Idul Menyingkap indahnya Fitri
Makan
Sehat Saat Lebaran
WorkShop di MaLaySia indahnya berbagi
puiSi
Math CLub
pelindung
Drs. Masyhuda, M.Pd.Ir. Erlina Nasution, M.Pd.
pembina
Ahmad Fahrizal Rahman, S.T., M.Pd.Dra. Sri Rahayu Pujiastuti
pimpinan redaksi
Dewi Nurjanah,S.E.
redaktur pelaksana
Azam Afian Dinata, S.Sos.Nur Fadhilah, S.Pd.
Zaimatus Zaifaroh, S.Pd.
Achmad Fachrur Rizqy Siti Aminah,M.Pd.
editor
Nunuk Winarsih, S.Pd.Muyatun,S.S.
diterbitkan oleh
Yayasan Al MuslimJawa Timur
alamat redaksi
Jl. Raya Wadung Asri 39F SidoarjoTelp. (031) 8681416, 8681417 Fax. (031) 8664504
website
www.almuslim.or.iddesign & publisher
krangka design (0858 5151 6063) - [email protected] -
daftar isi
Al MusliM edisi 32 APRIL – JUNI 2017Liputan utama
• Menyingkap Indahnya Idul Fitri//2-3
• Bijak hadapi lebaran • Berbagi Menjelang Hari yang Fitri//4
Leadership
• YCM Back in Action//5
Green education
• Keanekaragaman Hayati//6
seputar aL musLim
• Green Camp SMP//7
• Gebyar Kartini SD//8
• SD Al Muslim Jawara Lomba Robotic • Wisuda tilawati ke 18//9
• Guk Yuk sd 2017 • Tadabur Alam TK //10
• Peringatan Hari Buku, Hari Kartini, dan HariBumi//11
• Tadabur Alam SMA ke Bali//12
Karya siswa
• Galeri foto KB TK, SD, SMP, dan SMA//13-16
• Peringatan Hari Kartini di SMA • Wisuda V SMA//17 seputar aL musLim
• Perjusa SD kelas 4 • Sambut
• Hari yang ditunggu • Hari Air//19
• Kreasi Seni KB TK • Lomba Mewarnai TK//20
• Isro Mi’roj TK bersama Badut Religi • Kepahlawanan Wanita//21
• Silaturahmi dengan Pak Muslimin Nasution • Doa bersama Lansia//22
tahuKah anda
• Makanan Sehat saat Lebaran//23
info eduKasi
• Puisi Math Club//24
seputar aL musLim
• Isro Mi’roj SMP
• Pasca UNBK//25
syiar dan doa
• Malam Lailatul Qodar//26
priKoLoGi
• Golden Age//27 dunia anaK
• Bermain di Taman Pintar
• Pengenalan Alam Semesta di Planetarium AL Surabaya//28
ceritaKu
• Workshop di Malaysia//29 Salam Redaksi
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Pembaca yang dirahmati Allah. Bulan Ramadan hampir meninggalkan kita.
Walaupun berat hati, kita tetap harus merelakannya. Mari kita sambut bulan Syawal yang penuh berkah. Bulan yang fitri dengan segala keindahannya. Bulan dimana kita sangat bersemangat untuk membersihkan jiwa dengan saling ber- bagi dan memberi maaf. Menjalin siraturahmi, mempererat persaudaraan. Meny- ingkap Indahnya Idul Fitri inilah yang menjadi topik utama edisi kali ini. Pada edisi kali ini kita juga diharapkan untuk bijak dalam menghadapi lebaran.
Pembaca yang budiman, Alhamdulillah kali ini kita bisa melaporkan berbagai kegiatan siswa yang terangkum dalam Seputar Al Muslim. Dari adik-adik KB-TK ada kegiatan tadabur alam, kemeriahan kreasi seni, hebohnya lomba mewarna, kegiatan isro’ mi’roj bersama badut religi, kisah kepahlawanan wanita, dan asyiknya bermain di taman pintar dan planetarium.
Dari SD bisa dilaporkan kegiatan keanekaragaman hayati, gebyar Kartini, kemenan- gan tim robotics SD di ajang Java Robot Contest, perjuangan Salman dan Akmal untuk menjadi guk cilik Sidoarjo 2017, perjusa kelas IV, dan safari sosial ke SDLB Al Azhar.
Berbagai kegiatan kakak-kakak SMP terangkum lengkap pada edisi ini. Ada Keg- iatan YCM, Green camp SMP, hari Kartini dan hari buku SMP, kekhusyukan isro’ mi’roj , dan SMP pasca UNBK. Sementara itu kegiatan tadabur alam ke Bali, peringatan hari Kartini di SMA, wisuda V SMA, hari Air, merupakan laporan dari kakak-kakak SMA.
Yang spesial pada edisi ini adalah silaturahim dengan Bapak Muslimin Nasution dan doa bersama lansia yangn dilaksanakan bersama dari jenjang SD sampai SMA.
Pembaca yang dirahmati Allah, tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang luput dari khilaf dan dosa. Kami berharap pembaca yang budiman sudilah kiranya membuka pintu maaf untuk segala kekhilafan dan kekurangan kami. Selamat hari raya Idul Fitri. Taqobalallahi minna waminkum, shiyamana washiya makum.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Oleh Agus Salim, S.Ag*
Berdasarkan ayat tersebut, kita diper- intahkan untuk meraih ampunan Allah SWT.
dan mengapai surgaNya yang luasnya seluas langit dan bumi. Ampunan dan surga itu dise- diakan oleh Allah SWT. bagi hambaNya yang bertakwa. Ketahuilah, bahwa ketakwaan pada ayat tersebut tidak hanya yang terkait dengan hubungan vertikal, hablum minallah semata.
Namun justru ketakwaan yang terkait dengan hubungan horizontal, hablum minnaas.
Ketakwaan ini merupakan wujud atau aktualisasi nilai-nilai ilahiyah ke dalam perbuatan nyata. Wujud ketakwaan tersebut berupa infaq/sedekah sunah dalam keadaan lapang dan sempit, menahan amarah ketika kita seharusnya mampu dan berkesempatan melampiaskan kemarahan, dan memaafkan kesalahan orang lain. Itulah wujud keiman- an yang sesungguhnya, yakni membumikan konsep langit dalam amal yang nyata, bukan sekedar angan-angan semata.
Sebagaimana di penghujung QS. Ali Imran [3]: 134 Allah menyukai orang yang muhsin.
Muhsin berakar kata dari ihsan, artinya beriba- dah seakan-akan dapat melihat Allah, jika tidak mampu, maka sadar bahwa Allah selalu melihat atau mengawasinya. Dan muhsin ada- lah orang yang memiliki kesadaran tersebut.
Sesuai dengan gambaran Rasulullah, maka se- orang yang muhsin memiliki suatu kesadaran, bahwa hidupnya senantiasa dalam penga- wasan Allah SWT. Sehingga seseorang yang telah mencapai derajat muhsin, maka akan memiliki kesadaran sosial, tidak individual;
memiliki sikap peduli, tidak egois, dan memi- liki semangat berbagi, tidak pelit. Nah, ayo kita raih kemenangan di bulan fitri ini dengan membangun kesadaran yang transedental!
MeMBangun kesadaran diri Sebagaimana kita ketahui, bahwa tujuan hidup adalah ibadah hanya kepada Allah.
Sehingga kehidupan seorang yang beri- man itu senantiasa menggunakan kompas kehidupan yang diberikan oleh Allah, yakni Al-Islam sebagai way of life. Dengan ini kita wajib membangun kesadaran diri, bahwa pertama: ketika kita bersikap individualis, maka pada hakekatnya kita telah terlepas dari rambu-rambu agama, sebab Allah memer- intahkan kita hidup bermasyarakat dalam konsep taáwun ála al’birri wat-taqwa, tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan.
Kedua: ketika bersikap egois, maka pada hakekatnya kita telah terlepas dari rambu-ram- bu agama, sebab sabda Rasulullah “laisa min- naa man lam yahtam bi umuuri al-mu’miniin”,
bukan termasuk golonganku orang yang tidak peduli terhadap urusan saudaranya yang beriman. Bahkan kita
akan dilaknat Allah, ketika kita dapat tidur pulas, sementara saudara/tetangga kita dalam keadaan kelaparan. Sungguh Islam menga- jarkan sikap peduli kepada semua manusia, bahkan kepada lingkungan sekitarnya.
Ketiga: ketika kita bersikap pelit, maka pada hakekatnya kita telah terlepas dari rambu-rambu agama, sebab Allah menyata- kan, bahwa pendusta agama sesungguhnya adalah orang yang menelantarkan anak yatim dan tidak peduli fakir miskin. (Baca QS.
Al-Maún: 2-3!) Ingat, bahwa harta kekayaan yang kita miliki, maka kelak di hadapan Allah dan di hari akhir tidak akan berguna, kecuali jika kita datang kepada Allah dengan hati yang selamat dan menunaikan hak-hak harta.
Ketahuilah, bahwa ancaman Allah bagi orang yang pelit itu amat berat, yakni harta yang kita miliki akan dikalungkan di leher dan menjelma menjadi ular yang mematuk kita sesuai dengan kehendak Allah. Tentu kita berlindung dari akibat yang sedemikian!
Nah, ketiga hal di atas merupakan nilai yang dapat kita ambil dari Idul Fitri, yaitu peduli, berbagi, dan dermawan. Puasa Ramadhan sebulan penuh turut mempertajam nilai-nilai kebaikan tersebut. Dan dengan beridul fitri kita diharapkan kembali kepada nilai-nilai yang suci atau fitrah tersebut. Sebab nilai-nilai itulah yang sebenarnya permanen dalam sanubari kita, sebagaimana firman Allah SWT, artinya: “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.
Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS. Ar-Rum [30]: 30).
Dengan demikian, sekiranya kita melaku- kan amalan-amalan pada bulan Ramadhan:
puasa, shalat tarawih, tadarus Al-Quran, infaq- shadaqah, dan amalan-amalan shalih lainnya dengan istiqamah, maka saat bertemu idul fitri ini insyaAllah semakin kokohlah amalan-amalan tersebut. Kenapa? Sebab pada dasarnya itulah hakekat kemanusiaan kita, yatu: mengabdi dan berbagi. Dengan mengabdi hanya ke- pada Allah, maka kita selalu mengabadikan hubungan vertikal dengan Zat Pencipta dan Pengatur kita. Dan dengan berbagi, maka kita selalu menjalin hubungan horizontal dengan sesama makhluk ciptaan Allah.
