1.1 Maksud Dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan
a.
b.
-
-
-
- - - -
menyediakan informasi mengenai sumber, alokasi dan penggunaan sumber ekonomi;
menyediakan informasi mengenai ketaatan realisasi terhadap anggarannya;
menyediakan informasi mengenai cara entitas pelaporan mendanai aktivitasnya dan memenuhi kebutuhan kasnya;
menyediakan informasi mengenai potensi pemerintah untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan;
menyediakan informasi yang berguna untuk mengevaluasi kemampuan entitas pelaporan dalam mendanai aktivitasnya.
Tujuan spesifik laporan keuangan adalah untuk menyajikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan dan untuk menunjukkan transparansi dan akuntabilitas entitas akuntansi atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBD.
BAB I PENDAHULUAN
Maksud
Tujuan
Tujuan umum laporan keuangan adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, dan kinerja keuangan suatu entitas akuntansi yang bermanfaat bagi para pengguna dalam membuat dan mengevaluasi keputusan mengenai alokasi sumber daya, dengan :
menyediakan informasi mengenai sumber daya ekonomi, kewajiban, dan ekuitas dana pemerintah;
menyedikan informasi mengenai perubahan posisi sumber daya ekonomi. kewajiban, dan ekuitas dana pemerintah;
Laporan Keuangan Kecamatan Kalibawang disusun untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh Kecamatan Kalibawang selama satu periode pelaporan.
Laporan keuangan digunakan untuk membandingkan realisasi pendapatan dan belanja dengan anggaran yang telah ditetapkan.
Kecamatan Kalibawang selaku entitas pelaporan mempunyai kewajiban untuk melaporkan upaya-upaya yang telah berstruktur pada suatu periode pelaporan.
Maksud Penyusunan Laporan Keuangan Kecamatan Kalibawang Kabupaten Wonosobo adalah untuk menggambarkan dan menjelaskan target pencapaian realisasi keuangan berdasarkan rencana yang telah ditetapkan.
Untuk mewujudkannya akan dilakukan beberapa langkah-langkah strategis sebagai berikut:
Laporan Keuangan Kecamatan KalibawangKabupaten Wonosobo terdiri dari :
1.2
1 2 3
4
5
6 7 8 9 10
11
12
13
1. Laporan Realisasi Anggaran 2. Neraca
3. Laporan Operasional
4. Laporan Perubahan Ekuitas 5. Catatan Atas Laporan Keuangan
Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009, tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah;
Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
Landasan Hukum
Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang- undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004, tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum;
Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan;
Suatu entitas pelaporan mengungkapkan hal – hal berikut ini apabila belum diungkapkan dalam bagian manapun dari laporan keuangan, antara lain :
Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan RI Nomor 3 Tahun 2007 Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2016 tentang Tata Cara Tuntutan Ganti Kerugian Negara/Daerah Terhadap Pegawai Negeri Bukan Bendahara atau Pejabat Lain;
Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah;
Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
Sebagaimana halnya dengan proses Penyusunan APBD dan Perubahan APBD, maka dalam penyusunan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kecamatan Kalibawang Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2017 ini tetap berpedoman pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2005 tentang Dana Perimbangan;
14
15
16
17 18
19 20 21 22
23 24
Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 19 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntansi Pemerintah Kab. Wonosobo ;
Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo Nomor 13 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Wonosobo (Lembaran Daerah Kabupaten Wonosobo Tahun 2008 Nomor 2, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Wonosobo Tahun 2008 Nomor 2);
Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo;
Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 30 Tahun 2016 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Kabupaten Wonosobo;
Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 ;
Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 17 Tahun 2016 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 1997 tentang Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi Keuangan dan Barang Daerah;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah;
Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo Nomor 13 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 ;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah;
1.3
2.1.
2.2.
Bab. IV Penjelasan Atas Informasi Non Keuangan 3.1. Laporan Realisasi Anggaran
1.1. Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan
3.2.1. Aset
Hambatan dan Kendala yang ada dalam pencapaian target yang telah ditetapkan
3.4.1. Perubahan ekuitas
Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan
3.1.1. Pendapatan LRA 3.1.2. Belanja LRA
Bab. III Penjelasan pos-pos laporan keuangan
3.2.2. Kewajiban
Ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja keuangan Bab. I Pendahuluan
1.3. Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan 1.2. Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan
3.2.3. Ekuitas
3.3.1. Pendapatan LO 3.3.2. Beban LO
Catatan Atas Laporan Keuangan Kecamatan KalibawangKabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2017 disusun agar dapat digunakan oleh pengguna dalam memahami dan membandingkannya dengan laporan keuangan entitas lainnya, Catatan atas Laporan Keuangan sekurang – kurangnya disajikan dengan susunan sebagai berikut :
Bab. II Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan
Bab. V Penutup
3.4. Laporan Perubahan ekuitas 3.3.3. Surplus / Defisit 3.2. Neraca
3.3. Laporan Operasional
2.1
2.1.1. Ringkasan Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2017
Pendapatan
Pendapatan Asli daerah Pendapatan Transfer
Lain-Lain Pendaptn. Yang Sah Jumlah Pendapatan
Belanja
Belanja Operasi Belanja Modal
Belanja Tak Terduga Belanja Transfer Jumlah Belanja Surplus /Defisit
Pendapatan dan Belanja Pendapatan
Belanja
Surplus/(Defisit) Pembiayaan
Penerimaan Pembiayaan Pengeluaran Pembiayaan Pembiayaan Netto SILPA
Ikhtisar Anggaran dan Realisasi TA 2017
96,12 6.077.631.003,00
(6.322.939.800,00)
- - -
- (6.322.939.800,00) (6.077.631.003,00)
-
245.308.797,00
96,12
-
Realisasi TA 2017
Iktisar Realisasi Pencapaian Target Kinerja Keuangan.
Uraian
Naik/ (Turun) BAB II
Realisasi Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 sebagaimana tabel dibawah ini :
IKHTISAR PENCAPIAN KINERJA KEUANGAN
Selama periode berjalan, Kecamatan Kalibawang telah mengadakan revisi Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP) dari DPA awal.
