• Tidak ada hasil yang ditemukan

Desain Pembelajaran Administrasi Server. pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Desain Pembelajaran Administrasi Server. pdf"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

Nama Mahasiswa : Siyamta, NIM 130121909684 | - -

DESAIN PEMBELAJARAN

ADMINISTRASI SERVER MENGGUNAKAN

SOCIAL LEARNING NETWORK (SLN)

EDMODO DENGAN MODEL KEMP

TUGAS AKHIR

Modul : 07 / Desain Sistem Pembelajaran

Tutor Pembina : Irfana Steviano, S.Pd., M.Ed.

Oleh : SIYAMTA, MT

PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

(2)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -i- KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami Haturkan kehadirat Allah SWT, karena hanya dengan Ijin dan Kehendak-Nya Tugas Akhir tentang “Desain Pembelajaran Administrasi Server Menggunakan Social Learning Network (SLN) Edmodo Dengan Model Kemp” ini dapat diselesaikan oleh penulis.

Tugas ini disusun untuk memenuhi tugas Akhir Mata Diklat Desain Sistem Pembelajaran Online yang diselenggarakan oleh Pustekkom, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta.

Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Irfana Steviano, S.Pd., M.Ed., selaku Tutor Pembina mata Diklat Desain Sistem Pembelajaran yang telah membimbing penulis, sehingga berhasil menyelesaikan Tugas ini. Kritik dan saran yang bersifat konstuktif sangatlah Penulis harapkan demi penyempurnaan lebih lanjut. Namun demikian, semoga yang sederhana ini bermanfaat bagi para pembacanya.

(3)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -ii- Desain Pembelajaran Administrasi Server Menggunakan Social Learning

Network (SLN) Edmodo dengan Model Kemp

Siyamta

Peserta Diklat Online PTP

ABSTRAK

Desain pembelajaran adalah pengembangan secara sistematis dari spesifikasi pembelajaran dengan menggunakan teori belajar dan pembelajaran untuk menjamin kualitas pembelajaran. Proses perancangan dan pengembangan ini meliputi segala proses analisis kebutuhan pembelajaran, tujuan dan pengembangan sistem untuk mencapai tujuan, pengembangan bahan dan aktivitas pembelajaran, uji coba dan evaluasi dari seluruh pembelajaran dan aktivitas peserta didik. Proses kegiatan pembelajaran secara umum meliputi tiga tahap, yaitu tahap pertama; merancang dan mengembangkan system pembelajaran, kedua penerapan desain sistem pembelajaran dan ketiga evaluasi pembelajaran. Pada tugas mata kuliah Desain Pembelajaran ini dirancang tentang Desain Pembelajaran Administrasi Server Menggunakan Social Learning Network (SLN) Edmodo dengan Model Kemp.

Tahapan desain pembelajaran yang direncanakan meliputi penentuan tujuan dan daftar topik, menganalisis karakteristik peserta didik, menetapkan tujuan pembelajaran, menentukan isi materi pembelajaran, pengembangan prapenilaian, memilih aktifitas pembelajaran, mengkoordinasi dukungan sarana dan prasarana serta mengevaluasi pembelajaran.

Pada diklat ini akan diikuti oleh 12 Peserta Guru SMK paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan yang berasal dari seluruh Indonesia, dengan Usia antara 30 – 50 Tahun. Social Learning Network (SLN) yang digunakan adalah Edmodo, dengan alamat

https://www.edmodo.com/home#/group?id=9574319, dengan Group Code 74xsw3. Beberapa Learning Material serta Learning Activity sudah disiapkan dalam alamat tersebut.

(4)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -iii-

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

ABSTRAK ... ii

DAFTAR ISI ... iii

PHASE I TUJUAN / MAKSUD PROJECT ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Pernyataan Project ... 3

