tembaga timah timbal xenotim seng
emas primer
besi primer nikel
bauksit mangan monasit perak
SEBARAN POTENSI
MINERAL STRATEGIS
INDONESIA
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
Bijih Logam Bijih Logam
Total Cadangan (Ton) Total Sumber Daya (Ton)
Emas Primer
Bauksit
Nikel
Tembaga
Besi
Pasir Besi
Mangan
BADAN GEOLOGI - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DA
YA
MINERAL
ST
ATISTIK SUMBER DA
YA
DAN CADANGAN
Bijih Nikel, Bijih
Timah, Bijih Bauksit dan Bijih
Tembaga
bijih
nikel
201
3.712,00
1.155,00
bijih
bauksit
201
bijih
timah
cadangan
sumber daya
5.915,07
bijih
tembaga
CAP
AIAN
STATISTIK SUMBER DAYA DAN CADANGAN
Bijih Seng, Bijih Besi Primer, Logam Emas dan Bijih Mangan
cadangan sumber daya
bijih
seng
2011 2012 2013 2014 2015
589,00 5,84 687,46 11,24 625,00 5,84 625,00 19,86 670,66 19,86
2011 2012 2013 2014 2015
bijih
besi primer
643,86 48,19 661,78 70,81 661,78 70,81 721,46 65,58 721,46 65,58
11,20 4,08 13,45 3,79 15.49 4,43 15.56 4,43 15.56 7,09
2011 2012 2013 2014 2015
bijih
mangan
2011 2012 2013 2014 2015
6,815 2,740 7,100 2,736 7,215 3,527 7,455 2,575 7,513 2,496
logam
emas
panas bumi batubara
SEBARAN POTENSI
BATUBARA DAN PANAS BUMI
DI INDONESIA
STATUS POTENSI BATUBARA INDONESIA
157.644,77
batubara
sumberdaya (Juta Ton)
125.283,83
cadangan (Juta Ton)
32.360,94
STATUS POTENSI PANAS BUMI INDONESIA
29.475,5 MW
panas bumi
sumberdaya
12.283,5 MW
cadangan
17.192,0 MW
terpasang
1.401 MW
lokasi
PENINGKATAN
KUALITAS DAN KEPROSPEKAN
Sumber Daya Panas Bumi, Batubara, CBM dan Mineral
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
Aceh Papua Barat Malut
Kegiatan penyelidikan lapangan tahun 2015, untuk pengungkapan potensi sumber daya mineral dalam upaya peningkatan kualitas data keprospekan Sumber Daya Mineral Indonesia.
Kegiatan penyelidikan lapangan tahun 2015 untuk pengungkapan potensi sumber daya energi yaitu Batubara, CBN, dan Bitumen Padat dalam upaya peningkatan kualitas data keprospekan Sumber Daya Batubara Indonesia.
PENINGKATAN
KUALITAS DAN KEPROSPEKAN
Sumber Daya Panas Bumi, Batubara, CBM dan Mineral
target
62 LOKASI
realisasi
58 LOKASI
mineral
22 LOKASI
Aceh, Sumut, Sumbar, Kepri,
Babel, Kalbar, Jateng, Kaltim,
NTB, Sulsel, Sulteng, Malut,
Papua.
panas bumi
20 LOKASI
Sumut, Riau, Jambi,
Babel, Kaltara,
Sultra, NTT.
batubara
11 LOKASI
Sumbar, Riau, Jambi,
Kalteng, Kaltara, Kaltim,
Kalsel, Sulbar, Sulbar,
Sulteng, Papua Barat,
Papua.
