• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN MINGGU XLIV PENGAMATAN PENYAKIT INFEKSI EMERGING Tanggal 7 November 2016 pukul WIB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN MINGGU XLIV PENGAMATAN PENYAKIT INFEKSI EMERGING Tanggal 7 November 2016 pukul WIB"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN MINGGU XLIV PENGAMATAN PENYAKIT INFEKSI EMERGING Tanggal 7 November 2016 pukul 10.00 WIB

I. Poliomielitis A. Situasi Global

Jumlah kumulatif kasus polio (WPV1 dan cVDPV1) sebanyak 31 kasus .

 Kasus polio di negara endemis sebanyak 28 kasus, dengan rincian jenis WPV1 sebanyak 28 kasus (Pakistan 15 kasus, Afganistan 9 kasus, Nigeria 4 kasus). Adapun kasus polio di Negara non endemis sebanyak 3 kasus, dengan rincian jenis cVDPV1 sebanyak 3 kasus (Lao People’s Democratic Republik).

(sumber: http://polioeradication.org/polio-today/polio-now/this-week/ per tanggal 2 November 2016)

B. Situasi di Indonesia Kasus konfirmasi nihil

C. Informasi minggu ini

- Sebuah studi lapangan baru yang dilakukan di Sri Lanka telah menyimpulkan bahwa Fractional dose Inactived Polio Vaccine (fiPV) seefektif dosis penuh IPV dalam meningkatkan kekebalan mukosa pada populasi OPV-prima. Pendekatan ini secara signifikan dapat memperbaiki situasi pasokan IPV global yang saat ini terkendala, dengan mengurangi volume IPV dibutuhkan untuk memberikan kekebalan populasi.

- Afghanistan melaporkan 1 kasus WPV1 dari Provinsi Paktika, dalam seminggu terakhir, dengan timbulnya kelumpuhan pada 28 September.

II. Penyakit Virus Zika A. Situasi global

1. Sejak 1 Januari tahun 2007 hingga 3 November 2016 telah terjadi transmisi Virus Zikadi 73 negara melalui vektor dan 12 negara melalui transmisi non- vektor. Transmisi virus zika non vektor yang terjadi melalui hubungan seksual terdapat di negara Argentina, Canada, Chile, Peru, United States of America, France, Germany, Italy, Portugal, Spain, New Zealand dan Netherlands.

(2)

Jumlah kasus mikrosefali akibat Virus Zika sebanyak 2.257 kasus di 26 negara dengan rincian negara yang melaporkan diantaranya Bolivia (3 kasus), Brazil (2079 kasus), Cabo Verde (9 kasus), Canada (1 kasus), Costa Rica (1 kasus), Columbia (54 kasus), Dominican Republic (10 kasus), El Salvador (4 kasus), French Guiana (10 kasus), French Polynesia (8 kasus), Grenada (1), Guatemala (15), Haiti (1 kasus), Honduras (1 kasus), Marshall Islands (1 kasus), Martinique (12 kasus), Panama (5 kasus), Paraguay (2 kasus), Puerto Rico (3 kasus), Slovenia (1 kasus), Spain (2 kasus), Suriname (2 kasus), Thailand (2 kasus), Trinidad dan Tobago (1 kasus), Viet Nam (1 kasus), dan United States of America (28 kasus). Jumlah kasus GBS yang berhubungan dengan infeksi virus Zika dan terkonfirmasi secara laboratorium sebanyak 87 kasus di 19 negara di seluruh regional. (Update data WHO tanggal 3 November 2016).

2. Klasifikasi negara yang melaporkan penularan virus zika :

a. Negara yang mengalami KLB Virus Zika sejak tahun 2015, dan sebelumnya belum pernah ada bukti penularan sebanyak 56 negara (Cabo Verde, Guinea- Bissau, Anguila, Argentina, Aruba, Barbados, Belize, Brazil, Bolivia (Plurinational State of), BONAIRE – Netherlands, Colombia, Costa Rica, Cuba, Curaçao, Dominica, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, French Guiana, Grenada, Guadeloupe, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Jamaica, Martinique, Mexico, Nicaragua, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Lucia, Saint Martin, Saint Vincent and the Grenadines, Saint Maarten, Suriname, Trinidad &

Tobago, United States Virgin Islands, Venezuela (Bolivarian Republic of),Maldives, American Samoa, Fiji, Marshall Islands, Samoa, Tonga, Peru, Saint Barthelemy, Antigua and Barbuda; dan Turks and Caicos (United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland) United State of America (USA), The Cayman Islands Bahamas, Singapore, British Virgin Islands, dan Saint Kitts and Nevis

b. Negara dengan kemungkinan untuk terjadinya transmisi endemik atau yang pernah melaporkan adanya bukti penularan virus Zika pada tahun 2016 yaitu 7 negara (Indonesia, Thailand, Philippines, Viet Nam, Malaysia, Maldives, dan New Caledonia).

