• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBAR PENGESAHAN. Teknik Mesin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LEMBAR PENGESAHAN. Teknik Mesin"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

LEMBAR PENGESAHAN

1. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang 2. Program Studi : Teknik Mesin

3. Tim Penyusun Kurikulum :

4. Ketua : Ir. Daryono, MT

Anggota : Budiono, S.Si., MT

Ir. Sudarman, MT Dr. Ir. Suwarsono, MT

Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D

Ketua Program Studi Dekan Fakultas Teknik

Teknik Mesin

Ir. Daryono, MT Ir. Sudarman, MT

(3)

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI

Program studi (Prodi) S1 TeknikMesin UMM didirikan sejak Februari 1985 dengan ijin operasional No. 070/O/1985 tertanggal 18 Februari 1985 dan terakreditasi B bedasarkan Keputusan BAN-PT No. 217/SK/BAN-PT/Ak-XVI /2013. Sejak berdiri hingga saat ini Program Studi Teknik Mesin UMM telah menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan, baik dari jumlah lulusan yang telah dihasilkan, perkembangan atmosfir akademik, perkembangan mutu dosen maupun perkembangan sarana dan prasarana.

1.1 Spesifikasi Program Studi

1) PerguruanTinggi : UniversitasMuhammadiyah Malang

2) Fakultas : Teknik

3) Program Studi : TeknikMesin

4) Jurusan/ Departemen : TeknikMesin

5) Jenjang : S1 (Strata 1)

6) Nomor :

7) Kode

a. Level KKNI : 6 (level KKNI untuk PS) b. Jenis Program Studi : 1 (Akademik)

c. RumpunIlmu : 6.04.03 (rumpun ilmu terapan)

d. Program Studi : 07.01

8) Nomor SK Pendirian Program Studi : 070/0/1985 9) Tanggal SK PendirianPrgramStudi : 18 Februari 1985

10) PejabatPenandatangan SK : MenteriPendidikandanKebudayaan RI PendirianProgram Studi

11) PeringkatAkreditasiTerakhir : B (SK. No. 217/SK/BAN-PT/Ak-XVI /2013)

12) Masa Berlaku : …….September 2018

13) Gelar yang didapat : SarjanaTeknik (ST) 14) Bahasa yang digunakan : Indonesia dan Inggris

15) Alamat Program Studi : Kampus III UMM, Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang, JawaTimur

16) NomorTelepon Program Studi : (0341) 464318 Pes. 128 17) No. Faksimil Program Studi : (0341) 460782

(4)

18) Homepage dan email PS : http:/mesin.umm.ac.id

Email :[email protected]

1.2 Visi, Misi danTujuan Program Studi 1. Visi Program Studi

Menjadikan Jurusan Teknik Mesin sebagai pusat pelayanan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi permesinan serta melayani kebutuhan masyarakat sesuai cita-cita Muhammadiyah.

2. Misi Program Studi

a. Menyelenggarakan Pendidikan dan pelatihan yang bermutu dan berdaya saing tinggi dalam bidang teknologi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat sesuai cita-cita Muhammadiyah

b. Menghasilkan penelitian yang dapat memberikan sumbangan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat guna mewujudkan cita-cita Muhammadiyah 3. Tujuan Program Studi

“ Menghasilkan lulusan yang memiliki dasar pengetahuan, sikap dan ketrampilan profesional dalam bidang teknik mesin, sehingga mampu bekerja dibidangnya, mampu beradaptasi dan mengembangkan diri dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta jiwa kewirausahaan yang tinggi, yang memiliki daya saing di dunia internasional.”

Standar Kompetensi Lulusan

a Menghasilkan lulusan yang memiliki sikap dan ketrampilan profesional dalam dunia industri dan masyarakat.

b Menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia serta mempunyai dasar pengetahuan dan keilmuan untuk mendukung pendidikan berkelanjutan. (life long learning) c Menghasilkan lulusan yang siap kerja dalam bidang desain dan manufaktur, sistem

ternal dan sistem mekanik.

d Menghasilkan lulusan yang memiliki latar belakang keilmuan yang memungkinkan mereka mengidentifikasi, menganalisa, memodelkan, dan menyelesaikan persoalan nyata dalam bidang rekayasa.

e Menghasilkan lulusan yang memiliki jiwa wirausaha yang tinggi dalam bidang teknologi dan rekayasa, serta berani dan tangguh menghadapi persaingan global

(5)

BAB II

PROFIL LULUSAN

1.1 Profil Lulusan

Profil lulusan dari Program Studi Teknik Mesin UMM adalah sebagai berikut : a. Engineering (Praktisi Teknik Mesin di Industri)

b. Peneliti dalam Bidang Teknik Mesin

c. Wirausaha (Enterpreneur dalam bidang Teknik Mesin) d. Akademisi (Dosen)

1.2 Diskripsi Profil Lulusan

Diskripsi Profil Lulusan Program Studi Teknik Mesin UMM adalah sebagai berikut :

Engineering / Praktisi Teknik Mesin di Industri

Mampu mengidentifikasi, menganalisa, memodelkan, dan menyelesaikan persoalan nyata dalam Industri, sehingga mampu memiliki ketrampilan profesional dalam bidang teknik mesin

Peneliti dalam bidang Teknik Mesin

Mampu mengkaji masalah perkembangan teknologi, mampu memecahkan permasalahan yang berhubungan dengan perkembangan teknologi saat ini sehingga menghasilkan penelitian yang dapat memberikan sumbangan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat guna mewujudkan cita-cita Muhammadiyah

Wirausaha dalam bidang Teknik Mesin

Mampu berusaha sendiri maupun kerja sama dengan orang lain untuk menghasilkan barang atau jasa yang berhubungan dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang diperlukan oleh masyarakat.

Akademisi : Dosen Akademisi adalah tenaga pendidik profesional dan ilmuwan yang ,mampu mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi di bidang teknik Mesin melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

(6)

BAB III

CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN

3.1 Capaian Pembelajaran Lulusan

Capaian pembelajaran Program Studi (PS) dirumuskan berdasarkan standar KKNI dan SNPT yang akan didetailkan sesuai dengan kebutuhan kompetensi lulusan program studi.

