• Tidak ada hasil yang ditemukan

RISK ASSESSMENT DAN PERUMUSAN STRATEGI MITIGASI RISIKO PADA SISTEM DISTRIBUSI PT SEMEN PADANG.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "RISK ASSESSMENT DAN PERUMUSAN STRATEGI MITIGASI RISIKO PADA SISTEM DISTRIBUSI PT SEMEN PADANG."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seiring dengan semakin ketatnya persaingan bisnis saat ini, perusahaan manufaktur maupun jasa dituntut untuk mampu merencanakan strategi bisnis yang tepat agar dapat bertahan dan berkompetisi dalam lingkungan bisnis yang dihadapi. Salah satu strategi bisnis yang perlu diperkuat adalah strategi terhadap aktivitas rantai pasok, dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dari aktivitas rantai pasok. Aktivitas rantai pasok merupakan suatu sistem yang integratif, dimana setiap aktivitas yang terjadi harus terintegrasi dan tersentralisasi dengan baik agar ketahanan dan efisiensi dari aktivitas rantai pasok dapat tercapai.

Aktivitas yang terjadi pada rantai pasok terdiri dari aliran material, informasi dan keuangan. Semua aktivitas yang terjadi pada aliran tersebut saling berintegrasi untuk mencapai tujuan dari rantai pasok secara keseluruhan. Dalam pencapaian tujuan dari rantai pasok yaitu pengiriman produk yang tepat waktu dan kualitas yang baik, terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kelancaran dari aliran aktivitas rantai pasok. Faktor-faktor tersebut muncul karena adanya kondisi ketidakpastian terhadap aktivitas yang terjadi sehingga menyebabkan munculnya risiko terhadap aktivitas rantai pasok.

Adanya risiko yang muncul pada aktivitas rantai pasok, dapat menyebabkan kerugian sebagai dampak dari kejadian risiko. Hanafi (2009) menyatakan bahwa risiko merupakan konsekuensi yang muncul dari suatu aktivitas, maka dari itu risiko yang mungkin terjadi pada aktivitas rantai pasok perlu dikendalikan agar aktivitas yang dilakukan lebih efisien. Upaya untuk memahami dan mengelola ketidakpastian (risiko) perlu dilakukan manajemen risiko yang efektif. Manajemen risiko yang mengelola risiko pada aktivitas rantai pasok disebut dengan manajemen risiko rantai pasok.

(2)

2 dan dampak risiko. Tantangan dalam manajemen risiko rantai pasok adalah adanya gangguan/risiko pada aktivitas rantai pasok, yang dapat muncul dari beberapa penyebab, antara lain penundaan transportasi, penghentian pekerjaan ataupun bencana alam. Tujuan dari manajemen risiko rantai pasok ini adalah untuk meminimasi kegagalan yang disebabkan oleh risiko yang muncul pada aktivitas rantai pasok dalam pemenuhan kebutuhan, baik yang telah maupun yang belum direncanakan. Dengan manajemen risiko rantai pasok yang tepat, perusahaan mampu melakukan mitigasi risiko secara efektif, serta mengelola anggaran secara efisien terkait dalam upaya mengurangi gangguan dan waktu pemulihan ketika risiko tidak dapat dihindari.

Bosman (2006) menyatakan bahwa salah satu aktivitas rantai pasok yang memiliki dampak signifikan terhadap keberlangsungan bisnis perusahaan adalah pendistribusian produk. Selain itu, IBM Global Business Services (2008) menyatakan bahwa salah satu aktivitas rantai pasok yang memiliki fungsi kritis dan berpotensi menyebabkan aktivitas dalam rantai pasok berhenti (ketika suatu hal yang tidak terduga terjadi) adalah aktivitas distribusi. Berdasarkan pernyataan tersebut, peran dari aktivitas distribusi dalam rantai pasok sangat vital karena sangat menentukan ketepatan waktu dan kondisi produk selama proses penyaluran produk sampai ke tangan konsumen akhir, yang merupakan tujuan yang harus dicapai dari keseluruhan aktivitas rantai pasok. Karena itu, penelitian ini mengkaji risiko pada aktivitas pendistribusian produk.

