MAKALAH PENGENDALIAN VEKTOR LALAT
MAKALAH PENGENDALIAN VEKTOR LALAT
Disusun Oleh Kelompok 3: Disusun Oleh Kelompok 3: Rika
Rika Sulistya Sulistya N N P07133116001P07133116001 Marta
Marta Lisca Lisca F F P07133116015P07133116015 Nur Syahidah R
Nur Syahidah R P07133116018P07133116018 Devi
Devi Oktariza Oktariza P07133116021P07133116021 Mufida
Mufida K K P07133116026P07133116026
Farhan
Farhan W W P07133116029P07133116029 Rita
Rita Nur Nur I I P07133116030P07133116030 Dina
Dina Rohmawati Rohmawati P07133116033P07133116033 Nadia Maretta S
Nadia Maretta S P07133116039P07133116039 Lukman
Lukman Heru Heru D D P07133116040P07133116040
REGULER A
REGULER A
DIII KESEHATAN LINGKUNGAN
DIII KESEHATAN LINGKUNGAN
POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
2017/2018
2017/2018
KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga kita dapat menyelesaikan makalah ini melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga kita dapat menyelesaikan makalah ini tanpa kendala suatu apapun. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terima kasih tanpa kendala suatu apapun. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pemikirannya.
materi maupun pemikirannya.
Kami berharap makalah ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi Kami berharap makalah ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi para
para pembaca pembaca tentang tentang pentingnya pentingnya Pengendalian Pengendalian vektor vektor Lalat. Lalat. Materi Materi yang yang kamikami sampaikan pada makalah ini sangat berguna bagi para pembaca yang ingin sampaikan pada makalah ini sangat berguna bagi para pembaca yang ingin benar- benar memahami akan cara-cara pengendalian vektor lalat.
benar memahami akan cara-cara pengendalian vektor lalat.
Akhir kata kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang Akhir kata kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut berperan dalam menyelesaikan makalah ini. Kami menyadari bahwa makalah ini ikut berperan dalam menyelesaikan makalah ini. Kami menyadari bahwa makalah ini belum
belum sempurna. Untuk sempurna. Untuk itu itu kami menghakami mengharapkan rapkan saran dan saran dan kritik dari kritik dari pembaca. pembaca. AtasAtas kritik dan saran yang diberikan, kami mengucapkan terima kasih. Semoga makalah kritik dan saran yang diberikan, kami mengucapkan terima kasih. Semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca.
ini bermanfaat bagi para pembaca.
Penyusun Penyusun
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
COVER ... COVER ... ... 11 KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR ... ... ... 22 DAFTARDAFTAR ISI ISI ... ... ... 33
BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN
A.
A. Latar BelakanLatar Belakang ...g ... ... ... 44 B.
B. Rumusan Rumusan Masalah ...Masalah ... ... ... 55 C.
C. Tujuan ...Tujuan ... ... ... 55
BAB II DASAR
BAB II DASAR TEORI ...TEORI ... ... ... 66
BAB III PEMBAHASAN BAB III PEMBAHASAN
A.
A. Pengendalian lalat Pengendalian lalat berdasarkan stadium ...berdasarkan stadium ... ... 1515 B.
B. Pengendalian Pengendalian lalat belalat berdasarkan tempat rdasarkan tempat mencari mencari makan makan ... ... 2121 C.
C. Pengendalian lalat Pengendalian lalat berdasarkan metode ...berdasarkan metode ... ... ... 2525 D.
D. Perbaikan hygiene Perbaikan hygiene dan sanitasi dan sanitasi lingkungan ... lingkungan ... 2626
BAB IV PENUTUP BAB IV PENUTUP A. A. Kesimpulan ...Kesimpulan ... ... 3232 B. B. Saran Saran ... ... ... 3232 DAFTAR PUSTAKA ... DAFTAR PUSTAKA ... ... 3333
BAB 1
BAB 1
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A.A. LATAR BELAKANGLATAR BELAKANG
Pembangunan kesehatan pada hakekatnya merupakan upaya yang Pembangunan kesehatan pada hakekatnya merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup dilakukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Gerakan masyarakat hidup sehat adalah gerakan bersama setinggi-tingginya. Gerakan masyarakat hidup sehat adalah gerakan bersama yang memiliki beberapa tujuan mulai dari menurunkan beban penyakit yang memiliki beberapa tujuan mulai dari menurunkan beban penyakit menular dan tidak menular, menghindarkan terjadinya penurunan menular dan tidak menular, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas,
produktivitas, menurunkan menurunkan beban beban pembiayaan pembiayaan pelayanan pelayanan kesehatan kesehatan akibatakibat sakit, perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat. sakit, perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat. Germas dilakukan sebagai penguatan upaya promotif dan preventif pada Germas dilakukan sebagai penguatan upaya promotif dan preventif pada masyarakat dengan laju pertumbuhan yang cukup tinggi dan penyebaran masyarakat dengan laju pertumbuhan yang cukup tinggi dan penyebaran penduduk
penduduk yang yang kurang kurang merata, merata, tingkat tingkat pendidikan pendidikan dan dan sosial sosial ekonomi ekonomi yangyang masih rendah.
masih rendah.
Keadaan ini dapat menyebabkan lingkungan fisik biologis yang tidak Keadaan ini dapat menyebabkan lingkungan fisik biologis yang tidak memadai sehingga memungkinkan berkembangbiaknya vector penyakit. Lalat memadai sehingga memungkinkan berkembangbiaknya vector penyakit. Lalat merupakan salah satu vector penting dalam penyebaran penyakit dan tidak merupakan salah satu vector penting dalam penyebaran penyakit dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia karena
bisa dipisahkan dari kehidupan manusia karena dapat kita jumpai pada dapat kita jumpai pada hampirhampir semua jenis lingkungan. Lalat dapat berperan dalam proses pembusukan, semua jenis lingkungan. Lalat dapat berperan dalam proses pembusukan, sebagai predator, parasite pada serangga, penyebab penyakit seperti myasis, sebagai predator, parasite pada serangga, penyebab penyakit seperti myasis, sebagai vector penyakit saluran pencernaan seperti kolera, typhus, disentri, sebagai vector penyakit saluran pencernaan seperti kolera, typhus, disentri, dan diare. Penyakit-penyakit tersebut biasanya terjadi di wilayah dengan dan diare. Penyakit-penyakit tersebut biasanya terjadi di wilayah dengan faktor resiko, kesehatan lingkungan yang buruk sebagai tempat perindukan faktor resiko, kesehatan lingkungan yang buruk sebagai tempat perindukan lalat, dan perilaku hidup bersih dan sehat masih rendah. Oleh karena demikian lalat, dan perilaku hidup bersih dan sehat masih rendah. Oleh karena demikian besar dampak dan gangguan kesehatan
dilakukan pengendalian lalat dengan tepat dan mendukung terwujudnya dilakukan pengendalian lalat dengan tepat dan mendukung terwujudnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
B.
B. RUMUSAN MASALAHRUMUSAN MASALAH
Bagaimana pengendalian vector lalat? Bagaimana pengendalian vector lalat?
C.
C. TUJUANTUJUAN
Menjelaskan pengendalian vector lalat Menjelaskan pengendalian vector lalat
BAB II
BAB II
DASAR TEORI
DASAR TEORI
Vektor menurut Peraturan Pemerintah No. 374 tahun 2010 merupakan arthropoda Vektor menurut Peraturan Pemerintah No. 374 tahun 2010 merupakan arthropoda yang dapat menularkan, memindahkan atau menjadi sumber penularan penyakit pada yang dapat menularkan, memindahkan atau menjadi sumber penularan penyakit pada manusia. Vektor juga menularkan suatu infectious agent dari sumber infeksi kepada manusia. Vektor juga menularkan suatu infectious agent dari sumber infeksi kepada induk semang yang rentan (Adang, I) dan dikenal sebagai arthropod-borne diseases induk semang yang rentan (Adang, I) dan dikenal sebagai arthropod-borne diseases atau sering juga disebut sebagai vector-borne diseases yang merupakan penyakit yang atau sering juga disebut sebagai vector-borne diseases yang merupakan penyakit yang penting
penting dan dan seringkali seringkali bersifat bersifat endemis endemis maupun maupun epidemis epidemis dan dan menimbulkan menimbulkan bahayabahaya bagi kesehatan sampai kematian.
bagi kesehatan sampai kematian.
Pengertian lain menurut para ahli yaitu: Pengertian lain menurut para ahli yaitu: a.
a. Vektor adalah organisme hidup yang dapat menularkan agen penyakit dari satuVektor adalah organisme hidup yang dapat menularkan agen penyakit dari satu hewan ke hewan lain atau ke manusia (Budiman, C. 2006).
hewan ke hewan lain atau ke manusia (Budiman, C. 2006). b.
b. Vektor adalah seekor binatang yang membawa bibit penyakit dari seekor binatangVektor adalah seekor binatang yang membawa bibit penyakit dari seekor binatang atau seorang manusia kepada binatang lainnya atau manusia lainnya (Adi, H.S. atau seorang manusia kepada binatang lainnya atau manusia lainnya (Adi, H.S. 1993).
1993). c.
c. Menurut WHO (2005), vektor adalah serangga atau hewan lain yang biasanyaMenurut WHO (2005), vektor adalah serangga atau hewan lain yang biasanya membawa kuman penyakit yang merupakan suatu risiko bagi kesehatan membawa kuman penyakit yang merupakan suatu risiko bagi kesehatan masyarakat.
masyarakat. d.
d. Menurut Soemirat Menurut Soemirat (2005), k(2005), keberadaan eberadaan vektor vektor penyakit dapat penyakit dapat mempermudahmempermudah penyebaran
penyebaran agent agent penyakit. penyakit. Hal Hal ini ini menentukan menentukan bahwa bahwa masuknya masuknya agent agent baru baru keke dalam suatu lingkungan akan merugikan kesehatan masyarakat setempat.
dalam suatu lingkungan akan merugikan kesehatan masyarakat setempat. e.
e. Pengertian vektor penyakit adalah organisme hidup yang dapat menularkan agentPengertian vektor penyakit adalah organisme hidup yang dapat menularkan agent penyakit dari satu hewan ke h
penyakit dari satu hewan ke hewan lain atau ke ewan lain atau ke manusia. Penularan penyakit padamanusia. Penularan penyakit pada manusia melalui vektor berupa serangga dikenal sebagai vectorborne disease manusia melalui vektor berupa serangga dikenal sebagai vectorborne disease (Chandra, 2007).
Lalat adalah salah satu insekta ordo diptera yang mempunyai sepasang sayap Lalat adalah salah satu insekta ordo diptera yang mempunyai sepasang sayap berbentuk
berbentuk membran. membran. Saat Saat ini ini telah telah ditemukan ditemukan tidak tidak kurang kurang dari dari 60.000 60.000 sampaisampai 100.000 species lalat. Namun tidak semua species ini perlu diawasi, karena beberapa 100.000 species lalat. Namun tidak semua species ini perlu diawasi, karena beberapa diantaranya tidak berbahaya bagi manusia ditinjau dari segi kesehatan (Depkes RI, diantaranya tidak berbahaya bagi manusia ditinjau dari segi kesehatan (Depkes RI, 1991).
1991).
Menurut Sigit dan Hadi (2006) menjelaskan bahwa: “Yang tergolong lalat Menurut Sigit dan Hadi (2006) menjelaskan bahwa: “Yang tergolong lalat pengganggu
pengganggu kesehatan kesehatan adalah adalah Ordo Ordo Diptera, SuDiptera, Subordo bordo Cyclorrhapha, Cyclorrhapha, dan dan anggotanyaanggotanya terdiri atas lebih dari 116.000 spesies lebih di seluruh dunia”. Berdasarkan pendapat terdiri atas lebih dari 116.000 spesies lebih di seluruh dunia”. Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa lalat merupakan ordo diptera yang termasuk dalam tersebut dapat disimpulkan bahwa lalat merupakan ordo diptera yang termasuk dalam klasifikasi serangga (insecta) pengganggu yang menyebarkan penyakit dan klasifikasi serangga (insecta) pengganggu yang menyebarkan penyakit dan menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia dengan spesies yang sangat banyak. menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia dengan spesies yang sangat banyak. Lalat adalah salah satu vektor yang harus dikendalikan karena dapat pengganggu Lalat adalah salah satu vektor yang harus dikendalikan karena dapat pengganggu aktifitas dan kesehatan masyarakat.
aktifitas dan kesehatan masyarakat.
Sebagai alat transportasi yang sangat baik dalam penularan penyakit, lalat sangat Sebagai alat transportasi yang sangat baik dalam penularan penyakit, lalat sangat menyukai tempat yang tidak berangin, tetapi sejuk dan kalau malam hari sering menyukai tempat yang tidak berangin, tetapi sejuk dan kalau malam hari sering hinggap di semak-semak di luar tempat tinggal, lebih menyukai makanan yang hinggap di semak-semak di luar tempat tinggal, lebih menyukai makanan yang bersuhu
bersuhu tinggi tinggi dari dari suhu suhu udara udara sekitar sekitar dan dan sangat sangat membutuhkan membutuhkan air air (Widyati (Widyati && Yuliarsih, 2002).
Yuliarsih, 2002).
Pengendalian adalah upaya untuk mengurangi atau melenyapkan faktor risiko Pengendalian adalah upaya untuk mengurangi atau melenyapkan faktor risiko penyakit
penyakit dan/atau dan/atau gangguan gangguan kesehatan kesehatan (PP (PP No. No. 66 66 Tahun Tahun 2014 2014 tentang tentang KesehatanKesehatan Lingkungan). Sehingga pengendalian vector lalat adalah upaya untuk mengurangi Lingkungan). Sehingga pengendalian vector lalat adalah upaya untuk mengurangi faktor resiko penyakit yang diakibatkan oleh lalat.
faktor resiko penyakit yang diakibatkan oleh lalat.
Karakteristik Lalat rumah (Musca domestica) mempunyai ciri tubuh antara lain Karakteristik Lalat rumah (Musca domestica) mempunyai ciri tubuh antara lain tubuh berwarna kelabu hitam, ukuran 6
tubuh berwarna kelabu hitam, ukuran 6 – – 7 mm, pada punggung terdapat empat garis7 mm, pada punggung terdapat empat garis longitudinal berwarna hitam. Sel 2 A pendek dan tidak mencapai tepi sayap, sel R 5 longitudinal berwarna hitam. Sel 2 A pendek dan tidak mencapai tepi sayap, sel R 5 tertutup atau hampir tertutup, bawah permukaan sculletum biasanya tanpa rambut tertutup atau hampir tertutup, bawah permukaan sculletum biasanya tanpa rambut – – rambut lurus.
Umumnya mempunyai lebih dari satu rambut
Umumnya mempunyai lebih dari satu rambut – – rambut steropleural. Dapat rambut steropleural. Dapat ditemukan disemua tempat, biasanya sebagai hama dan vektor penyakit. Lalat ini ditemukan disemua tempat, biasanya sebagai hama dan vektor penyakit. Lalat ini mempunyai prombosis pendek, berdaging dan tidak menggigit. Lalat kandang mempunyai prombosis pendek, berdaging dan tidak menggigit. Lalat kandang (Stomoxys calcitran) menyerupai lalat rumah. Lalat ini sering memasuki kawasan (Stomoxys calcitran) menyerupai lalat rumah. Lalat ini sering memasuki kawasan rumah tangga dan sering menghisap darah manusia. Lalat kandang banyak didapat di rumah tangga dan sering menghisap darah manusia. Lalat kandang banyak didapat di daerah berpasir dan pada tumbuhan air. Lalat ini mempunyai peran yang penting daerah berpasir dan pada tumbuhan air. Lalat ini mempunyai peran yang penting dalam bidang kedokteran hewan karena menyebarkan penyakit surra. Lalat betina dalam bidang kedokteran hewan karena menyebarkan penyakit surra. Lalat betina bertelur
bertelur dikotoran dikotoran hewan hewan yang yang bercampur bercampur dengan dengan kompos kompos (jerami (jerami dan dan daun) daun) dandan keadaannya lembab sehingga berlangsung dengan baik, kebanyakan lalat hijau keadaannya lembab sehingga berlangsung dengan baik, kebanyakan lalat hijau seukuran dengan lalat rumah atau sedikit lebih besar, dan banyak yang berwarna biru seukuran dengan lalat rumah atau sedikit lebih besar, dan banyak yang berwarna biru atau hijau metalik. Dari dorsal promboscis tidak tampak sehingga lalat tersebut atau hijau metalik. Dari dorsal promboscis tidak tampak sehingga lalat tersebut serupa dengan lalat rumah.
serupa dengan lalat rumah.
Lalat daging (Sarchopaga) sangat mirip dengan lalat hijau (Chrysomyia) tetapi Lalat daging (Sarchopaga) sangat mirip dengan lalat hijau (Chrysomyia) tetapi umumnya kehitam
umumnya kehitam – – hitaman dengan garis hitaman dengan garis – – garis toraks yang kelabu dan dan garis toraks yang kelabu dan dan mempunyai arista telanjang atau hanya separuh dasar yang plumosa. Lalat hijau mempunyai arista telanjang atau hanya separuh dasar yang plumosa. Lalat hijau biasanya
biasanya mempunyai mempunyai dua dua rambutrambut – – rambut bulu notopleura (jarang tiga), dan rambut bulu notopleura (jarang tiga), dan biasanya
biasanya mempunyai mempunyai empat empat rambut. rambut. Larva Larva lalat lalat ini ini diletakkan diletakkan pada pada daging daging busuk,busuk, mukosa ataupun kulit utuh, dan ini dapat menyebabkan myasis kulit dan myasis tria. mukosa ataupun kulit utuh, dan ini dapat menyebabkan myasis kulit dan myasis tria.
Bionomic lalat yang penting untuk kita ketahui dan menjadi dasar pengendalian Bionomic lalat yang penting untuk kita ketahui dan menjadi dasar pengendalian adalah sebagai berikut:
adalah sebagai berikut: 1.
1. Kebiasaan HidupKebiasaan Hidup
Lalat Musca Domestica tidak menggigit, karena mempunyai tipe alat Lalat Musca Domestica tidak menggigit, karena mempunyai tipe alat mulut penjilat dan menghisap, sedangkan lalat kandang mempunyai tipe mulut mulut penjilat dan menghisap, sedangkan lalat kandang mempunyai tipe mulut penggigit. Lalat
penggigit. Lalat Musca dMusca domestica paling omestica paling dominan dominan banyak dbanyak ditemukan itemukan ditimbunanditimbunan sampah dan kandang ternak. Musca domestica lebih banyak mengerumuni sampah dan kandang ternak. Musca domestica lebih banyak mengerumuni bahan- bahan sampah
bahan sampah yang berupa yang berupa sayur-sayuran dan sayur-sayuran dan yang mengandung yang mengandung karbohidrat dankarbohidrat dan kurang menyukai bahan yang mengandung protein. Spesies Fannia ditemukan kurang menyukai bahan yang mengandung protein. Spesies Fannia ditemukan
lebih kecil dari Musca domestica tetapi lebih gesit dalam timbunan sampah dan lebih kecil dari Musca domestica tetapi lebih gesit dalam timbunan sampah dan kandang ternak ayam, Kerbau, sapi, dan babi.
kandang ternak ayam, Kerbau, sapi, dan babi.
