• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI MODEL PENGEMBANGAN PROFESI GURU PENDIDIKAN DASAR DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN NASIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STUDI MODEL PENGEMBANGAN PROFESI GURU PENDIDIKAN DASAR DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN NASIONAL"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

STUDI MODEL PENGEMBANGAN PROFESI

GURU PENDIDIKAN DASAR DALAM RANGKA

MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN NASIONAL

STUDI MODEL PENGEMBANGAN PROFESI

GURU PENDIDIKAN DASAR DALAM RANGKA

MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN NASIONAL

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

(2)

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

(3)

LATAR BELAKANG

Upaya untuk menjadikan jabatan guru sebagai

jabatan profesional telah dilakukan sejak

tahun 1977

Adanya PP NO. 19/2005 dan UU No. 14/2005

dalam menjadikan jabatan guru sebagai

jabatan profesional untuk meningkatkan citra

guru adalah pendidikan profesi yang

memungkinkan guru menguasai kompetensi

utuh sehingga berpeluang memberikan

layanan ahli yang andal yang diharapkan

mampu menyumbang kepada peningkatan

kualitas pendidikan

(4)

IDENTIFIKASI DAN PERUMUSAN

MASALAH

 Bagaimana peta permasalahan yang terkait dengan kualifikasi

akademik guru, seperti jenjang pendidikan, kompetensi profesional, dan kinerja guru?

 Apakah sertifikasi profesi guru cukup sekali dan berlaku seumur hidup?

 Apakah ketentuan yang mewajibkan guru memperbaharui sertifikat kewenangan mengajar secara berkala melalui uji kompetensi

diperlukan?

 Bagaimana agar promosi dan peningkatan kualitas guru dapat diwujudkan?

 Bagaimana menemukan model registrasi guru yang sederhana dan tidak mempersulit serta bebas dari KKN?

 Bagaimana sebaiknya model pengembangan profesionalisme guru yang dikembangkan sesuai dengan standar kompetensi?

 Bagaimana peta permasalahan yang terkait dengan pengembangan profesi guru pada pendidikan dasar?

 Bagaimana model pengembangan profesionalisme guru pada pendidikan dasar?

(5)

TUJUAN PENELITIAN

Peta permasalahan yang terkait dengan

pengembangan profesi guru, meluputi

jumlah guru menurut gender, status

kepegawaian, beban mengajar, tingkat

pendidikan, golongan, siswa dan rombongan

belajar, serta data individu kepala sekolah

dan guru.

Model pengembangan profesionalisme guru

pada pendidikan dasar yang mencakupi,

model pemenuhan kualifikasi guru, model

program sertifikasi guru, dan model

(6)

TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA

(7)

Guru sebagai Profesi

Usman (1990:4) mengatakan bahwa guru

merupakan suatu profesi yang artinya suatu

jabatan atau pekerjaan yang memerlukan

keahlian khusus sebagai guru

Vollmer & Mills (1991:4) profesi adalah sebuah

pekerjaan/jabatan yang memerlukan

kemampuan intelektual khusus, yang

diperoleh melalui kegiatan belajar dan

pelatihan untuk menguasai keterampilan atau

keahlian dalam melayani atau memberikan

advis pada orang lain dengan memperoleh

upah atau gaji dalam jumlah tertentu

(8)

Kompetensi Guru

 Kemampuan kognitif, yakni kemampuan guru menguasai pengetahuan serta keterampilan/keahlian kependidikan dan pengatahuan materi bidang studi yang diajarkan,

 Kemampuan afektif, yakni kemampuan yang meliputi seluruh fenomena perasaan dan emosi serta siap-sikap tertentu terhadap diri sendiri dan orang lain,

 Kemampuan psikomotor, yakni kemampuan yang berkaitan dengan keterampilan atau kecakapan yang bersifat jasmaniah yang

pelaksanaannya berhubungan dengan tugas-tugasnya sebagai pengajar.

 Kompetensi profesional meliputi: (1) menguasai landasan pendidikan, (2) menguasai bahan pembelajaran, (3) menyusun program pembelajaran, (4) melaksanakan program pembelajaran, dan (5) menilai proses serta hasil pembelajaran.

 Kompetensi sosial meliputi: (1) memiliki empati pada orang lain, (2) memiliki toleransi pada orang lain, (3) memiliki sikap dan kepribadian yang positif serta melekat pada setiap kopetensi yang lain, dan (4) mampu bekerja sama dengan orang lain.

