IMPLIKASI YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 14/PUU-IX/2013 TERHADAP AMBANG BATAS PEROLEHAN SUARA SEBAGAI PERSYARATAN PENCALONAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PELAKSANAAN PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pasangan calon diajukan oleh partai politik yang memperoleh kursi di DPR atau partai politik yang memenuhi syarat ambang batas ( parliamentary threshold) di DPR. Ketentuan
Adapun diantaranya mengenai ketentuan yang mengatur tentang syarat Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden pada Pasal 222 UU 7/2017 mengenai ketentuan ambang batas calon Presiden
suara tidak sah dari seluruh PPK dalam wilayah kerja KPU Kabupaten/Kota. Mencatat keberatan dari saksi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden dan kejadian khusus;. 3.
Pasal 415 1 Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 414 ayat 1 tidak disertakan pada penghitungan perolehan
Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden akhirnya di ganti dengan Undang- Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang mana pengaturan tentang ambang batas di atur
Provinsi dengan jumlah penduduk lebih dari 2.000.000 dua juta sampai dengan 6.000.000 enam juta, pengajuan perselisihan perolehan suara dilakukan jika terdapat perbedaan paling banyak