(3)

c. Negara yang melaporkan adanya bukti penularan virus Zika sebelum tahun 2015, dengan atau tanpa penularan berkelanjutan. Atau negara yang melaporkan KLB telah berakhir sejak 2015: 10 negara (Gabon, Bangladesh, Cambodia, Cook Islands, French Polynesia, Lao People’s Democratic Republic, Papua New Guinea, Solomon Islands, Vanuatu, dan ISLA DE PASCUA - Chile).

B. Situasi di Indonesia

1. Kasus Konfirmasi Virus Zika

Kasus Kumulatif konfimasi Virus Zika di Indonesia sejak tahun 2013 sampai tanggal 3 November 2016 sebanyak 2 kasus (satu kasus positif di Jambi tahun 2013 yang dilaporkan oleh lembaga Eijkman dan satu kasus positif WN Indonesia yang dideteksi di China Taipei Juni tahun 2016).

Kasus konfirmasi pada minggu ini nihil

2. Kasus Terduga Virus Zika

Kasus kumulatif tahun 2016, 13 kasus dengan 12 kasus hasil laboratorium negatif Virus Zika dan 1 kasus hasil laboratorium masih dalam pemeriksaan.

Kasus terduga pada minggu ini :

- R/31/L/DKI Jakarta/RS Carolus/Hasil masih dalam pemeriksaan/Kondisi Baik. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Singapore Malaysia.

C. Informasi minggu ini

- Bolivia, Trinidad and Tobago, dan Viet Nam melaporkan pertama kali kasus mikrosefali yang berhubungan dengan virus zika.

- Viet Nam merupakan negara kedua di wilayah Asia Tenggara (SEAR) yang melaporkan kasus mikrosefali berhubungan dengan virus zika dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, setelah 2 kasus mikrosefali yang dilaporkan di negara Thailand pada 6 Oktober 2016 di Zika Situation Report.

- Kementerian Kesehatan dan Olahraga Myanmar melaporkan adanya kasus konfirmasi virus zika. Kasus ini masih dalam investigasi apakah terkait kasus lokal atau impor.

(4)

- Guetamala yang sebelumnya pernah melaporkan kasus GBS dengan konfirmasi virus zika, minggu ini melaporkan adanya peningkatan kejadian kasus GBS.

- Total kasus yang dilaporkan Singapore s.d 4 November 2016 sebanyak 442 kasus, tambahan pada minggu ini sebanyak 4 kasus.

III. MERS

A. Situasi global

Kumulatif kasus Mers-CoV sejak tahun 2012 sampai tanggal 7 November 2016 sebanyak 1.826 kasus dengan 649 kasus kematian (update terakhir, Data WHO tanggal 3 November 2016).

Negara yang melaporkan kasus Mers-CoV pada tahun 2016 adalah Saudi Arabia (157 kasus/ 60 kematian), Uni Emirat Arab (3 kasus/ 1 kematian), Bahrain (1 kasus/ 1 kematian), Qatar (3 kasus/ 1 kematian), Oman (1 kasus / 0 kematian), Kuwait (1 kasus/ 0 kematian), dan Austria (1 kasus/0 kematian).

B. Situasi di Indonesia 1. Kasus konfirmasi

Kumulatif kasus sejak tahun 2013 sebanyak 2 orang.

Kasus pada minggu ini nihil.

2. Kasus terduga MERS

Kumulatif kasus sejak tahun 2013 sampai 7 November 2016 sebanyak 430 kasus dengan rincian 427 kasus negatif Mers-CoV dan 3 kasus tidak dapat diambil spesimen.

Kasus minggu ini nihil

C. Informasi minggu ini -

IV. Flu Burung A(H5N1, H5N6, H7N9) A H5N1

A. Situasi global

Kumulatif kasus A(H5N1) sejak tahun 2003 sebanyak 856 kasus dengan 452 kasus kematian, CFR 52,87% (Data Monthly Risk WHO tanggal 3 Oktober 2016)

(5)

Negara yang melaporkan kasus A(H5N1) pada tahun 2016 yaitu Negara Mesir (10 kasus dengan 3 kematian)

B. Situasi di Indonesia Kasus konfirmasi

Kumulatif kasus A(H5N1) sejak tahun 2005 sampai tahun 2015 sebanyak 199 kasus dengan 167 kematian (CFR 83,9%.)

Kasus pada minggu ini nihil

C. Informasi minggu ini A(H5N1) -

H5N6

A. Situasi global

Kumulatif kasus A(H5N6) sejak tahun 2013 sebanyak 15 kasus dengan 6 kematian (CFR 40%) (Data WHO tanggal 19 Juli 2016).