Lalat Spesies Sarchopagasangat menyukai adanya darah dalam makanan Lalat Spesies Sarchopagasangat menyukai adanya darah dalam makanan karena akan mempengaruhi produksi telur dan mempercepat maturasi seksual. karena akan mempengaruhi produksi telur dan mempercepat maturasi seksual. Lalat hijau (Chrysomyia) adalah pemakan zat-zat organik yang membusuk dan Lalat hijau (Chrysomyia) adalah pemakan zat-zat organik yang membusuk dan berkembang
berkembang biak biak didalam didalam bangkai, bangkai, dan dan meletakkan meletakkan telurnya telurnya pada pada bangkai, bangkai, dandan larvanya memakan jaringan-jaringan yang membusuk. Lalat buah sering dijumpai larvanya memakan jaringan-jaringan yang membusuk. Lalat buah sering dijumpai dalam buah hasil kebun. Yang menjadi busuknya buah adalah larvanya dan sering dalam buah hasil kebun. Yang menjadi busuknya buah adalah larvanya dan sering kita istilahkan dengan sindat.
kita istilahkan dengan sindat. 2.
2. Tempat Perindukan atau BerkembangbiakTempat Perindukan atau Berkembangbiak
Tempat yang disenangi adalah tempat yang basah, pada benda-benda Tempat yang disenangi adalah tempat yang basah, pada benda-benda organik, tinja, sampah basah, kotoran binatang, dan tumbuh-tumbuhan busuk. organik, tinja, sampah basah, kotoran binatang, dan tumbuh-tumbuhan busuk. 3.
3. Jarak TerbangJarak Terbang
Jarak terbang lalat sangat tergantung pada adanya makanan yang tersedia, Jarak terbang lalat sangat tergantung pada adanya makanan yang tersedia, rata-rata 6-9 km, kadang-kadang dapat mencapai 19-20 kmdari tempat rata-rata 6-9 km, kadang-kadang dapat mencapai 19-20 kmdari tempat berkembang biak.
berkembang biak. 4.
4. Kebiasaan MakanKebiasaan Makan
Lalat dewasa sangat aktif sepanjang hari, dari makanan satu ke makanan Lalat dewasa sangat aktif sepanjang hari, dari makanan satu ke makanan yang lain. Lalat sangat tertarik dengan makanan yang dimakan oleh manusia yang lain. Lalat sangat tertarik dengan makanan yang dimakan oleh manusia (susu, gula) pada tinja dan darah juga disukai oleh lalat, pada protein lebih suka (susu, gula) pada tinja dan darah juga disukai oleh lalat, pada protein lebih suka digunakan untuk bertelur. Sehubungan dengan bentuk mulutnya, lalat hanya digunakan untuk bertelur. Sehubungan dengan bentuk mulutnya, lalat hanya makan dalam bentuk cair atau makanan basah, sedang makanan yang kering makan dalam bentuk cair atau makanan basah, sedang makanan yang kering dibasahi dahulu oleh ludahnya baru kemudian dihisap. Lalat mempunyai dibasahi dahulu oleh ludahnya baru kemudian dihisap. Lalat mempunyai kebiasaan memuntahkan makanan yang telah dihisapnya. Hal ini dapat berpotensi kebiasaan memuntahkan makanan yang telah dihisapnya. Hal ini dapat berpotensi menularkan bibit penyakit pada manusia.
menularkan bibit penyakit pada manusia. 5.
5. Tempat IstirahatTempat Istirahat
Lalat beristirahat ditempattempat tertentu. Pada sianghari bilalalat tidak Lalat beristirahat ditempattempat tertentu. Pada sianghari bilalalat tidak makan, mereka akan beristirahat pada lantai, dinding, langit-langit, jemuran makan, mereka akan beristirahat pada lantai, dinding, langit-langit, jemuran pakaian,
dengan tepi yang tajam dan permukaannya vertikal. Biasanya tempat istirahatnya dengan tepi yang tajam dan permukaannya vertikal. Biasanya tempat istirahatnya terletak berdekatan dengan tempat makanannya atau tempat berbiaknya dan terletak berdekatan dengan tempat makanannya atau tempat berbiaknya dan biasanya
biasanya yang yang terlindung terlindung dari dari angin. angin. Tempat Tempat istirahat istirahat tersebut tersebut biasanya biasanya tidaktidak lebih dari 4,5 meter dari atas permukaan tanah.
lebih dari 4,5 meter dari atas permukaan tanah. 6.
6. Lama HidupLama Hidup
Lama kehidupan lalat sangat tergantung pada makanan, air dan Lama kehidupan lalat sangat tergantung pada makanan, air dan temperatur. Pada musim panas berkisar antara 2-4 minggu, sedang pada musim temperatur. Pada musim panas berkisar antara 2-4 minggu, sedang pada musim dingin bisa mencapai 70 hari.
dingin bisa mencapai 70 hari. 7.
7. TemperaturTemperatur
Lalat mulai terbang pada temperatur 15
Lalat mulai terbang pada temperatur 1500C dan aktivitas optimumnya padaC dan aktivitas optimumnya pada temperatur 21
temperatur 2100C. Pada temperatur dibawah 7,5C. Pada temperatur dibawah 7,500C tidak aktif dan di atas 45C tidak aktif dan di atas 4500CC tejadi kematian pada lalat.
tejadi kematian pada lalat. 8.
8. KelembabanKelembaban
Kelembaban erat hubungannya dengan temperatur setempat. Dimana Kelembaban erat hubungannya dengan temperatur setempat. Dimana kelembaban ini berbalik terbalik dengan temperatur. Jumlah lalat pada musim kelembaban ini berbalik terbalik dengan temperatur. Jumlah lalat pada musim hujan lebih banyak dari pada musim panas. Lalat sangat sensitif terhadap angin hujan lebih banyak dari pada musim panas. Lalat sangat sensitif terhadap angin kencang, sehingga kurang aktif untuk keluar mencari makan pada waktu kencang, sehingga kurang aktif untuk keluar mencari makan pada waktu kecepatan angin yang tinggi.
kecepatan angin yang tinggi. 9.
9. SinarSinar
Lalat merupakan serangga yang bersifat fototropik (menyukai sinar). Pada Lalat merupakan serangga yang bersifat fototropik (menyukai sinar). Pada malam hari tidak aktif, namun bisa aktif dengan
malam hari tidak aktif, namun bisa aktif dengan sinar buatan. Efek sinar pada sinar buatan. Efek sinar pada lalatlalat tergantung sepenuhnya pada temperatur dan kelembaban.
tergantung sepenuhnya pada temperatur dan kelembaban.
Setelah mengetahui bionomik dan karakteristik dari lalat sebagai makhluk Setelah mengetahui bionomik dan karakteristik dari lalat sebagai makhluk hidup, tentunya lalat memiliki banyak spesies. Berdasarkan pembagian hidup, tentunya lalat memiliki banyak spesies. Berdasarkan pembagian spesiesnya, lalat memiliki beberapa spesies yang terpenting dari sudut kesehatan spesiesnya, lalat memiliki beberapa spesies yang terpenting dari sudut kesehatan yaitu : lalat rumah (Musca Domestica), lalat kandang (stomoxys calcitrans), lalat yaitu : lalat rumah (Musca Domestica), lalat kandang (stomoxys calcitrans), lalat hijau (Phenisial), lalat daging (sarchopaga), dan lalat kecil (Fannia) (Depkes, 199) hijau (Phenisial), lalat daging (sarchopaga), dan lalat kecil (Fannia) (Depkes, 199)
Lalat Rumah (Musca Domestica) menurut Sucipto (2011) bahwa: “
Lalat Rumah (Musca Domestica) menurut Sucipto (2011) bahwa: “ Lalat Lalat rumah termasuk family Muscidae sebarannya diseluruh dunia, berukuran sedang rumah termasuk family Muscidae sebarannya diseluruh dunia, berukuran sedang
dan panjang 6-8 mm, berwarna hitam keabu-abuan dengan empat garis dan panjang 6-8 mm, berwarna hitam keabu-abuan dengan empat garis memanjang gelap pada bagian dorsal toraks dan satu garis hitam medial pada memanjang gelap pada bagian dorsal toraks dan satu garis hitam medial pada abdomen dorsal, pada mata betina terdapat celah yang lebih lebar daripada lalat abdomen dorsal, pada mata betina terdapat celah yang lebih lebar daripada lalat jantan
jantan yang yang sempit, sempit, antenanya antenanya terdiri terdiri dari dari tiga tiga ruas, ruas, bagian bagian mulutatau mulutatau proboscisproboscis lalat disesuaikan oleh fungsinya untuk menyerap dan menjilat makananberupa lalat disesuaikan oleh fungsinya untuk menyerap dan menjilat makananberupa cairan, sayangnya terdapat empat garis vena yang melengkung tajam ke arah cairan, sayangnya terdapat empat garis vena yang melengkung tajam ke arah kosta mendekati vena 3, ketiga pasang kaki lalat ini ujungnya mempunyai kosta mendekati vena 3, ketiga pasang kaki lalat ini ujungnya mempunyai sepasang kuku dan sepasang bantalan disebut pulvilus yang berisi kelenjar sepasang kuku dan sepasang bantalan disebut pulvilus yang berisi kelenjar rambut”. Pada umumnya siklus hidup dan pola hidup lalat rumah yakni rambut”. Pada umumnya siklus hidup dan pola hidup lalat rumah yakni memerlukan suhu 30ºC untuk hidup dan kelembapan yang tinggi, tertarik pada memerlukan suhu 30ºC untuk hidup dan kelembapan yang tinggi, tertarik pada warna terang sesuai dengan sifat fototrofiknya, ukuranya yang berkisar 12-13 mm warna terang sesuai dengan sifat fototrofiknya, ukuranya yang berkisar 12-13 mm dan seterusnya.
dan seterusnya.