PT Semen Padang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur yang memproduksi semen dengan wilayah pemasaran dalam dan luar negeri. Sistem distribusi PT Semen Padang terdiri dari pendistribusian semen melalui jalur darat dan laut. Pendistribusian semen dimulai dari Packing Plant Indarung dan didistribusikan ke beberapa daerah pemasaran PT Semen Padang. Untuk jalur darat, pendistribusian dalam bentuk semen bag menuju gudang penyangga dan untuk jalur laut, pendistribusian dalam bentuk semen curah pada umumnya yang dimulai dari Packing Plant Indarung menuju Packing Plant Teluk Bayur dan dilanjutkan dengan pendistribusian ke beberapa Packing Plant

(3)

3 Proses yang dilalui selama pendistribusian semen, tentunya tidak lepas dari berbagai kemungkinan risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan pengiriman semen yang tepat waktu ke tangan konsumen akhir dengan kualitas semen yang tetap terjaga dengan baik. Risiko yang mungkin terjadi pada aktivitas pendistribusian semen, seperti risiko terhadap kinerja peralatan/mesin pengemasan semen, rusaknya kantong semen, keterlambatan pasokan semen, kurangnya persediaan semen di gudang penyangga, dan sebagainya. Semua risiko yang mungkin terjadi tersebut dapat muncul pada aktivitas distribusi semen PT Semen Padang dengan probabilitas yang tidak pasti. Maka dari itu, risiko dapat muncul karena adanya kondisi ketidakpastian.

Pengelolaan dampak/pengaruh efek risiko yang terjadi pada aktivitas distribusi semen dapat dimulai dengan melakukan pengukuran terhadap risiko selama proses pendistribusian semen. Pengukuran risiko tersebut dapat dimulai dengan melakukan identifikasi, analisis dan evaluasi risiko serta melakukan mitigasi terhadap risiko yang mungkin terjadi. Karena itu, diperlukan penelitian untuk melakukan penilaian risiko dan perumusan strategi mitigasi risiko dalam upaya meminimasi kemunculan risiko pada aktivitas distribusi semen PT Semen Padang.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan maka permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Apa saja risiko yang dapat terjadi pada sistem distribusi semen PT Semen Padang?

2. Bagaimana risiko kritis yang muncul pada sistem distribusi semen PT Semen Padang dapat diminimasi kemunculannya dalam upaya mencapai aktivitas pendistribusian semen yang lebih efisien?

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :

(4)

4 2. Mendapatkan prioritas risiko yang akan dilakukan mitigasi.

3. Mendapatkan rumusan strategi mitigasi risiko dalam upaya meminimasi kemunculan risiko yang diprioritaskan pada sistem distribusi semen PT Semen Padang.

1.4 Batasan Masalah

Batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Aktivitas rantai pasok yang diamati adalah sistem distribusi semen di PT Semen Padang dimulai dari PPI (Packing Plant Indarung) sampai gudang penyangga di kawasan Sumatera.

2. Pendekatan manajemen risiko yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kerangka kerja ISO 31000.

3. Dalam penelitian ini, tidak dilakukan kajian mengenai aktivitas pendistribusian semen melalui jalur laut karena berbagai informasi yang perlu dikaji bersifat sangat strategis bagi perusahaan sehingga tidak dapat dipublikasikan.

4. Perumusan strategi mitigasi risiko yang dihasilkan tidak sampai tahap implementasi.

1.5 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Dalam Bab ini dijelaskan latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, dan sistematika penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

(5)

5 BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Dalam Bab ini dijelaskan langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini hingga menghasilkan kesimpulan yang ingin diperoleh dari tujuan dilakukannya penelitian.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Dalam Bab ini diuraikan mengenai data yang diperoleh dari perusahaan baik melalui wawancara, kuisioner, atau observasi langsung ke lapangan. Kemudian data tersebut dilakukan pengolahan data untuk mendapatkan hasil yang ingin dicapai dari tujuan penelitian serta pembahasan terhadap hasil pengolahan yang diperoleh.

