• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGGUNAAN KELAMBU BERINSEKTISIDA TERHADAP PENGENDALIAN PENYAKIT MALARIA DI BONTO BAHARI KABUPATEN BULUKUMBA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGGUNAAN KELAMBU BERINSEKTISIDA TERHADAP PENGENDALIAN PENYAKIT MALARIA DI BONTO BAHARI KABUPATEN BULUKUMBA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1  Distribusi  Karakteristik  Responden  di  Wilayah  Kerja  Puskesmas Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba
Grafik 1 Distribusi Berdasarkan Penggunaan Kelambu Di Wilayah Kerja  Puskesmas  Bonto  Bahari  Kabupaten  Bulukumba  tahun   2011-2013
Grafik 3 Distribusi Berdasarkan Pencucian  Kelambu Di Wilayah Kerja   Puskesmas Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba Tahun  2011-2013

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu upaya pencegahan secara mandiri terhadap penularan malaria adalah mengurangi kontak antara manusia dengan nyamuk vektormenggunakan kelambu

Sedangkan Menurut Asmawati, S.Km (Kasubag Tata Usaha Dinas Kesehatan dalam hal ini PUSKESMAS Caile Kabupaten Bulukumba) yang menangani langsung pelayanan jasa,bahwa

Salah satu upaya pencegahan secara mandiri terhadap penularan malaria adalah mengurangi kontak antara manusia dengan nyamuk vektormenggunakan kelambu

Hasil wawancara yang dilakukan mengenai pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap penggunaan dan pemeliharaan kelambu berinsektisida, terlihat bahwa

Kecamatan Bonto Bahari sebagai salah satu wilayah pesisir di Kabupaten Bulukumba yang terluas dengan luas 108,60 Km2 berhadapan langsung dengan laut flores

Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba lima pada tahun 2010 terakhir :jumlah pengunjung yang berkunjung ke objek wisata pantai lemo-lemo

faktor penghambat dan faktor pengdukung dalam membina akhlak remaja terhadap dampak media sosial (facebook) di Desa Bonto Mate’ne Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba

Hasil penelitian yang dilakukan di Kecamatan Bonto Bahari pada bulan Maret 2014, telah ditemukan bahwa dari 11 habitat yang positif larva Anopheles terdapat 8 habitat