Lalat kandang (Stomoxys calcitrans) menurut Sucipto (2011) bahwa, lalat Lalat kandang (Stomoxys calcitrans) menurut Sucipto (2011) bahwa, lalat kandang: “ (
kandang: “ (1). Lalat ini bentuknya menyerupai lalat rumah tetapi berbeda pada1). Lalat ini bentuknya menyerupai lalat rumah tetapi berbeda pada struktur mulutnya yang berfungsi menusuk dan menghisap darah, (2). Lalat ini struktur mulutnya yang berfungsi menusuk dan menghisap darah, (2). Lalat ini merupakan penghisap darah ternak yang dapat menurunkan produksi susu. merupakan penghisap darah ternak yang dapat menurunkan produksi susu. Kadang-kadang menyerang manusia dengan menggigit pada daerah lutut atau Kadang-kadang menyerang manusia dengan menggigit pada daerah lutut atau kaki bagian bawah, (3) Lalat kandang dewasa berukuran panjang 5-7 mm, kaki bagian bawah, (3) Lalat kandang dewasa berukuran panjang 5-7 mm, mempunyai bagian mulut (proboscis) meruncing untuk menusuk dan menghisap mempunyai bagian mulut (proboscis) meruncing untuk menusuk dan menghisap darah, (4). Bagian thoraksnya terdapat garis gelap yang diantaranya berwarna darah, (4). Bagian thoraksnya terdapat garis gelap yang diantaranya berwarna terang, (5). Sayapnya mempunyai vena 4 yang melengkung tidak tajam ke arah terang, (5). Sayapnya mempunyai vena 4 yang melengkung tidak tajam ke arah kosta mendekati vena 3, (6). Antenanya terdiri atas tiga ruas, ruas terakhir paling kosta mendekati vena 3, (6). Antenanya terdiri atas tiga ruas, ruas terakhir paling besar, berbentuk
besar, berbentuk silinder dan silinder dan dilengkapi dendilengkapi dengan gan arista yang arista yang memiliki bulu memiliki bulu hanyahanya pada bagian atas.
pada bagian atas.
Siklus hidup dari lalat kandang juga hampir sama dengan siklus hidup Siklus hidup dari lalat kandang juga hampir sama dengan siklus hidup lalat pada umumnya. Yang membedakannya yakni pada lama berlangsungnya lalat pada umumnya. Yang membedakannya yakni pada lama berlangsungnya siklus, jarak terbang, serta ada siklus pra dewasa (pupa). Dan cenderung siklus, jarak terbang, serta ada siklus pra dewasa (pupa). Dan cenderung menghisap darah. Tahap larva berlangsung selama 1 - 3 minggu, kemudian menghisap darah. Tahap larva berlangsung selama 1 - 3 minggu, kemudian menjadi pupa dan akan muncul stadium pra dewasa setelah satu minggu atau menjadi pupa dan akan muncul stadium pra dewasa setelah satu minggu atau
lebih, dan siklus hidup berkisar 3 - 5 minggu pada kondisi optimal. Saat dewasa lebih, dan siklus hidup berkisar 3 - 5 minggu pada kondisi optimal. Saat dewasa lalat ini menghisap darah hewan dan cenderung tetap di luar rumah di tempat lalat ini menghisap darah hewan dan cenderung tetap di luar rumah di tempat yang terpapar sinar matahari serta termasuk penerbang yang kuat dan bisa yang terpapar sinar matahari serta termasuk penerbang yang kuat dan bisa melakukan perjalanan jauh dari tempat perindukan (Sucipto, 2011).
melakukan perjalanan jauh dari tempat perindukan (Sucipto, 2011). Lalat hijau (Phenisial) m
Lalat hijau (Phenisial) menurut Sucipto (2011) bahwa “Lalat hijauenurut Sucipto (2011) bahwa “Lalat hijau termasuk kedalam family Calliphoridae serta terdiri atas banyak jenis, umumnya termasuk kedalam family Calliphoridae serta terdiri atas banyak jenis, umumnya berukuran
berukuran dari dari sedang sedang sampai sampai besar denbesar dengan gan ciri-ciri ciri-ciri sebagai bsebagai berikut : erikut : (1). (1). WarnaWarna hijau, abu-abu, perak mengkilat atau abdomen gelap, (2). Lalat ini berkembang hijau, abu-abu, perak mengkilat atau abdomen gelap, (2). Lalat ini berkembang biak
biak di di bahan bahan yang yang cair cair atau atau semi semi cair cair yang yang berasal berasal dari dari hewan hewan dan dan jarangjarang berkembang biak d
berkembang biak di tempat kering atau i tempat kering atau bahan buahbahan buah-buahan, (3). Jantan -buahan, (3). Jantan berukuranberukuran panjang
panjang 8 8 mm, mm, mempunyai mempunyai mata mata merah merah besar, besar, (4). (4). Lalat Lalat ini ini dilaporkan dilaporkan jugajuga membawa telur cacing Ascaris lumbriocoides, Trichuris trichiuradan cacing kait membawa telur cacing Ascaris lumbriocoides, Trichuris trichiuradan cacing kait pada bagian tubuh luarnya
pada bagian tubuh luarnya dan pada lambung lalat”.dan pada lambung lalat”. Lalat daging (Sarchopaga) m
Lalat daging (Sarchopaga) menurut Sucipto (2011) bahwa “Lalat dagingenurut Sucipto (2011) bahwa “Lalat daging termasuk dalam family Sarcophagidae dengan ciri - ciri sebagai berikut :(1). termasuk dalam family Sarcophagidae dengan ciri - ciri sebagai berikut :(1). Berwarna abu-abu tua, berukuran sedang sampai besar, kira-kira 6- 14 mm Berwarna abu-abu tua, berukuran sedang sampai besar, kira-kira 6- 14 mm panjangnya,
panjangnya, (2). (2). Lalat inLalat ini i mempunyai mempunyai tiga tiga garis garis gelap gelap pada pada bagian bagian dorsal dorsal toraks,toraks, dan perutnya mempunyai corak seperti papan catur, (3). Bersifat viviparous dan dan perutnya mempunyai corak seperti papan catur, (3). Bersifat viviparous dan mengeluarkan larva hidup pada tempat perkembang biakannya seperti daging, mengeluarkan larva hidup pada tempat perkembang biakannya seperti daging, bangkai,
bangkai, kotoran kotoran dan dan sayuran sayuran yang yang sedang sedang membusuk, membusuk, (4). (4). Siklus Siklus hidup hidup lalat inilalat ini berlangsung
berlangsung 2 2 - - 4 4 hari. hari. Lambungnya Lambungnya mengandung mengandung telur telur cacing cacing AscarisAscaris lumbricoides dan cacing cambuk”.
lumbricoides dan cacing cambuk”. Lalat kecil (Fannia),
Lalat kecil (Fannia), “Lalat Fannia canicularis dan Fannia scalaris dikenal“Lalat Fannia canicularis dan Fannia scalaris dikenal dengan nama Litte house flies. Lalat ini berkembang biak di tempat kotoran basah dengan nama Litte house flies. Lalat ini berkembang biak di tempat kotoran basah hewan piara, orang atau unggas, atau buah-buahan yang sedang membusuk. Lalat hewan piara, orang atau unggas, atau buah-buahan yang sedang membusuk. Lalat ini lebih menyukai keadaan sejuk dan lebih lembab dibandingkan jenis-jenis ini lebih menyukai keadaan sejuk dan lebih lembab dibandingkan jenis-jenis Musca. Lalat ini juga menghabiskan waktunya lebih banyak di dalam hunian Musca. Lalat ini juga menghabiskan waktunya lebih banyak di dalam hunian manusia, dan tempat jantan berkeliling di sekitar lampu-lampu yang manusia, dan tempat jantan berkeliling di sekitar lampu-lampu yang menggantung”. (Sucipto, 2011).
