• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KASUS TINEA CORPORIS ET CRURIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KASUS TINEA CORPORIS ET CRURIS"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KASUS

LAPORAN KASUS

ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN

ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN

Pembimbing : Pembimbing : dr. S. Windayati, H. S.KK  dr. S. Windayati, H. S.KK  O!e": O!e":

#i$%ani Angga&ta&andy Wi'aya #i$%ani Angga&ta&andy Wi'aya

NPM (((()**+ NPM (((()**+

-AKULTAS KEDOKTERAN -AKULTAS KEDOKTERAN

UNIERSITAS SWADA/A #UNUN# 0ATI UNIERSITAS SWADA/A #UNUN# 0ATI

1IRE2ON 1IRE2ON

+*(3 +*(3

(2)

I. IDENTITAS

A. IDENTITAS PENDERITA

 Nama : Ny. Uswatun Khasanah

Usia : 35 tahun

Jenis Kelamin : Wanita

Alamat : Kendal

Agama : Islam

Suku : Jawa

Status : Menikah

Pekeraan : Karyawan Swasta

!anggal Masuk "S : #$ Se%tem&er '(#5

II. ANAMNESIS

Anamnesis dilakukan se)ara aut*anamnesis %ada tanggal #$ Se%tem&er '(#5  %ukul #(.'+ WI,

A. Ke!4"an 4tama : -atalgatal

2. Ri5ayat Penya6it Se6arang :

Penderita datang ke "SU/ !ugure* dengan keluhan gatalgatal di &adan0 di  &awah li%at %ayudara kanan dan kiri0 %erut0 aksila0 dan sekitar %aha sudah seak 3  &ulan ini. Awalnya mun)ul sedikit sedikit saa0 disertai warna kemerahan0 &entuk 

se%erti keringet &untet0 terasa agak &asah. Karena merasa gatal sangat mengganggu %asien sering menggarukgaruk &agian tu&uhnya yang gatal sehingga disertai luka0 terasa %erih dan warna menadi kehitaman. -atal terutama dirasakan waktu &erkeringat0 gatal di daerah ke%ala tidak ada0 gatal di antara ari  ari kaki uga tidak ada. -atal uga tidak tim&ul waktu %asien makanmakanan

tertentu s%erti ikan laut atau ayam %*t*ng

-atalgatal ini sem%at mem&aik setelah di&eri sale% mi)*na1*le0 sale% $$0 dan minum *&at dari d*kter0 ta%i akhirakhir ini gatal di &agian &adan malah semakin meluas sam%ai %erut dan %unggung dan lesi kemerahan semakin menle&ar disertai rasa kasar di kulit yang gatal terse&ut.

"iwayat Peng*&atan : Pasien sudah ke d*kter 3 kali. Keluhan %enderita

(3)

d*kter. Sale% di *les ke &agian yang gatal0 namun keluhan tidak mereda0  &ahkan lesi kemerahan meluas sam%ai ke %aha.

1. Ri5ayat Penya6it Da"4!4

• Keluhan seru%a : Penderita &elum %ernah merasakan keluhan seru%a

• Alergi : Alergi telur 2&isulan dan gatalgatal

• Asma : /isangkal

• /ia&etes Melitus : /isangkal

• Jantung : /isangkal

D. Ri5ayat Penya6it Ke!4arga

Keluhan seru%a : Suami %enderita mengalami keluhan yang sama

dengannya kurang le&ih # tahun yang lalu

Alergi : /isangkal

Asma : /isangkal

/ia&etes mellitus : /isangkal

4i%ertensi : /isangkal

Jantung : /isangkal

E. Ri5ayat Pribadi dan S$&ia!

• Penderita tinggal dengan # *rang angg*ta keluarga 2suami dalam #

rumah.

• Suami %enderita %ernah mengalami keluhan yang sama # tahun yang

lalu.

