Institut Pertanian Bogor (IPB)
Pengembangan Technopreneurship dan
Inkubasi Inovasi di IPB
Iskandar Z. Siregar, Elisa Anggraeni, dan Mhd. Hendra Wibowo
Direktorat Riset dan Inovasi IPB
Institut Pertanian Bogor
Paradigma Baru Penguatan Peran PT
Lama
Tridharma PT
•
Pendidikan dan Pengajaran
•
Penelitian
menghasilkan
pengetahuan baru melalui riset
•
Pengabdian kepada masyarakat
transfer
pengetahuan/teknologi untuk
tujuan sosial
Saat ini dan kedepan
Tridharma PT +
•
Otonomi manajemen
pendanaan
•
Komersialisasi Hasil Riset:
•
Meningkatkan kerjasama dengan
industri
•
Alih teknologi untuk tujuan
pembangkitan pendapatan
(
technology marketing
)
Konsep pemanfaatan hasil riset (hilirisasi/alih teknologi) dari
perspektif perguruan tinggi
Hilirisasi
(Alih Teknologi)
Sosial
(Pengabdian kepada
Masyarakat)
Komersial
(Business/profit oriented
untuk
income generating
)
Institut Pertanian Bogor (IPB)
to minimize the
risk fro t
-end
to maximize product success
Institut Pertanian Bogor
Discover
Create
Confirm
Develop
Launch
Front
–
End
Back
–
End
Deteksi awal peluang kegagalan yang lebih cepat dalam pengembangan produk
untuk solusi yang lebih viable dan meyakinkan.
Front
–
End :
first identification of a business opportunity through to early
concept, prototype development and testing.
Back
–
End :
commercialize and execute in market
Sumber: dikembangkan dari Food Innovation Centre, Australia. 2015
Tahapan Penting Test early ideas and prototypes Gain clarity on the objectives
Minimize
the risk fro t
-
e d
to maximize product success (i.e. food)
•
Front-End design development : Risk reduction by using proven design
processes
•
Virtual Store tools
: visualizing the Perfect Store
•
Open Laboratory
: meet the user
Institut Pertanian Bogor (IPB)
IPB case
Sistem Alih Teknologi/Komersialisasi Inovasi di IPB
Fakultas, Dept., Pusat Studi
Unit Pengelola Inovasi PT. BLST, BIC, dll
(Intermediator)
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
Kerjasama Riset Hasil Riset PT. BLST, Industri Transfer Teknologi Transfer Teknologi Riset Bersama
Memulai Bisnis Baru
(Start up of New Business)
Royalti (Hasil Komersialisasi) Spin off, Produksi sendiri
•
PT BLST menjadi prioritas utama sebagai pengguna teknologi IPB
Institut Pertanian Bogor
Konsep Pengelolaan IPB Science Park
SPC
like(TTO)
Pengembangan Bisnis
(inkubasi, pilot plant, modal ventura, dll)
Alih Teknologi & legal
(lisensi, joint venture, dll)
Promosi dan pemasaran
(pameran, temu bisnis, galeri inovasi, dll)
ICT
(Database Inovasi)
Capacity building dan
kepakaran
(Training, workshop, jasa lab., kontrak riset dg industri)
IPB
Science Park
Industri
Alih Teknologi untuk Bisnis (Komersial)
LPPM
Alih Teknologiuntuk Sosial
LPPM,
DRI
Support InovasiDPB
Kebijakan BisnisInput ide R&D
Dosen/Peneliti/Mahasiswa
Pemerintah/Pemda
Beberapa point penting
•
Pengelola IPB Science Park : SPC (Special Purpose Company)
profesional swasta
anak perusahaan PT BLST
•
SPC berfungsi sebagai TTO (Technology Transfer Office)
•
Kontrol aturan atau kebijakan bisnis ada di IPB
SPC
Deviden
Royalti
Inovasi
Modal
Institut Pertanian Bogor
http://blst.co.id
Block Plan
Kantor Menejemen PT BLST Guest House & Resto NARC / NTSPPilot Plant
Inkubator Bisnis Jasa Analisis Lab
Green House & Galeri Inovasi
Meeting rooms Research center
Telah
Institut Pertanian Bogor
Institut Pertanian Bogor (IPB)
Platform Open Innovation di IPB
to i i ize the risk fro t
-
e d
Inovasi tidak terjadi dengan sendirinya. Ia merupakan buah interaksi antar berbagai macam ide, dan pengetahuan baik ekosistem inovasi IPB dan ekosistem eksternal
Institut Pertanian Bogor
Akselerasi.id merupakan sebuah platform online yang mendorong
terjadinya interaksi antara innovator, mentor, dan pemangku
kepentingan lainnya.
Institut Pertanian Bogor
FASTREX
, transporter handal di lahan perkebunan dan hutan
P
ermohonan Paten P00201403591
Permohonan Merek FASTREX
nomor D002015008084 (Dr Desrial dkk)
Produksi
Pengguna :
100 unit
Kerjasama produksi
beberapa komponen
Pemasaran produk
Permen Cajuput
(paten ID 0 000 385 S, P00201201030, dan
P00201406482; Prof. CH Wijaya dkk)
Lisensi
produksi
Institut Pertanian Bogor
K
ENTANG
K
ULTIVAR
J
ALA
I
PAM
(SK P
ELEPASANN
O. 028/K
PTS/SR.120/D.2.7/4/2014; P
ROFS
UHARSONO DKK)
Produktivitas : 21,7
–
24,2 ton/ha
French fries pertama produksi Indonesia
Produksi Kultivar
dan Umbi
Produksi
French Fries
•
Kultivar diperbanyak oleh CV Bumi
Agrotech, Bandung
•
Ditanam oleh petani di Kabupaten
Bandung, Kabupaten Bandung Barat,
Kabupaten Garut, Kabupaten Majalengka,
dan Kabupaten Lombok Timur.
TEKNOLOGI GULUDAN
(Permohonan paten P00201000635;
Prof. Cecep Kusmana dkk)
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Institut Pertanian Bogor
Padi 3S dan 4S
SK Pelepasan No. 1112/Kpts/SR.120/3/2012
SK Pelepasan No. 1113/Kpts/SR.120/3/2012
Dr. Hajrial Aswidinnoor dkk)
Padi Sawah IPB 3S dan IPB 4S,
produktivitas rata-rata 7 ton/Ha.
Telah didiseminasikan secara luas di
Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat,
NTB, Sulawesi Selatan, Sumatera
Profil Pekerjaan alumni IPB tahun wisuda 2008 - 2013
Institut Pertanian Bogor
Start-up Mahasiswa
Artificial Meat
:
•
Sumber protein halal dan
bergizi, 100% nabati, diproses
tanpa bahan kimia, praktis
dengan sensasi mengolah
daging asli
Status: proven protoype
Chocoofaza
:
•
Minuman coklat instan
kualitas tinggi tanpa bahan
sintetik dan meningkatkan
nilai tambah coklat lokal
Start-up Mahasiswa
Bakul Tani (Virtual marketplace)
•
Memotong panjangnya rantai
makan
•
Membangun kedekatan
konsumen dengan petani
lokalnya
Status: Prototyping
Biobag
•
Pengelolaan sampah rumah
tangga