Capaian pemberlajaran tersebut, harus bisa mendukung profil lulusan yang telah ditetapkan.

Pada KKNI dan SNPT, pendidikan sarjana diharuskan memiliki kemampuan kognitif dan afektif sesuai dengan level 6, capaian pembelajaran pada bidang sikap dan keterampilan umum telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri No. 44 tahun 2015, sedangkan bidang ketrampilan khusus dan pengetahuan disusun oleh program studi, dirumuskan dan disepakati oleh forum yang tergabung dalam Badan Kerjasama Seluruh Teknik Mesin (BKSTM), serta menambahkan capaian pembelajaran penciri khusus Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas Teknik serta Program Studi Teknik Sipil.

Capaian pembelajaran ini sebagaimana terlihat pada Tabel 3.1, digunakan sebagai acuan dalam perumusan kurikulum dengan batasan minimum sebesar 144 sks.

Tabel 3.1. Capaian Pembelajaran PS Teknik Mesin Unsur Sikap UNSUR SNPT &

KKNI CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) ACUAN

SIKAP

S1

Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan

mampu menunjukkan sikap religius SNPT

S2

Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;

SNPT

S3

Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila

SNPT

S4

Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa

SNPT

(7)

UNSUR SNPT &

KKNI CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) ACUAN

S5

Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

SNPT

S6

Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta

kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan SNPT S7

Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan

bermasyarakat dan bernegara SNPT

S8 Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik; SNPT S9

Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas

pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri SNPT S10

Menginternalisasi semangat kemandirian,

kejuangan, dan kewirausahaan SNPT

Tabel 3.2. Capaian Pembelajaran PS Teknik Mesinl Unsur Ketrampilan Umum

UNSUR SNPT & KKNI CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) ACUAN KETRAMPILAN

UMUM

KU1

mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya

SNPT

KU2

mampu menunjukkan kinerja mandiri,

bermutu, dan terukur SNPT

KU3

mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan

menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan

SNPT

(8)

UNSUR SNPT & KKNI CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) ACUAN etika ilmiah dalam rangka menghasilkan

solusi, gagasan, desain atau kritik seni.

KU4

menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi

SNPT

KU5

mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data

SNPT

KU6

mampu memelihara dan mengembang-kan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya

SNPT

KU7

mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya

SNPT

KU8

mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri

SNPT

KU9

mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

SNPT

(9)

Tabel 3.3. Capaian Pembelajaran PS Teknik Mesin Unsur Pengetahuan

UNSUR SNPT & KKNI CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) ACUAN PENGETAHUAN

P1

Mampu memahami pengetahuan terkait dengan keselamatan, kesehatan dan keamanan dalam bekerja khususnya pada bidang

konstruksi,Manufaktur

Penciri Program

Studi

P2

Menguasai dasar-dasar ilmu teknik terutama matematika, fisika, kimia dan statistic

Penciri Program

Studi

P3

Menguasai dasar-dasar ilmu teknik mesin yang menunjang pemahaman terhadap industri

Penciri Program

Studi

P4 Menguasai ilmu-ilmu rekayasa dan desain

Penciri Program

Studi

P5

Menguasai secara mendalam bidang

Ilmu desain, rekayasa konstruksi, manufaktur, sistem termal, sistem mekanik, dan rekayasa material.

Penciri Program

Studi

P6

Menguasai teorisist merekayasa mesin terintegrasi, mencakup: analisis dan pemodelan sistem, fabrikasi, rekayasa, metodologi ,manajemen sistem dan manajemen limbah.

Penciri Program

Studi

P7

Memahami dan memiliki komitmen terhadap

etika & profesi BKSTM

P8

Memahami tentang kewirausahaan dan prosess

untuk menghasilkan inovasi BKSTM

P9 Memahami masalah kontemporer BKSTM

P10 Mampu melaksanakan proses belajar seumur hidup

(10)

Tabel 3.4. Capaian Pembelajaran PS Teknik Mesin Unsur Ketrampilan Khusus

UNSUR SNPT & KKNI CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) ACUAN KETRAMPILAN

KHUSUS

KK1 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora dan lingkungan yang sesuai dengan bidang keahlian teknik mesin.

Penciri Program

Studi

KK2 Mampu mengkaji implikasi pengembangan dan implementasi ilmu pengetahuan teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni

Penciri Program

Studi

KK3

Mampu menunjukkan kinerja mandiri, maupun kelompok secara bermutu, dan terukur;

Penciri Program

Studi KK4 Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil

kajian dan mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahlian teknik mesin, berdasarkan hasil analisis informasi dan data.

Penciri Program

Studi

KK5 Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya

Penciri Program

Studi KK6 Mampu bertanggung jawab atas pencapaian

hasil kerja kelompok maupun mandiri, serta BKSTM

(11)

UNSUR SNPT & KKNI CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) ACUAN melakukan supervisi dan evaluasi terhadap

penyelesaian pekerjaannya.

KK7 Mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.

Penciri Program

Studi KK8

Mampu mengelola data dan informasi untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi

Penciri Program

Studi

KK9 Mampu merancang komponen,

mengoperasikan, mengelola, dan merawat mesin dan sistem yang berhubungan dengan permesinan.

BKSTM

KK10 Mampu merancang, melaksanakan eksperimen, menganalisis serta menafsirkan data yang diperoleh.

BKSTM

KK11 Mampu memanfaatkan metode, keterampilan, dan peralatan teknik modern yang diperlukan untuk perkejaan teknik.

BKSTM

KK12 Mampu berkomunikasi secara efektif, tidak hanya dengan sesama sarjana teknik tetapi juga dengan masyarakat luas, termasuk kemahiran dalam berbahasa asing (diutamakan bahasa inggris).