• Pemakaian handuk atau %akaian se)ara &ersamaan 2

• Penderita suka memakai &au %anang yang &ertum%uktum%uk 

• Mandi teratur ' sehari

III. PEMERIKSAAN -ISIK 

Pemeriksaan 6isik dilakukan %ada tanggal #$ Se%tem&er '(#5 %ukul #(.3( WI,

STATUS #ENERALIS

a. Keadaan Umum : ,aik  

 &. Kesadaran : K*m%*smentis

(4)

). ital Sign : !/ : #3(<$( mm4g

N : $$ <m0 irama reguler0 isi )uku%

" : '( <m

S : 3;0=(7 2aksila

d. Status gi1i : Kesan gi1i )uku%

e. Kulit

Warna : Saw* matang

Sian*sis : !idak ada

Ptekie : ada

6. Ke%ala : &entuk n*rm*)e%al0 ram&ut warna hitam0 le&at0 distri&usi

merata0 tidak mudah di)a&ut.

g. Mata : 7A <0 SI <0 ") 2><> 2><> is*k*r 3mm<3mm

h. !elinga : ,entuk n*rmal0 simetris0 in6lamasi 20 sekret minimal.

i. 4idung : Simetris0 P74 20 sekret 2

 . Mulut : ,entuk n*rmal0 muk*sa tidak hi%eremis

k. ?idah : !idak %u)at0 tidak k*t*r0 warna merah muda

l. !*nsil : !idak ada %em&esaran

m. @aring : !idak hi%eremis

n. ?eher : !idak ada %em&esaran K-,

*. !h*rak

Paru%aru : Ins%eksi : ,entuk : Simetris

"etraksi : tidak ada

-erakan na%as: Simetris

Pal%asi : 8ks%ansi na%as : Simetris

@remitus taktil : simetris

Perkusi : S*n*r disemua la%ang %aru

,atas %aruhe%ar : I7S 5 linea

mid)lai)ula detra

Peranakan he%ar : I7S ; linea

mid)lai)ula detra

Auskultasi : esikuler kanan B kiri0 "h <0 Wh <

(5)

mid)lai)ula sinistra

Pal%asi : Nyeri tekan 20 !hrill 2

  Perkusi :

,atas antung kanan : I7S 9 linea mid)lai)ula detra

,atas antung kiri : I7S 5 linea mid)lai)ula

sinistra

,atas %inggang antung :

I7S 3 linea %arasternalis sinistra

Auskultasi : ,J I dan II reguler0 murmur 20

gall*% 2

 %. A&d*men :

Ins%eksi : ,entuk : /atar  

Um&ili)us : /itengah0 in6lamasi 2

Massa 20

Auskultasi : ,ising usus 2> ##<m

Perkusi : !im%ani seluruh la%ang %erut

4e%ar: # ari &awah ar)us )*sta ?ien : tidak ada %em&esaran

Pal%asi : Nyeri tekan 20 distensi 20 masa tidak tera&a0

4e%ar : tera&a # ari &a)0

?ien : tidak ada %em&esaran0

-inal : tidak tera&a.

C. 8kstremitas

Akral : hangat

7"! : D' dtk  

Sian*sis : tidak ada

8dema : 2<

(6)

STATUS DERMATOLO#I

Ins%eksi :

a. ?*kasi : #. "egi* a&d*minalis medial

'. "egi* a&d*minalis lateral detra 3. "egi* a&d*minalis lateral sinistra 9. "egi* 6em*ris %*steri*r detra  &. 86l*resensi :

#. Makula eritemat*us sirkumskri% 2&er&atas tegas dengan skuama halus dan eksk*riasi. 7entral healing 2>

'. Makula eritemat*us sirkumskri%0 skuama halus0 eksk*riasi 2>

3. Makula hi%er%igmentasi di6us 2&atas tidak elas0 skuama 20 eksk*riasi 2

9. Makula hi%er%igmentasi dengan te%i eritemat*us0 skuama halus0 eksk*riasi 2>

). /iameter : 39 )m

Pal%asi :

a. Suhu : sama dengan kulit sekitar   &. Permukaan : kasar

). Nyeri 2>

I. RESUME

ANAMNESIS

Penderita datang ke "SU/ !ugure* %ada tanggal #$ Se%tem&er '(#5 %ukul #(.'+ dengan keluhan gatalgatal di &adan0 di &awah li%at %ayudara kanan dan kiri0 %erut0 aksila0 dan sekitar %aha sudah seak 3 &ulan ini. Awalnya mun)ul sedikit sedikit saa0 disertai warna kemerahan0 &entuk se%erti keringet &untet0