C. Permasalahan ... 4

D. Target Peserta ... 4

E. Manfaat Pelatihan ... 4

F. Kemungkinan Pengembangan ... 5

PHASE II KEBUTUHAN ... 6

A. Deskripsi Ideal ... 6

B. Deskripsi Data ... 7

C. Tujuan Project ... 9

PHASE III URUTAN PEMBELAJARAN DAN TUGAS / ANALISIS PEMBELAJARAN ... 11

A. Urutan Pembelajaran ... 11

B. Entry Level Instruction ... 15

C. Task and Instruction Analysis ... 15

D. Strategi Pembelajaran ... 16

E. Desain Pesan Pembelajaran ... 16

PHASE IV PROSEDUR PENILAIAN ... 17

A. Assessment... 17

B. Evaluasi Formatif ... 17

C. Evaluasi Sumatif ... 17

D. Informasi Tambahan ... 19

DAFTAR PUSTAKA... 20

Lampiran 1 Contoh Materi Pembelajaran (Format FlipBook) ... 22

Lampiran 2 Contoh Desain Pesan dalam bentuk Video yang diupload di Youtube ... 24

(5)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -1-

PHASE I TUJUAN / MAKSUD PROJECT

A. Latar Belakang

Belajar adalah proses atau usaha yang dilakukan setiap individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan maupun sikap dan nilai yang positif sebagai pengalaman untuk mendapatkan sejumlah kesan dari bahan yang telah dipelajari. Kegiatan belajar tersebut ada yang dilakukan di balai diklat, sekolah, di rumah, dan di tempat lain seperti di museum, di laboratorium, on line ataupun dimana saja tempatnya. Belajar merupakan tindakan dan perilaku siswa yang kompleks. Sebagai tindakan maka belajar hanya dialami oleh peserta didik / peserta diklat sendiri dan akan menjadi penentu terjadinya atau tidak terjadinya proses belajar.

Pembelajaran yang efektif menekankan pentingnya belajar sebagai suatu proses personal, dimana setiap peserta dapat membangun pengetahuan dan pengalaman personalnya (Marzano, 1992). Pengetahuan dan pengalaman personal dibangun oleh setiap siswa melalui interaksi dengan lingkungannya. Peserta didik / diklat sendirilah mengkonstruksi makna tentang hal yang dipelajarinya (Brooks & Brooks, 1993). Dalam hal ini pembelajaran harus mampu mengorientasikan peserta didik untuk dapat memainkan peranannya dalam kehidupan yang akan datang dengan kemampuan, pengetahuan, sikap dan berbagai keterampilan yang telah diberikan lebih bermakna.

Menurut Mayer (2008: 7) pembelajaran adalah sesuatu yang dilakukan oleh pendidik dan tujuan pembelajaran adalah memajukan cara belajar peserta didik. Dalam pembelajaran tersebut lebih lanjut dijelaskan bahwa termasuk di dalamnya yaitu pendidik/dosen, metode, strategi, permainan pendidikan, buku, proyek penelitian dan bahan presentasi berupa WEB. Proses pembelajaran adalah suatu usaha untuk membuat peserta didik belajar, sehingga situasi tersebut merupakan peristiwa belajar (event of learning) yaitu usaha untuk terjadinya perubahan tingkah laku dari peserta

didik (Gagne,1998: 72). Perubahan tingkah laku dapat terjadi karena adanya interaksi antara peserta didik dengan lingkunganya.

(6)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -2- Sementara Chayhan (1979: 4) mengatakan bahwa pembelajaran adalah upaya dalam memberi perangsang (stimulus), bimbingan, pengarahan dan dorongan kepada peserta didik agar terjadi proses belajar, lebih lanjut Chayhan, (1979: 4)

mengungkapkan bahwa, ”learning is the process by which behavior (in the broader

sense) is or changed through practice or training,” (belajar adalah proses perubahan

tingkah laku (dalam arti luas) ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau latihan. Belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, afektif dan psikomotor (Mayer, 2008; 7). Belajar memegang peranan penting dalam pembelajaran, karena dalam pembelajaran terdapat peristiwa belajar dan peristiwa mengajar. Belajar adalah aktivitas psychofisik yang ditimbulkan karena adanya aktivitas pembelajaran.

Dari beberapa definisi tentang belajar di atas dapat disimpulkan belajar sebagai proses berubahnya tingkah laku (change in behavior), yang disebabkan karena pengalaman dan latihan, pengalaman dan latihan adalah aktivitas pendidik sebagai pembelajar dan aktivitas peserta didik/peserta didik sebagai peserta didik. Perubahan perilaku tersebut dapat berupa mental maupun fisik. Sedangkan pembelajaran merupakan aktifitas interaksi edukatif antara pembelajar dengan peserta didik dengan di dasari oleh adanya tujuan baik berupa pengetahuan, sikap maupun ketrampilan.