Hal ini disebabkan oleh adanya program penghematan belanja pemerintah dan adanya perubahan kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan situasi serta kondisi pada saat pelaksanaan. Perubahan tersebut berdasarkan sumber pendapatan dan jenis belanja adalah sebagai berikut:
- 245.308.797,00 - -
- -
Uraian Anggaran
Penetapan
Anggaran Perubahan
-
-
-
- 2.861.889.800,00
3.461.050.000,00 - -
96,12 (245.308.797,00) (6.077.631.003,00) (6.322.939.800,00)
-
2.752.279.635,00
-
- -
135.698.632,00 -
Anggaran Setelah Perubahan
-
3.325.351.368,00
- - -
-
-
- 109.610.165,00
%
- -
(245.308.797,00)
245.308.797,00
6.077.631.003,00 6.322.939.800,00
(6.077.631.003,00) 6.322.939.800,00
Lebih/(Kurang) dari Anggaran
-
- - -
Dari Tabel tersebut diatas dapat dilihat bahwa : 1.
2.
3.
4.
5.
2.1.2. Realisasi TA 2017 Dibandingkan Dengan Realisasi TA 2016
Pendapatan dan Belanja Pendapatan
Belanja
Surplus/(Defisit) Pembiayaan
Penerimaan Pembiayaan Pengeluaran Pembiayaan Pembiayaan Netto SILPA
1.
2.
3
4.
-
SILPA Tahun Anggaran 2017 mengalami peningkatan/ penurunan
- -
-
34
Realisasi Belanja Tahun Anggaran 2017 mengalami peningkatan/penurunan sebesar 33,83% dari Realisasi Belanja Tahun Anggaran 2016.
Pembiayaan Netto Tahun Anggaran 2017 mengalami peningkatan/penurunan sebesar 0,00% dari Pembiayaan Netto Tahun Anggaran .
-
- 6.077.631.003,00
(6.077.631.003,00) (4.541.306.759,00)
1.536.324.244
-
Pendapatan Tahun Anggaran 2017 dapat terealisasi sebesar Rp.
0,00 atau 0,00% dari anggaran pendapatan yang telah ditetapkan sebesar Rp. 0,00 atau kurang dari anggaran sebesar Rp.0,00.
Realisasi TA 2017
Belanja Tahun Anggaran 2017 dapat terealisasi sebesar Rp.
6.077.631.003,00 atau 96,12% dari anggaran belanja yang telah ditetapkan sebesar Rp. 6.322.939.800,00 atau kurang dari anggaran sebesar Rp.-245.308.797,00.
-
Pembiayaan Netto untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp. 0,00 atau mencapai 0,00% dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp. 0,00.
Realisasi Pendapatan Tahun Anggaran 2017 mengalami peningkatan/penurunan sebesar 0,00% dari Realisasi Pendapatan Tahun Anggaran 2016.
SILPA untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2017 mencapai sebesar Rp. -6.077.631.003,00 naik sebesar Rp.
245.308.797,00 dari tahun anggaran 2016 atau 96,12%.
Surplus/(defisit) anggaran untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2017 adalah sebesar Rp. -6.077.631.003,00 yang diperoleh dari realisasi pendapatan dikurangi realisasi belanja.
(6.077.631.003,00) (4.541.306.759,00)
Uraian
4.541.306.759,00
-
-
(1.536.324.244)
- 34
- - (1.536.324.244)
% Perbandingan realisasi Tahun Anggaran 2017 dengan realisasi Tahun Anggaran 2016 sebagaimana pada tabel berikut :
Realisasi TA 2016 Naik/(Turun )
-
- - 34
2.1.3. Hambatan Dan Kendala Yang Dihadapi.
1.
2.
3.
4.
Hambatan dalam pencapaian terget Pendapatan Hambatan dalam pencapaian terget Belanja Sumber Daya Manusia Kecamatan
Sarana dan Prasana Kecamatan
3.1.
A. Pendapatan-LRA
- - -
- -
- - -
- -
- -
- Retribusi Daerah
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan
Lain-lain PAD yang sah
Transfer Pemerintah Profinsi
Lain-Lain Pendapatan Yang Sah
Pendapatan Hibah Pendapatan Dana darurat
Pendapatan Lainnya
- - - -
- Pendapatan Asli
Daerah
Pendapatan Transfer Transfer Pemerintah Pusat ( Dana
Perimbangan)
Transfer Pemerintah Pusat Lainnya
-
-
-
-
- -
-
-
- - -
-
Laporan Realisaasi Anggaran (LRA)
Laporan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2017 menggambarkan perbandingan antara anggaran dengan realisasinya dalam satu periode pelaporan.
PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN
Realisasi Pendapatan TA 2017 tidak mengalami kenaikan/penurunan
-
- -
Pajak Daerah
Pendapatan Kecamatan Kalibawang berasal dari Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah.
Rincian estimasi pendapatan dan realisasinya adalah sebagai berikut:
Anggaran Realisasi
BAB III
Uraian 2017
-
-
- -
- - -
-
- - -
- -
-
Rincian Estimasi dan Realisasi Pendapatan Tahun 2017
Realisasi Pendapatan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2017 adalah sebesar Rp. 0,00 atau mencapai 0,00 % dari estimasi pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp. 0,00 kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00.
% +/-
-
-
-
2016
-
-
-
Realisasi
-
-
- Jumlah
1.
a.
-
Realisasi masing-masing pendapatan secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut :
-
% +/-
Pajak Hiburan Anggaran
- 2017
-
3
-
Pendapatan Asli Daerah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah TA 2017 adalah sebesar Rp.
0,00 atau mencapai 0,00% dari estimasi pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp. 0,00 kurang dari anggaran sebesar Rp.
0,00.
Adapun rincian masing-masing pendapatan asli daerah adalah sebagai berikut :
Realisasi -
-
- Pajak Daerah
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan
- -
4
Jumlah
- - Pendapatan BLUD
-
Pajak Restoran
Realisasi Pendapatan Asli Daerah TA 2017 sebesar Rp. 0,00 tidak mengalami kenaikan/penurunan sebesar 0,00 % bila dibandingkan tahun anggaran 2016.
-
- Pajak Reklame
Realisasi Pajak Daerah TA 2017 adalah sebesar Rp. 0,00, adapun rincian Pajak Daerah sebagai berikut :
No 1 2
Realisasi Uraian
- -
Pajak Daerah
-
-
-
-
Retribusi Daerah -
- -
-
Realisasi
-
Lain-lain PAD yang sah - - -
2016
- -
Pajak Daerah Pajak Hotel
Pajak Penerangan Jalan Pajak Parkir
Pajak Air Tanah
Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan
6 7
5 -
- - - 8
9 10
Pajak Bumi dan Bangunan
Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
Jumlah
-
b.
c.
c.
