165 BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap kinerja keuangan dengan menggunakan rasio profitabilitas yang diproksikan sebagai Return on Asset (ROA) pada perusahaan sektor perbankan di ASEAN tahun 2013-2017. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang di dapat dari stock exchange di setiap negara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dimana memilih sampel berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Total sampel yang diperoleh sebanyak 625 data di Asia Tenggara. Keseluruhan sampel tersebut kemudian di uji normalitas, dan terdapat 90 data yang dihapus karena terdeteksi oleh outlier, sehingga total keseluruhan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 535 data. Pengujian dilakukan menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Pengujian tersebut dilakukan dengan menggunakan program SPSS 23.0 for windows. Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan yang telah dijelaskan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Variabel Liquidity Coverage Ratio (LCR) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA). Hal ini menunjukkan bahwa LCR
166
tidak dapat mencukupi likuiditasnya pada saat krisis ekonomi sehingga tidak dapat memperoleh laba yang diharapkan.
2. Variabel Net Stable Funding Ratio (NSFR) berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA). Hal ini menunjukkan bahwa NSFR memiliki pendanaan yang stabil dari pihak ketiga pada saat krisis ekonomi sehingga dapat meningkatkan laba pada bank tersebut.
3. Variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA). Hal ini menunjukkan bahwa bank tidak dapat menanggung kemungkinan risiko yang terjadi dari setiap pinjaman sehingga dapat mengurangi laba yang dimiliki oleh bank tersebut.
4. Variabel Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA). Hal ini menunjukkan bahwa bank tidak mampu mengelolah biaya operasional secara efisien, karena jika nilai BOPO meningkat maka efisiensi akan menurun sehingga Return on Asset (ROA) yang diperoleh bank akan menurun.
5.2 Keterbatasan Penelitian
Penelitian yang telah dilakukan masih memiliki kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan serta kendala yang muncul menjadikan hal-hal tersebut sebagai keterbatasan penelitian. Berikut merupakan keterbatasan pada penelitian ini:
1. Beberapa annual report disusun tidak menggunakan bahasa internasional yang menyebabkan peneliti tidak dapat membaca annual report sehingga data dilakukan eliminasi.
2. Terdapat beberapa perusahan pada sektor perbankan yang laporan keuangannya tidak dapat di akses melalui stock exchange tetapi laporan keuangan dapat di akses melalui web masing-masing perusahaan sektor perbankan.
3. Penelitian ini terdapat outlier untuk mendapatkan data yang berdistribusi normal, sehingga data yang diuji hanya sedikit dan hasil kurang maksimal.
4. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya beberapa pengaruh variabel independen yang lemah. Hal ini mengindikasikan bahwa masih ada faktor-faktor lain diluar penelitian yang dapat mempengaruhi variabel dependen.
5. Hasil uji heteroskedastisitas menunjukkan adanya variabel yang terdeteksi heteroskedastisitas karena variabel yang terdeteksi heteroskedastisitas memiliki nilai kurang dari 0.05.
5.3 Saran
Adanya keterbatasan penelitian yang dipaparkan sebelumnya, untuk itu peneliti memberikan saran yang dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Saran dari penelitian ini sebagai berikut:
168
1. Bagi peneliti selanjutnya
a) Sebaiknya peneliti berikutnya hanya fokus pada laporan keuangan perusahaan dengan menggunakan bahasa internasional atau bahasa lain sesuai dengan kemampuan dan pemahaman berbahasa peneliti.
b) Bagi peneliti yang akan datang menggunakan topic penelitian yang sama hendaknya memakai lebih banyak rasio dan menghitung indikator kesehatan bank lainnya untuk menilai tingkat kesehatan masing-masing bank dan hendaknya peneliti selanjutnya memperpanjang periode penelitian.
c) Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan uji beda pada variabel yang diteliti.
2. Bagi perusahaan sektor perbankan
Sebaiknya perusahaan pada sektor perbankan memberikan kemudahan dalam mengakses laporan keuangan yang dimiliki oleh perusahaan pada sektor perbankan.
DAFTAR RUJUKAN
Akerlof, G. A. (1970). The Market for 'Lemons': Quality Uncertainty and the Market Mechanism. Quarterly Journal of Economics (The MIT Press) , 84 (3): 488-500.
Aminar, S. D. (2017). Pengaruh CAR, BOPO, NPL, NIM, dan LDR Terhadap ROA pada Perusahaan di Sektor Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2012-2016. Jurnal Pundi , Vol. 01, No. 03, Hal. 223-236. Ati, S., & Ekky, K. (2016). Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non
Perfoming Loan (NPL) Terhadap Kinerja Keuangan Bank Konvensional Periode 2013-2015. Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi , Vol. 11, No. 02.
Ayukha, A., & Sri, S. (2017). Analisis Komparasi Kinerja Perbankan Terbesar di Indonesia dan Malaysia. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) , Hal 51. Basir, S. (2013). Commercial Bank Management dari Teori ke Praktik. Jakarta:
PT Raja Grafindo Persada.
BCBS. (2010). Basel III: A global regulatory framework for more resilient banks and banking systems. Basel: Bank For International Settlements. BCBS. (2010). Basel III: International framework for liquidity risk measurement,
standards and monitoring. Basel: Bank For International Settlements. BCBS. (2010). Results of the Comprehensive Quantitative Impact Study. Basel:
Bank For International Settlements.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2011). Dasar-dasar Manajemen Keuangan Terjemahan Edisi Sepuluh. Jakarta: Salemba Empat.
