• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 10.BAB X-CETAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 10.BAB X-CETAK"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB  X

PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN 

10.1. Pedoman Transisi

Masa   berlakunya  RPJM  Daerah  ini  sama   dengan   masa jabatan pasangan Bupati  dan  Wakil Bupati Banyumas, yaitu tahun  2013­2018.   Hal  ini   sesuai  dengan   ketentuan   Undang­ Undang   Nomor   25   tahun   2004   tentang   Sistem   Perencanaan Pembangunan   Nasional,   Undang­Undang   Nomor   32   Tahun

2004  juncto  Undang­Undang   Nomor   12   tahun   2008   tentang

Pemerintahan   Daerah,   dan   Peraturan   Pemerintah   Nomor   8 tahun   2008   tentang   Tahapan,   Tata   Cara   Penyusunan, Pengendalian   dan   Evaluasi   Pelaksanaan   Rencana Pembangunan   Daerah,   bahwa   RPJM   Daerah   merupakan penjabaran dari visi, misi dan program kerja pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Dalam   rangka   menjaga   kesinambungan   pembangunan dan   mengisi   kekosongan   perencanaan   pembangunan   setelah RPJM Daerah berakhir, maka RPJM Daerah ini dapat dijadikan pedoman   penyusunan   RKPD   dan   RAPBD   tahun   2019,   yaitu tahun   pertama   dibawah   kepemimpinan   Bupati   dan   Wakil Bupati terpilih periode berikutnya (2018­2023) hasil pemilihan umum   kepala   daerah   (pemilukada)   tahun   2018.   Hal   ini bertujuan   untuk   menyelesaikan   masalah­masalah pembangunan   yang   belum   sepenuhnya   tertangani   sampai dengan akhir periode RPJM Daerah.

10.2. Kaidah Pelaksanaan

RPJM Daerah merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih, dan menjadi pedoman bagi setiap SKPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menyusun Renstra SKPD. RPJM Daerah ini akan dijabarkan kedalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah   (RKPD)   yang   menjadi   pedoman   dalam   penyusunan

(2)

Rancangan   Anggaran   Pendapatan   dan   Belanja   Daerah (RAPBD).

Sehubungan   dengan   hal   tersebut,   perlu   dirumuskan kaidah­kaidah pelaksanaan sebagai berikut :

1. Seluruh   SKPD,   dunia   usaha   serta   semua   komponen

masyarakat   berkewajiban   mengacu   program   dalam   RPJM Daerah ini dengan sebaik­baiknya.

2. SKPD berkewajiban menyusun Renstra SKPD yang memuat

visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan SKPD sesuai tugas pokok dan fungsinya, berpedoman pada RPJM  Daerah  dengan   periode   yang   sama   (tahun   2013­ 2018), selanjutnya Renstra SKPD akan dijadikan pedoman dalam menyusun Renja SKPD.

3. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan RPJM

Daerah,   Bappeda   berkewajiban   melakukan   pemantauan terhadap penjabaran RPJM Daerah ke dalam Renstra SKPD dan   RKPD   untuk   menjamin   konsistensi   dan   sinergitas pembangunan dalam upaya pencapaian visi dan misi kepala daerah.

4. RPJM  Daerah  ini   pada   akhir   masa   jabatan   Bupati­Wakil

Bupati   akan   menjadi   dasar   dalam   penyusunan   Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ­ AMJ) Bupati­Wakil Bupati.

5. RPJM Daerah menjadi dasar dalam melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan daerah serta dasar melakukan penilaian kinerja pemerintah daerah.

6. RPJM  Daerah  ini   memiliki   jangka   waktu   5   tahun,   maka

dapat dilakukan evaluasi paruh waktu (mid term evaluation)

untuk mengetahui sejauh mana tingkat pencapaian tujuan, sasaran dan target kinerja yang telah ditetapkan.

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ende Tahun 2014-2019, disusun untuk menjabarkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk periode

pelaksanaan RPJMD Tahun 2013-2018 dilakukan oleh Walikota atau pejabat yang. ditunjuk sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan (Badan

Sedangkan hasil identifikasi permasalahan berdasarkan urusan  kewenangan  Pemerintah Kabupaten Banyumas adalah

Tahapan dan proses penyusunan RKPD Kabupaten banyumas tahun 2016 berpedoman pada Undang – Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Laju inflasi di Kabupaten Banyumas pada tahun 2016 diperkirakan berada pada kisaran 4,5-6,5%, lebih tinggi bila dibandingkan asumsi laju inflasi Jawa Tengah yang

PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 28 TAHUN

PERATURAN BUPATI BANYUMAS

Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2013-2018 telah mengalami perubahan berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi