• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Identifikasi dan Definisi Konseptual Variabel

3.1.1 Identifikasi Variabel

a. Variabel terikat (Y) : Keputusan Pembelian b. Variabel bebas (X1) : Promosi Penjualan c. Variabel bebas (X2) : Periklanan

3.1.2 Definisi Konseptual Variabel

a. Variabel terikat (Y): Keputusan Pembelian

Menurut George E. Belch & Michael A. Belch dialihbahasakan oleh Morissan (2012:84) “the process and activities people engage in when searching for, selecting, purchasing, using, evaluating and disposing of product service so as to satisfy their needs and desires”. (proses dan kegiatan yang terlibat ketika orang mencari, memilih, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan membuang produk dan jasa untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka).

b. Variabel bebas (X): Promosi

Menurut Michael Ray dalam Morissan, M.A. (2010:16) Promosi adalah “ koordinasi dari seluruh upaya yang dimulai pihak penjual untuk membangun suatu berbagai saluran informasi dan persuasi untuk menjual barang dan jasa

(2)

3.2 Definisi Operasional Variabel

3.2.1 Promosi dan Periklanan (variabel bebas : X)

Promosi merupakan usaha atau cara di dalam memperkenalkan barang atau jasa yang dilakukan oleh perusahaan yaitu dengan jalan melalui media seperti tulisan, gambar, kata-kata, suara dan yang sifatnya mempengaruhi konsumen untuk membeli barang atau jasa yang ditawarkan. Dalam hal ini diukur dari jumlah biaya yang dikeluarkan oleh San Miguel Bir dalam kegiatan Promosi tersebut.

3.2.2 Keputusan Pembelian (variabel tergantung : Y)

Adalah proses pengintegrasian yang mengkombinasikan pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternatif dan memilih salah satu diantaranya besarnya. Keputusan Pembelian dianggap sebagai besarnya penjualan yang dicapai perusahaan selama satu periode atau kurun waktu lima tahun yang diukur dalam satuan rupiah per tahun, selama lima tahun.

Tabel 3.1

Aktifitas promosi San Miguel Beer dan San Mig Light Beer :

Variabel Dimensi Indikator

Advertising

Magazine (Entertainment,

Food & Beverages) Min 1 time/month for 3 months at least Poster Every announcement of event

Tent Card During the consumer

promo running Wobble

(3)

Billboard Strategic Location for to build Brand Awareness E Flyers (electronic flyers) During the event running

Sales Promotion

SPG

During the event running, such as : Consumer Promo , Special Event, etc.) Consumer Promo

Happy Hours in On Premise Outlet, Scratch & Win in On and Off Premise Outlets.

Sponsorship

Party Series Event every 3 months for Jakarta only, Bali Annual Event, Acoustic Music Tour, October Fest & Others. Trade Promo

Incentive for Trade and for new outlets to make repeat purchases 2nd and 3rd only

Sumber : Kotler dan Amstrong, Jilid 2 (2008), diolah

3.3 Ruang Lingkup Penelitian

Agar pemecahan permasalahan dapat lebih efektif sesuai dengan kondisi perusahaan, maka penulis membatasi terhadap ruang lingkup penelitian ini adalah bidang kajian pemasaran, khususnya mengenai pelaksanaan Promosi pada PT. Delta Djakarta Tbk. dengan produk San Miguel Bir dalam meningkatkan volume penjualan menggunakan keputusan pembelian.

3.4 Lokasi Penelitian

(4)

Pub & Restaurant yang berlokasi di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Waktu penelitian disesuaikan dengan jadwal diselenggarakannya kegiatan promosi dan kurun waktu 3 (tiga) bulan lamanya atau sepanjang tahun tersebut.

3.5 Sumber Data 3.5.1 Data Primer

Data yang diperoleh secara langsung pada perusahaan yang bersangkutan baik yang diperoleh dari pimpinan maupun karyawan.

3.5.2 Data sekunder

Data yang tidak diperoleh secara langsung melainkan dari sumber lain berupa buku-buku dan literatur.

3.6 Teknik Pengumpulan Data 3.6.1 Interview

Teknik pengumpulan data yang diperoleh dengan cara mengadakan wawancara secara langsung dengan konsumen peminum bir dan respondennya adalah peminum San Miguel Bir yang dianggap sebagai pengambil keputusan dalam melakukan pembelian bir. Yang dimaksud dengan peminum bir adalah semua orang yang mengkonsumsi bir dan diasumsikan mengkonsumsi San Miguel Bir guna mendapat keterangan-keterangan yang diperlukan.

3.6.2 Dokumentasi

Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara menyalin data yang telah dimiliki dan disimpan oleh perusahaan.

