• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kedudukan Keterangan Saksi Di Penyidikan Sebagai Alat Bukti Yang Sah Dalam Persidangan (Studi Putusan Pengadilan Negeri Stabat No.752 Pid.B 2012 PN.Stb)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kedudukan Keterangan Saksi Di Penyidikan Sebagai Alat Bukti Yang Sah Dalam Persidangan (Studi Putusan Pengadilan Negeri Stabat No.752 Pid.B 2012 PN.Stb)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

KEDUDUKAN KETERANGAN SAKSI DI PENYIDIKAN SEBAGAI ALAT

BUKTI YANG SAH DALAM PERSIDANGAN

(Studi Putusan Pengadilan Negeri Stabat No.752/ Pid.B/ 2012/ PN.Stb)

SKRIPSI

Diajukan untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Syarat-Syarat untuk

Memperoleh Gelar Sarjana Hukum

OLEH :

FEBRI SRI UTAMI 100200033

DEPARTEMEN HUKUM PIDANA

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

KEDUDUKAN KETERANGAN SAKSI DI PENYIDIKAN SEBAGAI ALAT BUKTI YANG SAH DALAM PERSIDANGAN

(Studi Putusan Pengadilan Negeri Stabat No.752/ Pid.B/ 2012/ PN.Stb)

SKRIPSI

Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Syarat-Syarat Untuk Memperoleh

Gelar Sarjana Hukum

Oleh:

FEBRI SRI UTAMI NIM : 100200033

DEPARTEMEN HUKUM PIDANA

Disetuji Oleh:

Ketua Departemen Hukum Pidana

Dr.Muhammad Hamdan, SH, MH. NIP: 195703261986011001

Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II

Prof. Dr. Alvi Syahrin, SH, MS Syafruddin, SH, MH, DFMNIP : 196303311987031001 NIP : 196305111989031001

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(3)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala berkat, rahmat, serta karuniaNya yang diberikan kepada penulis, sehingga penulis dapat mengikuti perkuliahan dan dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini tepat pada waktunya.

Adapun judul skripsi yang penulis kemukakan “KETERANGAN SAKSI DI

PENYIDIKAN SEBAGAI ALAT BUKTI YANG SAH DI PENGADILAN”

disusun guna melengkapi dan memenuhi tugas dan syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum di Universitas Sumatera Utara, dimana hal tersebut merupakan kewajiban bagi setiap mahasiswa/i yang ingin menyelesaikan perkuliahannya.

Skripsi ini membahas tentang bagaimanakah penerapan hukum pembuktian dalam hukum acara pidana, bagaimanakah kedudukan keterangan saksi sebgaai alat bukti dalam KUHAP, dan bagaimana kedudukan saksi dalam BAP kepolisian sebagai alat bukti yang di persidangan.Penulis telah mencurahkan segenap hati, pikiran, dan kerja keras dalam penyusunan skripsi ini.Namun penulis menyadari bahwa di dalam penulisan skripsi ini masih banyak kekurangannya, baik isi maupun kalimatnya.Oleh sebab itu skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan.

(4)

1. Allah SWT telah memberikan ridho sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

2. Teristimewa kepada Orangtua tercinta, Ayahanda Sucipto dan Ibunda Lina Ginting yang telah membesarkan dan mendidik penulis dengan kasih sayang yang tak hentinya memberikan motivasi, semangat dan mendukung setiap langkah penulis dalam mencapai cita-cita.

3. Bapak Prof. Dr. Runtung Sitepu, S.H., M.Hum. selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

4. Bapak Prof. Dr. Budiman Ginting, S.H, M.Hum. selaku Pembantu Dekan I Fakulatas Hukum Universitas Sumatera Utara, Bapak Syafruddin Hasibuan, S.H M.Hum., DMF., selaku Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara dan juga selaku Dosen Pembimbing II yang telah banyak meluangkan waktunya dalam memberikan bantuan, bimbingan, dan arahan-arahan kepada penulis pada saat penulisan skripsi ini, Bapak Dr. OK Saidin., S.H., M.Hum., selaku Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

5. Bapak Dr. M. Hamdan, S.H., M.H., selaku Ketua Departemen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

(5)

7. Bapak Prof. Dr. Alvi Syahrin S.H., M.S., selaku Dosen Pembimbing I yang telah banyak meluangkan waktunya dalam memberikan bantuan, bimbingan, nasihat- nasihat dan arahan-arahan kepada penulis pada saat penulisan skripsi ini.