-
Lain-lain PAD Yang Sah Jumlah
-
Bagian Laba Penyertaan Modal
pada BUMD -
Hasil Penjualan Aset Daerah Yang
Dipisahkan - Jumlah
1 2
Retribusi Daerah
Realisasi Retrubis Daerah TA 2017 adalah sebesar Rp. 0,00 Adapun rincian Retribusi Daerah sebagai berikut :
No Retribusi Daerah Realisasi
1 Retribusi Pelayanan Kesehatan - 2 Retribusi Pelayanan Pasar
3 Retribusi Pemakaian Kekayaan
Daerah - -
4 Retribusi Terminal -
Bagian Laba Penyertaan Modal
pada Swasta - 5 Retribusi Tempat Khusus Parkir - 6 Retribusi Tempat Rekreasi dan
Olah Raga
-
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan
Realisasi Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Daerah TA adalah sebesar Rp. 0,00 Adapun rincian Retribusi Daerah sebagai berikut :
No Hasil Pengelolaan Kekayaan
Daerah Yang Dipisahkan Realisasi
2 Penerimaan Jasa Giro - 3 Pendapatan Bunga
Realisasi Lain-lain PAD Yang Sah TA 2017 adalah sebesar Rp.
0,00 Adapun rincian Retribusi Daerah sebagai berikut :
No Lain-lain PAD Yang Sah Realisasi
1
- 4 Tuntutan Ganti Kerugian Daerah - 5 Pendapatan Dari Pengembalian - 6 Lain-lain PAD Yang Sah Lainnya - Jumlah -
2.
3.
B. Belanja
- -
Realisasi Pendapatan Transfer
Pendapatan Transfer per 31 Desember 2017 sebesar Rp. 0,00
2017
-
Komposisi anggaran dan realisasi belanja TA 2017 dapat dilihat dalam grafik berikut ini:
-
-
-
Adapun rincian masing-masing pendapatan transfer adalah sebagai berikut :
-
Anggaran
-
-
- -
Belanja adalah semua pengeluaran dari rekening kas umum daerah yang mengurangi saldo anggaran lebih dalam periode tahun anggaran bersangkutan yang tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh pemerintah. Belanja Daerah meliputi Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tak Terduga dan Transfer.
Realisasi 2016
-
-
- -
Realisasi 2016
% +/- -
-
-
-
- - -
Lain-lain Pendapatan Yang Sah
Lain-lain pendapatan yang sah per 31 Desember 2017 sebesar Rp.
0,00
- Realisasi -
Adapun rincian lain-lain pendapatan yang sah adalah sebagai berikut :
% +/- 2017
- - JUMLAH
- -
Anggaran Transfer Pemerintah
Pusat-Dana
Transfer Pemerintah Pusat-Lainnya Transfer Pemerintah Provinsi
Lain-lain Pendapatan Yang Sah
-
Pendapatan Hibah Pendapatan Dana darurat
Pendapatan Lainnya
-
Jumlah
- - Pendapatan Transfer
1.
2.
a. Belanja Operasi TRANSFER
- - BELANJA TAK TERDUGA
BELANJA OPERASI BELANJA MODAL
2.861.889.800,00
Jumlah
(6,6)
Realisasi TA 2017
Realisasi TA 2016
Anggaran +\-%
- Uraian
Berikut uraian lebih lanjut realisasi belanja Kecamatan Kalibawang TA 2017.
- - 4.541.306.759,00 33,8 -
2.946.541.759,00 3.461.050.000,00
2.752.279.635,00
Secara garis besar anggaran dan realisasi belanja Kecamatan Kalibawang TA 2017 serta realisasi TA 2016 dapat disajikan sebagai berikut :
- 6.322.939.800,00
Pembangunan Gedung dan Infrastruktur
Belanja Operasi TA 2017 dapat direalisasi sebesar Rp.
3.385.590.635,00 atau mencapai 98,92% dari anggaran yang telah
3.325.351.368,00
6.077.631.003,00
1.594.765.000,00
Anggaran dan Realisasi Belanja Tahun Anggaran 2017
Realisasi Belanja TA 2017 sebesar Rp. 6.077.631.003,00 atau mencapai 96,12% dari anggaran belanja yang telah ditetapkan sebesar Rp. 6.322.939.800,00 kurang dari anggaran sebesar Rp.
245.308.797,00.
Bila dibandingkan dengan TA 2016, Realisasi Belanja TA 2017 mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.536.324.244,00 atau 33,83%. Hal ini disebabkan antara lain:
Pengadaan Sarana Prasarana
108,5 -
- 500.000.000 1.000.000.000 1.500.000.000 2.000.000.000 2.500.000.000 3.000.000.000 3.500.000.000 4.000.000.000
BELANJA OPERASI BELANJA MODALBELANJA MODALTRANSFER
Anggaran Realisasi
-
1.710.431.307,00 47.515.000,00
(100)
Jumlah
565.800.000,00 - -
1.118.162.557,00
+\-%
0
Rp1.406.862.326
Anggaran dan Realisasi Belanja Operasi TA 2017 serta TA 2016 sebagai berikut :
Anggaran
1.539.679.433,00
439
1.113.366.683,00 Jumlah
Belanja Pegawai
(25,9) Rp 1.053.254.500
Honor PNS
- 1.194.720.300,00
-
Belanja Pegawai pada pos Belanja Operasi TA. 2017 dapat direalisasikan sebesar Rp. 1.710.431.307,00 atau 94,57% dari anggaran sebesar Rp. 1.808.635.300,00 kurang dari anggaran sebesar Rp. 98.203.993,00
Realisasi TA 2017
Realisasi
TA 2016 +\-%
Adapun rincian masing-masing belanja operasi sebagai berikut:
Belanja Operasi
Bantuan Hibah
Bila dibandingkan dengan TA 2016, Realisasi Belanja Operasi TA 2017 mengalami kenaikan sebesar Rp. -644.095.124,00 atau -15,98%.
Rp 3.500.839.800
11,1
Belanja Barang
Rp 1.808.635.300
Perbandingan Belanja Pegawai TA 2017 dan 2016 Anggaran
4.000.000,00 -
- Belanja Pegawai
Tambahan Penghasilan PNS
Rp 3.385.590.635 (16,0)
1. Belanja Pegawai
Rp 1.041.848.328
8.820.000,00 544.753.750,00
-
Rp 4.029.685.759
Realisasi TA 2016
- Rp 638.950.000
- 32
Realisasi TA 2017
Gaji dan Tunjangan Pegawai
Rp 1.710.431.307 Rp 1.539.679.433
-
- Insentif Pemungutan Pajak
1.808.635.300,00
Bila dibandingkan dengan TA 2016, Realisasi Belanja Pegawai TA 2017 mengalami kenaikan sebesar Rp. 11,09 atau 170.751.874,00%. Belanja pegawai ini digunakan antara lain untuk honor, gaji tenaga kontrak maupun gaji pegawai bukan PNS.