1. Who / Siapa?

Pada desain pembelajaran ini digunakan untuk Mengajar Guru SMK Kejuruan dengan Bidang Studi Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Program Studi Keahlian Teknik Komputer dan Informasi (TKI), Paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

2. What / Apa?

Desain pembelajaran ini akan mengenalkan kepada guru dengan memanfaatkan Social Learning Network (SLN) Edmodo untuk pembelajaran. Pembelajaran melalui

(7)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -3- bagaimana menggunakan SLN Edmodo yang diisi dengan Materi Kompetensi Administrasi Server.

3. Why / Mengapa?

Edmodo merupakan salah satu platform free Social Learning Network (free SLN), yang

dapat diaplikasikan sebagai pelengkap dalam sistem pembelajaran on line. Dalam edmodo terdapat 4 user utama, yaitu Teacher, Student, Parents dan Districk. Di dalam SLN Edmodo ini guru dapat mengelola sistem pembelajaran dengan mudah, karena

semua Tools sudah disediakan oleh Tim Pengembang Edmodo. Sebagai content-nya digunakan materi Administrasi Server, yang merupakan Mata Pelajaran Wajib bagi Siswa SMK paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Pada Project ini, digunakan untuk melatih Guru-Guru SMK, dimana sistem pembelajarannya diintegrasikan menggunakan Edmodo.

B. Pernyataan Project

Diklat ini direncanakan berlangsung selama 5 Hari dengan total waktu selama 50 Jam Pelajaran, dengan Materi Administrasi Server Menggunakan Linux Debian serta SLN Edmodo. Peserta diklat diwajibkan dapat menggunakan Edmodo serta Melakukan Administrasi Server mengunakan Linux Debian. Beberapa kebutuhan minimum hardware yang dimiliki, berdasarkan rekomendasi minimal untuk sistem Desktop menurut informasi dari http://www.debian.org/releases/stable/i386/ch03s04. html.en#id585154, adalah Pentium 4, 1 GHz. Untuk spesifikasi kebutuhan minimal lainnya seperti pada Tabel 1.1 berikut ini.

Tabel 1.1. Rekomendasi Kebutuhan Minimal

Tipe Instalasi Minimal RAM Rekomendasi RAM Hard Drive

No Desktop 64 MB 256 MB 1 GB

(8)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -4- C. Permasalahan

Menggunakan Social Learning Network (SLN) Edmodo dimungkinkan akan mempengaruhi hasil Diklat Mengadministrasi Server bagi Guru SMK. Dengan menggunakan SLN Peserta Diklat akan lebih akif untuk belajar mandiri, dapat belajar dari awal sesuai dengan tingakt pemahaman masing-masing. Beberapa permasalahan yang ada antara lain :

Peserta Diklat / Guru :

 Kurangya pengetahuan tentang bagaimana belajar dengan memanfaatkan Sosial Learning Network (SLN) Edmodo

 Kurangnya pengetahuan bagaimana memanfaatkan peralatan TIK (Laptop, Komputer atau Media lainnya) untuk proses pembelajaran

Teknologi :

 Adanya berbagai macam penyedia layanan Sosial Learning Network (SLN), misalnya Edmodo, Facebook, Einztein, Sophia, RemixLearning, Schoology dan lain sebagainya.

 Teknologi koneksi yang digunakan (ADSL, Modem, Leased Line dan lain sebagainya).

D. Target Peserta

Guru Sekolah Menengah Kejuruan bidang Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di seluruh Indonesia.

E. Manfaat Pelatihan

(9)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -5- F. Kemungkinan Pengembangan

(10)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -6-

PHASE II KEBUTUHAN

Berikut ini akan dibahas tentang beberapa kebutuhan yang berkaitan dengan deskripsi ideal, deskripsi data dan tujuan project.

A. Deskripsi Ideal

Para peserta diklat akan dapat saling memotivasi dengan sistem pembelajaran kolaboratif online menggunakan SLN Edmodo. Hal ini dapat terjadi karena dalam sistem Edmode terdapat beberapa fasilitas untuk melakukan Sharing Informasi baik melalui Note, Assigment, Alert maupun Quiz. Tutor / Guru akan dapat menggeser paradigma pembelajaran dari Teacher Center ke Student Center dengan memanfaatkan Social Learning Network Edmodo, sehingga peserta Diklat akan lebih aktif, kreatif dan inovatif tanpa harus bergantung 100 % kepada Guru / Tutor.

Setelah menyelesaikan Pelatihan ini peserta akan memperoleh Pengetahuan, Penerapan, Keterampilan dan Kompetensi tentang :

1. Menggunakan Edmodo sebagai Socaial Learning Network (SLN) a. Dasar-dasar SLN, Prinsip dan Cara Kerja.

b. User dan Profile pada Edmodo.

2. Mengintegrasikan Sistem Pembelajaran Kolaboratif Online menggunakan Edmodo

a. Exploratory learning.

b. Collaboration Learning : focus group discussion (FGD), Assignments. c. Pre Test and Post Test.

3. Memahami, Menerapkan Tentang Administrasi Server

a. Memahami, Menerapkan Instalasi Virtual Box pada Host Operating System b. Memahami dan Menerapkan Instalasi Host Operating System pada Guest

Operating System.

c. Memberikan IP Static Pada Server

d. Memahami dan Menerapkan Aplikasi Layanan Server, misalnya DHCP Server, HTTP Server, DNS Server, FTP Server dan TFTP Server.

4. Melakukan Troubleshooting Server

(11)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -7- B. Deskripsi Data

Social Learning Network (SLN) dari tahun ke tahun selalu mengalami perkembangan,

dan selalu ke arah penyempurnaan yang lebih baik. Berbagai software yang tersedia di Internet berkaitan dengan SLN antara lain sebagai berikut :

a. Einztein (www.einztein.com) merupakan SLN yang ditujukan bagi pembelajar dewasa (pendidikan tinggi) dan pembelajar seumur hidup,

b. Sophia (www.sophia.org) merupakan SLN yang menyediakan ribuan tutorial akademik yang diajarkan oleh guru dengan berbagai model instruksional, dan dapat diikuti oleh pembelajar dengan berbagai model belajar.

c. RemixLearning (www.remixlearning.com) yang juga didukung oleh The Bill & Melinda Gates Foundation menyediakan sebuah SLN yang dapat diatur sesuai selera oleh sekolah, perpustakaan, museum, dan institusi lainnya yang membutuhkan.

d. Schoology (www.schoology.com) merupakan LMS yang dilengkapi dengan SLNs.

Edmodo adalah sebuah media untuk melaksanakan pembelajaran secara online, yang menggabungkan sebagian fitur dari Learning Management System (LMS) dan sebagian fitur dari Jejaring Sosial (Social Network). Dengan demikian akan menjadi sebuah media pembelajaran yang menarik dan mudah digunakan, kemudian lebih dikenal dengan Jejaring Sosial Pembelajaran (Social Learning Networks). Beberapa artikel yang berkaitan dengan Social Learning Network dan Administrasi Server : a. Cruz B.M and Cruz B.S., 2013, The Use of Internet Base Social Media as a Tool

in Enhanching Student’s Learning Experiences in Biological Science, New Era

University.

b. Torrey Trust, 2012, Professional Learning Networks Designed For Teacher Learning, Volume 12 Number 4, University California, Santa Barbara.

c. Ulloa T.F. 2013, Teaching with Social Networks : Facebook, Twitter and Edmodo, California State University.

d. Hertzog, Raphael and Mas Roland, 2013, The Debian Administrator handbook,

http://www.academia.edu/7698207/Administrasi_Server_Menggunakan_Debian_De bian_Hand_Book.

(12)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -8- Deskripsi Sumber Daya dan Kendala

Peralatan dan Software yang digunakan ditampilkan dalam tabel 2.1 berikut ini.