Pada umumnya segala jenis atau spesies lalat memiliki kecenderungan Pada umumnya segala jenis atau spesies lalat memiliki kecenderungan pola
pola hidup hidup dan dan siklus siklus hidup hidup yang yang hampir hampir sama. sama. Namun Namun pada pada keadaan-keadaankeadaan-keadaan tertentu dan tempat-tempat tertentu ada lalat yang mampu bertahan kuat tertentu dan tempat-tempat tertentu ada lalat yang mampu bertahan kuat dibandingkan dengan lalat-lalat yang lainnya. Tapi hal ini tidak mempungkiri dibandingkan dengan lalat-lalat yang lainnya. Tapi hal ini tidak mempungkiri bahwa
bahwa spesies-spesies spesies-spesies lalat lalat yang yang telah telah disebutkan disebutkan diatas diatas merupakan merupakan vektorvektor pembawa
pembawa penyakit penyakit dan dan merupakan merupakan hewan hewan pengganggu pengganggu yang yang harus harus dikendalikandikendalikan sehingga perlu diketahui siklus dan pola hidupnya agar mudah untuk dikendalikan sehingga perlu diketahui siklus dan pola hidupnya agar mudah untuk dikendalikan
BAB III
BAB III
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
Usaha pemberantasan lalat harus merupakan salah satu program kesehatan Usaha pemberantasan lalat harus merupakan salah satu program kesehatan lingkungan dari tiap unit penyelenggara kesehatan. Kadang-kadang perlu diadakan lingkungan dari tiap unit penyelenggara kesehatan. Kadang-kadang perlu diadakan kampanye pembasmian lalat untuk menarik perhatian dan mendapatkan kerjasama kampanye pembasmian lalat untuk menarik perhatian dan mendapatkan kerjasama serta bantuan masyarakat seperti
serta bantuan masyarakat seperti ““Communiti fly control programCommuniti fly control program”. Program”. Program semacam ini harus direncanakan dan dipersiapkan dengan seksama seluruh semacam ini harus direncanakan dan dipersiapkan dengan seksama seluruh masyarakat karena usaha yang dilakukan secara individual tidak akan berhasil karena masyarakat karena usaha yang dilakukan secara individual tidak akan berhasil karena disebabkan jarak terbang lalat yang jauh. Untuk satu community fly-control program disebabkan jarak terbang lalat yang jauh. Untuk satu community fly-control program perlu terlebih dulu dilakukan
perlu terlebih dulu dilakukan survey pendahuluan yansurvey pendahuluan yang meliputi seluruh daerah untukg meliputi seluruh daerah untuk mencari tempat-tempat pembiakan lalat yang ada dan yang potensiil bisa menjadi mencari tempat-tempat pembiakan lalat yang ada dan yang potensiil bisa menjadi tempat pembiakan lalat. Juga perlu diselidiki
tempat pembiakan lalat. Juga perlu diselidiki fly densityfly density dari jenis-jenis lalat yangdari jenis-jenis lalat yang terpenting di daerah itu. Survey pendahuluan ini diperlukan untuk dapat menentukan terpenting di daerah itu. Survey pendahuluan ini diperlukan untuk dapat menentukan luasnya daerah yang harus dikontrol maupun intensitas serta macam tindakan luasnya daerah yang harus dikontrol maupun intensitas serta macam tindakan pemberantasan yang perlu diambil.
pemberantasan yang perlu diambil.
Tindakan-tindakan penyehatan lingkungan harus merupakan Tindakan-tindakan penyehatan lingkungan harus merupakan tindakan-tindakan pokok terpenting untuk pemberantasan lalat, karena penggunaan zat-zat tindakan pokok terpenting untuk pemberantasan lalat, karena penggunaan zat-zat kimia saja tidak dapat menggantikan usaha-usaha sanitasi. Hasil-hasil dari kimia saja tidak dapat menggantikan usaha-usaha sanitasi. Hasil-hasil dari community fly-control program harus selalu dievaluasi dengan pemeriksaan fly community fly-control program harus selalu dievaluasi dengan pemeriksaan fly dencity pada waktu-waktu tertentu untuk menentukan effektivitas dari dencity pada waktu-waktu tertentu untuk menentukan effektivitas dari tindakan-tindakan pemberantasan yang dijalankan dan untuk menentukan dimana dan apabila tindakan pemberantasan yang dijalankan dan untuk menentukan dimana dan apabila tindakan-tindakan pemberantasan itu diperlukan. Untuk menentukan fly-density harus tindakan-tindakan pemberantasan itu diperlukan. Untuk menentukan fly-density harus selalu dipakai alat dan cara yang sama supaya angka - angka dapat dipakai untuk selalu dipakai alat dan cara yang sama supaya angka - angka dapat dipakai untuk perbandingan.
perbandingan.
””Scudder grilleScudder grille” dapat dipakai untuk ” dapat dipakai untuk mengukur fly density. Untuk mengukur mengukur fly density. Untuk mengukur fly-dencity scudder grill diletakkan diatas umpan, misalnya sampah atau kotoran fly-dencity scudder grill diletakkan diatas umpan, misalnya sampah atau kotoran hewan, lalu dihitung jumlah lalat yang hinggap diatas scudder griil itu. Disamping hewan, lalu dihitung jumlah lalat yang hinggap diatas scudder griil itu. Disamping
menghitung jumlah dapat juga diperiksa jenis lalat. Kadang-kadang juga dipakai alat menghitung jumlah dapat juga diperiksa jenis lalat. Kadang-kadang juga dipakai alat penangkap
penangkap lalat. lalat. Ada Ada banyak banyak model model penangkap penangkap lalat. lalat. Prinsipnya Prinsipnya ialah ialah lalat lalat diumpandiumpan supaya masuk kedalam alat penangkap dan tidak bisa keluar lagi. Juga dengan cara supaya masuk kedalam alat penangkap dan tidak bisa keluar lagi. Juga dengan cara ini bisa diukur kepadatan lalat (fly density) dan je
ini bisa diukur kepadatan lalat (fly density) dan je nis-jenis lalat disatu daerah.nis-jenis lalat disatu daerah.
Gambar 1 Scudder Grille Gambar 1 Scudder Grille A.
A. Pengendalian lalat berdasarkan stadium.Pengendalian lalat berdasarkan stadium. a.
a. larva lalatlarva lalat
Penurunan populasi larva dengan cara pengelolaan sanitasi yang baik Penurunan populasi larva dengan cara pengelolaan sanitasi yang baik pada
pada daerah-daerah daerah-daerah yang yang berpotensi berpotensi menjadi menjadi tempat tempat perkembangbiakanperkembangbiakan lalat. Kotoran hewan ternak apabila setiap hari diangkat dari kandang lalu lalat. Kotoran hewan ternak apabila setiap hari diangkat dari kandang lalu segera disebarkan di atas lapangan terbuka atau ditimbun dalam segera disebarkan di atas lapangan terbuka atau ditimbun dalam tempat-tempat yang tertutup rapat tidak akan bisa dijangkau oleh lalat dan tempat yang tertutup rapat tidak akan bisa dijangkau oleh lalat dan menjadi tempat perkembang biaknya karena dalam keadaan kering larva menjadi tempat perkembang biaknya karena dalam keadaan kering larva akan mati dan bahan-bahan organik yang kering tidak disukai lalat sebagai akan mati dan bahan-bahan organik yang kering tidak disukai lalat sebagai tempat bertelur. Timbunan kotoran hewan bisa disemprot dengan diazinon tempat bertelur. Timbunan kotoran hewan bisa disemprot dengan diazinon dan malathion (sebagai emulsi) atau insektisida lain (Ronnel, DDVP). dan malathion (sebagai emulsi) atau insektisida lain (Ronnel, DDVP). b.
b. Lalat dewasaLalat dewasa a)
a) Penyemprotan dengan 0, 1% pyrethrum dengan synergizing agents.Penyemprotan dengan 0, 1% pyrethrum dengan synergizing agents. b)
b) Pemasangan kasa pada jendela akan tetapi jendela masih dapat dibukaPemasangan kasa pada jendela akan tetapi jendela masih dapat dibuka dan kasa dibersihkan secara teratur.
dan kasa dibersihkan secara teratur. c)
Ultraviolet fly traps salah satunya berupa alat perekat lalat Ultraviolet fly traps salah satunya berupa alat perekat lalat dengan variasi lampu warna biru bekerja dengan memanfaatkan sistem dengan variasi lampu warna biru bekerja dengan memanfaatkan sistem penglihatan lalat
penglihatan lalat yang sangat yang sangat baik, baik, yaitu mata yaitu mata majemuk majemuk yang tersusunyang tersusun atas lensa optik banyak sehingga lalat mempunyai sudut pandang atas lensa optik banyak sehingga lalat mempunyai sudut pandang lebar. Kepekaan penglihatan lalat 6 kali lebih besar dibandingkan lebar. Kepekaan penglihatan lalat 6 kali lebih besar dibandingkan manusia. Selain itu, mata lalat juga dapat mengindera manusia. Selain itu, mata lalat juga dapat mengindera frekuensi-frekuensi ultraviolet pada spektrum cahaya yang tak terlihat oleh frekuensi ultraviolet pada spektrum cahaya yang tak terlihat oleh manusia. Secara umum dikatakan bahwa serangga mempunyai dua manusia. Secara umum dikatakan bahwa serangga mempunyai dua puncak warna sensitivitas yaitu pada warna biru-hijau.
puncak warna sensitivitas yaitu pada warna biru-hijau.
Penggunaan lampu dalam pengendalian lalat didasarkan pada Penggunaan lampu dalam pengendalian lalat didasarkan pada fisiologis lalat. Banyak serangga yang mampu mendeteksi zat fisiologis lalat. Banyak serangga yang mampu mendeteksi zat perangsang
perangsang dalam dalam dosis dosis rendah rendah dan dan beberapa beberapa mil mil dari dari sumber sumber zatzat tersebut. Sebagaimana telah diketahui bahwa lalat mempunyai tersebut. Sebagaimana telah diketahui bahwa lalat mempunyai kepekaan yang tinggi terhadap bau (kimia-mekanis), pendengaran, dan kepekaan yang tinggi terhadap bau (kimia-mekanis), pendengaran, dan penglihatan.
penglihatan. Lampu Lampu yang yang digunakan digunakan memancarkan memancarkan sinar sinar yangyang disesuaikan dengan kepekaan indera penglihatan lalat yaitu pada disesuaikan dengan kepekaan indera penglihatan lalat yaitu pada kisaran gelombang spektrum cahaya sekitar 245-600 nm atau kisaran kisaran gelombang spektrum cahaya sekitar 245-600 nm atau kisaran warna ungu, biru, hijau. Menurut Suharyono selain memancarkan warna ungu, biru, hijau. Menurut Suharyono selain memancarkan cahaya, lampu juga memancarkan sinar ultraviolet dan panas yang cahaya, lampu juga memancarkan sinar ultraviolet dan panas yang dapat menarik perhatian serangga. Cahaya ultraviolet dipancarkan dari dapat menarik perhatian serangga. Cahaya ultraviolet dipancarkan dari lampu berwarna ungu atau
lampu berwarna ungu atau biru terang. Menurut hasil penelitian, warnabiru terang. Menurut hasil penelitian, warna biru lebih efektif dalam memikat lalat.
biru lebih efektif dalam memikat lalat.