48.115.000,00
- Insentif Pemungutan
Retribusi
Uang Lembur -
413.492.750,00
Belanja Pegawai adalah belanja atas kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus PNS sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal.
Uang Untuk Diberikan kpd
11
Rp1.083.144.000 (41,5)
Belanja Bantuan Sosial Rp - Rp - Rp - -
Rp 633.311.000
2. Belanja Barang
(100,0)
Belanja Stimulan, uang saku,hadiah penghargaan, penggantian biaya
Belanja kursus pelatihan, sosialisasi dan Bintek PNS
-
-
Honorarium Non PNS -
- -
24.600.000,00
531,2 - 43,2 35.909.600,00
6.181.500,00
-
23,1
- 7.125.000,00
- 32.820.000,00
- 10.200.000,00
41,2
Belanaja Beasiswa Pendidikan PNS
- Belanja Barang
14.000.000,00
14.400.000,00 75.500.000,00 -
34.595.850,00
12.000.000,00
Perbandingan Belanja Barang TA 2017 dan 2016
16.335.300,00
Bila dibandingkan dengan TA 2016, Realisasi belanja barang TA 2017 mengalami kenaikan sebesar Rp. 84.819.002,00 atau 26,20%. Realisai belanja barang dan jasa dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
15.793.500,00
(100,0) Belanja Sewa
Rumah/Gedung/
Gudang/Parkir Belanja Sewa Sarana Mobilitas
39,8 Belanja Bahan/Material
-
-
-
-
- -
-
- -
- -
-
-
- - - 5.200.000,00 157.593.728,00
Anggaran
15.894.500,00 111.644.476,00 Belanja Bahan Pakai Habis
Belanja Jasa Kantor
183,5
Belanja Honorarium Non Pegawai
Honorarium PNS
35.910.000,00
- 6.181.500,00
45.062.000,00
92.977.000,00 12.000.000,00
Belanja Makanan dan Minuman
Belanja Pakaian Dinas dan Atributnya
3,8
Belanja Pemeliharaan
(51,2)
92.977.000,00
+\-%
(3,3) 45.062.000,00
- 15.794.000,00
Belanja Perjalanan Dinas
10.200.000,00 163.360.000,00
Realisasi TA 2016
Belanja barang TA. 2017 dapat direalisasikan sebesar Rp.
408.537.328,00 atau mencapai 98,61% dari anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp. 414.304.500,00 atau kurang dari anggaran sebesar Rp. 5.767.172,00
Realisasi TA 2017
4.423.200,00
Belanja Sewa Perlengkapan dan Peralatan Kantor
Belanja Cetak dan Penggandaan
- 32.820.000,00
- Belanja Perawatan
Kendaraan Bermotor
3.
4.
5. Belanja Modal
Perbandingan Realisasi Belanja Modal TA 2017 dan 2016
-
Rp -
Belanja Tanah Rp -
Belanja Hibah
Belanja Sosial (Nihil)
Belanja Gedung dan Bangunan
Rp -
Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan
JUMLAH
Rp 100.000.000
Rp 2.661.050.000 Rp 1.594.765.000
408.537.328,00
66,0
Rp -
Anggaran +\-%
Adapun perbandingan Belanja Modal pada TA 2017 TA 2016 sebagaimana tabel berikut.
Realisasi TA 2017
323.718.326,00 26,2
Realisasi TA 2016
Realisasi +\-%
TA 2016
-
Rp 2.647.109.000 414.304.500,00
Rp 98.782.960
Belanja Peralatan dan Mesin
Belanja Modal
Rp 700.000.000
Belanja barang dan jasa TA. 2017 dapat direalisasikan sebesar Rp. 408.537.328,00 atau mencapai 26,20% dari TA 2016 sebesar Rp. 323.718.326,00 atau kurang dari anggaran sebesar Rp. 98,61
Rp 579.459.408 Rp - -
Belanja Modal TA 2017 dapat terealisasi sebesar Rp.3.325.351.368,00 atau mencapai 96,08% dari anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp. 3.461.050.000,00 atau kurang dari anggaran sebesar Rp. 135.698.632,00.Bila dibandingkan dengan TA 2016, Realisasi Belanja Modal TA 2017 mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.730.586.368,00 atau 108,52%.
Belanja modal merupakan pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi.
Belanja Hibah TA. dapat direalisasikan sebesar Rp. 99,12 atau mencapai 633.311.000,00% dari anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp. 638.950.000,00 atau kurang dari anggaran sebesar Rp. 5.639.000,00
Bila dibandingkan dengan TA , Realisasi belanja hibah TA mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.083.144.000,00 atau -41,53%.
Realisai belanja barang dan jasa dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Perbandingan Belanja Barang TA dan Belanja Hibah Anggaran Realisasi
TA 2017 Belanja Barang yang
Diserahkan kepada Masyarakat
638.950.000,00 633.311.000,00 1.083.144.000,00 (41,5)
a. Belanja Modal Tanah
b. Belanja Modal Peralatan dan Mesin
Anggaran
Rp - Belanja Aset Tetap
Lainnya
Rp 1.594.765.000
100,0
-
Rp 3.325.351.368
Belanja Modal Tanah Bangunan Bukan Gedung
Rp 3.461.050.000
+\-%
108,5
Rp 41.850.000
Rp -
Jumlah
Rp - Belanja Modal Tanah
Belanja Modal Tanah Bangunan Gedung
Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin TA 2017 sebesar Rp. 98.782.960,00, atau mencapai sebesar 98,78% dari anggaran sebesar Rp. 100.000.000,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA 2016 sebesar 0,00 naik sebesar Rp.
98.782.960,00 atau 100,00%.
Rp - - Rp 40.912.000
Jumlah
Belanja Modal Tanah TA 2017 dapat terealisasi sebesar Rp.
0,00 atau mencapai 0,00% dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp. 0,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00. Bila dibandingkan dengan TA 2016 Tidak mengalami kenaikan/
penurunan sebesar Rp. 0,00 atau 0,00 % .