(9)

Standar Pengembangan Karir

Guru

Pengelolaan pembelajaran,

Pengembangan profesi, dan

(10)

Pengembangan Karir Guru

kenaikan pangkat dengan sistem kredit.

mengikuti pola Pembinaan kegiatan Guru

(PKG), yang sistem penyelenggaraan

diklatnya dinilai melibatkan elemen pendidikan

yang lebih luas

para guru memiliki wadah pembinaan

profesional melalui orgabnisasi yang dikenal

dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran

(MGMP), sementara para kepala sekolah aktif

dalam kegiatan Latihan Kerja Kepala Sekolah

(LKKS), dan Latihan Kerja Pengawas Sekolah

(LKPS) untuk pengawas sekolah

(11)

METODE PENELITIAN

METODE PENELITIAN

(12)

Desain Penelitian

Pengumpulan informasi dan kajian literatur,

Penyusunan desain model pengembangan

profesionalisme guru dan instrumen,

Pengumpulan data lapangan,

Analisis data awal,

Penyusunan model pengembangan profesionalisme

guru,

Uji coba lapangan,

Workshop penyusunan model diversifikasi,

Review pakar,

Penyempurnaan model, dan

(13)

Sumber Data Penelitian

Sumber data penelitian ini terdiri atas

guru SD/MI, kepala sekolah, dinas

kabupaten/kota di 21 propinsi se

Indonesia

Lima propinsi di antaranya dijadikan

(14)

Instrumen Penelitian

No Fokus Penelitian Dimensi Indikator Jenis Instrume

n

1. Peta permasalahan berkenaan dengan Latar Belakang profesi guru

Identitas

Guru 1) Guru Pendidikan Dasar (SD / SMD) 2) Status Sekolah (Negeri/Swasta)

tempat tugas guru

3) Penyelenggaraan pendidikan 4) Jenis Kelamin guru

5) Jabatan guru

6) Status Kepegawaian 7) Banyaknya jam mengajar

perminggu

8) Ra-rata jumlah siswa yang dia jar setiap kelas

9) Tingkat pendidikan guru

Borang & Dokumentasi

2. Pemenuhan Kualifikasi

Guru Standar kualifikasi 1) Ijazah yang sesuai2) Sikap guru terhadap standar kualifikasi guru

3) Keinginan guru melanjutkan studi untuk memenuhi

kualifikasiLembaga sertifikasi guru 4) Prioritas untuk memenuhi standar

kualifikasi.

5) Pendagat guru tentang Lembaga Sertifikasi

6) Teknis Penyelenggaraan program sertifikasi yang diinginkan

7) Minat dan komitmen untuk melanjutkan studi

Wawancara Kuesioner & FGD

(15)

Instrumen Penelitian

3. Program Sertifikasi

Guru Pendidikan Profesi Guru

1) Perlunya sertifikasi guru kepada semua guru

2) Standar akademik profesi guru 3) Model pelaksanaan sertifikasi guru 4) Pelaksanaan pendidikan untuk

calon guru

5) Mekanisme seleksi untuk mengikuti program sertifikasi

6) Lembaga penyelenggara program sertifikasi

7) Proporsi praktek dalam pendidikan profesi guru

8) Status sertifikat profesi guru

Wawancara Kuesioner & FGD

4. Program Peningkatan

Kompetensi Guru Kompetensi Profesi onal Guru

1) Penguasaan bidang studi (kurikulum & metodologi) 2) Pemahaman terhadap siswa 3) Penguasaan asas pembelajaran 4) Kemampuan Pemberdayaan siswa 5) Aktivitas peningkatan komeptensi

guru

6) Pengalaman menjadi fasilitator guru

7) Pengelaman prestasi guru 8) Asesmen kompetensi 9) Kompetensi guru

Wawancara Kuesioner & FGD

(16)

Sampel Penelitian

No Responden Jumlah % 1 2 3 4 Guru SD Negeri Guru SD Swasta Guru SMP Negeri Guru SMP Swasta 20 5 20 5 40% 10% 40% 10%

(17)

Teknik Pengambilan Data

Pengambilan data dilaksanakan dengan model workshop,

dengan narasumber dari petugas Diknas setempat dan peneliti

pengumpul data dari Balitbang Depdiknas.

Peneliti memaparkan landasan hukum dan kerangka teoritik

pengembangan profesi guru, petugas diknas memaparkan

permasalahan daerah terkait pengembangan profesi guru.

Peserta memberikan tanggapan, asupan, menurut perspektif

mereka.

Peserta dipandu pengumpul data untuk mengisi kuesioner.

Semua pelaksanaan workshop direkam dengan tape recorder

dan lembar catatan lapangan.