BKSTM

(12)

1.2 Matriks Hubungan Profil Lulusan dan Capaian Pembelajaran

Profil Lulusan

Capaian Pembelajaran

S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 KU1 KU2 KU3 KU4 KU5 KU6 KU7 KU8 KU9 P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 KK1 KK2 KK3 KK4 KK5 KK6 KK7 KK8 KK9 KK10 KK11 KK12

1                         2                         3                         4                

Keterangan:

1.Engineering / Praktisi Teknik Mesin di Industri 2.Peneliti dalam bidang Teknik Mesin

3.Wirausaha dalam bidang Teknik Mesin 4.Akademisi : Dosen

(13)

BAB IV BAHAN KAJIAN

4.1 Perumusan Bahan Kajian Program Studi

Bahan kajian adalah pengetahuan spesifik yang akan dikembangkan oleh Program Studi.

Penentuan bidang kajian mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan berdasar pada visi Program Studi. PS Teknik Mesin UMM, menetapkan 9 bahan kajian yang akan mendukung kompetensi lulusannya. Bahan kajian itu adalah sebagai berikut ini.

1. 1.Ilmu Dasar Teknik Mesin 2. Perancangan dan konstruksi Mesin

3. Material dan pembentukan 4. Permesinan / Manufaktur

5. Sistem konversi energi 6. Penciri FT

Masing-masing bahan kajian harus ditopang dengan capaian pembelajaran yang sesuai.

Pemilihan konsentrasi bahan kajian dilakukan pada saat mahasiswa mengambil mata kuliah pilihan yang akan mendukung pelaksanaan tugas akhir. Matrik hubungan capaian pembelajaran dengan bahan kajian dapat dilihat pada Tabel 4.1.

Tabel 4.1. Matrik hubungan capaian pembelajaran dengan bahan kajian.

Kode Capaian Pembelajaran

Bidang Kajian 1 2 3 4 5 6

S1

Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan

mampu menunjukkan sikap religius      

S2

Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;

     

S3

Berkontribusi dalam peningkatan mutu

kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila

     

(14)

Kode Capaian Pembelajaran Bidang Kajian 1 2 3 4 5 6

S4

Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa

     

S5

Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

     

S6

Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta

kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan       S7

Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan

bermasyarakat dan bernegara       S8

Menginternalisasi nilai, norma, dan etika

akademik;      

S9

Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas

pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri       S10

Menginternalisasi semangat kemandirian,

kejuangan, dan kewirausahaan      

KU1

mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu

pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya

     

KU2

mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu,

dan terukur      

KU3

mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka

     

(15)

Kode Capaian Pembelajaran Bidang Kajian 1 2 3 4 5 6 menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik

seni.

KU4

menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi

     

KU5

mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang

keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data

     

KU6

mampu memelihara dan mengembang-kan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya

     

KU7

mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya

     

KU8

mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri

     

KU9

mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

     

P1

Mampu memahami pengetahuan terkait dengan keselamatan, kesehatan dan keamanan dalam bekerja khususnya pada bidang

konstruksi,Manufaktur

     

(16)

Kode Capaian Pembelajaran Bidang Kajian 1 2 3 4 5 6 P2

Menguasai dasar-dasar ilmu teknik terutama

matematika, fisika, kimia dan statistic       P3

Menguasai dasar-dasar ilmu teknik mesin yang

menunjang pemahaman terhadap industri       P4 Menguasai ilmu-ilmu rekayasa dan desain      

P5

Menguasai secara mendalam bidang Ilmu desain, rekayasa konstruksi, manufaktur, sistem termal, sistem mekanik, dan rekayasa material.

     

P6

Menguasai teorisist merekayasa mesin terintegrasi, mencakup: analisis dan pemodelan sistem, fabrikasi, rekayasa, metodologi ,manajemen sistem dan manajemen limbah.

     

P7

Memahami dan memiliki komitmen terhadap etika

& profesi      

P8

Memahami tentang kewirausahaan dan prosess

untuk menghasilkan inovasi       P9 Mampu melaksanakan proses belajar seumur hidup    

KK1 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora dan lingkungan yang sesuai dengan bidang keahlian teknik mesin.

     

KK2 Mampu mengkaji implikasi pengembangan dan implementasi ilmu pengetahuan teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni

     

(17)

Kode Capaian Pembelajaran Bidang Kajian 1 2 3 4 5 6 KK3 Mampu menunjukkan kinerja mandiri, maupun

kelompok secara bermutu, dan terukur;       KK4 Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian

dan mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahlian teknik mesin, berdasarkan hasil analisis informasi dan data.

     

KK5 Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya

     

KK6 Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok maupun mandiri, serta melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaannya.

     

KK7 Mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.

     

KK8 Mampu mengelola data dan informasi untuk

menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi       KK9 Mampu merancang komponen, mengoperasikan,

mengelola, dan merawat mesin dan sistem yang berhubungan dengan permesinan.

     

KK10 Mampu merancang, melaksanakan eksperimen, menganalisis serta menafsirkan data yang diperoleh.

     

KK11 Mampu memanfaatkan metode, keterampilan, dan peralatan teknik modern yang diperlukan untuk perkejaan teknik.

     

KK12 Mampu berkomunikasi secara efektif, tidak hanya

dengan sesama sarjana teknik tetapi juga dengan      

(18)

Kode Capaian Pembelajaran Bidang Kajian 1 2 3 4 5 6 masyarakat luas, termasuk kemahiran dalam

berbahasa asing (diutamakan bahasa inggris).

4.2 Bahan Kajian

Bidang ilmu atau bidang kajian yang menjadi pokok dari program studi sarjana Teknik Mesin l Universitas Muhammadiyah Malang adalah bidang kajian ilmu Teknik Mesin serta bidang kajian Pendukung.

Bidang kajian ilmu teknik mesin , mencakup kajian tentang berbagai aspek dan masalah bidang teknik mesin . Bidang kajian utama meliputi ilmu terapan, analisa dan desain serta praktek dalam karir pekerjaan teknik mesin . Setiap bidang kajian terdapat bidang keahlian yang meliputi bidang keahlian struktur/desain, konversi energi, manufaktur dan rekayasa material. Bidang kajian ilmu teknik mesin mendukung kemampuan dalam merencanakan peralatan industri maupun jasa konstruksi dan fabrikasi.