Realisasi TA 2016
Rp -
+\-%
-
Rp -
Anggaran
Rp - Rp - - -
Realisasi TA 2017
Realisasi TA 2016
Perbandingan Realisasi Belanja Modal Tanah TA 2017 dan 2016
Rp 100.000.000
Perbandingan Realisasi Belanja Modal Perlatan dan Mesin TA 2017 dan 2016
Rp - Rp -
- Rp -
Rp -
Rp -
Rp -
Jumlah
Belanja Modal Peralatan dan Mesin
Rp - Rp - - Pengadaan Alat Bantu Rp -
Rp 57.870.960 Pengadaan Alat Kantor
Pengadaan Alat Angkutan
Rp -
- - Rp -
Rp -
-
Rp 98.782.960
- Rp - Rp -
Rp -
- - Pengadaan Alat komunikasi Rp - Rp - Rp -
Rp -
Pengadaan Alat Studio Rp - Pengadaan Alat Rumah
Tangga
Rp - Rp -
Rp -
Rp 58.150.000 Rp -
Pengadaan Komputer
Belanja Aset Lainnya Rp -
Rp - Rp -
Rp - Rp -
Realisasi TA 2017
Rp -
Rp - Pengadaan alat Kedokteran
Pengadaan alat Kesehatan
-
1
2
3
Jumlah Rp - Rp - Rp - -
Nihil Rp - Rp - Rp - -
Alat Angkutan Anggaran Realisasi TA 2017
Realisasi
TA 2016 +\-%
Jumlah Rp - Rp - Rp - -
Nihil Rp - Rp - Rp - -
Realisasi Belanja Modal Alat Angkutan TA 2017 sebesar Rp.
0,00, atau mencapai sebesar 0,00% dari anggaran sebesar Rp.
0,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA naik sebesar Rp. 0,00 atau 0,00%.
Belaja modal pengadaan alat angkutan dirinci sebagaimana tabel dibawah ini :
Alat Angkutan Anggaran Realisasi TA 2017
Realisasi
TA 2016 +\-%
Jumlah Rp - Rp - Rp - -
Alat Bantu Anggaran Realisasi TA 2017
Realisasi
TA 2016 +\-%
Nihil Rp - Rp - Rp - -
Realisasi Belanja Modal Alat Bantu TA 2017 sebesar Rp. 0,00, atau mencapai sebesar 0,00% dari anggaran sebesar Rp. 0,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA 2016 naik sebesar Rp. 0,00 atau 0,00%.
Belanja Modal Pengadaan Alat Bantu.
Belaja modal pengadaan alat bantu dirinci sebagaimana tabel dibawah ini :
Realisasi Belanja Modal Alat Kantor TA sebesar Rp. 0,00, atau mencapai sebesar 0,00% dari anggaran sebesar Rp. 0,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA naik sebesar Rp. 0,00 atau 0,00%.
Belaja modal pengadaan alat kantor dirinci sebagaimana tabel dibawah ini :
Belanja Modal Pengadaan Alat Kantor.
Belanja Modal Pengadaan Alat Angkutan.
4
5
6
Rincian belaja modal pengadaan alat studio sebagaimana tabel dibawah ini :
Rp - -
-
Jumlah
-
- Peralatan Personal Komputer
-
Rp 40.912.000
Rp 20.150.000 Rp 19.930.959 Rp - - Mini Komputer
Rp -
Realisasi
TA 2016 +\-%
Realisasi Belanja Modal Komputer TA 2017 sebesar Rp.
57.870.960,00, atau mencapai sebesar 99,52% dari anggaran sebesar Rp. 58.150.000,00, kurang dari anggaran sebesar Rp.
279.040,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA 2016 naik sebesar Rp. 57.870.960,00 atau 0,00%.
Jumlah Rp 41.850.000
Pengadaan Komputer Anggaran Realisasi TA 2017
Rp - - Personal Komputer Rp 38.000.000
Rp 58.150.000 Rp 57.870.960 Rp - Rp 35.112.000 Rp - Alat Rumah Tangga +\-%
- Mebelair
Rp 5.800.000 Rp - -
Realisasi TA 2017
Rincian belaja modal pengadaan komputer sebagaimana tabel dibawah ini :
Rp -
Rp - - Alat Dapur
Rp 35.850.000
Rp - Rp - Rp -
Realisasi TA 2016
Belanja Modal Pengadaan Alat Rumah Tangga.
Anggaran
Rp -
Realisasi Belanja Modal Alat Rumah Tangga TA 2017 sebesar Rp. 40.912.000,00, atau mencapai sebesar 97,76% dari anggaran sebesar Rp. 41.850.000,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. 938.000,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA 2016 naik sebesar Rp. 40.912.000,00 atau 0,00%.
-
Rp 6.000.000
-
Rp - Rp -
Rp 37.940.001
- -
Belanja Modal Pengadaan Komputer
Belanja Modal Pengadaan Alat Studio
Belaja modal pengadaan alat rumah tangga dirinci sebagaimana tabel dibawah ini :
- Alat Pendingan - Alat RT Lainnya
Realisasi Belanja Alat Studio TA sebesar Rp. 1,00, atau mencapai sebesar 100,00% dari anggaran sebesar Rp. 1,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA Tidak naik sebesar Rp. 0,00 atau 0,00%.
7
8
9
Rp 2 (50,0)
Rp 1
Rp - -
Rp - Rp - -
Jumlah Rp 1 Rp 1 Rp 1 -
Alat Studio Anggaran Realisasi TA 2017
Realisasi
TA 2016 +\-%
-
Nihil Rp 1
Belanja Modal Pengadaan Alat Kedokteran
Realisasi TA 2017
Anggaran
- Alat Kedokteran Umum Rp -
Rp -
+\-%
Realisasi Belanja Alat Komunikasi TA 2017 sebesar Rp. 1,00, atau mencapai sebesar 100,00% dari anggaran sebesar Rp.
1,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA Tidak naik sebesar Rp. -1,00 atau -50,00%.
Rp 1
Rp 1
Rp 1 - xx
Rp 1
Alat Komunikasi Anggaran
Rp - Rp -
Rp - Rp -
Nihil Rp 1
Rp -
Jumlah
Belanja Modal Pengadaan Alat Komunikasi
Rincian belaja modal pengadaan alat kedokteran sebagaimana tabel dibawah ini :
Rincian belaja modal pengadaan alat komunikasi sebagaimana tabel dibawah ini :
Rp 2 (50,0)
Realisasi Belanja Modal Alat Kedokteran TA 2017 sebesar Rp.
