Skripsi
ANALISIS PERBEDAAN DOWNTIME ANTARA
PENGGUNAAN SISTEM BREAKDOWN MAINTENANCE
DENGAN SISTEM PREVENTIVE MAINTENANCE
Diajukan untuk memenuhi syarat guna mencapai gelar Sarjana Akuntansi di Falkutas Ekonomi
Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
MUHAMAD DAKUAN 04.30.0195
Fakultas Ekonomi
Universitas Katolik Soegijapranata
Semarang
HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN
Barang siapa yang menghendaki keberhasilan di dunia, maka harus ditempuh dengan
ilmu, dan barang siapa menghendaki kebahagiaan akhirat maka harus ditempuh
dengan ilmu pula
(HR. Bukhari dan Muslim)
Raihlah kebahagiaan, bukan hanya kesuksesan
Karena sukses hanyalah bagian terkecil dari kebahagiaan
Kesempatan datangnya seperti angin berlalu, karena itu pergunakanlah selagi ia
tampak dihadapanmu
(Ali bin Abi Tholib)
Puncak kepuasan dalam hidup ini adalah melakukan hal yang disangsikan (dianggap
tidak mungkin) oleh orang lain akan tetapi dapat kita kerjakan
(Walter Bagehot)
SKRIPSI INI UNTUK …
My Mom,
My Dad,
My Love,
Skripsi dengan judul
ANALISIS PERBEDAAN DOWNTIME ANTARA
PENGGUNAAN SISTEM BREAKDOWN MAINTENANCE
DENGAN SISTEM PREVENTIVE MAINTENANCE
Oleh :
MUHAMAD DAKUAN 04.30.0195
Disetujui dan diterima baik oleh pembimbing di Semarang, 8 Juli 2008
Pembimbing,
Skripsi Dengan Judul:
ANALISIS PERBEDAAN
DOWNTIME
ANTARA
PENGGUNAAN SISTEM
BREAKDOWN MAINTENANCE
DENGAN SISTEM
PREVENTIVE MAINTENANCE
Yang dipersiapkan dan disusun oleh MUHAMAD DAKUAN
04.30.0195
Telah dipertahankan dihadapan penguji pada tanggal 7 Agustus 2008 Dan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diterima sebagai salah satu
persyaratan untuk mencapai gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen Koordinator Tim Penguji,
( DR. Rustina Untari )
Pembimbing,
( Veronica Kusdiartini, SE., M.Si.)
Mengetahui, Dekan Fakultas Ekonomi,
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Yang bertanda tangan dibawah ini,
Nama : MUHAMAD DAKUAN
NIM : 04.30.0195 Fakultas : Ekonomi Jurusan : Manajemen
Menyatakan bahwa skripsi ini merupakan hasil karya asli dari saya sendiri, dan bukan merupakan hasil plagiasi, manipulasi, atau bentuk kecurangan atas karya orang lain. Apabila ternyata pernyataan ini tidak benar maka saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.
Semarang, 8 Juli 2008
KATA PENGANTAR
Dalam kegiatan usaha jasa saat ini, pengelola usaha dituntut untuk dapat memberikan layanan yang terbaik bagi konsumennya. Kosti Semarang sebagai salah satu pengelola usaha jasa juga mencoba untuk memberikan layanan yang terbaiknya, salah satunya dengan mencoba memberikan layanan penuh secara nonstop 24 jam perhari melalui wujud uji coba dengan tujuan untuk mengurangi waktu perbaikan atau downtime. Sebagai salah satu bentuk kontribusi bagi Kosti Semarang, peneliti yang juga merupakan salah satu karyawannya mencoba membantu dalam uji coba tersebut melalui penelitian yang kemudian juga diangkat sebagai bahan untuk penyelesaian skripsi. Adapun skripsi yang telah berhasil di selesaikan ini berjudul ”ANALISIS PERBEDAAN DOWNTIME
ANTARA PENGGUNAAN SISTEM BREAKDOWN MAINTENANCE DENGAN
SISTEM PREVENTIVE MAINTENANCE”
Skripsi ini diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan dalam mencapai derajat Sarjana S-1 pada Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Keberhasilan dan kelancaran peneliti dalam menyelesaikan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu peneliti ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Bapak Drs. A. Sentot Suciarto, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.
dengan sabar telah meluangkan waktu dan segenap tenaganya untuk memberikan pengarahan dan bimbingan dalam menyelesaikan skripsi ini. 3. My mom, my dad, my love, my family, yang selalu memberikan dukungan,
dorongan dan semangat dari awal hingga selesainya skripsi ini
4. Sahabatku, Viriya, Robby, Albana, Anton, Habil, Karina, Lia, Daniel dan semua teman yang selalu memberikan bantuan dan dukungan dalam penyusunan skripsi ini
5. Serta semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan laporan hingga terselesaikan yang mana tidak dapat disebutkan satu persatu.
Meskipun peneliti telah berusaha dengan sebaik-baiknya, namun juga menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan serta memiliki banyak kekurangan. Oleh karena peneliti tetap mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat membangun.
Dan akhirnya peneliti menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya apabila terdapat kesalahan baik yang disengaja ataupun tidak. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.