REKOMENDASI WILAYAH KERJA
Sumber Daya Panas Bumi, Batubara, CBM dan Mineral
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
Kaltara (3 WIUP Batubara)
Kaltim (5 WIUP Batubara)
Kalsel (1 WK CMB) Sumbar (1 WK Panas Bumi)
Sulteng(1 WK Panas Bumi)
Sultra (1 WK Panas Bumi)
NTT (1 WK Panas Bumi) Jateng (2 WIUP Mineral)
Bengkulu (1 WIUP Mineral)
Sulbar (1 WIUP Mineral)
Maluku (6 WIUP Mineral)
REKOMENDASI WILAYAH KERJA
Sumber Daya Panas Bumi, Batubara, CBM dan Mineral
target
30 WK/WIUP
realisasi
23 WK/WIUP
mineral
10 WK
INVESTASI BADAN GEOLOGI 2015
Pabar (157M)
Papua (311M) Aceh (97M)
Kepri (72M)
Malut (19M) Kaltara (365M)
Kaltim (110M) Kalbar (13M)
NTT (156M) NTB (82M) Jatim (340M) DIY (3M) Jabar (391M)Jateng (19M)
Bali (183M) Lampung (64M)
Bengkulu (14M) Sumut (127M)
Riau (25M)
Sumbar (65M)
Sumsel (513M) Jambi (3M)
Banten (3M) Kalsel (36M)
Sulteng (2M) Sulut (2M)
Sultra (90M) Sulsel (162M)
Maluku (98M) Gorontalo (3M)
Sulbar (7M) Kalteng (83M)
SEBARAN LOKASI PEMBANGUNAN
INFRASTRUKTUR KESDM
(DALAM RP)
secara nasionalterdapat bagian-bangian pendukung infrastruktur sebesar
Rp. 230 Miliar
Infrastruktur migas (pembangunan jargas, pipa transmisi, tangki penyimpanan LPG & BBM, SPBG, kilang mini & converter kitu untuk nelayan)
Eksplorasi & pelayanan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam
Pembangunan PLT biogas, biogas komunal, PLT sampah kota & DME
Pembangunan PLTS terpusat, PLTS terapung & PLTS rooftoop
PEMBORAN
AIR TANAH
DALAM TAHUN 2005 - 2015
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
12
27 9
275 228 163
10 20
25 31 15 31
24 25 39
30 16
20 3
1 6
16
55 46
5 3
PEMBORAN
AIR TANAH
DALAM TAHUN 2012 - 2015
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
1 4 4
2 3
1 4 4 2 3 2
4 6 4 4 4
2 2 2
4 3 4
4 4 4 2 3 4
5 5 36 25 12 30 28 23 17 18 5 4 7 1 2 5 4 5 6 2
2 5 3 5 6 2
5 5 2 6 10
2
PEMBORAN
AIR TANAH
DALAM TAHUN 2015
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
4
2 2
23 12 5
2 4
4 4 4 1
4 2 2
2 3
PENYELESAIAN HIBAH
SUMUR BOR AIR TANAH
KE KABUPATEN
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
1 desember 2014 s.d 26 februari 2016
279.487.371.737
sampai dengan 30 nopember 2014
242
90.276.934.615
nilai perolehan
700
nilai perolehan
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
level I (NORMAL) level II (WASPADA) level III (SIAGA) level IV (AWAS)
PETA STATUS
GUNUNG API
INDONESIA
Bur Ni Telong Peuet Sague Seulawah Agam
Sibayak Sorik Marapi
Marapi
Tandikat Colo
Awu Banua Wuhu Karangetang Ruang Tongkoko Lakon Empung
Mahawu Soputan
Ambang Dokuna Gamkonaro & Ibu Gamalama Makian
Bandi Api
Serua Sangeang Api Anak Krakatau
Salak Gede Papandayan
Galunggung GunturCereme Slamet
Dieng Sundoro & Sumbing Merapi Kelut
Arjuna Welirang
Semeru LamonganRaung
Kawah Ijen Bromo
Anak Rakanah Iya & Kelimutu
Sirung Rokatenda
Egon Lereboleng
Inie Rie, Inie LikaEbolobo Wetar
Wurlali
Lewotobi Laki-laki, Lewotobi Perempuan Batu Tara
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
PEMBERIAN REKOMENDASI TEKNIS TERHADAP
Kejadian Gempa Bumi >5 Skala Richter dan Kejadian Gerakan Tanah
lokasi pusat gempa sudah
diberikan rekomendasi teknis kejadian gerakan tanah perProvinsi dan sudah diberikan rekomendasi teknis
PENGUNJUNG MUSEUM KEGEOLOGIAN
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015TOTAL
104.054 orang
MUSEUM KARS
MUSEUM TSUNAMI
437.043 orang
MUSEUM MERAPI
156.700 orang
1.596.144