0,00, atau mencapai sebesar 0,00% dari anggaran sebesar Rp.
0,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA 2016 naik sebesar Rp. 0,00 atau 0,00%.
Rp -
-
Rp -
Realisasi TA 2016
Rincian belaja modal pengadaan alat kesehatan sebagaimana tabel dibawah ini :
Realisasi Belanja Modal Alat Kedokteran TA 2017 sebesar Rp.
0,00, atau mencapai sebesar 0,00% dari anggaran sebesar Rp.
0,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA 2016 naik sebesar Rp. 0,00 atau 0,00%.
+\-%
Rp -
Realisasi TA 2016
Belanja Modal Pengadaan Alat Kesehatan - Alat Kedokteran Gigi
- xx
Realisasi TA 2017
Rp - Alat Kedokteran
Rp - -
Jumlah -
c. Belanja Modal Gedung dan Bangunan
d. Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan
Rp -
Jembatan
Gedung dan Bangunan - Alat Kesehatan Perawatan
Rp - Rp -
- -
Realisasi TA 2017
Anggaran
Rp -
Realisasi Belanja Modal Gedung dan Bangunan TA 2017 sebesar Rp. 579.459.408,00, atau mencapai sebesar 82,78%
dari anggaran sebesar Rp. 700.000.000,00, kurang dari anggaran sebesar Rp. -579.459.408,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA 2016 naik sebesar Rp. 579.459.408,00 atau 100,00%
Rp 579.459.408 Rp 1.594.765.000 Rp 144.710.000
Realisasi TA 2016
Rp 1.594.765.000 Anggaran Realisasi +\-%
TA 2017
Realisasi TA 2016
Rp 2.515.550.000
Rp -
-
- Bangunan gedung kantor
Jalan, Irigasi & Jaringan
Rp -
Rp 2.661.050.000 Rp -
100 +\-%
100
Rp 145.500.000
- 100
Rp -
Rp - Alat Kesehatan
Rp -
(120) Rp 724.169.408
100 Rp -
(64) Rp 97.875.000
Rp 579.459.408
Realisasi TA 2016
Rp 700.000.000
+\-%
Rp -
Jumlah
- Rp -
Rp -
Rp 100.000.000
Jalan
Jumlah Rp - Rp -
- Bangunan gudang
Rp 481.584.408
Perbandingan Realisasi Belanja Modal Gedung dan Bangunan TA 2017 dan 2016
Anggaran
Rp -
- Bangunan Gedung Tempat Kerja Lainnya
Rp -
Realisasi TA 2017
-
Irigasi
Jumlah
Realisasi Belanja Modal Jalan Irigasi dan Jaringan TA 2017 adalah sebesar Rp. 724.169.408,00, atau sebesar 27,21% dari anggaran sebesar Rp. 2.661.050.000,00, atau kurang dari anggaran sebesar Rp. 1.936.880.592,00. Realisasi belanja modal jalan irigasi dan jaringan tersebut mengalami kenaikan/penurunan sebesar -120,22% bila dibandingkan dengan realisasi TA 2016 atau sebesar Rp. -870.595.592,00.
Rp -
- Bangunan kesehatan
Perbandingan Realisasi Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan TA 2017 dan 2016
Rp 600.000.000
e. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya
3.2.
3.2.1
A. ASET LANCAR
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Beban di Bayar di Muka Jumlah
Rp 4.223.393.910 Aset
Kewajiban Ekuitas
Rp -
+\-%
Jumlah Kewajiban & Ekuitas
18,88 18,87 18,87 Rp 3.426.501.523
+\-%
TA 2016
Rp 4.223.393.910 Rp 3.426.501.523 Rp -
Rp 510.960
URAIAN
Persediaan
TA 2017
-
Neraca 2017 Per 31 Desember 2017 menunjukkan posisi Aset sebesar Rp. 4.223.393.910,00, Kewajiban sebesar Rp. 0,00 dan Ekuitas sebesar Rp. 4.223.393.910,00, sebagaimana tabel berikut :
- Pengadaan Tanaman Rp -
- Rp -
Rp -
-
- Pengadaan AT Renovasi
- Rp 4.223.393.910
Rp -
Aset Lancar per 31 Desember 2017 sebesar Rp.386.875.000,00 terdiri atas:
ASET
Piutang Pendapatan
Rp 3.425.990.563
2.
1.
3.
5.
Investasi Jangka Pendek
JUMLAH Kas dan setara kas
386.875.000 Penyisihan Piutang
- - Pengadaan buku
Realisasi TA 2016
Realisasi Belanja Modal Aset Tetap Lainnya TA 2017 sebesar Rp. 0,00, atau mencapai sebesar 0,00% dari anggaran sebesar Rp. 0,00, atau kurang dari anggaran sebesar Rp. 0,00. Bila dibandingkan dengan realisasi TA 2016 naik sebesar Rp. 0,00 atau 0,00%.
-
6.
- - -
-
Realisasi TA 2017
Rp -
Rp - Aset Tetap Lainnya
Rp - Rp -
Anggaran
Rp - Rp - Rp -
Aset Kecamatan Kalibawang per 31 Desember 2017 adalah sebesar Rp.
4.223.393.910,00 dengan penjelasan masing-masing akun sebagai berikut:
386.875.000 4.
NERACA
Perbandingan Realisasi Belanja Modal Aset Tetap Lainnya TA 2017 dan 2016
1.
No 1 2 3 4
a.
b.
Kas di Bendahara Penerimaan
Kas dan Setara Kas
Rp -
TA 2017 TA 2016
Rp -
JUMLAH
Rp - Rp -
%
TA 2016
-
Rp -
TA 2016
Rp -
Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran TA 2017 dan 2016 adalah masing-masing sebesar Rp. 0,00 dan Rp. 0,00 yang merupakan kas yang dikuasai, dikelola dan berada di bawah tanggung jawab Bendahara Pengeluaran yang berasal dari sisa UP/TUP yang belum dipertanggung-jawabkan atau belum disetorkan ke Rekening Kas Daerah per tanggal neraca.
Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran adalah sebagai berikut:
Jumlah -
Bank
Rp - -
TA 2017 Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran Keterangan
Rp - - Rp -
Rp -
Kas di Bendahara Penerimaan meliputi saldo uang tunai dan saldo rekening di bank yang berada di bawah tanggung jawab Bendahara Penerimaan yang sumbernya berasal dari pelaksanaan tugas pemerintahan berupa Penerimaan Daerah.
