EFEK POLLEN PADA PERSILANGAN JAGUNG HITAM, PULUT (Zea mays ceratina), DAN MANIS (Zea mays saccharata)terhadap KARAKTER BIJI
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Untuk tetua selfing, varietas menunjukkan berbeda nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah daun diatas tongkol, umur berbunga jantan, umur berbunga betina,
Hasil analisis korelasi pada jagung manis ungu didapatkan hasil korelasi positif yang nyata antara hasil bobot biji per tongkol dengan panjang tongkol (0,68*), diameter tongkol
Karakter tetua yang muncul pada parameter yang meliputi: tipe malai, tipe kernel, jumlah warna kernel per tongkol, warna anthosianin pada: glume (pangkal dan
Sembilan diantara 17 galur jagung pulut hibrida hasil Persilangan Puncak memiliki karakter dominan yang berbeda pada fenotipiknya yakni galur G8G1 warna anthosinin
Hal ini sejalan dengan pendapat (Junaedi, 2008), yang menyatakan bahawa kompos dikatakan matang jika memiliki perubahan warna menjadi lebih gelap dan berbau
Hasil analisis korelasi pada jagung manis ungu didapatkan hasil korelasi positif yang nyata antara hasil bobot biji per tongkol dengan panjang tongkol (0,68*), diameter tongkol
Menurut Roy (2000), hibrida yang baik umumnya diperoleh dari hasil persilangan tetua-tetua yang memiliki DGU, DGK, serta nilai heterosis dan atau heterobeltiosis yang tinggi..
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil persilangan jagung hitam (Zea mays L. Penelitian ini akan dilaksanakan di areal percobaan rumah kasa Fakultas Pertanian