Semarang, 8 Juli 2008
ABSTRAK
Maintenance merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memelihara, menjaga
fasilitas, mempertahankan kualitas peralatan agar tetap dapat berfungsi dengan baik seperti kondisi awalnya. Dan waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan
maintenance disebut downtime. Ada dua sistem maintenance yaitu : Preventive
maintenance yang bersifat pencegahan dan breakdown maintenance yang bersifat
perbaikan terhadap kerusakan.
Kosti Semarang, sebuah badan usaha koperasi dalam bidang jasa transportasi taksi, dan hingga saat masih menggunakan sistem breakdown maintenance dalam melaksanakan kegiatan maintenance armada taksinya. Dalam rangka memperkecil jumlah downtime dalam kegiatan maintenance maka dilakukan uji coba dengan menerapkan sistem preventive maintenance. Adapun dalam uji coba ini dilakukan penelitian untuk menjawab suatu rumusan masalah yaitu apakah terdapat perbedaan downtime antara sistem breakdown maintenance dengan sistem
preventive maintenance serta sistem mana yang tepat bagi kosti semarang.
Dalam uji coba ini diharapkan dapat mencapai tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan downtime antara penggunaan sistem breakdown maintenance dengan sistem Preventive Maintenance serta untuk mengetahui sistem maintenance yang sesuai bagi Kosti Semarang
Obyek penelitian ini adalah kegiatan maintenance di kosti semarang dengan sample sebanyak 40 unit armada taksi yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok sample yang masing masing mengunakan sistem yang berbeda yaitu breakdown maintenance dan preventive maintenance.
Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dari list data maupun dokumen yang ada pada bengkel kosti semarang, berupa data sekunder. Data yang diperoleh dari hasil pengujian kemudian diolah secara statistik dengan mengunakan t-test
two sampleindependen. Dengan ketentuan bahwa menggunakan uji 2 sisi dengan
tingkat kepercayaan 99% atau α = 1 %
Dari hasil pengujian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dalam jumlah
downtime baik secara akumulasi maupun secara rata rata dengan metode Mean
time to repair. dan ternyata pereventive maintenance merupakan pilihan terbaik.
Perbedaan tersebut diantaranya disebabkan oleh : adanya waktu tunggu, adanya beberapa tambahan tahapan dalam kegiatan breakdown maintenance, perilaku pengemudi dan kondisi dan lokasi pada saat armada rusak yang berdampak pada tingkat kerusakan dan imbasnya pada waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan. Saran bagi kosti semarang adalah untuk mengunakan sistem preventive
maintenance terutama untuk armada yang belum terlalu banyak memiliki riwayat
kerusakan. Dan saran untuk penilitian berikutnya hendaknya faktor pengemudi juga dijadikan sebagai salah satu variable atau bahkan menjadi fokus dalam penelitian.
DAFTAR ISI
Halaman Judul ... i
Halaman Motto ... ii
Halaman Persetujuan Skripsi ... iii
Halaman Pengesahan Skripsi ... iv
Daftar Gambar ... xiii
2.4. Bagian – bagian Maintenance ... 8
2.5. Breakdown Maintenance ... 10
2.6. Preventive Maintenance ... 12
2.7. Downtime ... 14
2.8. Kerangka Pikir ... 15
2.9. Definisi Operasional ... 15
2.10. Hipotesis ... 16
BAB III METODE PENELITIAN ... 18
3.1 Obyek dan Lokasi Penelitian ... 18
3.2 Populasi dan Sample ... 18
3.3 Metode Penelitian ... 19
3.3.1 Desain Penelitian ... 19
3.3.2 Proses eksperimen ... 20
3.4 Jenis data ... 21
4.1.2 Struktur Organisasi ... 26
4.1.3 Deskripsi Singkat Tugas dan Tanggung Jawab di Kosti Semarang ... 26
4.2 Proses Maintenance ... 27
4.2.2 Preventive Maintenance ... 29
4.3 Analisis Data ... 32
4.3.1 Downtime ... 32
4.3.2 Pengujian Hipotesis ... 37
4.3.3 Mean Time To Repair ... 39
4.3.4 Implikasi Manajerial ... 41
BAB IV PENUTUP ... 43
5.1. Kesimpulan ... 43
5.2. Saran ... 43
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1. Daftar Jumlah Surat Perintah Kerja ... 2
Tabel 1.2. Daftar SPK Harian ... 3
Tabel 1.3. Data Kegiatan Maintenance ... 4
Tabel 4.1. Downtime untuk Breakdown Maintenance ... 32
Tabel 4.2. Downtime untuk Preventive Maintenance ... 36
Tabel 4.3. T-Test untuk Downtime ... 38
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1. Aliran kerja Breakdown Maintenance ... 11
Gambar 2.2. Aliran kerja Preventive Maintenance ... 13
Gambar 2.3. Kerangka Pikir ... 15
Gambar 4.1. Struktur Organisasi ... 26
Gambar 4.2. Aliran kerja Breakdown Maintenance ... 28
Gambar 4.3. Aliran kerja Preventive Maintenance ... 30
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 :
− Data Frekuensi Perbaikan
− Data Waktu Tunggu Perbaikan
− Data Waktu Tunggu Perbaikan
− Downtime
− MTTR
Lampiran 2 :
− Group Statistics
− Independent Sample Test