Kas di Bendahara Penerimaan
Rp -
Kas dan Setara Kas per 31 Desember 2017 dan TA 2016 adalah sebesar Rp. 0,00 dan Rp. 0,00 Tidak mengalami kenaikan/penurunan sebesar 0,00% dengan rincian sebagai berikut:
Rp - -
TA 2017
Kas Lainnya
Keterangan
Saldo Kas di Bendahara Penerimaan per tanggal 31 Desember 2017 dan 2016 adalah sebesar masing-masing Rp. 0,00 dan Rp.
0,00 Tidak mengalami kenaikan/penurunan sebesar 0,00%.
Kas dan Setara Kas
Rp -
Kas di Bendahara Pengeluaran Kas di BLUD
Rp -
-
- - -
Rp -
Rincian Kas di Bendahara Penerimaan
%
Kas di Bendahara Pengeluaran
Tunai Rp -
Bank…
Tunai Rp - Rp - -
c.
a.
Rp - Rp - Rp -
Saldo Piutang Pendapatan per tanggal 31 Desember 2017 dan 2016 masing-masing adalah sebesar Rp. 0,00 dan Rp. 0,00 atau Tidak mengalami kenaikan/penurunan sebesar 0%.
Jumlah
TA 2017 Keterangan
- Rp - -
Jumlah
Rp -
Kas BLUD
Piutang Pendapatan merupakan hak atau pengakuan pemerintah atas uang atau jasa terhadap pelayanan yang telah diberikan namun belum diselesaikan pembayarannya. Rincian Piutang Pendapatan sebagai berikut:
Rincian Kas Blud
-
Rp -
Rp - Rp -
Rp -
Piutang Lain-lain PAD yang Sah
Piutang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
- -
Keterangan TA 2017 TA 2016 %
2. Investasi Jangka Pendek
Rp -
% TA 2016
Rp -
Rp - Rp - Rp -
Piutang Pendapatan Lainnya Rp -
Penjelasan masing-masing piutang sebagai berikut :
-
Piutang Pajak Piutang Retribusi
Kas BLUD merupakan kas yang ada di rekening giro maupun deposito BLUD yang merupakan kas dan setara kas. Rincian sumber Kas Blud pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:
Rp - - Rp -
Piutang Pajak Daerah per 31 Desember 2017 sebesar Rp. 0,00 adalah hak Pemerintah daerah atas pendapatan pajak tahun berkenaan, yang sudah diterbitkan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) Namun sampai tanggal belum dibayar oleh Wajib Pajak bersangkutan dengan rincian mutasi sebagai berikut :
-
Deposito Rek...
3. Piutang Pendapatan
Rincian Piutang Pendapatan
- Rp -
Piutang Pajak Daerah Nihil
Kas Rekening Giro
Saldo Kas Blud per tanggal 31 Desember 2017 dan 2016 masing- masing sebesar Rp. 0,00 dan Rp. 0,00 mengalami kenaikan/penurunan sebesar 0%.
1 2 3 4 5 6 7
b.
1
2
3
c.
Nihil
d.
Piutang Retribusi Pelayanan Persampaha n
Rp -
Rp -
Rp -
Rp - Rp -
2016
Rp -
Rp - Rp - Rp -
Rp -
Piutang Lain-lain PAD Yang Sah
Rp -
Piutang Transfer Pemerintah Daerah Lainnya
Rp -
Piutang Retribusi per 31 Desember 2017 sebesar Rp. 0,00 adalah hak Pemerintah daerah atas pendapatan retribusi tahun berkenaan, yang sudah diterbitkan Surat Ketetapan namun sampai tanggal belum dibayar oleh pihak yang menikmati pelayanan, dengan rincian mutasi sebagai berikut :
Rp -
Rp - Rp -
MUTASI TA 2017
Rp - Rp -
Rp -
SALDO AWAL
DEBIT
Rp - SALDO AKHIR
2017
PPJU
Rp - Rp -
Rp - Rp -
Rp -
Rp -
NO URAIAN
Reklame
SALDO AWAL
KREDIT
Rp -
Rp -
Rp -
Rp - Rp -
NO
Rp -
KREDIT Jumlah
Rp -
Piutang Retribusi
2017 Rp -
Rp - Rp -
MUTASI TA 2017 DEBIT
Rp -
Rp - Rp - Rp -
Hotel
PBB
Piutang Lain-lain PAD Yang Sah per 31 Desember 2017 sebesar Rp. 0,00 adalah hak Pemerintah daerah dalam hal ini BLUD Puskesmas selain pajak dan retribusi namun sampai tanggal tersebut belum dibayar oleh pihak yang menikmati pelayanan, dengan rincian mutasi sebagai berikut :
Rp -
Rp -
Piutang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
Rp - Rp -
SALDO AKHIR Rp -
Pajak Air Tanah
BPHTB
Rp - Rp - Rp -
Rp - Restoran
2016
Jumlah Piutang Retribusi Pelayanan Kesehatan
URAIAN
1 2
1 2 4.
1
2
0,00%
Rp - Piutang Bukan Pajak :
5. Penyisihan Piutang Tak Tertagih
Rp -
Rp - Rp - Rp - Rp -
Rincian Penyisihan Piutang Tak Tertagih
Rp -
Kualitas Piutang
Rp -
Rp - 50,00%
Rp - 100,00%
Rp - Rp -
Rp -
Piutang Lainnya per 31 Desember 2017 sebesar Rp. 0,00 dengan mutasi sebagai berikut :
Macet
Jumlah Bagian Lancar Tuntutan Ganti Kerugian Daerah
Rp -
Nilai Piutang Jk Pendek
Lancar Rp -
% Penyisihan
Rp - Rp - Rp -
Piutang..
Rp -
Rp -
Rp - Rp -
Nilai Penyisihan
Rp -
10,00%
Rp -
DEBIT
Jumlah
Rp - Rp -
NO 2017
Rp - URAIAN SALDO AWAL
Rp - Rp - Rp - Rp -
Penyisihan Piutang Tak Tertagih adalah merupakan estimasi atas ketidaktertagihan piutang lancar yang ditentukan oleh kualitas piutang masing-masing debitur. Perhitungan penyisihan piutang tidak tertagih berdasarkan Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 30 Tahun 2016 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Rincian Penyisihan Piutang Tak Tertagih pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:
SALDO AKHIR DEBIT
Kurang Lancar
Rp -
NO URAIAN
SALDO AWAL MUTASI TA 2017
2016 KREDIT 2017
Piutang..
