APLIKASI CAPITAL ASSET PRICING MODEL SEBAGAI ALAT BANTU PEMBENTUKAN PORTOFOLIO EFISIEN (STUDI LQ45 DI BURSA EFEK INDONEISA PERIODE )
Teks penuh
Dokumen terkait
Analisis portofolio akan membantu investor dalam mengambil keputusan untuk memilih portofolio mana yang optimal yang memiliki tingkat return yang diharapkan
Risk seeker atau yang lebih dikenal dengan pengambil risiko, yaitu investor yang di dalam melakukan investasi lebih menyukai
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan analisis pembentukan portofolio optimal pada saham-saham di Bursa Efek Indonesia dengan judul: “Analisis
Persamaan tersebut didasari bahwa asumsi besarnya proporsi dana untuk semua saham dalam portofolio adalah sama. Portofolio saham risiko tidak sistematis akan semakin
Penelitian ini dilaksanakan sejak bulan Maret 2016 sampai dengan Juli 2016 dengan judul ”Analisis Portofolio Optimal Dalam Penentuan Investasi Saham LQ-45 Melalui
Menurut Reilly & Brown, (2003:13) Risk averse adalah penghindar risiko, investor yang jika dihadapkan pada dua pilihan investasi dengan tingkat pengembalian yang
Untuk mendapatkan return yang lebih baik dari return pasar, investor sebaiknya membentuk portofolio optimal dari sejumlah saham yang diperdagangkan di Bursa Efek
Hasil yang diperoleh dari metode tersebut menunjukkan bahwa dengan membentuk portofolio optimal maka investor dapat mendiversifikasi risiko yang akan diperoleh dengan tingkat return