Bidang kajian pendukung /softskill, untuk memberikan bekal kepada mahasiswa, Bidang kajian yang dibutuhkan meliputi ilmu dasar keteknikan dan ilmu umum. Ilmu dasar meliputi , fisika, matematika, statistik, menggambar rekayasa, penelitian dan aplikasi komputer. Ilmu umum meliputi pendidikan kewarganegaraan, bahasa indonesi dan bahasa inggris. Bidang kajian sebagai penciri universitas adalah Al Islam dan Kemuhammadiyahan.

Untuk mencapai capaian pembelajaran yang diinginkan seperti yang tercantum sebelumnya, maka perlu adanya mata kuliah untuk pendukung yang sesuai dengan bahan kajian yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Mata kuliah inti bidang keilmuan teknik mesin akan mengacu pada Badan Kerjasama Seluruh Teknik Mesin (BKSTM). Usulan mata kuliah dengan membandingan dengan mata kuliah yang ada di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang.

Tabel 4.2. Perbandingan Mata Kuliah Inti Teknik Mesin UMM dengan Usulan BKSTM No Usulan BKSTM No Jurusan Teknik Mesin FT UMM

1 Matematika 1 Kalkulus I

2 Kalkulus II

3 Persamaan Differensial

(19)

No Usulan BKSTM No Jurusan Teknik Mesin FT UMM 4 Analisa Numerik

5 Metodologi Penelitian

2 Fisika teknik 6 Fisika Teknik

7 Fisika teknik 2 8 Praktikum Fisika

3 Kimia Dasar 9 Kimia teknik

10 Praktikum Kimia 4 Bahan/ Material Teknik 11 Material

12 Metalurgi fisik

13 Praktikum Pengujian Logam 14 Korosi

15 Plastik Polimer &Komposit 16 Teknik Pengecoran logam 17 Teknik Pembentukan 18 Teknik Pengelasan

19 Mekanika Perpatahan Material 5 Mekanika dan kekuatan Bahan 20 Statika Struktur

21 Mekanika Kekuatan Material 22 Analisa Struktur

23 Analisa Kegagalan Material 6 Kinematika Dinamika 24 Kinematika

25 Dinamika

26 Dinamika Kendaraan

7 Getaran Mekanik 27 Getaran Mekanik

28 GML

29 Praktikum Fenomena Dasar Mesin

8 Termodinamika 30 Termodinamika 1

31 Termodinamika 2 9 Mekanika Fluida 32 Mekanika fluida 1

33 Mekanika Fluida 2

34 Komputasi Dinamika Fluida

(20)

No Usulan BKSTM No Jurusan Teknik Mesin FT UMM 10 Perpindahan Kalor dan massa 35 Perpindahan panas 1

36 Perpindahan panas 2 37 Teknik Penukar kalor 11 Pengukuran Teknik 38 Pengukuran Teknik

39 Metrologi & Kontrol Qualitas 12 Teknik Tenaga Listrik 40 Teknik Tenaga Listrik

41 Mekatronika

13 Gambar Mesin 42 Menggambar teknik

43 Gambar Mesin

44 Menggambar Berbantuan Komputer 14 Proses Manufaktur 45 Proses Produksi 1

46 Proses Produksi 2 47 Managemen Produksi 48 Teknik Pemesinan

49 Pemrogaman Mesin CNC

50 Mesin perkakas 51 Perkakas bantu 52 Praktikum PP1 53 Praktikum PP 2 54 Pnewmatik Hidrolik

15 Elemen Mesin 55 Elemen Mesin 1

56 Elemen Mesin 2 57 Projek desain tim 1 58 Projek desain tim 2 59 Desain rekayasa

60 Computer aided desing (CAE)

(21)

No Usulan BKSTM No Jurusan Teknik Mesin FT UMM 61 Alat alat berat

62 Pesawat angkat angkut 16 Mesin Konversi energi 63 Sistem Konversi energi

64 Mesin mesin Fluida 65 Ketel uap & Turbin uap 66 Motor Bakar

67 Refrigerasi & Pengkondisian udara 68 Praktikum Prestasi mesin

69 Energi alternatip 70 Managemen Energi 17 Sistem Kontrol (sistem Kendali) 71 Teknik Pengaturan

72 PLC 73 Robotik

18 Kerja Praktek 74 Praktek Kerja Nyata

19 Skripsi / TA 75 Tugas Akhir

4.3 Penetapan Mata Kuliah

Penetapan mata kuliah didasarkan pada keluasan pada penyampaian materi dan kedalaman yang berhubungan dengan target kemampuan mahasiswa.

Berikut adalah hasil penetapan mata kuliah berdasarkan keluasan dan kedalaman di tiap mata kuliah. Kedalaman berdasarkan Taksonomi Bloom sebagai berikut:

1. Mengetahui 2. Memahami 3. Menerapkan 4. Menganalis 5. Mengevaluasi 6. Mencipta

(22)

BAB V

KONDISI PELAKSANAAN KURIKULUM SAAT INI

5.1. Pelaksanaan Kurikulum Saat Sebelum Dilakukan Pengembangan Kurikulum Mekanisme peninjauan kurikulum di tingkat jurusan Teknik Mesin diawali dengan pihak pengelola jurusan mendiskusikan isu-isu yang sedang berkembang hingga 4 tahun ke depan dengan menyertakan hasil-hasil sosialisasi yang difasilitas universitas pada rapat jurusan untuk dosen. Teknik Mesin membentuk panitia guna menyiapkan semua keperluan rapat kurikulum, misalnya waktu, tempat pelaksanaan, siapa pakar, alumni, pengguna , praktisi bidang Teknik Mesin yang akan diundang.

Sehari sebelum rapat dimulai maka dibagikan materi kurikulum yang lama dan contoh kurikulum yang telah mengalami perubahan yang berasal dari perguruan tinggi lain, sebagai bahan perbandingan dan untuk diperlajari lebih dalam sebelum pembahasan dalam rapat. Hasil rapat akan diserahkan kepada panitia kurikulum untuk disusun dan diperbanyak terutama berkenaan dengan materi yang mengalami perubahan pada kurikulum baik mengenai silabus, SAP atau isi buku ajar atau pada semester berapa mata kuliah tersebut disampaikan. Buku Ajar / metode mengajar/ materi paraktik/ praktikum atau metode aplikasi praktikum itu sendiri.