(7)

terasa agak &asah. Karena merasa gatal sangat mengganggu %asien sering menggarukgaruk &agian tu&uhnya yang gatal sehingga disertai luka0 terasa %erih dan warna menadi kehitaman. -atal terutama dirasakan waktu &erkeringat0 gatal di daerah ke%ala tidak ada0 gatal di antara ari ari kaki uga tidak ada. -atal uga tidak tim&ul waktu %asien makanmakanan tertentu s%erti ikan laut atau ayam  %*t*ng. -atalgatal ini sem%at mem&aik setelah di&eri sale% mi)*na1*le0 sale% $$0 dan minum *&at dari d*kter0 ta%i akhirakhir ini gatal di &agian &adan malah semakin meluas sam%ai %erut dan %unggung dan lesi kemerahan semakin mele&ar  sam%ai ke %aha disertai rasa kasar di kulit yang gatal terse&ut.

Ri5ayat Penya6it Da"4!4

• Keluhan seru%a : Penderita &elum %ernah merasakan keluhan seru%a

• Alergi : Alergi telur 2&isulan dan gatalgatal

Ri5ayat Penya6it Ke!4arga

Keluhan seru%a : Suami %enderita mengalami keluhan yang sama

dengannya kurang le&ih # tahun yang lalu0 sudah di*&ati Ri5ayat Pribadi dan S$&ia!

• Penderita tinggal dengan # *rang angg*ta keluarga 2suami dalam #

rumah.

• Suami %enderita %ernah mengalami keluhan yang sama # tahun yang

lalu.

• Penderita suka memakai &au %anang yang &ertum%uktum%uk 

• Mandi teratur ' sehari

STATUS DERMATOLO#I Ins%eksi :

a. ?*kasi : #. "egi* a&d*minalis medial

'. "egi* a&d*minalis lateral detra 3. "egi* a&d*minalis lateral sinistra 9. "egi* 6em*ris %*steri*r detra  &. 86l*resensi :

#. Makula eritemat*us sirkumskri% 2&er&atas tegas dengan skuama halus dan eksk*riasi. 7entral healing 2>

(8)

'. Makula eritemat*us sirkumskri%0 skuama halus0 eksk*riasi 2>

3. Makula hi%er%igmentasi di6us 2&atas tidak elas0 skuama 20 eksk*riasi 2

9. Makula hi%er%igmentasi dengan te%i eritemat*us0 skuama halus0 eksk*riasi 2>

 &. /iameter : 39 )m

. DIA#NOSIS 2ANDIN#

 !inea )*r%*ris et )ruris

 /ermatitis k*ntak alergika

 /ermatitis se&*r*ik 

I. USULAN PEMERIKSAAN

 Ker*kan kulit dengan KE4 '(F

 Pemeriksaan Kulit dengan lam%u W**d

 Kultur  

 Kadar Ig8 serum

II. DIA#NOSIS KER0A

!inea 7*r%*ris et 7ruris

III. PENATALAKSANAAN #. N*nmedikament*sa

• Meningkatkan ke&ersihan &adan dan menghindari &erkeringat yang

 &erle&ihan

• Mengurangi kelem&a&an dari tu&uh %asien dengan menghindari %akaian

(9)

• Menghindari sum&er %enularan yaitu &inatang0 kuda0 sa%i0 ku)ing0 aning0

atau k*ntak %asien lain.

• Menghilangkan 6*kal in6eksi ditem%at lain misalnya di kuku atau di kaki.