Cara membuat alat ini adalah menyiapkan 4 lembar kertas Cara membuat alat ini adalah menyiapkan 4 lembar kertas pembungkus nasi yang diberi lem perekat. Diletakkan alat perekat lalat pembungkus nasi yang diberi lem perekat. Diletakkan alat perekat lalat pada
pada tempat tempat yang yang sesuai. sesuai. Dihubungkan Dihubungkan kabel kabel rangkaian rangkaian lampu lampu TLTL pada stop kontak untuk menghidupkan lampu.
pada stop kontak untuk menghidupkan lampu. d)
Perangkap lalat botol plastik sebaiknya digantung pada tempat Perangkap lalat botol plastik sebaiknya digantung pada tempat untuk mempersiapkan makanan atau dekat dengan WC. Cara membuat untuk mempersiapkan makanan atau dekat dengan WC. Cara membuat perangkap lalat dari botol plastik adalah:
perangkap lalat dari botol plastik adalah: a.
a. Memotong bagian atas botol plasticMemotong bagian atas botol plastic b.
b. Memasang tali atau kawat pada botol agar botol dapat digantungMemasang tali atau kawat pada botol agar botol dapat digantung c.
c. Memasukkan umpan yang rasanya manis, seperti gula atau buah,Memasukkan umpan yang rasanya manis, seperti gula atau buah, ke dalam botol.
ke dalam botol. d.
d. Memasang kembali bagian atas botol dalam posisi terbalikMemasang kembali bagian atas botol dalam posisi terbalik e.
e. Jika botol sudah penuh, kosongkan dengan membuang isinya keJika botol sudah penuh, kosongkan dengan membuang isinya ke WC atau tumpukkan kompos. Pastikan semua lalat sudah mati WC atau tumpukkan kompos. Pastikan semua lalat sudah mati sebelum botol dikosongkan.
NO Stadium NO Stadium lalat lalat Kebiasaan Pengendalian Kebiasaan Pengendalian 1.
1. Larva Larva lalat lalat Racun Racun kontak kontak akanakan meresap ke dalam tubuh meresap ke dalam tubuh binatang
binatang lewat lewat kulit kulit luarluar dan binatang akan mati dan binatang akan mati bila tersentuh kulit luarnya. bila tersentuh kulit luarnya. Racun kontak akan masuk Racun kontak akan masuk dalam tubuh larva melalui dalam tubuh larva melalui kutikula sehingga apabila kutikula sehingga apabila insektisida kontak insektisida kontak langsung pada kulit maka langsung pada kulit maka sedikit demi sedikit sedikit demi sedikit molekul insektisida akan molekul insektisida akan masuk ke dalam tubuh masuk ke dalam tubuh larva. Seiring dengan larva. Seiring dengan bertambahnya
bertambahnya waktu waktu makamaka akumulasi dari insektisida. akumulasi dari insektisida. Diduga
Diduga methyl clavicalmethyl clavical bekerja
bekerja mengganggu mengganggu kerjakerja susunan syaraf larva. susunan syaraf larva. Semakin tinggi ekstrak Semakin tinggi ekstrak kemangi yang digunakan kemangi yang digunakan maka semakin tinggi zat maka semakin tinggi zat bioaktif
bioaktif di di dalam dalam kemangikemangi
yang bekerja yang bekerja mempengaruhi proses mempengaruhi proses ekdisis larva ekdisis larva
Racun kontak akan meresap ke Racun kontak akan meresap ke dalam tubuh binatang lewat dalam tubuh binatang lewat kulit luar dan binatang akan kulit luar dan binatang akan mati bila tersentuh kulit luarnya. mati bila tersentuh kulit luarnya. Racun kontak akan masuk Racun kontak akan masuk dalam tubuh larva melalui dalam tubuh larva melalui kutikula sehingga apabila kutikula sehingga apabila insektisida kontak langsung insektisida kontak langsung pada
pada kulit kulit maka maka sedikit sedikit demidemi sedikit molekul insektisida akan sedikit molekul insektisida akan masuk ke dalam tubuh larva. masuk ke dalam tubuh larva. Seiring dengan bertambahnya Seiring dengan bertambahnya waktu maka akumulasi dari waktu maka akumulasi dari insektisida
Musca domestica Musca domestica.. 2.
2. Lalat Lalat dewasa dewasa lalat lalat tertarik tertarik padapada permukaan
permukaan datar datar berwarnaberwarna putih
putih atau atau kuning, kuning, sertaserta bau-bauan
bau-bauan yang yang tajam.tajam. Lalat tertarik pada Lalat tertarik pada permukaan
permukaan berwama berwama putihputih dan bau menyengat. Indera dan bau menyengat. Indera penciuman lalat (serangga) penciuman lalat (serangga) terdapat pada antena dan terdapat pada antena dan palpus.
palpus. Alat Alat ini ini sangatsangat peka
peka sehingga sehingga mampumampu mencium bau yang lemah. mencium bau yang lemah. Zat yang mudah menguap Zat yang mudah menguap pada
pada suhu suhu kamar kamar (biasa)(biasa) mudah dikenali oleh lalat. mudah dikenali oleh lalat.
Mengendalikan lalat dengan Mengendalikan lalat dengan mengurangi kepadatan lalat mengurangi kepadatan lalat dengan memasang perangkap dengan memasang perangkap lalat yang berwrna putih dan lalat yang berwrna putih dan kuning dan berbau buah-buahan kuning dan berbau buah-buahan seperti durian dan mangga. seperti durian dan mangga. Warna dan bau ini disukai oleh Warna dan bau ini disukai oleh lalat. Dengan memasang lalat. Dengan memasang perangkap
perangkap tersebut tersebut makamaka banyak
banyak lalat lalat yang yang akan akan terjeratterjerat ke perangkap tersebut
ke perangkap tersebut
3.
3. Secara Secara keseluruhankeseluruhan penemptan
penemptan impregnatedimpregnated cord berpengaruh terhadap cord berpengaruh terhadap lalat yang terperangkap. lalat yang terperangkap.
Diantara ketiga
Diantara ketiga
penempatan
penempatan tali, tali, posisiposisi tegak berbeda signifikan tegak berbeda signifikan dengan posisi lengkung, dengan posisi lengkung, tetapi tidak signifikan tetapi tidak signifikan dengan posisi datar. Rerata dengan posisi datar. Rerata lalat yang terperangkap lalat yang terperangkap pada
pada posisi posisi lengkunglengkung
Untuk mengendalikan
Untuk mengendalikan
kepadatan lalat dapat melakukan kepadatan lalat dapat melakukan pemasangan
pemasangan perangkap perangkap lalatlalat dengan:
dengan: a.
a. Memasang Memasang perangkapperangkap pada
pada pagi pagi hari, hari, karenakarena Jumlah lalat yang Jumlah lalat yang terperangkap terbanyak terperangkap terbanyak pada
pada pagi pagi hari, hari, dan dan terusterus menurun pada siang dan menurun pada siang dan sore hari
sore hari b.
berbeda
berbeda signifikan signifikan dengandengan posisi
posisi
tegak dan datar. Hal ini tegak dan datar. Hal ini menunjukkan bahwa posisi menunjukkan bahwa posisi lengkung lebih banyak lengkung lebih banyak dihinggapi lalat sehingga dihinggapi lalat sehingga lebih banyak yang lebih banyak yang terperangkap.
terperangkap.
dipasang dengan posisi dipasang dengan posisi lengkung dapat menjerat lengkung dapat menjerat lalat paling banyak
lalat paling banyak c.
c. Impregnated Impregnated cordcord berwarna
berwarna kuning kuning dapatdapat menjerat lalat paling menjerat lalat paling banyak
banyak d.
d. Impregnated Impregnated cordcord berwama
berwama kuning kuning yangyang dipasang dengan posisi dipasang dengan posisi lengkung terbukti dapat lengkung terbukti dapat menjerat lalat paling menjerat lalat paling banyak
banyak dibandingdibanding lainnya.
lainnya. 4.
4. Penggunaan Penggunaan minyak minyak nilamnilam sebagai bahan aktif dalam sebagai bahan aktif dalam pembuatan
pembuatan insektisidainsektisida disebabkan karena adanya disebabkan karena adanya kandungan senyawa kandungan senyawa metabolit sekunder yang metabolit sekunder yang bersifat
bersifat merangsangmerangsang khemoreseptor sehingga khemoreseptor sehingga tidak disukai oleh tidak disukai oleh serangga.
serangga.
Membuat insektisida alami Membuat insektisida alami dengan cara:
dengan cara:
Formula dupa F3 dan F4 yang Formula dupa F3 dan F4 yang mengandung kombinasi bahan mengandung kombinasi bahan aktif limbah penyulingan aktif limbah penyulingan minyak sereh wangi dengan minyak sereh wangi dengan limbah penyulingan minyak limbah penyulingan minyak nilam berdasarkan perbandingan nilam berdasarkan perbandingan 4:4 dan 5:3 lebih efektif 4:4 dan 5:3 lebih efektif mengusir serangga lalat rumah mengusir serangga lalat rumah (( Musca Musca domesticadomestica) ) dengandengan persentase
persentase daya daya tolak tolak masing- masing-masing 100% pada pembakaran masing 100% pada pembakaran 2 dan 3 jam, di-tandai oleh 2 dan 3 jam, di-tandai oleh
menjauhnya lalat dari dupa dan menjauhnya lalat dari dupa dan menem-pel statis (diam) di menem-pel statis (diam) di dinding
dinding GlassGlass chamber, namunchamber, namun demikian lalat tidak jatuh atau demikian lalat tidak jatuh atau mati.
mati. 5.