Dalam peninjauan kurikulum teknik mesin mengundang para pakar bidang kurikulum, alumni, pengguna, dan praktisi bidang Teknik Mesin pada lokakarya Pengembangan Kurikulum dengan Dana dari UMM , hal ini penting untuk mensikronkan isu dan melengkapi informasi yang sedang berkembang di lapang agar persepsi yang dikembangkan dalam rapat kurikulum tingkat jurusan atau fakultas mengerucut.

Dalam rangka menghadapi tantangan MEA, maka Prodi Teknik Mesin memandang perlu melakukan revitalisasi dengan pengembangan kurikulum perguruan tingggi (KPT) yang didasarkan pada dinamika kebutuhan masyarakat , regulasi terkait pendidikan tinggi, visi dan misi perguruan tinggi, khususnya program studi dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Pemutakhiran kurikulum dan penyusunan langkah strategisnya sangat diperlukan dan mendesak sifatnya berkaitan dengan tantangan dan ancaman yang dihadapi lulusan Prodi Teknik Mesin agar memiliki daya saing dan daya tawar yang tinggi.

Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tinggi (pasal 35 ayat 1 UU No. 12 Tahun 2012). Berdasarkan penjelasan tersebut maka Kurikulum pendidikan

(23)

tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar di perguruan tinggi (Pasal 1 butir 6 Kepmendiknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa). Pada ayat 2 ditegaskan bahwa KPT dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi dengan mengacu kepada Standart Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) untuk setiap program studi yang mencakup pengembangan keceerdasan intelektual, akhlak mulia dan ketrampilan.

Merujuk pada panduan penyusunan KPT, model pengembangan Kurikulum teknik mesin yg Sistematik. Menurut model ini pengembangan komponen Kurikulum dimulai dari menerapkan kompetensi lulusan yang dinyatakan dalam rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), proses pembelajaran dan penilaian. Panduan perumusan CPL tertuang dalam SN-Dikti dan KPT dengan mempertimbangkan aspek-aspek.

1. Kebutuhan pemangku kepentingan, masyarakat, pengguna lulusan 2. Karakteristik mahasiswa calon sarjana Teknik

Kurikulum telah dirancang memuat standar kompetensi lulusan (SKL) yang merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, keterampilan umum, ketrampilan khusus, dan pengetahuan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran (CP); bahan kajian; matriks capaian pembelajaran dan bahan kajian untuk penentuan mata kuliah, beserta besarnya sks yang didasarkan pada keluasan, kedalaman strategi pembelajaran yang dipilih; struktur kurikulum dalam sajian mata kuliah tiap semester beserta bobotnya.

Penyusunan Kurukulum disesuaikan dengan standar KKNI dan merujuk SN Dikti dan Permenristek nomor 44 tahun 2015, merujuk pada panduan penyusunan kurikulum dikti tahun 2016, dengan langkah utama : (1) penentuan Profil Lulusan, (2) Penentuan capaian Pembelajaran (3) Penentuan Bahan Kajian yang akan dikembangkan dan dibutuhkan bagi masyarakat atau pemangku kepentingan pada masa yang akan datang, (4) Penentuan Mata Kuliah dan besarnya SKS berdasarkan kedalaman dan keluasan, dan strategi pembelajaran yang digunakan. Penetapan kedalaman, kerincian, keluasan bahan kajian dapat dilihat pada Lampiran 1

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan, bab I pasal 1 ayat 6, disebutkan bahwa Kurikulum adalah “seperangkat rencana dan pengaturan mengenai

(24)

capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi”.

Oleh sebab itu, Kurikulum merupakan “jalur pacu” atau “kendaraan” untuk mencapai tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan dari suatu program studi. Dalam menanggapi hal tersebut Prodi Teknik Mesin berinisiatif untuk melakukan kegiatan merevisi dan merumuskan kurikulum sesuai dengan tujuan pendidikan dan tuntutan kompetensi lulusan, sehingga mahasiswa lulusan Prodi teknik Mesin Fakultas Teknik dapat memiliki keunggulan dibidangnya pada era AFTA dan MEA ini.

Dalam penyusunan kurikulum Perguruan Tinggi (KPT), program studi teknik Mesin FT UMM perlu membuat konsep didalam penyusunan kurikulumnya agar keluaran (outcomes) yang diharapkan, sasaran (goals), dan tujuan (objective) pendidikan yang akan dicapai kurikulum tersebut, tidak memuat nilai-nilai dasar yang cepat usang dan tidak relevan, hal seperti ini disebut saber-tooth curriculum (Peddiwell, 1939). Kurikulum harus responsif pada setiap perubahan kebutuhan stakeholders dan tantangan jaman terhadap mahasiswa lulusan Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan.

5. 2. Evaluasi Kurikulum

Peninjauan Kurikulum dilakukan setiap 4-5 tahun sekali, sedangkan evaluasi pelaksanaan kurikulum dilaksanakan setiap tahun sekali. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal dan memperhatikan visi, misi, dan umpan balik Program studi Teknik Mesin. Setiap awal semester Program studi Teknik Mesin menyelenggarakan Rapat. Pada rapat ini dilakukan peninjauan ulang terhadap Rencana Kegiatan Belajar Mengajar (RKBM)/Silabus atau yang sekarang disebut dengan istilah RPS (Rancangan Pembelajaran Semeter) pada setiap mata kuliah, serta evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran, sistem penilaian (assesment) dan tindak lanjutnya.

Pembaharuan atau peninjauan kurikulum dilakukan sesuai dengan perkembangan ilmu di bidangnya dan kebutuhan pemangku kepentingan.

