Sehingga hubungan ini menjadi sangat berguna karena selain melancarkan

Teks penuh

(1)

Sehingga hubungan ini menjadi sangat berguna karena selain melancarkan pekerjaan awal juga adanya kerjasama dari unit-unit perusahaan bagi unit Sumber Daya Manusia.

2.3 Pengertian Sistem

Sistem dapat diartikan sebagai suatu susunan, seperti yang terdapat dalam kata sistem syaraf yang berarti susunan syaraf dan dalam kata sistem jaringan yang berarti susunan jaringan. Sehingga dapat diambil suatu kesimpulan bahwa sistem merupakan suatu group dari elemen-elemen baik yang berbentuk fisik maupun non-fisik yang menunjukkan suatu kumpulan yang saling berhubungan dan berinteraksi bersama-sama menuju suatu tujuan, sasaran atau akhir dari sebuah sistem. Dengan kata lain sistem adalah suatu kesatuan utuh yang terdiri dari beberapa bagian yang saling berhubungan dan berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.

2.3.1 Pengertian Disain Sistem

Desain sistem adalah tahap setelah analisis dari siklus perkembangan sistem, pendefenisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dari persiapan untuk merancang bangun implementasi dan bagaimana suatu sistem dibentuk. Desain sistem dapat didefenisikan sebagai penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan

(2)

Secara garis besar ada 2 macam aspek dasar sistem komputerisasi yaitu: 1. Aspek Teknis

Aspek teknis adalah fasilitas-fasilitas peralatan komputer yang akan digunakan dalam penanganan sistem informasi.

Aspek teknik meliputi:

a. Hardware (Perangkat Keras) b. Software (Perangkat Lunak)

c. Brainware (Sumber Daya Manusia) 2. Aspek Non-Teknis

Peralatan data processing menunjukkan bahwa beberapa perusahaan/instansi yang sudah menggunakannya ternyata menunjukkan perkembangan yang baik tetapi banyak juga yang tidak mengalami perkembangan yang berarti. Oleh karena itu, perlu didukung oleh aspek-aspek non-teknis seperti dukungan manajemen dan dukungan Sumber Daya Manusia. Perlu disadari bahwa konsekuensi pembentukan komputerisasi sistem informasi berasal dari keinginan pihak manajemen perusahaan. Oleh karena itu, manajemen adalah suatu yang penting dalam hal ini. Bantuan-bantuan yang dapat diberikan oleh pihak manajemen antara lain:

a. Keputusan komputerisasi bagi unit perusahaan/instansi yang berisi tujuan komputerisasi dan tujuan pembentukan batasan masalah

b. Membuat studi kelayakan

c. Menentukan personal yang terlibat dan d. Menentukan sistem analisnya

(3)

dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Desain sistem juga menentukan bagaimana suatu sistem akan menyelesaikan apa yang mesti diselesikan. Tahap ini menyangkut konfigurasi dari komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem sehingga setelah instalasi sistem akan benar-benar memuaskan rancang bangun yang telah ditetapkan pada akhir tahap analisis sistem.

2.4 Sistem Informasi

Sistem informasi adalah suatu cara untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh organisasi untuk beroperasi dengan cara yang sukses dan untuk organisasi bisnis dengan cara yang menguntungkan. Sistem informasi juga merupakan sistem yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, pendukung operasi, bersifat manajerial dan dapat menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Pada dasarnya sistem informasi merupakan suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari kompnen-komponen organisasi untuk mencapai tujuan yaitu menyajikan informasi. Sistem informasi menerima masukan data dan instruksi, mengolah data dan mengeluarkan hasilnya. Modal dasar sistem menghendaki agar masukan dan keluaran tiba pada saat bersamaan tapi hal ini jarang terjadi. Fungsi pengolahan informasi sering membutuhkan data yang telah dikumpulkan dalam periode waktu sebelumnya. Oleh karena itu, perlu ditambahakan sebuah penyimpanan data file ke dalam model sistem

(4)

informasi, dengan begitu kegiatan pengolahan data tersedia baik data baru maupun data yang telah dikumpulkan sebelumnya.

