• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN MINGGU XXIII PENGAMATAN PENYAKIT INFEKSI EMERGING Tanggal 12 Juni 2017 pukul WIB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN MINGGU XXIII PENGAMATAN PENYAKIT INFEKSI EMERGING Tanggal 12 Juni 2017 pukul WIB"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN MINGGU XXIII PENGAMATAN PENYAKIT INFEKSI EMERGING Tanggal 12 Juni 2017 pukul 10.00 WIB

I. Poliomielitis A. Situasi Global

• Total kasus kumulatif di tahun 2017 sebanyak 11 kasus yaitu 2 (dua) kasus WPV1 di Pakistan, 3 (tiga) kasus WPV1 di Afganistan dan 4 (empat) kasus cVDPV2 di Democratic Republic of the Congo (DRC), dan 2 (dua) kasus cVDPV2 di Syrian Arab Republic.

• Jumlah kumulatif kasus polio (WPV1, cVDPV1, dan cVDPV2 ) tahun 2016 hingga tahun 2017 sebanyak 53 kasus dengan rincian sebagai berikut :

• Kasus polio di negara endemis sebanyak 44 kasus, dengan rincian jenis WPV1 sebanyak 42 kasus (Pakistan 22 kasus, Afganistan 16 kasus, Nigeria 4 kasus) dan kasus cVDPV2 sebanyak 2 kasus (Pakistan 1 kasus, Nigeria 1 kasus). Adapun kasus polio di negara non endemis sebanyak 9 kasus, dengan rincian jenis cVDPV1 sebanyak 3 kasus (Lao People’s Democratic Republik), jenis cVDPV2 sebanyak 6 kasus (DRC 4 kasus dan Syrian Arab Republic 2 kasus).

(sumber: http://polioeradication.org/polio-today/polio-now/this-week/ per tanggal 7 Juni 2017)

B. Situasi di Indonesia Kasus konfirmasi nihil C. Informasi minggu ini

- Pakistan melaporkan 4 sampel baru positif virus polio (WPV1) di lingkungan.

- Suriah melaporkan wabah polio virus tipe cVDPV2 dengan 2 kasus konfirmasi cVDPV2 yang diisolasi dari kasus kelumpuhan akut (AFP), dan 1 kontak dari kasus sudah diisolasi.

II. Penyakit Virus Zika A. Situasi global

1. Sejak 1 Januari tahun 2007 hingga 10 Maret 2017 telah terjadi transmisi virus Zika di 148 negara yang dibedakan menurut 4 klasifikasi, yaitu Negara yang baru mengalami atau mengalami kembali dan sedang terjadi transmisi (61 negara), Negara dengan bukti sirkulasi virus sebelum 2015 atau area yang sedang terjadi transmisi tapi tidak ada fase penularan baru atau penularan kembali, tetapi tidak ada bukti selesainya (18 negara), Negara yang telah selesai mengalami penularan dan ada potensi penularan pada masa yang akan datang (5 negara), dan Negara yang terdapat vektor yang berkompeten untuk terjadi penularan tapi tidak diketahui dokumentasi penularan sebelumnya dan sekarang (64 negara).

Jumlah negara yang melaporkan kasus mikrosefali akibat virus Zika sebanyak 31 negara. Jumlah negara yang melaporkan kasus GBS yang

(2)

berhubungan dengan infeksi virus Zika dan terkonfirmasi secara laboratorium sebanyak 23 negara. (Update data WHO tanggal 10 Maret 2017).

2. Klasifikasi negara yang melaporkan penularan virus zika :

a. Negara yang baru mengalami atau mengalami kembali dan sedang terjadi transmisi sebanyak 61 negara (Cabo Verde, Guinea- Bissau, Anguila, Argentina, Aruba, Barbados, Belize, Brazil, Bolivia (Plurinational State of), BONAIRE – Netherlands, Colombia, Costa Rica, Cuba, Curaçao, Dominica, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, French Guiana, Grenada, Guadeloupe, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Jamaica, Martinique, Mexico, Nicaragua, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Lucia, Saint Martin, Saint Vincent and the Grenadines, Saint Maarten, Suriname, Trinidad & Tobago, United States Virgin Islands, Venezuela (Bolivarian Republic of),Maldives, American Samoa, Fiji, Marshall Islands, Samoa, Tonga, Peru, Saint Barthelemy, Antigua and Barbuda; dan Turks and Caicos (United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland) United State of America (USA), The Cayman Islands Bahamas, Singapore, British Virgin Islands, Saint Kitts and Nevis, Montserrat dan Palau, Maldives, Papua New Guinea, Solomon Islands.

b. Negara dengan bukti sirkulasi virus sebelum 2015 atau area yang sedang terjadi transmisi tapi tidak ada fase penularan baru atau penularan kembali, tetapi tidak ada bukti selesainya yaitu 18 Negara (Burkina Faso, Burundi, Cameroon, Central African Republic, Côte d’Ivoire, Gabon, Nigeria, Senegal, Uganda, Haiti, Indonesia, Thailand, Bangladesh, Kamboja, Laos (Lao P.D.R), Malaysia, Pilipina, Vietnam.