• @akt*r6akt*r %redis%*sisi lain se%erti dia&etes mellitus0 kelaian end*krin

yang lain0 leukemia0 harus dik*ntr*l. 2=

'. Medikament*sa

• Anti6ungi *ral 2da%at di%ilih salah satu:

a. ket*)*na1*le #  '(( mg<hari  &. Itra)*na1*le #  #(( mg<hari

). -rise*6ulin 5((#((( mg<hari 2#('( mg<kg<hari

• Antihistamin Eral :?*ratadine #  #( mg<hari malam selama 5 hari

• Anti6ungit*%ikal 2da%at di%ilih salah satu:

a. Sale% Whit6ield<AA I 2a)id sali)yli)um 3F > a)id &en1*i) ;F sehari '

 &. mi)*na1*le *intment atau )ream '3 sehari sesudah mandi atau se&elum tidur selama 3 minggu 2 'minggu sesudah KE4 negati6<klinis mem&aik

• Antise%tik : !alkum yang mengandung a)id say)yli)um

A. !*%ikal

 /eriat a1*l misalnya mik*na1*l 'F0 kl*trimas*l #F0 ket*k*na1*l #F

 Sale% Whit6ield

(10)

 Asam salisilat '9F290=

,. Sistemik 

 -rise*6ulin 5(( mg sehari untuk dewasa0 sedangkan anakanak #('5

mg<kg,, sehari. ?ama %em&erian grise*6ulin %ada tinea k*r%*ris adalah 39 minggu0 di&erikan &ila lesi luas atau &ila dengan %eng*&atan t*%ikal tidak ada %er&aikan.

 Pada kasus yang resisten terhada% grise*6ulin da%at di&erikan deriat

a1*l se%erti ket*k*na1*l '(( mg %er hari selama '9 minggu %ada %agi hari setelah makan0 itrak*na1*l #(('(( mg<hari selama '9 minggu atau '(( mg<hari selama # minggu0 6luk*na1*l 150 mg 1x/mgg selama 2-4 minggu0 ter&ina6in '5( mg<hari selama #' minggu.

 Anti&i*tika di&erikan &ila terda%at in6eksi sekunder.250=0+

I7. PRO#NOSIS

Umumnya &aik ika 6akt*r %en)etus dihindari

Gu* ad itam : ad &*nam

Gu* ad 6ungsi*nam : ad &*nam

(11)

PEM2AHASAN

A. PENDAHULUAN

!inea k*r%*ris dan kruris meru%akan suatu in6eksi amur /ermat*6ita %ada kulit yang %enyakitnya dise&ut dermat*6it*sis. -*l*ngan amur ini mem%unyai si6at men)ernakan keratin. Penyakit ini termasuk dalam kel*m%*k mik*sis su%er6isialis. 2#

2. SINONIM

Sin*nim dari !inea K*r%*ris adalah !inea sirsinata0 !inea gla&r*sa. Sin*nim dari !inea Kruris adalah 8)1ema marginatum.H/h*&i it)hH0 HJ*)key it)h.2'

1. DE-INISI

!inea k*r%*ris adalah in6eksi amur dermat*6ita yang mengenai kulit tu&uh tidak &eram&ut 2gl*&*r*us skin di daerah muka0 &adan0 lengan dan glutea.

!inea kruris adalah in6eksi amur amur dermat*6ita yang mengenai li%at  %aha0 daerah genitalia dan di sekitar anus yang da%at meluas ke &*k*ng dan %erut  &agian &awah. 2#0309

D. EPIDEMIOLO#I

!inea k*r%*ris dan kruris &anyak diderita *leh semua umur0 terutama le&ih sering menyerang *rang dewasa0 terutama %ada *rang*rang yang kurang mengerti ke&ersihan dan &anyak &ekera ditem%at %anas0 yang &anyak &erkeringat serta kelem&a&an kulit yang le&ih tinggi.. ?e&ih sering menyerang %ria dari%ada wanita. !erse&ar ke seluruh dunia0 terutama %ada daerah tr*%is0 dan insidensi

(12)

E. ETIOPATO#ENESIS

!inea k*r%*ris dise&a&kan amur /ermat*6ita0 terutama *leh  Epidermophyton floccosum atau Trichophyton rubrum. !inea kruris dise&a&kan  amur dermat*6ita terutama *leh  Epidermophyton floccosum, Trichophyton

rubrum, dan Trichophyton mentagrophytes. 2#09

Penularan da%at teradi melalui k*ntak langsung dengan indiidu yang terin6eksi atau tidak langsung melalui &enda yang mengandung amur0 misalnya

handuk0 lantai kamar mandi0 tem%at tidur h*tel dan lainlain. 25

In6eksi dimulai dengan k*l*nisasi hi6a atau )a&ang)a&angnya di dalam  aringan keratin yang mati. 4i6a ini menghasilkan en1im kerat*litik yang &erdi6usi

ke dalam aringan e%idermis dan menim&ulkan reaksi %eradangan.