5. Membuat Membuat larvasida larvasida alami,alami, dengan cara : Minyak kemangi dengan cara : Minyak kemangi berfungsi
berfungsi sebagai sebagai larvasidalarvasida dengan cara kerja sebagai racun dengan cara kerja sebagai racun kontak (
kontak (contact poisoncontact poison) melalui) melalui permukaan
permukaan tubuh tubuh larva larva karenakarena fenol (eugenol) mudah terserap fenol (eugenol) mudah terserap melalui kulit. Fenol dapat melalui kulit. Fenol dapat menyebabkan cacat
menyebabkan cacat bakar dan amat beracun bakar dan amat beracun
B.
B. Pengendalian Lalat Berdasarkan Tempat Mencari MakanPengendalian Lalat Berdasarkan Tempat Mencari Makan 1)
1) Indoor/ dalam ruanganIndoor/ dalam ruangan a.
a. Tali yang diresapi dengan insektisida (Inpregnated Cords): IniTali yang diresapi dengan insektisida (Inpregnated Cords): Ini merupakan variasi dari residual spraying. Tali-tali yang sudah diresapi merupakan variasi dari residual spraying. Tali-tali yang sudah diresapi dengan DDT digantung vertikal dari langit-langit rumah, cukup tinggi dengan DDT digantung vertikal dari langit-langit rumah, cukup tinggi supaya tidak tersentuh oleh kepala orang. Lalat suka sekali hinggap supaya tidak tersentuh oleh kepala orang. Lalat suka sekali hinggap pada tali-tali
pada tali-tali ini untuk ini untuk mengaso, terutama mengaso, terutama pada pada malam malam hari. Untuk hari. Untuk iniini dipakai parathion yang tahan sampai 10 minggu, diazinon tahan dipakai parathion yang tahan sampai 10 minggu, diazinon tahan sampai 7 minggu. Karena parathion sangat tosis untuk manusia, hanya sampai 7 minggu. Karena parathion sangat tosis untuk manusia, hanya orang-orang yang berpengalaman dapat mengerjakannya dengan orang-orang yang berpengalaman dapat mengerjakannya dengan sangat hati-hati, dengan memakai sarung tangan dari kain atau karet. sangat hati-hati, dengan memakai sarung tangan dari kain atau karet.
Kalau kulit terkena kontaminasi dengan parathion maka bagian kulit Kalau kulit terkena kontaminasi dengan parathion maka bagian kulit yang terkena harus segara disetujui dengan air dan sabun.
yang terkena harus segara disetujui dengan air dan sabun. b.
b. Menggunakan raket listrikMenggunakan raket listrik
Raket listrik adalah alat yang lebih bersih dibandingkan pemukul Raket listrik adalah alat yang lebih bersih dibandingkan pemukul lalat biasa. Raket ini dapat membunuh lalat dan serangga lainnya lalat biasa. Raket ini dapat membunuh lalat dan serangga lainnya secara instan saat bersentuhan sehingga Anda tidak perlu lagi secara instan saat bersentuhan sehingga Anda tidak perlu lagi menghancurkan tubuh lalat dan mengotori ruangan. Raket listrik menghancurkan tubuh lalat dan mengotori ruangan. Raket listrik pembunuh
pembunuh serangga serangga ini ini cukup cukup aman aman digunakan. digunakan. Namun, Namun, bisa bisa sajasaja membuat Anda sedikit tersengat arus listrik. Jadi, sebaiknya jauhkan membuat Anda sedikit tersengat arus listrik. Jadi, sebaiknya jauhkan dari jangkauan hewan peliharaan dan anak-anak
dari jangkauan hewan peliharaan dan anak-anak .. c.
c. Semprotkan piretrin ke pintu masukSemprotkan piretrin ke pintu masuk
Piretrin adalah insektisida alami yang bersumber dari bunga Piretrin adalah insektisida alami yang bersumber dari bunga krisan dan relatif aman digunakan. Piretrin juga adalah bentuk sintetis krisan dan relatif aman digunakan. Piretrin juga adalah bentuk sintetis dari bahan kimia yang ditemukan secara alami, yaitu dari bahan kimia yang ditemukan secara alami, yaitu piretroid. Menyemprotkan
piretroid. Menyemprotkan piretrin piretrin ke ke pintu pintu masuk masuk dapat dapat membantumembantu mencegah lalat masuk ke dalam rumah.
mencegah lalat masuk ke dalam rumah.
Selain di pintu masuk, Anda juga bisa langsung menyemprotkan Selain di pintu masuk, Anda juga bisa langsung menyemprotkan piretrin
piretrin ke ke lalat lalat untuk untuk membunuhnya membunuhnya dengan dengan cepat. cepat. Namun, Namun, berhati- berhati-hatilah. Jangan semprotkan piretrin di sekitar makanan atau tempat hatilah. Jangan semprotkan piretrin di sekitar makanan atau tempat Anda memasak. Meskipun relatif aman, piretrin tetap berbahaya bagi Anda memasak. Meskipun relatif aman, piretrin tetap berbahaya bagi manusia dan hewan apabila tertelan atau terhirup dalam jumlah manusia dan hewan apabila tertelan atau terhirup dalam jumlah besar. Ikuti petunjuk keamanan dalam kemasannya secara saksama. besar. Ikuti petunjuk keamanan dalam kemasannya secara saksama. d.
d. Gunakan minyak esensial untuk membunuh dan mengusir lalatGunakan minyak esensial untuk membunuh dan mengusir lalat
Ada banyak tanaman yang menghasilkan insektisida dan pengusir Ada banyak tanaman yang menghasilkan insektisida dan pengusir serangga alami. Minyak esensial dari tanaman-tanaman ini dapat serangga alami. Minyak esensial dari tanaman-tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk membunuh dan mengusir lalat dari dalam rumah dimanfaatkan untuk membunuh dan mengusir lalat dari dalam rumah dengan aman. Minyak esensial timi, cengkih, geranium, lavendel, dengan aman. Minyak esensial timi, cengkih, geranium, lavendel, serai, dan pepermin semuanya bermanfaat untuk mengusir lalat dan serai, dan pepermin semuanya bermanfaat untuk mengusir lalat dan berefek insektisida. Semprotkan minyak esensial di tempat yang sering berefek insektisida. Semprotkan minyak esensial di tempat yang sering
dikerumuni lalat. Tuangkan beberapa tetes minyak pengusir lalat ke dikerumuni lalat. Tuangkan beberapa tetes minyak pengusir lalat ke dalam alat pendifusi, kemudian letakkan di ruangan yang sering dalam alat pendifusi, kemudian letakkan di ruangan yang sering didatangi lalat.
didatangi lalat. e.
e. Pasangkan kawat nyamuk pada pintu dan jendelaPasangkan kawat nyamuk pada pintu dan jendela
Lalat sangat mudah masuk ke dalam rumah melalui pintu dan Lalat sangat mudah masuk ke dalam rumah melalui pintu dan jendela
jendela yang yang terbuka. terbuka. Jika Jika Anda Anda sering sering membuka membuka pintu pintu dan dan jendelajendela agar udara segar bisa masuk, pastikan untuk memasang kawat nyamuk agar udara segar bisa masuk, pastikan untuk memasang kawat nyamuk di sana. Dengan demikian, serangga pengganggu tidak bisa ikut masuk di sana. Dengan demikian, serangga pengganggu tidak bisa ikut masuk ke dalam rumah. Periksa adanya lubang pada kawat ini dan tamballah ke dalam rumah. Periksa adanya lubang pada kawat ini dan tamballah bagian yang rusak.
bagian yang rusak.
2)
2) Outdoor/ luar ruanganOutdoor/ luar ruangan a.
a. Fogging dengan suspensi atau larutan dari 5% DDT, 2% lindane atauFogging dengan suspensi atau larutan dari 5% DDT, 2% lindane atau 5% malathion. Kekurangan: Tetapi lalat bisa menjadi resisten terhadap 5% malathion. Kekurangan: Tetapi lalat bisa menjadi resisten terhadap insektisida.
insektisida. b.
b. Penggunaan ekstrak tanaman babadotan (Penggunaan ekstrak tanaman babadotan ( Ageratum Ageratum conyzoidesconyzoides)) sebagai insektisida alami
sebagai insektisida alami
Cara pengendalian dapat menggunakan insektisida sintesis Cara pengendalian dapat menggunakan insektisida sintesis maupun nabati yang berasal dari tanaman di alam. Salah satun maupun nabati yang berasal dari tanaman di alam. Salah satun tanaman yang diketahui dapat dijadikan insektisida adalan tanaman tanaman yang diketahui dapat dijadikan insektisida adalan tanaman babadotan
babadotan (( Ageratum Ageratum conyzoidesconyzoides). Babadotan merupakan tanaman). Babadotan merupakan tanaman semak yang tumbuh secara liar dan sering dianggap sebagai gulma semak yang tumbuh secara liar dan sering dianggap sebagai gulma tanaman budidaya.
tanaman budidaya.
