• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

7

BAB III

PELAKSANAAN KERJA MAGANG

3.1. Kedudukan dan Koordinasi

Berikut ini merupakan penjelasan mengenai kedudukan dan koordinasi penulis selama melakukan praktik kerja magang di perusahaan Game4Change.

1. Kedudukan

Selama melakukan praktik kerja magang, penulis ditempatkan sebagai Content designer, bagian dari Departemen Pemasaran, dibawah bimbingan

Ryan Sucipto selaku Direktur Utama Game4Change. Dalam menjadi Content Designer, penulis bertanggung jawab dalam memvisualkan

konten yang dibutuhkan oleh Game4Change seperti unggahan di Instagram, template dan keperluan kampanye yang akan dilakukan oleh Game4Change.

2. Koordinasi

Penulis mendapatkan brief konten melalui Content Planning dalam

Google Spreadsheet yang sudah disiapkan oleh tim content writer dan di

periksa oleh Direktur Utama. setelah menerima brief, penulis memeriksa

ulang untuk memahami isi konten, jika menemukan bagian yang dirasa

kurang cocok, penulis akan mendiskusikan hal tersebut dengan Direktur

Utama atau tim Content Writer. Setelah selesai mendesain, penulis

mengunggah desain ke Google Drive untuk di periksa oleh Direktur utama

(2)

8 dan diberi revisi. Setelah lolos tahap revisi, desain disimpan dan dijadwalkan oleh operasional untuk jadwal unggahnya.

Gambar 3.1.1 Flow Kerja

3.2. Tugas yang Dilakukan

Berikut ini merupakan rincian pekerjaan yang dilakukan oleh penulis selama melakukan praktik kerja magang

Tabel 3.2.1 Detail Pekerjaan Selama Magang

No Minggu Proyek Keterangan

1

1

Konten Instagram Game4Change

Mendesain 4 Post Microblog 2

Kampanye "Merdeka Dari Sampah"

Perancangan awal logo

“Merdeka Dari Sampah”

3 2

Mendesain logo

“Merdeka dari Sampah”

dan Layout

announcement Live 4 3 Konten Instagram

Game4Change

Mendesain 5 Post

Microblog 1 post

infografik.

(3)

9 5 4 Konten Instagram

Game4Change

Mendesain 9 Trivia, 2 Microblog dan redesign cover microblog lama 6 5 Konten Instagram

Game4Change

Mendesain 8 Microblog dan 10 Trivia

7 6 Konten Instagram Game4Change

Mendesain 5 Microblog dan 11 Trivia

8 7 Konten Instagram Game4Change

Mendesain 9 Microblog dan 2 Trivia

9 8 Konten Instagram

Game4Change Mendesain 8 Microblog

10 9 Konten Instagram Game4Change

Mendesain 9 Microblog dan 1 Trivia

11 10 Konten Instagram Game4Change

Mendesain 6 Microblog dan 4 Infografis

12 11 Konten Instagram Game4Change

Mendesain 1 Microblog, 1 Trivia dan 3 Infografis 13 12 Konten Instagram

Game4Change

Mendesain 3 Infografis, 5 Trivia dan 1 Microblog 14 13 Konten Instagram

Game4Change

Mendesain 5 Microblog dan 1 Infografis

3.3. Uraian Pelaksanaan Kerja Magang

Berikut ini adalah penjelasan secara umum mengenai pekerjaan yang dilakukan penulis selama praktik kerja magang berlangsung

3.3.1. Proses Pelaksanaan

Dalam merancang desain post, Game4Change memiliki ketentuan tertentu seperti menggunakan typeface Dosis, mencantumkan logo, emblem, ukuran headline sebesar 128px dan copy sebesar 60px atau menyesuaikan dengan ruang desain.

Visual dari konten yang didesain memiliki 3 elemen yang perlu di perhatikan

(4)

10 yaitu Headline, key visual dan copy. Penulis perlu menyesiakan ketiga elemen tersebut agar memiliki hirarki yang sesuai.