8. Kepada seluruh keluarga besar Mbah Suwarno yang telah memberikan dukungan dan doanya kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

9. Kepada seluruh keluarga besar Nenek Karo yang selalu memberikan doa kepada penulis.

10.Kepada Aditya Pratama, yang telah memberikan waktu, dukungan, dan semangat kepada penulis selama menyelesaikan penulisan skripsi ini.

11.Kepada kak Icha, Kak Lia, Mia, Prihartini, yang telah memberikan semangat dan doa kepada penulis.

12.Kepada Sahabat-sahabatku, Eldayani Sirait S.H, Mentari Yolanda, Syarifah S.H, Hanny Luvika Silalahi yang telah memberikan motivasi, semangat, serta doa kepada penulis.

13.Teman-teman seangkatan 2010 Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara yang tidak bisa disebutkan satu per satu.

14.Seluruh pihak yang telah membantu terselesaikannya skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

(6)

bagi kita semua.Akhir kata dengan kerendahan hati penulis mengharpkan semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.Semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat dan karuniaNya kepada kita semua, Amin ya rabbal alamin.

Medan, Juni 2014 Penulis

(7)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... v

ABSTRAK ... vii

BAB I : PENDAHULUAN ……….. 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Perumusan Permasalahan ... 8

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 8

D. Keaslian Penulisan ... 9

E. Tinjauan Kepustakaan ... 9

1. Pengertian Saksi ... 9

2. Pengertian Penyidikan ... 11

3. Pengertian Alat Bukti ... 14

F. Metode Penelitian ... 16

G. Sistematika Penulisan ... 19

BAB II : SISTEM PEMBUKTIAN DALAM HUKUM ACARA PIDANA .... 21

A. Penegertian, asas dan tujuan hukum acara pidana ... 21

B. Pengertian hukum pembuktian ... 31

C. Teori - teori pembuktian ... 34

D. Macam- macam alat bukti menurut KUHAP ... 38

E. Tujuan Pembuktian ... 47

BAB III : KEDUDUKAN KETERANGAN SAKSI SEBAGAI ALAT BUKTI... ... 49

(8)

B.Jenis- jenis saksi ... 51

C.Tata cara pemeriksaan saksi di pengadilan ... 58

BAB IV : KEDUDUKAN KETERANGAN SAKSI DI PENYIDIKAN SEBAGAI ALAT BUKTI YANG SAH DALAM PERSIDANGAN (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI STABAT NO.752/ PID.B/ 2012/ PN.STB) ... 71

A. Kasus ... 71

B. Analisa Kasus ... 77

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN ... 87

A. Kesimpulan ... 87

B. Saran ... 89

Referensi

Dokumen terkait

Ketentuan KUHAP tentang keberadaan keterangan ahli sebagai alat bukti pada prinsipnya berkedudukan untuk menguatkan suatu elemen atau unsur suatu tindak pidana,

Dimana hakim dalam menjatuhkan putusan pidana kepada terdakwa didasari oleh pertimbangan yuridis yang didasarkan pada Pasal 185 ayat (7) KUHAP, bahwa keterangan saksi yang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah suatu penjatuhan putusan oleh hakim dengan alat bukti keterangan saksi-saksi yang dibacakan oleh penuntut umum dalam

Dimana hakim dalam menjatuhkan putusan pidana kepada terdakwa didasari oleh pertimbangan yuridis yang didasarkan pada Pasal 185 ayat (7) KUHAP, bahwa keterangan saksi yang

Keterangan saksi adalah alat bukti yang pertama disebut dalam Pasal 184 KUHAP. Pengertian saksi dapat kita lihat pada KUHAP yaitu saksi adalah orang yang dapat memberikan

Pentingnya alat bukti keterangan saksi ini terkait dengan sistem pembuktian yang dianut oleh hukum acara pidana Indonesia yaitu negative wettelijk “Hakim tidak

Tujuan penelitian hukum ini adalah untuk menganalisis kewajiban jaksa penuntut umum dalam menghadirkan saksi di persidangan berdasarkan hukum acara pidana berikut

Keterangan saksi yang dinilai sebagai alat bukti Keterangan saksi yang mempunyai ni- lai pembuktian adalah keterangan yang di- tegaskan dalam Kitab Undang-Undang Hu- kum Acara Pidana