Tabel 2.1. Peralatan dan Software Yang Digunakan

NO NAMA ALAT/SOFTWARE SPESIFIKASI

1 Laptop / Komputer Standard, akan lebih baik jika lebih dari satu merek tertentu. Dapat berkoneksi dengan internet baik via Wire maupun Wireless 2 Koneksi Internet Koneksi harus stabil, syukur jika

bandwidthnya lebar sehingga koneksinya akan lancar

3 Software Windows, Virtual BOX, Linux Debian

4 Account Email, Edmodo (agar dapat bergabung ke

sistem Edmodo)

Sedangkan Tabel yang berkaitan dengan submer daya dan kendala, ditampilkan dalam Tabel 2.2 berikut ini.

Tabel 2.2. Sumber Daya dan Kendala

SUMBER DAYA KENDALA

HARDWARE DAN TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN Perusahaan Pembuat Laptop :

 Sony, Fujitsu, Toshiba, Samsung, Acer, Dell.

 Hal ini sangat penting berkaitan dengan Technical Support on site

Terlalu banyak merek Laptop yang dijual di pasaran:

 Menyulitkan Pemakai untuk memilih laptop mana yang paling sesuai dipakai selama Pelatihan (koneksi, ketahanan, fleksibilitas, feature, kecepatan transfer data, pencetakan ke printer)

 Peserta diklat dimungkinkan

membawa Laptop yang terlalu baru atau terlalu lama. Kadang

menyulitkan dalam hal kompatibilitas dengan infrastruktur yang ada di ruang diklat.

Membuat Hotspot di ruang Pelatihan  Kestabilan koneksi selama Pelatihan  Jangkauan Hotspot

 Reliabilitas Koneksi Internet  Bandwidth yang tersedia

 Interferensi dengan Channal lain  Pemakaian Username dan Password

(13)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -9-

SUMBER DAYA KENDALA

Software (Sistem Operasi, Aplikasi,

Utility) 

Kompatibilitas Host Operating System dengan Guest Operating System  Kompatibilitas Virtual Box dengan

Guest Operating System

 Versi Operating System dan Virtual Machine yang digunakan

THE AUDIENCE Team Teaching antara Tutor/Instruktur

yang Senior dengan yang baru

Biasanya Guru Yang Senior (Generasi Lama) susah mempelajari dengan kehadiran teknologi yang baru WAKTU / SCHEDULE

Staff Teknisi dapat membantu Proses

Belajar Mengajar 

Perlu waktu yang lama untuk menyiapkan / Menginstalasi Host Operating System dan Guest Operating System serta Instalasi Virtual Box

 Perlu dibuatkan Buku Pedoman Umum bagaimana Instalasi Host Operating System, Guest Operating System dan Virtual Box

 Membuat versi exe atau aplikasi untuk Guest Operating System untuk mempercepat proses instalasi

 Merancang Rencana Pembelajaran  Menyiapkan Seperangkat

Pembelajaran (Materi, Modul, Assessment, Evaluasi)

C. Tujuan Project

Peserta Diklat dapat Memahami dan Menerapkan serta Menguji berbagai Aplikasi Layanan Server (DHCP, HTPP, DNS, FTP, NTP Server) menggunakan Sistem Operasi Linux Debian. Dalam waktu 50 Jam Pelajaran Diklat, peserta diklat diharuskan dapat :

1. Dasar : Melakukan Instalasi Host Operating System (Windows), Virtual Machine menggunakan Virtual Box Guest dan Operating System (Linux Debian).

 Dapat menginstalasi Virtual Box

 Dapat menginstallasi dengan mode Grafik dan Text

(14)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -10- 2. Lanjut : Melakukan Administrasi Berbagai Layanan Server Aplikasi, yang terdiri dari

:

 Pemberian IP Static Pada Server

 Melakukan instalasi, konfigurasi dan pengujian DHCP Server  Melakukan instalasi, konfigurasi dan pengujian Web / HTTP Server  Melakukan instalasi, konfigurasi dan pengujian DNS Server

(15)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -11-

PHASE III URUTAN PEMBELAJARAN DAN TUGAS/

ANALISIS PEMBELAJARAN

A. Urutan Pembelajaran

Pelatihan akan dilakukan secara face to face di Laboratorium Jaringan Komputer, dan juga dilengkapi dengan on line menggunakan Edmodo. Pelatihan akan dilaksanakan selama 5 hari kerja. Pendekatan yang digunakan berdasarkan Taxonomy Blooms. Taksonomi Bloom pertama kali disusun oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956. Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah, kawasan) dan setiap domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya. Ranah Kognitif berisi tentang perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual, seperti pengetahuan, pengertian, dan keterampilan berpikir. Indikator kognitif proses merupakan perilaku (behavior) siswa yang diharapkan muncul setelah melakukan serangkaian kegiatan untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Dalam Taksonomi Bloom yang direvisi oleh David R. Krathwohl di jurnal Theory into Practice, aspek kognitif dibedakan atas enam jenjang yang diurutkan seperti pada gambar berikut ini.