Pertum&uhan amur dengan %*la radial di dalam stratum k*rneum menye&a&kan tim&ulnya lesi kulit yang sirsinar dengan &atas yang elas dan meninggi. "eaksi kulit semula &er&entuk %a%ul kemudian &erkem&ang menadi

suatu reaksi %eradangan &eru%a suatu dermatitis. 2;

-. #E0ALA KLINIS

-am&aran klinis dari tinea k*r%*ris meru%akan lesi anular0 &ulat atau l*n*ng0 &er&atas tegas terdiri atas eritema0 skuama0 kadangkadang dengan esikel dan %a%ul di te%i. /aerah tengahnya &iasanya le&ih tenang 2 tanda  %eradangan le&ih elas %ada daerah te%i  yang sering dise&ut dengan )entral healing. !a%i kadang uga dium%ai er*si dan krusta aki&at garukan. ?esilesi %ada umumnya meru%akan &er)ak&er)ak ter%isah satu dengan yang lain. Kelainan kulit da%at uga terlihat se&agai lesilesi dengan %inggir yang %*lisiklik0 karena  &e&era%a lesi kulit yang menadi satu. Selain itu lesi da%at &eru%a arsiner0 atau sinsiner. ,ila tinea k*r%*ris ini menahun tandatanda akti6 adi menghilang selanutnya hanya meningggalkan daerahdaerah yang hi%er%igmentasi dan skuamasi saa. Kelainankelainan ini da%at teradi &ersamasama dengan tinea kruris.2#0'030=

Pada tinea kruris keluhan utama adalah rasa gatal yang da%at he&at. ?esi umumnya &ilateral walau%un tidak simetris0 &er&atas tegas0 te%i meninggi yang

(13)

da%at &eru%a &intil&intil kemerahan atau lentinglenting kemerahan0 atau kadang terlihat lentinglenting yang &erisi nanah. ,agian tengah menyem&uh &eru%a daerah )*klat kehitaman &ersisik. ?esi akti60 %*lisiklik0 ditutu%i skuama dan kadangkadang disertai dengan &anyak esikel ke)ilke)il. ,iasanya disertai rasa gatal dan kadangkadang rasa %anas. -arukan terusmenerus da%at menim&ulkan gam&aran %ene&alan kulit. ,uah 1akar sangat arang menunukkan keluhan0 meski%un %emeriksaan amur da%at %*siti6. A%a&ila kelainan menadi menahun maka e6l*resensi yang nam%ak hanya ma)ula yang hi%er%igmentasi disertai

skuamasi dan likeni6ikasi. 2#0;0=

#. DIA#NOSA 2ANDIN#

!inea k*r%*ris da%at didiagn*sa &anding dengan dermatitis k*ntak0 Pitiriasis r*sea0 Ps*riasis ulgaris0 si6ilis stadium II ti%e makul*%a%ular0 dan dermatitis se&*r*ik. 2'030;0$

!inea kruris da%at didiagn*sa &anding dengan kandidiasis inguinal0 eritrasma0

 %s*riasis0 dan dermatitis k*ntak. 2'03090$

H. DIA#NOSIS

/iagn*sis ditegakkan &erdasarkan: #. Anamnesa

/ari anamnesa dida%atkan rasa gatal yang sangat mengganggu0 dan gatal  &ertam&ah a%a&ila &erkeringat. Karena gatal dan digaruk0 maka tim&ul lesi

sehingga lesi &ertam&ah meluas0 terutama %ada kulit yang lem&a& '. -eala klinis yang khas