2.5 Pengertian Data

Data berasal dari kata “datum” yang beratrti fakta atau bahan-bahan keterangan. Data adalah kenyataan yang digambarkan oleh nilai-nilai, bilangan-bilangan, untaian karakter dan simbol-simbol yang membawa arti pada suatu konteks tertentu. Sementara data bisnis didefenisikan sebagai deskripsi organisasi tentang suatu yang terjadi.

2.5.1 Pengolahan Data

Pengolahan data adalah waktu yang digunakan untuk mendeskripsikan perubahan bentuk data menjadi informasi yang memiliki fungsi. Ada beberapa operasi yang dilakukan dalam pengolahan data antara lain:

a. Data masukan

Kumpulan data transaksi ke sebuah pengolahan data medium, contoh: punching number ke dalam kalkulator.

b. Data transformasi

Beberapa bentuk data transformasi antara lain: 1. Kalkulasi operasi aritmatik terhadap data field.

(5)

kerja setiap hari dalam seminggu menjadi nilai total jam kerja per minggu. 3. Melakukan klasifikasi terhadap data group tertentu, seperti

mengelompokkan data ke dalam group berdasarkan karakteristik tertentu, misalnya pengelompkan data mahasiswa berdasarkan semester aktif. c. Informasi keluaran

menampilkan hasil informasi yang dibutuhkan user melalui monitor atau cetakan.

2.6Pengertian Database Manajemen Sistem

Basis data (database) merupakan kumpulan dari kata yang saling berhubungan satu sama lain, tersimpan di penyimpanan luar komputer dan digunakan perangkat lunak tertentu untuk memanipulasinya. Penerapan database dalam sistem informasi disebut dengan database system. Sistem basis data ini adalah suatu sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan data yang saling berhubungan satu sama lain dan membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi di dalam suatu organisasi.

2.7 Pengertian HTML (Hyper Text Markup Language)

HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan bahasa pemograman yang fleksibel dimana kita dapat meletakkan script dari bahasa pemograman lainnya seperti JAVA, C,

(6)

Visual Basic dan lain-lain. Karena HTML ini dibentuk dari suatu dokumen teks biasa maka HTML dapat dibaca oleh platform yang berlainan seperti windows, Beos, Unix dan lainnya. Hyper Text dalam HTML berarti bahwa kita dapat menuju ke suatu tempat, misalnya website atau homepage lain dengan cara memilih link yang diwakilkan oleh gambar atau tulisan. Oleh karena itu, untuk bisa melakukan pemograman aplikasi di atas website terutama jika menggunakan pemograman PHP terlebih dahulu harus menguasai HTML (walaupun bahasa pemograman PHP dapat berjalan tanpa disisipkan ke dalam tag-tag HTML).

2.7.1 Elemen dan Tag HTML

Untuk menandai berbagai elemen dalam suatu dokumen HTML digunakan tag. Tag HTML terdiri atas sebuah kurung sudut kiri (<), sebuah nama tag, sebuah kurung sudut kanan (>) dan tag yang menjadi pasangan selalu diawali dengan karakter garis miring.

Suatu elemen di dalam dokumen HTML harus ditandai dengan penulisan tagnya yang berpasangan. Namun ada beberapa elemen yang tidak mengharuskan tagnya dituliskan secara berpasangan, antara lain:

a. Paragraf dengan tag <p> b. Line break dengan tag <br> c. Horizontal rule dengan tag <hr> d. List item dengan tag <li>

(7)

Dalam membuat suatu dokumen HTML dibutuhkan elemen yang dinyatakan dengan tag <html>, <head> dan <body> berikut tag-tag pasangannya. Secara umum dokumen dibagi menjadi dua bagian (section) yaitu section head dan section body. Sehingga setiap dokumen HTML harus mempunyai pola dasar seba memperindahagai berikut:

<html> <head>

… informasi tentang dokumen HTML </head>

<body>

…informasi yang ditampilkan dalam browser web </body>

</html>

2.7.2 Dasar-dasar HTML

Fungsi dari tag-tag HTML adalah memformat dokumen HTML, dimana tag-tag inilah yang berperan dan memperindah halaman website. Contoh tag-tag yang sering digunakan dalam website adalah:

(8)

Tag Heading berfungsi untuk memformat judul dan sub judul dari sebuah halaman website. Jenis heading terdiri atas tujuh buah yaitu <H1>…</H1> sampai dengan <H7>…</H7>. <H1>…</H1> merupakan judul besar dan <H7>…</H7> merupakan sub judulnya.