(16)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -12- Selama fase Training serta berdasarkan pendekatan Taxonomy Blooms yang digunakan, maka hasilnya ditampilkan seperti pada Tabel 3.1 berikut ini.

Tabel 3.1. Isi Materi Pembelajaran dengan Pendekatan Taxonomy Blooms

NO MATERI JAM SUB MATERI jenis sistem operasi)  Pemahaman /C1

(Menjelaskan prinsip kerja sistem operasi)

2 Konsep fungsi mesin virtual?)  Pemahaman /C1

(Menyebutkan jenis-jenis mesin virtual)  Pemahaman /C1

(Menjelaskan prinsip kerja mesin virtual)

(17)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -13- kan Instalasi Guest Operating System)  Penerapan / C3

(Menerapkan/Melaku kan Instalasi Virtual Box)

(18)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -14- dan NTP Server

Menganalisa / C4

(19)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -15- Project Akhir

Setiap peserta Diklat/Guru diwajibkan untuk membuat Laporan Praktikum dalam format MS Word dan mempresentasikannya dalam format MS Power Point tentang salah satu Aplikasi Layanan Server. Lebih bagus lagi apabila dibuat dalam format digibook, misalnya FlipBook, menggunakan software FlipBook Maker.

B. Entry Level Instruction

Analisis Peserta Diklat

Peserta diklat dalam sistem ini adalah Guru SMK Bidang Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan seluruh Indonesia melalui dana DIPA, dengan Jumlah Peserta 12 Orang. Umur mereka antara 30 – 50 Tahun.

Sebelum Diklat dimulai, beberapa data yang diperlukan dan dipelajari lebih lanjut adalah :

 Kemampuan dasar dari Peserta Diklat

 Jenis-jenis laptop yang digunakan oleh Peserta Diklat

 Fasilitas Network Interface Card yang dimiliki oleh Peserta Diklat (Wire or Wireless).

 Kondisi sekolah dan budaya kerja sekolah dan siswanya

Prasyarat bagi Peserta Diklat ini adalah :  Memahami tentang Dasar-Dasar Komputer  Memahami dasar-Dasar Internet

 Dapat mengoperasikan Komputer dan Internet

C. Task and Instruction Analysis

(20)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -16-

sebagai Student pada Kelas “Diklat Administrasi Server Bagi Guru SMK

Indonesia”. Peserta Diklat / Guru akan dipandu oleh Tutor menggunakan Power Point

yang sudah diupload di dalam Library Tutor. Tutor akan menjelaskan langkah demi langkah bagaimana cara mempelajari Modul, Melakukan Praktikum, Mengerjakan Tugas dan lain sebagainya melalui materi yang diupload pada Edmodo.

D. Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran yang diterapkan dalam Pelatihan ini adalah Project Based Learning (PjBL). Terdapat 5 sesi pembelajaran yang harus menghasilkan sebuah project. Project yang dimaksud adalah berupa Aplikasi Server, yang terdiri dari DHCP

Server, WEB Server, DNS Server, FTP Server dan NTP Server. Setiap Layanan Aplikasi server terdiri dari Konsep, Instalasi, konfigurasi dan Pengujian.

E. Desain Pesan Pembelajaran

(21)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -17-

PHASE IV PROSEDUR PENILAIAN

A. Assessment

Evaluasi sumatif dan Formatif yang digunakan dalam Pelatihan ini digunakan untuk mengukur peningkatan/penguatan pembelajaran (gain) sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan di atas. Evaluasi formatif akan dilakukan pada setiap pokok bahasan, sedangkan evaluasi sumatif akan dilakukan diakhir kegiatan Training, atau setelah semua materi telah disampaikan semua. Kedua evaluasi tersebut akan digunakan dengan format yang berbeda-beda dengan harapan akan diperoleh penilaian Otentik dari Peserta Diklat.