(18)

Analisis Data

Pengumpulan data,

Reduksi data,

penyajian data,

(19)

HASIL PENELITIAN DAN

PEMBAHASAN

HASIL PENELITIAN DAN

PEMBAHASAN

(20)

Pendapat, keinginan, pengetahuan dan sikap

responden tentang standar kualifikasi guru

No Pernyataan

S1/D4

D3

D2

D1

1

Ijazah minimal guru SD/SMP menurut

pendapat responden

80,8%

10,4%

8,6%

0,3%

2

Ijazah minimal guru SD/SMP

berdasarkan peraturan menurut

responden

(21)

Prioritas untuk seleksi pada program

pemenuhan kualifikasi

No

Kriteria

Bobot

1

2

3

4

1

Pangkat dan golongan

10,1% 17,5% 45,6% 26,8%

2

Umur dan masa kerja

4,6%

13,1% 52,3% 30,0%

3

Tes potensi akademik

1,8%

9,0%

44,3% 45,0%

4

Pengalaman mengikuti pelatihan

3,6%

14,6% 45,8% 36,0%

5

Prestasi kejuaraan

7,4%

27,5% 44,3% 20,9%

(22)

Minat responden melanjutkan studi pada

jenjang yang lebih tinggi

No Program studi Skala Nilai

1 2 3 4

1 D2 PGSD/SMP 5,3% 79,8% 8,1% 6,9%

2 S1 PGSD/SMP 2,3% 71,3% 10,5% 16,0%

3 S1 Bimbingan dan Konseling 2,8% 80,1% 11,0% 6,1%

4 S1 Pendidikan Bidang Studi 2,0% 64,4% 13,3% 20,1%

Keterangan 1: tidak berminat, 3: berminat

(23)

Keinginan guru tentang teknis

penyelenggaraan

No Program Pemenuhan Kualifikasi Skala Nilai

1 2 3 4

1 Program diadakan di lembaga penyelenggara secara penuh waktu, guru dibebaskan dari tugas mengajar

48,0% 26,3% 14,6% 11,1%

2 Program diadakan di kab/kota asal guru secara

paruh waktu di luar waktu mengajar 11,0% 19,1% 45,0% 24,9% 3 Program diadakan di lembaga penyelenggara

secara paruh waktu di luar jam mengajar 7,0% 18,3% 47,1% 27,6%

Keterangan Skala Nilai 1: Tidak setuju 3: Setuju

(24)

Model Pemenuhan Kualifikasi

Guru

proses rekruitmen peserta Standar Kualifikasi guru dukungan beasiswa berbasis kompetensi Priotitas

pangkat dan golongan umur&masa kerja tes potensi akademik pengalaman pelatihan Penyelenggara: Lembaga / LPTK terakreditasi tempat: di kab/kota di lembaga

(25)

Model Program Sertifikasi Guru

Program Pemenuhan Kualifikasi Program Sertifikasi berkala 5 tahun Guru di bawah standar Guru yg penuhi standar kualifikasi pertimbangan komp profesional Pendidikan Profesi mekanisme seleksi pertimbangkan: ketramp mengajar prestasi akademik masa kerja&pensiun Pendidikan akademik LPTK/ lembaga terakred

(26)

Model Peningkatan Kompetensi

Guru

Kompetensi Guru Komp. Pedagogis Komp. Kepribadian Komp. Sosial Komp. Professional TINGKATAN KOMPETENSI PRESTASI GURU TIM PENILAI: SISWA;SEJAWAT; SUPERVISOR KEPALA SEKOLAH LPMP DIKNAS PENGHARGAAN LEMBAGA LAIN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU

(27)

SIMPULAN DAN REKOMENDASI

SIMPULAN DAN REKOMENDASI

(28)

Pemenuhan Kualifikasi Guru

Pendapat, keinginan dan pengetahuan responden tentang

standar kualifikasi guru:59,8% guru yang tahu bahwa Ijazah

Minimal S1/D4, Keinginan untuk S1 80,8%.

Sikap Guru tentang ketentuan standar guru: Ada perencanaan

studi lanjut dengan biaya sendiri, tapi berharap ada beasiswa.

Prioritas utama untuk pertimbangan pemenuhan kualifikasi

minimal: Pangkat dan golongan, umur dan masa kerja, tes

potensi akademik, dan pengalaman pelatihan.

Minat responden melanjutkan studi: kurang berminat, S1

kependidikan bidang studi paling banyak diminati.

Lembaga penyelenggara program pemenuhan kualifikasi guru

adalah lembaga yang ditunjuk dan LPTK terakreditasi.

Penyelenggaraan program yang diinginkan guru: diadakan di

kab/kota asal guru secara paruh waktu di luar jam mengajar

atau di lembaga penyelenggara dengan paruh waktu.