2. Tag List

Tag List <L1>…</L1> digunakan untuk menampilkan informasi dalam bentuk daftar (list). Ada dua jenis daftar HTML, yaitu daftar dalam bullet dengan bentuk tag <UL>…</UL> dan tag <OL>…</OL>.

3. Link

Hyperlink adalah kemampuan website untuk dapat melompat ke halaman/alamat lain yang dapat di klik ke halaman tersebut. Tag ini membuat hypertext <A HREF = URL-tujuan>hypertext</A>.

4. Format Teks

Untuk memformat teks dalam HTML dapat digunakan beberapa tag, yaitu: a. <B>…</B> untuk menebalkan teks

b. <I>…</I> untuk memiringkan teks c. <U>…</U> untuk menggaris bawahi teks

d. <S>…</S> untuk memberikan coretan pada teks. 5. Tag Gambar

Tag Gambar <IMG SRC = nama file gambar> adalah tag untuk menampilkan gambar pada HTML yang berformat GIF atau JPG. Tag ini tidak mempunyai

(9)

penutup seperti halnya tag lain, tapi tag ini mempunyai parameter yaitu SRC yang berfungsi untuk menemukan nama file gambar yang akan ditampilkan di browser. 6. Format Paragraf

HTML memiliki beberapa format standar, yaitu:

a. <CENTER>…</CENTER> untuk membuat teks atau paragraf rata tengah b. <RIGHT>…</RIGHT> untuk membuat teks atau paragraf rata kanan c. <LEFT>…</LEFT> untuk membuat teks atau paragraf rata kiri d. <P> untuk membuat satu pemisah paragraf

e. <BR> untuk membuat pemisah satu baris

f. <HR> untuk memberikan satu garis pemisah yang berkesan tiga dimensi 7. Tabel

Untuk menampilkan data dalam table digunakan tag <TABLE>…</TABLE>. Tag ini berisikan beberapa tag, yaitu:

a. <TH>…</TH> untuk menampilkan beberapa judul tabel yang biasanya terletak pada bagian atas atau paling kiri pada tabel

b. <TR>…</TR> untuk menentukan baris pada suatu tabel c. <TD>…</TD> untuk menampilkan data pada setiap sel tabel

d. <CAPTION>…</CAPTION> untuk menampilkan judul tabel yang terletak pada bagian luar tabel

8. Form

Untuk mendeklarasikan sebuah form pada HTML digunakan tag <FORM>…</FORM>. Dalam tag ini berisikan elemen-elemen form seperti:

(10)

a. Textbox yang berguna untuk menampilkan masukkan berupa textbox yang mampu menerima masukan berupa string sebanyak satu baris.

b. Textarea yang berguna untuk menampilkan masukan berupa textbox dan mampu menerima masukan berupa string lebih dari satu baris.

c. Radio Botton yang berguna untuk menampilkan masukan berupa pilihan dimana user dapat memilih lebih dari satu pilihan.

d. Tombol SUBMIT digunakan untuk mengirim data ke pemrosesan di server dan tombol RESET digunakan untuk mengulangi form.

e. Checkbox yang berguna untuk menampilkan masukan berupa pilihan dimana user dapat memilih lebih dari satu pilihan.

f. Drop-Down Menu yang berguna untuk menampilkan masukan berupa pilihan dan user dapat melihat semua pilihan dengan menekan drop-down menu.

g. Frame digunakan untuk membuat tampilan halaman HTML yang terbagi-bagi menjadi beberapa terbagi-bagian dimana setiap terbagi-bagiannya merupakan satu halaman HTML yang terpisah. Frame tidak memiliki tag <BODY>, sebagai penggantinya frame menggunakan tag <FRAMESET>…</FRAMESET>. Di dalam tag ini terdapat tag <FRAME> yang menentukan isi dari FRAMESET.