B. Evaluasi Formatif

Evaluasi formatif akan dilakukan setiap akhir materi / pokok bahasan. Peserta diklat akan mengisi format yan telah disediakan oleh Tutor/Instruktur. Pretest dan Postest akan diberikan sebelum dan setelah sesi dilaksanakan.

C. Evaluasi Sumatif

Evaluasi Sumatif akan dilakukan setelah proses Pelatihan selesai dilaksanakan. Evaluasi ini akan mencakup semua aspek dari proses Diklat, termasuk didalamnya peserta diklat, Tutor/Instruktur, Proses, Infrastruktur, Fasilitas dan lain sebagainya. Pretest dan Posttest akan diberikan untuk melihat hasil Interfensi selama Pelatihan

berlangsung. Tools, Rationale setiap Asessment ditunjukkan seperti Tabel 4.1 berikut ini.

Tabel 4.1. Tools and Measurements Tools

TOOLS FORMAL /

INFORMAL RATIONALE WHEN

MEASUREMENTS

(22)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -18-

TOOLS FORMAL /

INFORMAL RATIONALE WHEN

MEASUREMENTS

Informal Peserta Diklat akan ditanya oleh

Instruktur/Tutor untuk menjawab suatu pertanyaan

Semua Sesi Observasi Kelas

Proyek Akhir

Formal Setiap peserta diklat diwajibkan untuk membuat Proyek Akhir. Proyek akhir ini mengambil salah satu Topik dari materi sebelumnya, misalnya memilih DHCP Server, maka hasilnya berupa Layanan DHCP Server yang berfungsi denan baik disertai dengan laporan Tertulis dan siap untuk diujikan di depan Dewan Penguji.

Semua

pengetahuan dan Keterampilan dari Peserta akan diuji dalam kegiatan ini

Akhir

Formal Untuk mengevaluais keseluruhan Proses selama mengikuti Pelatihan, termasuk di dalamnya Peserta Diklat, Instruktur, Panitia,

Infrastruktur, Fasilitas, Ruangan, Koneksi Internet dan lain sebagainya

Akhir Pelatihan (Sumatif)

(23)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -19- D. Informasi Tambahan

Pretest dan Posttest harus dibuat secara baik agar tidak terjadi bias. Guru dengan

kemampuan awal tentang komputer dan internet yang baik, akan lebih cepat menerima materi diklat dibandingkan dengan guru lainnya. Peserta Diklat / Guru yang mempunyai kemampuan awal Medium, dimungkinkan akan memiliki Perolehan Belajar ataupun Skill dan Knowledgenya dapat diupgrade secara efektif dan efisien.

Materi Edmodo dan Administrasi Server ini termasuk baru diterapkan bagi Guru SMK di Indonesia, karena merupakan materi yang kami munculkan di Kurikulum 2013. Pada kurikulum sebelumnya Materi ini belum muncul. Lebih rinci lagi, bahwa Edmodo merupakan salah satu bagian dari mata Pelajaran Simulasi Digital, sedangkan Administrasi Server, merupakan Mata Pelajaran yang baru. Materi yang kami sajikan berupa Power Point dan format FlipBook, sehingga lebih menarik bagi pada Peserta Diklat/Guru.

(24)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -20-

DAFTAR PUSTAKA

Cruz B.M and Cruz B.S., 2013, The Use of Internet Base Social Media as a Tool in

Enhanching Student’s Learning Experiences in Biological Science, New

Era University.

Degeng, I.N.S 1997. Ilmu Pengajaran : Taksonomi Variabel. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Dikti, P2LPTK

Dick, Walter, Lou Carey., & James O. Carey. 2009. The Systematic Design Of Instruction. Library of Congress Cataloging-in-Publication Data. Addison – Welswey Educational Publisher Inc.

Stefiano Irvana, Developing Mobile Learning Integrating Cell Phone in Classroom. Phase I Project EDCT601 PROJECT.

Johnson, David W., Roger T Johnson., & Edythe Johnson Holubec. 1994. Cooperative Learning in the Classroom. Alexandria, VA: Association for Supervision and Curriculum Development

Joyce, B., & Weil, M. (2003). Model of Teaching. Massachusetts: Allyn & Bacon.