Sadarilah, bahwa dengan dua semangat di atas akan terbangun hubungan yang baik dalam rangka mengokohkan penghambaan kepada Allah dan akan terwujud hubungan yang baik secara timbal balik bagi semuanya.
Ada sebuah hikmah yang patut kita renung- kan, bahwa “Kebaikan atau kedamaian hidup bermasyarakat hanya akan terwujud jika adanya keadilan para pemimpin, kedermawa- Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-
orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang- orang yang menahan amarahnya, dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai
orang-orang yang berbuat kebajikan.
(Qs. ali imran [3]: 133-134)
2
terwujud jika masing-masing diri memiliki kesadaran yang sama, yakni sebagai hamba Allah SWT dan menomersatukanNya. Danm kesadaran itu hanya dimiliki oleh orang-orang yang beriaman, sebab dalam kehidupannya memiliki dua sayab kesadaran: bersyukur ke- tika mendapatkan karunia Allah dan bersabar ketika mendapatkan ujian dariNya.
Meraih indahnya idul Fitri Betapa luar biasanya Idul Fitri bagi orang yang beriman yang dapat menunaikan ibadah puasa.
Sebagaimana sabda Rasulullah, bahwa: “Bagi orang yang berpuasa memiliki dua kebahagian, yaitu bahagia ketika berbuka dan bahagia ketika bertemu dengan Tuhannya, yakni berbahagia sebab puasanya”. (HR. Ibnu Majah, Turmudzi, Bukhari, dan Muslim). Dan bertemu dengan Idul Fitri bisa kita katagorikan sebagai bertemu dengan masa berbuka, sebab sebulan penuh kita menahan lapar, haus, dan pembatal puasa di siang hari mulai dari terbitnya fajar hingga teng- gelamnya matahari, maka semenjak 1 Syawal semua itu tidak lagi, sesuai syarat-rukun puasa.
Sebagai orang yang beriman, maka kita tidaklah puas dengan pencapaian peribada- tan di bulan Ramadhan, namun kita harus meningkatkannya menjadi lebih baik di bulan Syawwal, sebab Syawwal artinya pen- ingkatan. Salah satu indikator keberhasilan meningkatkan amalan kita adalah dengan mempertahankan ketercapaian amalan- amalan di bulan Ramadan dan kita lak- sanakan secara istiqamah di bulan Syawal, termasuk pula kita berusaha menggenapkan dengan melaksanakan puasa Syawal.
Puasa Syawal yaitu puasa 6 enam hari di bulan Syawal secara berturut-turut atau terpi- sah semenjak tanggal 2 Syawwal hingga akhir bulan Syawal. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. artinya: “Siapa yang puasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka (nilainya) seperti puasa sepanjang masa” (HR. Abu Dawud). Semoga kita mampu melaksanakannya!
Betapa indahnya Idul Fitri di bulan Syawal ini, sebab kita mendapat sebuah pelajaran yang luar biasa, bahwa kita tidak boleh merasa puas dengan pencapaian amal kita dan kita harus selalu meningkatkan kuantitas dan kualitas amalan dan diri. Subhanallah!
Nah dengan ber-Idul Fitri, insyaAllah akan se- makin mengokohkan semangat pengabdian, kepedulian dan berbagi pada sesama. Wujud dari keindahan Idul Fitri antara lain: semangat meningkatkan ibadah dan peribadatan, men- ingkatkan silaturrahmi, dan semangat menin- gkatkan kebaikan dalam beramal shalih.
Pertama: Semangat meningkatkan ibadah dan peribadatan. Sebagaimana di atas, maka semangat Idul Fitri adalah mempertahankan amalan-amalan shalih selama Ramadhan dan bahkan meningkatkannya menjadi lebih baik. Secara kuantitas berupaya melaksana-
setidaknya kita mendapatkan pelajaran yang luar biasa, bahwa selain allah itu kecil, yang Maha Besar hanya allah melalui kalimat takbiir yang kita kumandangkan sepanjang malam hingga khatib naik ke mimbar. Kita mengukuhkan kembali, bahwa Tiada Tuhan selain Allah melalui kalimat tahliil. Dan yang patut mendapatkan pujian dan pemilik pujian sesungguhnya hanyalah Allah melalui kalimat tahmiid. Jika semangat meningkat- kan ibadah dan peribadatan kita peroleh, maka insyaAllah dalam menjalankan ibadah semakin khusyuk, tidak terburu-buru atau tergesa-gesa. Masing-masing kita bertujuan memperoleh keridloan Allah, ikhlas kepada Allah, sehingga tidak mengharapkan pujian orang lain atau niat riya. Dengan demikian, maka puncak dari peribdatan itu adalah kesadaran berihsan akan menghiasi diri kita bersama. Semoga kita bisa mencapainya!
Kedua: Semangat meningkatkan silatur- rahmi. Silaturrahmi artinya menyambung tali persaudaraan. Nabi bersabda, artinya: “Tidak masuk surga orang yang memutus silatur- rahmi” (HR. Abu Dawud). Agama kita melarang memutus tali kekerabatan, melarang memutus tali perwalian, dan memerintahkan untuk menyambungnya. Tentu silaturrahmi itu tidak memandang waktu, artinya kapan saja bisa kita lakukan dan sempatkan, tidak menunggu lebaran atau Idul Fitri. Namun semangat silatur- rahmi itu menjadi fenomena budaya Islami, terutama di negeri kita, yaitu: budaya mudik.
Tentu budaya ini merupakan wujud dari silatur- ahmi yang mendapatkan tempat di kehidupan sosial kemasyarakatan kita. Semoga dengan semangat mudik tersebut, maka tali silaturahmi di antara kita, terutama di antara keluarga kita semakin meningkat! Semoga manfaat silatur- ahmi melekat kepada kita semuanya!
Ketiga: Semangat meningkatkan kebaikan.
Harapan kita bersama dengan ber-Idul Fitri, maka nilai-nilai kebaikan bisa kita terapkan da- lam kehidupan bermasyarakat. Tentu dengan ke- sadaran pengabdian, peduli dan berbagi, maka semangat meningkatkan kebaikan bisa kita ting- katkan. Sebagaimana kita ketahui, bahwa nilai- nilai keislaman dan keimanan pada dasarnya adalah untuk kebaikan kita bersama, maka tentu wajib kita mengamalkan dan mendakwahkan- nya dalam kehidupan bermasyarakat. Tentu dengan semangat ihsan dan istihsan, maka kebenaran Islam dapat diterima dengan baik dan menjadi indah untuk diaplikasikan dalam kehidupan kita. Dan merupakan kewajiban kita bersama untuk al-amru bi al-ma’ruf wa nahyu án al-munkar sesuai kapasitas kita masing-masing sebagai Ábdullah dan Khalifatullah fil-Ardli yang rahmatan lil áalamiin. Semoga dengan ber-Idul Fitri kita bersama dapat meningkatkan kebaikan bagi kehidupan kita pribadi dan bermasyarakat.
Semoga bermanfaat!
* Ketua Gugus PAI & Penulis buku Berguru pada Waktu
rasulullah pernah menyunahkan bergembira saat Idul Fitri. Bersuka cita menyambut datangnya Idul Fitri sama sekali tidak dilarang. Allah SWT bahkan mengisyaratkan agar kita menikmati kebahagiaan di dunia (baca: bergembira merayakan Idul Fitri).
Bagi sebagian besar orang, sunnah Rasul tersebut diartikan dengan menghabiskan banyak uang untuk berbelanja sehingga memaksa kita untuk ngeborong.
Pengaturan keuangan di bulan Ramadan ini penting karena termasuk pengendalian diri. Banyak orang berhasil mengendalikan diri di bulan Ramadan, tetapi gagal dalam menahan hawa nafsu untuk tidak boros menjelang Idul Fitri.
Lalu, bagaimana tips agar tidak terlalu boros menjelang Idul Fitri? Berikut be- berapa kiat perencanaan keuangan saat lebaran.
Zakat dan thr
Seperti Anda yang menerima THR, pekerja di rumah (babysitter, pembantu rumah tangga, tukang kebun, dan supir) juga berhak menerima THR. Untuk itu, agar tidak berat Anda bisa menabung setiap bulan untuk membayarkan zakat penghasilan dan maal.
Merencanakan pengeluaran
Pastikan sebelum berbelanja Anda sudah memiliki perencanaan. Mulai dari perencanaan barang yang ingin dibeli juga budget-nya. Tanpa perencanaan, Anda akan sulit untuk mengatur keuangan.
Mudik
Pastikan Anda sudah memesan tiket dari jauh-jauh hari. Karena, semakin dekat dari hari lebaran, akan semakin mahal harga tiket. Jadi, sebaiknya sudah menyiap- kan anggaran untuk mudik dari 2 atau bahkan 3 bulan sebelum lebaran.
tabungan
Pastikan Anda memiliki sedikit tabungan untuk kebutuhan setelah lebaran.
Jangan jadikan momen lebaran Anda menjadi lebih boros dan tidak menyisihkan sebagian untuk kebutuhan pasca lebaran.
Mari kita pandai dalam mengelola keuangan. Lebaran harusnya dihadapi dengan kebahagiaan, berkumpul, dan bersilahturahmi dengan keluarga. Bukan dengan cara boros. Semoga bentuk pengendalian diri dan hawa nafsu yang sudah dilakukan saat bulan Ramadan dapat menjadikan kita pribadi yang senantiasa baik dan tetap istiqomah. (luluk kurniasari/ tu sMa al Muslim)
Berbagi
Menjelang Hari yang Fitri
alhaMdulillah, Allah SWT masih mengizinkan kita semua untuk bertemu dengan bulan Ramadan tahun ini, bulan penuh berkah yang selalu ditunggu kedatangannya oleh kita semua. Di bulan ini kita lebarkan sudut pandang kita semua dengan lebih peduli terhadap sekitar kita, sekitar keluarga, dan sekitar sekolah.