(11)

Sebuah website yang berdiri sendiri tanpa didukung bahasa pemograman lain, biasanya akan menjadi website yang statis. Pengertian statis disini yaitu tidak merubahnya dalam waktu singkat, karena jika kita ingin merubahnya kita harus mengedit ulang file-file HTML tersebut secara langsung dan hal ini akan membutuhkan waktu yang lama. Hal ini dapat diatasi dengan menyisipkan bahasa pemograman ke dalam website tersebut seperti PHP, Coldfusion, ASP, Java dan sebagainya. Sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa sebuah website dinamis adalah website yang isinya berubah sesuai dengan perubahan yang kita inginkan.

2.8 Sejarah PHP

PHP merupakan sebuah bahasa scripting yang menyatu dengan tag-tag HTML dan digunakan untuk halaman web yang dinamis seperti halnya Active Server Page (ASP) atau Java Server Page (JSP). Versi pertama PHP dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Versi ini berupa sekumpulan script perl yang digunakan oleh Rasmus untuk membuat halaman web dinamis pada homepage pribadinya. Rasmus menulis ulang script-script perl tersebut menggunakan bahasa C, kemudian menambahkan fasilitas untuk form HTML, koneksi MYSQL dan kemudian meluncurkan PHP versi kedua yang diberi nama PHP/F1 pada tahun 1996.

PHP versi ketiga dirilis pertengahan 1997. pada versi ini pembuatannya tidak lagi oleh Rasmus sendiri, tapi juga melibatkan beberapa programmer lain yang antusias untuk mengembangkan PHP.

(12)

PHP versi keempat dirilis bulan Oktober 2000. Perubahan mendasar pada PHP 4.0 adalah integrasi Zend Engine. Zend dibantu oleh Zeef Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan PHP 3.0 scripting engine. Hal ini adalah build in HTTP session, tidak lagi menggunakan library tambahan seperti pada PHP 3.0.

Versi terakhir PHP 5.0 dirilis pada bulan Juli 2004. Ini merupakan perubahan yang cukup besar terhadap dunia pemograman web. PHP 5.0 dikatakan sebagai batu loncatan baru menuju Enterprise Aplication, karena PHP 5.0 ini diyakini dapat memberikan dampak yang besar terhadap penerimaan PHP sebagai solusi kelas komersial.

2.8.1 Keunggulan PHP

Berdasarkan survey yang dilakukan Netcraft pada bulan Desember 1999 ditemukan bahwa lebih dari satu juta site yang menggunakan PHP. Hal ini dapat diketahui dari keunggulan yang diberikan oleh PHP antara lain:

a. Cross Platform, PHP dapat dipakai hampir di semua web server yang ada di pasaran seperti Apache, phttpd, Microsoft IIS, AQL server dan lainnya yang dijalankan pada berbagai sistem operasi. Dengan demikian proses developing dapat dilakukan dengan menggunakan sistem operasi yang berbeda dengan sistem operasi yang digunakan setelah publish.

b. PHP banyak mendukung paket database baik yang komersil maupun yang non-komersil seperti Postgresql, MSQL, Oracle, Infomix, Microsoft SQL server dan banyak lagi yang lainnya.

(13)

c. Life Cycle yang singkat sehingga PHP selalu uptodate mengikuti perkembangan teknologi internet.

2.8.2 Struktur PHP

Program PHP adalah bahasa yang disisipkan ke dalam HTML sehingga browser dapat membaca script PHP yang telah dibuat, biasanya ditandai dengan <?PHP dan ?>. Ada beberapa tag untuk memulai dan menutup perintah PHP, antara lain:

Tabel 2.1 : Tag untuk membuka dan menutup perintah PHP

Hanya tag standard dan script tag yang dapat bejalan di segala konfigurasi. Sedangkan untuk tag pendek dan tag ASP tergantung dari PHP yang akan kita install.

No Tag Style Start Style End Style

1 Tag standar <?PHP ?>

2 Tag pendek <? ?>

3 Tag ASP <% %>

(14)

2.9 MYSQL

SQL (Struktur Query Language) adalah bahasa standar yang telah lama digunakan untuk akses database. Setiap orang yang tertarik dengan pemograman database tentunya tidak akan asing mendengar nama SQL. Bahasa ini disebut banyak orang sebagai bahasa generasi ke empat dalam akses data dan telah banyak digunakan untuk berbagai kepentingan pemograman.

