.0 adalah perangkat lunak untuk menyusun

program aplikasi yang bekerja dalam lingkungan sistem operasi

windows, dengan memanfaatkan kemampuan windows secara optimal.

3. Microsoft Access

Microsoft Access adalah sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk

menyimpan data, perangkat lunak ini dipilih karena kompatibel dengan

sistem operasi windows dan mudah digunakan.

4. Fingerprint Scan

Fingerprint Scan adalah mesin yang digunakan untuk mendata

kehadiran dengan menggunakan sensor yang dapat membaca garis atau

image sidik jari unik. Mesin pembaca sidik jari ini tidak bisa bekerja

sendiri, jadi harus bekerja bersama dengan komputer dan tidak dapat

berdiri sendiri, karena seluruh proses record verifikasi jari dilakukan

(33)

5. Motor Driver CD - ROM

Motor Driver CD - ROM merupakan motor DC yang dapat diatur

posisinya dengan akurat pada posisi tertentu dapat berputar kearah yang

diinginkan dengan memberi arus listrik dengan pola tertentu, biasanya

Gambar

Gambar 3.1  Diagram Use Case Administrator Dan Anggota
Gambar 3.2  Class Diagram Administrator Dan Anggota Administrator NIK Nama No Telepon Akses Finger
Gambar 3.3  Diagram Activity Mekanisme Pintu (Login Anggota)Dosen Mengakses
Gambar 3.4  Diagram Activity Registrasi Anggota Mengakses
+7

Referensi

Dokumen terkait

Menjawab tujuan kedua yaitu mengukur mengukur kinerja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam program Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) di Kecamatan Makarti Jaya

Berdasarkan nilai eritema yang didapat, bahwa krim ektrak daun Soyogik memiliki tabir surya dengan Proteksi Ultra yang mampu melindungi kulit dari paparan sinar UV,

The real rental rate adjusts to equate demand for capital with supply.. Units of output MPK, demand for capital equilibrium R/P Supply of

Warga Pagerjurang umumnya hidup dari hasil membuat dan menjual gerabah (Suharno dalam wawancara, 2 Maret 2018 pukul 10.45). Mereka membuat berbagai macam perlengkapan rumah seperti:

penelitian yang mempunyai riwayat keluarga dengan hipertensi mempunyai peluang 2,067 kali. Yang berarti orang yang memiliki riwayat keluarga hipertensi berpeluang 16,588

Oleh karena itu pabrik yang akan didirikan mempunyai prospek pasar yang baik.Berdasarkan kebutuhan Margarin di Indonesia, maka pabrik akan mulai beroperasi pada tahun 2022

Untuk mengetahui partisipasi masyarakat pada program revitalisai usaha peningkatan pendapatan keluarga dalam pemberdayaan masyarakat yang ada di desa Perjito kabupaten

Tim Sukses melakukan kampanye politik secara langsung kepada segmen masyarakat pemilih yang berbentuk kampanye terbuka, pergelaran kesenian dan hiburan rakyat,