3. Pemeriksaan la&*rat*rium

Pada ker*kan kulit dengan KE4 #('(F &ila %*siti6 mem%erlihatkan elemen  amur &eru%a hi6a %anang dan artr*s%*ra 2hi6a yang &er)a&ang yang khas  %ada in6eksi dermat*6ita. Pemeriksaan dengan %em&iakan di%erlukan untuk 

meny*k*ng %emeriksaan langsung sediaan &asah dan untuk menentukan s%esies amur. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menanamkan &ahan klinis  %ada media &uatan. ang diangga% %aling &aik %ada waktu ini adalah medium

Agar /ekstr*sa Sa&*uraud. 29050=

(14)

#. Umum

• Meningkatkan ke&ersihan &adan dan menghindari &erkeringat yang

 &erle&ihan

• Mengurangi kelem&a&an dari tu&uh %asien dengan menghindari %akaian

yang %anas dan tidak menyera% keringat 2karet0 nyl*n

• Menghindari sum&er %enularan yaitu &inatang0 kuda0 sa%i0 ku)ing0 aning0

atau k*ntak %asien lain.

• Menghilangkan 6*kal in6eksi ditem%at lain misalnya di kuku atau di kaki.

• @akt*r6akt*r %redis%*sisi lain se%erti dia&etes mellitus0 kelaian end*krin

yang lain0 leukemia0 harus dik*ntr*l. 2=

'. Khusus

• !*%ikal

 /eriat a1*l misalnya mik*na1*l 'F0 kl*trimas*l #F0 ket*k*na1*l #F

 Sale% Whit6ield

 Asam &en1*ate ;#'F

 Asam salisilat '9F290=

• Sistemik 

 -rise*6ulin 5(( mg sehari untuk dewasa0 sedangkan anakanak #('5

mg<kg,, sehari. ?ama %em&erian grise*6ulin %ada tinea k*r%*ris adalah 39 minggu0 di&erikan &ila lesi luas atau &ila dengan %eng*&atan t*%ikal tidak ada %er&aikan.

 Pada kasus yang resisten terhada% grise*6ulin da%at di&erikan deriat

(15)

hari setelah makan0 itrak*na1*l #(('(( mg<hari selama '9 minggu atau '(( mg<hari selama # minggu0 6luk*na1*l 150 mg 1x/mgg selama 2-4 minggu0 ter&ina6in '5( mg<hari selama #' minggu.

 Anti&i*tika di&erikan &ila terda%at in6eksi sekunder.250=0+

0. PRO#NOSIS

!inea k*r%*ris dan tine kruris mem%unyai %r*gn*sa &aik dengan  %eng*&atan yang adekuat dan kelem&a&an dan ke&ersihan kulit yang selalu

diaga. 2#09

DA-TAR PUSTAKA

/uanda0 Adhi. '(#3. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi Kelima. Jakarta: ,alai Pener&it @akultas Ked*kteran Uniersitas Ind*nesia. halaman +' ++

Mik*sis su%er6i)ial0 diunduh dari

htt%:<<re%*sit*ry.usu.a).id<&itstream<#'395;=$+<##=9<#<6kgtrelia#.%d6 . 4araha% M. '(('.  Ilmu Penyakit Kulit Cetakan I . Jakarta: 4i%%*krates.

halaman ===$

!inea kruris0 diunduh dari htt%:<<www.klikd*kter.)*m<illness<detail<#9(

,udimula0 U. '((+. Diagnosis dan penatalaksanaan dermatomikosis . Jakarta: @KUI. halaman 9=53

A&dullah ,.  Dermatologi pengetahuan dasar dan kasus di rumah sakit . Sura&aya: Per)etakan Uniersitas Airlangga. 4alaman ;+=;

In6eksi Kulit0 diunduh dari

htt%:<<ilmukesehatankulitdankelamin.&l*gs%*t.)*m<'((+(;(#ar)hie. html

Siregar0 ". S. '(($.  Atlas er!arna "aripati Penyakit Kulit, Ed #. Jakarta: Pener&it ,uku Ked*kteran 8-7. 4alaman #=33

James W/0 ,erger !-0 8lst*n /M. '(#(.  Andre!$s Diseases of the "kin Clinical Dermatology %&th ed . Philadel%hia: Saunders 8lseier.

Referensi

Dokumen terkait