orang
MUSEUM BATUR8.322 orang MUSEUM GEOLOGI
438.936 orang
PLTA APUNG
PENYIAPAN WK MIGAS TRIPARTIT
(BAGEOL, BALITBANG, DJ MIGAS)
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
Survei & Penyiapan Data
(BADAN GEOLOGI) Analisis G & G(BALITBANG) (DITJEN MIGAS)Penyiapan WK
1. Cekungan Gorontalo Toli-toli (Gorontalo Tomini)
2. Cekungan Karama (SE Mandar) 3. Cekungan Enrekang (SE Mandar) 4. Cekungan Misool
1. Merauke 2. SE Mandar 3. West Misool 4. GoronTalo Tomini I 5. Tomini Bay
1. Merauke 2. SE Mandar 3. West Misool 4. GoronTalo Tomini I 5. Tomini Bay
Pra 2015 2015 2016
1. Cekungan Ampana (Survei geologi lapangan)
2. Survei geofisika (gravity dan MT) di Cekungan Pambuang
3. G & G (gravity dan MT) di Cekungan Tarakan
4. Assesment di Cekungan Akiemegah (integrasi data sub surface dari Pusdatin dan data lapangan)
1. Tomini Bay V 2. Sula II 3. Dolok
4. Gorontalo Tomini II 5. Karaeng
1. Tomini Bay V 2. Sula II rev 1 3. Dolok
4. Gorontalo Tomini II 5. Karaeng
PENYIAPAN WK MIGAS TRIPARTIT
(BAGEOL, BALITBANG, DJ MIGAS)
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
Survei & Penyiapan Data
(BADAN GEOLOGI) Analisis G & G(BALITBANG) (DITJEN MIGAS)Penyiapan WK
1. Survei seismik 2D Atambua dan Memberamo
2. Cekungan Tomori Selatan 3. Cekungan Arafura 4. Cekungan Tarakan 5. Cekungan Savu 6. Cekungan Misool
1. Memberamo 2. Atambua 3. Savu 4. Misool 5. Tomori Selatan 6. Tarakan 7. Morowali 8. Arafura 9. Sunda Strait IV 10. Halmahera
2016 2017 2018
PENYIAPAN WK MIGAS TRIPARTIT
(BAGEOL, BALITBANG, DJ MIGAS)
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
Survei & Penyiapan Data
(BADAN GEOLOGI) Analisis G & G(BALITBANG) (DITJEN MIGAS)Penyiapan WK
1. Integrasi data bawah permukaan dan lapangan di :
a. Cekungan Tarakan b. Cekungan Tomori Selatan c. Cekungan Akieumegah 2. Survei G & G pada : a. Cekungan Jayapura Selatan b. Cekungan Waigeo
1. NE Madura 2. Masalima 3. Monamani (Arafura) 4. North Kuantam 5. Asam-asam 6. Atambua 7. Memberamo 8. Kai-Seram
2017 2018 2019
PENYIAPAN WK MIGAS TRIPARTIT
(BAGEOL, BALITBANG, DJ MIGAS)
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
Survei & Penyiapan Data
(BADAN GEOLOGI) Analisis G & G(BALITBANG) (DITJEN MIGAS)Penyiapan WK
1. Survei G & G di : a. Cekungan Waipoga b. Cekungan Sahul
2. Integrasi data bawah permukaan dan lapangan di :
a. Cekungan Arafura b. Cekungan Taliabu c. Cekungan Banggaisula d. Cekungan Wokam
1. Bird Head 2. Seringapalam II 3. East Seringapatam 4. SE Sepanjang 5. Wanapiri
2018 2019 2020
1. Bird Head 2. Seringapalam II 3. East Seringapatam 4. SE Sepanjang 5. Wanapiri
1. Survei G & G di Cekungan Iwur 2. Integrasi data bawah permukaan dan lapangan di :
a. Cekungan Waipoga b. Cekungan Onin Kumawa c. Cekungan Sahul
FOKUS KEGIATAN BADAN GEOLOGI 2016
Fokus Kegiatan
Arah Kebijakan
(Isu Strategis)
Meningkatnya Kebutuhan
Energi
Ruang Lingkup
• Eksplorasi migas (khususnya Kawasan Timur Indonesia) • Eksplorasi Panas Bumi • Eksplorasi Batubara (khususnya tambang dalam)
1
Ketahanan dan Kemandirian Energi
Nasional
Outcome
Output
Dampak Besar
• Rekomendasi wilayah kerja • Peningkatan status dan cadangan
• Neraca sumber daya dan cadangan
Pengembangan Sumber Daya Energi
• Peningkatan Diversifikasi Energi
• Peningkatan Sumber Daya dan Cadangan
FOKUS KEGIATAN BADAN GEOLOGI 2016
Fokus Kegiatan
Arah Kebijakan
(Isu Strategis)
Ruang Lingkup
Penyelidikan dan eksplorasi mineral