(29)

Program Sertifikasi Guru

 Semua guru yang telah memenuhi kualifikasi wajib ikut sertifikasi, disesuaikan dengan kompetensi profesi dan pengalaman kerja guru dengan prestasi nasional tidak perlu sertifikasi.

 Secara nasional program pemenuhan kualifikasi dituntaskan dulu baru sertifikasi atau keduanya berjalan beriringan.

 Calon guru menyelesaikan pendidikan akademik dulu baru mengikuti pend profesi untuk memperoleh sertifikat profesi atau keduanya

terintegrasi.

 Seleksi program sertifikasi didasarkan keterampilan mengajar,

prestasi akademik, masa kerja dan masa efektif menjelang pensiun.

 Lembaga penyelenggara adalah LPTK terakreditasi termasuk swasta.

 Praktek mengajar mendapat proporsi yang besar dalam pendidikan profesi guru.

(30)

Program Peningkatan

Kompetensi

 Guru pada umumnya menguasai materi ajar dan metodologi mengajar.

 Guru sebagian besar mampu memahami karakteristik peserta didik.

 Guru mengaku menguasai asas-asas pembelajaran yang mendidik.

 Guru mampu mengembangkan kepribadian dan keprofesionalannya.

 Kegiatan yang mempengaruhi kompetensi guru adalah: mengikuti seminar/lokakarya, mendapatkan supervisi, melanjutkan studi, mengikuti kejuaraan, pelatihan, memperoleh pendampingan dan KKG/MGMP.

 Pengalaman dan prestasi guru proporsinya masih rendah.

 Asesmen kompetensi peserta program sertifikasi: penguasaan akademik, persiapan mengajar, unjuk kerja profesional, dan pengalaman kerja.

 Model tingkatan kompetensi guru dinyatakan kurang kompeten, cukup kompeten, dan sangat kompeten. dengan indeks kompetensi guru 1-4.

(31)

REKOMENDASI KEBIJAKAN

 Perlu dibuka kesempatan seluas-luasnya bagi guru untuk memenuhi standar kualifikasi yang dipersyaratkan dengan dukungan beasiswa berbasis kompetisi sehingga semua guru dapat memenuhi standar kualifikasi yang dipersyaratkan oleh undang-undang

 Pemberian sertifikasi profesi guru perlu dilakukan kepada semua guru, namun tingkat sertifikasinya perlu disesuaikan dengan kompetensi profesional masing-masing guru

 Calon guru harus menyelesaikan pendidikan akademik terlebih dahulu sebelum mengikuti pendidikan profesi untuk memperoleh sertifikat profes

 Diperlukan secara terus menerus peningkatan kompetensi profesi guru melalui berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan profesinya. Model kompetensi guru yang diharapkan adalah kompetensi pedagogis, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional, dengan indek kompetensi standar yang ditetapkan untuk setiap indikator pada setiap kompetens

(32)

Referensi

Dokumen terkait

Abstrak: Konselor atau guru BK adalah tenaga pendidik profesional yang memiliki standar kualifikasi akademik dan kompetensi konselor dengan keunikan konteks tugas

PAUD berbasis pengembangan karakter merupakan PAUD yang memiliki 2 syarat penting, yaitu program pembelajaran yang bermutu dan guru yang berkualitas/ berkompeten, di mana keduanya

Uji kompetensi bagi guru yang telah bekerja dilakukan melalui kegiatan resertifikasi yang dilaksanakan lembaga sertifikasi mandiri yang dibentuk oleh organisasi

Program pendidikan profesi guru pra jabatan yang selanjutnya disebut program pendidikan profesi guru (PPG) adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk

Pineleng UTN Program Pengembangan Profesi Guru P3G Penyelenggara Sertifikasi Guru Rayon 1 24 Universitas Negeri Makassar Pendidikan dan Latihan Profesi Guru PLPG Ujian Ulang Ujian

Ki Hajar Dewantara Takoma Ternate Tengah, Kota UTN,UTL Program Pengembangan Profesi Guru P3G Penyelenggara Sertifikasi Guru Rayon 1 24 Universitas Negeri Makassar Pendidikan dan

Surat mandat dari Kementerian Agama Program Pengembangan Profesi Guru P3G Penyelenggara Sertifikasi Guru Rayon 1 24 Universitas Negeri Makassar Pendidikan dan Latihan Profesi Guru

Program Pengembangan Profesional Guru NO NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA VALUE OUTPUT OUTCOME 1 Pembinaan Professional Guru Guru menguasai kompetensi dasar, menengah,