BPKS Al Muslim yang didukung oleh BPKS unit KB/TK, BPKS unit SD, BPKS unit SMP, dan BPKS unit SMA pada Ramadan tahun ini memberikan bingkisan tali asih tidak hanya kepada ustad/
ustadzah wali kelas tetapi pada semua civitas yang tergabung dalam keluarga besar Al Muslim. Mulai dari ustad/ustadzah pengajar, ustad/ustadzah tilawati, ustad/ustadzah karyawan, bagian adminstrasi (ruang kaca, perpustakaan, PSB, koperasi, IT), bagian cleaning service, bagian security, bagian kebun, bagian kantin, dan semua pihak yang berperan dalam operasional kegiatan Al Muslim Jawa Timur.
Program ini tentunya tidak akan terwujud tanpa dukungan dari semua wali murid siswa/
siswi Al Muslim. Dilihat dari nilai, apa yang diberikan sangatlah kecil jika dibandingkan dengan keikhlasan semua civitas Al Muslim dalam menjalankan rangkaian tugasnya. Ibarat rangkaian rantai sepeda yang selalu bekerja sama, jika satu saja susunannya tidak berfungsi maka sepeda ini pun akan sulit bergerak.
Padahal sepeda inilah yang akan bergerak mengantarkan para siswa/siswi Al Muslim menjadi calon pemimpin yang berakhlak mulia, khalifatullah fil ardl yang rahmatan lil alamin.
Dengan berbagi akan membiasakan kita untuk lebih peka pada sekeliling, di mana pun kita berada. Jangan sampai kita menjadi manusia yang mempunyai mata tapi tidak melihat, mempunyai telinga tapi tidak mendengar dan mempunyai hati tapi tidak merasa. Minal aidin fal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin. (Vilaily Diah Wijayantri, S.T. /Sekretaris BPKS)
liputan
utama
Bijak Hadapi
4
Perjalanan Young Change Marker (YCM) telah memasuki usia 6 tahun. Dari tahun ke tahun generasi Rahmatan Lil ‘Alamiin SMP Al Muslim telah memberikan ide-ide kreatifnya yang kemudian diimplementasikan ke dalam aksi nyata ke masyarakat sekitar. Aplikasi nyata dari pembelajaran Leadership memang menjadi target utama di kelas 8. Sedangkan di kelas 7 pembelajaran Leadership mengkolaborasi- kan konten dasar dengan konsep YCM yakni
“dream it, do it, dan grow it” . Perpaduan kon- sep ini melahirkan ide-ide menarik dari siswa.
Fokus kegiatan YCM tahun ini adalah bidang sosial, pendidikan dan kesehatan yang berasal dari kelas 8A, 8B, dan 8C.
Fenomena menarik yang menjadi ciri khas kegiatan YCM selain ide-idenya yang variatif dari tahun ke tahun, juga upaya mereka untuk dapat merealisasikan ide tersebut yakni melalui kegiatan entrepreunership. Dalam melakukan kegiatan entrepreunership ini siswa bukan han- ya belajar berwirausaha mencari uang sendiri, tetapi mereka juga dilatih agar kelak memiliki keberanian, kreatif, inovatif, tahan dengan tan- tangan hidup, serta sanggup menangkap dan mewujudkan sebuah peluang. Jiwa entrepreun- ership sebenarnya hanyalah masalah didikan, dapat dipelajari dan dilatih, bukan bakat.
Dalam merealisasikan idenya tak jarang mengalami kendala terutama waktu. Meski de- mikian tak menyurutkan langkah-langkah siswa untuk terus berupaya di sela-sela kesibukan belajarnya. Menjalin komunikasi dengan tim
dan survei lapangan sangat diperlukan dalam rangka
mengambil keputusan untuk kesuksesan dan kelancaran program.
Aksi YCM kelas 8A yang pertama yakni Seminar Remaja bertema pembekalan diri terhadap tindak kejahatan bersama Jati Aikido Club (JAC) dengan sasaran beberapa SMP di sekitar Al Muslim.
Kegiatan ini juga didukung oleh Badan Pendu- kung Kegiatan Sekolah (BPKS). Maraknya aksi kejahatan yang terjadi pada kalangan remaja saat ini melatarbelakangi ide ini. Dengan seminar ini diharapkan mampu menjadi bekal pada remaja tentang bagaimana bersikap ketika dihadapkan pada situasi yang kurang bersahabat.
Kegiatan YCM kelas 8A kedua bergerak dibi- dang kesehatan, dengan melakukan safari ke SD sekitar tentang makanan sehat. Sasaran siswa SD dipilih karena dimasa Golden Age ini membu- tuhkan perhatian utamanya nutrisi bagi perkem- bangan otak yang akan mendukung kecerdasan dan daya tahan tubuh yang baik. Kegiatan yang terakhir YCM di kelas 8A yaitu berbagi empati terhadap sesama di Sekolah Luar Biasa (SLB).
Tujuan kegiatan ini melatih kepekaaan mereka bahwasannya di sekitarnya banyak anak yang meskipun lahir tak sempurna namun terlihat ceria dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Kegiatan tersebut sekaligus mengingatkan mereka untuk selalu bersyukur atas karunia yang Allah berikan, juga sebagai media belajar untuk saling menghargai, mengenal, bersilaturrahim, dan berbagi kebahagiaan.
Ide YCM di kelas 8B tak kalah menariknya, secara keseluruhan kegiatan mereka kali ini berg- erak di bidang sosial. Aksi YCM 8B yang pertama mereka mendatangi Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia ( YKAKI ). Dalam kegiatan ini diberikan bantuan materiil, juga hiburan untuk anak-anak penderita kanker. Kelompok YCM 8B kedua dan ketiga, mereka mengunjungi panti asuhan di sekitar Waru. Kegiatan sosial ini bukan hanya me- nanamkan empati pada diri mereka, namun juga mengajarkan mereka untuk tetap bersyukur.
YCM kelas 8C juga tak kalah hebohnya, tiga kel- ompok dari kelas tersebut melakukan 3 aksi ling- kungan di tempat yang berbeda. Aksi pertama mereka sosialisasi pentingnya menjaga lingkun- gan dengan tidak membuang sampah sembaran- gan, melakukan kegiatan bersih-bersih bersama di Wadungasri dan berbagi tong sampah. Kelom- pok 8C yang kedua, membuat lubang biopori di lokasi yang kerap terjadi banjir wilayah Kepuh Kiriman. Kelompok ketiga melakukan penana- man pohon di daerah yang masih gersang salah satunya di Tambak Oso bersama Lurah setem- pat. Aksi ini mengingatkan kita bahwa manusia yang berkualitas bukan hanya dilihat dari segi pendidikan dan perilakunya sehari-hari, namun dapat terlihat dari cara bagaimana seseorang memperlakukan wilayah atau tempat di mana dia tinggal. Sembilan aksi di atas merupakan wujud nyata implementasi pembelajaran Leadership dan semoga membawa dampak positif bagi lingkun- gan. (siti rahmaniyah /guru sMP)
Back Action ycm
green education
juMat, 19 Mei 2017 SD Al Muslim melakukan kegiatan peringa- tan hari keanekaragaman hayati. Kegiatan yang digagas dalam dua kegiatan di dua tempat ini bisa terlaksana dengan cukup baik. Siswa yang terlibat di antaranya adalah siswa kelas IV dan kelas VI. Kegiatan siswa kelas IV dikemas dalam kegiatan outing class yang memberikan pengalaman belajar bersama kekayaan sumber daya alam di sekitar dan bagaimana masyarakat di sekitarnya dalam memanfaatkan sumber daya alam hayati tersebut. Oleh karenyanya outing class yang dilaksanakan siswa kelas IV di Eco Wisata Mangrove Wonorejo dengan didampingi Ustadza Zaim, Ustadza Fiqoh, Ustad Anggoro, dan Ustadza Dea dikemas dalam kegiatan wawancara, observasi sumber daya alam hayati, dan mempraktikkan bagaimana mengolah sumber daya alam hayati tersebut sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar. Sementara kegiatan yang dilaksanakan di sekolah dengan didampingi Ustadza Jujuk dan Ustadza Triana melibatkan siswa kelas VI dengan kegiatan perawata dan pindah tanam keanekaraga- man hayati tumbuhan yang terdapat di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 08.00 ini bisa terampungkan
pukul 11.30. Siswa tampak antusias saat melakukan kegiatan observasi keanekaragaman hayati yang terdapat di Eco Wisata Mangrove khusus- nya keanekaragaman hayati tumbuhan. Di sini siswa bisa mengenal mangrove jenis api-api, bogem, serta bagaimana masyarakat sekitar dalam memanfaatkannya. Api-api Avicennia marina (Forsk.) Vierh bisa banyak dijumpai disini. Selain itu, mangrove jenis Sonneratia alba juga banyak dijumpai. Sonneratia alba adalah salah satu jenis pohon yang hidup di hutan mangrove. Jenis yang merupakan famili dari Sonnera- tiaceae ini memiliki nama daerah antara lain pedada, perepat, pidada, bogem, bidada, posi – posi, wahat, putih, berapak, bangka, susup, ke- dada, muntu, pupat dan mange–mange. Namun masyarakat di sekitar Taman Nasional Baluran mengenalnya dengan sebutan Pedada.
Dalam kesempatan kali ini siswa selain melakukan kegiatan wawan- cara dengan pak Soni, ketua kelompok tani Mangrove di Wonorejo juga mempraktikkan bagaimana cara membuat sirup bogem. Alat dan bahan yang dibutuhkan di antaranya adalah kompor, panci, spatula/pengaduk, gula, buah bogem, dan air. Setelah itu bersama menikmati sirup yang telah dibuat bersama teman-temannya. Bukan hanya itu, siswa juga berlatih menjual dan membeli produk sirup bogem dengan baik. Hara- pan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah terbentuknya karakter peduli, berbagi, serta jiwa entrepreneur. (Zaim/ guru sd)
Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati
KENALKAN
DENGAN BIJAK
6
Bukan Green Camp namanya bila kita tidak menyatu dengan alam dan memberikan kon- stribusi nyata kepadanya. Sang pemimpin dari Al Muslim membuktikannya melalui aksi nyata berkemah selama tiga hari di Telaga Sewu.