1. Desain logo dan template post Merdeka dari Sampah

Merdeka dari Sampah merupakan kampanye yang dilakukan oleh Game4Change dalam rangka menyambut HUT RI ke 75. Penulis diminta untuk merancang logo kampanye dan juga template layout untuk unggahan media sosial. Dalam merancang logo penulis memulai proses desain dengan melakukan riset terlebih dahulu. Referensi ini akan digunakan penulis sebagai acuan dalam mendesain logo tersebut.

Gambar 3.3.1 Referensi Logo

Dari referensi tersebut didapati bahwa logo yang akan dibuat

berupa emblem dengan dominasi warna merah & putih. Kemudian penulis

(5)

11 merancang palet warna yang akan digunakan dalam logo. Warna yang digunakan diambil dari warna bendera Indonesia namun tetap menggambarkan kesan “sampah”.

Gambar 3.3.2 Alternatif Warna 1

Warna kuning (fe9e2c) yang penulis gunakan diambil dari warna karakter Wilah! (produk dari Game4Change) namun setelah melakukan asistensi desain, warna tersebut tidak digunakan karena mengurangi kepaduan warna dan desain. Setelah mendapatkan warna, penulis mencari alternatif font yang akan digunakan dalam merancang tipografi pada logo.

Gambar 3.3.3 Alternatif Tipografi 1

(6)

12 Dari banyaknya alternatif font yang digunakan, penulis mengkerucutkan font yang digunakan agar proses alternatif desain logo dapat dilakukan lebih mudah. Berikut ini adalah font yang digunakan.

Gambar 3.3.4 Alternatif Tipografi 2

Setelah melakukan alternatif desain logo, penulsi merasa logo hanya cocok dengan 1 jenis font, maka dari itu penulis memilih font Permanent Marker sebagai font tipografi dalam logo Merdeka dari Sampah. Setelah menentukan aset aset tersebut, penulis mulai merancang alternatif desain logo Merdeka dari Sampah. Dalam tahap awal perancangan desain logo, penulis menggunakan karakter-karakter Wilah!

dalam desain. Karakter yang digunakan melambangkan 3 jenis sampah yang ada di dalam permainan Wilah! yaitu plastik, organik dan kertas.

Berikut ini merupakan hasil sketsa digital dan ekspolrasi desain logo.

(7)

13

Gambar 3.3.5 Sketsa digital dan ekplorasi logo

Gambar 3.3.6 Alternatif Logo 1

Dari sketsa digital dan eksplorasi yang sudah dibuat penulis

diminta untuk memilih untuk dikembangkan dan dipilihlah 11 alternatif

logo. Namun dari 11 logo tersebut tersebut penulis diberi masukan oleh

(8)

14 direktur utama untuk menggunakan karakter Wilah! hanya sebagai siluet agar logo lebih fokus kepada nama kampanye. Penulis kemudian membuat lagi alternatif desain sesuai dengan kemauan direktur utama.

Gambar 3.3.7 Alternatif Logo 2

Dari alternatif tersebut dipilihlah logo final Merdeka dari Sampah oleh direksi. Berikut ini adalah logo final Merdeka dari Sampah.

Gambar 3.3.8 Logo Final Merdeka dari Sampah

(9)

15 Setelah merancang logo penulis diminta untuk merancang desain template untuk unggahan pengumuman Instagram live. Setelah mendapat

brief tersebut, penulis diminta untuk mengambil referensi dari desain pengumuman live Game4Change sebelumnya.

Gambar 3.3.9 Referensi desain pengumuman live (Game4Change)

Referensi ini dikembangkan lagi dengan memberi sentuhan hari kemerdekaan Indonesia dan mencantumkan logo Merdeka dari Sampah.

Penulis memulai dengan membuat alternatif desain untuk template post.

(10)

16

Gambar 3.3.10 Alternatif Template Live 1

Setelah melakukan asistensi dengan direktur utama, penulis diminta untuk membuat layout dan desain yang lebih berani dengan warna merah putih bendera Indonesia. Berikut ini merupakan alternatif layout yang kedua.

Gambar 3.3.11 Alternatif Template Live 2

(11)

17 Dari alternatif tersebut dipilihlah layout final untuk pengumuman live di Instagram Game4Change selama masa kampanye Merdeka dari Sampah.

Gambar 3.3.12 Template Live Final

Latar yang digunakan merupakan tekstur kain seperti bendera yang

diberi warna merah di atas dan bergradasi putih ke bawah. Foto

narasumber diberi clipping mask lingkaran. Ukuran headline yang

digunakan sebesar 128pt menggunakan typeface Dosis ExtraBold

sedangkan subheadline sebesar 48pt menggunakan typeface Dosis

(12)

18 Medium. Copy diletakan didepan kotak merah, menggunakan typeface Dosis Light berukuran 38pt dan untuk keterangan tanggal dan waktu live menggunakan typeface Avernir Roman berukuran 24pt.

Gambar 3.3.13 Detail template post live

2. Desain konten trivia Game4Change

Penulis diberi tanggung jawab oleh direktur utama untuk membuat desain

untuk konten baru dalam Game4Change. Konten trivia ditujukan untuk

meningkatkan engagement dari akun Instagram Game4Change. Penulis

menggunakan pengaturan rata tengah untuk membedakan visual dengan

(13)

19 jenis post microblog yang sering dibuat oleh Game4Change. Desain dibuat berukuran 1350px banding 1080px namun keseluruhan desain dikerjakan mengikuti visual guideline Game4Change. Copy dalam konten trivia berisikan informasi yang bersifat pengetahuan baru bagi audiens. Untuk menentukan sistem desain dalam konten trivia ini penulis mencari referensi layout terlebih dahulu.

Gambar 3.3.14 Referensi layout (https://www.instagram.com/explore/tags/trivia/)

Dari referensi tersebut, didapatkan bahwa sebuah konten trivia

memiliki 3 komponen utama yaitu headline, gambar dan copy. Copy yang

digunakan menggunakan pengaturan rata tengah sehingga keseluruhan

desain menggunakan peletakan yang centered. Peletakan logo untuk

konten trivia diletakan di tengah batas atas safe square size yang sudah di

tetapkan oleh Game4Change. Berikut ini merupakan salah satu konten

(14)

20 trivia yang pernah penulis kerjakan selama melakukan praktik kerja magang di Game4Change.

Gambar 3.3.15 Layout Post Trivia

Dalam mendesain konten trivia penulis menentukan urutan

penempatan aset yaitu logo, headline, visual, copy dan emblem

game4change. Ukuran headline yang digunakan adalah 128pt dan untuk

ukuran copy adalah 60pt namun disesuaikan dengan banyaknya copy. Jika

copy terlalu banyak dan memakan banyak ruangan, ukuran copy dapat

dikecilkan sehingga perbandingan ukuran copy dan visual menjadi

(15)

21 sebanding. Aset visual seperti ilustrasi yang digunakan diambil dari situs freepik.com.

Gambar 3.3.16 Post Trivia

Terkadang terdapat visual yang lebih menarik untuk dianimasikan visual

nya seperti menggunakan video atau menggunakan motion graphic. Jika

diperlukan, penulis mengkomunikasikan hal tersebut dengan motion graphic

artist intern dan menyiapkan aset-aset yang dibutuhkan. Penulis bertanggung

jawab atas memberi arahan kepada graphic designer intern akan animasi

seperti apa yang ingin dicapai. Berikut ini screenshot dari animasi post trivia.

(16)

22

Gambar 3.3.17 Animasi post trivia

3. Desain konten infografis Game4Change

Konten infografis dirancang dengan ukuran kanvas 1080px banding

1080px atau 1350px banding 1080px mengikuti square safe size seperti

visual guideline Game4Change. Pemilihan ukuran kanvas disesuaikan

(17)

23 dengan banyaknya visual atau poin-poin yang disampaikan. Seperti konten trivia, Konten infografis berisikan informasi yang sifatnya informatif dan trivial, namun dikemas kedalam poin-poin utama.

Saat diberi pekerjaan infografis pertama kali, penulis diberi referensi desain oleh direksi yaitu infografis dari akun Instagram parentalk.id sebagai acuan desain konten infografis. Berikut ini referensi desain yang saya dapat dari akun tersebut.

