• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFFEKTIFITAS LATIHAN NAFAS DALAM (DEEP BREATHING EXERCISE) TERHADAP PENINGKATAN ARUS PUNCAK EKSPIRASI (APE) PADA PASIEN DENGAN ASMA DI PUSKESMAS 1 RAKIT KABUPATEN BANJARNEGARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "EFFEKTIFITAS LATIHAN NAFAS DALAM (DEEP BREATHING EXERCISE) TERHADAP PENINGKATAN ARUS PUNCAK EKSPIRASI (APE) PADA PASIEN DENGAN ASMA DI PUSKESMAS 1 RAKIT KABUPATEN BANJARNEGARA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.2. Perbedaan arus puncak ekspirasi..........................................59
Gambar 2. Kerangka Konsep .................................................................

Referensi

Dokumen terkait

Uji Mann Whitney untuk mengetahui beda pengaruh kedua kelompok diperoleh nilai p= 0,012 atau nilai p < 0,05 sehingga Ha diterima yang berarti ada perbedaan pengaruh

Persamaan pada penelitian ini yaitu sama-sama mengukur Arus Puncak Ekspirasi (APE) dan intervensi yang digunakan juga sama menggunakan nafas dalam dengan perbedaan

Tujuan: Untuk menganalisa pengaruh pursed lips breathing exercise terhadap arus puncak ekspirasi pada pasien post operasi dengan general anestesi.. Metode: Penelitian

exercise pada Arus Puncak Ekspirasi pada pasien post operasi dengan general.

breathing sebagai prosedur tetap dalam penatalaksanaan latihan nafas pada pasien asma bronchiale.Saran bagi perawat, perlu meningkatkan fungsinya sebagai edukator untuk

Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh infra merah dan latihan nafas terhadap peningkatan arus puncak ekspirasi

Hasil uji statistik nilai t=506 dengan p=616, (>0.05) berarti tidak ada perbedaan yang signifikan rerata arus puncak ekspirasi sesudah senam asma pada

Hasil uji statistik nilai t=506 dengan p=616, (>0.05) berarti tidak ada perbedaan yang signifikan rerata arus puncak ekspirasi sesudah senam asma pada