c. Negara yang telah selesai mengalami penularan dan ada potensi penularan pada masa yang akan datang 5 Negara (ISLA DE PASCUA – Chile, Cook Islands; French Polynesia; New Caledonia; Vanuatu).

d. Negara yang terdapat vektor yang berkompeten untuk terjadi penularan tapi tidak diketahui dokumentasi penularan sebelumnya dan sekarang 64 negara (Benin, Botswana, Chad, Comoros, Congo, Democratic Republic of the Congo, Equatorial Guinea, Eritrea, Ethiopia, Gambia, Ghana, Guinea, Kenya, Liberia, Madagascar, Malawi, Mali, Mauritius, Mayotte, Mozambique, Namibia, Niger, Réunion, Rwanda, Sao Tome and Principe, Seychelles, Sierra Leone, South Africa, South Sudan, Togo, United Republic of Tanzania, Zambia, Zimbabwe, Uruguay, Djibouti, Egypt, Oman, Pakistan, Saudi Arabia, Somalia, Sudan, Yemen, Georgia, Região Autónoma da Madeira – Portugal, Russian Federation,Turkey, Australia, Brunei Darussalam, China, Christmas Island, Guam, Kiribati, Nauru, Niue, Northern Mariana Islands (Commonwealth of the), Tokelau, Tuvalu, Wallis dan Futun, Bhutan, India, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, dan Timor-Leste.

B. Situasi di Indonesia

1. Kasus konfirmasi virus zika

(3)

Kasus Kumulatif konfimasi Virus Zika di Indonesia sejak tahun 2013 sampai tanggal 13 Januari 2017 sebanyak 2 kasus (satu kasus positif di Jambi tahun 2013 yang dilaporkan oleh lembaga Eijkman dan satu kasus positif WN Indonesia yang dideteksi di China Taipei Juni tahun 2016).

Kasus konfirmasi pada minggu ini : nihil 2. Kasus terduga virus zika

Kasus kumulatif sampai dengan tahun 2017, 13 kasus dengan 13 kasus hasil laboratorium negatif Virus Zika.

Kasus terduga pada minggu ini : nihil C. Informasi Minggu ini

- Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura mengumumkan bahwa 2 (dua) kasus baru Zika yang dikirim secara lokal telah dikonfirmasi di Parry Avenue di kawasan Serangoon Garden. Menurut laporan, kedua kasus tersebut adalah warga di sekitarnya (NEA Singapore, 10 Juni 2017).

III. MERS

A. Situasi global

Kumulatif kasus MERS sejak tahun 2012 sampai 5 Juni 2017 sebanyak 1.980 kasus dengan 699 kasus kematian (Update data WHO 1 Juni 2017).

Negara yang melaporkan kasus MERS pada tahun 2017 adalah Saudi Arabia (109 kasus/ 40 kematian), Qatar (2 kasus/ 0 kematian), dan Uni Emirat Arab (4 kasus/ 1 kematian).

B. Situasi di Indonesia 1. Kasus konfirmasi

Kumulatif kasus sejak tahun 2013 sebanyak 2 orang.

2. Kasus terduga MERS

Kumulatif kasus sejak tahun 2013 sampai 12 Juni 2017 sebanyak 455 kasus dengan rincian 451 kasus negatif MERS, 1 kasus masih dalam pemeriksaan laboratorium dan 3 kasus tidak dapat diambil spesimen.

3. Kasus pada minggu ini : - Kasus konfirmasi nihil C. Informasi Global minggu ini

-

(4)

IV. Flu Burung A(H5N1, H5N6, H7N9), H9N2 A. H5N1

a. Situasi global

Kumulatif kasus Influenza A(H5N1) sejak tahun 2003 sampai 2017 sebanyak 859 kasus dengan 453 kasus kematian, CFR 52,73% (Data Monthly Risk WHO tanggal 16 Mei 2017).

Negara yang melaporkan kasus Influenza A (H5N1) pada tahun 2017 yaitu Mesir (3 Kasus dengan 1 Kematian )

b. Situasi di Indonesia

• Kasus konfirmasi :

Kumulatif kasus A(H5N1) sejak tahun 2005 sampai tahun 2015 sebanyak 199 kasus dengan 167 kematian (CFR 83,9%.)

• Kasus pada minggu ini nihil

• Informasi minggu ini A(H5N1) -

2. H5N6

a. Situasi global

Kumulatif kasus A(H5N6) sejak tahun 2013 sampai 7 Desember 2016 sebanyak 17 kasus dengan 6 kematian(CFR 35,29%) di negara China dengan (Data WHO tanggal 7 Desember 2016).

b. Situasi di Indonesia

• Kasus konfirmasi :

Kumulatif kasus A(H5N6) sejak tahun 2013 sampai dengan tanggal 12 Juni 2017 adalah nihil.