Piutang Pendapatan Lainnya
Rp -
Mutasi kredit sebesar Rp. 0,00 .
KREDIT
SALDO AKHIR MUTASI TA 2017
Rp - 2016
Mutasi debet sebesar Rp. 0,00 .
Piutang BLUD adalah piutang yang dicatat, diakui dan dikuasi oleh BLUD, yang bersumber dari Jasa Layanan, Hibah, Hasil Kerjasama maupun Lain-Lain Pendapatan BLUD Yang Sah, penjelasan mutasi sebagai berikut :
Jumlah Diragukan
Piutang BLUD
1 Rp
2 Rp
3 Rp
4 Rp
Jumlah -
- Beban Barang Dibayar
Dimuka Jumlah
Rincian Beban Di Bayar di Muka
%
- Keterangan
Beban Pemeliharaan Dibayar Dimuka
Rp -
10,00%
100,00%
Jumlah
Rp -
Rp - 0,00%
Macet
Kurang Lancar
6. Beban Di Bayar Di Muka
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah penyisihan piutang tidak tertagih sebesar Rp. 0,00 dikategorikan menjadi 4, yaitu :
Macet
Rp -
Rp - Rp -
- -
Rp - Rp - 10,00%
Rp -
Rp -
Beban dibayar di muka merupakan hak yang masih harus diterima setelah tanggal neraca sebagai akibat dari pengadaan barang/jasa yang telah dibayarkan secara penuh namun barang atau jasa tersebut belum diterima seluruhnya. Rincian Beban Dibayar di Muka adalah sebagai berikut:
Rp - Rp - Rp -
Rp -
50,00%
0,00%
Rp -
Lancar
50,00%
Rp -
Rp - Diragukan
Rp - Jumlah Penyisihan Piutang Tak
Tertagih
Rp -
Rp -
Rp - 100,00%
- Bagian Lancar TP/TGR :
TA 2016
- - - Lancar
Rp - Bagian Lancar TPA :
- - -
-
- Saldo Beban Dibayar di Muka per tanggal 31 Desember 2017 dan 2016 masing-masing adalah sebesar Rp. 0,00 dan Rp. 0,00 atau tidak mengalami kenaikan/penurunan sebesar 0,00% dari tahun 2016.
Beban Pegawai Dibayar Dimuka
TA 2017
- Beban Lainnya
-
Beban Jasa Dibayar Dimuka
- - -
- - -
Lancar
Kurang Lancar Diragukan
Kurang Lancar
Diragukan Macet
1 2 3 4 5 6
TA 2017
119.500,00
Rp 119.500 Rp 105.000
Rp -
Rp -
Semua jenis persediaan pada tanggal pelaporan berada dalam kondisi baik.
KREDIT
Rp - Rp - Rp -
Rp 119.500
Rp -
386.770.000,00
- - - TA 2016
DEBIT
2016 2017
SALDO AKHIR
Rp -
Jenis
Rp -
Jumlah
Rp - Bahan dan
Alat Rumah
Persediaan Barang Lainnya
386.770.000,00
Adapun rincian dari masing-masing persediaan adalah sebagai berikut :
Rp -
- 386.875.000,00 386.889.500,00 (0,00)
MUTASI TA 2017
Rp -
Rp - NO
Tabung Gas
Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah, dan/atau untuk dijual, dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Rincian Persediaan per 31 Desember 2017 dan 2016 adalah sebagai berikut:
Rp -
Jumlah
Rp - Pakaian
Kerja Lapangan
Rp - Rp -
Nilai Persediaan Bahan Pakai Habis sebesar Rp 105.000,00 merupakan hasil pengadaan selama tahun anggaran 2017 yang sampai dengan tanggal 31 Desember 2017 belum terpakai habis dengan rincian sebagai berikut:
Alat Tulis Kantor
Kebersihan
a. Persediaan Bahan Pakai Habis
Cetak
Rp - Rp -
URAIAN SALDO AWAL
Rp 105.000
Rp 105.000 Rp 119.500 Rp 105.000 Rp 119.500
Rp -
Rp -
% Rincian Persediaan
7. Persediaan
Nilai Persediaan per 31 Desember 2017 dan 2016 masing-masing adalah sebesar Rp. 386.875.000,00 dan Rp. 386.889.500,00 tidak mengalami kenaikan/penurunan sebesar Rp. -14.500,00 atau sebesar 0,00% dari tahun 2016.
105.000,00 Persediaan
Bahan/Material
Persediaan Bahan Pakai Habis
(12,13)
1 2 3 4
1
2
B. INVESTASI JANGKA PANJANG
C. ASET TETAP DAN AKUMULASI PENYUSUTAN
2016
Nilai Persediaan Bahan/Material sebesar Rp 0,00 merupakan hasil pengadaan selama tahun anggaran 2017 yang sampai dengan tanggal 31 Desember 2017 belum terpakai habis dengan rincian sebagai berikut:
Jumlah
SALDO AKHIR
Rp -
Rp - NO
Rp - Rp -
2017
c. Persediaan Barang Lainnya
DEBIT
MUTASI TA 2017
Rp - Rp -
Rp -
NO URAIAN
Obat Rp - Bahan
Makanan Pasien
Kimia Rp -
b. Persediaan Bahan/Material
Rp -
Rp -
Nilai Persediaan Barang Lainnya sebesar Rp 0,00 merupakan hasil pengadaan selama tahun anggaran 2017 yang sampai dengan tanggal 31 Desember 2017 belum terpakai habis dengan rincian sebagai berikut:
Rp - Rp - Radiologi
Rp -
2017
Rp - Rp - Rp - KREDIT
Rp -
DEBIT
Rp - Rp - Rp -
Rp - Rp -
Rp -
Rp - Rp -
Rp - Rp - SALDO AWAL
Jumlah
Rp -
KREDIT
2016
Rp -
URAIAN
Rp -
Rp -
SALDO AWAL MUTASI TA 2017 SALDO AKHIR
Dll Barang akan diserahkan ke P3
Aset Tetap per 31 Desember 2017 senilai Rp 3.836.518.910,00 merupakan aset tetap yang dikelola oleh Kecamatan Kalibawang dengan saldo akhir Tahun 2016 sebesar Rp 2.839.801.615,70 mengalami kenaikan sebesar Rp. 996.717.294,30 atau 35,10% dari tahun 2016. Adapun rincian asset tetap selama Tahun 2017 adalah sebagai berikut:
Nihil