Negara yang melaporkan kasus A(H5N6) pada tahun 2016 adalah negara China dengan 10 kasus dan 3 kematian. [Update data WHO tanggal 19 Juli 2016]

B. Situasi di Indonesia Kasus konfirmasi

Kumulatif kasus A(H5N6) sejak tahun 2013 sampai dengan tanggal 7 November 2016 adalah nihil.

Kasus pada minggu ini nihil

C. Informasi minggu ini -

H7N9

A. Situasi global

Kumulatif kasus flu burung A(H7N9) sejak tahun 2013 sebanyak 798 kasus dengan jumlah kasus kematian sebesar 320 kasus (CFR 40,10%)(Data Monthly Risk WHO tanggal 3 Oktober 2016).

(6)

Negara yang melaporkan kasus A(H7N9) pada tahun 2016 adalah negara China (76 kasus/ 29 kematian).

B. Situasi di Indonesia Kasus konfirmasi

Kumulatif kasus sejak tahun 2013 sampai tanggal 7 November 2016 adalah nihil Kasus pada minggu ini nihil

C. Informasi minggu ini -

V. Demam Kuning A. Situasi Global

Hingga saat ini negara yang masih melaporkan adanya kasus Demam Kuning yaitu, Angola [4347 kasus suspek / 884 kasus konfirm/ 377 kematian (121 kematian dari kasus konfirm)], DR of the Congo [2987 suspek/ 78 konfirm (57 kasus impor dari Angola/ 13 kasus autochthonous transmission / 8sylvatic)/ 121 kematian (16 kematiandari kasus konfirm)]. (Update Data WHO 28 Oktober 2016).

B. Situasi di Indonesia Kasus konfirmasi

Kumulatif kasus sejak tahun 2013 sampai dengan tanggal 29 Oktober tahun 2016 adalah nihil.

Kasus terduga pada minggu ini nihil

C. Informasi minggu ini

- DRC melaporkan adanya 14 kasus probable yang masih dalam investigasi.

VI. Ebola

A. Situasi global

Kumulatif kasus sejak tahun 2014 sebanyak 28.616 kasus dengan 11.310.

Kematian di Guinea, Liberia dan Sierra Leona (update data WHO tanggal 2 Juni 2016)

(7)

Negara yang melaporkan kasus tahun 2016 :

Sierra Leona (2 kasus/1 kematian) dinyatakan bebas oleh WHO pada tanggal 17 Maret 2016, Guinea (10 kasus/ 8 kematian) dinyatakan bebas pada tanggal 1 Juni 2016, dan Liberia (3 kasus/1 kematian) dinyatakan bebas pada tanggal 9 Juni 2016 (WHO update 9 Juni 2016)

B. Situasi di Indonesia Kasus Konfirmasi

Kasus kumulatif sejak tahun 2013 nihil

Kasus suspek pada tahun 2016 adalah 1 kasus.

Kasus suspek pada minggu ini :

-MZS/27/L/Sumatera Selatan/RSPI SS/Hasil dalam pemeriksaan/Kondisi Baik Riwayat perjalanan dari Guinea.

C. Informasi minggu ini -

Terima kasih Salam,

Direktorat SKK

Referensi

Dokumen terkait

Sejak 1 Januari tahun 2007 hingga 10 Maret 2017 telah terjadi transmisi virus Zika di 148 negara yang dibedakan menurut 4 klasifikasi, yaitu Negara yang baru mengalami

Sejak 1 Januari tahun 2007 hingga 10 Maret 2017 telah terjadi transmisi virus Zika di 148 negara yang dibedakan menurut 4 klasifikasi, yaitu Negara yang baru mengalami

Sejak 1 Januari tahun 2007 hingga 10 Maret 2017 telah terjadi transmisi virus Zika di 148 negara yang dibedakan menurut 4 klasifikasi, yaitu Negara yang baru mengalami

Sejak 1 Januari tahun 2007 hingga 10 Maret 2017 telah terjadi transmisi virus Zika di 148 negara yang dibedakan menurut 4 klasifikasi, yaitu Negara yang baru mengalami

Kumulatif kasus konfimasi Virus Zika sejak tahun 2013 di Indonesia sebanyak 2 kasus (satu kasus positif di Jambi tahun 2013 yang dilaporkan oleh lembaga Eijkman dan

Kumulatif kasus konfimasi Virus Zika sejak tahun 2013 di Indonesia sebanyak2 kasus (satu kasus positif di Jambi tahun 2013 yang dilaporkan oleh lembaga Eijkman dan

Sejak 1 Januari tahun 2007 hingga 10 Maret 2017 telah terjadi transmisi virus Zika di 148 negara yang dibedakan menurut 4 klasifikasi, yaitu Negara yang baru mengalami atau

- Pada tanggal 1 Desember 2016, United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland untuk pertama kalinya melaporkan satu kasus penularan virus Zika melalui