Dendawijaya, L. (2005). Management Perbankan. Bogor: Ghalia Indonesia . Deyby, K., Sri, M., & Joy, E. T. (2017). Pengaruh Risiko Perbankan Terhadap
Kinerja Keuangan Tahun 2013-2015. Jurnal EMBA , Vol. 05, No. 03. Didik, P., & Bambang, S. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja
Edhy, S. W., & Muhammad, S. (2013). Analisis Pengaruh Suku Bunga, Inflasi, CAR, BOPO, NPF Terhadap Profitabilitas Bank Syariah . Diponegoro Journal Of Management , Vol. 02, No. 02, Hal 1-10.
Erna, S., & Joko, P. (2017). PENGARUH CAR, NPL, BOPO, NIM DAN LDR Terhadap ROA (Studi kasus pada Bank Perkreditan Rakyat di Salatiga yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Tahun 2011-2015). Among Makarti , Vol.10 No.19.
Fahmi Irham. (2015). Pengantar Manajemen Keuangan Teori dan Soal Jawab. Bandung: Alfabeta.
Giordana, G. A., & Schumacher, I. (2017). An Empirical Study on the Impact of Basel III Standards on Banks’ Default Risk: The Case of Luxembourg. Journal of Risk and Financial Management , Volume 10, Issue 08, Page 1-21.
Heri Sudarsono. (2012). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah Edisi Keempat. Yogyakarta: Ekonisia.
I Ketut, W. (2018). Analisis CAR, NPL, BOPO, NIM, LDR dan Pengaruhnya Terhadap Profitabilitas pada Bank Artha Graha Internasional Tbk. Ikatan Akuntan Indonesia. (2007). Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta:
Salemba Empat.
Ikatan Bankir Indonesia. (2015). Manajemen Risiko 2. Indonesia: PT Gramedia Pustaka Utama.
Ikatan Bankir Indonesia. (2016). Tata Kelola Manajemen Risiko Perbankan. Indonesia: PT Gramedia Pustaka Utama.
Imam Ghozali. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23 Update PLS Regresi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Jihan, A., & Siti, R. H. (2018). Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Biaya Operasional Per Pendapatan Operasional, Non Performing Loan, dan Loan to Deposit Ratio Terhadap Return On Asset dan Return On Equity. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) , Vol. 61 No. 3.
Jogiyanto Hartono. (2014). Metode Penelitian Bisnis Edisi Enam. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Kasmir. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Edisi Satu. Cetakan Ketujuh. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Kasmir. (2010). Manajemen Perbankan. Jakarta: Rajawali Press.
Lukman Dendawijaya. (2009). Manajemen Perbankan. Bogor: Ghalia Indonesia. Maria, P., & Eleftheria, G. (2016). The Impact of Basel III Indexes of Leverage
and Liquidity CRDIV/CRR on Bank Performance: Evidence from Greek Banks. Journal SPOUDAI , Vol.66, Issue 1-2, Page 79-107. Mudrajad, K., & Suhardjono. (2012). Manajemen Perbankan Teori dan Aplikasi.
Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
Munawir S. (2010). Analisis Laporan Keuangan Edisi Empat. Yogyakarta: Liberty.
Namira, A. (2012). Penerapan Manajemen Risiko Berdasarkan Basel Capital Accord II pada Perbankan Indonesia. Penerapan Manajemen .
Nur, I., & Bambang, S. (1999). Metodologi Penelitian dan Bisnis. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.03/2015. Otoritas Jasa Keuangan Nomor 50/POJK.03/2017.
Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/1/PBI/2011. (2011, Januari 5). Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/1/PBI/2011 .
Rizki, C. (2016). Liputan Khusus Perbankan. Dipetik Oktober 8, 2018 dari Lipsus Kontan: https/lipsus.kontan.co.id/v2/perbankan/read/319/memagari-bank-dengan-basel-accord.
Said, R. M. (2014). Net Stable Funding Ratio and Commercial Banks Profitability. Vol. 76, No. 7.
Shakdwipee, P., & Mehta, M. (2017). From Basel I to Basel II to Basel III. International Journal of New Technology and Research (IJNTR) , Volume-3, Issue-1, Pages 66-70.
Sinambela Lijan Poltak. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif untuk Bidang Ilmu Administrasi, Kebijakan Publik, Ekonomi, Sosiologi, KOmunikasi, dan Ilmu Sosial. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sofyan Basir. (2013). Commercial Bank Management dari Teori Ke Praktik. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Spence, M. (1973). Job Market Signalling: The Quarterly Journal of. The MIT Press , Vol. 87 No. 3.
Surat Edaran Bank Indonesia No. 13/30/DPNP 16 Desember 2011. (Diakses pada Tanggal 8 November 2012 dari http:/www.bi.go.id/).
Suwardjono. (2013). Teori Akuntansi Perekayasaan Pelaporan Keuangan. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
Syofian Siregar. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri.
Usman, H. (2016). Pengaruh Ratio-Ratio Keuangan CAR, LDR, NIM, BOPO, NPL Terhadap ROA. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen , Vol. 4, No. 1, Hal. 67-82.
KPMG
www.infobanknews.com