Upaya peninjauan kurikulum yang diberlakukan diharapkan agar memiliki relevansi degan kebutuhan pasar dan berorientasi ke masa depan. Hal ini karena Prodi Teknik Mesin berusaha membekali mahasiswanya dengan ilmu pengetahuan yang mampu menjawab tantangan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh stakeholder dan menjadikannya sebagai peluang keunggulan. Hasil analisis kurikulum sebagaimana pada tabel analisis SWOT dibawah ini:

(25)

Tabel 5.1. Analisis SWOT Kurikulum Kekuatan

1. Kurikulum disusun berdasarkan pertimbangan yang komprehensif, yaitu disesuaikan visi, misi, tujuan, kondisi institusi, kebutuhan pasar serta perkembangan IPTEKS

2. Pelaksanaan kurikulum didukung dengan fasilitas yang memadai.

3. Komitmen dosen yang tinggi dalam melaksanakan kurikulum

4. Adanya badan kendali mutu akademik yang melakukan evaluasi dalam implementasi PBM.

Kelemahan

1.kebanyakan dosen belum menghasilkan handout dan diktat materi kuliah

2. Pengembangan suasana akademik melalui pembinaan kreaifitas mhs (karya ilmiah mahasiswa masih minim)

Peluang

1. Diterapkannnya kurikulum Perguruan tinggi (KPT) Program Studi TEKNIK MESIN dan kurikulum institusional yang sangat kondusif dalam pengembangan Program Studi

2. Adanya perubahan untuk memutahirkan kurikulum dengan memperhatikan UUGD 2005 dan stakeholder

3. Tersedianya perangkat pembelajaran berbasis e learning

Ancaman

1. Diterapkannya pelaksanaan peraturan DIKTI tentang Ratio Dosen dan mahasiswa akan berpengaruh pada pembatasan jumlah penerimaan mahasiswa baru S1

2. Persaingan dan tuntutan kualitas lulusan dalam dunia kerja sangat tinggi.

5.3. Hal-hal penting yang menjadi landasan pengembangan kurikulum a. UU Guru dan Dosen No. 14 Tahun 2015 tentang guru dan dosen b. UU No 12 Tahun 2012 Tentang pendidikan Tinggi (UU Dikti) c. Perpres No 8 Tahun 2012 tentang KKNI

d. Permendikbud No 73 Tahun 2013 tentang penyelenggaraan KKNI PT e. Permenristek Dikti No 44 Tahun 2015 tentang SN Dikti

f. Permenristekdikti No 154 Tahun 2015 tentang nomenklatur Rumpun Ilmu

(26)

g. Surat Edaran Belmawa No 255/B/ SE/VIII/2016 tentang penyusunan KPT di PT h. SK Rektor no 35 Tahun 2016

(27)

BAB VI

PEMBENTUKAN MATAKULIAH DAN PENENTUAN BOBOT SKS

Penetapan mata kuliah di Prodi Teknik Mesin dilakukan dalam rangka merekonstruksi atau mengembangkan kurikulum baru, ini dapat dilakukan dengan menggunakan pola matriks yang sama hanya pada kolom vertikal diisi dengan bidang keilmuan program studi.

Keilmuan program studi Teknik Mesin ini diklasifikasikan ke dalam kelompok bidang kajian atau menurut cabang ilmu/keahlian yang secara sederhana dapat dibagi ke dalam misalnya inti keilmuan prodi, IPTEK pendukung atau penunjang, dan IPTEK yang diunggulkan sebagai ciri program studi sendiri

Matriks dapat digunakan untuk mengembangkan kurikulum baru dengan menyusun mata kuliah – mata kuliah yang berbeda. Secara umum ada dua cara dalam membentuk mata kuliah, yakni yang parsial yang hanya berisi satu bahan kajian, dan yang terintegrasi yang berisi berbagai bahan kajian. Pertimbangan pembentukan mata kuliah secara terintegrasi didasarkan pada aspek :

1. Efektivitas/ketepatan metode pembelajaran yang dipilih dalam memenuhi CPL, yaitu bila dinilai bahwa dengan dibelajarkan secara terintegratif hasilnya akan lebih baik, maka mata kuliahnya dapat berbetuk terintegratif/modul/blok;

2. bahan kajian terintegrasi secara keilmuan

Besarnya sks suatu mata kuliah dimaknai sebagai waktu yang dibutuhkan oleh mahasiswa untuk dapat memiliki kemampuan yang dirumuskan dalam sebuah mata kuliah tersebut. Dalam hal ini prodi Teknik Mesin dalam menentukan bobot sks yaitu dengan memperhatikan unsur penentu perkiraan besaran sks adalah:

1. Tingkat kemampuan yang harus dicapai (lihat Standar Kompetensi Lulusan untuk setiap jenis prodi dalam SN-Dikti);

2. Kedalaman dan keluasan materi pembelajaran yang harus dikuasai (lihat Standar Isi Pembelajaran dalam SN-Dikti);

3. Metode/strategi pembelajaran yang dipilih untuk mencapai kemampuan tersebut (lihat Standar Proses Pembelajaran dalam SN-Dikti).

(28)

Tabel 6.1 : Tabel Penetapan Matakuliah dan SKSnya N

o Mata Kuliah Keluasa

n Kedalaman Beban

SKS Sementar

a

SK S

1 Fisika teknik 1 3 4 12 2.29 3

2 Fisika Teknik 2 4 4 16 3.06 3

3 Praktikum Fisika 2 3 6 1.15 1

4 Kimia Teknik 3 3 9 1.72 2

5 Praktikum kimia 2 3 6 1.15 1

6 Kalkulus I 7 3 21 4.01 4

7 Kalkulus II 7 3 21 4.01 4

8 Persamaan Differensial 5 3 15 2.87 3

9 Analisa Numerik 3 3 9 1.72 2

10 Metode Penelitian 3 4 12 2.29 2

11 Pengantar Teknik Mesin 4 2 8 1.53 2

12 Menggambar Mesin 3 3 9 1.72 2

13 Menggambar Berbantuan

Komputer 2 3 6 1.15 1

14 Menggambar Teknik 3 3 9 1.72 2

15 Elemen Mesin 1 3 4 12 2.29 2

16 Elemen Mesin 2 5 4 20 3.82 4

17 Kinematika 4 3 12 2.29 2

18 Dinamika 4 3 12 2.29 2

19 Getaran Mekanik 4 4 16 3.06 3

20 Projek desain Tim 1 4 4 16 3.06 3

21 Projek desain Tim 2 4 4 16 3.06 3

22 Computer Aided

Enggineering (CAE) 3 4 12 2.29 2

23 Desain Rekayasa 3 3 9 1.72 2

24 Praktikum Fenomena Dasar

Mesin 3 2 6 1.15 1

25 Material Teknik 4 4 16 3.06 3

(29)