• Kasus pada minggu ini nihil

c. Informasi minggu ini : -

3. H7N9

a. Situasi global

Kumulatif kasus flu burung A(H7N9) sejak tahun 2013 sampai 7 Juni 2017 sebanyak 1.512 kasus dengan 573 kematian (Event Information WHO, 7 Juni 2017). Kumulatif kasus H7N9 sebanyak 118 kasus yang dilaporkan tahun 2017 di China.

b. Situasi di Indonesia

• Kasus konfirmasi

Kumulatif kasus sejak tahun 2013 sampai saat ini adalah nihil.

(5)

• Kasus pada minggu ini nihil.

c. Informasi minggu ini :

- Pada 19 Mei 2017, NHFPC menotifikasi adanya 17 kasus konfirmasi tambahan A(H7N9) dengan 2 kematian di China yaitu Anhui (1), Beijing (1), Chongqing (1), Hebei (6), Hunan (1), Jiangsu (1), Shaanxi (1), Shanxi (1), Shandong (2). Sichuan (1), dan Zhejiang (1). (Event Information WHO, 7 Juni 2017).

- Pada 26 Mei 2017, NHFPC menotifikasi adanya 9 kasus konfirmasi tambahan A(H7N9) di China yaitu Beijing(1), Hebei(1), Jiangsu(1), Shanxi(1), Shandong (1), Sinchuan(3), dan Zheijiang(1).

4. H9N2

Pada 11 May 2017. NHFPC Cina melaporkan 1 (satu) kasus infeksi pada manusia Virus AI (H9N2). (Update WHO 5 April 2017). Kumulatif kasus flu burung A(H7N9) pada tahun 2017 sebanyak 2 kasus (WHO Event Update 19 Mei 2017).

V. Demam Kuning A. Situasi Global

Pada awal Desember 2016 Kementerian Kesehatan Brazil melaporkan kejadian luar biasa Demam Kuning yang berawal dari negara bagian Minas Gerais (MG) kemudian menyebar ke 5 negara bagian lainnya (Total 6 negara bagian minggu ini; Minas Gerais, Bahia, Espirito Santo, Rio Grande do Norte, Sao Paulo, Tocantins). Tercatat dari 1 Desember 2016 sampai dengan 18 Mei 2017 sebanyak 3.192 kasus (758 konfirmasi, 1812 discard dan 622 suspek) dengan 426 kematian (264 konfirmasi, 120 discard, 42 suspek) dengan CFR 33.56% dari kasus konfirmasi (Update PAHO WHO, 24 Mei 2017).

B. Situasi di Indonesia 1. Kasus konfirmasi

Kumulatif kasus sejak tahun 2013 sampai dengan tanggal 21 Mei 2017 adalah nihil.

2. Kasus terduga pada minggu ini nihil C. Informasi minggu ini

-

VI. Ebola

A. Situasi Global

Kumulatif kasus Ebola di DRC per tanggal 8 Juni 2017 sebanyak 8 kasus dengan rincian (5 kasus konfirm dan 3 kasus probable) dengan 4 kematian (CFR 50%).

Seluruh kasus tersebut dilaporkan dari wilayah (Nambwa dan Ngayi) Likati, Provinsi Bas Uele, DRC. (External Situation Report WHO, 8 Juni 2017)

B. Situasi di Indonesia 1. Kasus konfirmasi

(6)

Kasus konfirmasi sampai saat ini adalah nihil.

2. Kasus terduga pada minggu ini nihil C. Informasi minggu ini

- 3 (tiga) tambahan kasus konfirm Ebola yaitu 2 (dua) kasus dikonfirmasi tanggal 2 Juni 2017 dengan onset pada 24 April 2017 dan 11 Mei 2017 dan 1 (satu) kasus dikonfirmasi tanggal 5 Juni 2017 dengan onset pada 29 April 2017).

Terima kasih Salam,

Direktorat SKK

Referensi

Dokumen terkait

- Pada tanggal 1 Desember 2016, United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland untuk pertama kalinya melaporkan satu kasus penularan virus Zika melalui

Kasus Kumulatif konfimasi Virus Zika di Indonesia sejak tahun 2013 sampai tanggal 13 Januari 2017 sebanyak 2 kasus (satu kasus positif di Jambi tahun 2013 yang dilaporkan

Kumulatif kasus konfimasi Virus Zika sejak tahun 2013 di Indonesia sebanyak 2 kasus (satu kasus positif di Jambi tahun 2013 yang dilaporkan oleh lembaga Eijkman dan

Kasus Kumulatif konfimasi Virus Zika di Indonesia sejak tahun 2013 sampai tanggal 3 November 2016 sebanyak 2 kasus (satu kasus positif di Jambi tahun 2013