Diawali dengan persiapan yang cukup matang, baik secara fisik maupun psikis, para siswa SMP Al Muslim yang terdiri dari rombongan belajar kelas VII dan VIII, menyambut datangnya hari keberangkatan pada Rabu (5/4).
Disambut cuaca cerah dan tidak panas ketika tiba di Dusun Duren Sewu. Setelah mendirikan tenda tiap kelompok, mereka mengasah kemampuan berkomunikasi dalam menyampaikan pendapat, bersikap sopan dan santun dalam menerima dan memberikan arahan, serta kerjasama dalam berkelompok.
Selepas salat berjamaah, para pejuang Green Camp mengisi amunisi dengan makan siang.
Menjelang waktu tidur, masing-masing tim berkumpul dan mencari area yang tepat,
minim cahaya. Bukan untuk berburuk sangka kegiatan ini, melainkan akan dilaksanakan penilaian menggunakan morse lampu.
Di hari kedua, para punggawa regu melaku- kan salat tahajud bersama dan mendengar- kan kultum sebelum melaksanakan jamaah subuh. Pada hari ini seluruh tim melaksanakan uji coba yang mereka nanti-nanti. Uji coba terhadap TTG (Teknologi Tepat Guna) yang medianya telah mereka persiapkan jauh hari sebelum keberangkatan. TTG pada Green Camp kali ini menggunakan alat penjernihan air dan roket air. Eksperimen yang menggu- nakan media utama air ini sangat berkesan bagi mereka, terutama uji coba roket air.
Bahkan ada beberapa kelompok yang enggan mengakhiri kegiatan mereka karena rasa ingin tahu mereka yang tinggi, roket air yang dibuat dapat melesat jauh. Ditutup dengan rangka- ian kegiatan pada hari ketiga. Seluruh tim menanam bibit pohon yang sudah disediakan
panitia di area dekat perkemahan.
Selama tiga hari di sana, mereka memasak sendiri bersama tim sebanyak lima kali. Ada satu momen memasak yang sangat berkesan.
Di kala hujan mengguyur pada hari kedua sore hari, jadwal yang seharusnya mereka memasak sendiri, spontan menjadi agenda memasak bersama antara guru dengan murid.
Kami melaksanakan kegiatan ini dengan suka cita dan selesai tepat pada waktunya.
Memang di awal kegiatan ini terkesan mem- bosankan bagi mereka yang memang kurang berminat dengan kegiatan out door. Namun menjelang kepulangan, mereka serasa eng- gan pulang. Bahkan ada yang berkomentar,
“Mengapa tidak seminggu saja kita laksanakan Green Camp?” Salah satu komentar usil anak- anak yang beralibi agar tidak segera pulang.
Alhamdulilah mereka telah mengasah kemam- puan untuk menjadi sosok Sang Pemimpin sejati. (ika sriyaningsih /guru sMP)
seputar al muslim
kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 26 April 2017. Acara diawali dengan tampilan drama dengan judul Critane guruku, berisi penanaman karakter pada siswa agar lebih memerhatikan kebersihan kelas dan lingkungan, serta mengajak siswa agar lebih disiplin dalam menambah ilmu melalui membaca buku seperti tokoh Ibu Kartini. Selanjutnya acara pembukaan, sambutan Kepala SD disampaikan oleh Ustadza Ima. Beliau menjelaskan tujuan utama acara yang dilaksanakan secara bersamaan ini, untuk lebih meningkatkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia.
Setelah acara sambutan dilanjutkan 2 acara pada waktu yang sama yaitu fashion show dengan tema baju adat Nusantara yang dilaksanakan di lapangan indoor SD, dan acara yang kedua yaitu lomba geguritan dan dongeng berbahasa Jawa bekerja sama dengan Majalah Penyebar Semangat untuk siswa kelas 3–5 di ruang audio visual.
Peragaan baju adat nusantara dari 34 provinsi diwakili masing–masing kelas dengan iringan lagu dari masing-masing provinsi sesuai baju yang dikenakan.
Dijelaskan pula oleh pembawa acara Ustadza Wiwik
dan Ustadza Dewi hal-hal yang berkaitan dengan keunikan provinsi tersebut mulai dari nama baju adat, nama senjata tradisional, tempat-tempat wisata, lagu daerah, rumah adat, dan keunggulan lainnya.
Diharapkan siswa lebih memahami keanekaragaman adat di nusantara tercinta ini. Selama menunggu penjurian, acara diisi dengan paduan suara dari siswi- siswi kelas V yang menyanyikan 5 lagu adat.
Lomba geguritan dan dongeng dilaksanakan bekerja sama dengan Majalah Penyebar Semangat guna mengenalkan kepada seluruh siswa SD Al Muslim khususnya kelas 3 - 5 tentang bahasa Jawa.
Berikut para pemenangnya:
Setelah ishoma acara dilanjutkan dengan menanam tanaman hias (tanaman vertikal garden dari botol bekas). Acara ini bertujuan agar siswa lebih mencintai tanaman hias serta merawatnya. Di samping itu untuk menghijaukan area belakang SD agar terlihat indah dan memperbanyak oksigen.
Untuk peringatan Isro Miroj siswa dinilai kedisiplinan sholat berjamaah serta penilaian individu untuk kedisiplin an sholat sehari-hari di sekolah dan di rumah.
Selain itu di tiap level juga diadakan lomba. Untuk kelas 1 dan 2 lomba mewarnai baju adat. Untuk kelas 3-5 lomba menulis literasi tentang baju adat yang dipakai. Setiap kelas juga dipilih siswa siswi yang memakai baju adat terbaik.
Di akhir kegiatan siswa berbelanja dalam bazar buku murah, hal ini dimaksudkan agar seluruh siswa gemar membaca. (naimah & dewi)
Isro Miroj, Hari Kartini, Hari Bumi, & Hari Buku
Gebyar PerinGatan
8
ekstra kurikuler Robotic menghasilkan siswa-siswa yang memiliki minat tinggi dengan benda-benda elektron- ik. Hasil yang dicapai pada lomba Sabtu-Minggu (1-2 April 2017) tiga siswa perwakilan SD Al Muslim merebut juara 1.
Lomba yang diselenggarakan oleh Poltek Negeri Surabaya Program Studi Teknik Elektronika dalam acara JRC VIII (Java Robotic Contest) 2017 diikuti 96 tim dari seluruh Indonesia dengan sebagian besar peserta tentunya dari Jawa Timur.
Didampingi Ustad Galih dan Ustad Arif dari Al Muslim selama lomba berlangsung, dengan latihan intensif selama satu minggu, ketiga siswa antara lain; Raditya Nauval Ramadhan Putra (6 Ibnu Khaldun), Hafiz Aulia Dianto (6 Al Kindi), dan Citovard Putra Shalhan (6 Ibnu Sina) mengikuti arahan pelatih Kak Firman dan Kak Iqbal. Mereka men- galahkan peserta lain dengan penuh rasa percaya diri, dalam kondisi fisik lelah setelah mengikuti malam bina iman dan taqwa (MABIT) yang diadakan hari Jumat (31/3) hingga Sabtu (1/4), tetap memiliki ketenangan yang luar biasa. Dikarenakan lomba tersebut hingga malam hari, sementara keesokan harinya mereka bertiga mengikuti try out di sekolah. Sungguh perjuangan yang membawa kemenangan manis karena SD Al Muslim bisa mempertah- ankan gelar juara 1 pada event yang sama tahun lalu JRC VII. Sukses selalu untuk tim robotic. (Dewi)
Jawara Lomba Robotic
SD Al Muslim
Menyelami Kehidupan Melalui
Ayat-Ayat Allah
Orang yang membaca Al Quran bagaikan orang yang sedang menyelami samudera kehidupan dan mengambil manfaat darinya.
Karena ayat-ayat Al Quran yang dibaca setiap hari akan memberi- kan motivasi dan penyemangat bagi pembacanya. Mereka yang rutin membaca Al Quran akan selalu berada dalam kegembiraan dan penuh harapan, di saat orang lain merasakan kecemasan, kesedihan, ataupun rasa pesimis, karena selalu dipompa dengan siraman ayat-ayat-Nya yang lembut dan meneduhkan hati.
Hari Sabtu (20/5) bertempat di lapangan outdoor Al Muslim men- jadi momen yang membuat bangga dan haru bagi 261 wisudawan/
wisudawati. Perjuangan mereka belajar membuahkan hasil.
Wisudawan yang terdiri dari 113 wisuda Al Quran, 86 wisuda tarjamah lafdhiyah, 34 wisuda tahfidz juz 30, 13 wisuda tahfidz juz 1, 4 wisuda tahfidz juz 2, 8 wisuda tahfidz juz 4, dan 3 wisuda tahfidz juz 5. Dalam wisuda XVIII kali ini sudah naik 1 juz hafalan siswa dibandingkan wisuda sebelumnya yang mencapai tahfidz juz 4. Selain itu ada 15 siswa-siswi dari TK B yang sudah bisa mencapai jenjang Al Quran.
Acara dimulai tepat pukul 07.00 dengan pra acara beberapa lagu dari siswa SD. Dilanjutkan pembukaan dan hafalan surat pendek serta bacaan doa khotmil quran. Berikutnya sesi tanya jawab dalam presentasi tajwid-ghorib, tarjamah lafdhiyah, dan tahfidz yang dipandu Ustad Amari dari tilawati. Para wisudawan antusias dalam menjawab pertanyaan seolah untuk menunjuk- kan kesiapan diwisuda. Berikutnya tim paduan suara dari SMP ikut menyumbangkan beberapa lagu. Setelah sambutan-samb- utan, acara dilanjutkan pembacaan SK hasil munaqosah Cabang Tilawati Sidoarjo, pemberian penghargaan bagi wisudawan terbaik, dan diakhiri dengan prosesi wisuda. (Dewi)
hari Sabtu (13/5) bertempat di Amphi Theater Pazkul Kahuripan Sidoarjo menjadi momen yang sangat membanggakan dalam ajang Gand Final Guk Yuk Cilik Sidoarjo 2017. Dua putra dan satu putri terbaik SD Al Muslim yaitu Akmal, Salman, dan Balqis yang merupakan siswa kelas 5 berhasil menjadi finalis Guk Yuk Cilik Sidoarjo 2017.
Untuk bisa berada dalam grand final ada tahapan-tahapan yang harus dilewati.