Gambar 3.3.18 Referensi Desain (Instagram.com/parentalk.id)

Dari referensi tersebut penulis memahami bahwa dalam mendesain

konten infografis lebih mengutamakan poin-poin yang disampaikan

dibanding visual. Visual yang digunakan dapat berupa ilustrasi atau

(18)

24 fotografi yang diberi masking sehingga tidak mengalahkan hirarki visual poin-poin yang disampailkan. Setelah menganalisa referensi terbeut penulos mulai mendesain konten infografis. Dalam contoh yang dibahas penulis menjelaskan konten infografis dengan ukuran 1:1.

Gambar 3.3.19 Detail post infografis

Ukuran headline yang digunakan dalam desain ini berukuran 72pt.

penulis tidak memaksakan menggunakan ukuran headline 128pt seperti visual guideline Game4Change dikarenakan keterbatasan ruang desain.

Background meggunakan warna biru dari logo Game4Change yang diberi

efek tekstur agar tidak terasa kosong. Setiap poin diberi box tersendiri

untuk meningkatkan keterbacaan copy. Tiap box diberi efek drop shadow

(19)

25 untuk memberi dimensi pada gambar. Tiap copy diletakan mengelilingi objek gambar dan diberi panah untuk menunjukan bahwa poin-poin tersebut berasal dari objek tersebut. pesan utama setiap poin diberi efek bold agar mempermudah audiens menyerap pesan utama dari setiap poin.

Gambar yang digunakan diberi clipping mask seperti referensi yang diberi dan efek drop shadow untuk memberi dimensi pada gambar. Berikut ini aplikasi desain pada Instagram Game4Change.

Gambar 3.3.20 Aplikasi desain pada Instagram Game4Change

(20)

26 3.3.2. Kendala yang Ditemukan

Selama melakukan kerja magang, sering kali penulis merasa konten brief yang diberikan kurang padu sehingga perlu mengkonsultasikan konten tersebut kepada tim content writer atau direktur utama. Hal tersebut menghambat alur kerja penulis dan menghabiskan waktu. Dalam minggu minggu awal bekerja, beban pekerjaan yang diberikan dirasa terlalu banyak sehingga penulis merasa burn out dan mengalami creative block.

3.3.3. Solusi Atas Kendala yang Ditemukan

Terkadang penulis merevisi isi konten tersebut agar penyampaian cerita konten

lebih padu agar memaksimalkan efisiensi waktu. Penulis melakukan hal tersebut

sesuai dengan izin direktur utama. Dalam menghadapi burnout dan creative block,

penulis menceritakan keluh kesahnya dan kepada direktur utama melalui pulse

checking yang dilakukan oleh direktur utama setiap bulannya. Kami membuat

kesepakatan mengenai beban pekerjaan yang dikerjakan penulis setiap

minggunya.

Referensi

Dokumen terkait

Setelah membuat sketsa desain awal dan beberapa sketsa desain alternatif, desainer akan melakukan proses asistensi guna mengkonsultasikan beberapa aspek yang harus

Mengingat saat jadwal survey masih dalam keadaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) karena saat itu dalam keadaan pandemi Corona, sehingga membuat pemerintah

Qilabah al-Jarmi al-Bashri). - Diantara guru beliau yaitu: ‘Aisyah, Anas bin Malik, Malik bin Khuwairats, Abi Hurairah, Hisyam bin ‘Amir, Mu’awiyah.. - Diantara murid

Selama melakukan praktik kerja magang di Kanoo Studio, penulis dipercayakan untuk mengerjakan berbagai tugas, tugas utama yang dilakukan oleh penulis adalah segala tugas

Kebutuhan Pengguna dalam program perpustakaan SMK Karya Mandiri terdapat tiga pengguna yang dapat saling berinteraksi dalam lingkungan sistem, yaitu: Pengguna,

Saat melakukan pelaksanaan kerja magang ini, penulis dan pihak perusahaan sudah membuat kesepakatan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, dimana waktu kerja magang akan

Perkembangan nilai PDRB pada tahun 2008 sampai dengan 2009 sebagian besar menunjukkan peningkatan atau rata-rata meningkat setiap tahunnya, untuk nilai PDRB Atas Dasar Harga Berlaku

Apakah dengan citra merek global pada suatu merek produk tertentu, dan adanya positive word of mouth tentang produk, serta pengaruh persepsi kualitas dari negara