• Pemenuhan kebutuhan mineral strategis Nasional • Pendorong industrialisasi dan penciptaan lapangan kerja
Outcome
Output
Dampak Besar
• Rekomendasi wilayah kerja • Peningkatan status dan cadangan
• Neraca sumber daya dan cadangan
Pengembangan Sumber Daya Mineral
• Peningkatan Sumber Daya dan Cadangan • Peningkatan Investasi
FOKUS KEGIATAN BADAN GEOLOGI 2016
Peningkatan kualitas hidup dan
lingkungan
Fokus Kegiatan
Arah Kebijakan
(Isu Strategis)
Ruang Lingkup
• Eksplorasi dan pemboran air tanah
• Penyelidikan dan pemetaan air tanah
Outcome
Output
Dampak Besar
• Sarana dan prasarana air bersih di daerah-daerah sulit air • Peta hidrogeologi
• Rekomendasi pemanfaatan air tanah
Kebutuhan
Air Bersih
Semakin Meningkat
Pemenuhan kebutuah air bersih bagi masyarakat Pengembangan Sumber
FOKUS KEGIATAN BADAN GEOLOGI 2016
Fokus Kegiatan
Arah Kebijakan
(Isu Strategis)
Ruang Lingkup
• Pengembangan dan rekayasa teknologi dan metoda, penyelidikan dan pengamatan bencana geologi
• Pemetaan kawasan rawan bencana geologi
• Sosialisasi Mitigasi
Bencana Geologi
Minimalisir kurban (jiwa dan harta
benda) dari ancaman bencana
geologi
Outcome
Output
Dampak Besar
• Peringatan dini letusan gunung api dan gerakan tanah • Rekomendasi mitigasi • Peta Kawasan Rawan Bencana Geologi Tingginya
Jumlah Korban
Bencana
Geologi
FOKUS KEGIATAN BADAN GEOLOGI 2016
Fokus Kegiatan
Arah Kebijakan
(Isu Strategis)
Ruang Lingkup
Penyelidikan dan pemetaan geologi lingkungan dan
geologi teknik Pengelolaan Lingkungan
Geologi dan Penataan Ruang
• Peningkatan investasi • Peningkatan kualitas lingkungan hidup
Outcome
Output
Dampak Besar
Rekomendasi geologi untuk tata ruang, pengembangan wilayah dan pembangunan
infrastruktur nasional Perbaikan tata ruang dan
kualitas infrastruktur nasional Meningkatnya Degradasi
Lingkungan dan Kebutuhan
Pemanfaatan
Ruang
FOKUS KEGIATAN BADAN GEOLOGI 2016
Data dan informasi geologi berperan dalam
mencerdaskan masyarakat dan mendorong keberhasilan
pembangunan nasional
• Terpenuhinya masyarakat dan stakeholders akan kebutuhan informasi kebumian
• Mendorong pembangunan di kawasan perbatasan, pulau terluar dan Papua
Fokus Kegiatan
Arah Kebijakan
(Isu Strategis)
Ruang Lingkup
• Pelayanan museum kegeologian
• Pemetaan geologi dan geofisika
• Peningkatan data geosains di kawasan perbatasan, pulau terluar dan Papua Pengembangan
Geo-Informasi
• Layanan informasi dan edukasi melalui pengunjung museum, stakeholder, publikasi dan website • Peta-peta sistematis geologi, geokimia, geofisika
• Data dan informasi potensi geosain kawasan perbatasan, pulau terluar dan Papua Manajemen Data dan
Informasi
Geologi
CAPAIAN BADAN GEOLOGI 2015
REALISASI
ANGGARAN APBN
TA 2015
Riset dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi
Anggaran
52.970.160.000
Terealisasi
49.814.376.977
Penelitian dan Pelayanan Geologi Lingkungan dan Air Tanah
Anggaran
168.715.750.000
Terealisasi
139.761.189.766
Survei dan Pelayanan Geologi
Anggaran
337.802.481.000
Terealisasi
169.580.550.913
Penyelidikan dan Pelayanan Sumber Daya Geologi
Anggaran
190.055.000.000
Terealisasi
168.580.550.913
Mitigasi dan Pelayanan Kebencanaan Geologi
Anggaran
181.277.955.000
Terealisasi
162.862.382.774
Dokumentasi Koleksi dan Pelayanan Museum Geologi Anggaran
53.180.100.000
Terealisasi
44.960.056.795
Manajemen, Dukungan Teknis, dan Pelayanan Sekretariat Badan Geologi Anggaran