Diawali pengumpulan data peserta yang diharuskan mempunyai Kartu Keluarga Sidoarjo. SD Al Muslim mengirimkan 2 putra Akmal dan Salman serta 2 putri Balqis dan Sadiyah. Kemudian pada tanggal 29 April
2017 diadakan wawancara dan unjuk talenta dari masing-masing peserta. Dimulai pukul 07.00 sebanyak 75 peserta hadir di aula Ge- dung Dinas Pariwisata Sidoarjo siap menun- jukkan talenta masing-masing di hadapan juri. Salman menunjukkan bakat story telling dengan membawakan cerita ‘’The Legend of Pari Temple”, Akmal yang sejak umur 4 tahun sudah hobi bermain piano menunjukkan kepiawaiannya memainkan piano dengan 3 lagu klasik dan 1 lagu tradisional ‘’Gundul- Gundul Pacul’’. Balqis yang aktif di kegiatan pramuka di sekolah menunjukkan bakat dance PBB, dan Sadiyah membawakan cerita tentang kisah Sarip Tambak Oso yang meru-
pakan legenda populer dari Sidoarjo. Setelah itu mereka mengikuti wawancara tentang budaya dan kota Sidoarjo juga wawancara bahasa Inggris. Dari sinilah diumumkan 10 pasang Guk Yuk yang berhasil masuk grand final. Salman, Akmal, dan Balqis lolos ke babak grand final. Sadiyah sudah berusaha menampilkan yang terbaik tapi belum bisa masuk grand final.
Setelah diumumkan lolos Salman, Akmal, dan Balqis mengikuti kegiatan-kegiatan yang dijadwalkan oleh Paguyuban Guk Yuk Sido- arjo di antaranya photo shoot, menari, fashion show, public speaking, dan deep interview.
Semua proses itu 60% menjadi penilaian se- lain 40% di panggung grand final. Dan pada akhirnya Salman lolos menjadi juara wakil 1 dan Akmal menjadi juara wakil 2.
Semoga Guk Salman dan Guk Akmal bisa mengemban amanah menjadi duta wisata yang berakhlakul karimah dan tetap mengap- likasikan aspek-aspek leadership yang diper- oleh di sekolah di sela menyampaikan misi dan visinya untuk mempromosilkan budaya Sidoarjo. Selamat Guk Salman dan Guk Akmal, terima kasih doa dukungan wali murid dan keluarga besar Al Muslim. (ida Marlaini)
hari Sabtu ceria bagi siswa Al Muslim khususnya siswa TK B, tepatnya tanggal 22 April 2017 seluruh anak dan orang tua mengikuti acara Tadabur Alam dan Outbound di Mini Park Pacet, Mojokerto. Sebanyak 74 siswa TK B didampingi orang tuanya diajak berkunjung ke Mini Park Pacet, Mojokerto. Pukul 07.00 WIB selu- ruh rombongan berangkat dari sekolah menuju Mini Park. Sebelumnya, semua anak berkumpul di hall sekolah untuk baris dan berdoa bersama.
Sepanjang perjalanan di dalam bus, anak-anak diajak untuk berdoa, bernyanyi, dan ber- sholawat. Mereka sangat senang dan gembira bersama teman-teman dan orang tuanya.
Sekitar pukul 09.00 WIB rombongan tiba di Mini Park Pacet, Mojokerto. Semua anak dikum- pulkan di depan halaman dan diberi atribut slayer berwarna-warni sesuai dengan nama kel-
ompok dari kelompok 1 sampai kelompok 4. Masing-masing kelompok didampingi ustadzah dan orang tua. Anak-anak
diajak berkumpul di aula untuk mengikuti acara pembukaan. Setiap kelas diberi kesempatan untuk menampilkan kreasi seni menyanyi dengan bergantiaan. Mereka sangat senang dan gembira bernyanyi di atas panggung.
Setelah acara di aula, tibalah kegiatan out- bound yang dipandu oleh pihak Mini Park Pacet.
Wajah semangat para orang tua mengikuti aba- aba dan perintah trainer. Hal yang mengesankan adalah bagi anak dan orang tua yang tidak sesuai dengan perintah trainer akan mendapat hukuman, yaitu berjalan dan berpose seperti foto model. Terdapat salah satu orang tua yang berjalan dan berpose sendiri tanpa mengajak putranya, sehingga membuat semua tertawa dan tersenyum dengan tingkah lakunya.
Setelah kegiatan outbound, anak-anak diajak flying fox. Banyak anak yang berebutan ingin naik flying fox, tetapi ada juga anak yang menan- gis karena tidak mau flyingfox. Para orang tua dan ustazdah memberi semangat dan motivasi kepada anak-anak. Kegiatan selanjutnya adalah menangkap ikan. Kegiatan ini tidak kalah seru, banyak yang jatuh di dalam kolam karena mau menangkap ikan, bukan hanya siswa, tetapi juga para orang tua dan ustazdah. Setelah bermain
air, anak-anak diajak menanam buah stroberi yang akan dibawa pulang. Semua anak antusias dan sangat senang mengisi pot dengan tanah dan menanam buah stroberi. Kemudian, anak- anak diajak naik kereta api yang mengelilingi lapangan dan naik motor APV. Hal ini sungguh menegangkan tapi semua anak suka dan berani, bahkan ada pula anak yang ingin naik lagi.
Tibalah kegiatan yang dinantikan anak-anak yaitu berenang. Sebelum berenang para pe- serta outbond diajak untuk menikmati makan siang di lesehan area Mini Park. Setelah selesai makan dan sholat, semua siswa berenang dan bermain air. Saat anak-anak berenang, para orang tua diajak melakukan terapi ikan di ko- lam ikan yang ada di Mini Park. Banyak orang tua yang berteriak dan tertawa karena merasa geli ketika kakinya digigit oleh ikan kecil-kecil.
Suatu rangkaian acara yang menyenang- kan sekaligus mendidik. Selain itu harapan dari acara ini akan lebih terjalin lagi kebersa- maan antara orang tua dengan anak, antara orang tua dengan pihak sekolah serta keber- samaan sesama orang tua. Semoga kegiatan ini selalu teringat dan tidak akan terlupakan.
(nanik indawati/ guru tk)
Tadabur Alam dan Outbound
Siswa TK B Al Muslim
di Mini Park Pacet Mojokerto
seputar al muslim
Pemilihan
Guk Yuk Cilik
Sidoarjo
10
Sekali Dayung,
Tiga Peringatan
Dilakukan
BeluM banyak diketahui oleh kalangan siswa dan masyarakat, ada peringatan apa saja pada bulan April? Yang sudah dihafal pasti hari Kartini (21 April) dan hari bumi (22 April). Pada- hal setiap tanggal 23 April diperingatihari buku sedunia. Apabila kita belum tahu, memang wajarlah jika hari buku belum sepopuler hari Kartini dan hari bumi. Akan tetapi makna di ba- lik hari buku sama baiknya dengan hari Kartini.
Karena sama-sama menyangkut tentang pent- ingnya pendidikan. Hari buku merupakan per- ingatan literasi bagi siswa, untuk meningkatkan minat menulis, membaca dan mencintai buku yang masih menjadi kampanye bagi anak-anak Indonesia. Membaca merupakan jendela dunia yang membuka wawasan anak bangsa.
Sekali dayung, tiga pulau terlampaui kata pepatah, bagi SMP Al Muslim sekali dayung, tiga peringatan dilakukan di perpustakaan daerah Sidoarjo yang berada di Jl Jaksa Agung Suprapto nomor 5, Sidokumpul, Sido- arjo. Yaitu perayaan hari Kartini, hari Bumi, dan hari buku sedunia. Agar siswa lebih mencintai budaya Indonesia, peserta aksi mengenakan kostum adat.
Seluruh karyawan dan pimpinan perpus-
takaan daerah Sidoarjo menyambut dengan ramah kehadiran rombongan siswa-siswi SMP Al Muslim. Mereka meminta untuk menitipkan tas dan barang-barang bawaan yang tidak men- dukung aksi pada petugas perpustakaan. Para siswa diajak ke lantai dua yaitu ruang koleksi buku dan ruang baca yang luas dan bagus serta menarik. Kegiatan diawali dengan perkenalan oleh petugas perpustakaan dan penjelasan ten- tang ruangan-ruangan yang ada, kategori buku yang ada misalnya: koleksi buku agama, bahasa, filsafat, ilmu sosial, geografi & sejarah, lingkun- gan, fiksi, kesusasteraan, kesenian & olah raga dan lain sebagainya, hampir semua buku yang dibutuhkan pelajar dan masyarakat Sidoarjo ada di perpustakaan ini, tutur ibu Lismika. Beliau juga menjelaskan bagaimana cara menjadi anggota perpustakaan, cara meminjam buku, serta berbagai macam kegiatan & lomba yang diadakan oleh perpustakaan daerah Sidoarjo.
Bagi pembaca yang aktif juga hadiahnya lohh...
berupa uang dan barang kata beliau. Harapan beliau siswa-siswi SMP Al Muslim bisa ber- gabung dalam acara peringatan hari buku pada tanggal 29 April mendatang.
Seluruh siswa menuju tempat rak buku
untuk memilih buku bacaan yang dipakai sebagai referensi membuat komik yang bertema hari bumi. Setelah mendapatkan buku mereka langsung membacanya hingga tuntas. Buku-buku tersebut menjadi sumber inspirasi untuk dituangkan dalam bentuk komik bertema kerusakan lingkungan hidup di bumi dan ajakan untuk menjaga, merawat, serta melestarikan lingkungan hidup. Suasana di perpustakaan Sidoarjo ini hening sejenak, selanjutnya mereka berkelompok membuat ko- mik. Seperti kelompok Raihan Syah Putra Kelas VII C,” Kami membuat komik bertema pameran buku”, katanya. Dalam gambar yang dibuat Raihan ada buku-buku yang menggantung di pohon. Dia ingin menunjukkan berapa banyak pohon yang ditebang untuk membuat kertas.
“Kita harus menjaga lingkungan dan tidak men- ebang pohon sembarangan”, pesan Raihan.