Morrison, Gary R., Steven M. Ross, & Jerrold E. Kemp. (2004). Design effective instruction, (4th Ed.). New York: John Wiley & Sons

Reigeluth, C.M., Ed. (1999) Instructional Design Theories and Models: A New Paradigm of Instructional Theory. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaaum Associates, Publishers.

Reigeluth, C.M., Ed. (2009) Instructional Design Theories and Models: A New Paradigm of Instructional Theory. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaaum Associates, Publishers.

Robert M. Gagne, Marcy Parkins Driscoll. 1989. Essentials of learning for instructional. Florida: State University.

Schunk, D.H. 2012, Learning Theories An Educational Perspective, Sixth Edition, Boston : Pearson Publishing.

Siyamta, 2013, Desain Pembelajaran Mata Kuliah Administrasi Jaringan Program Studi S1 Teknik Informatika Joint Program VEDC Malang Model Dick and Carey, http://www.academia.edu/5714795/DesainPembelajaran_Administrasi_

Jaringan_Komputer_Model_Dick_and_Carey.

Siyamta, 2013, Ranah Kognitif dalam Pembelajaran, https://www.academia.edu/

5660348/Ranah_Kognitif_Dalam_Pembelajaran_Domain_Kognitif_Bloom_Instr uctional_Taxonomies_Bloom_Ausubel_Anderson_Merril_und_Reigeluth.

Sri Anitah, 2009. Media Pembelajaran.Surakarta : UNS Press

(25)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -21- Suparman, Atwi, 1997. Desain Instruksional. Jakarta : PAU-PPAI Universitas

Terbuka

Torrey Trust, 2012, Professional Learning Networks Designed For Teacher Learning, Volume 12 Number 4, University California, Santa Barbara.

Ulloa T.F. 2013, Teaching with Social Networks : Facebook, Twitter and Edmodo, California State University.

Walter Dick, Florida State University, Lou Carey, University of South Florida, James O. Carey, University of South Florida, The Systematic Design of Instruction

Kegiatan Belajar 1, Konsep dan Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran, Jakarta, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(26)
(27)
(28)

Diklat Online Pengembang Teknologi Pembelajaran| -24-

Lampiran 2

Contoh

Desain Pesan dalam bentuk Video yang diupload di

Youtube

(29)

Gambar

Tabel 1.1. Rekomendasi Kebutuhan Minimal
Tabel 2.2. Sumber Daya dan Kendala
Gambar 3.1. Old and New Taxonomy Blooms
Tabel 3.1. Isi Materi Pembelajaran dengan Pendekatan Taxonomy Blooms
+2

Referensi

Dokumen terkait

Rasionalnya memberi dukungan emosi, yang dapat menurunkan rasa takut, tingkat ansietas, dan meminimalkan nyeri (Doenges dan Moorhause, 2001). 5) Selma fase laten, ibu

Langkah terakhir dilakukan pengujian hipotesis penelitian yang dilakukan dengan menggunakan uji-t.Hasil pengujian hipotesis terhadap kedua kelas sampel untuk

Dalam penyelesaikan perkara tindak pidana anak, terdapat pendekatan lainnya untuk menyelesaian yang sebenarnya merupakan diversi yakni melalui penerapan diskresi

Pedoman.. Studi kelayakan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh bahwa pembangunan PLTMH di lokasi dimaksud layak untuk diwujudkan. Kesimpulan layak atau

Metode pemulusan eksponensial ganda dari Holt memuluskan nilai trend dengan parameter yang berbeda dari parameter yang digunakan pada deret asli.. Ramalan dari

Saged dipunpendhet dudutanipun menawi ukara pakon menika ukara ingkang gadhah teges dhateng tiyang ingkang mirengaken (mitra tutur) nindakaken tumindak saha

BENTOEL INTERNASIONAL INVESTAMA, Tbk SEBELUM DAN SETELAH MERGER adalah hasil karya saya dalam naskah tugas akhir ini tidak.. dapat karya ilmiah yang pernah di

hipotesa yang dirumuskan untuk menjawab permasalahan pokok di atas dalah sebagai berikut : Ada hubungan yang positif antara sosialisasi dengan partisipasi masyarakat