N

o Mata Kuliah Keluasa

n Kedalaman Beban

SKS Sementar

a

SK S

26 Metakurgi Fisik 3 3 9 1.72 2

27 Statika Struktur 4 4 16 3.06 3

28 Mekanika Kekuatan material 4 4 16 3.06 3

29 Praktikum Pengujian logam 2 3 6 1.15 1

30 Proses Produksi 1 4 3 12 2.29 2

31 Proses Produksi 2 4 3 12 2.29 2

32 Praktikum Proses Produksi 1 2 3 6 1.15 1

33 Praktikum Proses Produksi 2 2 3 6 1.15 1

34 Metrologi Industri 5 3 15 2.87 3

35 Termodinamika 1 3 4 12 2.29 2

36 Termodinamika 2 3 4 12 2.29 2

37 Mekanika Fluida 1 3 4 12 2.29 2

38 Mekanika Fluida 2 3 4 12 2.29 2

39 Perpindahan Panas 1 3 4 12 2.29 2

40 Perpindahan Panas 2 3 4 12 2.29 2

41 Praktikum Uji prestasi Mesin 2 3 6 1.15 1

42 Bahasa Indonesia 3 3 9 1.72 2

43 ESP I ( Reseptif Skill ) 3 3 9 1.72 2

44 ESP II ( Produktif Skill ) 3 3 9 1.72 2

45 Pendidikan

Kewarganegaraan 3 3 9 1.72 2

46 Pancasila 3 3 9 1.72 2

47 Kewirausahaan 3 3 9 1.72 2

48 Pengukuran Teknik 3 3 9 1.72 2

49 Teknik Tenaga Listrik 3 3 9 1.72 2

50 Teknik Pengaturan 4 4 16 3.06 3

51 Mekatronika 4 3 12 2.29 2

52 Ekonomi Teknik 3 3 9 1.72 2

53 Managemen Industri 4 3 12 2.29 2

(30)

N

o Mata Kuliah Keluasa

n Kedalaman Beban

SKS Sementar

a

SK S

54 Kesehatan Keselamatan

Kerja 3 3 9 1.72 2

55 Programable Logic Control

(PLC) 3 4 12 2.29 2

56 Al-Islam dan

Kemuhammadiyahan I 2 2 4 0.76 1

57 Al-Islam Dan

Kemuhammadiyahan II 2 2 4 0.76 1

58 Al-Islam &

Kemuhammadiyahan III 2 2 4 0.76 1

59 Al-Islam Dan

Kemuhammadiyahan IV 2 2 4 0.76 1

60 Sistem Konversi Energi 4 4 16 3.06 3

61 Mesin mesin fluida 4 4 16 3.06 3

62 Kuliah Kerja Nyata 7 3 21 4.01 4

63 Praktek Kerja Nyata 3 4 12 2.29 2

64 Skripsi 8 4 32 6.11 6

65 MK Pilihan 1 4 4 16 3.06 3

66 MK Pilihan 2 4 4 16 3.06 3

67 MK Pilihan 3 4 4 16 3.06 3

Mata Kuliah Pilihan Bidang Konstruksi

1 Pesawat Angkat angkut 4 4 16 3.06 3

2 Pneumatik Hidrolik 4 4 16 3.06 3

3 Analisa Struktur 4 4 16 3.06 3

4 Analisa Kegagalan Material 4 4 16 3.06 3

5 Dinamika Kendaraan 4 4 16 3.06 3

6 Getaran Mekanik Lanjut 4 4 16 3.06 3

7 Alat alat Berat 4 4 16 3.06 3

Mata Kuliah Pilihan Bidang Material

1 Teknik Pengecoran 4 4 16 3.06 3

(31)

N

o Mata Kuliah Keluasa

n Kedalaman Beban

SKS Sementar

a

SK S

2 Teknik Pembentukan 4 4 16 3.06 3

3 Plastik Polimer dan komposit 4 4 16 3.06 3

4 Korosi 4 4 16 3.06 3

5 Teknik Pengelasan 4 4 16 3.06 3

Mata Kuliah Pilihan Bidang Permesinan

1 Teknologi Permesinan 4 4 16 3.06 3

2 Pemrogaman Mesin CNC 4 4 16 3.06 3

3 CAD - CAM 4 4 16 3.06 3

4 Managemen Produksi 4 4 16 3.06 3

5 Robotika 4 4 16 3.06 3

6 Mesin Perkakas 4 4 16 3.06 3

7 Perkakas Bantu 4 4 16 3.06 3

Mata Kuliah Pilihan Bidang Konversi Energi 1 Refregerasi dan

pengkondisian udara 4 4 16 3.06 3

2 Teknik Penukar Kalor 4 4 16 3.06 3

3 Komputasi dinamika Fluida 4 4 16 3.06 3

4 Sistem perpipaan 4 4 16 3.06 3

5 Energi Alternatif 4 4 16 3.06 3

6 Managemen Energi 4 4 16 3.06 3

7 Ketel uap & Turbin uap 4 4 16 3.06 3

8 Motor Bakar 4 4 16 3.06 3

9 Teknik Pembakaran 4 4 16 3.06 3

10 Manajemen Padat Sampah I 4 4 16 3.06 3

11 Manajemen Padat Sampah II 4 4 16 3.06 3

(32)

BAB VII

DISTRIBUSI MATA KULIAH TIAP SEMESTER

Berikut adalah sebaran matakuliah yang ada di prodi TEKNIK MESIN yang disajikan dalam bentuk tabel tiap semester:

Tabel 7.1 : Tabel sajian matakuliah / distribusi matakuliah tiap semester

SEMESTER 1 Bobot SKS

No. Mata Kuliah Ƹ T P L JP

1. AIK I (P2KK) 1 2 0 0

2. Bahasa Inggris Teknik I 2 2 0 0

3. Kalkulus I 2 3 0 0

4. Fisika Teknik I 2 2 0 0

5. Material Teknik 2 2 0 0

6. Kimia Teknik 2 2 0 0

7. Praktikum Kimia 1 0 1 0

8. Pengantar Teknik Mesin 2 2 0 0

TOTAL sks 19

SEMESTER 2 Bobot SKS

No. Mata Kuliah Ƹ T P L JP

1. AIK II (Aqidah dan Ibadah) 1 2 0 0

2. ESP II (Produktif Skill) 2 2 0 0

3. Kalkulus II 4 3 1 0

4. Fisika Teknik II 2 2 0 0

5. Bahasa Indonesia) 2 0 0 0

6. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 0 0

7. Statika Struktur 3 3 0 0

8. Menggambar Teknik 2 1 1 0

9. Praktikum Fisika 1 0 1 0

TOTAL sks 20

(33)

SEMESTER 3 Bobot SKS

No. Mata Kuliah Ƹ T P L JP

1. Pancasila 2 2 0 0

2. Persamaan Differensial 3 3 0 0

3. Teknik Tenaga Listrik (P) 2 2 0 0 4. Mekanika kekuatan Material 3 3 0 0

5. Termodinamika Teknik I 2 2 0 0

6. Proses produksi I 2 2 0 0

7. Praktikum Proses Produksi I 1 0 1

8. Menggambar Mesin (P) 1 1 1

9 Kinematika 2 2 0

10 Menggambar Berbantuan

Komputer 1 0 1

TOTAL sks 21

SEMESTER 4 Bobot SKS

No. Mata Kuliah Ƹ T P L JP

1. Ilmu Kealaman Dasar 3 3 0 0

2. Analisa Numerik (P)* 2 0 0 0

3. Kinematika dan Dinamika 2 2 0 0

4. Elemen Mesin I 2 2 0 0

5. Proses Produksi II (P) 2 2 0 0

6. Praktikum Proses Produksi II 1 0 0 1

7. Mekanika Fluida I 2 2 0 0

8. Mekatronika 2 2 0 0

9 Metalurgi Fisik 2 2 0 0

10 Ekonomi Teknik 2 2 0 0

TOTAL sks 20

(34)

SEMESTER 5 Bobot SKS

No. Mata Kuliah Ƹ T P L JP

1. AIK III

(Kemuhammadiyahan) 1 2 0 0

2. Pengukuran Teknik (P) 2 1` 1 0

3. Rekayasa Berbantuan

Komputer (CAE) 2 2 0 0

4. Perpindahan Panas 1 2 2 0 0

5. Elemen Mesin II (P) 4 4 0 0

6. Manajemen Industri 2 2 0 0

7. Getaran Mekanik (P) 3 3 0 0

8. Praktikum FDM 1 0 1 0

9. Mekanika fluida II 2 2 0 0

10. K 3 2 2 0 0

TOTAL sks 20

SEMESTER 6 Bobot SKS

No. Mata Kuliah Ƹ T P L JP

1. AIK IV (Akhlak dan

Muamalah ) 1 2 0 0

2. Teknik Pengaturan 3 3 0 0

3. Mata Kuliah Pilihan I 3 3 0 0

4. Proyek Desain Team I 3 3 0 0

5. Metrologi Industri dan

Kontrol Kualitas (P) 3 3 0 0

6. Sistem Konversi Energi 3 3 0 0

7. Metodologi Riset 2 2 0 0

8. Praktikum Pengujian logam 1 0 1 0

9. Perpindahan Panas 1I 2 2 0 0

10.

TOTAL sks 21

(35)

SEMESTER 7 Bobot SKS

No. Mata Kuliah Ƹ T P L JP

1. Mesin-Mesin Fluida 3 3 0 0

2. Proyek Desain Team II 3 3 2 0

3. Desain Rekayasa * 2 2 0 0

4. Kewirausahaan 2 2 0 0

5. Mata Kuliah Pilihan II 3 3 0 0

6. Mata Kuliah Pilihan III 3 3 0 0

7. PLC 2 2 0 0

8. Praktikum Prestasi Mesin I 1 0 1 0

TOTAL sks 19

SEMESTER 8 Bobot SKS

No. Mata Kuliah Ƹ T P L JP

1. Skripsi 6 6 0 0

2. Kerja Praktek 2 0 0 2

3. KKN 4 0 0 4

TOTAL sks 12

Gambar

Tabel 3.1. Capaian Pembelajaran PS Teknik Mesin Unsur Sikap  UNSUR SNPT &
Tabel 3.2. Capaian Pembelajaran PS Teknik Mesinl Unsur Ketrampilan Umum
Tabel 3.3. Capaian Pembelajaran PS Teknik Mesin  Unsur Pengetahuan
Tabel 3.4. Capaian Pembelajaran PS Teknik Mesin Unsur Ketrampilan Khusus
+6

Referensi

Dokumen terkait

Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi tentang Status Akreditasi dan Pedngkat Terakr€ditasi Program Studi Teknik Mesin pada Program Sa4ana4. Univ€rsitas

Oleh karena itu menjadi tantangan para pendidik pada pendidikan vokasi teknik mesin untuk mampu mengintegrasikan kedua macam komponen kompetensi tersebut secara terpadu dalam

Oleh sebab itu seorang doktor lulusan Prodi Doktor FTMD harus mampu melakukan penelitian di bidang teknik mesin yang dapat memberikan kontribusi secara langsung

Sistematika Renstra FTUB ini, mengacu pada Renstra Universitas Brawijaya dan tujuh komponen evaluasi sebagaimana digunakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan

KISI-KISI SOAL UK PPGT PRODI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN TAHUN 2016 3 Standar Kompetensi Guru. Kompetensi Kompetensi Inti Guru Kompetensi

TOR TUGAS KUNJUNGAN LAPANGAN MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN PRODI D3 TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNS Tugas 1, 31 Maret 2022 Kunjungilah usaha kecil yang ada di sekitar tempat

Fakultas / Prodi : Teknik Mesin Judul Skripsi : RANCANG BANGUN ENGINE SEBAGAI PENGGERAK UTAMA PROTOTIPE MOBIL LISTRIK Skripsi yang bersangkutan di atas telah melalui proses cek

Lembar penilaian Praktik Kerja Industri Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta di PT United Tractors