Diharapkan melalui peringatan hari kartini, hari bumi, dan hari buku ini bisa menjadi mo- tivasi bagi siswa SMP Al Muslim untuk lebih gemar menulis dan membaca sehingga siswa bisa membuka jendela dunia dan melihat isinya, peduli dan mencintai terhadap lingkungan tem- pat tinggalnya. (siti aminah, M.Pd. /guru sMP)
Puluhan Siswa SMP Al Muslim di Perpustakaan
Daerah
Sidoarjo
seputar al muslim
raBu-saBtu, 19-22 April 2017, pulu- han siswa-siswi kelas XII baik peminatan MIPA maupun IPS melaksanakan study tour ke Pulau Bali. Selama empat hari di pulau tersebut dengan tujuan mentadaburi ciptaan Allah SWT sekaligus melepas kepe- natan setelah menempuh berbagai ujian.
Syukur alhamdulillah selama perjalan- an pergi dan pulang diberi kelancaran tanpa macet. Malam hari rombongan kelas XII tiba di Hotel Serela, Kuta Bali. Di waktu itulah siswa-siswi mengistirahat- kan badannya untuk aktivitas besok hari.
Hari pertama di Pulau Dewata, siswa SMA Al Muslim menuju Hawai, salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Bali yang lokasinya tidak jauh dari lokasi Hotel Serela. Selanjutnya menikmati Keindahan Tanjung Benoa yang sungguh memesona.
Beberapa siswa memilih untuk menyebe- rang ke Pulau Penyu, beberapa penyu besar seakan menyambut kedatangan rombong an dengan beberapa guide yang siap membantu wisatawan untuk foto bersama penyu. Tidak puas dengan penyu, para wisatawan juga bisa berfoto dengan hewan-hewan langka lainnya seperti burung kakatua, iguana, ular, kelelawar dan beberapa hewan lainnya. Sementara itu, beberapa siswa lainnya menikmati deburan ombak sambil melakukan selfie dan wefie bersama rekan-rekannya. Setelah puas di Tanjung Benoa, rombongan kelas XII melaksanakan salat jama’ taqdim dhuhur dan ashar di Puja Mandala yaitu tempat ibadah lima agama dalam satu komplek.
Hal ini mengenalkan kepada siswa ten- tang pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan dalam perbedaan agama.
Kunjungan berikutnya yaitu Pantai Pandawa yang merupakan pantai terbaru di Bali. Memasuki lokasi, terdapat patung- patung besar yang menggambarkan dewa-dewa. Panasnya terik matahari yang menyengat tidak mengurangi rasa takjub kami terhadap pemandangan Pantai Pandawa yang airnya sangat bening. Des- tinasi yang tidak kalah menariknya yaitu Pantai Kuta. Di tempat ini rombongan menikmati sunset.
Hari kedua, menyaksikan pertunjukan tari tradisional Barong yang berkisah tentang kejelekan pasti terkalahkan oleh kebaikan. Destinasi terakhir yaitu di pusat kata-kata Bali yakni Joger kemudian Tanah Lot. Tanah Lot yang dikenal dengan keberadaan pura di tengah pantai tidak terlewatkan. Kesakralan Pulau Dewata kami rasakan di pantai ini karena berte- patan dengan upacara keagamaan umat Hindu di Bali sehingga kami mengetahui cara umat Hindu melaksanakan upacara sebagai tambahan edukasi keagamaan dan keberagaman yang ada di Indonesia.
Semoga dengan kegiatan tadabbur di Pu- lau Dewata ini siswa-siswi mampu untuk menyikapi perbedaan dan keberaneka- ragaman yang ada di Indonesia sehingga diharapkan terlahir generasi pemimpin yang mampu menyikapi segala perbe- daan dan keberanekaragaman bangsa.
(azam afian dinata/ guru sMa)
12
Tadabur alam dan outbond siswa TK B beserta orang tua di Mini Park Pacet Mojokerto.
Outbond siswa TK B di Mini Park Pacet.
Lomba Mengambil Foto Pahlawan Wanita Islam pada saat peringatan Hari Kartini.
Dongeng dan Permainan Sulap oleh Badut Religi dalam peringatan Isro Mi’roj KB-TK Al Muslim.
Permainan alat musik angklung siswa TK A dalam Pentas Seni KB-TK Al Muslim.
Tari Jaranan oleh siswa playgroup
dalam Pentas Seni
galeri foto
Presentasi dalam wisuda tilawati
Eva Fahmadiah didampingi orang tua. Para Kartini kecil memilih buku dalam peringatan Hari Buku.
Belajar mengenal ragam tanaman di Dinas Pertanian Surabaya.
Menanam tanaman hias pada botol bekas dalam peringatan Isro Miroj, Hari Buku, Hari Kartini, dan Hari Bumi.
Para peme nang lomba pada peringatan Hari Bumi, Isro Miroj, Hari Buku, dan Hari Kartini bekerja sama dengan Majalah Penyebar Semangat.
Fashion show dengan tema baju adat nusantara.
Doa bersama lansia jelang ujian nasional.
Guk Akmal mengikuti safari sosial bersama siswa SD yang lain ke SDLB Al Azhar Tropodo.
14
al muslim/aPRil-JuNi/2017
Doa bersama sukses ujian nasional siswa kelas VI, IX, dan
kelas XII.
Mohon doa pada para pengajar di Al Muslim.
Pelatihan shalat khusyuk siswa SMP bersama Bapak Abdul Aziz.
Siswa SMP kemah hijau di Telaga Sewu Pasuruan.
Literasi peringatan hari Kartini, Bumi, dan Buku di Perpusda Sidoarjo.
Siswa SMP anggota YCM melaksanakan
“Pelatihan bela diri bersama JAC“
galeri foto
Tadabbur alam di Pulau Dewata.
Pemberian penghargaan siswa peraih prestasi akademik terbaik tahun pelajaran 2016-2017.
Belajar menjadi anggota dewan di DPRD Provinsi Jawa Timur.
Aksi Lingkungan:
Pungut sampah di Kebun bibit Surabaya
Lestarikan tari tradisional saman di acara wisuda angkatan V SMA Al Muslim.
16
selasa (25/4) SMA Al Muslim memeringati Hari Kartini yang merupakan hari kelahiran R.A Kartini. Wanita kelahiran Jepara ini berperan penting dalam pembebasan hak wanita di Indonesia. Beliau membebaskan kaum wanita dari belenggu kebodohan karena pada masa itu wanita tidak diperbolehkan menuntut ilmu. Peringatan Hari Kartini kali ini bertema tradisional.
Siswa putri diwajibkan memakai baju kebaya dan siswa putra memakai baju adat sehingga suasana gedung SMA seakan kembali ke tempo doeloe. Kegiatan kali ini diisi dengan berbagai lomba yaitu mading, aransemen musik jingle lingkungan, dan glue art. Lomba ini diikuti oleh perwakilan masing-masing kelas. Mereka sangat antusias dan tetap semangat selama mengikuti lomba meskipun dilakukan sampai sore hari.
Berbagai keunikan ditampakkan di mading yang telah mereka buat, tiap-tiap kelas mengangkat permainan tradisional yang kini sudah jarang terdengar dan terlihat. Lomba aransemen jingle lingkungan pun tidak kalah seru. Seluruh siswa setiap kelas membuat aransemen lagu- lagu berlirik lingkungan. Lomba ini juga dalam rangka menyambut hari bumi. Sedangkan lomba glue art setiap kelas menampilkan sisi yang berbeda dan menarik dari sosok Kartini.
Setiap kompetisi, pasti ada seorang pemenang. Sore hari OSIS mengumumkan pemenang dari masing-masing lomba. Para pemenang adalah orang yang paling kreatif di aksinya. Pembagian hadiah diikuti dengan foto bersama guru dan siswa. Hari diakhiri dengan semangat meskipun banyak tantangan. (agustin/ X iPs)
saBtu (6/5) wisuda angkatan V SMA Al Muslim dilaksanakan di Gedung SMA dihadiri 30 wisudawan wisudawati beserta orang tua masing-masing, serta para tamu undangan. Tema yang diusung kali ini adalah “Berpisah untuk Bertemu Kembali”.
Prosesi dimulai dengan masuknya wisudawan wisudawati ke ruangan didampingi Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, serta wali kelas XII IPS dan XII IPS, dengan diiringi lagu Padamu Negeri yang dinyanyikan oleh tim paduan suara, dilanjut- kan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Al Muslim. Pembacaan ayat suci Al Quran merupakan acara pertama. Kemudian sambutan-sambutan mu- lai dari Kepala Sekolah, Ketua Yayasan Al
Muslim, serta perwakilan wali murid oleh Ustadz Abdul Aziz orang tua dari Abdur- robby Sayyaf Ridho kelas XII IPS.
Penampilan tari Saman merupakan acara selanjutnya, disusul pemba- caan SK kelulusan siswa kelas XII oleh Ustadzah Nunuk Winarsih, S.Pd selaku waka kurukulum. Kemudian prosesi wisuda yaitu pengalungan medali dan penyerahan rapor oleh Ibu Ir. Erlina
Nasution, M.Pd, Bapak Ahmad Fadil Awaludin, S.E, M.M., serta Ustadzah Mahmudah Herawati M.Pd.
Pada kesempatan ini juga diberikan penghar- gaan kepada siswa berprestasi baik akademik mau- pun non akademik. Penghargaan siswa berakhlak terbaik yaitu Rahmandita Akbar Hibatullah dari kelas XII IPS, siswa berprestasi bidang akademik terbaik yaitu Emirsyalnuary dari kelas XII IPA dan Karlina Hanifah Fasa kelas XII IPS.
Selanjutnya, kesan pesan dari Emirsyalnuary selaku perwakilan wisudawan. Irsyal mewakili rekan-rekannya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Al Muslim, khususnya unit SMA Al Muslim yang telah men- didiknya hingga menjadi sekarang ini. Pesan kedua ditujukan kepada adik kelasnya agar selalu belajar den- gan baik dan menjadi teladan bagi teman-temannya yang lain, sesuai slogan Yayasan Al Muslim “Sekolah Sang Pemimpin”. Kesan dan pesan selanjutnya oleh Muhammad Rifqi Ramadhan kelas X IPS dan Adiiba Dzakiyah Choirunnisa dari kelas X IPA dengan meng- gunakan bahasa dan pakaian adat Jepang.