MSQL adalah salah satu database relasional yang mendukung pemakaian SQL dan dirancang untuk penggunaan aplikasi. Sedangkan informasi yang dihasilkan dapat digunakan bersama-sama oleh beberapa user di dalam komputer lokalnya yang sering disebut sebagai client. Data yang diberikan oleh server dapat disesuaikan dengan tingkat dan kepentingan user. Sehingga data yang dikirim dapat berupa bagian dari keseluruhan isi data.

Saat ini makin banyak pembuatan aplikasi yang menggunakan arsitektur client/server dalam pengaksesan database. Ini disebabkan karena makin banyak pengguna aplikasi yang menuntut dapat memperoleh informasi yang actual dari bagian lain di dalam suatu website. Pekerjaan dalam memelihara data akan makin dimudahkan karena tugas seperti itu dapat dilakukan pada satu tempat saja, yaitu server. Dengan menggunakan arsitektur ini kita dapat memperoleh integritas data yang cukup tinggi, karena semua user dapat bekerja dengan informasi yang sama.

(15)

2.10 Macromedia Dreamweaver

Dalam membuat suatu website diperlukan suatu editor. Salah satu editor yang sangat sederhana adalah notepad. Dengan perkembangan perangkat lunak, suatu perusahaan yang bernama Macromedia membuat suatu editor berbasis GUI yang dikhususkan untuk pembuatan website yang diberi nama Dreamweaver.

Dreamweaver merupakan editor HTML yang profesional untuk mendesain, menulis kode program, mengembangkan website, halaman web dan aplikasi web. Dalam pengerjaannya, Dreamweaver memberikan tiga pilihan yaitu bekerja dengan menulis kode program, dengan mengedit secara visual, dan dengan tampilan keduanya.

2.11 Sistem Penjualan

Salah satu aspek yang ada dalam penjualan adalah dengan bertemu muka. Dalam hal ini tahap-tahap yang perlu ditempuh oleh pihak penjual meliputi:

1. Persiapan sebelum penjualan

Kegiatan yang dilakukan adalah mempersiapkan tenaga penjualan dengan memberikan pengertian tentang barang yang dijualnya.

(16)

Dengan menggunakan data pembeli yang lalu maupun sekarang penjual dapat menentukan karakteristik calon pembeli.

3. Pendekatan awal

Sebelum melakukan penjualan, penjual harus mempelajari semua masalah tentang individu atau perusahaan yang dapat diharapkan sebagai pembelinya. Selain itu, penjual juga harus mengetahui tentang produk atau merk yang digunakan oleh pembeli dan bagaimana reaksi pembeli.

4. Melakukan penjualan

Penjualan dilakukan bermula dari suatu usaha untuk memikat perhatian calon konsumen, kemudian diusahakan untuk mengetahui daya tariknya.

Antara pengusaha yang satu dengan yang lain sering terdapat perbedaan dalam cara penjualannya, seperti:

1. Penjualan langsung

Penjualan langsung merupakan cara penjualan dimana penjual langsung berhubungan dengan calon pembeli. Penjualan langsung ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melalui toko dan menjual di luar took.

2. Penjualan tidak langsung

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penjualan tidak langsung adalah jarak antara lokasi penjual dengan pembeli cukup jauh, respon masyarakat terhadap iklan, biaya penggunaan wiraniaga cukup besar bagi perusahaan, biaya pemesanan langsung cukup besar bagi pembeli dan terbatasnya waktu yang dimiliki oleh pembeli maupun penjual.

(17)

Penjualan tidak langsung ini terdiri dari penjualan melalui surat, penjualan melalui telepon, dan penjualan melalui mesin otomatis. [Basu Swastha, 2001].

2.11.1 Sistem Penjualan Obat Apotek Aksa Mandailing Natal

Sistem penjualan obat di Apotek Aksa dilakukan secara langsung yaitu dimana penjual langsung bertemu dengan pembeli. Pada saat pembeli menyatakan permintaannya kepada pihak apotek maka pihak apotek akan melihat stok/persediaan obat yang ada. Jika persediaan obat ada maka transaksi penjualan dilakukan. Jika stok kurang/habis maka proses transaksi tidak dilakukan atau diundur sesuai dengan janji yang disepakati antara penjual dan pembeli.

Figur

Tabel 2.1 : Tag untuk membuka dan menutup perintah PHP

Tabel 2.1 :

Tag untuk membuka dan menutup perintah PHP p.13

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :