. · KETERANGAN PEMERINTAH
I I
ATAS ·· · . -RANCANGAN , · ..
• I ' , ' '
.. . . ·. . -· . f"'o.. . . . . . .
· UNDANG- UNDAN& R EP- UBt K J INDONESIA·
.1 . l •
NDMOR
. ..· ·
· ....TAHUN
: 0 ---~. •- -
TENTAN.&·· .. . - ~·
' •, ·..
.' i. . .· RUMAH SUSUN
. I' . . . .
'.·.· IDA
'; ·_. . · .. - : ... '
' 0
,•I· I , . o
... RSIP DA
Is
' I ' ' I
t ,' I
..
• .• f
·~
,.
I l I
AEPUBLIK INDONESIA
MEN ERI NEGARA PERUMAHAN RAKYAT
SAUDARA PIMPINAN PARA ANGGOTA DEUAN PERWAKILAN RAKYAT YANG TERHORMAT,.
Pertama-tama mari1a kita panjatkan puji dan syul<ur kepada Tuhan Yang
Mah.a
Esa sebab dengan pe kenan-Nya_maka pada hiiri i ni Pemeri ntah dapat
. . [ ..
kan sebuah Rancangan Ondang-Unda~g yakni Rancangan Undang-Undang Rumah Susun kepada Sidang Dewan yang terhormat .
mengaju- tentang
Rancangan Undang-Und ng ini memuat berbagai hal yang ~mempunyai arti pen- ting bagi kehidupan akyat, Bangsa· .. dan "Negara:-; sepagai salah satu usaha.
untuk rnengisi
ci
ta-cta
perjuangan ban gsa Indo.nei'ia bagi terwujudnya k·e:..hidupan mas~arakat a il dan makmur berdasatkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
.
Seperti · ita ketahui bersama, tuj uan pembangunan Nasi on a1
ad.a:- lah untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan bathin seluruhlrakyat Indo~1
nesia secara adil da ·merata, yang dalarn hal ini salah.Jsatu unsur pokokk~
sejahteraan adalah
p
rumahan karena perumahan pada hakekatnya, merupakan k~::-...
butuhan pokok di sam ing sandang dan pangan.
SAUDARA PIMPINAN DAN SIDANG DEWAN YANG TERHORr4AT, .. ·
(
-
Sebelurn kami uraikan lebih lanjut mengenai materi dan ha1-ha1 yang diatur.: .· ..
dalam Rancangan Undan -Undang ini, ada baikn_ya terlebih dahulu kami kemuka- kan mengenai p rumaha dan permasalahannya secara pokok-pqkok. .
'. ...
-- ---
"Perrbangunan pe_r-umanan termasuk perrt>angunan-r1Jmah susun berlandaskan suatu· ..
pol
a
pemukiman yang me??nyel uruh, sebab pembangu[!.an perumahan ti dak hanya me: .., ;
1 i puti pembangunan fis i.k rumah=-rumah
saja __,
tetapi di1engkaP,i den an prasa"+ .. ·
--
~..-- ---
-... . . .rana lingkungan dan fasilitas sosial untuk dapat rnencapai tingkat pemuki.man.
yang
fungs-i-on~J-guna
menunjang mutu kehidupan fuanusia-. . , ...Perumanail merupakan bagi an dari satuan pemuki man
yan -gut~yar}g'
rnempunyai· .:kan ruang gerak, memberi surrber daya dan pelayanan dalam kegiatan benmasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Di
samping. . . . . . . . . . . . . . . . . . .
.Di
samping itu, pembangunan perumahan dan pemukiman merupakan pulasa1ah.
satu unsur dalam strategi pengembangan wilayah, yaitu clikaitkan dengan kepentingan dan segi-segi kehidupan baik sosial maupun ekonotni untuk pe-·
mantapan. ketahanan Nasional. Untu~ ini pembangunan perumahan dikembangkan
- .
secara lebih terarah dan terpadu, antara lain dengan memperhatikan faktor- faktor jumlah penduduk dan penyeoarafilnya, tata guna tanah di daerah per- kotaan maupun di daecah pedesaan, serta keserasiam dengan lingkungan pe - mukiman pada khusoSnya dan pembangu_nan ,daerah pacta mumnya.
- - f'
Masalah pokok yang dihadapi dalam pembangunan .pe_rjlrnahan adalah langka dan mahalnY.a barga tanah terutama di daerah perkotaan, dih~dapkan dengan laju pertambah
,
an penduduk yang terus meni ngkat: sehi ngga penyedi aan' perumahan tidak seimbang dengan besarnya kebutuhan. 1I
Laju . pertambahan penduduk secara Nasional selama ini masih tetaP. , l tinggi yaitu nata-rata
2,3%
per tahun, sedangkan untuk kota-hota besar akan lebih dari i tu misalnya di kota Jakarta menurut penelitian DKI sebesar4,6%
perr,__ -...
tahun. Kesenjangan antara kemampuan untuk membangun perumanan dibandtngkan dengan jymlah rumah yang dibutuhkan tampak nyata sekali te~utama di kota- kota besar..
~~endesaknya kebutuhan masyarakat akan perumahan sebagai akibat kepadatan penduduk, sering menimbulkan terjadinya penggunaan lahan-lahan yang tidak menurut aturan, bahkan jal_y_r ija_u _di daerah f')erkotaan d1bangun secara
r . - - - - - - - /j
ti dak semesti nya-; yai tu di di ri kan oangunan":bangunan yang
a
1khi rnya berkem - bang menjadi daerah perKam~ungan yang kumuh kotor atau daerah slums, maka jel.aslah daerah seruR ini- '
merupakan Lingkungan-
pemuRiman ang_ tidak sehat.l·t1engingat permasalahan terseb
t,
maRa untuk mempertahankan daya dukung kotasama;·yang dil)agi-15a9i atas agian- agian Cia
am
aran horizontal maupun ve!.tikal yang dapat dihuni dan dimiliki secara terpisah jang dibangun di atas tanah milik bersama.
Daerah-daerah yang kumuh kotor di remajakan dengan rumah-rumah sus un, sehi ng tercipta lingkungan pemukiman yang sehat dengan tidak mengurangi daya tampu
bag;
penghuni semula, bahkan dapat memberikan tempat untuk anggota masyarak lainnya yang memerlukan perumahan. Konsep tersebut rnerupakan penjabaran daazas
kebersamaan dan fungsi sosial atas tanah sebagaimana yang telah melnbu daya dalam kehidupan masyarakat Indonesia.SAUDARA PH1PINAN DAN SIDANG DEHAN YANG TERHORr-1AT,
Kenyataan tnenunjukklan bahwa terdorong oleh kebutuhan dewasa ·ini, telah banyak bermunculan dibangun r.umah-rumah susun yang sebagian- terbesar masih disewakan~·
Selama penggunaan satuan-satuan rumah susun ters-el)ut masih mempergunakan sis ...
tern sewa, mai<CJ hal itu .... tidal< menimbulkan masalah. Sebab, bangunannya secara u ..
tuh masih dikuasai dan dimiliki oleh piiiak penyerengga-ra bangunan ( developer) yang juga menangani sendi ri sebagai pihak yang
menyew.~kan
seka ligus bertindak sebagai pengelola bangunan tersebut. Hubungan antara pihc:~k penghuni dan pemi- lik~angu nan
adalah hubungan sewa menyewa dan:pengaturanrnya suCfah ada.· Akan tetapi mulai saat satuan-satuan rumah susun tersebut dijuak~pJ 1 da
masyarakat daf'l dimiliki oleh orang banyak, maka diperlukan penerapan sistem pemilikan ber s (i'lla.r
Dalam pembangunan rumah susun yang telah ada, dihadapi masa·lah jyang perlu men ..
dapatkan pemecahan, yaitu : mungkinkah satuan-satuan rumah susun dimiliki seca ra ihdividual
? ..
Apabi la pemi likan satuan-satuan rumah susun itu
pengaturan yang me yangkut : (
ada
.. -
a.
hubungan hukum an!ara attJa-n--satuan rnah~susun d~ngan bagi1n-bagian dari b angunan tersel5ut dan bend a-beneila yang fungs inya flarus digunakan bers ana , dan kare'nanya tidal< boleh dimi lil<i secara individual ;---
--...._,--
b.
hubungan Mukum antara satuan-satuan tumah susun dengarl tanah dimana bangunan d i d i r i k an ; ?""c. apa yang merupakan tanda t5ukt· pemiliKan atas satuan l~umah susun terhadap d. apakah·mungkin hak pemilikan atas satuan rumah susun ·itu dijadikan jaminan
E
kTedit dengan dibebani hak jaminan
I
hipotik ( mortgage');e. apakah hak pemilikan atas satuan rumah susun itu dapat dialihkan kepada
Pl
hak ketiga;
f. ba9a imana pengaturan penghuni an bersama da lam bangunan rumah susun;
g. bagaimana mengatur pengelolaan bangunan rumah susun, yang dihuni dan dimilik·
oleh orang banyak.
Seb aga ·imana
Sebagaimana kita ketahui bersama, peraturan perundang-undangan yang rrengatur hal-hal yang kami sebutkan tadi sampai saat ini be1um 1engkap diatur.
Dalam rangka itulah maka sekarang ini Pernerip~ah menyampaikan Rancangan Undan~
Undang tentang Rumah Susun kepada Dewan yang terhormat untuk dapat dibahas dan kemudi an di sahkan ;njadi Undang-Undang.
Adanya Undang-Undang tentang Rumah Susun di'harapkan dapat memberikan jaminan
,.J
hukum bagi pem1likan atas rumah susun, serta dapat mendor-ong. peran serta masya rakat di da 1 am pembangunan perumahan gun a memenuhi-
ke ~tuhan
hi dup yang terus- meningkat, dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangun- an seluruh masyarakat Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945.
/. 1
...;
Undang-Undang tentang Rumah Susun akan rnemberi kan pula pengaturan perrbangunan yang dapat mendukung hunian dalam jumlah banyak, dan memberikan Rengaturan pem berian kredi't jangka panjang untuk perroangunan rumah tersebut, ~engan memanfa- atkan tanah yang terbatas secara optimal.
SAUbARA PH1PINI'\N DAN S IDANG OEVJAN YANG TERH0Rt-1AT, Perl u di ketahui, pahwa materi Rancangan Undang-Undang mencakup :
Susun ini
I. ~lember:j kan hak pemanfaatan atas r-umab, _berbentuk sebagai HAK SATUAN RUMAH
-- ---
SUSLIN ,Yang mert:Jpakarl' Hak Kebendaan, ya · :tu . :
1. hak p-e-mi 1 i kan i ndi vi au a 1 dan penggunaan secara ter·pi sah atas satuan ru-
-~h susun; _____
2. hak pemi lj kan bersama 3. hal< pemi lika:n bersoma
- . _ _ 4. hak pemilikan bersama
---
---?
atas bagian bersama dari rumah susun;
atas benda bersama; atas tana,h bersama;
tidak terpj_
1 I. t'lenci ptakan a tau menarrbahkan Hak Jaminan Kebendaan yang berbentuk Hi poti k untuk membangun ( BOUW HYPOTHEEK ) , dengan menambah ketentuan-ketentuan
ten tang Hi poti k da lam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia ( Burger- 1 ijk Wetboek Stbl 1847 No.23 ) .
Ill. Menetapkan Perhimpunan Penghuni dengan status sebagai BAOP.N HUKUt·1.
Ketiga materi pokok tersebut rnemar'lg perlu diatur dalq.m bentuk Undang-Undang.
Di dalam
Oi da 1 am penyusunan Rancangan Undang-Undang ten tang Rumah Susun i ni ~ Peme- rintah telah mengadakan pembahasan yang menda~am terutama untuk menemukan prinsip-prinsip pemilikan bersama sebagai .suatu sistim 1ermangunan
susun, untuk m;menuhi kebutuhan masya~akat dengan tidak menyimpang falsafah Panoasi la serta ketentuan-ketentuan1 di dalam Undang-Undang
~
-
Republik ]ndonesia.
,r
-
rumah dari Dasat
Pemerintah menyadari bahwa dengan Undang-Undang i
...
ni saja, belum cukupun -
tuk mengatur semua .segi dan usaha di bidang rumah susun.
PemerintSlh masih akan mengaturnya lebih l?njut dalam Perat-ura Pemerinta~
dan Peraturan Perundang-undangan yang leb1h rendah Htgi, yang akan memper- ' tegas, mel angkapi serta memperinci ketentuan-ketentuan yangl tersantum · ( dalam Undang-Undang ini maupun sebagai pelaksanaan dani ap yang telah di-
atur oleh ketentuan-ketentuan yang disyaratkan dalam un~ang-undang ini.
SAUOARA RIMPINAN DAN SIOANG OEWAN YANG TERHORt·1AT,
t·1E!ngingat' Undang-Undang tentang Rumah Susun ini men_Ya'ngkl!lt kepentingan ber- bagai lapisan masyarakat dan banyak kegiatan pemerinta~an yang)mempunyai
karakteris~ik bersifat lokal, yang implementasinya perlu disesuaikan deng~n
kondisi Daerah, an tara lain yang.--berkai tan dengan tata kota dan tata daerah
- - - - .----r- ~·· ~ / • . '
tata guna tanah-dan perizinan, maka sebagian wewenang pembinaan dan peng - aturan dfserahkan kegada Pemerintah Daerah. menjadi urusan rumah tangganya.,.
_ ~gaimana aimaksucJ_dalam l:lndang-l:lndang ~omor 5 Tahun 1974 tent~ng Pokok:..
-- -
Pokok .Pemeri nta:han di Daerah.
Rumah Su~-dibangun se.suai dengan :tingkat keperl
uao -
dan kemaf!lQ..t~an masya -Oae rah, Bad an Us aha Swas ta, Koperas i an Swa aya masya raka t.
Dalam Undang-Undang ini mewajibkan kepa~a penyelenggara·pembangunan atau.
pcmi 1i k rumah susun untuk dapat tnemi sah-mi_sahkan rumah susun atas satuan :- satuan yang distrukturkan secara fungsional dalam arah horizontal maupun.
vertikal, yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah sebagai tempat tinggal atau hunian yang dilengkapi dengan bagian- bagian·
yang
dipergunakan bersama.Pemi sahan
Pemi sa han secara struktu ra
1
tersebut atas bangunan rumah susun, da1
am ben- tuk gambar· dan ura.ian yang disahkan oleh instansi yang berwenang, adalah merupakan dasar untuk dapa t- d i erbHk annya -sertifi katpemil
i kanat
as satuan
satu an dari rumah susuo tennaksud. J
Bangunan rumah s~sun dapat aimiliki oleh perorangan atau Badan Hukum yang
)
memenuhi syarat seb aga i pemegang hak. at as. tanah dim ana bangunan berdi ri , dan selanjutnya satuan-satuan rurnah susun yang
; ert/~ka
bagian daripada r!!, mah susun, dapat dimiliki pula oleh perorangan atau Baeian Hukum yang meme - nutli syarat juga sebagai pemegang hak atas ta·nah tennal<sud.Si
stem pemi1
i kan satuan rumah susun secara i ndividua1
ter.sebut, dalam
hukum · yang ' berl aku di Indonesia dimungkinkan berdasarkan atas a~as emisahan hor.!.zontal sebagaimana yang dianut dalam Hukum Adat, dan aza$ ter.sebut dipergu- nakan sebagai sistem dalam Rancangan Undang-Undang tentang Rumah Susun ini.
r~
Di samping itu da lam Hukum Adat mengatur juga bahwa seti ap benda y~ng menu- rut ujudnya dan tujuan eksistensinya dapat digunakan sebagai
~ uatu
kesatuan·yang berdiri sendiri, dapat menjadi obyek pemi 1ikan secara individual, de - ngan aemikian jelaslah sistem pemilikan satuan rumah susun tersebut mempu -
nyai dasar yang kuat. ,.-
Sebaga-i 'nformasi dapat kami-kemokakarr, j;>-abila kita menggunakan azas pele-
~- . - j
katan ( ae:ces-ste
.
-) sebagaimana diarnut dalam ~itab Undang- ndang Hukum Perda-
ta Pasal ~71
B.W.,
~ang prinsipnya mengatur bahwa ha~ milik atas tanah me - -r-;pu-t-i segala sesu_.atu-yang ada di atas dan -d; a lam tanah, mak-a-pemilikanat as satu an rumah susun ti dak diJVl:lngkinkan, kecu ali t;erbatas m,emberi kan ke wenangan un_t_uk-m;nggunakan satuan rrumah susun
se ~kiiiisus.
,_.;Sfl.tJDARA PIMP fNM! DAN SIDA'-!G DE'·/JI.N YANG TEP.HOR~1AT,
hagi qolonqan masyarakat yang berpenghasilan
rniliki satuan Rumah Susun, adapun jenis-jeni.s kemudahan akan diatur lebih 1 anjut dengan Peraturan Pemerintah·.
llntuk menggalakkan usaha pembangunan rumah susun, maka dalam Rancangan Undang 1lnd,1n<J ini juqa diberi pengaturan bah'.'Ja bangunan rumah susun atau satuan
rumah
rumah susun dapat dijadikan jaminan hutang dengan hipotik untuk membangun
( boU\'1
hypotheek ) , apabila tanahnya hak milik dan hak guna bangunan.
Di samping itu dapat dibebani dengan f1dusia, apabila tanahnya adalah ber
. l ' -
status hak pakai atas tanah neg ara, .
'Hipotik adalah hak tanggung.a n yang se·Jama peraturannya be1um dilengkapi dengan Und ang-Und ng sebagaimana dimaksud dal am Pasal 51 Undang- Undang Ncmor
5 Ta~ul'l 1960 ,menggunakan keten'tu ati-ketentu an- tentang
Hipoti k da lam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia sepanJ;i'ng t>el m ada pengaturan
~ r... -
ny a dalam llndang-Undang ini.
(
Hi potil< untuk membangun ( bouw hypotheek ) atau fidusia tersebut dapat di- bebankan atas tanah beserta rumah susun yang direncane.ka ~ a-ka~ di bangun ,
di mana plafond kredit yang telah disetujui dapat dibayc:.rkan s ebagi an demi sebagi an secara bertahap sesuai dengan perkembangan pembe.ngu nan tersebut.
Pembe a:nan hi potik a tau fidusia untuk membangun rumah sl!lsun yang di atur
d~l an
Rancangan Undang-Undang ini ,
merupa~<:ansarana yang san gat penting, ka- ·
'rena
dapat m erangsang bagi Pengus aha Pembangunan Peru mahan untuk, mendapat-
kan kredit kMstruksi sesuai dengan rencana pembangunan yang akan dilaksa-
nakan. r
Dalam mek.anisme
selanju~t~Y-a.-rembef--anabi_ Q.otik atau
4:idusia dapat diperjan
j ikan babwa ... pe lbnas;;; hutang yar.g dij
amin d~n hipoti
'<atJu fidus ia
itu- dapat
,..di fakuka n dengan cara angsu ran sesua i dengan tahap penju alan satuan
-rumah
susun, yang be.sarnya sebandi ng den
-g- an- nilai satuan yang terj ual. ·
Unt uk satuan
... yangte1ah dil unasi tersebu t bebas dar-i hipotik atau fidusia
; I
yang
·semu~rnem!:lebaninya,dan pemb eban an hi potik dibg_pus untuk se tiap satu an yang telah terjual ( Roya Partia ).
1\kta
Tahah,
,,,adya untuk di catat pada Suku Tanah dan Sertiflkat Tanah
y~mgbersangkutan.
. .
Sertifikat hipotik yang terdiri dari salinan buku tanah hipotik dan salinan
~kta
pejabat pembuat Akta
Tana~dan telah didaftarkan
ke~da·KantorAgraria
~ .
Y.,Jbupaten
IKotamad.va, mernrunyai kekuatan e.!<sekutorial dan dapat dil aksanakar
·;r~1.'cl(}ai
keputusan pengadilan.
Eksekusi ... .
·Eksekusi hipatik atau fidusia dapat dilaksanakan di bawah tangan atas ke- sepakatan pemberi dan pemegang hipotik ata~ fidusia, j~ka dengan cara di- bawah tangan itu akan diperoleh harga tertinggi yang menguntungkan semua
pihak. -
r
Pelaksanaan penyerahan itu baru dapat dilakukan setelah lewat l(satu) bulan sejak dimuatnY-& pengumuman mengenai hal tersebut dalam 2(dua) Surat Kabar setempat a tau yang beredar di daerah tersebut! tarrpa ada pihak yang rnenyatakan keoeratan.
.
.... ~SAUDARA PIMPINAN DAN SIOANG DEWAN YANG TERHORMAT,
,
..Untul< rnenjamin. keselamatan bangunan, keamanan serta ketertioan hunian serta plhak sekitarnya, maka satuan rumah susun baru
~pat ~ ihuni
setelahmendapat ijin ke1ayakan untuk dihuni dari Pemerintah Daerah yang bersang- kutan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penghunrt satuan rurnah susun ti dak dapat menghindarkan
- a;
r ri a tau melepas -kan kebutuhannya untuk menggunakan bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama, karena kesernuanya n'Erupakan kebutuhan fungs-iona~ yang saling me-
lengkapi dal am pemanfaatannya.
Bagian-bagian yang merupakan rni1ik perorangan dikelola sendiri oleh pe-
milil<
satuan, sedangkan milik bersarna harus d~gunakan dan dikelola secara--
-~ /,bersama. __ .--- - 1 1
Mengingat bagi an-bagi an dari rumah susun, benda-benda dan tanah bersama te-rsebut menyan ... g~ut-kepenti ngan dan kehi dupan orang banyak,..-sudah barang tentu pengaturan penggunaan dan pengelolaannya tidak dapat tinbul dengan
. . . I
~ndiriny_a, melainkan harus dilakukan oleh suatu P!.!!impunan_P.enghun~
yang diberi wewenang dan tanggung jawab.
dan Anggaran Rumah Tangga. Perhirnpunan Penghuni rnempur'lyai wewenang menge- l ala dan memelihara ruma.h susun beserta lingkungannya. dan· menetapkan per- aturan-peraturan mengenai tata tertib penghunian.
Kesemua wewenang yang dimi liki Perhimpunan Penghuni ini dijalankan dalam rangka memenuhi tanggung jawab kepada para pemilik
c.tas
terlaksananya ke- amanan serta ketertiban kehidupan dalam rumah susun. Perhimpunan Penghuni dalam kedudukannya sebagai Badan Hukum dapat bertindak keluar dan kedalamatas
namapemilik.
Perhi r!lpunan
...
Perhimpunan Penghuni dapat ll'embentuk atau menunjuk Badan Pengelola yang bertu gas untuk menyel enggarakan pen gel ol aan yang mel i puti pengawae.an terhad~p pen.9..
gunaan bagian bersama, benda bersama, tanah bersama, dan pemeliharaan serta
~
r-
perbaikannya.
7 '
Dana yang dipergunakan untuk rnenbiayai pengelolaan-aan pemeliharaan rumah sust diperoleh dari pungutan iuran dari para p&nghuninya secara proporsiocal.
l
SAUOARA PIMPIN AN DAN SIDANG DEWAN YANG TERHORMAl ,
I ,
. ~·
Sebagaimana kami urai kan diatas, bahwa Undang-Undang ini adal ah mengatur suatt sis tern pemil ikan yang mel iputi pemil ikan indi~idual tet·pisah atas satuan rumat susun meliputi juga pEmilikan bersama atas badi?n:..bagia~·, benda-benda, dan pe·
mijl
~kan
beFSama atas tanah di mana bangunan rJmahSUS~Ii
berdir1i , trerupakan ke·satuan hukum yang secara fungsional tidak dapat dipisahk,n.
~
( .
Si stem pemi ~ i kan bersama tersebut dapat di perl akukan juga pagi ban gun an gedun~
bertingkat lairmya yang dipergunakan untuk keperluan bukin hunian,
-
misalnya - pertokoan, p,erkantoran, perindustrian, dan di bidang usaha Re 1 Estate lainnyi dengan penyesuaian seperlunya.Mengingat pem~nfaatan yang begitu luas dan dapat mentakup pe;kernbangan kepen tingan rakyat di masa datang, maka diadakanlah suatu klausula berupa konstruk·
s i hukum . sebagai dimaksud ,...-' pa:-da pasa
2"
dar>i Rancangan Undang-Undang . ini, yan! . roongatur bahwa : .. Ketentuan da1am Unaang-Undang ini bel"laku secara mutatis~ .
tnutand-is terhadap l::iangunan gedung bertingkat lainnya
yang
digunakan untuk ke ·per'lua:n 1
a
in .. .. .
~- -- , -
/
Kons truks i hukum :Yang
ai
rumuskan da 1 am pas a 1 23 tel'!Seb_ut berar.ti secara hukum ---·sel.uruh'-kete tuan Undang-Undang Rumah Susun ini berlal<u dan-d"iahdikan bagi kekebutuhann.Y.a.
Dcngan
adanya
~ndang-tlndang ini ma a Rumah Susun yan sudah da pat mulai dijual kepada yang membutuhkan, di samping itu· para penye1enggara pcmbangunan ( developer ) yang mel aksanakan pembangunan Rumah Susun sudah dap .·ncrnanfaatkan Lent>~ga hipotik· sehit'lgga investasi yang besar dapat ditanamkan d n9c1n jaminan kembali secara cepat karena pemir.a.t satuan rumah susun/ pertokoa pcrkantoran. perindustrian semakin lama semakin berkembang, dan yang penting .sdalah pemilikan perorangan atas satuan rumah susun sebagai nunian ataupun bu k.1n untuk hunian dapat terjamin.
Akh
i rnya ...•I
I
J~ '·
~
Akhirnya marilah kita memanjatkan doa kehadirat Tuhan Yang fvfaha Esa, semo- ga Dewan dapat mene laah dan mengkaj i Rancang an Undang-Undang ini dengan
lancar dan dalam waktu yang rel at if singk,at tanpa halangan s.esuatu apapun, serta mencapai kesepakatan ·menjadikan
Ra~c~ng an Undan~-Urldang
ini sebagai Undang_-Lindang,d'emi
kepentingan Negara , Bangs a dan Rakyat Indonesia.Demikianlah penjelasan Pemerintah dan atas perhatian Dewan kami ucapkan te rima kas ih.
1985.