Penampilan tim paduan suara berikutnya memb- awakan dua buah lagu “Indonesia Jaya” dan “di Timur
Matahari”. Dilanjutkan persembahan terakhir duet antara Helmi Ilham Fakhrizal dengan Salsabil Febrili-
ana Rafrida dari kelas XI IPS. Mereka membawakan lagu “Andaikan Kau Datang Kembali” dan “Berawal dari Mata” yang dibawakan dengan apik mengguna- kan alat musik biola kolaborasi dengan piano. Acara ditutup pembacaan doa oleh Ustadz Abdul Aziz. Se- lamat jalan anakku, kelak kita bertemu kembali
Berpisah untuk Bertemu
Kembali
Hari Kartini
SMA Al Muslim
Peringatan
seputar al muslim
sePenggal lirik lagu ”Äpi Unggun” terdengar lirih dari bukit Telogo Sewu mengiringi prosesi penyalaan api unggun oleh anak-anak pramuka peserta PERJUSA (Perkemahan Jumat Sabtu) SD Al Muslim, Pandaan 5-6 Mei 2017.
Perjusa tahun ini diikuti seluruh siswa kelas 4 yang aktif dalam kegiatan ekstra Pramuka GUDEP 18063-18064 tiap Jumat sore. Bunda Jujuk sebagai pembina Pramuka memberikan pesan agar peserta mempersiapkan segala kebutuhan individu ataupun kelompok secara mandiri dan gotong-royong den- gan melakukan briefing sebelum keberangkatan.
Sebanyak 158 anak yang berangkat. Ada 6 pembina yang mendampingi beserta guru kelas. Ustadzah Ima selaku Kepala SD Al Muslim mengawali pembukaan dengan sambutan dan membaca doa di lapangan indoor SD.
Selama 2 jam perjalanan rombongan tiba di lokasi perkemahan Telogo sewu, Pandaan. Peserta berkum- pul di halaman depan pintu masuk per barung. Ada sekitar 11 barung laki-laki dan 8 barung perempuan.
Setelah yel-yel diteriakkan, anak-anak diminta mengambil tenda per kelompok. Setelah upacara pembukaan, peserta mendirikan tenda. Ada sekitar 19 tenda yang dibangun. Tenda berbanjar rapi dari timur ke barat dengan diawali tenda putri di ujung timur.
Kumandang adzan Jumat bergema nyaring menjelang Dhuhur, serentak peserta laki-laki ber- baris rapi untuk bergegas salat Jumat berjamaah di
masjid kampung. Anak-anak perempuan dibimb- ing Yanda pembina melangsungkan sholat dengan beralas terpal dan tikar di selasar bumi perkemah- an. Sekitar pukul 13.30 peserta bersiap makan siang di Pujasera dalam kompleks kolam. Cukup lahap mereka bersantap siang dengan menu sayur asem, ayam goreng, tempe, dan sambal tomat. Suasana kolam dengan pohon rindang dan kolam renang serta ada kolam pancing di sisi sebelah selatan amat nyaman dinikmati bersama-sama.
Acara semaphore dan morse sudah menanti selepas siang. Peserta terbagi menjadi dua bagian.
Selanjutnya kegiatan api unggun menjadi kegia- tan yang ditunggu peserta. Bunda Jujuk sempat menegur peserta Perjusa yang tidak disiplin dan kurang menghargai lingkungan. Banyak anak yang bermain senter, berlari-lari sambil teriak- teriak dan tertawa saat berada di kolam renang.
Mereka kurang menyadari tengah berada di lingkungan asing dan jauh dari orang tua.
Pukul 24.00 acara api unggun berakhir. Dengan haru anak-anak menjabat tangan guru-guru kelasnya dan Bunda-Yanda Pembina sambil ber- maafan. Sabtu pukul 12.00 upacara penutupan dan penganugerahan peserta terbaik. Peraih barung terbaik adalah kelompok Ghani dan Ryno, sedang kelompok putri diraih Naurel dan Manda. Untuk penampil lagu Mars Al Muslim terbaik adalah kelas 4 Ibnu Rusydi. (agus solichin/ guru sd)
juMat (12/5), sebanyak 20 siswa perwaki- lan SD Al Muslim yang terdiri dari kelas 3, 4 dan 5 bersama Kids Leader, finalis Guk dan Yuk dari SD Al Muslim serta tim dokter kecil SD Al Muslim melakukan kegiatan safari sosial.
Kegiatan ini merupakan program leadership dan tindak lanjut dari program infaq Jumat.
Jelang ramadan, para siswa diajak bermu- hasabah bersama siswa-siswi Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Al Azhar di Tropodo. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan rasa syukur, meningkatkan kualitas diri menjadi priibadi yang lebih baik, dan tawadhu`. Selain itu, dana infaq Jumat dari siswa dapat tersalurkan setiap tiga bulan sekali kepada orang-orang yang membutuhkan.
Disambut 60 siswa SDLB AL Azhar dengan riang, membuat siswa Al Muslim semakin takjub melihat dari sudut pandang yang ber-
beda, semangat untuk berbaur dengan para siswa SDLB tersebut menjadi semakin kuat. Dalam suatu ruangan
kelas, Kepala SDLB memberikan sambutan ucapan terima kasih atas kehadiran siswa SD Al Muslim. Dilanjutkan sambutan dari Al Mus- lim, yaitu Ustadz Izzi. Beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak berhenti sam- pai di sini, namun terus berkesinambungan.
Puncak acara yang ditunggu adalah ketika para siswa SDLB melantunkan ayat-ayat Al Quran yang telah mereka hafalkan dan melan- tunkan doa keseharian, dengan keterbatasan fisik dan mental mereka tidak menjadikan semangat dan harapan untuk belajar pupus begitu saja. Untuk menambah semangat mer- eka, finalis Guk Yuk yaitu Guk Salman, Guk Ak- mal dan Yuk Aqis memperkenalkan diri serta
memohon doa dan dukungan untuk tahap final pemilihan Guk Yuk Cilik Sidoarjo 2017.
Selain itu, untuk mendukung gerakan Jumat sehat, tim Dokter Kecil SD Al Muslim mengajak para siswa SDLB Al Azhar senam 10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik dan dilanjutkan menyanyi lagu Balonku bersama. Ustadz Izzi memimpin doa bersama agar dalam menyam- but bulan suci ramadan semua siswa dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat menjadi seorang pemimpin. Berikutnya para siswa menyerahkan bingkisan berupa alat tulis, snack sehat, dan kenang-kenangan berupa 2 buah kipas angin untuk kenyamanan belajar siswa SDLB. (Wiji/ ketua gugus leadership)
Ajarkan Kedisiplinan Melalui Perjusa
“Api kita sudah menyala Api kita sudah menyala Api Api Api Api Api Api kita sudah menyala”
SAMBUT RAMADAN MELALUI SAFARI SOSIAL
18
juMat, 7 April 2017 merupakan H-3 pelak- sanaan Ujian Nasional kakak kelas XII. Pada moment yang istimewa itu anak kelas XI dan X sudah merencanakan untuk memberikan kejutan kepada kakak kelas XII. Setiap kelas diminta untuk memberikan kesan pesan selama di Al Muslim bersama kakak kelas XII. Pada hari yang sama, kakak kelas XII memberikan kesan dan pesan di selembar kertas karton berhias yang ditempel di papan tulis di setiap kelas. Saat itu kami kompak untuk bersikap biasa saja di depan kakak kelas XII, seolah tidak ada sesuatu yang direncanakan.
Waktu yang ditunggu pun telah tiba, setelah kakak kelas XII berkeliling untuk meminta doa kepada ustad dan ustadza di TK, SD, dan SMP serta karyawan Al Muslim agar ujiannya berjalan lancar, siswa kelas XI dan X diminta untuk keluar dari kelas.
Kami pun menuju ke aula dan duduk dengan rapi.
Mbak Fika, salah satu siswa kelas XII membuka acara.
Tiba-tiba muncul kakak kelas XII dari arah samping gedung dengan membawa smoke bomb, mereka pun masuk ke aula dengan diiringi lagu. Kemudian mereka satu per satu meminta maaf dan memohon doa kepada kepada ustad dan ustadza juga adik-adik kelas agar dilancarkan ujiannya. Isak tangis menyertai acara tersebut.
Pada kesempatan itu, beberapa anak kelas XI dan X yang memberikan hadiah kepada kakak kelas XII sebagai rasa ucapan terima kasih dan kenang- kenangan sekaligus menyampaikan pesan dan kesan agar kakak kelas XII senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menempuh UNBK sehingga mampu mendapatkan hasil terbaik. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat sehingga acara tersebut berakhir.
Selamat berjuang kakak, kesuksesan selalu menyer- taimu. (Zaika, X iPs)
“Hari yang Ditunggu”
Hari Air
air adalah senyawa penting bagi semua bentuk kehidupan di bumi. Air juga membuat kehidupan lebih baik dan nyaman. Air merupakan komponen utama bagi kehidupan makhluk hidup. Manusia tidak bisa hidup lebih dari empat hari tanpa adanya air, begitu juga dengan hewan dan tumbuhan. Jika
tak ada air yang bisa mereka dapatkan tentu kerja tubuh yang akan menga- lami gangguan. Oleh karenanya keberadaan air harus tetap terjaga.
Dalam memeringati hari air se-dunia, yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2017. SMP AL-Muslim yang akan menuju sekolah Adiwiyata
Mandiri, memilih SMA Al-Muslim untuk dibina menuju sekolah Adiwi- yata Kabupaten. Pada kesempatan ini, SMA Al-Muslim mengirim delapan orang siswa dan satu guru pendamping dengan membawa sampel air
dari sumber terdekat sebanyak 3 liter.
Puluhan siswa SMP Al-Muslim dan delapan siswa SMA Al-Muslim menggelar kegiatan berupa kampanye, teatrikal, dan uji kualitas air sungai di Instalasi Penjernihan Air (IPA) PT Taman Tirta Sidoarjo (TTS)
Desa Tawangsari Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo dengan tema
“Selamatkan Air Untuk Kehidupan” Mengingat air jernih kini hanya ting- gal 3%, maka digunakan tema ini sebagai upaya mangajak masyarakat, pemerintah, dan setiap orang untuk menjaga keberadaan air dan
peduli terhadap kebersihan air.