BAB V ANALISIS STRATEGI MITIGASI RISIKO

Dalam Bab ini dijelaskan pengkajian terhadap alternatif strategi mitigasi untuk setiap risiko yang diprioritaskan.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

(6)

iii

ABSTRAK

Distribusi merupakan aktivitas yang vital dalam manajemen rantai pasok. Aktivitas tersebut tidak lepas dari kemungkinan gangguan (risiko) yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan perusahaan. Saat ini, sistem distribusi semen PT Semen Padang masih menghadapi gangguan yang menjadi penghambat kelancaran distribusi semen. Karena itu, perlu dilakukan risk assessment

terhadap sistem distribusi semen agar risiko yang terjadi di sepanjang aliran

aktivitas distribusi semen PT Semen Padang dapat diminimumkan

kemunculannya.

Penelitian ini mengkaji pengelolaan risiko pada sistem distribusi PT Semen Padang dengan menggunakan pendekatan ISO 31000 yang terdiri dari tiga elemen pokok yaitu penentuan konteks, penilaian risiko, dan perlakuan risiko. Tahap penentuan konteks dilakukan untuk mendapatkan risiko yang diprioritaskan untuk perumusan tindakan pengendalian risiko. Penentuan konteks risiko dimulai dari identifikasi risiko pada aktivitas pendistribusian semen PT Semen Padang hingga diperoleh risiko yang diprioritaskan. Selanjutnya, dilakukan penilaian terhadap risiko yang diprioritaskan tersebut untuk merumuskan strategi mitigasi risiko dalam meminimasi kemunculannya.

Berdasarkan hasil risk assessment yang dilakukan diperoleh 22 risiko yang dapat terjadi pada aktivitas pendistribusian semen PT Semen Padang. Diantara 22 risiko tersebut, risiko yang diprioritaskan adalah risiko gangguan pada packer group, kantong semen pecah, dan re-bag semen di gudang penyangga. Strategi mitigasi yang direkomendasikan untuk event kritis risiko gangguan pada packer group adalah peningkatan perawatan mesin/peralatan

packer group, peningkatan produktivitas sumber daya manusia (SDM) termasuk pengendalian dan pengawasan SDM, peningkatan pengendalian proses pengantongan semen hingga pemuatan ke truk, pengembangan dan pelatihan SDM, serta peningkatan kualitas jaringan dan server untuk aplikasi SAP. Strategi mitigasi yang direkomendasikan untuk event kritis risiko kantong semen pecah adalah peningkatan kualitas kantong semen, peningkatan kualitas SDM, dan peningkatan keamanan peralatan packer group. Untuk event kritis risiko re-bag

semen di gudang penyangga, strategi mitigasi yang direkomendasikan adalah peningkatan kualitas SDM dan peningkatan sistem manajemen gudang penyangga.

(7)

iv

ABSTRACT

Distribution is a vital activity in supply chain management. These activities can not be separated from the possibility of disruption (the risks) that may affect the achievement of corporate goals. Currently, the distribution system of PT Semen Padang is still facing disruption that became obstacle to continuity distribution of cement. Therefore, necessary risk assessment to distribution system of cement so that risks occured in the distribution activities of PT Semen Padang can be minimized.

This research assessed of risk management in distribution system of PT Semen Padang using ISO 31000 approach which consists of three main elements, namely establishing the context, risk assessment and risk treatment. Phase of establishing the context is conducted to find of the prioritized risks to formulate mitigation strategy. Establishing the context started from the risk identification in the distribution activities of PT Semen Padang to obtain the prioritized risks. Furthermore, assessment of prioritized risks was conducted to formulate of risk mitigation strategy on minimizing it appearance.