(5)

3.6.3 Kuesioner

Cara pengumpulan data dengan menyebarkan daftar pertanyaan pada responden untuk diisi, dalam hal ini responden adalah konsumen peminum bir dan respondennya adalah peminum San Miguel Bir yang dianggap sebagai pengambil keputusan dalam melakukan pembelian bir. Yang dimaksud dengan peminum bir adalah semua orang yang mengkonsumsi bir dan diasumsikan mengkonsumsi San Miguel Bir.

3.7 Metode Pengambilan Sampel

3.7.1 Populasi

Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (J. Supranto, 2008). Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal dan yang membentuk masalah pokok dalam suatu riset khusus. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2010). Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang melakukan pembelian San Miguel Beer pada event “Rockustic di Murphy’s Irish Pub & Restaurant”, beralamat di Kemang, Jakarta Selatan.

3.7.2 Sampel

(6)

sampling. Sampling aksidential adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data.

Pelaksanaan pengambilan sampel dilakukan saat diadakan sebuah even di Jakarta. Bagian penjualan menargetkan jumlah penjualan mencapai 60 buah. Berdasarkan target tersebut, peneliti menetapkan jumlah sampel berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat keandalan sebesar 95% dengan nilai alpha sebesar 0.05 atau 5%. Adapun hasil penghitungan jumlah sampelnya adalah sebagai berikut :

= 52.17 dibulatkan menjadi 52 orang.

3.8 Teknik Analisis Data

Adapun teknik analisa data sebagai berikut: 3.8.1 Analisa kuantitatif

Yaitu analisa data yang menggunakan angka-angka untuk menguji pemecahan masalah. Dalam analisa kuantitatif digunakan analisa regresi dan analisa korelasi.

(7)

a Analisa Regresi Ganda

Untuk dapat menganalisis menggunakan analisis regresi berganda, maka data yang telah diperoleh harus melalui uji asumsi klasik terlebih dahulu. Adapun uji asumsi klasik yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1 Uji Asumsi Normalitas

Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi, variabel independen, variabel dependen atau keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak. Pengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan grafik Normal P-Plot, dengan kriteria keputusan, apabila data menyebar sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal maka model regresi tersebut memenuhi asumsi normalitas. Jika data menyebar jauh dari garis diagonal maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas. Model regresi yang baik adalah yang berdistribusi data normal atau mendekati normal (J. Supranto, 2008).

2 Uji Asumsi Multikolinieritas

Uji multikolinieritas menguji apakah model regresi yang terbentuk ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Jika terjadi korelasi maka dinamakan terdapat problem multikolinieritas. Model regresi yang baik adalah model regresi yang tidak terdapat korelasi diantara variabel bebasnya (J. Supranto, 2008). 3 Uji Asumsi Heterokedastisitas

Uji heterokedastisitas menguji apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidaksamaan varians dan residul dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika varian dan residual dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap,

(8)

maka disebut homokedastisitas dan jika varians berbeda, disebut heterokedastisitas.

Setelah lulus semua uji asumsi klasik, maka analisis regresi berganda dapat dilanjutkan. Adapun persamaan regresi bergandanya adalah sebagai berikut :

y = a + b1x1 + b2x2

y = Volume Keputusan Pembelian a = bilangan konstata b = koefisien regresi x1 = Advertising x2 = Sales Promotion b. Uji t t hitung Keterangan:

1. t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan H1 diterima berarti antara x dan y saling mempengaruhi dan berhubungan

2. t hitung < t tabel maka H0 diterima dan H1 ditolak berarti antara x dan y tidak saling mempengaruhi.

3.8.2 Analisa kualitatif

Yaitu analisa yang disesuaikan dengan langkah-langkah pengujian pemecahan masalah berupa kata-kata atau kalimat yang nantinya dapat dijadikan bahan untuk mendapatkan kesimpulan.

Referensi

Dokumen terkait

Wawancara adalah suatu teknik pengumpulan data untuk mendapatkan informasi yang digali dari sumber data langsung melalui percakapan atau tanya

Data-data dan dokumen tersebut didapatkan dari hasil teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara tidak langsung dengan beberapa narasumber terkait Timor-Leste dan

Adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung terhadap objek yang sedang diteliti secara sistematis yang kemudian

Wawancara, yaitu suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan dan dialog secara langsung atau lisan kepada narasumber yang berkaitan untuk

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik wawancara terstruktur dengan cara mengadakan tanya jawab secara langsung sehingga peneliti lebih mudah mendapatkan data

Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adalah teknik wawancara dan kuesioner atau daftar pertanyaan.Dalam teknik wawancara ini digunakan sebuah

Triangulasi teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda-beda dengan observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan data

Dari pengertian diatas penulis menyimpulkan bahwa observasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mempelajari dan mengadakan pengamatan secara langsung