Tumbuhan babadotan mengandung senyawa kimia dari golongan Tumbuhan babadotan mengandung senyawa kimia dari golongan precocene,
precocene, senyawa senyawa saponin, saponin, flavonoid, flavonoid, polifenol, polifenol, dan dan minyak minyak atsiri.atsiri. Dari beberapa kajian yang dilakukan pada ekstrak babadotan diketahui Dari beberapa kajian yang dilakukan pada ekstrak babadotan diketahui bahwa senyawa
bahwa senyawa yang paling yang paling dominan untuk dominan untuk memberi efek memberi efek insektisidalinsektisidal adalah precocene. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antijuvenile adalah precocene. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antijuvenile hormon, sehingga dapat menghambat pertumbuhan serangga dari hormon, sehingga dapat menghambat pertumbuhan serangga dari
stadium satu ke stadium berikutnya. Selain precocene, ekstrak stadium satu ke stadium berikutnya. Selain precocene, ekstrak babadotan juga men
babadotan juga mengandung alkaloid, triterpenoid, dan gandung alkaloid, triterpenoid, dan flavonoid sertaflavonoid serta saponin. Alkaloid dapat menimbulkan aksi toksik pada sistem saraf, saponin. Alkaloid dapat menimbulkan aksi toksik pada sistem saraf, sedangkan triterpenoid dan flavonoid berpengaruh pada sistem sedangkan triterpenoid dan flavonoid berpengaruh pada sistem pencernaan.
pencernaan. Adapun Adapun saponin saponin bekerja bekerja mempengaruhi mempengaruhi sistemsistem pencernaan.
pencernaan. Penggunaan Penggunaan ekstrak bekstrak babadotan abadotan ini ini mudah mudah terurai terurai di di alamalam dan tidak meracuni lingkungan serta relatif aman bagi manusia dan dan tidak meracuni lingkungan serta relatif aman bagi manusia dan ternak.
ternak.
Penggunaan insektisida dari ekstrak babadotan ini dilakukan Penggunaan insektisida dari ekstrak babadotan ini dilakukan dengan metode umpan makan, dimana insektisida diteteskan pada dengan metode umpan makan, dimana insektisida diteteskan pada kapas dengan menambahkan campuran larutan gula yang kemudian kapas dengan menambahkan campuran larutan gula yang kemudian diumpankan pada lalat uji.
diumpankan pada lalat uji. c.
c. Umpan lalatUmpan lalat
Lalat dewasa bisa juga dimatikan dengan umpan dicampur Lalat dewasa bisa juga dimatikan dengan umpan dicampur dengan insektisida. Umpan itu diletakkan di tempat-tempat dimana dengan insektisida. Umpan itu diletakkan di tempat-tempat dimana biasanya b
biasanya banyak anyak lalat lalat berkumpul. berkumpul. Sebagai Sebagai umpan umpan dipakai dipakai gula, dgula, dalamalam bentuk
bentuk kering kering atau atau basah. basah. Yang Yang bisa bisa dipakai dipakai ialah:ialah: Diazinon,Diazinon, malathion, ronnel, DDVP, Dibrom, Bayer L 13/59. Umpan lalat tidak malathion, ronnel, DDVP, Dibrom, Bayer L 13/59. Umpan lalat tidak boleh dipakai didalam rumah.
boleh dipakai didalam rumah.
Ada banyak umpan perangkap lalat yang tersedia di pasaran. Ada banyak umpan perangkap lalat yang tersedia di pasaran. Lalat akan memakan umpan ini dan mengalami keracunan akibat Lalat akan memakan umpan ini dan mengalami keracunan akibat kandungan senyawa insektisida di dalamnya. Umpan ini dapat dibeli kandungan senyawa insektisida di dalamnya. Umpan ini dapat dibeli dalam bentuk perangkap, pelet, maupun larutan yang dapat diberikan dalam bentuk perangkap, pelet, maupun larutan yang dapat diberikan di tempat lalat sering berkerumun. Umpan perangkap lalat yang sering di tempat lalat sering berkerumun. Umpan perangkap lalat yang sering digunakan antara lain Fly Bait dan Agita. Umpan ini dapat ditaburkan digunakan antara lain Fly Bait dan Agita. Umpan ini dapat ditaburkan pada
pada tempat tempat yang yang sering sering didatangi didatangi lalat lalat seperti seperti jalan jalan maupun maupun jendela.jendela. Selanjutnya, lalat akan mati apabila memakannya.
Selanjutnya, lalat akan mati apabila memakannya.
Umpan perangkap lalat ini berbahaya bagi hewan peliharaan dan Umpan perangkap lalat ini berbahaya bagi hewan peliharaan dan anak-anak. Jadi, pastikan untuk mengikuti petunjuk keamanan yang anak-anak. Jadi, pastikan untuk mengikuti petunjuk keamanan yang
tercantum dalam kemasannya serta hanya menaburkannya di tempat tercantum dalam kemasannya serta hanya menaburkannya di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
yang jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
C.
C. Pengendalian Lalat Berdasarkan metodaPengendalian Lalat Berdasarkan metoda a)
a) FisikFisik 1)
1) Sticky tapeSticky tape
Adalah umpan kertas lengket berbentuk pita/lembaran Adalah umpan kertas lengket berbentuk pita/lembaran 2)
2) Fly trapFly trap
Perangkap lalat Perangkap lalat 3)
3) Light trap with electroculatorLight trap with electroculator
Perangkap dan pembunuh elektronik Perangkap dan pembunuh elektronik
Kekurangan
Kekurangan: kurang efektif jika lalat dalam kepadatan tinggi, hanya: kurang efektif jika lalat dalam kepadatan tinggi, hanya cocok pada skala kecil
cocok pada skala kecil
Kelebihan
Kelebihan: mudah dan aman: mudah dan aman b)
b) Kimia menggunakan insektisidaKimia menggunakan insektisida 1)
1) Residual sprayingResidual spraying
Lalat dewasa sering hinggap di dinding ata langit-langit. Lalat dewasa sering hinggap di dinding ata langit-langit. Penyemprotan permukaan dapat dilakukan secara residual spraying. Penyemprotan permukaan dapat dilakukan secara residual spraying. Insektisida yang digunakan bisa compression sprayer, wettable powder Insektisida yang digunakan bisa compression sprayer, wettable powder atau emulsion/flowable concentrate, tergantung dari permukaannya atau emulsion/flowable concentrate, tergantung dari permukaannya berpori atau tidak.
berpori atau tidak. Knockdown aerosol Knockdown aerosol juga dapat juga dapat dipergunakan untukdipergunakan untuk pengendalian
pengendalian sementara. sementara. Aerol Aerol ini ini jangan jangan digunakan digunakan sekitar sekitar makananmakanan atau peralatan
atau peralatan 2)
2) Gunakan tanah diatom untuk membunuh lalat. Tanah diatom adalahGunakan tanah diatom untuk membunuh lalat. Tanah diatom adalah insektisida yang tidak beracun, tetapi dapat mengeringkan dan insektisida yang tidak beracun, tetapi dapat mengeringkan dan merusak eksoskeleton serangga. Cukup taburkan sedikit serbuk tanah merusak eksoskeleton serangga. Cukup taburkan sedikit serbuk tanah diatom ke tanaman, tempat sampah, dan tempat yang sering diatom ke tanaman, tempat sampah, dan tempat yang sering dikerumuni lalat lainnya
Kekurangan: Kekurangan:
1.
1. Hanya untuk periode yang singkat dan sangat diperlukan karena dapatHanya untuk periode yang singkat dan sangat diperlukan karena dapat menyebabkan resistensi
menyebabkan resistensi 2.
2. Biasanya hanya digunakan saat KLB kolera, disentri, dan trachomaBiasanya hanya digunakan saat KLB kolera, disentri, dan trachoma c)
c) biologi menggunakan predator alami biologi menggunakan predator alami 1)
1) Semut phiedoloqelon affinisSemut phiedoloqelon affinis
Memanfaatkan sejenis semut kecil berwarna hitam untuk mengurangi Memanfaatkan sejenis semut kecil berwarna hitam untuk mengurangi populasi
populasi lalat lalat rumah rumah ditempat ditempat sampah. sampah. Cara Cara ini ini sudah sudah diterapkan diterapkan didi Filipina.
Filipina. 2)
2) Tanamlah herba pengusir lalat di rumah.Tanamlah herba pengusir lalat di rumah. Basil Basil , daun salam,, daun salam, rosemaryrosemary,, dan lavendel adalah beberapa contoh tanaman yang dihindari oleh dan lavendel adalah beberapa contoh tanaman yang dihindari oleh lalat.
lalat.[10][10]Meletakkan tanaman ini di jendela dapur sangat ampuh untukMeletakkan tanaman ini di jendela dapur sangat ampuh untuk menjauhkan lalat. Di sisi lain, Anda juga bisa memanfaatkannya untuk menjauhkan lalat. Di sisi lain, Anda juga bisa memanfaatkannya untuk memasak.
memasak.
D.
D. Perbaikan Hygiene dan sanitasi lingkunganPerbaikan Hygiene dan sanitasi lingkungan
Perbaikan Hygiene dan sanitasi lingkungan merupakan langkah awal yang Perbaikan Hygiene dan sanitasi lingkungan merupakan langkah awal yang sangat penting dalam usaha menganggulangi berkembangnya populasi lalat sangat penting dalam usaha menganggulangi berkembangnya populasi lalat baik
baik dalam dalam lingkungan lingkungan peternakan peternakan maupun maupun pemukiman. pemukiman. Selain Selain murah murah dandan sederhana juga efektif serta tidak menimbulkan efek-efek samping yang sederhana juga efektif serta tidak menimbulkan efek-efek samping yang membahayakan lingkungan (Sitanggang, 2001).
membahayakan lingkungan (Sitanggang, 2001). a.
a. Mengurangi atau menghilangkan tempat perindukan lalat.Mengurangi atau menghilangkan tempat perindukan lalat. 1)
1) Kandang ternakKandang ternak a)
a) Kandang harus dapat dibersihkanKandang harus dapat dibersihkan b)
b) Lantai kandang harus kedap air, dan dapat disiram setiap hariLantai kandang harus kedap air, dan dapat disiram setiap hari c)
c) Terdapat saluran air limbah yang baik (HAKLI, 2009Terdapat saluran air limbah yang baik (HAKLI, 2009 ).). d)