Based of risk assessment, it was obtained 22 risks that can occur in distribution activities of PT Semen Padang. Among the risks, prioritized risk are disruption to the packer group, rupture the cement bags, and cement re-bag in distribution warehouse. Recommended of mitigation strategy for critical event of the risk of disruption to the packer group are improving maintenance of machines/equipment of packer group, increasing the productivity of human resources (HR) including the control and supervision of human resources, improving to packing process control of cement to loading to trucks, development and training of human resource, improvement the quality of the network and servers of SAP applications. Recommended mitigation strategy for critical event of the risk of rupture the cement bags are increasing quality of cement bags, increasing quality of human resources, and increasing safety tools of packer group. For critical event of the risk of cement re-bag in distribution warehouse, recommended mitigation strategy are increasing quality of human resources and improving the management system in distribution warehouse.

(8)

RISK ASSESSMENT

DAN PERUMUSAN STRATEGI

MITIGASI RISIKO PADA SISTEM DISTRIBUSI

PT SEMEN PADANG

TUGAS AKHIR

Oleh :

MITA ANDRIYANI S.

0810932057

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS ANDALAS

PADANG

(9)

RISK ASSESSMENT DAN PERUMUSAN STRATEGI MITIGASI

RISIKO PADA SISTEM DISTRIBUSI PT SEMEN PADANG

TUGAS AKHIR

Sebagai Salah Satu Syarat untuk Menyelesaikan Program Sarjana pada Jurusan Teknik

Industri Fakultas Teknik Universitas Andalas

Oleh :

MITA ANDRIYANI S.

0810932057

Pembimbing :

Dr. Alexie Herryandie Bronto Adi

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS ANDALAS

PADANG

(10)

LEMBAR PENGESAHAN

RISK ASSESSMENT DAN PERUMUSAN STRATEGI MITIGASI

RISIKO PADA SISTEM DISTRIBUSI PT SEMEN PADANG

Oleh :

MITA ANDRIYANI S.

0810932057

Lulus Sidang Tugas Akhir Tanggal : 24 Oktober 2012

Disetujui Oleh :

Dosen Pembimbing

Dr. Alexie Herryandie Bronto Adi

(11)

v

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

ABSTRAK ... iii

ABSTRACT ... iv

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR GAMBAR ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... x

DAFTAR SIMBOL ... xi

DAFTAR SINGKATAN ... xii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3 Tujuan Penelitian ... 3

1.4 BatasanMasalah... 4

1.5 Sistematika Penulisan ... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Manajemen Risiko Rantai Pasok ... 6

2.2 Konsep Risiko dan Manajemen Risiko ... 11

2.3 Metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) ... 17

2.4 Value at Risk (VaR) ... 18

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Penentuan Konteks ... 21

3.2 Penilaian Risiko yang Diprioritaskan ... 22

3.2.1 Identifikasi Event Risiko ... 23

3.2.2 Pengumpulan Data ... 23

(12)

vi

3.2.4 Evaluasi risiko ... 24

3.3 Perlakuan Risiko yang Diprioritaskan ... 25

3.4 Analisis Strategi Mitigasi Risiko ... 25

3.5 Penutup ... 25

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Penentuan Konteks ... 29

4.1.1 Identifikasi Risiko Sistem Distribusi PT Semen Padang ... 32

4.1.2 Analisis Kajian Risiko ... 33

4.2 Penilaian Risiko yang Diprioritaskan ... 43

4.2.1 Identifikasi Event Risiko ... 44

4.2.2 Analisis Event Risiko ... 47

4.2.3 Evaluasi Risiko yang Diprioritaskan ... 55

4.3 Perlakuan Event Risiko yang Diprioritaskan ... 69

4.3.1 Perlakuan Event Risiko Gangguan pada Packer Group ... 69

4.3.2 Perlakuan Event Risiko Kantong Semen Pecah ... 76

4.3.3 Perlakuan Event Risiko Re-Bag Semen Di Gudang Penyangga... 78

BAB V ANALISIS STRATEGI MITIGASI RISIKO 5.1 Strategi Mitigasi Risiko Gangguan pada Packer Group ... 81

5.2 Strategi Mitigasi Risiko Kantong Semen Pecah ... 88

5.3 Strategi Mitigasi Risiko Re-Bag Semen Di Gudang Penyangga... 90

BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan ... 93

6.2 Saran ... 94

(13)

vii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Kategori Risiko Supply Chain ... 9

Tabel 2.2 Alternatif Manajemen Risiko ... 15

Tabel 4.1 Potensi Sumber Risiko pada Sistem Distribusi Semen ... 32

Tabel 4.2 Hasil Identifikasi Risiko Sistem Distribusi PT Semen Padang ... 33

Tabel 4.3 Contoh Hasil Analisis FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) ... 35

Tabel 4.4 Rekapitulasi Penilaian Para Pakar untuk Risiko Distibusi Semen PT Semen Padang... 36

Tabel 4.5 Rekapitulasi Penilaian Gabungan dari Ketiga Pakar... 37

Tabel 4.6 Rekapitulasi Tingkat Risiko Sistem Distribusi PT Semen Padang Jalur Darat ... 38

Tabel 4.7 Rekapitulasi Hasil Matriks Penilaian Risiko ... 40

Tabel 4.8 Rekapitulasi Tingkat Risiko dan Skor RPN ... 41

Tabel 4.9 Hasil Verifikasi Pakar Terhadap Identifikasi Event Risiko Gangguan pada Packer Group (R02) ... 45

Tabel 4.10Data Jumlah Kantong Semen Pecah di PPI dan Gudang Penyangga Sumatera ... 46

Tabel 4.11Event Risiko Kantong Semen Pecah ... 47

Tabel 4.12Data Penyusutan dan Re-Bag Semen Di Gudang Penyangga Sumatera (Periode Tahunan) ... 47

Tabel 4.13Event Risiko Re-Bag Semen Di Gudang Penyangga ... 47

Tabel 4.14Rekapitulasi Penilaian Pakar Terhadap Frekuensi Event Risiko Gangguan pada Packer Group ... 48

Tabel 4.15Rekapitulasi Penilaian Pakar Terhadap Dampak Event Risiko Gangguan pada Packer Group Dari Segi Waktu ... 49

Tabel 4.16Rekapitulasi Tingkat Risiko Gangguan pada Packer Group (Penilaian Pakar) ... 51

(14)

viii

Tabel 4.18Rekapitulasi Tingkat Risiko Re-Bag Semen

Di Gudang Penyangga ... 51

Tabel 4.19Rekapitulasi Nilai Threshold untuk Setiap Risiko ... 56

Tabel 4.20OpportunityLoss Risiko Gangguan pada Packer Group ... 56

Tabel 4.21Perkiraan Loss Risiko Kantong Semen Pecah... 57

Tabel 4.22Perkiraan Loss Risiko Re-bag Semen Di Gudang Penyangga (Hasil Replikasi dengan MEBoot) ... 58

Tabel 4.23Rekapitulasi Perhitungan Nilai EOT Risiko Gangguan pada Packer Group ... 60

Tabel 4.24Rekapitulasi Perhitungan Nilai EOT Risiko Kantong Semen Pecah ... 61

Tabel 4.25Rekapitulasi Perhitungan Nilai EOT Risiko Re-Bag Semen Di Gudang Penyangga ... 62

Tabel 4.26Rekapitulasi Hasil Pengujian Goodness of Fit untuk Setiap Risiko ... 66

Tabel 4.27Rekapitulasi Parameter GPD (Generalized Pareto Distribution) . 66 Tabel 4.28Rekapitulasi Perhitungan VaR untuk Setiap Risiko ... 67

Tabel 4.29Rekomendasi Tindakan Mitigasi Risiko Event Risiko Gangguan pada Packer Group... 74

Tabel 4.30Rekomendasi Tindakan Mitigasi Risiko Event Risiko Kantong Semen Pecah ... 77

(15)

ix

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Simplifikasi Model Rantai Pasok dan 3 Macam Aliran yang

Dikelola ... 7

Gambar 2.2 Komponen Sistem Distribusi Fisis ... 8

Gambar 2.3 Aliran Jaringan Rantai Pasok ... 9

Gambar 2.4 Matriks Penilaian Risiko ... 13

Gambar 2.5 Risk Map untuk Strategi Pengelolaan Risiko ... 14

Gambar 2.6 Kerangka Kerja Manajemen Risiko ISO 31000 ... 17

Gambar 2.7 Flowchart Algoritma Meboot ... 19

Gambar 3.1 Flowchart Metodologi Penelitian ... 26

Gambar 4.1 Deskripsi Proses Bisnis Sistem Distribusi PT Semen Padang ... 29

Gambar 4.2 Matriks Penilaian Risiko Distribusi Semen PT Semen Padang Jalur Darat ... 39

Gambar 4.3 Matriks Penanganan Risiko Sistem Distribusi PT Semen Padang Jalur Darat ... 40

Gambar 4.4 Matriks penilaian Risiko Terhadap Event Risiko Gangguan pada Packer Group ... 52

Gambar 4.5 Matriks penilaian Risiko Terhadap Event Risiko Kantong Semen Pecah ... 53

Gambar 4.6 Matriks penilaian Risiko Terhadap Event Risiko Re-Bag Semen Di Gudang Penyangga ... 54

Gambar 4.7 Probability Density Function (PDF) untuk Setiap Risiko ... 64

Gambar 4.8 Cummulative Distribution Function (CDF) untuk Setiap Risiko ... 65

Gambar 4.9 Peta Perlakuan Event Risiko Gangguan pada Packer Group ... 70

Gambar 4.10 Peta Perlakuan Event Risiko Kantong Semen Pecah ... 76

(16)

x

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A Proses Bisnis Sistem Distribusi PT Semen Padang

Lampiran B Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)

Lampiran C Format Kuisioner Penelitian

Lampiran D Kategori Risiko PT Semen Padang

Lampiran E Asumsi Opportunity Loss Risiko

(17)

xi

DAFTAR SIMBOL

T = Indeks urutan waktu

xt = Variabel random loss pada waktu ke-t

x(t) = Variabel random x yang diurutkan secara ascending

(t) = Vektor indeks urutan, untuk mencatat urutan asli dari variabel random x

zt = Rata-rata dari setiap dua x(t)yang berurutan

Trimmed mean = Deviasi dari xt – xt-1

mtrm = Median dari dua trimmed mean yang berurutan

N = Jumlah poin data yang dibutuhkan dari bootstrapp λ = Parameter poisson

y = Kejadian

n = Jumlah kejadian y

� = Tingkat kepercayaan

� = Lokasi fungsi distribusi

� = Shape fungsi distribusi

� = Skala fungsi distribusi

�(�) = Probabilitas frekuensi kejadian y Nthreshold = Jumlah poin data di atas nilai threshold

(18)

xii

DAFTAR SINGKATAN

CDF = Cummulative Distribution Function

EOT = Excesses Over Threshold

FMEA = Failure Mode and Effects Analysis

GEV = Generalized Extreme Value

GPD = Generalized Pareto Distribution

MEBoot = Maximum Entropy Bootstrapping

PDF = Probability Density Function

PPI = Packing Plant Indarung

PP Perwakilan = Packing Plant Perwakilan PPTB = Packing Plant Teluk Bayur

RPN = Risk Priority Number

Referensi

Dokumen terkait

Penilaian kinerja pada gudang suku cadang pada Biro Pengelolaan Persedian PT Semen Padang dibutuhkan untuk mengidentifikasi pilihan dalam merancang dan mengevaluasi

Risiko ini telah dikonfrimasi ke perusahaan dan apabila dibandingkan dengan sumber acuan yang digunakan menunjukkan bahwa setiap perusahaan dengan jenis proses

Untuk mengatasi masalah- masalah tersebut, maka beberapa upaya-upaya pengendalian risiko yang perlu dilaksanakan adalah menerapkan sistem penyimpanan sepatu yang teratur dan aman,