Para siswa melakukan pengamatan dan uji kualitas air sungai ini dengan tujuan agar kita dapat membedakan air yang layak untuk
dikonsumsi atau tidak. Terdapat empat tahapan pengolahan air yaitu pengumpulan, koahulasi, sedimentasi, dan filtrasi. Para siswa juga diper- lihatkan simulasi cara mengolah air sungai menjadi air yang layak pakai.
Jar test adalah suatu percobaan yang berfungsi untuk menentukan dosis optimal koagulan yang digunakan pada pengolahan air bersih.
Jar test merupakan alat yang dipakai untuk menguji air sebelum dio- lah. Melalui kegiatan ini Petugas PDAM berpesan agar kita senantiasa menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembaran-
gan ataupun di sungai, menggunakan sabun secukupnya pada saat mandi, mencuci baju, mobil, ataupun tangan.
Walaupun air dapat mengalami siklus air, tetapi ketika air sungai telah tercemari, dan tidak ada bahan baku yang digunakan untuk
pengolahan air tersebut maka makhluk hidup akan mendapat dampaknya dan ekosistem akan terganggu. Ayo, Sukseskan Gerakan Hemat Air! (laras, X iPs)
seputar al muslim
kreasi seni dan pelepasan siswa TK B merupakan program kegiatan yang di- lakukan setiap tahun. Bertujuan mengem- bangkan kreativitas guru dan peserta didik, meningkatkan percaya diri anak didik dan mengekspresikan diri, minat bakatnya den- gan berpuisi, bernyanyi, menari, bermain musik, dan bermain drama di depan umum.
Rangkaian acara kali ini mengambil tema Anak Nusantara bertempat di gedung SD (Sabtu,13/5/2017). Kreasi seni dan pelepasan siswa TK B tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena untuk siswa TK B memakai kostum baju adat Jawa Timur atau Cak-Ning Surabaya ataupun Guk-Yuk Sidoarjo. Seluruh siwa KB TK A yang tampil juga memakai kostum baju adat Indonesia.
Kostum baju adat tidak hanya dipakai oleh siswa, namun para guru juga memakai ko- stum baju adat Indonesia, ada kostum Bali, Minangkabau, Betawi, Jawa, dan lainnya.
Acara diawali dengan tampilan piano dari Rakha (siswa TK B3) dan persembahan lagu ‘Hadiah Kecil Tuk Mama’ dari Nisa (siswa TK B1). Acara dipandu MC kecil perwakilan siswa TK B yaitu Putri - Habibie dengan didampingi Ustadza. Alhamdulil- lah untuk tahun pelajaran 2016/2017 lulusan KB berjumlah 31 siswa dan TK B berjumlah 72 siswa.
Selesai acara pelepasan siswa, dilanjut- kan dengan Kreasi Seni mini drama yang berjudul anak nusantara anak indone- sia. Harapan dari acara ini adalah anak lebih mengenal adat budaya, lagu, tarian, dan kostum dari berbagai pulau di Indonesia.
Mini drama ini diawali lagu aku anak indo- nesia oleh siswa KB.
Mini drama Anak Nusantara ini menceri- takan 5 sahabat yang berkeliling Nusantara dengan mengendarai balon udara. Sepan- jang perjalanannya para sahabat itu melihat permainan anak Indonesia; ular naga, dakon, dan masih banyak lagi. Perjalanan mereka semakin seru tatkala para sahabat itu bisa melihat Tari Jaranan dari Jawa, permainan musik angklung dari Jawa Barat, Tari Ampar- Ampar pisang dari Kalimantan, Tari lilin dari Sumatera. Selain itu mereka juga melihat Tari Yamko Rambe Yamko dari Papua. Sung- guh perjalanan yang mengasyikkan.
Acara mini drama ditutup dengan lagu tanah airku dan indonesia Pusaka yang dinyanyikan secara kompak dan penuh semangat oleh siswa TK B. Semoga anak didik Al Muslim bisa menjadi anak yang cinta kepada Tanah Air Indonesia, men- jadi anak yang berprestasi, selalu berse- mangat untuk belajar dan berprestasi.
(aminatus sholihah/ guru tk)
Kreasi Seni Siswa KB-TK
& Pelepasan Siswa TK B
saBtu, 25 Maret 2017 bertempat di halaman MC Donald Waru diadakan kegia- tan lomba mewarnai dan menghias topeng yang diikuti oleh ± 216 siswa TK beserta dengan 1 pendamping (orang tua). Kegia- tan lomba dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok TK A lomba mewarnai topeng dan kelompok TK B lomba menghias topeng. Media topeng disediakan oleh panitia, sedangkan untuk lomba mewarnai topeng, orang tua membawa perlengkapan sendiri seperti media krayon. Untuk lomba menghias topeng, orang tua membawa
perlengkapan sendiri seperti kertas hias, manik-manik, lem, bulu-bulu, dan lain-lain sesuai dengan kreasi dan ide peserta. Se- mua peserta sangat antusias dan semangat untuk mengikuti perlombaan mewarnai dan menghias topeng, hal tersebut terlihat dari kerjasama dan saling tolong menolong antara anak dan orang tua.
Kriteria penilaian lomba ini adalah kerjasa- ma antara anak dengan orang tua, kreativitas, inovasi, serta kerapian dalam mewarnai topeng dan menghias topeng. Alhamdulillah
TK Al Muslim mendapatkan Juara 1 lomba menghias topeng yang diraih oleh Ananda Nauqah Layyinatuz Zahra dan lomba mewar- nai topeng Terbaik 8 yang diraih oleh Ananda Maritza Najlaa Ameera. Pemenang lomba mendapatkan tropi dan bingkisan dari Mc Donald, sedangkan siswa yang tidak menjari juara mendapatkan bingkisan dan paket nasi.
Anak-anak sangat senang dan bersemangat.
(nanik indawati, guru tk)
SERUNYA LOMBA
MEWARNAI
& MENGHIAS
TOPENG
20
dalaM rangka memperingati Isro’ dan Mi’roj Rasulullah Muhammad SAW tahun 1438 H, KB-TK Al Muslim mengadakan berbagai perlombaan pada hari Selasa (25/4) serta dongeng Isro Miroj oleh Badut Religi Rabu(26/4).
Peringatan Isro’ Mi’roj Rasulullah Muhammad SAW diikuti 170 anak- anak KB-TK Al Muslim dengan tujuan men- genalkan sholat yang dapat meningkatkan akhlaq mulia. Pendongeng acara Isro’ Miroj kali ini adalah badut, yang dikenal dengan istilah badut religi. Alangkah senangnya anak-anak saat sang badut muncul di hall untuk bercerita dan memberi nasehat kepada anak-anak supaya selalu hormat dan patuh kepada orang tua. Tak kalah penting- nya adalah pesan untuk selalu sholat dan mendoakan orang tua.
Adapun perlombaan yang diadakan untuk
Kelompok Bermain adalah lomba mengambil huruf Hijaiyah dan menghafal doa untuk orang tua, sedangkan untuk TK A dan TK B adalah lomba melakukan gerakan sholat serta melafalkan bacaan sholat.
Peringatan Isro’ Mi’roj di
mulai pukul 07.30-09.30 WIB dan bertempat di Hall KB-TK Al Muslim. Anak-anak dengan
baju muslimnya sangat antusias mengi- kuti acara tersebut, dengan menge- nalkan sosok penceramah sebagai ustad badut, anak-anak sangat antu- sias dan aktif untuk mendengarkan ceramah dari beliau, diselingi dengan lagu dan pembagian hadiah menambah semangat anak anak untuk menyimak penjelasan dari ustad badut (Ustad Junaidi).
Kegiatan diakhiri dengan pembagian piala bagi pemenang lomba, baik lomba mengambil huruf hijaiyah, lomba menghafal doa orang tua, dan lomba mengikuti gerakan sholat. Semoga dengan peringatan isro’ mi’roj ini dapat menambah wawasan dan pengeta- huan anak-anak KB-TK Al Muslim. (Mudjias- tutik/ guru kB-tk)
“Habis Gelap Terbitlah Terang”, kata mutiara atau kata semangat untuk kita yang selalu diingat oleh bangsa Indonesia ketika memperingati Hari Kartini. Memperjuangkan hak kaum perempuan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan dalam bidang yang lainnya.
Begitu juga dengan anak-anak KB-TK Al Muslim, pada hari Kamis, 20 April 2017 memperingati Hari Kartini dan Hari Pahlawan Wanita Islam Indonesia. Lembaga Pendidikan Al Muslim khususnya, KB-TK Al Muslim ingin memperkenalkan bahwa pahlawan wanita Indonesia yang berjuang bukan hanya ibu Kartini, namun masih banyak sekali pahlawan wanita Indonesia lain yang berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,
contohnya: Cut Nyak Dien, Fatmawati Soeka- rno, Hj. Rasuna Said, serta masih banyak lagi.
Kegiatan memperingati Hari Kartini ataupun Pahlawan Wanita Islam Indonesia di isi dengan berbagai lomba yang menarik dan bermakna bagi anak didik. Tujuan utama diadakannya lomba ini adalah untuk melatih keberanian, rasa percaya diri untuk anak didik. Adapun lomba yang diadakan di KB-TK Al Muslim adalah untuk TK A adalah lomba mengambil gambar foto pahlawan wanita Islam Indonesia yaitu Cut Nyak Dien, Fatmawati Soekarno, Hj.
Rasuna Said, untuk TK B adalah lomba puisi yang berjudul “Ustadzah Pahlawan Ilmuku”, untuk Kelompok Bermain Mekar adalah lomba mengambil gambar foto ustadzah kelas TK A, dan untuk kelompok KB Kuncup adalah lomba mengambil gambar foto ustadzah Mekar. Guru merupakan pahlawan juga untuk anak didik.
Berkat jasa guru, anak belajar mengenal ling- kungan sekolah, mengenal, dan bisa bermain dengan teman lainnya, serta masih banyak lagi.
Semoga dengan kegiatan ini, anak didik dapat mengenal sejarah Indonesia, terutama peran para wanita Indonesia dalam memper- juangkan kemerdekaan Indonesia. Para anak didik juga memiliki semangat belajar yang tinggi. (atiek sugiarti, guru kB-tk )